cover
Contact Name
Merita Eka Rahmuniyati
Contact Email
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal_formilkesmas@respati.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati
ISSN : 25025570     EISSN : 25500864     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) KESMAS RESPATI (p-ISSN: 2502-5570, e-ISSN: 2550-0864) is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from various public health disciplines (biostatistics and demography, epidemiology, health education and behavioral science, health policy administration, environmental health, nutrition, reproductive health, occupational health and safety.
Arjuna Subject : -
Articles 168 Documents
Correlation of knowledge with the behavior of the application of the protocol health during a pandemic covid-19 ( case studies in traders dawet jabung ) Ramadhanintyas, Karina Nur; Amelia, Permata; Kuswanto, Kuswanto
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i2.361

Abstract

Corona virus disease 2019 ( covid-19 ) caused by sars-cov2 now spread throughout the world, including Indonesia. Health protocol are advised to reduce the risk of disasters, as the spreading and death caused by covid-19. Community awareness health policy of the application of the protocol is very effective in reducing the spread of the virus. The purpose of this research want to know the knowledge with the manners the protocol for pandemic covid-19 health. In this research, researchers use descriptive quantitative research. Research methodology used is analytic of survey research is the cross sectional. In analyzing data, use the researchers chi-square. Population as many as 40 respondents and 37 samples from respondents. The results of the bivariat showed there was free of the relations between variables that knowledge with the behavior of the health protocol ( p-value = 0,006 ). In this research, the study analyzed that most influential chi-square variables, which is knowledge. Respondents who know better are critical to someone to behave well in implementing health protocol. Conclusions in this research is that there a significant correlation exists between knowledge by behavior in carrying out health protocol. Hopefully the traders dawet jabung can apply the health protocol 3M.
Hubungan Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Yang Menyusun Skripsi Di Stikes Surya Global Yogyakarta Murwani, Arita; Utari, Husna Sri
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i2.353

Abstract

Latar belakang : Kecemasan merupakan hal yang dialami oleh semua orang ketika mereka merasakan hal yang mengancam mereka, kecemasan sudah dianggap sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Kualitas tidur adalah ukuran dimana seseorang itu dapat kemudahan dalam memulai tidur dan untuk mempertahankan tidur. Skripsi merupakan penyusunan tugas akhir mahasiswa dalam suatu proses pembelajaran yang digunakan untuk evaluasi kegiatan belajar mengajar pada suatu institusi. Kendala yang sering dihadapi pada mahasiswa adalah menuangkan ide kedalam bahasa ilmiah dan kesulitan dengan standar tata tulis ilmiah. Kesulitan tersebut pada akhirnya dapat mengakibatkan gangguan psikologis seperti stress, rendah diri, frustrasi, kehilangan motivasi, menunda penyusunan skripsi hingga ada yang memutuskan untuk tidak menyelesaikan skripsinya. Bahkan akibatnya kesulitan yang dirasakan tersebut berkembang menjadi sikap yang negatif yang akhirnya dapat menimbulkan suatu kecemasan. Tujuan : Mengetahui hubungan kecemasan dengan kualitas tidur pada mahasiswa yang menyusun skripsi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta. Metode : Penelitian ini merupakan peneitian kuantitatif dengan design cross sectional, populasi dalam penelitian ini adalah 44 mahasiswa  keperawatan angkatan 2016  di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta. Teknik pengamblan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu berjumlah 44 responden . Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Zung SelfRating Anxiety Scale (SAS/SRAS) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil : Dengan menggunakan uji chi square p-value=0,001 (p<0,05). Dari hasil tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan kualitas tidur. Kesimpulan : Terdapat hubungan kecemasan dengan dengan kualitas tidur pada mahasiswa yang menyusun skripsi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta.
Hubungan Pengetahuan dan Penggunaan Layanan Delivery Makanan Online Konsumsi Makanan Cepat Saji pada Mahasiswa Gizi Universitas Respati Yogyakarta Jahang, Rosalia Sonya; Wahyuningsih, Siti; Rahmuniyati, Merita Eka
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i2.374

