cover
Contact Name
Merita Eka Rahmuniyati
Contact Email
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati
ISSN : 25025570     EISSN : 25500864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KESMAS RESPATI (p-ISSN: 2502-5570, e-ISSN: 2550-0864) is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various public health disciplines (biostatistics and demography, epidemiology, health education and behavioral science, health policy administration, environmental health, nutrition, reproductive health, occupational health and safety.
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
Efektivitas Penyuluhan Berbasis Whatsapp Terhadap Pengetahuan dan Praktek SADARI Saat Pandemi Corona Fauziah, Ani Nur; Maesaroh, Siti; Suparti, Sri
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v7i1.417

Abstract

SADARI atau pemeriksaan payudara sendiri (Breast Self-Examination / BSE) adalah pilihan cara pencegahan kanker payudara yang baik dilakukan, khususnya mulai usia 20-an. SADARI rutin memainkan peran besar dalam menemukan benjolan kanker payudara. Banyak mitos yang mengatakan bahwa kanker payudara lebih sering menyerang wanita yang sudah  berusia di atas 30 tahun, tetapi kini banyak  wanita pada usia remaja sudah menderita kanker payudara. Berdasarkan laporan WHO, pada tahun 2011 jumlah wanita khususnya remaja penderita kanker payudara mencapai 1.150.000 orang, 700.000 diantaranya tinggal di negara berkembangtermasuk Indonesia.Pengetahuan masyarakat yang kurang tentang kanker payudara membuat pencegahan dan penanganan secara dini mengalami kesulitan, apalagi disaat pandemi Corona memerlukan aplikasi media sosial untuk mendukungnya diantaranya adalah whatsapp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penyuluhan kesehatan SADARI berbasis Whatsapp terhadap pengetahuan dan praktek SADARI saat pandemi Corona. Jenis penelitian adalah analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Subyek penelitian adalah mahasiswi Prodi S1 Farmasi STIKES Mamba’ul Ulum Surakarta sejumlah 37 orang. Selanjutnya analisis data menggunakan uji Uji -t berpasangan (peried t-test) dengan bantuan Program SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan SADARI berbasis Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan SADARI berbasis aplikasi whatsapp efektif dalam peningkatan pengetahuan dan praktek SADARI saat pandemi Corona nilai ρ = 0.000
Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Obesitas pada Remaja di SMA Swasta Cerdas Bangsa, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Medan Sembiring, Bela Aprilia; Rosdewi, Naomi Nisari; Yuningrum, Hesti
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v7i1.421

Abstract

Salah satu PTM yang menjadi masalah kesehatan di berbagai negara yaitu obesitas yang merupakan suatu kelainan ataupun penyakit yang ditandai dengan penumpukan jaringan lemak yang berlebihan di dalam badan.  Obesitas salah satu permasalahan yang sangat dikhawatirkan oleh remaja. Salah satu aspek yang bisa mempengaruhi terjadinya obesitas adalah aktifitas fisik karena saat ini telah terjadi perubahan gaya hidup dari yang aktif bergerak menjadi gaya hidup yang kurang bergerak. Dahulu permainan yang biasanya dimainkan merupakan permainan fisik yang mewajibkan berlari, melompat, ataupun melakukan gerakan yang lain tetapi saat ini sudah diganti dengan permainan yang kurang aktifitas fisik seperti permainan komputer atau elektronik,  bermain internet ataupun menonton televisi  tanpa harus bergerak. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan obesitas pada remaja di SMA Swasta Cerdas Bangsa Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang Medan. Jenis penelitian yaitu cross sectional dengan teknik stratified random sampling. Jumlah sampel 115 orang, terdiri dari kelas, 10, 11 & 12. Instrumen penelitian untuk mengukur aktivitas fisik menggunakan Global Physical Activity Questionnaire  (GPAQ) dan untuk mengetahui obesitas menggunakan Indeks Masa Tubuh (IMT). Analisis data yaitu univariat dan bivariat mengunakan uji fisher exact. Hasil univariat menunjukkan aktivitas fisik rendah sebanyak 47 orang (40,9%) dan obesitas 31 orang (27,0%). Hasil bivariat menunjukkan bahwa hubungan aktivitas fisik dengan obesitas pada remaja diperoleh nilai p-value 0,021. Kesimpulannya ada hubungan aktivitas fisik dengan obesitas pada remaja di SMA Swasta Cerdas Bangsa Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang Medan.
Determinan Perilaku Hygiene Menstruasi Remaja Putri di SMPN 3 Sine, Kabupaten Ngawi Kurniasih, Erwin
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v7i1.419

