cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 25485970     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 500 Documents
Hubungan Antara Perilaku Kesehatan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilayah Kerja Puskesmas Pematangraya Tahun 2017 Sri Wahyuni Tarigan; Ricard Fredrik Marpaung
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik7ibu11

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah umum kesehatan merupakan di Indonesia, sejak tahun 1968 jumlah kasusnya cenderung meningkat dan penyebarannya bertambah luas. Angka kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerjaPuskesmas Pematang Raya tahun 2008 tercatat sebanyak 91 kasus dengan 2 korban meninggal. Dari data yang diperoleh diketahui adanya peningkatan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) yang signifikan dari tahun ke tahun antara tahun 2004-2008. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku kesehatan apa saja yang berhubungan dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerjaPuskesmas Pematang Raya. Dari hasil penelitian didapat bahwa faktor-faktor yang bermakna yaitu: membersihkan tempat penampungan air (p value=0,044, OR=2,531), menutup tempat penampungan air ( p value=0,002, OR=4,333), menguras tempat penampungan air (p value=0,004, OR=3,857), mengubur barang-barang bekas (p value=0,043, OR=3,095), membuang sampah pada tempatnya dan membakarnya (p value=0,043, OR=2,538), menggantung pakaian (p value=0,001, OR=4,896), dan memakai lotion anti nyamuk (p value=0,002, OR=6,000). Dari hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa perilaku kesehatan yangberhubungan dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah kerjaPuskesmas Pematang Raya Tahun 2018, yaitu membersihkan tempat penampungan air, menguras tempat penampungan air, mengubur barang-barang bekas, membuang sampah pada tempatnya dan membakarnya, menggantung pakaian, dan memakai lotion anti nyamuk. Berdasarkan hasil penelitian saran yang diajukan adalah untuk lebih memperhatikan perilaku kesehatan atau kebiasaan sehari-hari karena merupakan pengaruh penting dalam penularan dan penyebab penyakit DBD serta perlu dilakukan lebih lanjut, mengenai faktor-faktor resiko DBD yang belum diteliti. Kata kunci: demam berdarah dengue; perilaku kesehatan
GAMBARAN LIFESTYLE PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS PAKAN RABAA GADUT KABUPATEN 50 KOTA TAHUN 2020 Dita Hasni; Wahyu Beryansah; Febianne Eldrian; Sri Nani Jelmila
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 11, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik11207

Abstract

Hypertension can increase the risk of illness and death. Basically, hypertension is a disease that is difficult to control and tends to be unstable. This study aims to determine the lifestyle description of hypertension sufferers in Pakan Rabaa Gadut Health Center, 50 Kota Regency. This type of research is observational with a cross-sectional design. This study involved 112 hypertensive patients at Pakan Rabaa Gadut Health Center, District 50 Kota. Data are presented in the form of frequency and percentage. This study found that the highest degree of hypertension was isolated systolic hypertension, namely 75 people (67%), the most physical activity was in the moderate category, namely 56 people (50.0%), the most stress was in the moderate category, namely 102 people (91.1%). ), most of the patients who did not smoke were 72 people (64.3%), all of the sufferers did not consume alcohol, namely 112 people (100.0%), the most sex was women, namely 67 people (59.8%) and the largest age was elderly> 65 years, namely 43 people (38.4%). This study concluded that most subjects had moderate levels of physical activity, with moderate stress levels, did not smoke and did not consume alcohol. Keywords: hypertension; physical activity; stress; smoking; alcohol ABSTRAK Hipertensi dapat meningkatkan resiko kesakitan dan kematian. Pada dasarnya hipertensi merupakan suatu penyakit yang sulit dikontrol dan cenderung tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran lifestyle penderita hipertensi di Puskesmas Pakan Rabaa Gadut, Kabupaten 50 Kota. Jenis penelitian ini adalah observasional dengan desain cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 112 penderita hipertensi di Puskesmas Pakan Rabaa Gadut, Kabupaten 50 Kota. Data disajikan dalam bentuk frekuensi dan persentase. Penelitian ini menemukan bahwa derajat hipertensi terbanyak adalah hipertensi sistolik terisolasi yaitu 75 orang (67%), aktivitas fisik terbanyak adalah dalam kategori sedang yaitu 56 orang (50,0%), stress terbanyak adalah dalam kategori sedang yaitu 102 orang (91,1%), sebagian besar penderita tidak merokok yaitu 72 orang (64,3%), seluruh penderita tidak mengkonsumsi alkohol yaitu 112 orang (100,0%), jenis kelamin terbanyak adalah perempuan yaitu 67 orang (59,8%) dan umur terbanyak adalah lansia >65 tahun yaitu 43 orang (38,4%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa subjek terbanyak memiliki aktivitas fisik dalam tingkat sedang, dengan tingkat stress sedang, tidak merokok dan tidak mengkonsumsi alkohol. Kata kunci: hipertensi; aktivitas fisik; stress; merokok; alkohol
Indeks Kepuasan Masyarakat Berbasis Unit dan Elemen (IKMa-BUDE) dalam Pelayanan Puskesmas Ngariboyo, Magetan Sunarto Sunarto; Heru Santoso Wahito Nugroho; Suparji Suparji
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 10, No 4 (2020): November 2020
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik10408

