HIKMAH : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Jurnal Hikmah : Jurnal Pendidikan agama islam upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan penelitian tentang pendidikan untuk mengenal, memahami, menghayati, hingga mengimani, ajaran agama islam, dibarengi dengan tuntunan untuk menghormati penganut agama lain dalam hubungannya dengan kerukunan antar ummat beragama hingga terwujud kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia
Articles
260 Documents
HUBUNGAN DISIPLIN BELAJAR TERHADAP PERILAKU KEAGAMAAN SISWA DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 UJUNG BATU KABUPATEN ROKAN HULU
Anuar, Samsul;
Hidayati, Hidayati
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55403/hikmah.v11i1.322
BSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perilaku keagamaan siswa dalam sehari-harinya di sekolah. Sedangkan tujuan penelitian yakni 1) Untuk mengetahui ada hubungan atau tidaknya antara disiplin belajar siswa terhadap perilaku keagamaan siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu, 2) Untuk mengetahui seberapa besar tingkat hubungan antara disiplin belajar siswa terhadap perilaku keagamaan siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara disiplin belajar terhadap perilaku keagamaan siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu, hal ini dibuktikan dari hasil uji t hitung yakni 5.08 lebih besar dari t tabel (5,08>1,671), maka dapat dinyatakan hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (H0) di tolak. Seberapa besar tingkat hubungan antara disiplin belajar terhadap perilaku keagamaan siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu yakni sebesar 28,4%, sedangkan sisanya 71,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
PENDIDIK DAN KONSELOR DALAM KOMPETENSI PEDAGOGIK, KEPRIBADIAN, PROFESIONAL DAN SOSIAL (Perspektif Pendidikan Islam)
Supradi, Bambang
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55403/hikmah.v11i1.313
ABSTRAKMembahas tentang pendidik adalah membicarakan tentang siapa yang mendidik dan mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mewujudkan tujuan pendidikan. Begitu juga berbicara konselor, maka berbicara siapa yang melakukan pekerjaan konseling untuk membantu mengatasi masalah hidup atau kesulitan yang dialami oleh konseli dalam rangka meningkatkan kualitas dirinya. Pendidik dan konselor merupakan unsur inti yang memegang peranan amat penting untuk mewujudkan pekerjaan mendidik dan mengkonseling. Salah satu bentuk ibadah itu, menurut A. Malik Fadjar adalah melakukan pengelolaan dan penataan kehidupan di alam ini dengan spiritualitas ketundukan kepada Tuhan dan semangat saling membutuhkan dan bekerja sama yang bersendikan tingkah laku pro-sosial demi mewujudkan hubungan harmonis secara vertikal dan horizontal. Untuk menjalankan tugas beribadah dan mengelola alam ini, manusia telah dibekali dengan sejumlah potensi, tetapi potensi itu hanya dapat berkembang secara maksimal jika diupayakan melalui pendidikan. Secara garis besarnya, tugas pendidik jika dikaitkan dengan tugas Rasul Saw. yang disebutkan dalam surah al-Jumu’ah ayat 2 mencakup tiga dimensi, yakni: yatlū, yu’allim, dan yuzakkī, sebagaimana dalam ayat “Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan Hikmah (As Sunnah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata (QS. al-Jumu’ah/62: 2).
