cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
TELKA - Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi dan Kontrol
ISSN : 25021982     EISSN : 25409123     DOI : -
Jurnal TELKA merupakan jurnal yang sepenuhnya diperiksa oleh Redaksi Ahli yang berkompeten di bidangnya masing-masing. Redaksi menerima artikel ilmiah berupa hasil penelitian, gagasan, dan konsepsi dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Jurnal ini terbit 2 kali secara online dan cetak (terbatas) dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal meliputi bidang ilmu Teknik Elektro, maupun studi-studi interdisipliner yang terkait. Bidang-bidang tersebut meliputi, antara lain: Telekomunikasi, Elektronika, Komputasi, Kontrol, dan Sistem Tenaga.
Arjuna Subject : -
Articles 187 Documents
Rancang Bangun Blood Roller Mixer Digital dengan Penambahan Mode Kecepatan dan Waktu Mahardiananta, I Made Agus; Dharmayanti, Cokorda Istri; Pratama, I Gusti Agung Ngurah Devasya Putra
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 10, No 3 (2024): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v10n3.193-203

Abstract

Pemeriksaan hematologi adalah pemeriksaan cairan darah yang berhubungan dengan sel darah dan biokimia yang berhubungan dengan sel darah. Selama pemeriksaan, sering dijumpai gumpalan darah karena darah mengandung koagulan. Untuk menghindari hal tersebut, darah harus dicampur dengan antikoagulan (antikoagulan) dan proses pencampurannya dibantu dengan alat laboratorium yaitu blood roller mixer. Blood roller mixer adalah alat yang digunakan untuk mengocok sampel darah yang berada di dalam venoject yang telah diberi anti koagulan sebagai zat yang dapat mencegah penggumpalan darah, agar mendapatkan darah dalam keadaan homogen. Alat ini dirancang dengan pengaturan kecepatan dan waktu digital, diharapkan kesalahan pembacaan kecepatan dan waktu dapat diminimalkan dan lebih mudah digunakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif eksploratif, pengolahan data kecepatan dan waktu menggunakan SPSS dengan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan dengan mem-bandingkan kecepatan dengan tachometer dan waktu dengan stopwatch, hasil dari kedua parameter tersebut tidak berbeda signifikan dengan nilai uji perbandingan pada masing-masing setting yang tidak melebihi nilai 0,05. A hematological test examines blood fluids and biochemistry associated with blood cells. Blood clots are frequently seen during examinations with blood cells. To avoid this, blood must be combined with an anticoagulant and assisted in the mixing process by laboratory equipment, namely a blood roller mixer. A blood roller mixer is an equipment used to shake blood samples in a venoject that has been treated with an anti-coagulant to avoid blood clots, in order to get homogeneous blood. This tool is created with digital speed and time options, with the goal of reducing mistakes and it easier to use. This study employed a descriptive exploratory strategy with, SPSS and the Wilcoxon test to process data in terms of speed and time. According to the findings of the analysis, wichh involved comparing speed with a tachometer and time with a stop-watch, the results of the two parameters are not significantly different from the comparison test values in each setting which do not exceed the value of 0.05.
Pengaruh Sistem Pendingin terhadap Daya Keluaran Panel Surya Dewi, Riyani Prima; Hazrina, Fadhillah; Illahi, Novita Asma; Maemunah, Putri Maya
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 10, No 3 (2024): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v10n3.264-271

