cover
Contact Name
Kaliandra Saputra Pulungan
Contact Email
kaliandrasaputra5@gmail.com
Phone
+6285295445764
Journal Mail Official
kaliandrasaputra5@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.staituankutambusai.ac.id/index.php/hikmah
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
ISSN : 20858663     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Hikmah : Jurnal Pendidikan agama islam upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan penelitian tentang pendidikan untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, ajaran agama islam, dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar ummat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia
Articles 260 Documents
REKONSTRUKSI PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER DALAM PERSPEKTIF TRANSFORMASI SOSIAL Arofah Aprilia Putri
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v7i1.83

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk mengetahui peran peran pendidikan Islam terhadap transformasi sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Pendekatan dalam peneltian ini adalah library riset. Pendidikan merupakan sistem dan cara meningkatkan kualitas hidup manusia dalam segala aspek kehidupan manusia. Bagaimana agar pendidikan itu tidak hanya hanyut oleh dinamika perubahan, tetapi ia mampu memerankan dirinya sebagai agen perubahan itu sendiri. Islam sebagai agama rahmat bagi seluruh alam, tentu sangat memperhatikan keadaan masyarakat. Hal ini terlihat dari bukti sejarah, bagaimana Nabi Muhammad SAW membangun masyarakat Arab. Kemudian terus berkembang hingga Islam tersebar ke seluruh penjuru dunia. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa Islam membangun masyarakat melalui pendidikan, karena proses pendidikan merupakan salah satu cara yang efektif dalam membangun umat. Dalam pendidikan Islam selalu memperhatikan dua sudut pandang dalam segala aspek, seperti aspek lahiriyah dan bathiniyah,
PENDIDIKAN KARAKTER DIBENTUK DARI FITRAH MANUSIA Lutfiyani Lutfiyani
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v5i1.26

Abstract

Artikel ini akan membahas pendidikan karakter dari pemahaman hadis Nabi. Manusia dalam Islam digambarkan sebagai makhluk dengan segala karakter. Manusia memiliki sifat ilahiah dalam dirinya, disamping juga sifat watak binatang. Pendidikan karakter sangat penting untuk menghasilkan generasi yang unggul dan berkualitas. Maraknya kerusuhan pelajar di sejumlah daerah di Indonesia sangat memprihatinkan. Kerusuhan-kerusuhan yang terjadi mendorong setiap orang berpikir tentang pentingnya pendidikan karakter. Karakter pada anak harus dibentuk sejak dini. Agar mereka tumbuh sebagai manusia yang memiliki pemahaman agama yang luas, mendalam dan memiliki karakter yang Islami. Kata Kunci: Pendidikan, Karakter, Akhlak, Fitrah,
KONSEP PENDIDIKAN HADHARI BAGI PENDIDIKAN ISLAM Bustari -; Bashori Bashori
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v8i1.172

Abstract

Persoalan pendidikan islam sedari dahulu hingga sekarang menjadi kajian sosial yang menarik untuk tetap dikaji. Persoalan relevansi pendidikan islam, kurikulum pendidikan islam, hingga dikotomi pendidikan menjadi hal yang masih eksis dalam kajian akademik. Salah satu peran dalam melihat banyaknya persoalan tersebut, maka diperlukan pembaharuan strategi pendidikan yang membumi, dan untuk melakukan pembaharuan pendidikan Islam diperlukan paradigma pendidikan yang mampu mengarahkan pada tujuan dan sasaran pendidikan Islam. Islam sendiri tidak mengenal adanya dikotomi. Al-Qur’an dan Hadis sebagai sumber umat Islam telah memberikan penjelasan yang lugas adanya ilmu pengetahun (Science) dan pemahaman agama secara baik. Masalah dikotomi keilmuan pun menjadi persoalan yang tidak pernah habisnya diperdebatkan dalam pendidikan Islam. Dari uraian tersebut, secara fundamental pendidikan hadhari adalah pendidikan yang berupaya membangkitkan kembali spirit keilmuan Islam yang integratif tanpa dikotomi dengan menginternalisasikan prinsip-prinsip wahyu dan etika Islam tentang  pendidikan. Ketiga entitas yaitu hadharah al-nash, hadharah al-falsafah dan hadharah al-‘ilm adalah entitas yang tidak dapat berdiri sendiri.  Hadharah al-nash tidak bisa berdiri sendiri tanpa hadharah al-‘ilm dan  hadharah al-falsafah dan sebaliknya. Relevansi pendidikan hadhari dengan permasalahan pendidikan Islam saat ini adalah pendidikan Islam harus mampu menginternalisasikan sumber nilai-nilai Al-Qur’an dan hadis dalam melihat permasalahan kontemporer sebagai landasan penyelesaian pendidikan Islam.
APLIKASI TIK DALAM MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH Edi Setyanto; Naely Rasyidah; Muhammad Sulhan
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v6i2.61