Abstract

Pola konsumsi masyarakat seperti pola menu gizi seimbang yang sudah dikenal mulai tergeser dengan pola konsumsi fast food. Makanan cepat saji (fast food) adalah makanan yang proses pemasakan tidak membutuhkan waktu yang lama. Perilaku konsumsi seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor. Usia remaja termasuk dalam usia yang masih sangat mudah terpengaruh oleh keadaan sekitarnya. Fast food ini cenderung banyak dikonsumsi oleh kaum millenial termasuk mahasiswa. Mahasiswa yang  biasanya bertempat tinggal di kost dalam memenuhi kebutuhan makan akan memilih bahan pangan yang mudah diolah, praktis dan tidak memerlukan waktu yang lama dalam pengolahannya. Fast food dapat diperoleh melalui layanan delivery makanan online. Penggunaan layanan delivery makanan online karena mudah dalam penggunaan, tersedianya promo potongan harga makanan, dan tidak membuang waktu pergi ke restoran atau rumah makan. Namun, konsumsi fast food dalam jangka waktu yang lama akan memicu kegemukan, tekanan darah tinggi, diabetes melitus, gangguan jantung dan kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan penggunaan layanan delivery makanan online dengan konsumsi makanan cepat saji pada mahasiswa Program Studi Gizi Program Sarjana Universitas Respati Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional, dengan jumlah sampel 86 responden. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Data penelitian diperoleh secara online berupa pertanyaan dalam bentuk kuesioner dengan google forms. Berdasarkan analisa data menggunakan uji Fisher Exact menunjukkan tidak ada hubungan pengetahuan dengan konsumsi makanan cepat saji (p=1,000) dan tidak ada hubungan penggunaan layanan delivery makanan online dengan konsumsi makanan cepat saji (p=0,683). Sebanyak 69,8% responden memiliki pengetahuan baik, 83,7% responden menggunakan layanan delivery makanan onlinedan sejumlah 87,2% responden mengkonsumsi makanan cepat saji dalam kategori sering.   
Hubungan Diabetes Mellitus dan Hipertesni pada Paseien Suspek Covid-19 Gejala Ringan-Sedang di RSUD DR. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2020 Oktaviani, Herlina Putri; Yulyani, Vera; Wulandari, Mardheni; Prasetia, Toni
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i2.357

Abstract

COVID-19 merupakan penyakit dengan beberapa faktor yang memperberat, diantaranya adalah riwayat komorbid diabetes mellitus dan hipertensi. Data pasien COVID-19 di Instalasi Rekam Medik RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung terdapat 324 data yang terhitung dari bulan Maret 2020-Desember 2020, dengan berbagai penyakit komorbid. Diantaranya diabetes mellitus dan hipertensi. Oleh karena itu berdasarkan latar belakang diatas, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan riwayat diabetes mellitus dan hipertensi pada kejadian pasien suspek COVID-19 gejala ringan-sedang di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Diketahui nilai p=0,029 yang berarti ada hubungan antara riwayat diabetes mellitus pada kejadian pasien suspek COVID-19 gejala ringan-sedang dan nilai p=0,645 yang berarti tidak ada hubungan antara riwayat hipertensi pada kejadian pasien suspek COVID-19 gejala ringan-sedang. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara diabetes mellitus pada kejadian pasien suspek COVID-19 gejala ringan-sedang di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Sedangkan satu variabel tidak terdapat hubungan dengan kejadian pasien suspek COVID-19 gejala ringan-sedang di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek
Manajemen Risiko K3 di Wisata Gua Pindul, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta Saptadi, Julian Dwi; Arianto, Machfudz Eko; Habibi, Althof Nafis
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i2.358