PENERAPAN METODE GRAMATIKAL DAN TERJEMAH DALAM PROGAM KHUSUS PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI MA’HAD KAMPUS SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MANDAILING NATAL
Ritonga, Syaipuddin;
Setiadi, Fadlan Masykura
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55403/hikmah.v11i1.318
طريقة التدريس فهي مجموعة الأساليب التي يتم بواسطتها تنظيم المجال الخارجي للمتدريس من أجل تحقيق أهداف تربوية معينة . أما المشكلة هذا البحث كيف كان حال تطبيق طريقة القواعد والترجمة في البرنامج الخاص لتدريس اللغة العربية بمعهد جامعة مندايلينج ناتل. أما أغراض هذا البحث حيث يكون تصويرا للمحاضرين والطلبة عن عملية التدرسية اللغة العربية وطرق التدريس المستعملة فيها. وأما منهج المستخدمة في هذا البحث فهي البحث الميداني الكيفي والتحليلي، والطريقة المستخدمة هى طريقة ملاحظة والمقابلة. وأما نتيجة عن هذا البحث هو إن خبرة الأساتيذ في تطبيق طريقة القواعد والترجمة مختلفة ومتنوعة. وتبدو هذه الاختلافات يسببها عدم الخطة الدراسية والمؤشرات والمعايير، وتنطلق تلك اختلافات أيضا من مهارات الطلبة اللغوية في الفصل الدراسي. ومزايا طريقة القواعد والترجمة هي تدريبات الكتابة بالحروف الهجائية. وأما العيوب هي يحتاج إلى محافظة المفردات والمصطلحات النحوية ويحتاج إلى الجهد الكبير والأوقات الواسعة والتدريبات الكثيرة لأن كثير من الطلبة لايفهمون اللغة العربية وغيرها.
ANALISA MINAT BELAJAR SISWA LAKI-LAKI DALAM MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI KELAS IV MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH AMALIYAH BABUSSALAM DESA KEPENUHAN
Wasilah, Siti;
Restiana, Dwi
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55403/hikmah.v11i1.323
Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minat belajar siswa kelas IV yang masih rendah di Madrasah Diniyah Takmiliyah Amaliyah Babussalam Desa Kepenuhan berupa siswa yang mayoritas siswa laki-laki kurang bersemangat dan kurang tertarik dalam belajar Akidah Akhlak, sehingga minat belajar siswa tergolong kurang seperti keluar masuk kelas, mengobrol dengan teman, mencontek ketika diberikan tugas dan tidak membawa buku pelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui minat belajar siswa laki-laki dalam mata pelajaran Akidah Akhlak di kelas IV Madrasah Diniyah Takmiliyah Amaliyah Babussalam Desa Kepenuhan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan yakni minat belajar siswa laki-laki di kelas IV MDTA Babussalam terlihat para siswa laki-laki dapat menjalankan setiap indikator yang ada pada minat belajar, sehingga hal ini membuktikan bahwa para siswa laki-laki tersebut memiliki minat dalam belajar pada pelajaran Akidah Akhlak. Minat belajar siswa laki-laki kelas IV MDTA Babussalam secara rata-rata sudah tergolong sangat baik, hal ini menunjukan rata-rata mencapai 86,67% berada pada interval 80%-100%. Artinya minat belajar siswa laki-laki pada pelajaran Akidah Akhlah sudah tergolong sangat baik.
PROSES KOGNITIF PADA PENGHAFAL AL-QUR’AN
Diba, Icha Fara;
Muhid, Abdul
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55403/hikmah.v11i1.314
ABSTRACTMemorizing the Qur'an is an effort to remember, understand the content in the Qur'an and to maintain its authenticity. Studying the Qur'an is obligatory and memorizing the Qur'an is fardhu kifayah. However, the benefits of memorizing the Qur'an on human intelligence are enormous. In this article the focus aims to explain the cognitive process of memorizing the Qur'an in which it will be studied from psychological factors that affect the cognition of memorizing the Qur'an. Both from intelligence, emotional and spiritual intelligence. So the authors found the impact of the cognitive process of memorizing the Qur'an. This article uses a literature review research method. The findings of this study indicate that there are several ethics in memorizing the Qur'an in accordance with Islamic teachings, stages of the cognitive process in memorizing the Qur'an and psychological factors that affect memorizing the Qur'an.
