cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Edutama
  • Jurnal Pendidikan Edutama
  • Website
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 23392258     EISSN : 2548821X     DOI : -
Core Subject : Education,
Edutama Journal of Education (Jurnal Pendidikan Edutama) is double -blind peer reviewed open access journal that provides publication of articles in all education field. it aims to promote excellence through the dissemination of high-quality research finding in provide a platform scientists and academicians all over the world to promote, share and discuss various and issues developments in different areas of educational research.
Arjuna Subject : -
Articles 419 Documents
Prestasi belajar matematika dengan TGT dan NHT pada siswa bergaya belajar kinestetik Ridam Dwi Laksono
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): July 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.678 KB) | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.1038

Abstract

Abstract: With the implementation of K-13, it is necessary to innovate learning models on the material, tools and how to deliver them. The purpose of this study is to find out whether the mathematics learning with TGT and NHT models  that have been innovated according to the 2013 curriculum, whether students have the same learning achievement. Second, to find out the learning style as an internal factor of students, is there an influence on the achievements. Third, to find out the interaction between learning models and student learning styles on student achievement. This activity is carried out by means of quasi experiments. Student learning achievement as the dependent variable, learning models and learning styles as independent variables. Statistical analysis using two-way ANOVA. Student achievement data is taken using cognitive test instruments and classification of learning styles using learning style questionnaires. Obtained research results (1) student achievement on the TGT learning model is better than student achievement on the NHT learning model, (2) there is no influence of student learning styles on learning achievement, (3) there is an interaction between learning models with learning styles. Students with kinesthetic learning styles have higher achievement when learning with the TGT learning model, compared to students who have the same learning style on NHT learning. Keyword: TGT, NHT, Learning Style, Peer Learning. Abstrak: Dengan diberlakukanya K-13, perlu dilakukan inovasi model pembelajaran pada materi, perangkat dan cara penyampaiannya. Tujuan penelitian ini pertama untuk mengetahui apakah pembelajaran matematika dengan model TGT dan NHT yang telah diinovasi sesuai kurikulum 2013, siswanya memiliki prestasi hasil belajar yang sama. Kedua untuk mengetahui gaya belajar sebagai faktor internal siswa, apakah terdapat pengaruh terhadap prestasi yang dicapai. Ketiga untuk mengetahui interaksi antara model pembelajaran dengan gaya belajar siswa terhadap prestasi siswa. Kegiatan ini dilakukan dengan cara eksperimen kuasi. Prestasi belajar siswa  sebagai variabel terikat, model pembelajaran dan gaya belajar sebagai variabel bebas. Analisis statistik menggunakan ANOVA dua jalan. Data prestasi hasil belajar siswa diambil dengan menggunakan instrumen tes kognitif dan klasifikasi gaya belajar menggunakan angket gaya belajar. Diperoleh hasil penelitian (1) prestasi belajar siswa pada model pembelajaran TGT lebih baik dari pada prestasi belajar siswa pada model pembelajaran NHT, (2) tidak terdapat pengaruh gaya belajar siswa terhadap prestasi belajar, (3) terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan gaya belajar.  Siswa dengan gaya belajar kinestetik, memiliki prestasi yang lebih tinggi saat belajar dengan model pembelajaran TGT, dibandingkan siswa yang memiliki gaya belajar yang sama pada pembelajaran NHT.   Kata kunci: TGT, NHT, Gaya Belajar, Pembelajaran teman sebaya.
Analisis Tingkat Hubungan Karakter Jujur Siswa Terhadap Hasil Belajar IPA Terpadu Cicyn Riantoni; Arip Nurrahman
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): July 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.144 KB) | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.512

