cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 24607274     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling is a Scientific Journal managed by Department of Guidance and Counseling Faculty of Teacher Training and Education Universitas Muhammadiyah Palangkaraya and published twice a year (in March and September) by Institute for Researches and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, contains articles of research and critical-analysis studies in Guidance and Counseling topics.
Arjuna Subject : -
Articles 144 Documents
Analisis Sikap Apatis Peserta Didik Kelas XI Sar-1 di SMK Negeri 2 Palangka Raya Krisnila Krisnila; Andi Riswandi Buana Putra
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 2 (2017): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (24.263 KB) | DOI: 10.33084/suluh.v2i2.540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai sikap apatis peserta didik si kelas XI SAR-1 SMK Negeri 2 Palangka Raya. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, guru mata pelajaran, dan 4 peserta didik SMK Negeri 2 Palangka Raya. Penentuan subjek penelitian dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpuan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode yang digunakan adalah studi kasus. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap apatis peserta didik di kelas XI SAR-1 SMK Negeri 2 Palangka Raya terlihat pada saat pembelajaran berlangsung dalam bentuk tidak berani berpendapat, tidak berani mengutarakan jawaban, tidak mau dan tidak berani maju ke depan kelas, merasa tidak mampu melakukan sesuatu, takut gagal, tidak mau bekerja sama, tidak peduli dengan pertanyaan teman dan guru maupun lingkungan disekitarnya
Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik SMPN 1 Selat Kuala Kapuas Ni Wayan Ginanti; Asep Solikin; Heru Nurrohman
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 2 (2017): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.727 KB) | DOI: 10.33084/suluh.v2i2.543

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui profil motivasi belajar peserta didik di SMPN 1 Selat Kuala Kapuas, (2) mengetahui efektifitas program bimbingan kelompok untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMPN 1 Selat Kuala Kapuas. Metode yang di gunakan penelitian adalah menggunakan rancangan penelitian Tindakan kelas Bimbingan dan Konseling ( PTKBK ) yang berusaha memecahkan atau menjawab permasalahan yang dihadapi pada situasi sekarang. Untuk teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah observasi dan angket. Sedangkan dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan statistik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Hal ini dapat di lihat dari penelitian pre test hasil yang di peroleh 64% dan pada penelitian post test yang diperoleh 95% . Kemudian secara statistik di peroleh harga P=000 yang menunjukan bahwa harga P jauh lebih kecil dari 0,05. Yang berarti Ho ditolak dan H1 diterima.
Pemilihan Layanan Penempatan Dan Penyaluran Dalam Pemilihan Jurusan Peserta Didik Kelas XI di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya Normalasari Normalasari; Muhammad Andi Setiawan
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 2 No 2 (2017): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.358 KB) | DOI: 10.33084/suluh.v2i2.544

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus survey deskriptif yang diartikan sebagai penelitian yang dilakukan dengan tujuan semata – mata memberikan gambaran tentang sesuatu. Selain itu juga dapat diartikan sebagai proses pemecahan masalah yang diselidiki dengan melukiskan keadaan subjek dan objek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta – fakta yang tampak atau sebagaimana adanya, di sekolah SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya guru bimbingan konseling memberikan informasi yang yang cukup baik kepada peserta didiknya, dalam memberikan layanan bimbingan konseling terutama layanan penempatan dan penyaluran dalam pemilihan jurusan. Kendalanya guru BK tersebut jarng masuk kelas apalagi kalau ada mahasiswa jurusan bimingan konseling yang PPL. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan survey langsung di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya dan wawancara dengan 3 orang peserta didik, 2 orang guru bimbingan konseling dan 1 orang kepala sekolah yang dilaksanakan oleh peneliti untuk mengungkap hasil secara benar dan nyata peneliti menggunakan dokumentasi lapangan sebagai pendukung data yang diperlukan seperti dokumentasi tertulis, catatan lapangan, catatan harian yang berhubungan dengan subjek penelitian serta lampiran daftar gambar.
Konseling Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Untuk Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Pada Peserta Didik MTS Hidayatul Insan Palangka Raya Diplan Diplan; Yuni Budiyaningsih
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2019): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.42 KB) | DOI: 10.33084/suluh.v4i2.617