Abstract

Research purposes is measuring the value of the community satisfaction index to the Ngariboyo health center services based on units and elements of service (IKMa-BUDE). This measurement method differs from the previous community satisfaction index survey which was only based on units. The research method was a survey. The research location at Ngariboyo Magetan health center, conducted in 2019 with a total respondents of 230 people. The research variable was the level of community satisfaction with health center services, and the data of which were collected using a questionnaire. Data analysis used descriptive statistics in the form of an index and presented in the form of tables and spider web diagrams based on units and service elements. The result of this research was that eight service units already have a community satisfaction index above the target and eight service units below the target. From the spider web diagram, there were four units that far exceed the target circle, each of which were: 1) Selotinatah auxiliary health center unit, 2) emergency unit, 3) mother and child clinic unit, and 4) Banyudono auxiliary health center unit. Judging from the nine elements of service, it also had a service quality level above the target so that it was categorized as very good. The conclusion of this research is that there are four units that need to improve their services, dental clinic unit, Selopanggung auxiliary center unit, Banjarejo auxiliary center unit and general clinic unit. Judging from the service element, there are two elements of service that need improvement, namely the element of service completion time and the element of support for infrastructure. Keywords: community satisfaction index; service unit; service element ABSTRAK Tujuan penelitian adalah mengukur nilai indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Puskesmas Ngariboyo berbasis unit dan elemen pelayanan (IKMa-BUDE). Metode pengukuran ini berbeda dengan survei indeks kepuasan masyarakat sebelumnya yang hanya berbasis unit saja. Metode penelitian adalah survei, lokasi penelitian di Puskesmas Ngariboyo Magetan, waktu penelitian tahun 2019 dengan jumlah responden sejumlah 230 orang. Variabel penelitian adalah tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan Puskesmas yang datanya dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk indeks dan disajikan dalam bentuk tabel dan spider web diagram berbasis unit dan elemen pelayanan. Hasil penelitian dari delapan unit pelayanan sudah memiliki indeks kepuasan masyarakat di atas target dan delapan unit layanan di bawah target. Hasil spider web diagram, terdapat empat unit yang sangat jauh melampaui lingkaran target, masing-masing adalah: 1) unit Pustu Selotinatah, 2) unit gawat darurat, 3) unit-KIA, dan 4) unit Pustu Banyudono. Ditinjau dari sembilan elemen pelayanan juga sudah memiliki tingkatan kualitas pelayanan di atas target sehingga dikategorikan sangat baik. Kesimpulan penelitian terdapat empat unit yang perlu perbaikan layanannya yaitu unit klinik gigi, unit Pustu Selopanggung, unit Pustu Banjarejo dan unit klinik umum. Ditinjau dari elemen pelayanan terdapat dua elemen pelayanan yang perlu perbaikan yaitu elemen waktu penyelesaian layanan dan elemen dukungan sarana prasarana. Rekomendasi perlu upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan dengan benchmarking terhadap perbaikan empat unit layanan dan dua elemen layanan yang di nilai buruk oleh masyarakat. Kata kunci: indeks kepuasan masyarakat; unit pelayanan; elemen pelayanan
Manajemen Logistik Perencanaan dan Pendistribusian Obat pada Intalasi Farmasi di RSUP Dr M. Djamil Padang Dicho Zhuhriano Yasli; Rahmadhani Rahmadhani; Yulfa Yulia
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 11, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik11110

