cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
j-dinamika@polije.ac.id
Editorial Address
Jl. Mastrip Po. Box 164, Kec. Sumbersari, Kab. Jember 68121
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
J-Dinamika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25031031     EISSN : 25031112     DOI : 10.25047/j-dinamika
Core Subject : Education,
Jurnal J-DINAMIKA ini berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu, diantaranya pertanian, manajemen, teknologi informasi, sosial humaniora, kesehatan, dan semua bidang ilmu lainnya. Bentuk kegiatan pengabdian yang dipublikasikan dapat berupa penerapan teknologi tepat guna, pelatihan, penyuluhan, pengembangan dan implementasi sistem, dan lain-lain.
Arjuna Subject : -
Articles 32 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2021): June" : 32 Documents clear
Penerapan Aplikasi Kasir Portabel pada Kedai Sari Kopi Banjarbaru Fathul Hafidh; Rezky Izzatul Y.A; nur Arminarahmah
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1439

Abstract

Kasir adalah tempat melakukan transaksi  atau  pembayaran yang menjadi akhir dari sebuah transaksi jual beli antara konsumen dan produsen sehingga menghasilkan kepuasan pada masing-masing pihak. PenerapanPoint of Sales pada aplikasi kasir portabel ini sebagai orientasi sistem penjualan yang akan membantu proses transaksi penjualan dan stok barang. Kedai Sari Kopi memiliki menu minuman dan makanan dimana minuman utama yang disuguhkan adalah kopi, kendala yang dihadapi antara kasir dan karyawan dapur adalah jarak yang cukup jauh mengakibatkan terkendala untuk proses pemesanan secara cepat  antara kasir dan karyawan dapur berdasarkan permasalahan diusulkanlah pengabdian masyarakat berupa pelatihan aplikasi (software) kasir portabel untuk membantu peningkatan pelayanan kedai sari kopi dan terpadunya laporan administrasi untuk pelaporan rugi laba sebagai bahan evaluasi untuk kedai sari kopi Banjarbaru
Pengetahuan Kesehatan Jaringan Periodontal Pada Usia 11-14 Tahun Siswa/i SMPN 77 Jakarta Nita Nurniza; Prastiwi Setianingtyas; Okky Marita Ardy
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1493

Abstract

Rongga mulut merupakan satu kesatuan sistem yang saling mempengaruhi yaitu kesehatan jaringan keras dan kesehatan jaringan lunak. Kesehatan jaringan keras terdiri dari gigi dan tulang alveolar sedangkan kesehatan jaringan lunak meliputi, mukosa rongga mulut, lidah, gingiva, ligamen periodontal, sementum. Gingiva, sementum, ligamen periodontal, dan tulang alveolar merupakan bagian dari jaringan periodontal. Jaringan periodontal dipengaruhi oleh kondisi hormonal, usia, dan penyakit sistemik. Pengetahuan mengenai kesehatan jaringan periodontal sangatlah penting terutama di usia 11-14 tahun SMPN 77 Jakarta, karena pada usia tersebut dipengaruhi oleh kondisi hormonal dan dalam tahap tumbuh kembang. Mengetahui tingkat pengetahuan siswa/i tentan pentingnya menjaga kesehatan jaringan periodontal dan kebiasaan-kebiasaan tertentu yang mempengaruhi kondisi jaringan periodontal. Diadakan pre-test sebanyak 10 soal sebelum penyuluhan dan post test dengan jumlah 10 soal setelah penyuluhan dengan soal yang sama, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan gigi dan sikat gigi bersama. Tingkat pengetahuan siswa/i usia 11-14 tahun di SMPN 77 Jakarta sebanyak 169 orang mengenai kesehatan jaringan periodontal pada Pre-Test kategori baik sebesar 30% , 45% kategori sedang dan 25 % kategori buruk. Pada Post-Test kategori baik 96% , 3% kategori sedang dan 1 % kategori buruk. Berdasarkan hasil uji paired t-test maka terdapat perbedaan bermakna antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan edukasi dengan metode penyuluhan, yaitu p-value < 0.05. Siswa/i SMPN 77 Jakarta usia 11-14 tahun telah memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi mengenai pentingnya menjaga kesehatan jaringan periodontal
Pengembangan Kompetensi Siswa Melalui Ekstrakurikuler Elektronika di SD FX. Marsudirini 78 Salatiga Gunawan Dewantoro; Raynald Saputra; Yohanes Dino Lowutan; Deddy Susilo
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1539

