Articles
112 Documents
PEMILU DAN POLITIK IDENTITAS: DILEMA ANTARA KEBANGSAAN DAN KEAGAMAAN
Khoirunnisa Khoirunnisa
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52447/polinter.v9i1.6999
Artikel ini menganalisis dilema yang muncul dalam konteks politik identitas terkait pemilu di Indonesia. Munculnya perdebatan yang menghubungkan isu agama dan politik dalam pemilu, juga untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi antara konsepsi kebangsaan dan keagamaan dalam pemilu di Indonesia. Terutama yang terkait dengan Politik identitas yang telah mempengaruhi panggung politik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Tulisan ini bertujuan untuk memahami realita politik identitas di Indonesia saat ini dengan fokus pada dua kelompok identitas utama, yaitu kelompok keagamaan dan kelompok nasionalis. Metode pendekatan yuridis normatif, dengan studi kepustakaan yang mencakup berbagai sumber seperti tulisan ataupun artikel ilmiah baik berbentuk buku, media online, disertasi ataupun literatur yang lain merupakan metode yang dipilih dalam penulisan artikel ini. Hasil dari kajian menemukan bahwa polarisasi politik berdasarkan identitas keagamaan dan nasionalisme menyebabkan gangguan terhadap stabilitas negara. Namun keberadaan politik identitas bukanlah menjadi faktor utama penyumbang kehancuran integritas nasional di Indonesia, tapi merupakan pondasi penting dalam membangun identitas nasionalisme bangsa.
Aspek Biopolitik Kebijakan Indonesia Dalam Menangani Pandemi Covid-19
Mohamad Dziqie Aulia Al Farauqi;
Dzulrifani Dzulrifani
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52447/polinter.v9i1.6994
Based on the World Health Organization report, Coronavirus disease 2019 (COVID-19) is a respiratory tract infection that has become an epidemic in approximately 213 countries around the world, including Indonesia. Before the first confirmed case of COVID-19 in Indonesia that the response given by the government was still not acting, it was seen how unaware the Indonesian government was in responding to the pandemic. Then, the situation in Indonesia is getting worse with a very significant increase in the number of cases occurring. Finally, the government also focused on handling this disease outbreak. In this case, the government provides recommendations and public policies for the community to prevent the spread of COVID-19. Through this study, the author aims to analyze the biopolitical aspects of handling COVID-19 by the Government of Indonesia. Therefore, the biopolitical aspect that focuses on Indonesia's policies in dealing with COVID-19 will be used as an analytical framework in this study. In addition, global health governance is also used as a reference to support the author's statement. To explain the actions of the Government of Indonesia, this study will use qualitative research with a focus on literacy observations related to this issue.
Implementasi Kebijakan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) dalam mewujudkan konsep “No Wrong Door Policy” di lingkungan Lembaga Administrasi Negara
Pracoyo Cipto Nugroho;
Asropi Asropi;
Ridwan Rajab
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52447/polinter.v9i1.6873
Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional atau SP4N yang merupakan sistem yang terintegrasi dalam pengelolaan pengaduan nasional secara berjenjang dalam upaya mewujudkan konsep “No Wrong Door Policy” yang merupakan pengelolaan pengaduan yang mengutamakan menerima pengaduan dari mana saja dan jenis apapun serta memastikan pengaduan tersebut dapat ditangani oleh penyelenggara pelayanan publik yang berwenang. dalam penerapannya SP4N memanfaatkan teknologi informasi melalui portal layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat atau dikenal dengan lapor!, dalam Implementasinya Lembaga Administrasi Negara (LAN) belum mengoptimalkan portal tersebut sebagai kanal pengaduan utama sedangkan PerMenPANRB 62/2018 mengamanatkan penggunaan portal lapor! Sebagai kanal utama layanan pengaduan instansi pemerintah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis implementasi kebijakan pengelolaan pengaduan yang dilakukan oleh LAN. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian bersifat deskriptif eksploratif, dengan menggunakan teori implementasi kebijakan menurut George Edward III yang terdiri dari 4 (empat) faktor yaitu : komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara semi terstruktur dengan melibatkan key informan yang berwenang dalam pengelolaan pengaduan di LAN. Hal yang diharapkan dari penelitian ini adalah mengoptimalisasikan penggunaan portal lapor! dalam seluruh pengelolaan pengaduan di lingkungan LAN.
