cover
Contact Name
Kaliandra Saputra Pulungan
Contact Email
kaliandrasaputra5@gmail.com
Phone
+6285295445764
Journal Mail Official
kaliandrasaputra5@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.staituankutambusai.ac.id/index.php/hikmah
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
ISSN : 20858663     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Hikmah : Jurnal Pendidikan agama islam upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan penelitian tentang pendidikan untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, ajaran agama islam, dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar ummat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia
Articles 260 Documents
ORGANISASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN NASIONAL DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM JOGIE SUADUON; LIAS HASIBUAN; KASFUL ANWAR
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v10i1.240

Abstract

Secara sederhana organisasi memiliki tiga unsur, yaitu ada orang ada kerjasama dan ada tujuan bersama. Tiga unsur organisasi itu tidak berdiri sendiri-sendiri, akan tetepi saling terkait atau saling berhubungan sehingga merupakan suatu kesatuan yang utuh. Manajemen Pendidikan untuk saat ini merupakan hal yang harus diprioritaskan untuk kelangsungan Pendidikan sehingga menghasilkan keluaran yang diinginkan. Kenyataan yang ada, saat ini banyak institusi Pendidikan yang belum memiliki manajemen yang bagus dalam pengelolaan pendidikannya. Manajemen yang digunakan masih konvensional, sehingga kurang bisa menjawab tantangan zaman dan terkesan tertinggal dari modernitas. Oleh karena itu, Manajemen Pendidikan dalam perkembangannya memerlukan apa yang dikenal dengan Good Management Practice untuk pengelolaanya. Tetapi pada praktiknya, Good Management Practice dalam Pendidikan masih merupakan suatu yang ekslusif. Banyak penyelenggara Pendidikan yang beranggapan bahwa manajemen Pendidikan bukanlah suatu hal yang penting, karena kesalahan persepsi yang menganggap bahwa domain manajemen adalah bisnis.
PEMBENTUKAN AKHLAK DALAM PERSPEKTIF IBNU MISKAWAIH (Analisis Pendekatan Pedagogis-Psikologis) Raja Lotung Siregar
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v7i1.78

Abstract

Pendidikan akhlak menjadi semakin mendesak untuk diterapkan dalam lembaga pendidikan kita mengingat berbagai macam prilaku yang non-edukatif kini telah menyerambah dalam lembaga pendidikan kita, seperti fenomena kekerasan, pelecehan seksual, bisnis mania lewat sekolah, korupsi dan kesewenang-wenangan yang terjadi di kalangan sekolah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimana cara menanamkan nilai-nilai tentang prilaku yang baik menurut pandangan Ibnu Miskawaih, bagaimana mengarahkan anak untuk bersedia melakukan tindakan yang sesuai dengan akhlak karimah menurut pandangan Ibnu Miskawaih. Penelitian ini merupakan penelitian (Library Research) yang memfokuskan objek kajiannya berupa sumber-sumber teoretis yang bersifat tertulis. Metode penelitian ini menggunakan content analysis, metode pengumpulan data dengan menggunakan metode dokumentasi, dan teknis analisis data dengan menggunakan content analysis dengan cara Deskriftif Analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Miskawaih mengemukakan bahwa menanamkan nilai tentang prilaku yang baik dengan mentaati syariat agama, pujian, pembiasaan, perjuangan keras dan berat. Dalam metode ini sangat dibutuhkan peran orang tua dan guru dalam menanamkan nilai tentang prilaku yang baik kepada anak. Dalam mengarahkan anak untuk bersedia melakukan tindakan yang sesuai dengan akhlak karimah dengan memperbaiki kekurangan anak, rasa malu pada anak bukti perilaku yang baik, menghafal tradisi dan syair yang baik.
FAZLUR RAHMAN; PENDIDIKAN ISLAM DAN RELEVANSINYA DENGAN DUNIA MODERN Bashori Bashori
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v5i1.21

Abstract

Pemahaman pendidikan islam terkadang terasa sangat bimbang jika disandingkan dengan dunia modern meskipun aggapan itu tidak benar adanya. Kurangnya pemahaman secara komprehenship menjadikan sebagain orang beranggapan islam hanya sebatas pengetahuan agama yang terasa defensive belaka, sehingga mengakibatkan islam seakan-akan terasa kurang mendunia. Salah satu tokoh intelektual muslim yang berpengaruh mendobrak persoalan itu adalah Fazlur rahman. Ia memberikan paradigma baru dalam memberikan solusi persoalan pendidikan islam. Terobosan baru dengan memaknai al-Qur’an dalam konteksnya dan memproyeksikannya kepada situasi sekarang menjadi kunci utama dalam melihat fenomena aktualisasi nilai-nilai islam yang kekinian dengan tidak meninggalkan nilai sosial-historinya di masa yang lampau. Dengan demikian, revitalisasi pemikiran islam kekinian menjadi solusi utama dalam mengintegrasikan keilmuan umum (science) dan agama (religious). Kata Kunci: Pendidikan Islam, Modern
REVITALISASI PENDIDIKAN KEAGAMAAN ISLAM DI MANDAILING NATAL Ahmad Asrin
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v8i2.143