Abstract

Pelajaran ekstrakurikuler merupakan aktivitas di luar jam pelajaran yang memiliki tujuan untuk melengkapi kompetensi siswa dalam berbagai bidang salah satu contohnya adalah di bidang elektronika yang dilaksanakan di SD FX. Marsudirini 78 Salatiga. Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh adanya keinginan pihak sekolah untuk mendorong kemampuan siswa dalam berpikir kreatif serta diharapkan mampu mempersiapkan siswa di tengah perkembangan teknologi yang sangat pesat. Karena belum adanya pengalaman untuk menyelenggarakan ekstrakurikuler elektronika, maka kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mempersiapkan pihak sekolah secara mandiri menyelenggarakan kegiatan serupa di masa mendatang. Metode yang dilakukan adalah dengan mempersiapkan materi ajar, peralatan, bahan habis pakai, serta melaksanakan pelajaran ekstrakurikuler baik teori maupun praktek selama satu tahun. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya wawasan dan ketrampilan siswa ajar sekaligus memberikan bekal awal bagi pihak sekolah untuk melaksanakan ekstra kurikuler elektronika secara mandiri.
Penerapan Teknologi Produksi Kopi Herbal Instan Desa Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi Danang SWPJ Widakdo; FNU Sefriton; Imam Imroni
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1553

Abstract

Desa Gombengsari merupakan salah satu desa di Banyuwangi yang memiliki potensi kopi yang menjanjikan, namun potensi kopi tersebut masih kurang dalam inovasi produk olahan kopi. Salah satu perubahan yang dapat dilakukan adalah pelatihan dan pembuatan Kopi Herbal. Pelatihan dan pembuatan ini bertujuan untuk mengangkat kopi lokal Banyuwangi dan menambah nilai tambah yang tinggi pada produk kopi. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan. Penyuluhan bertujuan untuk mengenalkan manfaat dan produk turunan dari kopi herbal, sedangkan praktik bertujuan untuk mendemonstrasikan cara membuat kopi herbal dari proses awal hingga proses pengemasan. Sedangkan tahap terakhir adalah monitoring, yang bertujuan untuk mengevaluasi dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam proses pembuatan kopi. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan dari kopi herbal instan memiliki ciri khas antara lain rasa dan khasiat yang diberikan dengan harga bahan baku yang terjangkau, penerapan teknologi produksi kopi herbal instan berdampak positif bagi perkembangan kreativitas, sosial dan sektor ekonomi Di sektor lain, pendapatan yang dihasilkan dari pembuatan kopi herbal mampu membayar semua biaya yang dikeluarkan dan mampu menghasilkan keuntungan yang menjanjikan.
Pelatihan, Pembinaan dan Pendampingan Kader Ibu Hamil dalam Melakukan Deteksi Dini Risiko Tinggi Kehamilan di Kelurahan Mojolangu Kota Malang Ervin Rufaindah
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1558

