cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
BIOSFER : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Published by Universitas Pasundan
ISSN : -     EISSN : 25490486     DOI : -
Core Subject : Education,
BIOSFER adalah jurnal atau terbitan berkala ilmiah yang berfungsi sebagai media publikasi gagasan, kajian dan hasil penelitian bermutu terkait biologi dan pendidikan biologi guna mendukung pencapaian tujuan pendidikan nasional dalam bidang biologi. Sesuai dengan arti Biosfer yaitu bagian luar dari planet bumi mencakup udara, daratan, dan air, yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung, maka artikel yang dimuat didalam jurnal BIOSFER senantiasa mencakup proses kehidupan yang ada di planet bumi. BIOSFER terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Desember dan Juni.
Arjuna Subject : -
Articles 165 Documents
Pengaruh Ekstrak Daun Kratom (Mitragyna speciosa Korth.) Terhadap Keteraturan Siklus Estrus dan Bobot Organ Reproduksi (Ovarium dan Uterus) Mencit (Mus musculus L.) Kurniati, Reni; Kurniati, Melani Della Anggita Putri Buchari; Medi Hendra
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 2 (2025): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v10i2.37473

Abstract

Kratom (Mitragyna speciosa Korth) dipercaya sebagai tanaman obat yang tersebar di Asia Tenggara termasuk di Indonesia. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kratom dapat mempengaruhi sistem reproduksi jantan, namun penelitian berhubungan reproduksi betina masih sedikit, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh pemberian ekstrak daun kratom terhadap keteraturan siklus estrus dan bobot organ reproduksi( ovarium dan uterus) mencit (Mus musculus L.). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali pengulangan selama 21 hari. Hewan uji yang digunakan yakni 20 ekor mencit betina dewasa berumur 2,5-3 bulan dengan berat badan 25-30 gram. Hewan uji dibagi atas 4 kelompok yaitu 1 kelompok kontrol dan 3 kelompok perlakuan. Kelompok kontrol diberi 0,5 ml larutan CMC 1% (placebo), sedangkan kelompok perlakuan diberi ekstrak kratom secara berurutan 0,5 ml dosis 100 mg/kgBB (P1), dosis 200 mg/kgbb (P2) dan dosis 300 mg/kgBB yang terlarut dalam CMC 1%. Pengamatan keteraturan siklus estrus mencit menggunakan metoda apusan vagina, dimulai pada hari pertama sebelum diberikan perlakuan, kemudian dilanjutkan setiap 5 hari sekali. Siklus estrus dikategorikan teratur apabila terdapat tiga fase siklus estrus yang sama secara berurutan selama pengamatan. Pada hari ke-21 mencit dibedah untuk diambil ovarium dan uterus, kemudian ditimbang. Data dianalisis dengan ANOVA dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak kratom dosis 100-300 mg/kgBB.dapat menyebabkan persentase keteraturan  siklus estrus menurun secara signifikan seiring bertambahnya dosis  dan peningkatan bobot ovarium secara signifikan pada kelompok perlakuan, namun tidak berpengaruh pada bobot uterus dan berat badan menci
Evaluasi Pengelolaan Bank Sampah Digital Sri Komalaningsih; Hertien Surtikanti; Renny Rosmawarti
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 2 (2025): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v10i2.37882

Abstract

Sampah merupakan bagian yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan masyarakat, terutama di daerah perkotaan. Sampah apabila tidak ditangani secara baik dan benar dari sumber sampah, maka akan menimbulkan masalah terhadap kesehatan, sosial, ekonomi dan keindahan. Untuk mengurangi timbunan sampah dapat dilakukan dengan cara mengolah sampah dari sumbernya. Sampah merupakan permasalahan lingkungan dan masyarakat yang hingga kini belum ada solusinya. Terbatasnya tempat pembuangan sampah, memberikan permasalahan sampah ini semakin kompleks. Bank sampah digital menjadi salah satu alternatif dalam strategi pengelolaan sampah. Bank sampah digital merupakan salah satu program berbantuan digital yang dapat mengubah pola pandangan masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan  menganalisis   pemanfaatan bank sampah digital. Studi Literature Review dengan langkah pencarian database berbasis online melalui Google Scholar. Literature Review menunjukkan bahwa pengelolaan sampah terdiri atas pengurangan sampah. Pengurangan sampah meliputi mengurangi timbunan sampah, mendaur ulang, dan pengelolaan kembali sampah tersebut. Masyarakat sebagai penghasil sampah tergabung dalam bank sampah dan melakukan aktivitas pengumpulan, pemilahan, dan penabungan sampah anorganik bernilai ekonomi di bank sampah. Kemudian sampah dijual ke bandar sampah dan bank sampah mendapatkan uang dari penjualan yang kemudian didepositkan ke tabungan masyarakat sesuai dengan harga beli sampah dari masyarakat. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui bank sampah digital adalah karakteristik individu masyarakat bank sampah digital, dukungan lingkungan bank sampah digital dan persepsi masyarakat terhadap tata kelola Bank sampah digital
Pemanfaatan Ampas Kelapa Sebagai Pakan Maggot Black Soldier Fly (Hermetia illucens) Ekawandani, Nunik; Riani, Sri; Mustikasari, Diah
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 2 (2025): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v10i2.38356

