cover
Contact Name
Merita Eka Rahmuniyati
Contact Email
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati
ISSN : 25025570     EISSN : 25500864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KESMAS RESPATI (p-ISSN: 2502-5570, e-ISSN: 2550-0864) is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various public health disciplines (biostatistics and demography, epidemiology, health education and behavioral science, health policy administration, environmental health, nutrition, reproductive health, occupational health and safety.
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
perbedaan keluhan musculoskeletal disorder (msds) pada pekerja becak kayuh dan becak motor di kawasan malioboro kota yogyakarta diastari, ni'mah; suwarto, suwarto; alfanan, azir
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v5i2.330

Abstract

Musculoskeletal disorder masih menjadi masalah kesehatan yang terjadi pada pekerja baik pekerja formal maupun informal. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada pekerja becak kayuh dan pekerja becak motor di Kawasan Malioboro terdapat keluhan musculoskeletal disorder, namun belum diketahui perbedaan keluhan antara pekerja becak kayuh dan pekerja  becak motor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara keluhan musculoskeletal disorder yang dialami oleh pekerja becak kayuh dan pekerja becak motor di Kawasan Malioboro serta mengetahui karakteristik pekerja becak. Penelitian dilaksanakan di Kawasan Malioboro  Kota Yogyakarta menggunakan desain penelitian cross sectional. Subyek penelitian adalah pekerja becak kayuh dan becak motor. Hasil analisis menggunakan Independent Sample T-test didapatkan hasil sebagai berikut, rata-rata keluhan musculoskeletal disorder (MSDs) pada pekerja becak motor lebih tinggi yaitu 11,67 dengan variasi variasi 12,021. Hasil uji T didapatkan nilai p=0,626 yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan. Perbedaan keluhan musculoskeletal disorder  pada pekerja becak kayuh dan pekerja becak motor di Kawasan Malioboro didapatkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara pekerja becak kayuh dan pekerja becak motor.  
manfaat edukasi penanganan keracunan dan gigitan binatang beracun nekada, cornelia d.y; amestiasih, tia; widayati, ririn wahyu
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v5i2.325

Abstract

Keracunan dan gigitan binatang berbisa merupakan kasus kegawatdaruratan yang sering terjadi di masyarakat. Kondisi keracunan dapat disebabkan karena kontak langsung baik secara sengaja maupun tidak disengaja, melalui sistem pernapasan, pencernaan, dan kulit. Gigitan binatang berbisa seperti gigitan ular maupun serangga dapat berdampak meracuni peredaran darah individu. Kedua kondisi tersebut harus mendapat pertolongan dengan cepat dan tepat, sehingga dampak lanjut seperti kecacatan organ maupun kematian dapat dicegah. Oleh sebab itu masyarakat perlu diberikan informasi tentang pertolongan pertama pada keracunan dan gigitan binatang beracun. Tujuan penelitian adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kader kesehatan dalam penanganan kondisi keracunan dan gigitan binatang beracun. Metode yang digunakan adalah  kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, dengan jumlah sampel 20 responden, instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan analisa data menggunakan analisa deskriptif.Hasil yang didapatkan adalah tingkat pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang penanganan keracunan dan gigitan binatang beracun pada kader Desa Wedomartani Ngemplak Sleman Yogyakarta pada kategori baik hanya 20%, sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan yang memiliki kategori baik meningkat menjadi 85%. Kesimpulannya terdapat peningkatan pengetahuan terhadap penanganan keracuan dan gigitan binatang beracun setelah diberikan pendidikan kesehatan dan simulasi.
Tinjauan Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Formulir Informed Consent di RSUD Dr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin Ningsih, Eka Rahma; S, Ravenalla; Lestiani, Novia; anhar, Aus; Imam, Mohammad
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i1.351

