cover
Contact Name
Kaliandra Saputra Pulungan
Contact Email
kaliandrasaputra5@gmail.com
Phone
+6285295445764
Journal Mail Official
kaliandrasaputra5@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.staituankutambusai.ac.id/index.php/hikmah
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
ISSN : 20858663     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Hikmah : Jurnal Pendidikan agama islam upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan penelitian tentang pendidikan untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, ajaran agama islam, dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar ummat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia
Articles 260 Documents
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA KELAS VIII ANTARA MENGGUNAKAN STRATEGI SNOWBALLING DENGAN GIVING QUESTION AND GETTING ANSWER PADA MATERI ZAKAT DI SMP NEGERI 1 BANGUN PURBA KABUPATEN ROKAN HULU Bashori Bashori
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v7i2.107

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas VIII pada materi zakat di SMP Negeri 1 Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu padahal guru telah menerapkan strategi pembelajaran Giving Question and Getting Answer. Berdasarkan hasil temuan ini, maka penulis mengadakan penelitian eksperimen dengan desain True Experimental Design. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang berjumlah 52 orang, dimana kelas VIII B sebagai kelas eksperimen, dan kelas VIII A sebagai kelas kontrol yang diambil dengan cara non random sampling. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Sementara teknik analisis data penelitian menggunakan dua tahapan, yaitu uji prasyarat (uji normalitas dan homogenitas), dan uji hipotesis (uji t atau Independent Sampels T Test). Untuk memudahkan proses analisis data tersebut di atas, penulis menggunakan program SPSS 19 for window. Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar pretest siswa kelas eksperimen sebesar 68,96 dan kelas kontrol sebesar 72,23. Setelah diterapkan strategi Snowballing, rata-rata hasil belajar posttest siswa kelas eksperimen sebesari 78,58, sedangkan rata-rata hasil belajar posttest siswa kelas kontrol sebesar 75,23. Dari uji hipotesis menggunakan Independent Sampels T Test (t-test for Equality of Means) dengan bantuan SPSS 19 for window diperoleh harga sig (2-tailed) sebesar 0,001 jauh lebih kecil dari 0,05 (0,001<0,05). Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar siswa kelas VIII antara yang diajar dengan strategi Snowballing dan Giving Question and Getting Answer di SMP Negeri 1 Bangun Purba Kabupaten Rokan Hulu. 
MANAJEMEN SUPERVISI DALAM PENDIDIKAN (Studi Kasus di MAN Model Jambi) sukatin -
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v5i2.32

Abstract

AbstrakManajemen merupakan suatu proses menggunakan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan organisasi melalui fungsi planning dan decision making, organizing, leading, dan controlling. Supervisi merupakan pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan teknis edukatif di sekolah, bukan sekedar pengawasan terhadap fisik material. Supervisi merupakan pengawasan terhadap kegiatan akademik yang berupa proses belajar mengajar, pengawasan terhadap guru dalam mengajar, pengawasan terhadap murid yang belajar dan pengawasan terhadap situasi yang menyebabkannya. Hakikat supervisi pendidikan adalah suatu proses pembimbingan dari pihak atasan kepada guru-guru dan para personalia sekolah lainnya yang langsung menangani belajar para siswa, untuk memperbaiki situasi belajar mengajar, agar para siswa dapat belajar secara efektif dengan prestasi belajar yang semakin meningkat. Pelaksanaan manajemen supervisi di MAN Model Jambi hakikatnya untuk meningkatkan profesionalisme guru dan kinerja guru semakin baik. Pedoman supervisi digunakan dalam rangka meningkatkan kualitas lembaga pendidikan yang berkualitas. Kata Kunci: Manajemen, Supervisi, dan Pendidikan
ADMINISTRASI PENDIDIKAN: UNSUR DAN BIDANG GARAPAN ADMINISTRASI PADA SEKOLAH RAMANDHA RUDWI HANTORO; LIAS HASIBUAN; KASFUL ANWAR
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v10i1.241

