cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 25485970     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 4 (2022): November 2022" : 10 Documents clear
Uji Aktivitas Analgesik Kombinasi Ekstrak Etanol Kulit Lemon Dan Daun Jambu Biji Pada Mencit Metode Termal Marthiani, Nanda Tri
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 4 (2022): November 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12406

Abstract

Indonesia is rich in natural resources, so many people use plants as medicinal plants empirically. Traditional medicine must be used properly in order to produce a good therapeutic effect as well. Guava and lemon are thought to have an analgesic effect because they contain steroids, saponins, flavonoids and alkaloids. This study aims to determine the analgesic effect of the combination of lemon extract and guava leaf extract using the hot plate method. In this study, a posttest only design with a control group was used. This study used 25 mice where in each group there were 5 mice. Group I was given CMC 0.5% Na, group II was given diclofenac sodium suspension at a dose of 0.13 mg/20 gBW, group III was given ethanol extract of lemon peel and guava leaves (75%:25%), group IV was given ethanol extract of peel lemon and guava leaves (50%:50%), and group V was given ethanol extract of lemon peel and guava leaves (25%:75%). After 30 minutes of administration of the test solution, the mice were placed on a heated hot plate. Observations were made by looking at the latency time for 2 hours with an interval of 30 minutes. The results showed that group III had a percentage of analgesic activity of 51%, group IV had a percentage of analgesic activity of 52%, while group V had a percentage of analgesic activity of 55%. It was concluded that group V had a higher percentage than the other combined extracts.Keywords: analgesic; hot plates; extractABSTRAK Indonesia kaya akan sumber daya alam, sehingga masyarakat banyak menggunakan tumbuhan sebagai tanaman obat secara empiris. Obat tradisional harus digunakan dengan baik agar manghasilkan efek terapi yang baik juga. Jambu biji dan lemon diduga memiliki efek analgesik karena di dalamnya terkandung steroid, saponin, flavonoid dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek analgesik pada kombinasi ekstrak lemon dan ekstrak daun jambu biji dengan metode hot plate. Dalam penelitian ini digunakan desain posttest only with control group. Penelitian ini menggunakan 25 ekor mencit dimana dalam setiap kelompok terdapat 5 ekor mencit. Kelompok I diberi Na CMC 0,5%, kelompok II diberi suspensi natrium diklofenak dosis 0,13 mg/20 gBB, kelompok III diberi ekstrak etanol kulit lemon dan daun jambu biji (75%:25%), kelompok IV diberi ekstrak etanol kulit lemon dan daun jambu biji (50%:50%), dan kelompok V diberi ekstrak etanol kulit lemon dan daun jambu biji (25%:75%). Setelah 30 menit pemberian larutan uji, mencit ditempatkan di atas hot plate yang sudah dipanaskan. Pengamatan dilakukan dengan melihat waktu latensi selama 2 jam dengan interval waktu 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok III memiliki persentase aktivitas analgesik sebesar 51%, kelompok IV memiliki persentase aktivitas analgesik sebesar 52%, sedangkan kelompok V memiliki persentase aktivitas analgesik sebesar 55%. Disimpulkan bahwa kelompok V memiliki persentase yang lebih besar dibandingkan dengan ekstrak kombinasi lainnya.Kata kunci: analgesik; hot plate; ekstrak
Pelatihan dengan Teknik Inter-Professional Collaboration untuk Meningkatkan Pengetahuan Petugas Puskesmas tentang Gizi Buruk Kusparlina, Eny Pemilu; Wasito, Eddy
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 4 (2022): November 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12402

