cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 25485970     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 500 Documents
PERBEDAAN TEKNIK PEMASANGAN TOURNIQUET TERHADAP KADAR KALIUM SERUM Bastian Darwin
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kalium adalah analit yang penting karena jika ada kekurangan atau terlalu banyak kalium, itu akan menyebabkan kenatian seseorang, itulah alasan mengapa kesalahan dalam pengukuran kalium dapat membuat kondisi serius bagi pasien jika terapi berdasarkan pada hasil laboratorium tidak akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik aplikasi tourniquet terhadap kadar kalium. Penelitian ini adalah eksperimental laboratorium yang menggunakan serum dari subjek. Semua data kemudian diolah secara statistik dengan T-Test berpasangan. Hasil penelitian adalah rata-rata kadar kalium dengan teknik tourniquet yang dilepaskan tepat setelah vena dapat diakses adalah sekitar 3,86 mmol / L, lebih rendah dari intervensi kedua yang menggunakan aplikasi tourniquet yang tidak dilepaskan sampai volume darah cukup, sekitar 4,05 mmol / L. Menurut hasil Uji T berpasangan, nilai p adalah 0,003 dengan signifikansi 2 tailed (α = 0,025) yang membuat p
Pengetahuan dan Tingkat Pendidikan Ibu Berhubungan Terhadap Kunjungan Antenatal Care (ANC) di Wilayah Kerja Puskesmas Wayer Maylar Gurning; Triani Banna
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik9112

Abstract

-
TRANMISI BERKAS SINAR-X 6 MV UNTUK LAPANGAN TIDAK TERATUR DENGAN SHIELDING BLOK CERROBEND 4 BLOK SEGITIGA UKURAN 10 CM X 10 CM Sihat Manisia Siboro
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan radiasi pengion dari pesawat linac untuk radioterapi menjadi pilihan tersendiri dalam dunia kedokteran. Sinar pengion pada radioterapi untuk pengobatan kanker disebabkan kemampuan dari sinar pengion bila mengenai suatu materi akan menyebabkan ionisasi pada materi tersebut. Pada radioterapi akibat proses ionisasi tersebut akan terjadi kerusakan sel dan jaringan kanker sehingga akan menyebabkan kematian dan kehilangan kemampuan hidup pada siklus pembelahan sel. Penelitian ini membahas dosis transmisi pada lapangan yang diblok dengan cerrobend untuk berkas sinar- X 6 MV, pesawat linear accelerator Siemens Primus 2D Plus dengan lapangan dasar 20 cm x 20 cm. Pengukuran dilakukan dengan ionisasi chamber PTW 2D Array seven29 pada titik dalam phantom akrilik untuk lapangan yang diblok dan lapangan yang tidak dilindungi blok dengan bentuk blok 4 blok segitiga sama sisi degan ukuran 10 cm x 10 cm dengan kedalaman pengukuran 5, 8, 10, 12, 15 cm, dari hasil pengukuran diperoleh nilai transmisi dosis untuk kedalaman 5 cm dosis transmisi diterima 6.2 %, kedalaman 8 cm (7.2%), kedalaman 10 cm (9.1%), kedalaman 12 cm (10.3%) dan kedalaman 15 cm (11.4%). Transmisi dosis akan semakin meningkat dengan kenaikan kedalaman. Hasil pengukuran dibandingkan dengan hasil TPS. Kata kunci: Blok cerrobend, persentasi transmisi dosis, daerah transisi
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil dengan Perilaku Gizi Selama Hamil di Puskesmas Mulyorejo Surabaya rima eirlita wiananda
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibu hamil memerlukan asupan gizi cukup untuk dirinya dan bayi yang dikandungnya. Jika seorang ibu hamil kekurangan asupan gizi, maka akan menyebabkan kelainan pada janin. Pengetahuan gizi yang cukup dapat membantu seseorang belajar menyimpan, mengolah serta mengkonsumsi bahan makanan yang berkualitas. Pada tahun 2016 disebutkan bahwa ibu hamil dengan masalah gizi di Jawa Timur sebesar 85.600 dari 638.168 jumlah ibu hamil (13,41%) dan di Puskesmas Mulyorejo Surabaya pada tahun 2015 ditemukan masalah gizi 6,5%, tahun 2016 terdapat masalah gizi sebesar 13,5%, pada bulan Januari hingga Oktober tahun 2017 ditemukan masalah gizi sebanyak 20,8%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan gizi ibu hamil dengan perilaku gizi selama hamil. Jenis penelitian ini menggunakan analitik dengan