Abstract

Logistic management and the need for medicines in a hospital can be implemented when medicine management is organized effectively and efficiently by conducting general standard of planning and distribution. The objective of the research was to find out and to analyze the process of medicine planning and medicine distribution in the process of medicine logistic management in the Pharmaceutical Installation of Dr M. Djamil General Hospital, Padang. The research used qualitative interactive method by using 7 sources of information taken by using purposive. Resources in research was the General Director and Human Resources, Head of Pharmacy, Parts Logistics, Procurement Section, Receipt of Goods, Pharmacists and Doctorsin. The results showed the Drug logistics management in Hospital Pharmacy Dr M. Djamil: a) Planning Drugs in good value and have followed the procedure of Dr M. Djamil General Hospital, Padang, b) Distribution of Drugs in value it her because it in volves external parties in meeting the needs of medicineat the hospital pharmacy of Dr M. Djamil General Hospital Padang. Keywords: hospital logistic management; logistic management in pharmacy installation ABSTRAK Manajemen logistik obat yang baik melalui pengelolaan, perencanaan dan pendistribusian merupakan pegangan umum untuk dapat terselenggaranya pengelolaan obat yang efektif dan efisien serta dapat memenuhi kebutuhan obat di rumah sakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis proses perencanaan obat dan menganalisis proses pendistribusian obat yang ada di dalam proses manajemen logistik obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Dr M. Djamil Kota Padang. Metode penelitian ini adalah kualitatif interaktif penentuan sumber informasi melibatkan 7 sumber informasi dengan mengunakan teknik purposive. Sumber informasi pada penelitian adalah Direktur Umum dan SDM, Kepala Instalasi Farmasi, Bagian Logistik, Bagian Pengadaan Barang, SUB Penerimaan Barang, Apoteker dan Dokter Umum Rumah Sakit. Hasil penelitian menunjukkan proses manajemen logistik obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Dr M. Djamil adalah sebagai berikut, a) Perencanaan Obat di nilai baik dan sudah mengikuti prosedur, b) Pendistribusian Obat di nilai belum baik karena melibatkan pihak ekternal dalam memenuhi kebutuhan obat apotik di Rumah Sakit Dr. M. Djamil Kota Padang. Kata kunci: manajemen logistik rumah sakit; manajemen logistik di instalasi farmasi
Hubungan Perilaku Ibu dengan Pemberian Mp-Asi Dini pada Bayi Usia 0-6 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Namrole Asih Dwi Astuti; Suryanti Tukiman; Epi Dusra
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn20

