cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journals Mining Engineering : Bina Tambang
ISSN : -     EISSN : 23023333     DOI : -
Core Subject : Science,
Atas dukungan dari jurusan Teknik Pertambangan dengan Penanggung Jawab Dekan Fakultas Teknik UNP (Drs. Ganefri,MPd, P.hd) bekerjasama dengan Ketua Jurusan Teknik Pertambangan (Drs.Bambang Heriyadi,MT) dan seluruh Dosen Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Jurnal ini terbentuk dan didukung penuh untuk sarana kretifitas Dosen dan Mahasiswa Teknik Pertambangan.
Arjuna Subject : -
Articles 628 Documents
Analisis Kebutuhan Alat Gali Muat (Excavator), Alat Angkut (Dump Truck), dan Bulldozer untuk Memenuhi Target Produksi Overburden 664.101,37 BCM/Bulan di Pit Section 2 PT Andalan Artha Primanusa Muhammad Risky; Mulya Gusman; Dedi Yulhendra; Riam Marlina A.
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i1.134010

Abstract

PT Andalan Artha Primanusa mempunyai target produksi pengupasan overburden sebesar 664.101,37 BCM/bulan pada bulan juni 2024 di pit section 2, sedangkan aktual hanya sebesar 532.280,50 BCM/bulan. Dapat disimpulkan bahwa produksi overburden bulan juni 2024 tidak tercapai. Target produksi tidak tercapai disebabkan belum adanya kajian teknis terkait kebutuhan alat gali muat (excavator), alat angkut (dumptruck), dan bulldozer. Maka perlu dilakukannya analisis kebutuhan alat gali muat (excavator), alat angkut (dumptruck), dan bulldozer guna mencapai target produksi yang optimal. Metode rasional digunakan untuk membandingkan produktivitas alat dengan volume material yang ditangani. Didapatkan kebutuhan alat gali muat (excavator) sebanyak 3 unit, kebutuhan alat angkut (dumptruck) sebanyak 24 unit, namun realisasi dilapangan hanya terdapat 19 unit untuk alat angkut (dumptruck), dibutuhkan penambahan alat angkut sebanyak 5 unit. Selain itu, analisis terhadap durasi aktivitas slippery menunjukkan perlunya 9 unit bulldozer untuk mempertahankan waktu rencana slippery sebesar 1,79 jam/hari. Optimalisasi pembagian segmen kerja untuk bulldozer dilakukan guna meningkatkan efektivitas operasional alat, sedangkan pada area disposal dibutuhkan 5 unit. Setelah dilakukan perbaikan dengan penambahan unit yang diperlukan, produksi overburden pada bulan Juni 2024 meningkat dari 532.280,50 BCM/bulan menjadi 681.948,92 BCM/bulan, melampaui target produksi yang ditetapkan sebesar 664.101,37 BCM/bulan.
Analisis Kestabilan Lereng Berdasarkan Klasifikasi Massa Batuan Serta Analisis Balik di Pit 3 IUP PT Dizamatra Powerindo Mabruka Az Zahra; Yoszi Mingsi Anaperta; Bambang Heriyadi; Harizona Aulia Rahman
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i1.134146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lereng lowwall dan timbunan tanggul (filled embankment) di PT Dizamatra Powerindo melalui pendekatan analisis kinematik, klasifikasi massa batuan (RMR dan GSI) menggunakan metode Kesetimbangan Batas (Limit Equilibrium Method) dengan pendekatan Morgenstern-Price. Data geoteknik dikumpulkan dari hasil pengukuran di lapangan secara manual dan menggunakan bantuan software. Hasil kinematik menunjukkan bahwa pada material claystone dengan nilai RMR = 60 terdapat potensi longsoran guling sebesar 19,44% dan pada material sandstone dengan nilai RMR = 26 tidak menunjukkan adanya potensi longsoran. Dari hasil back analysis diketahui bahwa penyebab longsoran pada area lowwall terjadi pada properties sandstone (c = 53,82 kN/m² dan ɸ = 7,12°) dan claystone (c = 50,29 kN/m² dan ɸ = 6,11°) menghasilkan FK = 0,995.
Analisis Ketidaksesuaian Geometri Jalan Serta Efek Total Resistance Terhadap Konsumsi dan Biaya Bahan Bakar Dump Truck SANY SKT80S di PT Bara Prima Pratama, Provinsi Riau M. Afwan Yorba; Riam Marlina A.; Tri Gamela Saldy; Aulia Hidayat Burhamidar
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 2 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i2.135577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidaksesuaian geometri jalan serta efek resistance guna meningkatkan produktivitas dan konsumsi bahan bakar Dump Truck SANY SKT80S. Selain itu, penelitian ini juga menghitung berapa jumlah konsumsi serta biaya bahan bakar optimal yang harus dikeluarkan perusahaan pada kondisi aktual dan setelah dilakukan perbaikan. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian terapan (applied research), dimana penelitian terapan ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mencari solusi terkait masalah yang ada di lapangan. Penelitian ini berfokus pada evaluasi kondisi alat dan kondisi jalan terhadap konsumsi serta biaya bahan bakar untuk peningkatan produktivitas overburden pada alat dump truck SANY SKT80S. Jadi, objek penilitian dari penelitian ini adalah kondisi alat angkut SANY SKT80S serta kondisi jalan dari front 1 menuju disposal pada PT Bara Prima Pratama. Hasil dari penelitian ini menunjukan dengan perbaikan yang dilakukan pada geometri jalan sesuai dengan standar yang dan serta perbaikan total resistance, terdapat kenaikan produktivitas sebesar 220.321 BCM/bulan, telah sesuai dengan plan yang ditetapkan perusahaan yaitu 213.070 BCM/bulan dengan diiringi penurunan konsumsi bahan bakar alat angkut yaitu dari 23,67 lliter/jam menjadi 21,39 liter/jam. Sehingga biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi bahan bakar juga ikut menurun, dimana sebelum dilakukan perbaikan biaya konsumsi bahan bakar sebesar Rp947.136.762 per bulan dan setelah dilakukan perbaikan biaya konsumsi bahan bakar menjadi Rp855.786.070 per bulan dalam satu fleet.
Kajian Pengaruh Grade Resistance dan Rolling Resistance terhadap Kecepatan Alat Angkut Mercedes Benz Euro4 Axor 2528 untuk Optimalisasi Produktivitas di PT Bumi Bara Makmur Mandiri Muhammad Fahrurrozi Satria; Yoszi Mingsi Anaperta; Heri Prabowo; Jukepsa Andas
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i1.134011