Abstract

Salah satu perubahan fisik yang terjadi pada masa remaja adalah terjadinya menstruasi sebagai indikator maturasi organ reproduksi. Pada saat menstruasi remaja perlu memperhatikan hygiene menstruasi yang baik agar tidak terjadi masalah kesehatan seperti infeksi yang dapat mengganggu fungsi organ reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap, dan peran teman sebaya dengan perilaku hygiene menstruasi pada remaja putri di SMPN 3 Sine, Kab Ngawi. Metode penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasi dengan metode cross sectional. Sampel diambil dengan total sampling  sejumlah 50 responden. Hasil dari penelitian menujukkan mayoritas responden yaitu 37 (74%) orang memiliki perilaku hygiene menstruasi baik sementara 13 (26%) responden perilakunya kurang baik. Banyak responden dengan tingkat pengetahuan yang masih kurang yaitu 29 (58%) dan memiliki sikap negatif terhadap hygiene menstruasi yaitu 29 (58%). Sebagian besar responden mengatakan teman sebaya memiliki peran yang baik yaitu 46 (92%) responden.  Hasil uji statistik korelasi dengan spearman rank didapatkan variabel pengetahuan p=0,312; sikap p=0,043 dan peran teman sebaya p=0,016 (ρ< 0,05). Nilai tersebut menunjukkan tingkat pengetahuan tidak berhubungan dengan perilaku hygiene menstruasi remaja, sedangan sikap dan peran teman sebaya memberikan hubungan yang bermakna dengan perilaku hygiene menstruasi. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan remaja tidak mempengaruhi  perilaku hygiene menstruasi, sementara sikap dan peran teman sebaya yang baik akan mempengaruhi perilaku remaja dalam melakukan hygiene menstruasi.
Relationship Between Physical Activity and Sedentarily Activity with Nutritional Status for Adults 20-39 years old in Malang Khakim, Muhammad Irfan; Indria, Dewi Martha; Adiputra, Fancy Brahma
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v7i1.423

Abstract

Nutritional problems are a public health problem that has been addressed as a global problem due to changes in lifestyle, such as decreased physical activity and the occurrence of a sedentary lifestyle. This study aimed to determine the relationship between physical activity and a sedentary lifestyle with adult nutritional status based on Body Mass Index. Analytical Observational Research with a cross-sectional approach on 380 adults aged 20-39 years in Malang City was conducted using the Global Physical Activity questionnaire and the Sedentary Behaviour Questionnaire. Bodyweight and height were measured as primary data. The levels of physical activity were low, medium, and high. Meanwhile, a sedentary lifestyle is divided into low, medium, and high categories. The nutritional status is measured with Body Mass Index (BMI).  Data were analyzed by Kruskal-Wallis and Somers'D with a value of < 0.05 considered significant. The results showed the relationship between physical activity and nutritional status with a probability value of Sig = 0.002. The relationship between a sedentary lifestyle and nutritional status showed a probability value of Sig = 0.000. It indicates a significant relationship between physical activity and a sedentary lifestyle with adult nutritional status in Malang City. The correlation test results using Somer's D showed that the strength of the relationship between variables was very weak. There was a significant relationship between physical activity and a sedentary lifestyle with the nutritional status of adults in Malang City.
Optimalisasi Peran Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Era Pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Pakem, Sleman, D.I Yogyakarta rahmuniyati, merita eka
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v7i1.420