metode penelitian cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner, data diperoleh dari data primer. Populasi ibu hamil dipuskesmas Mulyorejo Surabaya sebanyak 98 ibu hamil, dan sampel diambil dengan teknik purposive sampling sejumlah 79 responden. Variabel independent adalah pengetahuan gizi ibu hamil, dan variabel dependent adalah perilaku gizi selama hamil. Analisa data menggunakan chi square dengan α = 0,05. Hasil penelitian yang diperoleh dari 79 responden yaitu 77,4% berpengetahuan kurang dan berperilaku negatif, 22,6% berpengetahuan kurang dan berperilaku positif, dan 16,7% berpengetahuan baik dan bersikap negatif. Dari hasil analisis didapatkan p value = 0,000 < α = 0,05, yang artinya H1 diterima, terdapat hubungan antara pengetahuan gizi ibu hamil dengan perilaku gizi selama hamil. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan gizi ibu hamil dengan perilaku gizi selama hamil, sehingga disarankan agar bidan meningkatkan informasi dan pengetahuan tentang gizi ibu hamil pada saat ANC maupun posyandu. Kata kunci : Pengetahuan gizi, ibu hamil, perilaku gizi
Tinjauan Ketidaklengkapan dan Ketidakjelasan Dokter Penanggung Jawab Pasien Dalam Penulisan Diagnosa Utama Pada Lembar Keluar Masuk Dokumen Rekam Medis Rawat Inap di RSU. Muhammdiyah Ponorogo Intan Puspitarani Putri; Dwi Nurjayanti; Ani Rosita
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik9208

Abstract

The incomplete summary of entry-exit, then as a whole will cause the quality of medical records to be poor and followed by poor quality of the hospital, as a result of items of in-exit summary that are not completely filled out. The research objective was to determine the incompleteness and ambiguity of the DPJP in writing the main diagnoses on the entry and exit sheet in DRMRI at RSU. Muhammadiyah Ponorogo. This research approach is qualitative. The population was 600 sheets in-out DRMRI. The research variables were the incompleteness and ambiguity of the DPJP in writing the main diagnoses on the DRMRI entry and exit sheet at the Muhammadiyah Hospital Ponorogo. The results of the study were as follows: percentage of clear and complete writing was 25 sheets (29.1%), clear and incomplete writing was 19 sheets (22.1%), unclear and complete writing was 10 sheets (11.6%) , writing unclear and incomplete was 32 sheets (37.1%). The percentage of incompleteness and lack of clarity is greater than the percentage of clarity and completeness of writing the main diagnoses on the DRMRI exit sheet at Muhammadiyah Hospital, Ponorogo. Keywords: DRMRI entry-exit sheet; incompleteness and ambiguity; the main diagnosis ABSTRAK Tidak lengkapnya ringkasan masuk-keluar, maka secara keseluruhan akan menyebabkan mutu rekam medis menjadi kurang baik dan diikuti dengan mutu rumah sakit yang kurang baik pula, sebagai akibat dari item-item ringkasan masuk-keluar yang tidak terisi dengan lengkap. Tujuan penelitian adalah mengetahui ketidaklengkapan dan ketidakjelasan DPJP dalam penulisan diagnosa utama pada lembar masuk-keluar dalam DRMRI di RSU. Muhammadiyah Ponorogo. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif. Populasi adalah 600 lembar masuk-keluar DRMRI. Variabel penelitian adalah ketidaklengkapan dan ketidakjelasan DPJP dalam penulisan diagnosa utama pada lembar keluar masuk DRMRI di RSU Muhammadiyah Ponorogo. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: persentase penulisan jelas dan lengkap adalah 25 lembar (29,1%), penulisan jelas dan tidak lengkap adalah 19 lembar (22,1%), penulisan tidak jelas dan lengkap adalah 10 lembar (11,6%), penulisan tidak jelas dan tidak lengkap adalah 32 lembar (37,1%). Persentase ketidaklengkapan dan ketidakjelasan lebih besar daripada persentase kejelasan dan kelengkapan penulisan diagnosa utama pada lembar keluar masuk DRMRI di RSU.Muhammadiyah Ponorogo. Kata kunci: lembar masuk-keluar DRMRI; ketidaklengkapan dan ketidakjelasan; diagnosa utama
PERANAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) PENDERITA TUBERKULOSIS (TB) DI WILAYAH PUSKESMAS MASOHI Lukman La Basy; Ikhwan Amahoru; Pelpina Sohilait
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, yang menjadi masalah kesehatan serius. Penyakit TB juga ditemukan di Wilayah Puskesmas Masohi, pada tahun 2013 ditemukan 73 penderita, Tahun 2014 ditemukan 79 penderita, dan untuk tahun 2017 sampai dengan triwulan I ditemukan 20 penderita yang menjalani pengobatan dengan Pengawas menelan Obat (PMO) berasal dari keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan keluarga dalam memberikan partisipasi, motivasi dan menerapkan nilai dalam keluarga sebagai PMO penderita TB di wilayah Puskesmas Masohi kabupaten Maluku Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Dengan sampel sebanyak 20 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian membuktikan bahwa Partisipasi keluarga baik yaitu 80%, Motivasi keluarga baik yaitu 90% dan Nilai dalam keluarga juga baik dengan nilai skor 95%. Kesimpulan, keluarga sebagai PMO sangat mendukung dan berperan aktif dalam pengobatan tehadap penderita TB. Kata Kunci: Keluarga, PMO, TB
Determinan pemberian makanan prelakteal dini pada bayi usia 0-7 hari di Puskesmas Kecamatan Jatinegera Jakarta Timur Yulia Sari
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik9203

Abstract

The first week of postpartum is an important period in breastfeeding. Proper feeding practices are very important for the survival, growth, development and health of babies. The habit of parents to provide prelacteal food early can inhibit the provision of colostrum and the continued process of breastfeeding. This study aims to determine the factors that influence early pretreatment feeding at the Jatinegara District Health Center. The design of this study was cross sectional, with a sample size of 95 nursing mothers who had babies aged 0-7 days. Socio-cultural factors can reduce the incidence of premature pre-feeding. Mothers who do not get socio-cultural support are 4.1 times more likely to be able to provide prelacteal food early to their babies, after controlling for education variables, economic status, frequency of antenatal visits and maternal knowledge (p-value = 0.014; 95% CI = 1% , 3-12.4). It is hoped that the government will focus more on the implementation of health promotion regarding exclusive breastfeeding with an approach to local culture, and health workers are expected to conduct home visits to the community to monitor the presence of inappropriate local cultures for postpartum mothers, breastfeeding mothers and newborns. Keywords: exclusive breastfeeding; premature pre-treatment; breastfeeding mothers ABSTRAK Minggu pertama postpartum merupakan periode penting dalam menyusui. Praktik pemberian makanan yang benar sangatlah penting untuk kelangsungan hidup, pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan bayi. Kebiasaan orang tua untuk memberikan makanan prelakteal secara dini dapat menghalangi pemberian kolostrum dan kelangsungan proses menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi pemberian makanan prelakteal secara dini di Puskesmas Kecamatan Jatinegara. Desain penelitian ini adalah cross sectional, dengan ukuran sampel 95 ibu menyusui yang memiliki bayi berusia 0-7 hari. Faktor sosial budaya dapat menurunkan kejadian pemberian makanan prelakteal dini. Ibu yang tidak mendapatkan dukungan sosial budaya berpeluang 4,1 kali lebih besar untuk dapat memberikan makanan prelakteal secara dini kepada bayinya, setelah dikontrolnya variabel pendidikan, status ekonomi, frekuensi kunjungan antenatal dan pengetahuan ibu (p-value=0,014; CI 95%= 1,3-12,4). Diharapkan pemerintah lebih memfokuskan pelaksanaan promosi kesehatan mengenai pemberian ASI eksklusif dengan pendekatan kepada budaya lokal, dan tenaga kesehatan diharapkan melakukan kunjungan rumah kepada masyarakat untuk memantau adanya budaya lokal yang kurang tepat bagi ibu nifas, ibu menyusui dan bayi baru lahir. Kata kunci: ASI eksklusif; prelakteal dini; ibu menyusui