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT XYZ dengan tujuan untuk mengkaji pengaruh kondisi geometri jalan terhadap kecepatan dan produktivitas alat angkut batubara, khususnya dump truck Mercedes Benz Euro4 Axor 2528. Evaluasi dilakukan terhadap kondisi jalan angkut yang tidak sesuai dengan standar Kepmen ESDM 1827K/2018 yang menyebabkan peningkatan waktu tempuh dan penurunan produktivitas. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa masalah, seperti lebar jalan lurus dan tikungan yang tidak ideal, serta genangan air akibat cross fall yang tidak memenuhi standar. Dari hasil evaluasi, tidak ada satupun segmen jalan lurus dan tikungan yang memenuhi standar ideal, dan hanya 11 dari 13 segmen jalan yang memenuhi standar grade. Superelevasi dan cross slope juga tidak memenuhi standar yang ditetapkan. Setelah dilakukan perbaikan geometri jalan sesuai dengan standar Kepmen ESDM 1827K/2018, produktivitas alat angkut meningkat secara signifikan, dari 102.656,40 LCM/bulan menjadi 153.273,12 LCM/bulan untuk enam unit dump truck Mercedes Benz Euro4 Axor 2528. Analisis regresi menunjukkan bahwa kenaikan rimpull berbanding terbalik dengan kecepatan alat angkut, dan peningkatan kecepatan berbanding terbalik dengan waktu tempuh. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya perbaikan geometri jalan angkut untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasi penambangan batubara. Perbaikan tersebut diharapkan dapat mengurangi waktu tempuh, meningkatkan kecepatan alat angkut, dan akhirnya meningkatkan efektivitas operasi pengangkutan di PT XYZ.
Evaluasi Sistem Penyaliran Tambang Batubara pada Pit South PT Anugerah Covindo Indonesia Jobsite Gorby Putra Utama Randa Nofriyaldi Putma; Rusli HAR; Jukepsa Andas; Rudy Anarta
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 2 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i2.134864