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar dalam pemanfaatan energi surya karena letaknya yang strategis di garis khatulistiwa. Panel surya mengonversi radiasi matahari langsung dengan efisiensi puncak sebesar 9-12%, sementara lebih dari 80% radiasi matahari tidak dapat dikonversi menjadi energi listrik. Salah satu faktor yang mempengaruhi efisiensi panel surya adalah suhu permukaan panel yang tinggi, yang menyebabkan penurunan daya keluaran. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem pendingin panel surya menggunakan fluida air sebagai media pendingin guna mengoptimalkan daya keluaran dan mencegah kerusakan akibat tingginya intensitas radiasi matahari. Sistem pendingin ini dirancang dengan mengalirkan fluida air melalui pipa spiral di belakang permukaan panel surya berkapasitas 50 Wp. Hasil pengujian menunjukkan bahwa suhu permukaan panel tanpa pendingin berkisar antara 40°C hingga 49°C. Sementara itu, penggunaan pendingin air aquades menurunkan suhu permukaan panel menjadi 34°C hingga 38°C, dan penggunaan air yang dicampur dengan es batu lebih efektif menurunkan suhu menjadi 27°C hingga 30°C. Tegangan rata-rata pada panel tanpa pendingin adalah 19,9 V dengan daya keluaran sebesar 19,59 W. Dengan penggunaan pendingin air aquades, tegangan meningkat menjadi 20,4 V dengan daya keluaran sebesar 20,48 W, sedangkan penggunaan air campuran es batu menghasilkan tegangan sebesar 20,5 V dan daya keluaran sebesar 20,88 W. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan sistem pendingin berbasis air aquades dan es batu efektif dalam menurunkan suhu permukaan panel surya dan meningkatkan daya keluaran panel surya. Indonesia has great potential for solar energy utilization due to its strategic location along the equator. Solar panels convert direct solar radiation with a peak efficiency of 9-12%, while over 80% of solar radiation cannot be converted into electrical energy. One of the key factors affecting the efficiency of solar panels is the high surface temperature, which leads to a decrease in power output. This study aims to design and test a cooling system for solar panels using water as the cooling medium to optimize power output and prevent damage caused by high solar radiation intensity. The cooling system is designed by circulating water through a spiral pipe behind the surface of a 50 Wp solar panel. The test results show that the surface temperature of the panel without cooling ranges from 40°C to 49°C. Meanwhile, the use of distilled water as a cooling fluid reduces the surface temperature to between 34°C and 38°C, and the use of water mixed with ice is more effective, reducing the temperature to between 27°C and 30°C. The average voltage of the panel without cooling is 19.9 V, with a power output of 19.59 W. With the use of distilled water, the voltage increases to 20.4 V, with a power output of 20.48 W, while the use of water mixed with ice yields a voltage of 20.5 V and a power output of 20.88 W. This research demonstrates that the use of a cooling system based on distilled water and ice is effective in reducing the surface temperature of solar panels and increasing their power output. 
Implementasi Desain Filter Pasif: Simulasi Perancangan Filter LCL untuk Inverter SPWM Berdasarkan Frekuensi Switching dan Distorsi Harmonik Total Irfa'i, Ahmad Khumedillah; Suryana, Ase; Pramudita, Resa; Rizqulloh, Muhammad Adli
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 10, No 3 (2024): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v10n3.215-227

Abstract

Seiring berjalanya waktu, perkembangan sumber energi listrik terbarukan dan integrasi sistem jaringan listrik berkembang sangat pesat. Kemudian, kualitas daya menurun dikarenakan kandungan distorsi harmonik ikut terinjeksi ke jaringan listrik dari sebagian besar perangkat elektronika daya yang menggunakan aplikasi inverter. Diperlukan Filter LCL yang dioptimalkan guna meningkatkan kualitas daya untuk inverter satu fasa yang terhubung dengan perangkat utilitas. Filter LCL yang dirancang dibawah batasan varisasi frekuensi swtiching minimum, distorsi harmonik total (THD), nilai induktor, dan faktor daya (cosphi). Dengan desain tersebut memberikan kinerja optimal untuk mengurangi konten harmonik. Semua hasil diperoleh melalui perhitungan, software PSIM, dan software LTspice. Hasil simulasi menunjukan distorsi harmonik total pada tegangan dan arus keluaran mengalami penurunan yang signifikan, sehingga meningkatkan kualitas daya yang lebih minim distorsi . THD tegangan sebelum melewati filter sebesar 79,52% menjadi 0,4972% setelah melewati filter LCL, sedangkan pada arus inverter yang mulanya 3,288% menjadi 0,4972% setelah melewati filter LCL. Dengan redaman distorsi harmonik total pada keluaran tegangan sebesar 99,37% dan keluaran arus 84,88%. Hasil ini memverifikasi kelayakan desain filter LCL yang di usulkan. Over time, the development of renewable electrical energy sources and the integration of power grid systems have grown rapidly. Subsequently, power quality is degraded due to harmonic distortion content injected into the power grid from most power electronic devices using inverter applications. An optimized LCL filter is required to improve the power quality for single-phase inverters connected to utility devices. The LCL filter is designed under the constraints of minimum swtiching frequency variation, total harmonic distortion (THD), inductor value, and power factor (cosphi). The design provides optimal performance to reduce the harmonic content. All results were obtained through, software PSIM, and software LTspice. The simulation results show that the total harmonic distortion in the output voltage and current has decreased significantly, thus improving the power quality with less distortion. The THD of the voltage before passing through the filter is 79.52% to 0.4972% after passing through the LCL filter, while that of the inverter current is initially 3.288% to 0.4972% after passing through the LCL filter. With a total harmonic distortion attenuation at the voltage output of 99.37% and current output of 84.88%. These results verify the feasibility of the proposed LCL filter design.
Topologi Jaringan Telkom dengan Protokol Routing OSPF Menggunakan Simulasi Cisco Packet Tracer Yuhanef, Afrizal; Nita, Sri; Alfitri, Riska
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 10, No 3 (2024): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v10n3.272-284