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat derajat kesehatan perempuan.  Penyebab utama kematian ibu yaitu hipertensi dalam kehamilan dan perdarahan post partum. Penyebab ini dapat diminimalisir apabila kualitas Antenatal Care dilaksanakan dengan baik. Beberapa keadaan yang dapat menyebabkan kondisi ibu hamil tidak sehat antara lain adalah penanganan komplikasi, anemia, ibu hamil yang menderita diabetes, hipertensi, malaria, dan empat terlalu. Pengenalan  kemungkinan  terjadinya tanda  bahaya kehamilan  harus  secara  dini dan ditangani  dengan  benar  oleh  kader  kesehatan.  Apabila  kader kesehatan kurang mampu melakukan  deteksi  dini  terhadap komplikasi  kehamilan,  maka  akan  terjadi komplikasi lanjut yang akan mengakibatkan  kematian  ibu  dan  bayi. Kader hendaknya lebih memahami penggunaan buku KIA. Buku KIA yang harus diisi yaitu penulisan skor deteksi dini, apabila skor ini tidak terisi dengan baik, kemungkinan ibu yang memiliki faktor resiko akan memiliki komplikasi pada masa persalinan dan nifasnya. Sehingga diperlukan pemahaman terkait dengan petunjuk teknis pengisian buku tersebut (Utami, 2010).Tujuan dalam pengabdian masyarakat ini adalah Melakukan pelatihan pada kader, selanjutnya akan dilakukan pembinaan dan pendampingan pada kader saat melakukan deteksi dini kehamilan resiko tinggi pada ibu hamil di Kelurahan Mojolangu. Metode yang digunakan adalah Dilakukan pelatihan tentang kehamilan resiko tinggi, cara Pengisian Kartu Skor Poedji Rohjati (KSPR), Buku KIA. Pada akhir pelatihan akan dilakukan evaluasi terhadap proses pelatihan serta keberhasilan pelatihan. Tahap ketiga adalah dilakukan pendampingan terhadap kader ibu hamil oleh tim pengabdi dengan melakukan kunjungan rumah ibu hamil untuk melakukan deteksi dini resiko tinggi kehamilan dengan cara mengisi KSPR.Hasil yang didapatkan adalah Telah dilakukan Pelatihan bagi kader ibu hamil tentang cara deteksi dini resiko tinggi kehamilan dengan menggunakan KSPR (Kartu Skor Poedji Rohjati). Pendampingan ibu hamil dengan kunjungan rumah oleh kader sudah dilakukan. Pemberian edukasi tentang kehamilan oleh kader untuk ibu hamil dan keluarga. Tersedianya sarana dan prasarana yang digunakan dalam pendampingan ibu hamil oleh kader yaitu modul
PKM Kelompok Ibu Rumah Tangga Sebagai Perawat Terbaik Dalam Perawatan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Rumah Diyan Indriyani; Awatiful Azza; Ria Angin
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1560

Abstract

Mitra merupakan kelompok ibu rumah tangga yang tinggal di wilayah Sumbersari Kabupaten Jember. Tujuan utama dari pelaksanaan program PKM yang berjudul “PKM Kelompok Ibu Rumah Tangga Sebagai Perawat Terbaik Dalam Perawatan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Rumah” ini adalah untuk mengatasi permasalahan Mitra berupa: (1) Masalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang bayi BBLR dan permasalahannya terhadap risiko sakit dan kematian bayi (2) Masalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang teknik perawatan bayi BBLR pasca hospitalisasi (3) Belum aktifnya peran ibu yang memiliki bayi BBLR terhadap sesamanya, dan (4) Belum optimalnya peran kader kesehatan dalam melakukan pendampingan dalam optimalisasi kemampuan ibu dalam perawatan bayi BBLR pasca hospitalisasi.. Target Target khusus dalam program PKM ini adalah. Solusi untuk permasalahan yang dihadapi Mitra tersebut, perlu dilakukan tindakan berupa: 1) sosialisasi untuk motivasi ibu sebagai perawat terbaik bagi bayi yang dilahirkannya, 2) penyuluhan tentang mengenal bayi BBLR dan permasalahannya, 3) penyuluhan tentang mengenal kondisi sehat-sakit pada bayi BBLR, 4) melakukan pelatihan tentang perawatan bayi BBLR dirumah secara komprehensif, 5) pelatihan Mitra menjadi edukator sebaya dan 6) pelatihan Mitra menjadi pendamping dalam edukator sebaya. Selanjutnya target kegiatan ini adalah menghasilkan produk berupa jasa pengetahuan dan pemahaman yang mendalam tentang teknik perawatan bayi BBLR di rumah. Jangka waktu pelaksanaan kegiatan PKM selama 8 bulan. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra program PKM Kelompok ibu rumah tangga ini dengan tahapan yaitu: 1) melakukan koordinasi dengan ibu rumah tangga, 2) melakukan koordinasi dengan kader kesehatan., 3) melakukan sosialisasi untuk memotivasi ibu sebagai perawat terbaik bagi bayi BBLR di rumah, 4) melakukan sosialisasi tentang bayi BBLR dan permasalahannya, 5) melakukan Sosialisasi tentang kondisi sehat-sakit bayi BBLR, 6) melakukan pelatihan tentang perawatan bayi BBLR dirumah secara komprehensif 7) melakukan Sosialisasi menjadi edukator sebaya dan 8) melakukan Sosialisasi kader kesehatan menjadi pendamping edukator sebaya.
Penguatan Tata Lokasi Wisata Berbasis Syariah Sebagai Upaya Pengembangan Potensi Wisata Pulau Madura Ach Yasin; Rachma Indrarini; Moch Khoirul Anwar; Hendry Cahyono
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1561