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi di Indonesia. Stunting  berhubungan dengan ketidakcukupan zat gizi masa lalu yang bersifat kronis. Riskesdas (2018) menunjukkan prevalensi stunting  sebesar 30,8%. Deteksi dini seperti pemantauan pertumbuhan rutin di fasilitas kesehatan penting dalam mencegah terjadinya malnutrisi pada anak, salah satunya melalui posyandu. Posyandu yang aktif dapat mempercepat penurunan stunting melalui program di posyandu dengan menyesuaikan masa pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran bagaimana peran posyandu dalam pencegahan stunting secara optimal di era pandemi Covid-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Pakem, Sleman, D.I Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan lokasi penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Pakem. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam kepada 10 informan. Hasil penelitian ini menunjukkan posyandu sebagai garda terdepan dalam skrining balita stunting. Program posyandu dalam mencegah stunting di era pandemi ini sudah dilakukan, seperti apabila posyandu sedang tidak aktif karena angka Covid-19 naik, kader membuat grup di media sosial dan kader berkeliling melakukan penimbangan ke rumah balita, pelaporan tinggi badan dan berat badan balita melalui chat di media sosial grup, peningkatan kapasitas kader melalui workshop, penyuluhan peningkatan pengetahuan kader, pembentukan kader ayah, penelusuran balita stunting dan membuat rujukan apabila ada kasus, edukasi bagi ibu dan keluarga balita stunting. Namun masih ada program yang belum optimal di era pandemi Covid-19 ini yakni (1) Pembentukan kader ayah belum diterapkan di semua dusun, (2) Pengadaan alat kesehatan terutama infantometer untuk pengukuran panjang badan bayi masih belum tersedia di beberapa dusun, dan (3) Pelatihan pemberian makan pada bayi dan anak (PMBA) untuk per individu kader, bukan hanya perwakilan dari kader saja, serta (4) Pelatihan pengukuran antropometri untuk kader.   
Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Protokol Kesehatan dengan Perilaku Pencegahan Penularan COVID-19 Siswa SMA Negeri 1 Plampang, Sumbawa Besar Provinsi Nusa Tenggara Barat Septianingsih, Febby; Rusyani, Yelli Yani; Sahayati, Sri
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v7i1.422

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) merupakan jenis penyakit baru yang ditemukan pada bulan Desember 2019 di Wuhan China. Covid-19  pertama dilaporkan di Indonesia pada tanggal 2 Maret tahun 2020 dengan jumlah dua kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu provinsi yang terdampak Covid-19. SMA Negeri 1 Plampang berlokasi di Kecamatan Plampang Sumbawa Besar yang termasuk zona merah. Pengetahuan tentang Covid-19 sangat diperlukan untuk perilaku pencegahan Covid-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap terhadap protokol kesehatan dengan perilaku pencegahan penularan Covid-19 siswa SMA Negeri 1 Plampang, Sumbawa Besar, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini merupakan studi penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional. Sampel diambil dengan menggunakan metode Quota sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner yang dibagikan melalui Grup Whatsapp. Uji yang digunakan adalah Chi-square test dengan Confident Interval 95% (α= 0,05). Hasil analisis menunjukkan sebanyak 74 (52.5%) siswa memiliki pengetahuan kurang tentang Covid-19. Sikap siswa pada kategori tidak mendukung terhadap protokol kesehatan sebanyak 88 (62.4%), dan 72 (51.1%) siswa berperilaku negatif dalam pencegahan penularan Covid-19. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Plampang tentang Covid-19 dengan perilaku pencegahan penularan Covid-19. Ada hubungan yang signifikan antara sikap siswa SMA Negeri 1 Plampang terhadap Covid-19 dengan perilaku pencegahan penularan Covid-19. Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan siswa SMA Negeri 1 Plampang tentang Covid-19 dengan perilaku pencegahan penularan Covid-19. Ada hubungan signifikan antara sikap siswa SMA Negeri 1 Plampang terhadap protokol kesehatan dengan perilaku pencegahan penularan Covid-19.
Hubungan Paparan Kebisingan dengan Stres pada Pekerja Bagian Weaving di PC GKBI Medari Sleman Yogyakarta Sinamude, Maria Gasparina; Nugroho, Ariyanto; Alfanan, Azir
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v7i1.380