Abstract

Abstract: This research aims to analyze the relationship between students' honest character towards the learning outcomes of integrated science in calor and its transfer material in SMP Negeri 6 Kota Jambi, and analyze the level of relations of the two variables. The method used in this research is descriptive quantitative method. The population in this research were 61 students of class VIIA and VIIB SMP Negeri 6 Kota Jambi. The Data in this research were obtained by the results of filling out questionnaires and quiz distributed directly to the subject, as well as documentation and observation techniques. The data analysis in this research used descriptive statistical calculations. The results of the analysis show that there is a significant relationship between students' honest character towards integrated science learning outcomes. The level of relationship between students' honest character toward integrated science learning outcomes is in a very strong category where the Pearson Correlations value is obtained at 0.919. Thus, if the higher the level of honesty of students, the higher the learning outcomes that will be achieved, in this case on integrated science subjects. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakter jujur siswa terhadap hasil belajar IPA terpadu materi kalor dan perpindahannya di SMP Negeri 6 Kota Jambi, serta menganalisis tingkat hubungan dari kedua variabel tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitaf. Populasi dalam penelitian ini adalah 61 siswa kelas VIIA dan VIIB SMP Negeri 6 Kota Jambi. Data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil pengisian angket dan kuesioner yang disebarkan langsung ke subjek, serta dilakukan teknik dokumentasi dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan perhitungan statistik deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara karakter jujur siswa terhadap hasil belajar IPA terpadu. Tingkat hubungan karakter jujur siswa terhadap hasil belajar IPA terpadu berada pada kategori sangat kuat dimana nilai Pearson Correlations diperoleh sebesar 0,919. Dengan demikian, apabila semakin tinggi tingkat kejujuran siswa, maka semakin tinggi pula hasil belajar yang akan dicapai, dalam hal ini pada mata pelajaran IPA terpadu. 
Pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti kelas 1 SD Kristianawati Kristianawati; I Nyoman Sudana Degeng; Sugito Sugito
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): July 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.351 KB) | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.996

Abstract

Abstract: The number of Christian Religious Education (PAK) teachers in Indonesia is not proportional to the needs of schools, so that PAK teachers in public schools must double teach at 2 or 3 schools because of the small number of students and the number of PAK teachers. This condition requires the role of PAK teachers to be able to utilize technology properly, one of which is to use interactive multimedia-based learning media with Microsoft office PowerPoint in delivering PAK material. The purpose of this research development is to produce interactive multimedia-based learning media on PAK subjects and Character. The development model in this research is using the ADDIE development model with a theoretical design based on five steps namely Analysis, design, development, implementation, testing, dissemination. Testing is carried out using media experts, field practitioners (material experts) and group trials small one. The subjects of the small group trial were 12 PAK students of grade 1 at SDN Waru II Sidoarjo. By using the questionnaire sheets of media experts, field practitioners (material experts) and product evaluation questionnaire by small groups. The results of the field test product development (material / content expert) are 99%, the media expert test results are 93% and the small group trial results are 91%. From the three results obtained Very good, so interactive multimedia-based learning in PAK Mapel and grade 1 character is feasible to use. Keyword: interactive multimedia based learning media, Microsoft office power point, PAK Abstrak: Guru pendidikan Agama Kristen (PAK) di Indonesia jumlahnya tidak sebanding dengan kebutuhan sekolah, sehingga guru PAK di sekolah negeri harus merangkap mengajar 2 atau 3 sekolah karena minimnya jumlah murid dan jumlah guru PAK. Kondisi ini menuntut peran guru PAK untuk dapat memanfaatkan teknologi dengan baik salah satunya adalah dengan menggunakan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dengan Microsoft office power point dalam menyampaikan materi PAK. Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada Mapel PAK dan Budi Pekerti. Model pengembangan dalam penelitian ini yaitu memakai model pengembangan ADDIE dengan desain teori yang dilakukan berdasar lima langkah yaitu Analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, uji cob, penyebarluasan. Uji coba yang dilakukan menggunakan ahli media, praktisi lapangan (ahli meteri) dan uji coba kelompok kecil. Subjek uji coba kelompok kecil adalah 12 siswa PAK kelas 1 SDN Waru II Sidoarjo. Dengan menggunakan lembar angket ahli media, praktisi lapangan (ahli meteri) dan angket penilaian produk oleh kelompok kecil. Hasil pengembangan produk uji Paraktisi Lapangan (ahli materi/isi) 99%, hasil uji ahli media 93% dan hasil uji coba kelompok kecil 91%. Dari ketiganya didapatkan hasil Sangat baik, sehingga pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada Mapel PAK dan budi pekerti kelas 1 SD layak digunakan. Kata kunci: media pembelajaran berbasis multimedia interaktif, Microsoft office power point, PAK 
Peningkatan Motivasi dan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Virus dengan Pembelajaran Flipped Classroom berbantukan Media Audio Visual Ni Luh Putu Suratna Dewi
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): July 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.822 KB) | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.922