ANALISIS KONFLIK BURUH PEREMPUAN DENGAN PT AICE: STUDI KASUS KEBIJAKAN PERUSAHAAN TIDAK RESPONSIF GENDER TAHUN 2017
Anju Tobing;
Cikal Adelaide Budaya;
Kinaya Dwi Amoesta;
Rafael Milliano;
Yusran Arafah;
Deni Angela
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52447/polinter.v9i1.6926
Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis masalah ketidakpatuhan terhadap pedoman kesehatan dan keselamatan kerja (K3) bagi buruh perempuan di PT. AICE sejak tahun 2017. PT. AICE memiliki kebijakan yang tidak responsif terhadap kebutuhan buruh perempuan, sehingga mempersulit mereka untuk memperoleh hak-hak seperti cuti haid, cuti hamil, cuti melahirkan, dan jam kerja yang fleksibel bagi ibu hamil. Akibatnya, buruh perempuan mengalami penurunan motivasi yang berujung pada mogok kerja. Studi ini menggunakan metode studi pustaka untuk menganalisis kebijakan tidak responsif PT. AICE terhadap buruh perempuan dengan menggunakan teori feminisme sosialis dengan melibatkan pandangan Nancy Fraser. Temuan penelitian menunjukkan bahwa PT. AICE gagal memenuhi hak-hak perempuan, yang mengakibatkan kurangnya responsivitas terhadap hak-hak mereka. Hal ini berdampak signifikan pada kinerja buruh perempuan, menyebabkan kehilangan motivasi dan semangat kerja. Serikat buruh turut campur tangan untuk mengatasi masalah ini.
Eksistensi Integrasi Ekonomi ASEAN Pada Aspek Economic Security di Indonesia Tahun 2020-2021
Siti Ghina Fauziah;
Made Fitri Maya Padmi;
Dinar Ayu Chandra Agustin
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52447/polinter.v9i1.6877
Pandemi Covid-19 secara nyata memberikan gambaran bahwa ancaman keamanan manusia, dalam hal ini adalah keamanan kesehatan, dapat memberikan dampak yang besar pada aspek sosial-ekonomi suatu negara. Ketahanan Ekonomi atau Economic Security menjadi dampak yang paling dirasakan setelah dampak Kesehatan. Pandemi ini membawa dampak ekonomi masyarakat yang dapat dilihat dari penurunan Pendapatan Domestik Bruto suatu negara, meningkatnya angka pengagguran dan angka kemiskinan di suatu negara, termasuk Indonesia. Berbagai upaya nasional dan internasional dilakukan pemerintah untuk menanggulangi hal ini. Upaya regional sesama negara ASEAN juga dilakukan melalui kerangka kerja sama Integrasi Ekonomi ASEAN. Karya tulis ini mencoba untuk menjelaskan kerja sama negara-negara ASEAN dalam penanggulangan dampak pandemi terutama dalam hal pemulihan economic security di Indonesia di tahun 2020 hingga 2021.
IMPLICATIONS OF INDONESIAN TEA INDUSTRY INVOLVEMENT IN GLOBAL PRODUCTION NETWORK: DOWNGRADING OR UPGRADING?
Dewi Setiyaningsih
JURNAL POLINTER : KAJIAN POLITIK DAN HUBUNGAN INTERNASIONAL Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52447/polinter.v9i1.6987
Since 21st century, the production system of capitalism has experienced rapid development with the globalization of production. The pattern of production is segmented, where a product is not only produced in one country or what is called as global production network (GPN). As a developing country, Indonesia is also involved in the GPN and create global value chain (GVC). One of the industries favored by Indonesia in the GPN is the agricultural industry. Many studies have examined the extent of Indonesia’s involvement and how the impact of Indonesia’s involvement in the GPN will be. However, not many have studied the specifics of commodities. This study examines how tea industry involvement in GPN has a social and economic impact using the framework developed by Handerson on the influence of value, power, and embeddedness on the social and economic improvement of GPN activities. Taking tea industry as a case, the results show that the industry’s involvement in the GPN can have a positive impact on development in Indonesia.