Abstract

Aktivitas wisata Gua Pindul Yogyakarta, tidak lepas dari potensi bahaya dan risiko kecelakaan yang dapat menimbulkan kerugian kepada semua pihak. Aspek keselamatan di wisata Gua Pindul mengarah pada sarana prasarana di semua aktivitas wisata, kondisi lingkungan dan keselamatan manusia yang ditujukan kepada pemandu wisata dan wisatawan, serta prosedur pada saat melakukan kegiatan/atraksi wisata. Aspek Kesehatan wisatawan adalah kondisi kesehatan wisatawan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas wisata. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui manajamen risiko keselamatan dan kesehatan kerja di wisata Gua Pindul.  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian adalah manajemen wisata Gua Pindul (Pokdarwis Dewa Bejo), tim SAR, Pemandu wisata dan wisatawan. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan menggunakan bantuan lembar observasi lapangan.  Terdapat 10 jenis bahaya K3 dan 14 jenis risiko pada wisata Gua Pindul. Hasil penilaian risiko K3 didapatkan hasil bahwa risiko tenggelam, terseret arus banjir, tergigit dan terkena racun hewan liar masuk dalam tingkat risiko sangat tinggi (Extreme). Pengendalian risiko K3 yang telah dilakukan yaitu safety induction sebelum wisata, menyediakan pelampung, menghentikan wisata saat hujan deras dan adanya hewan liar. Analisis manajemen risiko K3 di wisata Gua Pindul belum pernah dilakukan. Upaya pengendalian dari pihak manajemen sudah ada namun belum optimal
Kandungan Bromelin Pada Buah Nanas Sebagai Alternatif Pencegahan dan Pengobatan Kangker, Inflamasi, dan COVID-19 Susanto, nugroho
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i2.362

Abstract

Latar Belakang: Laporan WHO 2014 menyebutkan bahwa penyumbang tertinggi angka kematian pada wanita adalah karena Ca payudara 48,9%, Ca servic 20,9%, ovarium 10,23% dan paru 9,37%. Bromelin efektif dalam menurunkan infeksi, bakteri. Konsumsi buah dan sayuran signifikan menurunkan angka kasus kematian hazar rasio 0,95 (95% CI; 0.92 sd 0.98). Bromelin efektif dalam menghambat pertumbuhan sel kangker dan tumor. Bromelain direkomendasikan untuk anti inflamasi, anti trombotik dan fibrinolitic, anti kangker. Tujuan penelitian untuk mengetahui hasil penelitian terkait dengan bromelin terhadap kondisi kesehatan.Metode: Rancangan penelitiandigunakan dengan telaah review journal terkait dengan bromelain. Sampel jurnal sebanyak 24 jurnal yang diambil berdasarkan isi substansi dari naskah dan tidak melihat author dan terbitan journal. Pemilihan jurnal didasarkan pada jenis rancangan yang digunakan yaitu jenis penelitian review, penelitian laboratorium dan penelitain lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui website resmi yang telah menerbitkan journal atau artikel. Periode penerbitan journal dari tahun 2011 sampai 2021 dengan periode interval 10 tahun. Hasil analisis disajikan dalam bentuk kontent dan disajikan dalam diskriptif dan tabel.Hasil: Jenis artikel penelitian adalah penelitian laboratorium sebanyak 15 jurnal 62,5% dan 3 jurnal 12,5%. Penelitian terkait bromelin dan buah nanas terhadap berbagai variabel seperti pecegahan penyakit, penyakit covid-19, metastase tumor dan kangker, berat bada, kandungan oksigen, anti bakteri dan anti kecemasan. Sebagian besar journal terkait tumor dan kangker 12 (50,0%) journal sedangkan sebagian kecil terkait bakteri, virus dan anti kecemasan masing-masing 4,1%. Bromelain efektif dalam menurunkak jumlah angka kematian pada populasi. Bromelain relefan mengambat pertumbuhan sel kangker, bromelain dapat menghancurkan bakteri dan virus, bromelin dapat  menurunkan tingkat kecemasan, serta buah nanas sangat tinggi kandungan O2 sehingga sebagai anti oksidan yang baik dibanding dengan buah yang lain.Kesimpulan: Bromelain signifikan menghambat sel kangker dan tumor, menurunkan inflamasi, infeksi, jumal virus dan bakteri, Bromelain memiliki kadar oksidasi yang tinggi sehingga efektif untuk anti oksidan, menurunkan tingkat kecemasan melalui mekanisme prubahan interlekuin (IL).
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Fungsi Perawatan Kesehatan dan Kualitas Hidup Lansia di Tegalsari Tirtomartani Kalasan Sleman Yogyakarta Murwani, Arita; Amri, Riza Yuliana; Hikmawati, Anna Nur
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i2.359