Abstract

Pengaruh globalisasi dan lajunya arus teknologi informasi yang demikian massif telah memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap perkembangan mentalitas anak sejak usia dini hingga dewasa. Pengaruh gadget, internet, game online, tontonan bernuansa kekerasan yang disaksikan anak pada media-media yang nyaris tidak bisa dibendung  berimplikasi bagi pembentukan karakter anak  dan mempengaruhi mentalitas generasi bangsa. Pada saat yang sama, pendidikan keagamaan kurang berperan, demikian juga para orangtua dan tokoh formal / non formal di tengah masyarakat kurang berdaya. Pada titik inilah kemudian pendidikan keagamaan dituntut penguatannya sebagai garda terdepan dan benteng terakhir pembinaan mentalitas generasi muda sejak usia dini.
PENERAPAN ANALISIS SWOC DALAM RENCANA STRATEGIS PENDIDIKAN Hardianto -; Liliwidya Dewi Asda
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v6i2.55

Abstract

Analisis SWOC merupakan salah satu langkah yang bisa diambil dalam membuat sebuah rencana strategis pendidikan. Analisis ini dilakukan untuk melihat secara mendalam situasi internal dan eksternal organisasi. Situasi internal yang dilihat adalah kekuatan (Strenghts) dan kelemahan (Weaknesses) organisasi pendidikan. Situasi eksternal berupa peluang (Opportinities) dan tantangan (Challenges). Untuk membuat sebuah rencana strategis yang baik dapat dilakukan dengan menganalisis setiap kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan. Teknik kartu salju (snow card) bisa digunakan dalam melakukan analisis SWOC. Hasil analisis tersebut nantinya akan melahirkan kombinasi strategi kekuatan-peluang, kekuatan-tantangan, kelemahan-peluang dan kelemahan-tantangan.
EPISTEMOLOGI MORAL DALAM ISLAM: Analisis Tentang Konsep Nilai Pendidikan Rahman Rahman
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v1i1.9

Abstract

Manusia dinilai baik dalam konteks filsafat moral apabila ia melakukan perbuatan-perbuatan yang secara objektif “baik” dengan didasari oleh kesadaran moral yang ada pada dirinya sendiri, bukan karena paksaan atau tekanan atau dorongan dari sesuatu yang lain di luar dirinya atau di luar perbuatan itu sendiri. Berdasarkan konsep ini maka untuk menilai seseorang sebagai manusia yang baik atau pun tidak baik, tidaklah cukup bila di lihat hanya dari kelakuan lahiriah saja. Untuk menarik kesimpulan dari kelakuan yang terpuji ke suatu karakter yang terpuji juga, harus melihat pula motivasi yang melahirkannya. Karena tindakan lahiriah yang secara objektif baik dapat juga dilakukan dengan perhitungan untung rugi dengan pamrih. Tindakan-tindakan baik tersebut baru bernilai positif bila dilakukan karena kesadaran dan tanggung jawab. Mengingat motivasi merupakan faktor penentu dalam penilaian moral maka kesadaran diri perlu dibina dan dipelihara secara terus menerus sehingga motivasi dalam mengambil sikap dan tindakan yang baik tetap lurus dan tanpa pamrih.Kata Kunci: Moral, Nilai dan Pendidikan
PENDEKATAN MULTIKULTURAL DALAM MENINGKATKAN TOLERANSI KEBERAGAMAAN DI SEKOLAH DASAR (SD) SWASTA ANWAR KARIM III KABUPATEN PASAMAN BARAT Remiswal Remiswal; Nil Khoiro
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v8i2.214

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pendekatan multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan sikap toleransi melalui budaya sekolah di Sekolah Dasar (SD) Swasta Anwar Karim Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan hasil penelitian adalah pertama, pendekatan multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sangat mendukung dan memberikan pengaruh yang sangat kuat terhadap pemahaman peserta didik terhadap keberagamaan.  Pembelajaran Pendidikan Agama Islam memberikan kontribusi yang besar kepada peserta didik untuk bisa menerima perbedaan yang ada serta dapat mengembangkan sikap saling menghargai, menghormati dan membangun sikap saling mengerti, saling percaya antar sesamanya. Kedua, Pendekatan multikultural dalam meningkatkan sikap toleransi melalui budaya sekolah di SD Swasta Anwar Karim III terlihat begitu kuat. Hal ini terlihat dari pelaksanaan unsur-unsur toleransi yang diwujudkan melalui program pengembangan diri, perencanaan dan pelaksanaan pendidikan karakter yang dilakukan melalui pengintegrasian ke dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Peserta didik mendapatkan perlakuan sesuai bakat, minat, dan kemampuannya, memperoleh pendidikan agama sesuai agama yang dianutnya, serta memperoleh penilaian hasil belajar. Pengintegrasian juga diterapkan melalui kegiatan rutin dan kegiatan ekstrakurikuler.
PENGARUH EKONOMI TERHADAP PENDIDIKAN DAN PERAN PENDIDIKAN MEMBANGUN EKONOMI Hardianto -
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v6i1.37