Abstract

Menurut WHO di semua wilayah di Dunia tingkat kebisingan kerja masih menjadi masalah yang tinggi. Seperti di Amerika Serikat (AS), lebih dari 30 juta pekerja terpapar kebisingan berbahaya. Selanjutnya di Jerman, 4 sampai 5 juta orang (12−15% dari angkatan kerja) terpapar pada tingkat kebisingan yang berbahaya. Di Indonesia sendiri Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Pabrik Produksi Makanan Hewan Surabaya, melibatkan 34 responden yang di jadikan sampel penelitian mendapatkan hasil yaitu  dari 34 pekerja, 15% dinyatakan mengalami tingkat stres kerja rendah, 59% dinyatakan mengalami tingkat stres sedang, dan 26% dinyatakan mengalami tingkat stres kerja tinggi. Pada studi pendahuluan yang di lakukan di PC GKBI Medari pekerja yang di berikan kuesioner tentang stres kerja, yaitu pekerja mengalami stres kerja sangat berat, pekerja mengalami stres kerja berat dan pekerja mengalami stres kerja ringan. Serta dilakukan pengukuran kebisingan pada bagian Air Jet Loom (AJL) dengan hasil sebesar 96 dB dan  bagian  Loom 3  sebesar 99,1 dB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan  kebisingan dengan stres pada pekerja bagian weaving di  PC GKBI Medari Sleman Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kuantitatif. Jumlah sampel 81 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan teknik Random Sampling. Analisis dalam penelitian ini adalah uji korelasi Kendall Tau. Hasil analisis data di ketahui bahwa, pekerja yang bekerja pada lokasi dengan paparan kebisingan di bawah NAB dan mengalami stres kerja sedang sebanyak 11 orang dengan persentase 13.6%, sedangkan pekerja yang berada pada lokasi dengan paparan kebisingan dibawah NAB dan mengalami stres kerja berat sebanyak 0% orang dengan persentase 0%. Selanjutnya Pekerja yang berada pada lokasi dengan paparan kebisingan diatas NAB dan mengalami stres kerja sedang sebanyak 53 orang dengan persentase 65.4%, sedangkan pekerja yang berada pada lokasi dengan paparan kebisingan diatas NAB dan mengalami stres kerja berat sebanyak 2 orang dengan persentase 2.5%. Hasil perhitungan dengan uji Kandall Tau pada penelitian didapatkan hasil yaitu nilai p value sebesar 0.038 ( < 0.05 ) yang artinya ada hubungan paparan kebisingan terhadap stres kerja, sedangkan nilai Correlation Coefficient sebesar 0.229, berarti keeratan hubungan paparan kebisingan terhadap stres kerja pada pekerja bagian weaving di PC GKBI Medari Yogyakarta adalah sangat lemah.  Hasil ini menunjukan paparan kebisingan yang melebihi ambang batas di lingkungan kerja  dapat menimbulkan stres kerja pada kategori stres kerja sedang. Kesimpulannya ada hubungan paparan kebisingan terhadap stres pada pekeja bagian weaving. 
Analisis Penerapan Stop Buang Air Besar Sembarangan Pada Masyarakat Di Pasayangan Martapura Kabupaten Banjar irianty, hilda; hayati, ridha; mahmudah, mahmudah
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v7i1.426

Abstract

Permasalahan yang muncul pada kebiasaan masyarakat Pasayangan yang memilki kebiasan Permasalahan yang muncul pada kebiasaan masyarakat Pasayangan yang memilki kebiasan MCK di aliran sungai. Sehingga pemerintah kab. Banjar mencanangkan untuk program pembangunan jamban keluarga di setiap rumah pemduduk dan penghapusan jamban apung disungai. Penghapusan jamban apung tersebut bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Banjar meningkatkan sanitasi dan mendorong masyarakat hidup lebih sehat, terutama yang bermukim di bantaran sungai. Pasalnya, berdasar penelitian, air di Sungai Martapura mengandung bakteri e-coli mencapai 9.000 hingga 10.000 ppm (part per milion). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis hubungan pengetahuan dan persepsi dengan pemanfaatan jamban keluarga. Metode penelitian ini adalah bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional study. Dengan populasi sebanyak 60 responden dan sampel sampel diambil secara Total Population dengan menggunakan teknik accidental sampling namun pada pelaksanaan hanya mendapatkan 57 responden karena 2 orang responden menolak dengan alasan sakit dan 1 orang sudah pindah ke tempat lain (rumah kosong). Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan metode wawancara, Teknik pengumpulan data ada 2 yaitu data primer dan data sekunder yang mana pengumpulan data dilakukan selama 2 minggu. Pengolahan dan analisa data menggunakan uji-chi square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian yang didapat dari 57 responden terdapat 30 responden (52,6%) yang kadang-kadang memanfaatkan jamban keluarga di Kelurahan Pasayangan. Dari hasil analisis bivariat ada hubungan antara variabel pengetahuan (p-Value=0,008) dan persepsi (p-Value=0,046) dengan pemanfaatan jamban keluarga pada masyarakat di Kelurahan Pasayangan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perilaku keluarga dipicu oleh kurangnya pengetahuan tentang bahaya pembuangan feses yang sembarangan, disamping persepsi bahwa lumrah feses di buang di tanah atau sungai juga membuat masyarakat di Kelurahan Pesayangan kadang tidak menggunakan jamban keluarga.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Imas Nurjanah; Kiki Novianty; Anggun Setia Ningrum; Cahya Syahrani
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i1.466