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui kemampuan interaksi sosial yang rendah dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Sosiodrama pada peserta didik kelas VII MTs Hidayatul Insan Palangka Raya. Populasi dalam penelitian ini adalah 66 peserta didik. Jumlah sampel Penelitian terdiri dari 7 peserta didik. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif, metode penelitian adalah metode pre eksperimen One-group pre-test dan post-test design.. Teknik pengumpulan data menggunakan skala interaksi sosial. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t (paired sample T test) yang tergolong dalam statistik parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan interaksi sosial peserta didik yang rendah dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan Konseling Kelompok dengan teknik sosiodrama. terbukti dari hasil analisis data kemampuan interaksi sosial menggunakan uji t, dapat diketahui bahwa t hitung adalah -10,180 dengan nilai probabilitas atau sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, karena nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa konseling kelompok dengan teknik Sosiodrama dapat meningkatkan kemampuan interaksi sosial peserta didik kelas VII di MTs Hidayatul Insan Palangka Raya. Tujuan penelitian ini mengetahui kemampuan interaksi sosial yang rendah dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Sosiodrama pada peserta didik kelas VII MTs Hidayatul Insan Palangka Raya. Populasi dalam penelitian ini adalah 66 peserta didik. Jumlah sampel Penelitian terdiri dari 7 peserta didik. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif, metode penelitian adalah metode pre eksperimen One-group pre-test dan post-test design.. Teknik pengumpulan data menggunakan skala interaksi sosial. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t (paired sample T test) yang tergolong dalam statistik parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan interaksi sosial peserta didik yang rendah dapat ditingkatkan dengan menggunakan layanan Konseling Kelompok dengan teknik sosiodrama. terbukti dari hasil analisis data kemampuan interaksi sosial menggunakan uji t, dapat diketahui bahwa t hitung adalah -10,180 dengan nilai probabilitas atau sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, karena nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Jadi dapat ditarik kesimpulan bahwa konseling kelompok dengan teknik Sosiodrama dapat meningkatkan kemampuan interaksi sosial peserta didik kelas VII di MTs Hidayatul Insan Palangka Raya.
Teknik Menggambar Untuk Menurunkan Emosi Marah Pada Peserta Didik Di SMA Negeri-2 Palangkaraya Karyanti Karyanti; Yanti Agustina
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2019): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.732 KB) | DOI: 10.33084/suluh.v4i2.618

Abstract

Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Menggambar Untuk Menurunkan Emosi Marah Peserta Didik di SMA Negeri-2 Palangka Raya Tahun Ajaran 2017/2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberhasilan Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Menggambar Untuk Menurunkan Emosi Marah Peserta Didik Di SMA Negeri-2 Palangka Raya. Rancangan penelitian ini menggunakan Single Subject Design (SSD) dengan Multiple Baseline Across Subject. Subjek dalam penelitian ini adalah 9 pesera didik di kelas X MIPA-6 SMA Negeri 2 Palangkaraya tahun ajaran 2017/2018 yang teridentifikasi sebagai peserta didik yang berperilaku emosi marah dalam kategori cendrung tinggi, masing-masing diidentifikasi dari rubic observasi analisis analisis visual dengan memperhatikan perubahan level dan trend. Hasil analisis menunjukan kesembilan subjek pada fase baseline memiliki perilaku emosi marah yang cendrung tinggi. Pada fase intervensi terakhir kesembilan subjek mengalami penurunan kategori dari kategori tinggi menjadi sedang dan dari kategori sedang menjadi rendah. Pada fase berikutnya yaitu pada fase maintenance atau fase follow up, pergerakan data stabil seperti data pada pengukuran intervensi. Berdasarkan data tersebut trend dan level mengalami penurunan yang cukup tajam. Hal ini dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik menggambar dapat mengurangi emosi marah peserta didik di kelas X MIPA-6 SMA Negeri 2 Palangkaraya
Konseling Kelompok Menggunakan Musik Untuk Menurunkan Stress Belajar Peserta Didik di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya Andi Riswandi Buana Putra; Wiwit Asmarita
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2019): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.196 KB) | DOI: 10.33084/suluh.v4i2.619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layanan konseling kelompok menggunakan musik untuk menurunkan stress belajar peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan Mix Method dengan bentuk strategi Eksplanatoris Sekuensial. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya yang berjumlah 358 orang dengan sampel 7 orang peserta didik yang teridentifikasi memiliki tingkat stress belajar yang tinggi. Data di analisis dengan uji T Test Menggunakan aplikasi Software SPSS versi 22.00. teknik pengumpulan data menggunakan skala stress belajar, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan ketujuh peserta didik yang diberikan treatment mengalami perubahan yang positif antara sebelum diberikan treatment dengan sesudah pemberian treatment yang diketahui dari hasil perbandingan Pre-test – Post-test.
Peran Konselor Dalam Penanggulangan Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja (Studi Kasus di SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya) Heru Nurochman; Muhammad Andi Setiawan
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2019): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.155 KB) | DOI: 10.33084/suluh.v4i2.620