Abstract

ABSTRACTCompleteness of filling in the informed consent sheet in the medical record file is very important because it will affect the legal aspects of the medical record and the quality of the medical record so that in filling in the completeness of the data in the informed consent sheet it is necessary to carry out maximum implementation .. RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh Banjarmasin in 2012 showed that the level of incompleteness in the approval of medical treatment in the hospital room (surgery) was below 90% with the May period with a percentage of 46.7%. June with a percentage of 31.7% and 36.6%. The research objective was to determine the factors causing the incompleteness of filling out the informed consent form at RSUD DR. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Qualitative research method is descriptive survey. Respondents were 1 gynecologist, 1 head of medical records and 1 reporting officer for emdis records. Collecting data using interviews and observation of informed consent sheets. The results of the study identified the incomplete informed consent form by examining the patient identification component, the information content component, and the patient identification component. As well as identifying the availability of standard operating procedures (SOP) for approval of medical action. Based on the research results, it can be concluded that the informed consent form did not meet the national and standard filling standards in RSUDdr. H. Moch Ansari Saleh Banjarmasin because for the standard of completeness, the informed consent must be 100% complete. The filling of informed consent was not complete 100% in two components, namely the information content component (18.2% complete and 81.7% incomplete) and the patient's authentication component (90.7% completeness and 9.3% incomplete). The factor of incompleteness in filling out the informed consent based on the results of the research carried out was because the responsible doctor did not fill in the informed consent form again, both the content component and the patient authentication component) because he was busy providing services to other patients and there was no training related to filling the informed consent form. Keyword : informed consent, Factors Causing Incompleteness
Kajian Pelaksanaan Program Inovasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Goyang Gotik Di Puskesmas Pasirkaliki Kota Cimahi Ningrum, Roro Sumbawa; Budiman, Budiman; Ahmad, Nasir
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i1.346

Abstract

Latar belakang: Indonesia dalam pencapaian angka akses sanitasi layak masih belum memenuhi target pemerintah yaitu 100% Open Defecation Free (ODF). Hal ini berkolerasi dengan hasil survey pendahuluan yang menunjukan persentase penduduk terhadap akses jamban sehat di Puskesmas Pasirkaliki hanya sebesar 76,8%. Dalam upaya peningkatan akses jamban sehat, Puskesmas Pasirkaliki memiliki program inovasi gotong-royong nabung kanggo tangki septik (Goyang Gotik).  Tujuan: untuk mengekplorasi pelaksanaan program inovasi goyang gotik di Puskesmas Pasirkaliki Kota CimahiMetode: Jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan tematik. Informan dalam penelitian terdiri dari Kepala Puskesmas, Sanitarian, Promotor Kesehatan, Kader, Nasabah, dan Donatur goyang gotik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan telaah dokumen. Hasil: Input tentang sumber daya manusia atau pengelola program tidak memiliki uraian tugas yang jelas, kendala dalam penyediaan sarana dan prasarana yaitu tidak adanya tempat pengumpulan sampah sementara. Proses pelaksanaan terdapat hambatan dalam kegiatan advokasi sosialisasi ada RW yang belum mendukung program ini. Output dari program inovasi ini masih belum mencapai target. Kesimpulan: Pelaksanaan inovasi goyang gotik perlu dibuat jadwal pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan uraian tugas yang jelas serta struktur organisasi khusus program inovasi goyang gotik untuk meningkatkan kinerja dari setiap pelaksana kegiatan program inovasi Goyang Gotik.
pengaruh pendidikan seks dini melalui media video animasi terhadap peningkatan pengetahuan anak usia sekolah tentang seksualitas di sdn mustokorejo yogyakarta vidayanti, venny; tungkaki, kintan tasya putri; retnaningsih, listyana natalia
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v5i2.331

Abstract

Pemahaman seks yang rendah pada anak usia sekolah menyebabkan tingginya perilaku amoral seks serta menjadikan anak sebagai korban maupun pelaku kekerasan seksual. Pemberian edukasi tentang seks dini kepada anak usia sekolah oleh orang tua masih sangat terbatas karena dianggap sebagai hal tabu. Pemberian edukasi pada anak melalui media video animasi merupakan media interaktif untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang seksualitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan seks dini melalui media video animasi terhadap pengetahuan seks pada anak usia sekolah. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain pre test and post test without control menggunakan teknik sampling simple random sampling. Jumlah responden sebanyak 36 siswa di SDN Mustokorejo Yogyakarta. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian yaitu nilai minimal pengetahuan siswa pre test 61,53 dan maksimal 84,61 sedangkan nilai minimal pengetahuan siswa post test 69,23 dan maksimal 92,30. Hasil uji wilcoxon didapatkan p-value 0,000 (<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa media video animasi efektif untuk meningkatkan pengetahuan seks anak usia sekolah di SDN Mustokorejo Yogyakarta. Media video animasi dapat dijadikan sebagai media alternative untuk penyampaian informasi seks sedini mungkin pada anak usia sekolah
faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku mahasiswa dalam penggunaan plastik dan styrofoam untuk pembungkus makanan di fakultas kesehatan universitas mitra indonesia tahun 2020 utami, alun mega yuni; listina, febria; novariana, nana
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v5i2.326