Abstract

Simulasi penggunaan protokol routing di jaringan Telkomsel merupakan langkah krusial dalam perancangan dan pengembangan jaringan yang andal dan siap menghadapi berbagai kemungkinan masalah dimasa ini ataupun akan datang. Perkembangan komunikasi sangatlah penting, terutama pada zaman teknologi modern saat ini. Layanan internet telah menjadi sarana pertukaran informasi bagi setiap orang. Secara umum, OSPF (Open Short Path First) adalah protokol yang paling banyak digunakan OSPF merupakan protokol routing yang didesain otomatis untuk dapat mengendalikan dan mendistribusikan informasi routing antar jaringan secara dinamis. OSPF dapat mendeteksi perubahan topologi jaringan dengan cepat dan mengembalikan routing ke konvergensi dalam waktu singkat. Pada penelitian ini dilakukan simulasi topologi jaringan Telkom dengan protokol routing OSPF menggunakan Cisco Packet Tracer. Packet Tracer digunakan untuk mensimulasikan desain jaringan dan mengidentifikasi perilaku jaringan menggunakan metode routing OSPF. Sebelum simulasi dilakukan, perancangan topologi jaringan dilakukan melalui 8 tahapan. Kemudian pada konfigurasi routing OSPF, Ada lima jenis paket yang digunakan, untuk mengetahui Paket Hello, Deskripsi Basis Data, Permintaan Status Tautan, Pembaruan Status Tautan, dan Konfirmasi Status Tautan. Dari hasil simulasi dengan topologi tree didapatkan bahwa topologi tree pada jaringan Telkom tetap dapat bekerja dengan mengalihkan ke jalur alternatif dengan waktu respon antara 5-31 ms. Meskipun satu komputer terputus, komputer lainnya tidak terpengaruh. Hal ini sejalan dengan teori topologi tree. Simulating the use of routing protocols on Telkomsel's network is a crucial step in designing and developing a reliable network that is ready to face various possible problems in the present or in the future. The development of communication is very important, especially in today's modern technological age. Internet services have become a means of exchanging information for everyone. In general, OSPF (Open Short Path First) is the most widely used protocol OSPF is a routing protocol designed automatically to be able to control and distribute routing information between networks dynamically. OSPF can detect network topology changes quickly and return routing to convergence in no time. In this study, Telkom network topology simulation was carried out with OSPF routing protocol using Cisco Packet Tracer. Packet Tracer is used to simulate network design and identify network behavior using OSPF routing methods. Before the simulation is carried out, network topology design is carried out through 8 stages. Then in the OSPF routing configuration, there are five types of packets used, to find out Hello Packet, Database Description, Link Status Request, Link Status Update, and Link Status Confirmation. From the results of the simulation with the tree topology, it was found that the tree topology on the Telkom network can still work by switching to an alternative path with a response time between 5-31 ms. Even if one computer disconnects, the other computers are not affected. This is in line with tree topology theory.
Penerima Sinyal VOR dan ILS untuk Alat Bantu Pengecekan di Darat Toni, Toni; Sulaiman, Muhammad Arif; Dewantara, Mochamad Faisal Yoga; Wildan, Muh
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 10, No 3 (2024): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v10n3.228-240