Abstract

Penambangan terbuka di Pit South PT Anugerah Covindo Indonesia sangat dipengaruhi oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan akumulasi air limpasan dan air tanah. Sistem penyaliran eksisting menggunakan sump dan pompa Deflow 6D14 belum mampu menangani debit air masuk secara optimal. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas sistem penyaliran dengan metode analisis hidrologi menggunakan data curah hujan 2015–2024, metode rasional termodifikasi, serta evaluasi head dan daya pompa. Hasil menunjukkan debit air masuk sebesar 154.789,45 m³/jam, sedangkan kapasitas pompa hanya 1.240 m³/hari, menyebabkan genangan harian hingga 3,71 juta m³. Volume kolam pengendapan juga tidak mencukupi saat hujan ekstrem. Diperlukan penambahan pompa berkinerja tinggi dan perbaikan dimensi sump serta kolam pengendapan. Temuan ini penting untuk menjamin kontinuitas operasi tambang dan mencegah gangguan produksi akibat genangan.
Analisis Metode Estimasi Ordinary Kriging (OK) dengan Direct Sequential Simulation, Studi Kasus Komoditas Nikel Wafiqah Azizah Syahputri; Adree Octova; Mulya Gusman; Heri Prabowo
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i1.134201

Abstract

Pulau Gebe di Maluku Utara merupakan salah satu wilayah prospektif dengan potensi endapan nikel laterit yang tinggi. Penelitian ini menganalisis perbandingan metode estimasi Ordinary Kriging (OK) dan Direct Sequential Simulation (DSS) dalam memodelkan sumber daya nikel laterit di Pulau Gebe, Maluku Utara. Data ketebalan zona limonit, saprolit, dan badrock dari 267 titik bor dianalisis menggunakan software SGeMS untuk menghasilkan model blok 3D. Hasil menunjukkan bahwa OK cenderung menghasilkan model yang lebih smoothing, sementara DSS lebih merepresentasikan variabilitas lokal dengan nilai ekstrem. Volume estimasi untuk ketiga zona (limonit, saprolit, badrock) sama antara OK dan DSS, yaitu masing-masing 4.363.200 bcm, 4.050.000 bcm, dan 4.365.000 bcm. Namun, analisis cross validation menunjukkan DSS lebih akurat dengan nilai korelasi linear lebih tinggi (0,74–0,81) dibandingkan OK (0,30–0,67). Simpulannya, DSS lebih efektif dalam mempertahankan karakteristik data asli dan mengurangi ketidakpastian estimasi. Penelitian ini merekomendasikan DSS untuk estimasi sumber daya nikel laterit yang lebih andal.
Evaluasi Produktivitas Alat Gali Muat (Excavator) untuk Mencapai Target Produksi Overburden 106.775 BCM/Bulan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) di Pit Barat PT Anugerah Jambi Coalindo Desviana A.; Mulya Gusman; Dedi Yulhendra; Aulia Hidayat Burhamidar
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i1.133944