Abstract

Saat ini kemajuan  TIK di Negara Indonesia berkembang sangat pesat. Melalui pemanfatan TIK. Saat ini semua pihak dapat meningkatkan mutu dan efisiensi waktu. Tekologi Informasi Komunikasi berkembang sejalan dengan perkembangan  teori dan komunikasi teknologi yang menunjang terhadap praktik kegiatan pembelajaran.Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah  sebagian dari ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) secara umum adalah semua teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Aplikasi Teknologi Informasi komunikasi dengan definisi tersebut meliputi semua perangkat keras, perangkat lunak, infratruktur computer dan komunikasi. TIK dalam manajemen pendidikan sangat diperlukan guna dalam menyediakan informasi untuk menunjang dan mempermudah proses. Sistem Informasi Manajemen Pendidikan menjadi faktor penting untuk meningkatkan pelayanan sekaligus penghematan dan  kini telah menjadi salah satu standar mutu pada Pendidikan Dasar dan Menengah. Sistem Informasi Manajemen  pendidikan menyediakan output dari sistem manajemen informasi berupa rencana dan anggaran, laporan yang terjadwal, laporan khusus, analisis situasi masalah, keputusan untuk penelaahan, dan merupakan jawaban atas rumitnya suatu proses panjang pada manajemen pendidikan dasar dan menengah, sistem informasi manajemen pada pendidikan dasar dan menengah merupakan sarana untuk memberikan kemudahan kepada stakeholder, masyarakat  dan para pihak yang berkepentingan
MADRASAH NIZHAMIYAH; EKSISTENSI DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERKEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DAN AKTIVITAS ORTODOKSI SUNNI Raja Lottung Siregar
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v4i1.17

Abstract

Sebagaimana diketahui bahwa dalam sejarah pendidikan Islam Madrasah Nizham al-Muluk merupakan madrasah yang paling popular di kalangan ahli sejarah dan dikalangan masyarakat Islam. Madrasah Nizhamiyah didirikan oleh Nizham al-Muluk seorang perdana menteri Dinasti Salajikah pada masa pemerintahan Sultan Alp Arselan dan Sultan Maliksyah pada abad ke-5 Hijriah atau abad ke11 Masehi tepatnya diresmikan pada tahun 459 H/1067 M. Tujuan pendidikan Madrasah Nizhamiyah bercampur antara mempersiapkan kader-kader ulama Sunni dalam menghadapi Fatimiyah yang Syi’i dan tersedianya personil-personil administratif yang cakap untuk mengisi posisi-posisi pekerjaan, khususnya di bidang kehakiman dan kesekretariatan atau administrasi. Selain itu,  pendidikan ini juga ditujukan untuk membangun sistem madrasah yang baik dan berprestasi serta membentuk calon-calon ulama dan birokrasi yang mempunyai wawasan. Dan mendukung mazhab Syafi’I dan teologi Asy’ariyah, menolak sisi-sisi ekstrim dari aliran-aliran pemikiran lain dan mengambil jalan tengah dalam soal-soal keagaman. Kata kunci: Madrasah Nizhamiyah, Pendidikan Islam, Ortodoksi Sunni
ANALISIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM DI MALAYSIA TINJAUAN HISTORIS KEBIJAKAN PENDIDIKAN ISLAM DI MALAYSIA TINJAUAN HISTORIS Salman -
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v9i2.220

Abstract

Education plays a key role in realising Malaysia’s aspirations to be a developed nation. Malaysia’s achievement in education enrolment is significant. This is because the policies given in the education stage are very much considered. This policy emerged after independence in 1957. The policy towards Islamic education was included in national legislation. So that schools that were originally funded by the guardians of students, after the education law was issued, the state began to disburse development costs. Among the important things of this law is equal distribution of competent teachers in their fields.
PENGEMBANGAN PENILAIAN AUTENTIK Moh Maulidin Alif Utama
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v8i1.132