HUBUNGAN LAMA PERMAINAN VIDEO GAME DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA ANAK USIA SEKOLAH DI SD NEGERI DUSUN KELAPA DUA DESA KAIRATU KECAMATAN KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT Asih Dwiastuti; Suprianto Suprianto; Nurma Kubal
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permainan adalah sebuah aktivitas yang dilakukan satu atau lebih pemain dengan aturan tertentu sehingga ada yang menang dan ada yang kalah dengan tujuan bersenang-senang mengisi waktu luang. Video game adalah permainan yang biasanya melibatakan player berinteraksi denagan alat pengendali untuk menghasilakan umpan balik secara visual dalam sebuah layar video.Dalam penelitian ini bertujuan adalah mengetahui hubungan lama permainan video game dengan prestasi belajar pada anak usia sekolah di Sd Negeri Dusun Kelapa Dua Desa Kairatu Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Dan jenis metode penelitian yang di gunakan adalah analitik, yaitu di mana penelitian ingin mengetahui hubungan lama permainan video game dengan prestasi belajar pada anak usia sekolah di Sd Negeri Dusun Kelapa Dua.populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas 3, 4, 5 yang berjumlah 31 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Dari hasil uji statistik menunjukan bahwa nilai p= 0,041 (
PENGARUH KEPATUHAN PASIEN RAWAT JALAN HIPERTENSI PESERTA ASURANSI PT. ASKES TERHADAP PEMBIAYAANNYA, TESIS, FAKULTAS FARMASI, UNIVERSITAS SETIA BUDI Hadija Marasabessy; Achmad Fudholi; Tri Murti Andayani
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension treatment is a long-term treatment that requires hypertensive patients to undergo continuous treatment. The success of patient therapy depends on the patient's compliance with hypertension therapy. Non-compliance of patients in undergoing treatment can have an impact on the high cost of treatment. This study aims to determine the description of antihypertensive treatment, an overview of compliance with hypertension patients, the average cost of treatment, and the relationship between adherence, characteristics and costs. This study uses a retrospective cohort design that aims to determine the cost of treating hypertensive outpatients in Karanganyar District Hospital. The subjects of the study were the outpatient hypertension patients of Askes participants in Karanganyar District General Hospital in 2011-2013. Data were analyzed descriptively covering patient characteristics, compliance description and average treatment costs. Chi-square test is used to determine the factors that influence adherence and correlation test is used to analyze the relationship between patient characteristics and compliance. The results showed that the treatment pattern that was widely used was a combination of captopril-HCT in 83 patients (28.33%). Compliance of outpatients of health insurance participants in Karanganyar District Hospital is more in the category of compliance with 164 patients. The average monthly medical costs for hypertension patients in the outpatient health care unit are greater for non-adherent patients, which is Rp. 259,826 compared with obedient patients Rp.256,696. The results of statistical analysis show that there is no significant relationship between patient characteristics, compliance with the average cost per month required by patients. Keywords: compliance, hypertension, financing, Karanganyar District Hospital ABSTRAK Pengobatan hipertensi adalah pengobatan jangka panjang yang mengharuskan pasien hipertensi menjalani pengobatan yang terus menerus. Keberhasilan terapi pasien bergantung pada kepatuhan pasien terhadap terapi hipertensi. Ketidakpatuhan pasien dalam menjalani pengobatan dapat berdampak pada mahalnya biaya pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengobatan antihipertensi, gambaran kepatuhan pasien hipertensi, rata-rata biaya pengobatan, dan hubungan antara kepatuhan, karakteristik dan biaya. Penelitian