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN SELF CONTROL REMAJA SMP NEGERI 6 TAMBUSAI UTARA
Wahyuni, Sri;
Mutmainnah, Ayu Mentari
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55403/hikmah.v11i1.319
BSTRAKSelf control (pengendalian diri) sangat penting dimiliki oleh remaja karena berbagai perubahan budaya dan gaya hidup akibat globalisasi menuntut seseorang untuk bersikap dan menempatkan diri sesuai keberadaannya di tengah-tengah orang lain dengan ragam budaya yang ada. Upaya Guru Pendidikan Agama Islam yang dimaksud dalam penelitian ini adalah usaha yang dilakukan oleh seorang pendidik yang mengampu mata pelajaran Pendidikan Agama Islam untuk mengembangkan self control (pengendalian diri) remaja di SMP Negeri 6 Tambusai Utara. Adapun tujuan dari penelitian ini, yaitu mendiskripsikan dan menjelaskan tujuan Pendidikan Agama Islam dalam membina Self control (pengendalian diri) siswa, mendiskripsikan dan menjelaskan pembelajaran Guru Pendidikan Agama Islam dan mendiskripsikan upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan Self control (pengendalian diri) siswa di SMP Negeri 6 Tambusai Utara.
PENERAPAN MANAJEMEN KEUANGAN PENDIDIKAN DI PONDOK PESANTREN MODERN
Bashori, Bashori;
Zulkifli, Zulkifli
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55403/hikmah.v11i1.324
AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan yakni untuk meninjau seperti apa penerapan manajamen keuangan Pendidikan pada Pondok Pesantren pada aspek melakukan sebuah rencana ,aspek melaksanakan kegiatan,aspek mengevaluasi dan pertanggung jawaban serta pemanfaatan dana yang ada di Pondok Pesantren At-Thoyyibah Indonesia.Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan pendekatan deskriptif analisis ,yang mana penelitian ini menampilkan apa yang terjadi ditempat kejadian atau lapangan dan di wilayah yang ditentukan. Pada penelitian ini menggunakan 2 teknik pengumpulan data yakni observasi dan wawancara.Sumber data dan informasi berasal dari Kepala madrasah,bendahara, dan kepala Tata Usaha.Hasil penelitian yang didapat bahwa penerapan manajemen keuangan yang ada di Pondok Pesantren At-Thoyyibah dilaksanakan sudah cukup baik. Proses manajemen yang dilakukan diawali dengan perencanaan. Pada prosespelaksanaan keuangan disekolah terdapat dua kegiatan yakni pemasukan dan pengeluaran. Sumber dana berasal dari Dana Bos, Uang SPP para siswa, bantuan dari alumni dan masyarakat. Evaluasi dan pertanggung jawaban keuangan sudah dilakukan secara rutin dengan sistem tulis dan lisan,melalui rapat kerja.Penerapan keuangan pada Pondok Pesantren At-Thoyyibah sudah baik dengan sistem tranparansi.
LANDASAN PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013
Siregar, Raja Lottung
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55403/hikmah.v11i1.315
ABSTRAKDalam sebuah kurikulum tidak akan mungkin terlepas dari landasan pengembangan kurikulum. Sebab landasan ini merupakan dasar ataupun pijakan dari kurikulum itu sendiri. Landasan pengembangan kurikulum yang pertama yaitu, landasan filosofis. Landasan filosofis maksudnya, pentingnya filsafat dalam mengembangkan kurikukulum lembaga pendidikan. Pendidikan berintikan interaksi antar manusia, terutama antar pendidik dan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan. Kedua, landasan yuridis. Landasan yuridis maksudnya Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan undang-undang lainnya. Ketiga, Landasan Empiris. Landasan empiris maksudnya kurikulum dikembangkan atas dasar pertimbangan berbagai pengalaman yang diperoleh dalam proses pengembangan kurikulum sebelumnya, yang siklusnya mulai dari perencanaan, penyusunan, implementasi, dan evaluasi kurikulum. Keempat, Landasan teoretis. Landasan teoretis maksudnya kurikulum 2013 dikembangkan atas dasar teori “pendidikan berlandaskan standar” (standar based education), dan teori kurikulum berbasis kompetensi (competency-based-curriculum). Kelima, Landasan konseptual. Landasan konseptual maksudnya Secara konseptual kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan prinsip relevansi.