Abstract

Very complex health problems require treatment involving all health professionals. The nutritional status of children is one of the important things to prepare a quality generation. Health education in the form of training is expected to change the competence of collaboration across healthcare professionals. The type of research used is descriptive using a mix method (qualitative and quantitative). This study aims to determine the effect of training on knowledge about collaboration across health professions in handling cases of malnutrition. This research was conducted at the Banjarejo Health Center, Madiun City. The population in this study were all health workers who served at the Banjarejo Health Center. Respondents were 24 people who were obtained by stratified random sampling technique and that was also used as informants. Data was collected in two ways, namely primary data through filling out questionnaires, in-depth interviews with informants and observation. Secondary data in the form of profiles of Health Center, number of health workers and other data needed. The data that has been collected is then tested for normality of the data and presented in the form of a frequency distribution table. Furthermore, because the data on knowledge of malnutrition were not normally distributed, the Wilcoxon test was carried out and knowledge about cross-professional collaboration was normally distributed, a paired t test was performed. For qualitative data, it was analyzed using content analysis and a matrix of informants' statements was compared with the processed quantitative data. Keywords: training; knowledge; poor nutrition; inter-professional collaborationABSTRAK Permasalahan status gizi yang sangat kompleks memerlukan penanganan yang melibatkan ahli gizi kesehatan. Status gizi anak menjadi salah satu hal penting untuk mempersiapkan generasi berkualitas. Pendidikan kesehatan dalam bentuk pelatihan diharapkan mampu mengubah kompetensi kolaborasi lintas profesi petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelatihan terhadap pengetahuan tentang kolaborasi lintas profesi kesehatan pada penanganan kasus gizi buruk. Penelitian ini menerapkan mix method (kualitatif dan kuantitatif). Subyek penelitian adalah 24 petugas kesehatan di Puskesmas Banjarejo, Madiun, yang dipilih dengan teknik stratified random sampling, sekaligus dilibatkan sebagai Informan. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner, wawancara mendalam dengan informan dan observasi. Data yang telah dikumpulkan kemudian diuji normalitas data dan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi. Selanjutnya dilakukan uji Wilcoxon dan paired sample t-test. Untuk studi kualitatif dilakukan analisis konten dan disusun matriks pernyataan informan untuk perbandingan dengan data kuantitatif.Kata kunci: pelatihan; pengetahuan; gizi buruk; inter-professional collaboration
Penggunaan Multimedia Interaktif Berbasis Komputer dalam Pembelajaran Anatomi: Systematic Review Wisesa, Sindhu
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 4 (2022): November 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12409

Abstract

Computer-based interactive multimedia such as 3D atlases, augmented reality (AR), and virtual reality (VR) have recently been introduced for teaching anatomy alongside conventional methods that use lectures with 2D illustrated atlases or 3D anatomical models. In this review, the advantages and limitations of computer-based interactive multimedia in learning anatomy were explained systematically. Articles containing the use of interactive multimedia in learning anatomy were identified from Pubmed and selected articles published in the last ten years (2013-2022). Articles that fit the focus of the review were then screened and a total of nine articles met the inclusion criteria in this systematic review. All articles in the review agree that learning using computer-based interactive multimedia increases anatomical knowledge on a par with conventional methods. New technologies including 3D atlases, AR, and VR significantly increase motivation, interest, attention, engagement, and enjoyment in learning anatomy compared to conventional methods. However, these new technologies, especially VR, induce mild discomfort in some users and are out of reach in all learning centers due to higher costs than conventional methods. It can be concluded that computer-based interactive multimedia is recommended to be applied to certain learning centers as an alternative medium in teaching anatomy to accompany traditional methods.Keywords: anatomy learning; interactive multimedia; computer based application ABSTRAK Multimedia interaktif berbasis komputer seperti atlas 3D, augmented reality (AR), dan virtual reality (VR) belakangan ini diperkenalkan untuk pembelajaran anatomi mendampingi metode konvensional yang menggunakan kuliah dengan atlas bergambar 2D atau model anatomi 3D. Dalam review ini, keunggulan dan keterbatasan multimedia interaktif berbasis komputer pada pembelajaran anatomi dijelaskan secara sistematis. Artikel yang berisi tentang penggunaan multimedia interaktif dalam pembelajaran anatomi diidentifikasi dari Pubmed dan dipilih artikel yang dipublikasi dalam sepuluh tahun terakhir (2013-2022). Artikel yang sesuai dengan fokus review kemudian dilakukan screening dan sejumlah sembilan artikel memenuhi kriteria inklusi dalam review sistematik ini. Seluruh artikel dalam review sepakat menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan multimedia interaktif berbasis komputer meningkatkan pengetahuan anatomi setara dengan metode konvensional. Teknologi baru termasuk atlas 3D, AR, dan VR secara signifikan meningkatkan motivasi, ketertarikan, atensi, keterlibatan, dan kesenangan dalam pembelajaran anatomi dibandingkan dengan metode konvensional. Walaupun demikian, teknologi baru ini, khususnya VR, menginduksi ketidaknyamanan ringan pada sebagian pengguna dan tidak terjangkau pada seluruh pusat pembelajaran karena harga yang lebih mahal daripada metode konvensional. Dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif berbasis komputer direkomendasikan untuk diaplikasikan pada pusat pembelajaran tertentu sebagai media alternatif dalam pembelajaran anatomi mendampingi metode tradisional. Kata kunci: pembelajaran anatomi; multimedia interaktif; aplikasi berbasis komputer
Penatalaksanaan MRI Vertebrae Lumbal Pada Kasus Hernia Nukleus Pulposus (HNP) Ilmayana, Dian; Apriantoro, Nursama Heru
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 4 (2022): November 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12407