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat didasarkan pada kebutuhan dan keinginan warga Desa Rombiya Timur dan Desa Rombiya Barat, Ganding, Sumenep untuk mengembangkan potensi wisata di wilayahnya. Desa Rombiya Timur dan Desa Rombiya Barat merupakan salah satu desa di wilayah Ganding Sumenep yang memiliki potensi wisata yang melimpah. Salah satu wisata yang ada di kawasan ini adalah Tebing Grunggungan. Kawasan wisata, merupakan wisata baru yang pengelolaannya masih sederhana. Sehingga PKM ini lebih difungsikan untuk mengajarkan kepada masyarakat terkait strategi pengelolaan pariwisata. Sumenep merupakan kota religi yang sebagian besar penduduknya beragama Islam sehingga potensi wisata syariah memiliki peluang yang besar. Berdasarkan permasalahan tersebut kami menawarkan sosialisasi operasional wisata syariah serta pembuatan maket langkah wisata syariah di desa. Program ini bermanfaat bagi masyarakat sekitar, dalam jangka pendek masyarakat akan memiliki konsep terkait pengembangan pariwisata yang ada dan dalam jangka panjang diharapkan terjadi peningkatan pendapatan masyarakat dan peningkatan pertumbuhan ekonomi
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Limbah Terasi di Pesisir Selatan Jember Awatiful Azza; Diyan Indriyani; Ika Priantari
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1562

Abstract

Tingginya minat masyarakat akan terasi Puger ini menyebabkan industri rumah tangga ini harus meningkatkan jumlah produksinya. Hal tersebut berdampak pada banyaknya limbah home industry yang tidak diperhatikan pembuangannya, serta berkurangnya kualitas hygiene dari produk terasi. Mitra merupakan pengelola home industri terasi Puger yaitu UD Dua Berlian dan Kelurahan Puger Kulon Kabupaten Jember. Tujuan utama dari pelaksanaan program KKN-PPM yang berjudul “Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Limbah Terasi Di Pesisir Selatan Jember” ini adalah untuk mengatasi permasalahan Mitra berupa: 1) belum optimalnya pemahaman Mitra tentang hidup bersih dan sehat., 2) belum optimalnya pemahaman Mitra tentang teknik pemasaran dan pengemasan terasi yang hygienis, 3) kurangnya keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah terasi, sehingga beresiko mencemari lingkungan. Solusi untuk permasalahan yang dihadapi Mitra tersebut, perlu dilakukan tindakan berupa: 1) melakukan kerja bakti bersama dalam membersihkan lingkungan tempat pelelangan ikan, 2) melakukan pelatihan pengelolaan limbah terasi menjdi pupuk organik cair, 3) pelatihan penggunaan pupuk organik cair untuk penghijauan, 4) pelatihan pemasaran dan pengemasan produk terasi 5) penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat 6) pemberdayaan masyarakat dalam penggunaan pupuk organik cair di lahan.. Selanjutnya target kegiatan ini adalah pengelola home indutri terasi mampu menjaga kebersihan tempat pembuatan terasi dan lebih hygienis. Mampu memanfaatkan limbah terasi untuk pupuk organik cair yang dapat meningkatkan kesuburan tanah pesisir. Jangka waktu pelaksanaan kegiatan PKM ini selama 2 bulan dengan melibatkan mahasiswa KKN sebanyak 20 mahasiswa . Metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra program KKN-PPM adalah Pengelola terasi Puger mampu mengelola limbah menjadi pupuk organik cair dengan tahapan pelaksanaan sebagai berikut: 1) Persiapan dan pembekalan meliputi : (a) koordinasi dengan sasaran program KKN-PPM yaitu Kelurahan Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, (b) Koordinasi dengan calon Mitra KKN-PPM (UD Berlian, pengelola home industry terasi Puger dan Pemerintah Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember), (c) Sosialisasi Program KKN-PPM kepada mahasiswa sebagai calon peserta Program KKN-PPM (d) Pelatihan pembuatan Pupuk organik cair, (e) pelatihan tehnik pemasaran,(f) Penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan Volume pekerjaan dalam bentuk Jam Kerja Efektif Mahasiswa (JKEM) selama kegiatan adalah 147 JKEM.
Rumah Sehat Anti Stunting (RS - AS) Dyah Wiji Puspita Sari; Apriliani Yulianti Wuriningsih; Nopi Nur Khasanah
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1573