Abstract

Air susu ibu (ASI) mengandung semua zat gizi yang diperlukan bayi dalam enam bulan pertama setelah dilahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku ibu dengan pemberian MPASI dini pada bayi usia 0-6 bulan di wilayah kerja puskesmas Namrole tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional. Hasil analisis menunjukkanada hubungan antara pengetahuan ibu tetang MP-ASI dini dengan Pemberian MP-ASI dini (p= 0,002), ada hubungan Sikap Ibu tetang MP-ASI dini dengan Pemberian MP-ASI dini (0,017) dan ada hubungan Tindakan ibu tentang MP-ASI dini dengan Pemberian MP-ASI dini (0,039. Kesimpulan: ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan tindakan ibu tentang MP-ASI dini dengan pemberian MP-ASI dini pada bayiu usia 0-6 bulan di wilayah kerja puskesmas perawatan namrole. Kata kunci: pengetahuan; sikap; tindakan; MP-ASI dini
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil (Primigravida) Terhadap Perubahan Fisiologis Pada Masa Kehamilan di Klinik Bersalin T.Napitu di Kota Pematangsiantar 2018 Meyana Marbun
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn03

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan merupakan suatu proses yang fisiologis dan alamiah, proses kehamilan adalah merupakan suatu mata rantai mulai dari konsepsi, nidasi, adaptasi ibu terhadap nidasi, pemeliharaan kehamilan, perubahan hormon sebagai persiapan menyongsong kelahiran bayi. Kehamilan merupakan suatu hal yang normal yang akan dialami oleh seorang ibu yang sudah menikah, kehamilan juga merupakan suatu fase yang membahagiakan bagi ibu dan pasangannya. Namu kehamilan juga merupakan suatu kondisi dimana ibu akan rentan mengalami stres, hal ini diakibatkan oleh terjadinya perubahan fisiologis tubuh dan fungsi metabolisme dari si ibu. Wanita selama kehamilannya memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi dalam dirinya. Perubahan yang terjadi selama kehamilan umumnya menimbulkan ketidaknyamanan dan kekhawatiran bagi sebagian besar ibu hamil. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan ibu primigravida tentang perubahan fisiologis yang terjadi masa selama kehamilan di klinik mitra kasih kota pematangsiantar. Metode: penelitian ini menggunakan penelitian deskriptip yang bertujuan untuk pengetahuan gambaran Pengetahuan Ibu Primigravida Tentang Perubahan Fisiologis Selama Kehamilan Dengan sampel menggunakan total sampling sebanyak 42 orang. Hasil: Dari tabel di atas, berdasarkan jawaban responden terhadap hasil kuisioner maka mayoritas berpengetahuan kurang 8 orang (19,0%) dan minoritas berpengetahuan cukup sebanyak 16 orang (38,0%) dan berpengetahuan baik sebanyak 18 orang (19,0%). Kesimpulan: Dari hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa ibu hamil primigravida mayoritas berpengetahuan kurang sebanyak 8 orang (19,0%) diharapkan kepada ibu hamil untuk lebih meningkat aktif dalam mencari informasi dan mengikuti penyuluhan khususnya tentang perubahan fisiologis pada masa kehamilan. Kata kunci: ibu hamil, Perubahan Fisiologis
Pengaruh Pelatihan Terhadap Pengetahuan tentang Gizi Buruk dan Inter-Professional Collaboration Petugas Puskesmas Eny Pemilu Kusparlina
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 11, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik11214

Abstract

The problem of nutritional status is very complex, requiring treatment involving a health nutritionist. The nutritional status of children is one of the important things to prepare a quality generation. Health education in the form of training is expected to be able to change the collaborative competences of health workers across professions. This study aims to analyze the effect of training on knowledge of health workers about malnutrition and cross-professional collaboration. The researcher used a mix-methods approach with triangulation techniques using a questionnaire for the qualitative stage by conducting content analysis, while in the quantitative stage the researcher used a pre-experimental design with a "one group pre and post test" design, then the data were analyzed using the Wilcoxon test and paired samples-t test. The results of the content analysis informed that the training had gone well and was able to increase the participants' knowledge. The statistical test results showed that the mean knowledge of nutrition before training was 4.50, while after training was 4.467. The results of the Wilcoxon test showed that the p value = 0.586 (> 0.05), so it can be interpreted that there is no difference in knowledge about nutrition between before and after training. Meanwhile, the average knowledge about collaboration before training was 8.75 and after training was 10.67. The results of the paired samples t-test showed a value of p = 0.008 (0,05), sehingga dapat diinterpretasikan bahwa tidak ada perbedaan pengetahuan tentang gizi antara sebelum dengan setelah pelatihan. Sedangkan rerata pengetahuan tentang kolaborasi sebelum pelatihan adalah 8,75 dan setelah pelatihan adalah 10,67. Hasil Wilcoxon test menunjukkan nilai p = 0,008 (
Terapi Latihan Pada Motor Delayed Akibat Hipotiroid di Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi Tahun 2016 Tuty Swarni Sinaga
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 10, No 3 (2020): Agustus 2020
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik10311