Abstract

Data Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menginformasikan sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun 3,2 juta ton sampah plastik dibuang ke laut, serta ke lingkungan sebanyak 85.000 ton. Dinas Lingkungan Hidup Lampung, produksi sampah di Lampung mencapai 7.000 ton/hari. Tujuan penelitian ini untuk dilakukan untuk mengetahui  Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Mahasiswa Dalam Penggunaan Plastik Dan Styrofoam Untuk Pembungkus Makanan di Fakultas Kesehatan Universitas Mitra Indonesia .Penelitian dilakukan pada tanggal 8 – 18 Juni tahun 2020. Subjek penelitian mahasiswa fakultas kesehatan, populasi 956 dan sampel sebanyak 282 mahasiswa. Penelitian kuantitatif bersifat survai analitik desain cross sectional. Analisis menggunakan univariat dan bivariat uji chi-squere. Hasil penelitian tidak ada hubungan  pengetahuan (p value sebesar 0,657) dan peran orang tua (p value sebesar0,959) serta terdapat hubungan sikap (p value0,005, OR = 2,024) terhadap perilaku penggunaan plastik dan styrofoam untuk pembungkus makanan. Diharapkan Universitas Mitra Indonesia melakukan kegiatan advokasi, penyuluhan kesehatan tentang bahaya penggunaan plastik dan styrofoam bagi kesehatan serta pemberian leatflet, poster dan contoh pengganti kemasan styrofoam dan plastik.
Analisis Faktor Yang Berhubungan dengan Kesiapsiagaan Pemuda dalam Menghadapi Bencana Gempabumi Rahil, Nazwar Hamdani; Amestiasih, Tia
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i1.340

Abstract

Indonesia is located at the junction of four tectonic plates, namely the Asian Continent plate, the Australian Continent, the Indian Ocean plate, and the Pacific Ocean plate. This condition also makes Indonesia prone to earthquakes. The earthquake has an impact on causing loss of life and material. To reduce the impact of disasters, it requires a preparedness to face earthquakes. The purpose of this research is to analyze the factors related to earthquake preparedness. The design of this research is an analytic observation with a cross-sectional approach. The population of this study was members of the Karangtaruna village of Trimulyo, Jetis, Bantul, Yogyakarta, with a total of 200 respondents. The sample size is 122 respondents who are calculated using the Slovin formula, with a simple random sampling technique. The factors analyzed include respondent characteristics (age, gender, education level, marital status, occupation), disaster experience, availability of resources (disaster preparedness team, early warning, evacuation routes), disaster education, frequency of disaster education. The research was carried out from May-September 2020. The results of the study obtained the age of the majority of respondents in the adult category (86.1%), the majority of gender was female (51.5%), the majority of high school education level (65.6%), the majority of students' occupation (43.4%). The majority of respondents had attended disaster education (67.2%), the majority had experienced disaster once (50%), the majority had attended disaster education 1 time (53.3%). Major evacuation routes are in the existing category (73%), and the availability of the disaster preparedness team is mostly in the existing category (50%). The statistical test results obtained KMO and Bartlett's test values (0,000). The results of the factor analysis show that there are two factors that can represent other variables that affect preparedness. These factors are knowledge - attitudes and the availability of infrastructure
The Relation of Physical Activity with The Quality of Sleep in Adolescents at The Panti Asuhan Yatim Putri Islam RM Suryowinoto Yogyakarta Murwani, Arita; sutrimo, Sutrimo
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i1.338