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana peranan konselor dalam menanggulangi perilaku pergauan bebas yang terjadi di kalangan remaja sekolah. Subyek penelitian guru Bimbingan dan Konseling dan peserta didik SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya. Pengumpulan data dalam penelitinya dengan menggunakan wawancara, obsevasi analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini diharapkan tersusun sebuah laporan fisik penelitian dan ditambah dengan jurnal nasional tidak terakreditasi. Hasil penelitian menunjukan bahwasanya konselor memiliki peranan yang sangat vital. Faktor penyebab terjadinya pergaulan bebas terdiri dari 2 faktor yaitu factor internal dan eksternal. Faktor internal ialah faktor yang bersumber dari individu itu sendiri seperti kurangnya pemahaman agama dan remaja yang memiliki mental yang lemah. Adapun faktor eksternal ialah faktor yang bersumber dari luar yaitu lingkungan yang tidak kondusif seperti kurangnya perhatian orangtua, keadaan keluarga yang kurang harmonis (broken home), pengaruh lingkungan setempat, dan pengaruh media sosial. Upaya Konselor dalam mengatasi pergaulan bebas remaja di SMA Muhammadiyah 2 Palangkaraya yaitu dengan layana klasikal, konseling individu, dan bimbingan konseling kelompok.
Upaya Meningkatkan Self-Esteem Pada Penampilan Difabel Melalui Konseling Rational Emotive Behavior Therapy di Difabel Slawi Mandiri Kabupaten Tegal Pradita Anggi Ayungingtyas; Sesya Dias Mumpuni; Achmad Suhud
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2019): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/suluh.v4i2.621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kondisi awal anggota difabel, Hubungan antara tingkat self-esteem dengan penampilan dan Proses konseling Rational Emotive Behavior Therapy dalam meningkatkan self-esteem pada penampilan difabel di Difabel Slawi Mandiri Kabupaten Tegal. Metode penelitian ini menggunakan mix methods (kuantitatif dan kualitataif). Sampel penelitian adalah 30-35 anggota difabel menggunakan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data berupa skala, observasi dan wawancara. Teknik analisa data Kuantitatif melalui Uji validitas dengan rumus Pearson Product moment, uji reliabilitas dengan rumus alpha cornbach’s dan analisis korelasi. Sedangkan analisis data kualitatif melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung 3,6373 > ttabel 2,042 (df=n-k | 32-2=30), maka ada hubungan antara variabel self-esteem dengan penampilan difabel. Kondisi awal self-esteem difabel dikategorikan sangat rendah (6%), (25%) dalam kategori rendah, (25%) dalam kategori cukup, (22%) dalam kategori sedang, (13%) dalam kategori tinggi, dan (9%) dalam kategori sangat tinggi. Peneliti mengambil satu responden dari dua responden yang memiliki self-esteem sangat rendah untuk di konseling. Dari hasil pengamatan konseling, terdapat perubahan positif dalam diri konseli untuk menjadi pribadi mandiri.
Implementasi Layanan Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Penyesuaian Diri Peserta Didik (Studi Kasus di Sma N 1 Palangkaraya) Muhammad Fatchurahman; Rico Saputra
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2019): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.461 KB) | DOI: 10.33084/suluh.v4i2.623

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu: (1) untuk mengetahui bentuk penyesuaian diri peserta didik kelas X MIA 1 SMAN-1 Palangka Raya dan (2) untuk mengetahui implementasi layanan bimbingan kelompok oleh guru bimbingan konseling terhadap penyesuaian diri peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 1 (orang) kepala sekolah, 1 (orang) guru bimbingan dan konseling dan 6 (enam) orang peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dukumentasi. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dapat disimpulkan yaitu: (1) Proses penyesuaian diri dapat dengan cara menerima keadan diri sendiri, mampu terbuka pada teman-teman sebayanya, mampu memilah dan memiliki sesu atau hal yang baik dan yang buruk, serta mampu mengendalikan emosi. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyesuaian diri yaitu psikogenik (hubungan di dalam keluarga) dan sosiopsikogenik (lingkungan sekolah dan sosial). (2) L ayanan bimbingan kelompok dilaksanakan, akan tetapi tidak secara kontinyu. Pelaksanaan layanan bimbingan kelompok sudah melewati tahapan yang sudah baku (tahap pembentukan, peralihan, kegiatan, dan pengakhiran) akan tetapi kegiatan yang dilakukan di dalam setiap tahapannya belum sesuai dengan konsep yang ideal.
Konseling Kelompok Dengan Teknik Self Management Untuk Menurunkan Prasangka Sosial Peserta Didik Esty Aryani Safithry; Niky Anita
Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 4 No 2 (2019): Suluh: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.686 KB) | DOI: 10.33084/suluh.v4i2.624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layanan konseling kelompok dengan teknik self management dalam menurunkan prasangka social peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik Pre-Eksperiment dangn bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X mipa-7 di SMAN 2 Palangka Raya yang berjumlah 40 orang, dengan sampel 9 orang peserta didik yang teridentifikasi memiliki tingkat prasangka social yang tinggi. Data di analisis dengan uji T Test Menggunakan aplikasi Software SPSS versi 20.00. teknik pengumpulan data menggunakan, observasi dan skala prasangka sosial. Berdasarkan hasil Pre-test sebelum pemberian treatment subjek mendapatkan nilai skor rata-rata 86-114 masuk dalam kategori tinggi , dan setelah pemberian treatmen berdasarkan hasil Post-test rata-rata subjek mendapatkan nilai skor 57-85 dan masuk dalam kategori sedang. Pada observasi awal sebelum pemberian treatment mendapatkan nilai skor 9-13 masuk dalam kategori rendah dan setelah pemberian treatment pada observasi akhir rata-rata subjek mendapatkan nilai skor 4-8 masuk dalam kategori rendah. Hasil penelitian menunjukan kesembilan peserta didik yang diberikan treatment mengalami penurunan perilaku prasangka sosial sesudah pemberian treatment yang diketahui dari hasil perbandingan Pretest-Posttest.

Page 4 of 15 | Total Record : 144