Abstract

Motor delay is a condition that effects body functions or structure, and make limitation physical activities such as crawling, walking, grabbing or daily activities and may limit the participation and physical activites in children. One of the factors causing motor delayed is the hypothyroid hormone. Thyroid hormone has a vital role in the growth, metabolism, and regulation of body fluids. Thyroid hormone deficiency cause growth failure, and mental retardation. Early detection of motor delay can be done by using Denver Development Screening Test (DDST). This test is done with the purpose to follow the process of child development, to overcome early if found development delay. Physiotherapy is needed to deal with delays in motor development. Therapeutic exercise is one of the modalities of physiotherapy in motor improvement using body movement exercises either actively or passively. Keywords: motor delay; hypothyroid; therapeutic exercise ABSTRAK Motor delay adalah kondisi yang mempengaruhi fungsi tubuh atau stuktur, dapat membatasi aktivitas fisik seperti merangkak, berjalan, meraih atau aktivitas sehari-hari dan dapat membatasi partisipasi dan aktivitas fisik pada anak. Salah satu faktor yang menyebabkan motor delayed adalah hormon hipotiroid. Hormon tiroid memiliki peran vital dalam pertumbuhan, metabolisme, dan pengaturan cairan tubuh. Kekurangan hormon tiroid dapat menyebabkan kegagalan pertumbuhan, juga dapat mengakibatkan keterbelakangan mental pada penderitanya. Deteksi dini keterlambatan motorik dapat dilakukan dengan menggunakan DDST II (Denver Development Screening Test). Tes ini dilakukan dengan tujuan untuk mengikuti proses perkembangan anak, dan mengatasi secara dini bila ditemukan keterlambatan perkembangan. Fisioterapi diperlukan untuk menangani keterlambatan perkembangan motorik. Terapi latihan adalah salah satu modalitas fisioterapi dalam proses perbaikan motorik dengan menggunakan latihan- latihan gerakan tubuh baik secara aktif maupun pasif. Terapi latihan yang diberikan oleh fisioterapi pada anak dengan hormon hipotiroid, diharapkan dapat memberikan kemajuan perkembangan pada anak tersebut sehingga dapat mencapai tingkat perkembangan yang seoptimal mungkin sesuai dengan usia anak. Kata kunci: motor delay; hormon hipotiroid; terapi latihan
Rasionalitas Penggunaan Obat AINS pada Pasien Rematik Osteoarthritis Rawat Jalan di Puskesmas Singosari Kota Pematangsiantar Tahun 2018 Wilson Samosir
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik8hkn16