Abstract

Hernia nucleus pulposus is the exit of the nucleus pulposus from the intervertebral disc which presses on the spinal cord, causing pain. The purpose of this study was to describe the management of MRI of the lumbar vertebrae in cases of herniated nucleus pulposus. This type of research was a descriptive study conducted in January 2022 at a hospital in the South Jakarta area, involving 3 patients. Data was collected through direct observation and related secondary data collection. The research instrument used was worksheets and documentation tools. The image results were evaluated and strengthened by the expert opinion of the radiologist. The examination used a Philips Ingenia CX 1.5 Tesla MRI machine and a surface coil. The sequences used were Myelo-radial, CorT2W TSE, Sag T1W TSE, Sag T2W TSE, Sag STIR TSE, Tra T2W TSE, and Tra T1W TSE. It was concluded that HNP L-3 to L5-S1 with canalis stenosis, hypertrophy of the ligamentum flavum L4-5 and L5-S1, grade 1 spondylolisthesis L4-5.Keywords: MRI; herniated nucleus pulposus; lumbar vertebraeABSTRAK Hernia nukleus pulposus merupakan keluarnya nukleus pulposus dari diskus intervertebralis yang menekan spinal cord sehingga menyebabkan nyeri. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan tata laksana MRI vertebrae lumbal pada kasus hernia nukleus pulposus. Jenis penelitian ini adalah studi deskriptif yang dilaksanakan pada pada bulan Januari 2022 di salah satu Rumah Sakit di wilayah Jakarta Selatan, yang melibatkan 3 pasien. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan pengambilan data sekunder terkait. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar kerja dan alat dokumentasi. Hasil citra dievaluasi dan diperkuat dengan pendapat expertise dokter spesialis radiologi. Pemeriksanaan menggunakan pesawat MRI Philips Ingenia CX 1,5 Tesla serta surface coil. Sequence yang digunakan adalah Myelo-radial, CorT2W TSE, Sag T1W TSE, Sag T2W TSE, Sag STIR TSE, Tra T2W TSE, dan Tra T1W TSE. Disimpulkan bahwa HNP L-3 s/d L5-S1 dengan canalis stenosis, hipertropi ligamentum flavum L4-5 dan L5-S1, spondilolistesis L4-5 grade 1.Kata kunci: MRI; hernia nukleus pulposus; vertebrae lumbal
Pengelolaan Linen di UPTD Puskesmas Pancoran Mas Depok Abidin, Jenal; Sulistiyorini, Desy; Supriyatna, Rahmat
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 4 (2022): November 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12401

Abstract

Poor linen management in health care facilities can result in nosocomial infections. This study aims to analyze linen processing at the Pancoran Mas Health Center based on hospital environmental health standards. This study used a qualitative approach, involving the person in charge of environmental health, and laundry workers, and cleaners. Data collected through interviews. The results of the analysis show that linen management is in accordance with the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 07 of 2019. At the linen collection stage, 2 requirements were met and 2 requirements were not met because they had not been labeled as infectious; at the receipt stage, 2 requirements were met; at the washing stage, 2 requirements were met and 1 requirement was not met because scales were not available; at the drying stage, 1 requirement was met; at the ironing stage, 1 requirement was not met; at the storage stage, 1 requirement was met; at the distribution stage, 1 requirement was met; at the transportation stage, 3 requirements were met and 2 requirements were not met.Keywords: linen; management; community health centersABSTRAK Pengelolaan linen yang kurang baik di fasilitas pelayanan kesehatan dapat mengakibatkan infeksi nosokomial. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengolahan linen di Puskesmas Pancoran Mas berdasarkan standar kesehatan lingkungan rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yang melibatkan penanggung jawab kesehatan lingkungan, dan petugas laundry, dan petugas kebersihan. Data dikumpulkan melalui wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa pengelolaan linen telah sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 07 Tahun 2019. Pada tahap pengambilan linen, 2 persyaratan terpenuhi dan 2 persyaratan tidak terpenuhi karena belum diberi label infeksius; pada tahap penerimaan, 2 persyaratan terpenuhi;  pada tahap pencucian, 2 persyaratan terpenuhi dan 1 persyaratan tidak terpenuhi karena tidak tersedia timbangan; pada tahap pengeringan, 1 persyaratan terpenuhi; pada tahap penyeterikaan, 1 persyaratan tidak terpenuhi; pada tahap penyimpanan, 1 persyaratan terpenuhi; pada tahap distribusi, 1 persyaratan terpenuhi; pada tahap pengangkutan, 3 persyaratan terpenuhi dan 2 persyaratan tidak terpenuhi.Kata kunci: linen; pengelolaan; pusat kesehatan masyarakat
Kecemasan Mahasiswa terhadap Covid-19 Varian Baru Omicron Lulukaningsih, Zuyina
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 4 (2022): November 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12410