Soft Diplomasi Jepang Melalui Anime dan Manga Untuk Meningkatkan Nation Branding Jepang
Garmabar, Padlika;
Rifai, Maulana;
Hakim, Fadhlan Nur
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52447/pol.v9i2.7420
Globalization makes it easy to access incoming information that can be accessed from anywhere and influences international community relations. Japan uses its popular culture to improve its nation branding. Popular culture includes anime and manga as part of soft diplomacy. This research uses qualitative methods with data obtained from books, documents, journals and other works. Data collection techniques use documentation studies, data will be processed and concluded to find answers to the problems faced. The results of this research can be said that Japan has succeeded in increasing its nation branding through anime and manga in Indonesia. The widespread distribution of anime and manga in Indonesia is one of the factors in the success of the Japanese government in influencing Indonesian people to get to know Japanese culture. Other successes can be seen from the many Japanese-themed festivals held by the official, private and unofficial government. Japan has succeeded in creating a view shown in anime and manga which shows that Japan is a country rich in cultural heritage. This success also increases visits from Indonesian people who travel to Japan every year, even though it has experienced a decline due to the Covid 19 pandemic. Thus, Japan can be said to be successful in its achievements in improving its country's nation branding.
Analisis Peran penting Indonesia dalam kerja sama ekonomi politik maritim
Azhar, Alingka Natasya
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52447/pol.v9i2.7376
Sebagai negara maritim indonesia memiliki peluang terhadap ekonomi dan politik nya sebagai pendukung perkembangan negara indonesia, Jurnal ini membahas peran Indonesia dalam kerja sama ekonomi politik maritim selama era pemerintahan Jokowi. Melalui analisis kebijakan, perjanjian internasional, dan implementasi program, penelitian ini mengungkap dampak serta tantangan yang dihadapi Indonesia dalam upaya memperkuat kerja sama maritim di tingkat ekonomi dan politik. Dengan fokus pada inisiatif Jokowi, penelitian ini menyajikan gambaran komprehensif tentang peran Indonesia dalam konteks kerja sama maritim di era pemerintahannya..Dalam penelitian ini, isu ekonomi politik maritim indonesia merupakan sangatlah penting bagi para calon presiden untuk memandang kebijakannya.maka penting untuk melakukan ataupun melihat strategi yang melihat bahwasannya maritim juga merupakan kepentingan mendukung perkembangan indonesia. dengan melakukan kerjasama antar negara merupakan suatu upaya yang menjadi landasan penting yang harus dilakukan oleh Indonesia.
Pengaruh United States Indonesia Comprehensive Partnership Agreement terhadap Kerja Sama Keamanan Maritim Amerika Serikat dan Indonesia Tahun 2015-2019
Bila, Nabila Salsa;
Haqqi, Halifa;
Wijayati, Hasna;
Alchatib, Satria Rizaldi
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52447/pol.v9i2.7389
United States-Indonesia Comprehensive Partnership Agreement merupakan bentuk kerja sama kemitraan komprehensif antara Amerika Serikat dan Indonesia. Salah satu bidang kerja sama yang dilakukan adalah keamanan maritim. Kerja sama keamanan maritim dilakukan sejalan dengan adanya visi misi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dan bentuk penjagaan di maritim dari berbagai ancaman yang ada. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh United States-Indonesia Comprehensive Partnership Agreement terhadap kerja sama keamanan maritim Amerika Serikat dan Indonesia. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan menggunakan sumber data sekunder untuk mengetahui kronologi terbentuknya kemitraan komprehensif Amerika Serikat dan Indonesia dan pengaruhnya terhadap kerja sama keamanan maritim. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa United States-Indonesia Comprehensive Partnership Agreement berpengaruh terhadap kerja sama keamanan maritim Amerika Serikat dan Indonesia berupa terjadi peningkatan penangkapan tindakan illegal fishing di perairan Indonesia dan kebijakan penenggelaman kapal bagi kapal-kapal yang melakukan tindakan ilegal.
Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat era Donald Trump: Kajian mengenai Faktor Psikologis dalam Free and Open Indo Pacific
Sudirman, Arfin;
Dermawan, Windy;
Nur Salsabila, Fairuz Nadhira
Jurnal Polinter : Kajian Politik dan Hubungan Internasional Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52447/pol.v9i2.6932
The Indo-Pacific region is an area that connects the Indian and Pacific Oceans so that it has a strategic geopolitical and geo-economics’ position. This region became the center of rapid growth, giving rise to a hierarchy for the United States as a great power country. This is demonstrated by the emergence of the Free and Open Indo-Pacific policy in the era of Donald Trump. This research aims to analyze psychological factors in US foreign policy under Donald Trump through the The Policy of Free and Open Indo-Pacific. This research uses the theory of leaders in foreign policy decision-making. This paper uses qualitative methods by collecting data through interviews with several informants and documentation studies. This research found that the Free and Open Indo-Pacific policy was considered more aggressive due to the influence of psychological factors from Donald Trump, ranging from idiosyncratic factors such as the nature and character of Donald Trump to external factors such as business background and relations between the United States and other countries.