Abstract

Sampah organik merupakan sampah yang cepat membusuk dan dapat menimbulkan bau yang bisa mengganggu kesehatan dan estetika lingkungan. Banyak alternatif untuk mengelola sampah perkotaan saat ini, salah satunya adalah dengan menjadi sumber pakan alternatif dalam budidaya maggot Black Soldier Fly (Hermetia illucens). Maggot ini salah satu solusi inovatif dalam pengelolaan sampah dan pengembangan industri berkelanjutan. Salah satu sampah organik yang potensial namun belum dimanfaatkan secara optimal adalah ampas kelapa. Ampas kelapa mengandung serat dan nutrisi yang dapat mendukung pertumbuhan maggot, namun perlu dioptimalkan dalam formulasi pakan agar efisien dalam menghasilkan biomassa maggot berkualitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengelola sampah ampas kelapa yang ada di lingkungan menjadi sumber pakan alternatif dalam budidaya maggot Black Soldier Fly (Hermetia illucens) dengan variasi pakan dengan sampah organik lainnya. Metode penelitian yang dilakukan adalah desain ekperimen rancang acak kelompok dengan 5 perlakuan dan 3 pengulangan. Hasil dari setiap perlakuan memperlihatkan perbedaan yang nyata, dari berat, panjang dan keberlangsungan hidup dari maggot tersebut. Hasil pengamatan memperlihatkan bahwa dengan komposisi pakan 50% ampas kelapa dan 50% sampah organik (P3) menunjukan pertumbuhan yang paling baik
Analisis Literatur: Strategi Pembelajaran Ekologi yang Efektif di Sekolah Menengah Silvia Isna Billa; Faudina Permatasari
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 2 (2025): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v10i2.38642

Abstract

Pembelajaran ekologi merupakan bagian penting dari pendidikan biologi karena mempelajari interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Namun, proses pembelajaran di sekolah menengah masih menghadapi kendala seperti dominasi metode ceramah, kesulitan memahami konsep abstrak, dan minimnya kegiatan observasi lapangan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi pembelajaran ekologi yang efektif melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan sumber data dari jurnal terakreditasi SINTA, jurnal internasional bereputasi, prosiding, dan laporan penelitian yang diterbitkan pada periode 2019–2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa Outdoor Learning, Project-Based Learning, dan Inquiry-Based Learning merupakan strategi paling efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep, motivasi, dan keterampilan berpikir ilmiah siswa. Strategi lain seperti blended learning, problem-based learning, dan multi-representasi turut mendukung pemahaman konsep ekologi yang kompleks. Pembelajaran ekologi yang optimal perlu dirancang secara kontekstual, berbasis pengalaman langsung, dan melibatkan siswa secara aktif
Optimalisasi Kapasitas Kognitif Mahasiswa pada Matakuliah Bioteknologi melalui Teknologi AI Halimah, Mimi
Biosfer : Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol. 10 No. 2 (2025): BIOSFER: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Unpas,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/biosfer.v10i2.39672

Abstract

Bioteknologi merupakan matakuliah yang menuntut kapasitas kognitif tinggi karena melibatkan konsep-konsep kompleks dan aplikasi teknologi dalam sistem biologis. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan kapasitas kognitif mahasiswa melalui integrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran Bioteknologi. Metode penelitian menggunakan quasi-experimental design dengan pre-test post-test control group pada 60 mahasiswa yang dibagi menjadi kelompok eksperimen menggunakan AI dan kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian meliputi tes kapasitas kognitif yang mencakup dimensi pemahaman konsep, analisis, sintesis, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas kognitif mahasiswa pada kelompok eksperimen dengan N-gain 0,72 (kategori tinggi) dibandingkan kelompok kontrol dengan N-gain 0,45 (kategori sedang). Teknologi AI berupa adaptive learning system, virtual laboratory, dan intelligent tutoring system terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep kompleks seperti rekayasa genetika dan kultur jaringan. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa AI mampu memberikan personalisasi pembelajaran sesuai dengan kecepatan belajar dan gaya kognitif masing-masing mahasiswa. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa teknologi AI dapat menjadi solusi inovatif dalam mengoptimalkan kapasitas kognitif mahasiswa pada pembelajaran Bioteknologi yang kompleks