Abstract

The condition of the Covid-19 pandemic continued until the emergence of the Omicron variant, which can cause anxiety for students who practice at the hospital, because in the hospital there are several patients infected with Covid-19 who must be treated. This fact was also experienced by students of the Physiotherapy Study Program, Faculty of Psychology and Health, Widya Dharma Klaten University, who had to carry out comprehensive clinical practice at Bagas Waras Hospital during the Covid-19 pandemic. This type of research was a qualitative study with a phenomenological approach. The data collection technique used an instrument in the form of a questionnaire. To guarantee data validity, triangulation of data sources was used. Data analysis techniques using interactive descriptive and qualitative analysis flow models. The results of the study concluded that there were students who experienced mild anxiety when carrying out comprehensive clinical practice at Bagas Waras Hospital during the Covid-19 pandemic, because they felt worried, their thoughts made them anxious, the worst could possibly happen, and they were too worried that they often missed things that going on around it.Keywords: anxiety; the Covid-19 pandemic; omicron; studentABSTRAK Kondisi pandemi Covid-19 yang terus berlanjut hingga munculnya varian Omicron, yang dapat menyebabkan kecemasan bagi para mahasiswa yang melakukan praktik di rumah sakit, karena di rumah sakit ada beberapa pasien yang terinfeksi Covid-19 yang harus dirawat. Kenyataan ini juga dialami oleh para mahsiswa Program Studi Fisioterapi, Fakultas Psikologi dan Kesehatan, Universitas Widya Dharma Klaten, yang  harus melakukan praktik klinik komprehensif di RSUD Bagas Waras selama pandemi Covid-19. Jenis penelitian adalah studi kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner. Untuk menjamin validitas data digunakan trianggulasi sumber data. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan kualitatif interaktif model mengalir. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa ada mahasiswa yang mengalami kecemasan ringan saat melakukan praktik klinik komprehensif di RSUD Bagas Waras selama pandemi Covid-19, karena merasa khawatir, pikiran membuat dirinya cemas, kemungkinan terburuk bisa saja terjadi, dan terlalu khawatir sehingga sering melewatkan hal-hal yang terjadi di sekitarnya.Kata kunci: kecemasan; pandemi Covid-19; omicron; mahasiswa
Pemeriksaan Parasit Anisakis Sp pada sarden kadaluarsa dan belum kadaluarsa Prasetya, Arita Ajeng; Mahtuti, Erni Yohani; Masyhur, Muhammad
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 4 (2022): November 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12411