Abstract

Ancaman permasalahan gizi di dunia, ada 165 juta anak dibawah 5 tahun dalam kondisi pendek (stunting) dan 90% lebih berada di Afrika dan Asia. Pada kota Semarang khususnya di kelurahan penggaron lor terdapat banyak anak yang beresiko stunting. Metode yang digunakan untuk menjalankan kegiatan ini yaitu penyiapan (1) bahan baku, (2) produksi, (3) proses produksi, (4) manajemen, (5) SDM, (6) pemasaran, (7) fasilitas, dan (8) finansial. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat pada skim PPUPIK ini telah menghasilkan keuntungan yang besar dari hasil layanan RS-AS serta mampu menurunkan angka kejadian stunting yang dibuktikan dari hasil observasi di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Bangetayu didapatkan data 12 dari 38 baduta (30%) memiliki hasil skor < -2 SD (stunting), sedangkan studi awal menyebutkan terdapat sekitar 34% baduta mengalami stunting. Kegiatan PPUPIK yang dilakukan melalui RS AS telah berhasil menekan peningkatan angka kejadian stunting terutama di wilayah kerja Puskesmas Bangetayu. Pengembangan RS AS perlu dilakukan untuk menjawab antusiasme warga masyarakat yang berada di sekitar kampus Unissula
PKM Kelompok Pendamping Nifas (KP Nifas) di Posyandu Desa Ledug Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas Jawa Tengah Susilo Rini; Feti Kumala Dewi; Peppy Octaviani Dewi
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2021): June
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v6i1.1577

Abstract

Desa Ledug Kembaran Banyumas yang mempunyai permasalahan tingginya angka morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi pada masa nifas serta rendahnya cakupan ASI eksklusif. Tahun 2017 cakupan ASI eksklusif hanya 68%, dikarenakan ASI tidak keluar, putting lecet dan nyeri jahitan, 3% ibu mengalami infeksi pada luka perineum, serta rendahnya cakupan KB, 276 PUS dari 854 PUS belum menjadi akseptor KB. Periode Januari- April 2018 terdapat 3 Angka Kematian Bayi. Permasalahan tersebut dapat dikarenakan belum adanya kelompok pendukung ibu nifas, kurangnya sarana informasi perawatan bayi baru lahir, perawatan ibu nifas, dan Pemilihan Metode KB. Pada Maret 2018 ada 28 kader posyandu belum mengetahui bentuk dukungan bagi ibu nifas. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kelompok pendamping ibu nifas (KP-Nifas) di Desa Ledug yang diharapkan mampu mengoptimalkan peran kader dalam memberdayakan ibu nifas dan keluarganya, agar ibu dan bayinya melewati masa nifas dengan sehat dan menyenangkan. Tahapan kegiatan yang dilaksanakan dalam pembentukan KP Nifas tersebut antara lain: 1) Perijinan, 2) Koordinasi, 3) Pembuatan Materi 4) pelatihan Kader, 5) Pembentukan KP Nifas, dan 6) Pelaksanaan posyandu dengan KP Nifas. Target Luaran dhasil kegiatan ini adalah publikasi pada jurnal ilmiah, terbentukanya KP Nifas, tersedianya buku saku KP nifas, leaflet perawatan ibu nifas, perawatan bayi baru lahir dan manajemen ASI eksklusif beserta videonya yang berfungsi membantu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perawatan dan dukungan bagi ibu nifas dan menyusui eksklusif. Kehadiran Kelompok Pendamping ibu nifas ini dapat memudahkan akses informasi di posyandu yang dilaksanakan setiap bulan oleh masyarakat untuk berkonsultasi berbagi pengalaman serta informasi antara ibu nifas, kader dan tenaga kesehatan sehingga dapat meminimalisasi masalah-masalah selama masa nifas serta meningkatkan cakupan ASI ekslusif

Page 1 of 4 | Total Record : 32