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan aplikasi Navigation Analyzer fasilitas bantu navigasi udara yang dalam hal ini adalah VOR dan ILS (Localizer, Glide path) menggunakan perangkat Software Define Radio dari REALTEK (RTL-SDR). Perangkat RTL-SDR yang digunakan berbentuk dongle dengan frekuensi yang dapat diatur dari 500 kHz – 1,7 GHz. Oleh karena itu, perangkat ini mendukung frekuensi kerja VOR yaitu 108,0 hingga 117,95 MHz, Localizer yaitu 108,1 hingga 111,95 MHz, Glide Path yaitu 328,6 MHz hingga 335,40 MHz. Aplikasi rancangan akan disematkan pada Raspberry Pi yang telah dilengkapi dengan Layar Sentuh 3,5 Inch. Kontrol dan Pengolahan data dari RTL-SDR ini diolah menggunakan Bahasa pemrograman Python dan Kivy. Kinerja rancangan akan diuji menggunakan simulator IFR 4000 dengan dua metode yaitu dengan antena dan tanpa antena dengan berfokus pada parameter utama yaitu Azimuth pada VOR dan DDM pada Localizer dan Glide Path. Hasil uji dari rancangan menunjukkan pengujian tanpa antena lebih stabil dibandingkan dengan menggunakan antena, walaupun masih terdapat deviasi Azimuth sebesar 0,1 hingga 0,60 pada VOR, deviasi DDM sebesar 0,0079 pada Localizer, deviasi DDM sebesar 0,02 pada Glide Path. This research discusses the design of Navigation Analyzer application on navigation aid equipment, which in this case is VOR and ILS (Localizer, Glide Path) using Software Design Radio (RTL-SDR) by REALTEK. The RTL-SDR device in dongle form has adjusted frequency with range 500 kHz to 1.7 GHz. Thus, the device supports VOR range frequencies from 108.0 MHz to 117.95 MHz, Localizer from 108.1 MHz to 117.95 MHz, Glide Path from 108.1 MHz to 335.40. The application of design will be included in the Raspberry Pi, which is equipped with a 3.5-inch touch-screen display. Control and processing of data from RTL-SDR using Python and Kivy programming languages. Design performance will be tested using the IFR 4000 simulator by two methods, which are with antennas and without antennas by focusing on the main parameters, VOR Azimuth and Localizer and Glide Path DDM. The test results from the design show that testing without antennas is more stable than using antennas, although there is still an Azimuth deviation of 0.1 to 0.6 Degrees in VOR, DDM deviation of 0.0079 in the Localizer, DDM deviation of 0.02 in the Glide Path.
Rancang Bangun Monitoring Timbangan ECB/CAS Menggunakan Node MCU dan Google Sheet Apatya, Y.B. Adyapaka; Setiady, Wahyu; Ardita, Eduardo
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 10, No 3 (2024): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v10n3.253-263