Abstract

The purpose of education itself is creating a generation that is not only clever in terms of knowledge, but a generation that has a spiritual attitude, adopting noble and have a beneficial skill for himself, the community, the nation and the State. The purpose of education can be said to achieve optimal results then the need for an assessment of the learning process of learners. The assessment is a general term that includes all the usual methods used to assess the performance of students in learning. In curriculum 2013 of his judgement is one of the cornerstones of authentic assessment, teachers assess competency and learning outcomes based on with what has been achieved by learners in their learning.Authentic assessment is an assessment that is conducted to assess the real teachers who have done good learners process as well as results by using a variety of techniques and instruments of valid assessment so that it can be proved that competence set out really has mastered by learners.  authentic assessment include the competencies, knowledge, attitudes and skills. authentic assessment include the competencies, knowledge, attitudes and skills.The goal of authentic Assessment itself, among others, (1) assess the ability of the individual through a specific task, (2) determine the needs of learning, (3) assist and encourage students. the implementation of the Authentic assessment using many of the techniques that can be used to assess the competency of attitude (observations, self-assessment, peer reviewed, journal entry teacher and interview), knowledge (oral test, test and assignments), and skills (performance assessment, projects, and portfolio assessment). as for the format of the assessment of each competency that exists in the assessment of authentic can be developed by teachers.
LEADERSHIP DAN BIROKRASI PERGURUAN TINGGI Linda Ika Mayasari
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v6i1.42

Abstract

Leadership dan birokrasi sangat menentukan eksistensi sebuah perguruan tinggi. Leadership yang lemah akan menyebabkan perguruan tinggi tidak mampu bergerak mewujudkan visinya secara optimal. Begitu juga dengan birokrasi yang lamban dan berbelit-belit akan menurunkan citra perguruan tinggi di mata stakeholders. Oleh karena itu, perguruan tinggi mesti memiliki pemimpin yang mampu membawa perubahan dan menciptakan birokrasi yang baik. Memimpin di perguruan tinggi yang satu akan sangat berbeda dengan memimpin di institusi yang lain. Sebagai organisasi dengan mengusung tugas tri dharma perguruan tinggi diperlukan gaya pemimpin yang berbeda dan birokrasi yang berbeda pula. Pemimpin di perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai kepala, melainkan harus mampu menjadi steering core untuk mewujudkan perguruan tinggi yang berdaya saing.
Tujuan Pendidikan Islam, Pendidikan Islam Dan Tujuan Hidup Muslim, Pendidikan Islam Dan Pembentukan Kepribadian Muslim Syarifuddin Syarifuddin
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v3i1.5

Abstract

Pendidikan Islam pada dasarnya adalah pendidikan yang bertujuan untuk membentuk pribadi muslim seutuhnya, mengembangkan seluruh potensi manusia baik yang berbentuk jasmani maupun rohani. Menumbuh suburkan hubungan yang harmonis setiap pribadi dengan Allah, manusia dan alam semesta. Potensi jasmaniah manuisa adalah yang berkenaan dengan seluruh organ-organ fisik manusia. Sedangkan potensi rohaniah manusia itu meliputi kekuatan yang terdapat di dalam bathin manusia yakni akal, kalbu, nafsu, roh, fitrah, yang mana potensi ini semua telah ada pada bathin manusia sejak manusia itu lahir kedunia. pendidikan pada dasarnya memiliki beberapa tujuan. Tujuan yang terpenting adalah pembentukan akhlak objek didik sehingga semua tujuan pendidikan dapat dicapai dengan landasan moral dan etika Islam, yang tentunya memiliki tujuan kemashlahatan di dalam mencapai tujuan tersebut. Mengenai mekanisme pelaksanaanya, hal ini tentunya memerlukan kajian yang lebih mendalam sehingga nantinya implementasi dari teori tersebut dapat dipertanggungjawabkan dan dipandang relevan dengan kondisi yang terikat dengan faktor-faktor tertentu.Kata Kunci: Tujuan Pendidikan, Pendidikan Islam, Pembentukan Kepribadian
PROSEDUR PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Sawaluddin -; Koy Sahbudin Harahap; Supardi Ritonga; Muhammad Ramli S
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v9i1.209

Abstract

Evaluasi pembelajaran pada dasarnya dilakukan untuk menilai hasil belajar peserta didik, sehingga dalam evaluasi dilakukan penilaian atau pengukuran terhadap kemampuan peserta didik. Dalam mengevaluasi ada banyak teknik yang dapat dipilih dan dilakukan oleh guru. Prosedur evaluasi adalah langkah-langkah evaluasi yang harus dilakukan seorang evaluator dalam melakukan evaluasi pembalajaran. Tentu tidak dapat dipungkiri bahwa banyak pandangan berkaitan dengan prosedur kegiatan evaluasi, prosedur yang harus diikuti evaluator meliputi perencanaan evaluasi, monitoring pelaksanaan evaluasi, pelaporan hasil evaluasi, dan pemanfaatan hasil evaluasi

Page 10 of 26 | Total Record : 260