Abstract

Abstract: This study aims to find out 1) the implementation of flipped classroom teaching by using audio-visual media, 2) the improvement of student’s motivation and learning achievement in class X MIPA 3, SMAN 1 Negara, Jembrana, Bali. This study is a Classroom Action Research using instruments in form of test questions, interview and observation guidelines. The data is collected using test, interview and observation methods. The data is validated using theory and data triangulations. The data analysis in this study uses the techniques of descriptive comparative and critical analysis. The indicators are measured by the improvement of student’s achievement above the Minimum Mastery Criteria, which is 70. The results of study show that 1) the implementation of flipped classroom teaching by using audio-visual media on the virus material has been integrated with a scientific approach, 2) the student’s motivation and learning achievement in class X MIPA 3 has increased. Increased motivation can be seen from the percentage of classical success of 1)student’s attention to pre-action activities by 37,71%, cycle I 56,57%, and cycle II 82,29%, 2) student’s activity in pre-action by 41,14%, cycle I 45,14%, and cycle II 71,43%, and 3) the student’s activeness in pre-action activities by 40,00%, cycle I 71,43%, and cycle II 81,71%, 4)the improvement of student’s learning achievement about the virus material can be seen from the percentage of classical success ranging from pre-action activities by 57,14%, cycle I 64,44%, and cycle II 76,51%. Keyword: motivation, learning achievement, virus, flipped classroom, audio visual. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui 1) penerapkan pembelajaran flipped classroom berbantukan media audio visual, 2) peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa kelas X MIPA 3, SMAN 1 Negara, Jembrana, Bali. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan instrumen berupa soal tes, pedoman wawancara, dan pedoman observasi. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, wawancara, dan observasi. Data divalidasi dengan triangulasi teori dan data. Analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik deskripti komparatif dan teknik analisis kritis. Indikator keberhasilan diukur dengan adanya peningatakan prestasi belajar siswa di atas nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), yaitu 70. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) penerapkan pembelajaran flipped classroom berbantukan media audio visual pada materi virus sudah terintegrasi dengan pendekatan saintifik (5M). 2) motivasi dan prestasi belajar siswa kelas X MIPA 3, SMAN 1 Negara mengalami peningkatan. Peningkatan motivasi dapat dilihat dari persentasi keberhasilan klasikal dari, 1) perhatian siswa pada kegiatan pratindakan sebesar 37,71%, siklus I 56,57%, dan siklus II 82,29%, 2) keaktifan siswa pada kegiatan pratindakan sebesar 41,14%, siklus I 45,14%, dan siklus II  71,43%, dan 3) keaktifan siswa pada kegiatan pratindakan sebesar 40,00%, siklus I 71,43%, dan siklus II 81,71%. 2) peningkatan prestasi belajar siswa tentang materi virus dapat dilihat dari persentasi keberhasilan klasikal mulai dari kegiatan pratindakan sebesar 57,14%, siklus I 64,44%, dan siklus II 76,51%. Kata kunci: motivasi, prestasi belajar, virus, flipped classroom, audio visual.
Pengembangan media emodul berbasis multiple intellegences untuk meningkatkan pemahaman konsep struktur bumi Sinta Aniati; I Nyoman Sudana Degeng; Sugito Sugito; Utama Alan Deta
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): July 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.332 KB) | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.919