Abstract

Pemanfaatan timbangan sebagai alat ukur untuk mengukur berat suatu benda sangat penting dalam industri manufaktur, salah satunya adalah Timbangan ECB-CAS. Timbangan ECB-CAS merupakan timbangan yang mampu mengukur berat satuan, berat total dan banyaknya benda yang ditimbang. Seiring berkembangnya teknologi, banyak perusahaan terdorong untuk mengembangkan sistem berbasis Internet of Think (IOT).  Penelitian ini merupakan salah satu hasil studi kasus di PT XYZ yang terdorong untuk mengembangkan sistem berbasis IoT pada timbangan ECB-CAS. Penerapan IoT pada timbangan dapat mendukung adanya digitalisasi data sehingga pengguna dapat melakukan monitoring data timbangan selama perangkat terhubung ke jaringan internet. Dalam pembuatan sistem monitoring data timbangan, prosedur yang dilakukan adalah observasi, pembuatan desain, pemilihan komponen, perakitan komponen dan pengujian sistem. Pada proses pengujian, dilakukan beberapa langkah seperti penyesuaian data aktual dan data indikator timbangan, pengecekan data keluaran indikator, parsing data, penghubungan ESP8266 ke router, pengecekan fungsi Apps Script sebagai penerima data dan menampilan data di Google Sheets. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu Google sheets dapat digunakan sebagai antarmuka pengguna sekaligus penyimpan data timbangan yang dapat diakses secara real time dengan ESP8266 sebagai perangkat pengirim datanya. Dengan memanfaatkan port RS-232 yang dihubungkan dengan mikrokontrol Node-MCU, data yang keluar dari timbangan dapat diproses pada aplikasi Google Sheet. Dari hasil pengujian, alat ini sudah dapat berfungsi dengan baik. Dari hasil dari penelitian ini juga, alat ini sudah dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam pencatatan serta monitoring dengan margin error sebesar 5 % dengan jumlah maksimal 650 clip setiap drumnya. The utilization of scales as a measuring tool to measure an object has an important role in the manufacturing industry; one of which is the ECB-CAS Scale. ECB-CAS scales are scales capable of measuring unit weight, total weight and the number of objects being weighed. As technology develops, many companies are compelled to develop Internet of Think (IOT)-based systems. This research is one of the results of a case study at PT XYZ which was driven to develop an IoT-based system on the ECB-CAS scale. The application of IoT on the scales can support data digitization so that users can monitor data as long as the device is connected to the internet network. In making the weighing data monitoring system, the procedures carried out were observing, design making, component selecting, component assembling and system testing. In the testing process, several steps were carried out such as adjusting the actual data and weighing data indicators, checking the output data, parsing the data, connecting the ESP8266 to the router, checking the functions of the Apps Script as a data receiver and displaying the data in Google Sheets. The results obtained from this study are that Google sheets can be used as a user interface as well as a data storage scale that can be accessed in real time with ESP8266 as the data sending device. By utilizing the RS-232 port that uses the Node-MCU microcontroller, the data coming out of the scales can be run on the Google Sheet application. From the test results, this tool can function well. From the results of this research, this tool can be used as a tool for recording and monitoring with a margin of error of 5% with a maximum number of 650 clips per drum.
Pemodelan dan Simulasi Sistem Kendali PID dan Fuzzy pada Motor DC Menggunakan LabView Sekarsari, Kartika; Rozak, Ojak Abdul; Sunardi, Ariyawan
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 10, No 3 (2024): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v10n3.241-250

Abstract

Motor DC didesain untuk dioperasikan bersumber arus searah (DC). Motor DC lazim digunakan pada perangkat-perangkat elektronik dan listrik, serta aplikasi di industri, seperti: penggerak robot, motor konveyor, penggerak pintu geser otomatis, dan yang lainnya. Artikel ini menguraikan tentang pemodelan dan simulasi sistem kendali motor DC menggunakan pengendali PID dan pengendali berbasis Logika Fuzzy untuk mendapatkan optimisasi berdasarkan fungsi sistem kendali, yaitu : pengukuran, pencatatan, perhitungan, perbandingan dan perbaikan. Penelitian ini menggunakan motor DC tipe Pittman dengan melakukan pemodelan matematika motor DC, model kontroler PID, dan model kontroler Fuzzy dalam bentuk simulasi LabView, selanjutnya dianalisa dan dibandingkan mengenai performansi, karakteristik, dan respon transien yang dihasilkan oleh kendali PID dan kendali Fuzzy yang diterapkan dalam motor DC. Hasil dari simulasi memperlihatkan respon keluaran dengan pengendali Fuzzy mencapai keadaan tunak lebih cepat sebesar 2,73 ms dibandingkan dengan menggunakan pengendali PID. Namun demikian, respon sistem dengan pengendali Fuzzy memperlihatkan adanya overshoot sebesar 3,52 %. DC motors are designed to be operated from direct current (DC). DC motors are commonly used in electronic and electrical devices, as well as industrial applications, such as: robot drives, conveyor motors, automatic sliding door drives, and others. This article describes the modeling and simulation of a DC motor control system using PID controllers and Fuzzy Logic based controllers to obtain optimization based on control system functions, namely: measurement, recording, calculation, comparison and improvement. This research uses a Pittman type DC motor by carrying out mathematical modeling of the DC motor, PID controller model, and Fuzzy controller model in the form of a LabView simulation, then analyzed and compared regarding the performance, characteristics and transient response produced by PID control and Fuzzy control applied in DC motors. The results of the simulation show that the keluaran response with the Fuzzy controller reaches steady state faster by 2.73 ms compared to using the PID controller. However, the response of the system with the Fuzzy controller shows an overshoot of 3.52%.
Testing the Range and Analysis of WSN LoRa Sx1278 Parameters in Coastal Areas Kusuma, Hollanda Arief; Hanafi, M Fadzil; Suhendra, Tonny; Oktaviani, Nadya
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 10, No 2 (2024): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v10n2.168-177