Abstract

 Anisakis sp is a parasite that lives in fish and marine mammals, including mackerel in canned food such as sardines. Anisakis sp can infect humans if ingested and cause allergic reactions. This study aims to determine the description and differences in the number of parasites from the results of Anisakis sp parasite examination on expired and unexpired sardines. An analytical descriptive study with samples of 3 different brands of sardines for each type of sardines expired and not yet expired, namely samples A, B and M. The sampling technique was random sampling using the sedimentation method using NaCI solution with a lower specific gravity than parasitic organisms. so that the parasites can settle to the bottom. The macroscopic results showed that in expired samples, the presence of odor (highest 80%), mucus (highest 40%), mushrooms (highest 60%) and parasites Anisakis sp (highest 100%). Meanwhile, in the non-expired samples, the presence of odors (0% highest), mucus (0% highest), mushrooms (0% highest) and Anisakis sp parasites (20% highest). So it could be concluded that the condition of expired sardines will have a greater impact on damage, especially on the odor indicators, the presence of mucus, the presence of fungi and the presence of Anisakis sp. parasites.Keywords: Anisakis sp.; sardines; expired ABSTRAK Anisakis sp adalah parasit yang hidup pada ikan dan mamalia laut, termasuk ikan makarel pada makanan kemasan kaleng seperti sarden. Anisakis sp dapat menginfeksi manusia jika termakan dan menyebabkan reaksi alergi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan perbedaan jumlah parasit dari hasil pemeriksaan   parasit Anisakis sp pada sarden kadaluwarsa dan belum kadaluwarsa. Penelitian deskriptif analitik dengan sampel berupa 3 merk sarden yang berbeda setiap jenis sarden kadaluwarsa dan belum kadaluwarsa, yaitu sampel A, B dan M. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling dengan menggunakan metode sedimentasi menggunakan larutan NaCI dengan berat jenis yang lebih rendah dari organisme parasit, sehingga parasit dapat mengendap di bawah. Hasil penelitian secara makroskopis menunjukkan bahwa pada sampel kadaluwarsa, keberadaan bau (tertinggi 80%), lendir (tertinggi 40%), jamur (tertinggi 60%) dan parasit Anisakis sp (tertinggi 100%). Sedangkan pada sampel tidak kadaluwarsa, keberadaan bau (tertinggi 0%), lendir (tertinggi 0%), jamur (tertinggi 0%) dan parasit Anisakis sp (tertinggi 20%). Maka bisa disimpulkan bahwa kondisi sarden yang kadaluwarsa akan lebih berdampak pada kerusakan, khususnya pada indikator bau, keberadaan lendir, keberadaan jamur dan keberadaan parasit Anisakis sp.Kata kunci: Anisakis sp.; sarden; kadaluwarsa
Gambaran Hasil Pemeriksaan Hepatitis B Surface Antigen (Hbsag) Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kendalsari Kota Malang Syamsyinova BS, Andini Aulia; Mahtuti, Erni Yohani; Rahmawati, Previta Zeisar
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 4 (2022): November 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12403