Abstract

PT Anugerah Jambi Coalindo merupakan perusahaan tambang batubara yang menggunakan metode tambang terbuka. Pada Oktober 2024, target produksi pengupasan overburden sebesar 106.775 BCM di Pit Barat tidak tercapai, dengan realisasi hanya 75.320 BCM atau 70% dari target. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan analisis produktivitas menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) guna mengidentifikasi penyebab rendahnya kinerja alat gali-muat. Selanjutnya, digunakan diagram fishbone untuk menganalisis sebab-akibat serta regresi linear sederhana untuk mengevaluasi loss time. Setelah dilakukan perbaikan, produksi meningkat menjadi 168.259,35 BCM, melebihi target bulanan. Nilai OEE alat gali-muat meningkat menjadi 42% dan 44%, namun masih di bawah standar OEE dunia ≥85%, yang menunjukkan masih adanya ruang perbaikan. Studi ini menunjukkan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja alat dan manajemen waktu kerja guna mencapai target produksi secara optimal.
Perencanaan Fleet pada Pengupasan Overburden berdasarkan Tingkat Produktivitas di Pit E PT Satria Bahana Sarana, Tanjung Enim, Provinsi Sumatera Selatan Febyola Mustika; Rudy Anarta; Dedi Yulhendra; Heri Prabowo
Journals Mining Engineering : Bina Tambang Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang
Publisher : Departemen Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/bina tambang.v10i1.134099

Abstract

Pengupasan overburden pada tambang terbuka merupakan tahap krusial dalam operasi penambangan batubara, di mana perencanaan fleet alat berat seperti excavator dan dumptruck sangat memengaruhi efisiensi dan produktivitas. PT Satria Bahana Sarana, kontraktor pertambangan di PT Bukit Asam Tbk, Tanjung Enim, Sumatera Selatan, menghadapi ketidakseimbangan produktivitas akibat waktu tunggu (delay) pada alat gali-muat dan angkut. Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan fleet berdasarkan tingkat produktivitas aktual untuk mencapai target pengupasan overburden sebesar 1.817.000 BCM. Hasil penelitian menunjukkan variasi produktivitas alat gali-muat dan angkut pada lima fleet, dengan tingkat keserasian kerja (MatchFactor/MF) yang tidak optimal. Pada fleet 1, 2, dan 5, MF > 1 menunjukkan underutilizationexcavator, sementara fleet 3 dan 4 mengalami antrian dumptruck (MF < 1). Evaluasi mengusulkan penambahan unit dumptruck dari 6 menjadi 7 per fleet untuk mencapai MF = 1, sehingga meningkatkan efisiensi operasional. Studi ini memberikan rekomendasi praktis bagi perusahaan dalam optimasi penggunaan alat berat untuk mencapai target produksi.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 2 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang (On Progress) Vol 10, No 1 (2025): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 9, No 2 (2024): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 9, No 1 (2024): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 8, No 3 (2023): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 8, No 2 (2023): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 8, No 1 (2023): Journals Mining Engineering: Jurnal Bina Tambang Vol 8, No 1 (2023): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 7, No 3 (2022): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 7, No 2 (2022): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 7, No 1 (2022): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 6, No 5 (2021): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 6, No 4 (2021): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 6, No 3 (2021): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 6, No 2 (2021): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 6, No 1 (2021): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 5, No 5 (2020): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 5, No 4 (2020): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 5, No 3 (2020): JURNAL BINA TAMBANG Vol 5, No 3 (2020): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 5, No 2 (2020): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 5, No 1 (2020): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 4, No 4 (2019): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 4, No 3 (2019): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 4, No 2 (2019): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 4, No 1 (2019): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 3, No 4 (2018): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 3, No 3 (2018): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 3, No 2 (2018): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 3, No 1 (2018): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 2, No 1 (2015): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 1, No 2 (2014): Journals Mining Engineering: Bina Tambang Vol 1, No 1 (2014): Journals Mining Engineering: Bina Tambang More Issue