Abstract

Osteoarthritis (OA) merupakan bentuk artritis yang paling sering ditemukan di masyarakat, bersifat kronis, berdampak besar dalam masalah kesehatan masyarakat. Osteoarthritis tidak hanya mengenai wawan sendi namun juga mengenai seluruh sendi, termasuk tulang sub kondral, kapsul dan jaringan synovial serta jaringan ikat periartikular. Dari total pasien arthritis yang berjumlah 213 pasien hanya di dapat 30 pasien yang memenuhi kriteria inklusi disebabkan karena tidak lengkapnya data rekam medis atau bahkan hilangnya data rekam medis yang menyebabkan data rekam medis pasien menjadi tidak lengkap. Adapun aspek rasionalitas ditinjau dari 6 ketepatan (tepat diagnosis, tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis, tepat rute pemberian, tepat pasien) maka di dapatkan hasil analisis bahwa ketepatan bernilai 100% tepat, sedangkan untuk parameter tepat obat masih bernilai 53%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengobatan untuk pasien osteoarthritis apabila ditinjau dari tepat diagnosis, tepat indikasi, tepat dosis, tepat pasien, tepat obat, tepat cara pemberian di Puskesmas Singosari belum dapat sepenuhnya rasional. Kata kunci: osteoarthritis; pasien arthritis; rasionalitas
Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang KB Suntik Depoprogestin yang Mengalami Gangguan Haid di Kelurahan Banten Kota Pematangsiantar Tahun 2017 Meyana Marbun
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalsium merupakan salah satu zat yang dibutuhkan ibu hamil karena kalsium sangat diperlukan dalam pembentukan tulang dan gigi janin. Jika cadangan kalsium yang dimiliki ibu tidak mencukupi, maka janin akan mengambil cadangan kalsium yang dimiliki tulang dan gigi ibu. Akibatnya ibu hamil akan mengalami keluhan sakit gigi maupun nyeri pada ototnya. Metode penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan data primer melalui kuesioner berdasarkan pengetahuan, umur, pendidikan, paritas, sumber informasi dan pekerjaan. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan metode Total Sampling yaitu metode pengambilan sampel secara keseluruhan dari semua jumlah populasi. Jumlah sampel adalah 28 orang. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa dari 28 responden mayoritas berpengetahuan kurang sebanyak 14 responden (50%), berdasarkan umur mayoritas berpengetahuan kurang sebanyak 10 responden (35,71%), berdasarkan pendidikan mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 8 responden (28,57%), berdasarkan paritas mayoritas berpengetahuan kurang sebanyak 5 orang (17,86%), berdasarkan sumber informasi mayoritas berpengetahuan kurang yang diperoleh dari komunikasi sebanyak 9 responden (32,14%), berdasarkan pekerjaan mayoritas berpengetahuan kurang sebagai IRT sebanyak 9 responden (32,14%). Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa ibu hamil berpengetahuan kurang, diharapkan agar ibu hamil dapat mencari informasi yang penting untuk kesehatan dan kepada tenaga kesehatan agar lebih maksimal dalam memberikan promosi kesehatan kepada ibu hamil tentang pentingnya manfaat kalsium. Kata kunci: pengetahuan; ibu hamil; manfaat kalsium

Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 15, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 15, No 2 (2025): April-Juni2025 Vol 15, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 14, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 14, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 14, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 14, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 Vol 13, No 4 (2023): November 2023 Vol 13, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 13, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 13, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 12, No 4 (2022): November 2022 Vol 12, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 12, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 12, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 12 (2022): Nomor Khusus Hari AIDS Sedunia Vol 11, No 4 (2021): November 2021 Vol 11, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 11, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 11, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 10, No 4 (2020): November 2020 Vol 10, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 10, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 10, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 9, No 4 (2019): November 2019 Vol 9, No 3 (2019): Agustus 2019 Vol 9, No 2 (2019): MEI 2019 Vol 9, No 1 (2019): FEBRUARI 2019 Vol 8, No 4 (2018): NOVEMBER 2018 Vol 8, No 3 (2018): AGUSTUS 2018 Vol 8, No 2 (2018): MEI 2018 Vol 8, No 1 (2018): Februari 2018 Vol 8 (2018): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 7, No 4 (2017): NOVEMBER 2017 Vol 7, No 3 (2017): Agustus 2017 Vol 7, No 2 (2017): Mei 2017 Vol 7, No 1 (2017): Februari 2017 Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Ibu Vol 7 (2017): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6, No 4 (2016): November 2016 Vol 6, No 3 (2016): Agustus 2016 Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 6 (2016): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional Vol 5, No 2 (2015): Mei 2015 Vol 5, No 1 (2015): Februari 2015 More Issue