Abstract

Data World Health Organization (WHO) mencatat bahwa Indonesia menempati peringkat 9 dunia dengan persentase BBLR >15,5% dari kelahiran setiap tahunnya. Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan Indonesia tahun 2019, penyebab kematian neonatal terbanyak di Indonesia adalah kondisi BBLR dengan persentase 35,3%. Tujuan umum dalam penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan kejadian BBLR. Meliputi variabel independen yaitu umur ibu, paritas, jarak kehamilan, riwayat persalinan dan variabel dependen yaitu BBLR. Metode Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh bayi baru lahir baik yang mengalami BBLR maupun yang tidak mengalami BBLR yang berjumlah 146 pada populasi yang berjumlah 600. peneliti menggunakan rumus besaran sample Slovin dengan teknik sampling Proportionate Stratified Random Sampling. Angka kejadian BBLR adalah 14,4%. analisa data univariat dan bivariat menggunakan uji chi- square. Hasil Uji Chi-suare pada variabel paritas terdapat hubungan dengan kejadian BBLR dimana nilai ρ = 0,001. Variabel usia, jarak kehamilan dan riwayat persalinan BBLR tidak memiliki hubungan dengan kejadian BBLR. Kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dengan kejadian BBLR. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan sebagai sumber informasi bagi ibu hamil
Tingkat Stres Akademik pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Angkatan 2019 Universitas Respati Yogyakarta Selama Perkuliahan Online di Masa Pandemi Novriana Manik; Suwarto Suwarto; Hesti Yuningrum; Naomi Nisari Rosdewi
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v8i2.506

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus jenis baru yaitu coronavirus yang pertama kali muncul pada Desember 2019 di Wuhan. Pandemi Covid-19 membuat semua negara, termasuk Indonesia, menerapkan pembatasan pergerakan penduduk dalam suatu wilayah terhadap segala bentuk aktivitas masyarakat di tempat-tempat umum, termasuk lembaga pendidikan. Selama pandemi Covid-19 pembelajaran dan perkuliahan dilakukan secara online. Perubahan ini membutuhkan adaptasi bisa diterima secara langsung, serta adanya tuntutan maupun kendala selama prosesnya yang bisa mengakibatkan stres akademik berdasarkan aspek ekspetasi akademik, tuntutan perkuliahan dan ujian, dan persepsi diri akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat stres akademik pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Angkatan 2019 Universitas Respati Yogyakata selama perkuliahan online di masa pandemi. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sampel dalam penelitian ini diambil secara total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dalam penelitian yaitu analisis univariat yang bertujuan untuk menjelaskan atau mendeskripsikan karakteristik setiap variabel penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 92 responden, terdapat 14 (15.2 %) mahasiswa mengalami stres akademik pada kategori rendah, 61 (66.3 %) mahasiswa mengalami stres akademik pada kategori sedang, dan 17 (18.5 %) mahasiswa mengalami stres akademik pada kategori tinggi. Tingkat stres akademik mahasiswa kesehatan masyarakat angkatan 2019 selama perkuliahan online dimasa pandemi pada kategori sedang