Abstract

Abstract: In science learning students should build their own knowledge by discovering concepts through observing and investigating natural phenomena. The limitations media make it difficult for teachers to teach material learning. In the earth material structure students need direct observation because the nature of the material tends to be abstract. Students need to concretize the abstract concept into a concrete concept. Therefore, the purpose of this research to determine attractiveness of emodule media science learning based on multiple intelligences of earth structure material and differences in understanding of concept between control and experimental class that use emodule. This research and development uses R&D with Borg and Gall adapted development model. The subjects of this research were 120 seventh grade students at SMP Negeri 1 Sugio. Instruments used was a validation sheet, a questionnaire of elegability and product attractiveness for students, as well as a test sheet. The media development result have valid and suitable for use with average validity 88.30% from material expert, design, and science teacher. The research results obtained media attractiveness value 77.8% . The Z test obtained significance 0.00 so that it can be concluded that learning media is interesting for students. From t test on posttest value, obtained significance 0.00. This means that there are differences in the results of understanding concept of earth structure material between student at control and experimental class. Keywords: media, emodule, multiple intelligences, the earth structure  Abstrak: Dalam pembelajaran IPA siswa hendaknya membangun pengetahuan mereka sendiri dengan menemukan konsep melalui pengamatan dan penyelidikan fenomena alam. Keterbatasan media menjadikan guru kesulitan dalam menyampaikan materi pembelajaran. Pada materi struktur bumi siswa memerlukan pengamatan langsung karena sifat materi tersebut cenderung abstrak.  Siswa perlu mengkonkritkan konsep yang abstrak tersebut menjadi konsep konkret. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kemenarikan media pembelajaran IPA emodul berbasis multiple intellegences materi struktur bumi dan perbedaan pemahaman konsep antara kelas kontrol dan eksperimen yang menggunakan emodul. Penelitian dan pengembangan ini memakai model penelitian R&D dengan model pengembangan Borg and Gall yang telah diadaptasi. Subjek dari penelitian ini adalah 120 siswa kelas tujuh yang ada di SMP Negeri 1 Sugio. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi, angket kelayakan dan kemenarikan produk bagi siswa, serta lembar tes. Hasil pengembangan media memenuhi kriteria valid dan layak digunakan dengan rata-rata tingkat kevalidan 88,30% dari ahli materi, desain, dan guru IPA. Hasil penelitian memperoleh nilai kemenarikan media sebesar 77,8% .Uji Z mendapatkan nilai signifikansi 0,00 sehingga dapat disimpulkan media pembelajaran menarik bagi siswa. Dari uji t terhadap nilai postes didapatkan signifikansi 0,00. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep materi struktur bumi antara siswa kelas kontrol dan eksperimen. Kata Kunci: media, emodul, multiple intellegences, struktur bumi
Analisis Penggunaan Model Think, Talk and Write Berbantu Video Pada Mahasiswa Disabilitas Etriana Meirista; Mitra Rahayu; Karlina Wong Lieung
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 7, No 2 (2020): July 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.185 KB) | DOI: 10.30734/jpe.v7i2.727

Abstract

Abstract: This research is based on findings in the field regarding the existence of children with special needs in the regular classrooms where researchers teach. Students with special needs in the class show symptoms of forfeit and difficult to blend with normal friends in general in class. The situation that occurs is that students with special needs are very enclosed in class, not actively participating in lectures. The independence of students in doing assignments is very low. The existence of an inclusive education curriculum motivates researchers to continue to be able to provide educational services for all students without exception. Students with disabilities referred to in this study were one deaf student and one speech impaired student. This study will describe the independence and motivation of student learning in the classroom with the application of the cooperative model Think Talk and Write (TTW). The research method uses descriptive analysis. Data collection techniques by observation, interview and documentation. The collected data is then analyzed qualitatively including data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results showed that the independence and motivation of student learning tended to be good with the active role of the teacher in applying the appropriate learning model. The communication difficulties that existed among students in the class were successfully overcome by the active role of all students in working together in discussion groups.  Keywords: hearing impaired, speech impaired, independence Abstrak: Penelitian ini didasari atas temuan di lapangan mengenai keberadaan anak berkebutuhan khusus di kelas reguler tempat peneliti mengajar. Mahasiswa berkebutuhan khusus di kelas tersebut menunjukkan gejala menarik diri dan sulit berbaur dengan teman-teman normal pada umumya di kelas. Keadaan yang terjadi adalah mahasiswa berkebutuhan khusus tersebut sangat tertutup di kelas, tidak berpartisipasi aktif dalam perkuliahan. Kemandirian mahasiswa berkebutuhan khusus dalam mengerjakan tugas sangat rendah. Adanya kurikulum pendidikan inklusi memotivasi peneliti untuk tetap dapat memberikan layanan pendidikan bagi seluruh mahasiswa tanpa terkecuali. Mahasiswa berkebutuhan dimaksud dalam penelitian ini adalah satu orang mahasiswa tuna rungu dan satu orang mahasiswa tuna wicara. Penelitian ini akan mendeskripsikan kemandirian dan motivasi belajar mahasiswa di kelas dengan penerapan model kooperatif tipe Think Talk and Write (TTW). Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian dan motivasi belajar mahasiswa cenderung baik dengan adanya peran aktif guru dalam mengaplikasikan model pembelajaran yang sesuai. Kesulitan komunikasi yang ada diantara mahasiswa di kelas berhasil diatasi dengan peran aktif seluruh mahasiswa dalam bekerja bersama dalam kelompok diskusi. Kata kunci: tunawicara, tunarungu, motivasi, kemandirian
Improving Students' Critical Thinking during Covid-19 through Online Learning Ambuy Sabur; Dadang Saepuloh; Reva Triana
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 2 (2021): July 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i2.1334