Abstract

Sleep is a basic human need, where sleep for every human being will be different for adolescents, needing to sleep around 7-9 hours / day. Adolescents are a group at high risk of experiencing problems in their sleep as a result of damage due to physical activity. There are several factors that can cause the quality of sleep is not disturbed, and physical activity is associated with the disruption of sleep quality. Knowing the relationship between Physical Activity and Sleep Quality in Panti Asuhan Yatim Putri Islam RM Suryowinoto Yogyakarta. This research is a quantitative study with a cross sectional design, the population in this study was 80 foster children in Panti Asuhan Yatim Putri Islam RM Suryowinoto Yogyakarta. The sample in this study using purposive sampling, amounting to 35 respondents. The instrument in this study used the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) and the Pitsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data were analyzed using the Chi-Square test. There are several factors that can cause the quality of sleep to be disturbed, and physical activity is suspected to be associated with disturbed sleep quality. The results showed that there was a relationship between physical activity and sleep quality in Panti Asuhan Yatim Putri Islam RM Suryowinoto Yogyakarta. With the results of the correlation test using the Chi-Square test p = 0.01 (value <0.05). That most of the foster children with high activity with good sleep quality were 1 (2.85%) and 25 (71.4%) had poor sleep quality. These results indicate that there is a significant relationship (p <0.05) between physical activity and sleep quality. Conclusion there is a Relationship between Physical Activity and Sleep Quality in Panti Asuhan Yatim Putri Islam RM Suryowinoto Yogyakarta 
Analisis Faktor Yang Berhubungan Pada Pasien Rawat Jalan Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Penularan Covid 19 Di Klinik Kosasih Kota Bandar Lampung Agustin, Rizky Tri; Rahayu, Dewi; Listina, Febria
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i2.360

Abstract

Berbagai kebijakan dilakukan oleh pemerintah untuk mengendalikan laju kasus Covid 19, salah satunya melalui penerapan protokol kesehatan. Namun, kepatuhan masyarakat terhadap protocol kesehatan masih kurang. Data Badan Pusat Statistik Lampung menunjukkan 55% masyarakat dinyatakan tidak mematuhi protokol kesehatan dan masuk dalam kategori rendah, hasil kegiatan operasi yustisi sampai dengan September 2020 juga menunjukkan hal yang serupa,  ditemukan 232.140 pelanggaran protokol kesehatan se-Lampung. Kurangnya kepatuhan terhadap protocol kesehatan juga terjadi pada lingkungan Klinik Kosasih Bandar Lampung. Penelitian dilakukan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi pasien rawat jalan dalam mematuhi protokol kesehatan covid 19 di Klinik Kosasih.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif menggunakkan metode survei analitik serta desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel 207 orang. Penelitian dilakukan pada tujuh titik Klinik Kosasih Kota Bandar Lampung. Pengumpulan data  dilakukan menggunakan kuesioner dan lembar checklist. Analisa data dilakukan dengan cara  analisis univariat, analisis bivariat, dan analisis multivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa factor yang mempengaruhi kepatuhan pasien rawat jalan terdapat protocol kesehatan meliputi tingkat pengetahuan (OR = 80.729), peran keluarga (OR = 47.532), peran petugas kesehatan  (OR = 21.379), serta ketersediaan sarana dan protokol kesehatan (OR =  11.074). Variabel tingkat pengetahuan (. OR = 99.677) merupakan variabel paling dominan berhubungan dengan kepatuhan pasien rawat jalan dalam mengikuti protocol kesehatan di Klinik Kosasih Kota Bandar Lampung dalam rangka upaya pencegahan penularan Covid-19 adalah variabel tingkat pengetahuan.
Evaluasi Pelayanan Antenatal Care Puskesmas Tanon 1 Di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi Covid 19 Sunarto, Sunarto; Yasin, Fatimah
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i2.352

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Puskesmas merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan masyarakat termasuk Antenatal Care (ANC) sebagai pelayanan kesehatan ibu dan anak. Dalam menghadapi era adaptasi kebiasaan baru, puskesmas perlu mengadakan penyesuaian pelayanan ANC yang sesuai protokol Kesehatan.Tujuan Penelitian : Untuk mengevaluasi pelayanan ANC Puskesmas Tanon 1 di masa adaptasi kebiasaan baru pandemic covid 19.Metode Penelitian : Merupakan penelitian kualitatif dengan metode case study. Data menggunakan wawancara tentang perubahan prosedur dan alur pelayanan ANC di Poli KIA sebelum dan sesudah pandemi dan observasi saat pelayanan ANC. Penelusuran data sekunder juga dilakukan dalam penelitian ini.Hasil : Jumlah ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Tanon 1 yaitu sebanyak 390 (1,14%) dan ibu hamil resti sebanyak 78 ( 20%). Didapatkan beberapa perubahan pelayanan ANC di Poli KIA setelah terjadi pandemi COVID-19 dan belum adanya Standar Operasional Pelayanan ( SOP) ANC di era adaptasi kebiasaan baruKesimpulan : Puskesmas Tanon 1 sudah melakukan pelayanan ANC pada ibu hamil sesuai protokol kesehatan namun belum memiliki SOP ANC di era adaptasi kebiasaan baru.   

Page 11 of 17 | Total Record : 168