Abstract

Hepatitis B can be acute or chronic. Hepatitis B can be identified using the Hepatitis B Surfage Antigen (HBsAg) test. This study aimed to describe the results of reactive HBsAg examination in pregnant women at the Kendalsari Health Center, Malang. This type of research was quantitative descriptive with samples in the form of all medical record data from reactive HBsAg examination results in 2019 to 2021 as many as 18 patients. The data was processed based on age group, gestational age and occupation. The results of the analysis showed that the most age was early adulthood (77.8%), the most gestational age was the second trimester (61.1%), while the most work was not working (71.42%). Prior to counseling, 50% of patients did not understand the importance of HbsAg testing, whereas after counseling, 72.2% of patients understood the importance of HBsAg testing. It was concluded that counseling could increase pregnant women's understanding of the importance of HBsAg testing.Keywords: hepatitis B; HBsAg; pregnant mother ABSTRAK Hepatitis B dapat berlangsung akut ataupun kronik. Penyakit hepatitis B bisa diketahui menggunakan pemeriksaan Hepatitis B Surfage Antigen (HBsAg). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan HBsAg reaktif pada ibu hamil di Puskesmas Kendalsari, Malang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel berupa seluruh data rekam medik hasil pemeriksaan HBsAg reaktif pada tahun 2019 sampai dengan 2021 sebanyak 18 pasien. Data tersebut diolah berdasarkan kelompok umur, usia kehamilan dan pekerjaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa usia terbanyak adalah dewasa awal (77,8%), usia kehamilan terbanyak adalah trimester II (61,1%), sedangkan pekerjaan paling banyak adalah tidak bekerja (71,42%). Sebelum dilakukan penyuluhan, 50% pasien belum memahami pentingnya pemeriksaan HbsAg, sedangkan setelah dilakukan penyuluhan, 72,2% pasien sudah memahami pentingnya pemeriksaan HBsAg. Disimpulkan bahwa penyuluhan dapat meningkatkan pemehaman ibu hamil tentang pentingnya pemeriksaan HBsAg.Kata kunci: hepatitis B; HBsAg; ibu hamil
GAMBARAN KUALITAS TIDUR PADA PEREMPUAN PENDERITA HIPERTENSI DENGAN ETNIS MINANGKABAU Amonica, Mutiara; hasni, dita; Kharisma, Ferry Iskandar; Jelmila, Sri Nani
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 4 (2022): November 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur merupakan aktivitas penting dalam kegiatan sehari-hari manusia. Tidur kurang dari 7 jam setiap malam tergolong dalam kategori kualitas tidur buruk. Kualitas tidur buruk yang berlangsung selama bertahun-tahun dapat mengakibatkan terjadinya peningkatan tekanan darah atau hipertensi. Hipertensi pada masyarakat etnis Minangkabau menunjukkan angka yang tinggi dibandingkan dengan etnis Sunda, Jawa, Batak, Betawi serta etnis lain di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas tidur pada penderita hipertensi perempuan usia 18-45 tahun etnis Minangkabau. Penelitian ini berada diruang lingkup ilmu penyakit dalam dan ilmu psikiatri. Waktu penelitian berlangsung dari bulan Maret-Desember 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kategorik dengan desain penelitian adalah cross sectional. Teknik sampling pada penelitian ini adalah purposif sampling dengan sampel penelitian didapatkan sebanyak 68 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengukur tekanan darah dan pengisian kuesioner PSQI. Analisis data penelitian ini adalah analisis univariat. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan komputerisasi program spss. Berdasarkan hasil penelitian usia terbanyak adalah usia dewasa akhir atau usia 36-45 tahun berjumlah 49 orang (72,1%), pekerjaan terbanyak adalah IRT berjumlah 42 orang (61,8%), kualitas tidur terbanyak adalah kualitas tidur buruk berjumlah 45 orang (66,2%), pekerjaan terbanyak berdasarkan kelompok usia adalah IRT usia dewasa akhir 36-45 tahun berjumlah 36 orang (85,7%) dan kualitas tidur terbanyak berdasarkan kelompok usia adalah kualitas tidur buruk usia dewasa akhir 36-45 tahun berjumlah (75,6%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah didapatkan usia terbanyak pada usia dewasa akhir atau usia 36-45 tahun, pekerjaan terbanyak IRT, kualitas tidur paling banyak adalah kualitas tidur buruk, pekerjaan terbanyak berdasarkan kelompok usia adalah IRT usia dewasa akhir 36-45 tahun dan kualitas tidur terbanyak berdasarkan kelompok usia adalah kualitas tidur buruk usia dewasa akhir 36-45 tahun
Hubungan Pola Makan Dengan Perubahan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Khoirunnisa, Khoirunnisa; Usnawati, Nana; Santoso, Budi Joko; Handayani, Tinuk Esti
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 4 (2022): November 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan proses natural bagi seorang perempuan, dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin dengan, namun sebesar 10-20% kehamilan dapat disertai dengan komplikasi. Anemia merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadin pada ibu hamil dikarenakan pola makan yang tidak sehat. Tahun 2021 kunjungan K1 yang melakukan pemeriksaan Hemoglobin (Hb) sejumlah 1.694 diantaranya  371 (21,9%) ibu hamil mengalami anemia. Terdapat anemia dengan kadar Hb 8-11 gr/dL dan <8 gr/dL sejumlah 357 (96,2%) dan 14 (3,8%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan perubahan kadar Hb pada ibu hamil. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan rancangan studi kohort. Populasi penelitian ialah 31 ibu hamil di Desa Panekan. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Simple random sampling didapatkan sampel sejumlah 29 ibu hamil. Variabel bebas penelitian ialah pola makan dan variabel terikat ialah perubahan kadar Hb ibu hamil. Pengumpulan data menggunakan tabel food record dan dilakukan pengamatan selama 14 hari. Analisa hubungan antar variabel menggunakan uji statistika chi square α 0,05. Dari hasil analisis menggunakan chi square disimpulakan ada hubungan pola makan dengan perubahan kadar Hb ibu hamil. Responden diharapkan mampu menjaga pola makan dengan sehat sesuai dengan isi piringku, sehinngga kadar Hb menjadi normal.

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 15, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025 Vol 15, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 14, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 14, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 14, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 14, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 Vol 13, No 4 (2023): November 2023 Vol 13, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 13, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 13, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 4 (2022): November 2022 Vol 12, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 12, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 12, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 12 (2022): Nomor Khusus Hari AIDS Sedunia Vol 11, No 4 (2021): November 2021 Vol 11, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 11, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 11, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 4 (2020): November 2020 Vol 10, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 10, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 10, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 4 (2019): November 2019 Vol 9, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019 Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 8, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 7, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 7, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6, No 4 (2016): November 2016 Vol 6, No 3 (2016): Agustus 2016 Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2015): Mei 2015 Vol 5, No 1 (2015): Februari 2015 More Issue