Abstract

Administrasi merupakan sistem yang dibuat untuk mempermudah sistem kerja pada sebuah lembaga organisasi agar proses pelaksanaannya efektif dan efisien. Pada Artikel ini berusaha untuk menguraikan bagaimana proses pelaksanaan administrasi dalam bidang pendidikan khusunya tentang unsur dan bidang garapan administrasi sekolah. Artikel ini menggunakan metode “literatur review” dalam menggali dan mendapatkan data. Data dalam artikel ini diperoleh melalui jurnal-jurnal ilmiah, artikel hasil penelitian, dan buku yang relevan tentang unsur administrasi dan bidang garapannya di sekolah. Hasil penelusuran dan kajian literatur menunjukkan bahwa ada delapan unsur dalam kajian administrasi sekolah, yaitu: organisasi, manajemen, komunikasi, tata Kelola/tata usaha, personalia/kepegawaian, finansial/keuangan, fasilitas, dan humas. Kedelapan unsur ini saling berkaitan satu sama lain dalam proses pelaksanaannya. Delapan unsur ini juga menjadi bidang garapan administrasi pendidikan di tingkat sekolah dimana tiga unsur utama dalam administrasi pendidikan, yaitu: peserta didik, pendidik, dan kurikulum menjadi inti administrasi pendidikan yang didukung oleh lima unsur lainnya, yaitu: organisasi, finansial, sarana dan prasarana, tata usaha, dan kehumasan.
EFEKTIVITAS MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN VISI MISI SEKOLAH Fauzan Heru Santoso
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v7i1.81

Abstract

Efektivitas manajerial di sekolah merupakan kemampuan sekolah mewujudkan tujuannya. Tujuan atau arah dari sekolah sering juga dikenal dengan sebutan visi sekolah. Saat ini banyak sekolah yang belum mampu mewujudkan visinya dengan maksimal. Salah satunya disebabkan oleh faktor kepemimpinan. Pemimpin di sekolah atau kepala sekolah harus mampu menjadi faktor dominan pencapaian visi sekolah. Untuk mewujudkan efektivitas manajerial di sekolah dapat dilakukan oleh kepala sekolah dengan peningkatan integritas dan menanamkannya pada bawahan, peningkatan motivasi dan menjadi motivator ekstrinsik bagi sivitas sekolah dan menyediakan penghargaan serta membangun kepercayaan bawahan. Hambatan mewujudkan visi sekolah dapat diidentifikasi dari tiga faktor yaitu iklim sekolah yang tidak kondusif, kurangnya personil dan sarana prasarana serta kurangnya dana sekolah
GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA GURU DITINJAU DARI PERSPEKTIF AGAMA ISLAM Hardianto Hardianto
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v5i1.22

Abstract

Sekolah merupakan lembaga pendidikan formal yang bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam mencapai tujuan sekolah tersebut guru dituntut memiliki motivasi kerja yang tinggi. Motivasi guru dapat dipengaruhi oleh kepala sekolah. Gaya kepemimpinan kepala sekolah akan sangat mempengaruhi motivasi guru dalam bekerja. Terdapat beberapa gaya kepemimpinan kepala sekolah, diantaranya gaya kepemimpinan demokratis, gaya kepemimpinan laissez fire dan gaya kepemimpinan otoriter. Gaya kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dalam memotivasi guru untuk bekerja mesti memperhatikan situasi yang ada. Langkah-langkah kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja para guru, antara lain dengan adanya rasa hormat, adanya informasi yang cukup, perilaku, hukuman, perintah dan perasaan. Kata Kunci: Gaya Kepemimpinan, Kepala sekolah, Motivasi kerja
KONSEP METAFISIKA PERSPEKTIF IBNU SINA DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Robin Sirait
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v10i2.297