Abstract

Latar Belakang : Pemberdayaan merupakan proses pemberian kekuatan atau dorongan sehingga membentuk interaksi transformatif kepada keluarga. Kualitas hidup merupakan konsep multi-dimensional yang mencakup domain yang berkaitan dengan fungsi fisik, mental, emosional, dan sosial. Lansia dalam Proses  penuaan  merupakan  suatu proses  alami  yang  tidak  dapat  dicegah  dan merupakan hal yang wajar dialami oleh orang yang  diberi  karunia  umur  panjang,  dimana semua orang berharap akan menjalani hidup dengan tenang, damai, serta menikmati masa pensiun  bersama  anak  dan  cucu  tercinta dengan  penuh kasih  sayang.Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh  Pemberdayaan Keluarga Terhadap Kualitas Kesehatan Lansia di Dusun Tegalsari Tirtomartani Kalasan Sleman Penelitian ini  dilakukan di Dusun Tegalsari Wilayah Kerja Puskesmas Kalasan, Sleman.Metode : Sampel dalam penelitian ini berjumlah 44 lnsia. penelitian ini  menggunakan uji t independen (Independen Samples Test) untuk mengetahui perbedaan kualitas kesehatan lansia sebelum dilakukan intervensi. Peneliti melakukan uji perbedaan kualitas kesehatan lansia  intervensi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi dengan menggunakan uji t dependen (Paired Sampel Test).Hasil : Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa nilai Asymp. Sig sebesar 0,000 (nilai p). Hal ini menunjukan bahwa nilai p < 0,05 yang berarti Ho di tolak.Kesimpulan : Ada Pengaruh sebelum dan sesudah diberikan penerapan pemberdayaan keluargai terhadap kualitas kesehatan lansia di Dusun Tegalsari Tirtomartani Kalasan Sleman Yogyakarta   
Food Waste Management: Suatu Studi Literatur Artha, Bhenu; sukismanto, sukismanto
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v6i2.355

Abstract

Dampak negatif dari pemborosan makanan telah lama dikaitkan dengan hubungan erat antara makanan yang terbuang dan kerawanan pangan, mengingat secara global sepertiga dari makanan yang dihasilkan dari konsumsi manusia telah dibuang. Meskipun penelitian ilmiah dapat menginformasikan praktik pengurangan limbah makanan, sehingga memangkas biaya operasional dan menghemat sumber daya bisnis, operator jasa makanan takut akan potensi kerusakan reputasi yang ditimbulkan sebagai akibat dari pengungkapan data tentang jumlah makanan yang terbuang di tempat mereka. Oleh karena itu, untuk mendapatkan persetujuan dari penyedia jasa makanan maka untuk mengambil bagian dalam penelitian ilmiah tentang limbah makanan bisa menjadi sulit. Sebagian besar penyedia layanan makanan tidak dapat menugaskan anggota staf yang berdedikasi untuk mencatat pemborosan makanan karena kekurangan staf dan sibuk beroperasi pada layanan makanan. Keengganan industri untuk berkolaborasi dengan akademisi, menjelaskan mengapa kehadiran peneliti di dapur restoran dengan tujuan audit limbah makanan tidak selalu ada. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengelolaan limbah makanan. Penelitian ini menggunakan 15 artikel penelitian yang diambil dari database Scopus. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengelolaan limbah makanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variabel yang berpengaruh terhadap pengelolaan sampah makanan, baik yang berpengaruh, berpengaruh negatif, bahkan tidak berpengaruh. Penelitian lain juga menunjukkan pengaruh pengelolaan limbah makanan terhadap variabel lain, yaitu sirkular bioekonomi. 
Kajian Pengembangan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di Laboratorium Kesehatan Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Saragih, Priskila; Alfanan, Azir; Suwarto, Suwarto
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v7i1.381