Abstract

This research discusses the testing of the range and analysis of other parameters of Wireless Sensor Network (WSN) technology using LoRa technology at 433 MHz frequency in coastal areas. This study aims to provide important information for the development of WSN and LoRa technology, especially in coastal areas. The research method used is the design of the device, the creation of transmitter and receiver firmware, and field testing using the continuous method in Teluk Sebong, Berakit on May 26, 2022. The results showed that the maximum range achieved by the receiver was 7.3 km with a packet loss of 56.84%. Data transmission using LoRa experienced a significant delay, especially at a range of 4.2 km with a delay time of up to 18 seconds. In addition, the study also analyzed the LoRa network performance, such as the map of measurement and data loss points, the distribution of RSSI values, and the distribution of SNR values divided into several distance ranges. This research is expected to provide important information for the development of WSN and LoRa technology, especially in coastal areas
Desain Sistem Smart Energy Meter dengan Indikator Pencurian Listrik berbasis Phyton QML Syarifudin, Iffan Nur Ilman; Pantjawati, Arjuni Budi; Saripudin, Aip
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 10, No 1 (2024): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v10n1.76-85

Abstract

Dewasa ini, konsumsi energi listrik semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk. Oleh karena itu, penggunaan energi yang efisien dan pengelolaan yang cerdas menjadi semakin penting. Smart energy meter berbasis Internet of Things merupakan sistem yang banyak dikembangkan untuk memantau energi secara efisien dan cerdas. Sistem ini dirancang untuk dapat memantau penggunaan energi listrik, baik dalam skala rumah tangga maupun industri. Pada artikel ini, desain smart energy meter berbasis Python QML (Qt Meta-Object Language) diusulkan. Smart energy meter yang dikembangkan mampu mengukur dan memantau konsumsi energi listrik secara real-time serta dapat mendeteksi indikasi pencurian energi listrik. Python QML digunakan sebagai antarmuka smart energy meter yang akan menampilkan data dari MQTT (Message Queuing Telemetry Transport). Kinerja smart energy meter diuji dengan membandingkan hasil pengukuran tegangan dan arus menggunakan smart energy meter dan multimeter secara bersamaan. Sementara itu, kemampuan sistem untuk mendeteksi indikasi pencurian energi listrik diuji dengan membuat rangkaian pencurian listrik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan mampu mengukur tegangan dan arus listrik dengan akurasi berturut-turut 99,10 % dan 99,36 %. Sistem yang diusulkan juga dapat mendeteksi indikasi pencurian listrik. Nowadays, electricity consumption is increasing along with population growth. Therefore, efficient energy use and intelligent management are becoming increasingly important. Smart energy meters based on the Internet of Things are widely developed systems for monitoring energy efficiently and intelligently. These systems are designed to monitor electricity usage, both at the household and industrial scales. In this article, a smart energy meter design based on Python QML (Qt Meta-Object Language) is proposed. The developed smart energy meter can measure and monitor real-time electricity consumption and detect indications of electricity theft. Python QML is used as the interface for the smart energy meter, displaying data from MQTT (Message Queuing Telemetry Transport). The performance of the smart energy meter is tested by comparing the measurement results of voltage and current using the smart energy meter and a multimeter simultaneously. Meanwhile, the system's ability to detect indications of electricity theft is tested by creating a simulated electricity theft circuit. The test results show that the proposed system can measure voltage and current with accuracies of 99.10% and 99.36%, respectively. The proposed system can also detect indications of electricity theft.
Karakteristik Peluahan Sebagian Permukaan Material PCB di Isolasi Udara dengan Elektroda Pelat-Pelat Ardiansyah, Neris Peri; Khayam, Umar
TELKA - Telekomunikasi Elektronika Komputasi dan Kontrol Vol 9, No 2 (2023): TELKA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/telka.v9n2.145-155