Abstract

ABSTRAKKajian tentang metafisika sampai saat ini banyak dibahas oleh para filosof salah saatunyaadalah ahli filosof Ibnu Sina menempatkan jiwa manusia pada peringkat yang paling tinggi. Iadisamping sebagai dasar berfikir, juga mempunyai daya-daya yang terdapat pada jiwa tumbuhandan hewan. Penjelasan di atas juga menunjukkan bahwa menurut Ibnu Sina, jiwa manusiatidak hancur dengan hancurnya jasad. Sedangkan jiwa tumbuhan dan hewan yang ada dalamdiri manusia akan hancur dengan matinya badan dan ia tidak akan dihidupkan kembali diakhirat. Karena fungsi-fungsinya bersifat fisik dan jasmani, maka pembalasan untuk kedua jiwaini ditentukan di dunia.Ibnu Sina melalui pemikirannya dalam kajian filsafat tentang jiwa merupakan hal yangsangat penting. Di dalam Al- Qur’an dan Al-Hadis kata jiwa di istilahkan dengan kata an-Nafs,kata an-Nafs ini adalah sebutan dalam kajian filsafat. Ibnu Sina menjelaskan ada 4 tingkatanakal, yaitu: pertama, Akal Potensial yaitu potensi akal yang luar biasa dimana akal ini belummampu digunakan berpikir dan belum dilatih sedikit pun dan biasanya ada pada anak yangbelum diolah, dan wujud sebenarnya ada pada tiap manusia. Kedua, Akal bil makalat yaitu akalyang sudah mulai dibentuk, diajari dan memerlukan waktu (pelatihan) lalu akan diarahkankemana baiknya. Ketiga, Akal bil fi’li ( actual) yaitu akal yang sudah memiliki kekuatan untukberfikir tentang hal-hal yang nyata. Keempat, Akal tertinggi (mustafad), yaitu akal yang sudahmampu memikirkan pengetahuan yang lebih tinggi dan akal ini biasanya diperoleh melaluipendidikan.
KAJIAN MANUSIA DALAM PERSPEKTIF IBNU SINA DAN FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Agus Salim
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v10i2.279

Abstract

Kajian tentang manusia sampai saat ini masih penting untuk dibahas. Berbagai disiplin ilmu pengetahuan terus meneliti tentang manusia dan kehidupannya. Keunikan manusia terlihat dari penyebutannya dalam Alquran yang bervariatif, yaitu insan, basyar, dan  Bani Adam. Manusia memiliki unsur jasad dan ruh. Unsur manusia ini telah dikaji secara proporsional dan professional Ibnu Sina dalam  bidang kedokteran dan filsafat. Menurutnya bahwa manusia memiliki jiwa tiga tingkatan, yaitu jiwa tumbuh-tumbuhan (an-nafs an-Nabatiyah), jiwa binatang (an-nafs al-Hayawaniyah), dan jiwa manusia (an-Nafs an-Nathiqah). Jiwa manusia dengan dua daya, yaitu daya praktis dan daya teoritis. Daya praktis berhubungan dengan badan dan daya teoritis berhubungan dengan hal-hal abstrak. Daya teoritis memiliki tingkatan-tingkatan. Pertama, al’Aqlul Hayawani, yang memiliki potensi untuk berpikir dan belum dilatih walaupun sedikit. Kedua, al-‘Aqlul bil Malakah, yaitu yang telah mulai dilatih untuk berfikir tentang hal-hal abstrak . Ketiga, al-‘Aqlul bil Fi’li, yang telah dapat berpikir tentang hal-hal abstrak. Keempat, al-‘Aqlul Mustafad, akal yang telah sanggup berpikir tentang hal-hal abstrak dengan tak perlu pada daya upaya. Dalam kajian filsafat pendidikan Islam, ketika ruh berkaitan dengan intelektual dan pemahaman maka ia disebut dengan intelek atau 'aql. Ketika ruh mengatur tubuh maka ia disebut dengan jiwa (nafs). Ketika sedang mengalami pencerahan maka disebut dengan hati (qalb). Dengan demikian ruh memiliki peran sangat penting untuk menentukan dan mengarahkan manusia untuk memilih dan menampilkan suatu perilaku atau tindakan. Dengan demikian jiwa merupakan satu kesatuan yang terdapat dalam tubuh manusia yang memiliki fungsi dan kecenderungan yang beda. Kecenderungan tersebut bisa mengarah kepada hal-hal baik juga sebaliknya kepada hal-hal negatif.
PERBANDINGAN TINGKAT DISIPLIN ANTARA SANTRI PUTRA DAN SANTRI PUTRI DI PONDOK MODERN ARRISALAH SLAHUNG PONOROGO Finna Baity Jannah; Eriza Choirotin Nafi’ah; Ayu Lika Rahmadani
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v10i2.284