ini menggunakan rancangan kohort retrospektif yang bertujuan untuk mengetahui biaya pengobatan pasien rawat jalan hipertensi di RSUD Karanganyar. Subjek penelitian adalah pasien hipertensi rawat jalan peserta Askes di RSUD Karanganyar tahun 2011-2013. Data dianalisis secara deskriptif meliputi karakteristik pasien, gambaran kepatuhan dan biaya rata-rata pengobatan. Uji Chi-square digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kepatuhan dan uji korelasi digunakan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik dan kepatuhan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengobatan yang banyak di gunakan yaitu kombinasi antara captopril-HCT yaitu sebanyak 83 pasien (28,33%). Kepatuhan pasien rawat jalan peserta askes di RSUD Karanganyar lebih banyak berada dalam kategori patuh yaitu sebanyak 164 pasien. Rata-rata biaya pengobatan per bulan untuk pasien hipertensi peserta askes di unit rawat jalan lebih besar terdapat pada pasien yang tidak patuh yakni Rp. 259,826 dibandingkan dengan pasien yang patuh Rp.256,696. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara karakteristik pasien, kepatuhan dengan rata-rata biaya per bulan yang diperlukan pasien. Kata kunci: kepatuhan, hipertensi, pembiayaan, RSUD Karanganyar
TRANMISI BERKAS SINAR-X 6 MV UNTUK LAPANGAN TIDAK TERATUR SHIELDING BLOK TIPIS DENGAN VARIASI BLOK Juni Sinarinta Purba
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas dosis transmisi pada lapangan yang diblok dengan cerrobend untuk berkas sinar- X 6 MV, pesawat linear accelerator Siemens Primus 2D Plus dengan lapangan dasar 20 cm x 20 cm. Pengukuran dilakukan dengan ionisasi chamber PTW 2D Array seven29 pada titik dalam phantom akrilik untuk lapangan yang diblok dan lapangan yang tidak dilindungi blok dengan bentuk blok yang divariasikan. Panjang Blok 10 cm dengan lebar variasi 1, 2, 3 cm dengan kedalaman pengukuran 2.0, 2.5, 3.0, 3.5, 4.0 cm, dari hasil pengukuran diperoleh nilai transmisi dosis 5.9 % - 19.93%, transmisi dosis akan semakin menurun dengan kenaikan lebar blok cerrobend dan sedikit meningkat dengan kenaikan kedalaman. Hasil pengukuran dibandingkan dengan hasil TPS. Kata kunci: Blok cerrobend, persentase transmisi dosis, daerah transisi

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 15, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025 Vol 15, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 14, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 14, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 14, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 14, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 Vol 13, No 4 (2023): November 2023 Vol 13, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 13, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 13, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 4 (2022): November 2022 Vol 12, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 12, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 12, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 12 (2022): Nomor Khusus Hari AIDS Sedunia Vol 11, No 4 (2021): November 2021 Vol 11, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 11, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 11, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 4 (2020): November 2020 Vol 10, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 10, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 10, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 4 (2019): November 2019 Vol 9, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019 Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 8, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 7, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 7, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6, No 4 (2016): November 2016 Vol 6, No 3 (2016): Agustus 2016 Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2015): Mei 2015 Vol 5, No 1 (2015): Februari 2015 More Issue