Abstract

Pendidikan dan ekonomi merupakan dua sisi yang saling berkaitan. Untuk membangun pendidikan yang bermutu diperlukan perekonomian yang kuat. Sementara untuk membuat perekonomian yang kuat diperlukan orang-orang terdidik. Orang tua dengan status ekonomi lebih baik cenderung memberikan pendidikan yang berkualitas. Salah satu cara yang dapat dilakukan melaksanakan pendidikan adalah komitmen pemerintah untuk menganggarkan pembiayaan pendidikan sebesar minimal 20% dari APBN/APBD. Untuk membangun ekonomi tidak hanya membangun sektor ekonomi semata tetapi juga sektor sosial dam moral agar jangan terjadi monopoli. Investasi human capital dalam bentuk pendidikan akan lebih menguntungkan dibandingkan investasi fisik. Pendidikan yang baik akan mampu menghasilkan orang-orang yang mampu menggerakkan ekonomi dengan lebih baik.
PENGARUH DISIPLIN KERJA GURU MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH FATHUL ANWAR KECAMATAN TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU Ahmad Zamhuri
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v8i1.126

Abstract

Peneliatian ini dilatar belakangi disiplin kerja guru mata pelajaran Aqidah Akhlaq terhadap hasil belajar Siswa Di Madrasah Tsanawiyah Fathul Anwar Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Padahal guru telah disiplin dalam proses belajar aqidah akhlaq.berdasarkan temuan ini, maka maka penulis mengadakan penelitian berjenis deskriptif kuantitatif, yakni penelitian yang menggunakan angka untuk memperoleh dan mangungkapkan data yang sebenarnya, selaini itu penilitian ini tergolong pada penelitian korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah 1 guru mata pelajaran Akidah Akhlak dan seluruh siswa kelas VIIA, VIII A dan IXA di MTs Fathul Anwar Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu yang berjumlah 134 siswa  Dalam pengambilan sampel, jika populasinya kurang dari 100 orang, maka sampel lebih baik diambil semuanya (total sampling) sehingga penelitiannya merupakan penelitian populasi. Pengumpulan data peneletian menggunakan angket wawacara dan dokumentasi. Sementara  tekni analisa data penelitian ini mengguanakan rekresi liner sederhana dengan rumus.  Rumus : Y = a + bX + e. Untuk memudahkan data tersebut diatas penulis bantuan Program SPSS.21 For windows. dari hasil data yang menunjukan t hitung > t tabel atau, 4,91  > 2,04, dengan demikian maka Ha diterima dan H0 di tolak, sedangkan besarnya pengaruh kedua variabel yakni mencapai 42,3% sedangkan sisanya 57,7% dipengaruhi faktor lain yang tidak di bahas dalam penelitian ini. Dengan dapat disimpulkan bahwa tedapat pengaruh yang signifikan antara disiplin kerja guru mata pelajaran akidah akhlak terhadap hasil belajar siswa di MTs Fathul Anwar Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu.
KONSEP PENDIDIKAN ISLAM MENURUT AL-GHAZALI (SEBUAH ANALISIS TERHADAP KURIKULUM PAI) HIDAYATI -; NUR AISYAH
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v10i1.261

Abstract

Islam adalah aga yang sempurna dan telah disempurnakan ajarannya meliputi aqidah, ibadah, akhlak, dan syari’ah, sehingga umat yang menganutnya akan terjamin kebahgaian dunia dan akhirat jika mau melaksankaan ajaran-ajaran Islam ini pun sudah termasuk ibadah, jika diniatkan karena Allah SWT. Al-Ghazali mengemukakan tujuan Pendidikan adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bvukan untuk mencari kedudukan yang menghasilkan uang. Dalam Menyusun kurikulum pelajaran AL-Ghazali memberi perhatian khusus pada ilmu-ilmu agama dan etika sebagaimana dilakukannya terhadap ilmu-ilmu yang sangat menentukan bagi kehidupan masyarakat. Dengan kata lain, Ia mementingkan sisi yang faktual dalam kehidupan. Mata pelajaran yang seharusnya diajarkan dan masuk dalam kurikulum menurut Al-Ghazali didasarkan pada dua kecenderungan yaitu pertama kecenderungan agama dan tasawuf, kedua, kecenderungan pragmatis.

Page 9 of 26 | Total Record : 260