Abstract

Pondok Modern Arrisalah telah menetapkan peraturan yang wajib di jalani oleh seluruh santri yang berada di dalam pondok. Setiap aktivitas yang dilakukan oleh santri diatur oleh kebijakan dari pihak pimpinan pondok yang bertujuan untuk membentuk jiwa indepedensi dan ketaatan dalam diri setiap santri. Dengan demikian banyaknya peraturan yang dirancangkan pengurus dalam menerapkan hukuman supaya bermanfaat bagi pesantren dan jiwa independensi santri yang melanggar setakar dengan berat ringannya kesalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah perbedaan tingkat disiplin antara santri putra dan santri putri di Pondok Modern Arrisalah Slahung Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun yang menjadi populasi adalah santri putra dan putri kelas XII  tahun ajaran 2021, yang berjumlah 24 santri putra dan 24 santri putri seluruhnya diteliti. Kemudian teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan kuesioner. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan teknik test “t”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dihitung dengan test “t” diperoleh angka koofisien -0,852 kemudian dikonsultasikan dengan angka koofisien pada tabel harga kritik d.b 46 dan Taraf signifikasi 5%  yakni 0,679 maka angka koofisien dari hasil penelitian lebih besar dari angka koofisien dalam harga tabel kritik (-0852>0,679). Dengan demikian penegakkan disiplin antara santri putra dan santri putri di Pondok Modern Arrisalah Slahung Ponorogo tidak sama.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) Syahbuddin Syahbuddin
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v10i2.302

Abstract

Latar belakang masalah adalah ketika dilaksanakan ulangan harian pada mata pelajaran PAIkompetensi dasar dalam memahami struktur dan fungsi bagian tumbuhan , hanya 55% Dari34 siswa yang mencapai KKM sebesar 65 yang ditetapkan sekolah. Identifikasi masalah yaitumotivasi hasil belajar PAI masih rendah. tujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswadalam memahami Fungsi Bagian Tumbuhan Batang dengan menggunakan metodedemonstrasi siswa kelas IV SDS Hubbulwathan Duri Kecamatan Mandau Tahun Pelajaran2020/2021. Subjek, Tempat, dan Waktu Penelitian, Tindakan Kelas ini dilakukan di kelas IV(empat) SDS Hubbulwathan Duri Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis, dengan jumlahsiswa kelas IV sebanyak 34 orang, yang terdiri dari 18 orang laki-laki dan 16 orangperempuan. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 09 Oktober s/d 16 Oktober 2021. Duri. Padasiklus I siswa yang mendapat prestasi sangat baik sebanyak 22%.Pada tindakan perbaikandisiklus II ini, motivasi anak menjadi lebih baik dan hasil belajar siswa meningkat menjadi88% dari 34 orang siswa. Dengan penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkanmotivasi belajar PAI siswa kelas IV SDS Hubbulwathan duri Kecamatan Mandau. Saran sertatindak lanjut Pembelajaran dengan menggunakan metode demonstrasi sangat baik digunakanpada siswa kelas IV dengan materi mengetahui fungsi bagian tumbuhan batang karena dapatmeningkatkan hasil belajar siswa.
PENGARUH MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 RAMBAH HILIR KABUPATEN ROKAN HULU Ayu Mentari Mutmainnah; Isma Hartati
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v10i2.280

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar siswa pada pelajaran  Pendidikan Agama Islam di SMKN 1 Rambah Hilir. Rumusan masalah yang diteliti yakni 1) Apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara motivasi kerja guru terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan Agama Islam di SMKN 1 Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu? 2) Seberapa besar pengaruhnya antara motivasi kerja guru terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan Agama Islam di SMKN 1 Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu? Sedangkan tujuan penelitian yakni 1) Untuk mengetahui ada tidaknya Pengaruh yang signifikan motivasi kerja guru terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan Agama Islam di SMKN 1 Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu. 2) Untuk mengetahui besarnya  pengaruh  antara motivasi kerja guru terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan Agama Islam di SMKN 1 Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu.

Page 11 of 26 | Total Record : 260