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DENGAN KINERJA GURU SMPN 29 PONDOK GEDE KOTA BEKASI
Lubis, Mhd Iskandar
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55403/hikmah.v11i1.320
BSTRAKHubungan antara Konsep Diri dan dan Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dengan Kinerja Guru SMPN 29 Pondok Gede Kota Bekasi, Tesis, Jakarta : Pascasarjana UNIVERSITAS ISLAM ATTAHIRIYAH (UNIAT) 2014. Berdasarkan hasil survei dalam penelitian ini dunia kerja sekarang ini belum sepenuhnya menunjukan keadaan yang diharapkan, terutama tentang mutu kerja para penyandang profesi di instansi pendidikan. Hal ini yang merupkan salah satu faktor rendahnya mutu layanan pendidikan. Kenyataan yang ada digambarkan dengan adanya guru yang mangkir kerja, terlambat datang kesekolah, pulang sebelum jam kerja habis dengan tanpa alasan yang tepat. Tulisan ini melaporkan tentang bagaimana pengaruh budaya organisasi sekolah terhadap mutu layanan pendidikan, Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan mutu Kinerja Guru terhadap mutu layanan pendidikan. Metode deskriptif analitik, pengumpulan data mengenai budaya organisasi sekolah, motivasi kerja guru dilakukan melalui penyebaran angket terhadap 100 responden dan data diolah dengan menggunakan program SPSS for windows. Hasil analisa data menunjukan semakin baik (kondusif) budaya organisasi sekolah dan semakin tinggi motivasi kerja guru cenderung semakin tinggi mutu layanan pendidikan. Sehubungan dengan hasil penelitian di atas, disampaikan saran-saran : (1) perlu adanya upaya menciptakan dan menumbuhkembangkan budaya organisasi yang lebih kondusif karena dengan menciptakan budaya organisasi yang baik dan kondusif cenderung meningkatkan mutu layanan pendidikan dan pada akhirnya bermuara pada peningkatan mutu pendidikan, (2) perlu adanya upaya lebih meningkatkan tingkat motivasi kerja guru, karena dengan adanya peningkatan motivasi kerja guru yang semakin baik cenderung meningkatkan mutu layanan pendidikan dan pada akhirnya bermuara pada peningkatan mutu pendidikan pula, (3) perlu adanya upaya menciptakan dan menumbuhkembangkan kedua variabel tersebut secara terpadu dan berkesinambungan agar mutu layanan pendidikan semakin meningkat dan (4) perlu ada penelitian lebih lanjut tentang faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap upaya peningkatan mutu layanan pendidikan.
PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS PROFETIK DALAM KISAH NABI SULAIMAN
Makruf, Syahdara Anisa
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : STAI Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55403/hikmah.v11i1.333
Abstract: Penelitian bertujuan untuk mengelaborasi kisah-kisah Nabi Sulaiman yang memperlihatkan bahwa misi kenabian yang dibawa olehnya sejalan dengan manifesto pendidikan Islam profetik. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan analitis. Objek material dalam penelitian ini adalah pemikiran kuntowijoyo tentang profetik, sedangkan objek formalnya adalah pendidikan Islam yang diambil dari perjalanan hidup Nabi Sulaiman As. Adapun teknik pengumpulan data adalah dokumentasi, jurnal yang berkaitan dan teknik analisisnya menggunakan analisis konten (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwaPendidikan Islam Profetik menjadi jawaban terhadap model pendidikan yang ideal. Dengan model tersebut pendidikan diarahkan pada tiga tujuan penting yakni nilai humanis, nilai liberasi yang mengajarkan manusia untuk keluar dari kebodohan kultural dan struktural. Terakhir menjadikan Allah SWT sebagai bagian dari nilai transendensi.Nilai pendidikan Islam profetik ini sudah diajarkan oleh Nabi Sulaiman. Terakhir, dengan kelebihan yang diberikan oleh Allah selalu membuat nabi Sulaiman untuk bersyukur. Adapun hikmah besar bagi manusia saat ini untuk tetap menjalin tali persaudaraan sesama manusia tanpa memandang agama, ras, suku dan budaya. Manusia juga dapat bekerjasama melakukan berbagai kegiatan yang dapat menjaga lingkungan agar tetap bersih dan rapi. Manusia dengan dunia yang mengglobal menggunakan nilai ketuhanan sebagai pondasi dalam menjalankan kehidupan.