Abstract

Kualitas sistem tenaga listrik dipengaruhi salah satunya oleh kualitas isolasi yang digunakan terhadap peralatan yang digunakan. Permasalahan yang terjadi pada peraltan tegangan tinggi adalah kualitas isolasi yang tidak sesuai dengan peralatan yang digunakan. Salah satu tanda terjadinya kerusakan pada isolasi adalah dengan timbulnya Partial Discharge (PD) yang merupakan gejala awal terjadinya kerusakan pada isolasi peralatan tegangan tinggi. Pendeteksian PD dapat dilakukan dengan mendeteksi radiasi yang dihasilkan oleh peralatan, diantaranya dengan deteksi Transient Earth Voltage (TEV), atau yang lebih konvensional yaitu deteksi gelombang elektromagnetik, akustik dan mekanik. Pada penelitian ini dilakukan percobaan pengukuran Surface Discharge yang terjadi pada permukaan isolator yang yang terbuat dari PCB. Pengukuran dilakukan menggunakan Standar IEC 60270 dengan deteksi non-elektrik menggunakan sensor Loop Antenna. Pengukuran dilakukan pada media isolasi gas (udara) menggunakan elektroda pelat-pelat berbentuk lingkaran sebagai pembangkit medan listrik yang homogen dan simetris. Hasil dari penelitian karakteristik surface discharge yang terjadi pada permukaan PCB dengan medan homogen yang terjadi pada isolator udara diperoleh data berupa PDIV negatif dan positif pada nilai tegangan 3,35 kV dan 3,37 kV, bentuk Gelombang PD pada tegangan uji 4,5-7 kV dengan waktu kenaikan 144-301 ns, dan waktu penurunan 4966-3094 ns, Sudut Pola Phasa PD pada tengangan 4,5-7 kV di polaritas negative dan positif berada pada 198-253 derajat dan 22-69 derajat, besar muatan PD negatif dan positif (-58)-(-8893) pC dan 116-11933 pC, serta jumlah pola fasa PD negatif dan posisif berjumlah 55-301 dan 24-261. Karakteristik Surface Discharge pada Material PCB terdapat di polaritas negatif dan positif yang mengakibatkan terjadinya pelepasan muatan di permukaan isolasi PCB dengan besar muatan pada masing-masing polaritas. The quality of the electric power system is influenced, among other things, by the quality of the insulation used on the equipment used. The problem that occurs in high-voltage equipment is the quality of insulation that is not in accordance with the equipment used. One sign of damage to the insulation is the emergence of Partial Discharge, an early symptom of damage to the insulation of high-voltage equipment. PD detection can be done by detecting radiation produced by equipment, including Transient Earth Voltage (TEV) detection, or more conventionally, electromagnetic, acoustic, and mechanical wave detection. In this research, an experiment was conducted to measure the Surface Discharge that occurred on the surface of an insulator made of PCB. Measurements were carried out using the IEC 60270 Standard with non-electrical detection using a Loop Antenna sensor. Measurements were made on gas (air) insulating media using circular plate electrodes as a generator of a homogeneous and symmetrical electric field. The results of the research on surface discharge characteristics that occur on acrylic surfaces with homogeneous fields that occur on air insulators obtained data in the form of Negative and Positive PDIV at voltage values of 3.35 kV and 3.37 kV, PD Waveforms at test voltages of 4.5-7 kV with a rising time of 144-301 ns and a decreasing time of 4966-3094 ns, the angle of the PD Phase Pattern at a voltage of 4.5-7 kV in negative and positive polarity is at 198-253 degrees and 22-69 degrees, the magnitude of the PD charge is negative and Positive (-58)-(-8893) pC and 116-11933 pC, the number of negative and positive PD phase patterns is 55-301 and 24-261. The Surface Discharge Characteristics of the PCB Material are in negative and positive polarity, resulting in a discharge on the surface of the PCB insulation with a large charge on each polarity.