Abstract

Setiap tahunnya BPJS Ketenagakerjaan melayani rata-rata hingga 130.000 kasus kecelakaan kerja. Peningkatan kasus pada 2018 terjadi sebanyak 50.064 kasus (28,92%) dibandingkan tahun 2017. Pada tahun 2019, angka kecelakaan kerja mengalami penurunan yaitu sebanyak 114.000 kasus jika dibandingkan tahun 2018. Pada 2020, hingga bulan Oktober angka kecelakaan kerja di Indonesia mencapai 129.305 kasus. Di Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2017 terdapat total 113 kasus kecelakaan kerja dengan korban berjumlah 96 orang, Sleman dengan jumlah kasus kecelakaan kerja sebanyak 35 kasus. Tingginya angka kecelakaan kerja perlu ditekan dengan penanganan dan pengendalian menggunakan pendekatan yang sistematis yaitu dengan penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). Hampir semua tempat kerja mempunyai potensi resiko yang dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan pekerja. Sumber bahaya dapat ditemukan pada bahan baku, proses kerja, hingga produk dan limbah yang dihasilkan. Dalam hal ini termasuk fasilitas pelayanan kesehatan. Penerapan SMK3 di fasyankes diatur dalam PMK No 52 Tahun 2018 yang menyatakan setiap fasyankes wajib menyelenggarakan SMK3 yang salah satunya meliputi membentuk dan / atau mengembangkan SMK3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan SMK3 di Laboratorium Kesehatan Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data yang dikumpulkan adalah hasil wawancara, hasil observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan pengembangan SMK3 di Laboratorium Kesehatan Sleman berdasarkan pencatatan dan pelaporan K3 sesuai PMK No 52 tahun 2018 sebesar 86,7% dan berdasarkan PP No 50 tahun 2012 dengan kriteria penerapan lanjutan sebesar 53,01% dan termasuk dalam kategori fasilitas pelayanan kesehatan dengan tingkat penilaian penerapan kurang.
Hubungan Intensitas Pencahayaan Dengan Keluhan Kelelahan Mata Pada Karyawan Di Kampus Universitas Respati Yogyakarta Tahun 2021 Jehung, Beatrix Yorina; Suwarto, Suwarto; Alfanan, Azir
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/formil.v7i1.412

Abstract

Kesehatan kerja wajib diterapkan oleh semua orang yang berada di tempat kerja, dalam setiap pekerjaan yang dilakukan dapat menimbulkan potensi-potensi yang berbahaya dan memiliki resiko yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti kelelahan mata. Kelelahan mata merupakan suatu masalah yang terjadi akibat mata yang terfokus pada suatu objek jarak dekat dalam waktu yang lama sehingga menyebabkan kemampuan mata saat melihat menjadi kurang. Gejala kelelahan ditandai dengan penglihatan buram, kabur, perih, mata merah,mata terasa tegang. Penerangan yang kurang di tempat kerja bisa menyebabkan kelelahan mata (Astenophia) dan begitu juga sebaliknya, bila penerangan berlebihan akan menimbulkan kesilauan pada mata yang juga dapat menyebabkan mata mudah  lelah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan intensitas pencahayaan dengan kelelahan mata pada karyawan di Universitas Respati Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan rancangan Crosssectional. Teknik pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 46 responden, instrumen penenlitian ini menggunakan kuesioner dan lux meter. Analisis bivariat menggunakan uji Kendall tau. Hasil penelitian didapatkan nilai p-value sebesar 0,103 (>0,05),tidak ada hubungan intensitas pencahayaaan dengan kelelahan mata pada karyawan Universitas Respati Yogyakarta. Kesimpulan karyawan setiap hari bekerja menggunakan komputer lebih dari 2 jam tanpa istirahat dan jarak pandang mata dengan monitor kurang dari 50 cm, rata-rata pencahayaan umum pada ruangan kerja karyawan < 300 lux. Hal inilah yang menyebabkan banyak karyawan yang mengalami kelelahan mata.