Abstract

Abstract: The application of Problem Based Learning model by online learning during the Covid-19 period is one way to improve students' thinking abilities. This research aims to obtain empirical data about the comparison of student’s critical thinking skills levels by using the online based Problem Based Learning (PBL) model using the Zoom application and Whatsapp Grup in class X IPS SMAN 5 Tangerang Regency. The method of this research used quantitative that is quasi-experimental design. This research’s samples were class X IPS as an experimetal class or class A and class X IPS 2 as a control class or class B. The researcher analyzed the data in descriptive statistic by using SPSS 25 version. The results showed that applying the Problem Based Learning model has apositive impact on improving student’s critical thinking skills. Keywords: Problem Based Learning (PBL); Critical Thinking; Covid-19; Daring Abstrak: Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning melalui daring pada masa covid-19 merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan berpikir siswa. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh data empiris tentang perbandingan tingkat berpikir kritis siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis onine dengan menggunakan aplikasi Zoom dan Whatsaap Grup pada siswa kelas X IPS SMAN 5 Kabupaten Tangerang. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif yaitu quasi eksperimen desain. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X IPS 1 sebagai kelas eksperimen atau kelas A dan kelas X IPS 2 sebagai kelas control atau kelas B. Pengumpulan  data dilakukan dengan tes, dokumentasi dan observasi. Peneliti menganalisis data secara statistic deskriptif dengan menggunkan SPSS 25 versi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model Problem Based Learning berdampak positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kata kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah; BerpikirKritis; Covid-19; Daring
Pembelajaran Internal dalam Mendukung Kesuksesan Wirausaha Perempuan Maretha Ika Prajawati
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 1 (2021): January 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i1.1501

Abstract

Entrepreneurial women are those who run a business innovatively, they are also very confident, creative and able to achieve economic independence both individually and collectively with others and increase their active role in economic activities. Entrepreneurship that exists within individuals arises from objective realities that exist in society, which will continue to develop and interact and acculturate so that it will create a new identity for the person concerned so that this raises questions and needs to be studied more deeply about the process of significance in the process. the lessons that women entrepreneurs take towards their business success. This research was conducted in an effort to comprehensively reveal the existence of women entrepreneurs in their activities by using a qualitative approach in order to obtain deeper results. The way in which women entrepreneurs experience the learning process is found in terms of internal locus of control. Learning is important in entrepreneurship, because entrepreneurship reflects the complex interactions between individuals and business situations that are always changing. 
Pengaruh Tingkat Internet Self-Efficacy, Pengalaman Mengajar dan Usia Guru Terhadap Peguasaan Komputer dalam Strategi Pembelajaran Daring Eka Budhi Santosa; Sarwanta Sarwanta
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 1 (2021): January 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i1.1489

Abstract

AbstractThe purpose of this research was to see what teacher characteristic variables had the most influence on computer mastery in online learning strategies. This research uses descriptive verification method with quantitative analysis approach. The number of respondents was 319 junior high school teachers. Data analysis used logistic regression ordinal with software R. The results of this study indicate that there is an effect of teacher age (X1), teaching experience (X2), and internet self-efficacy (X3) together on the level of computer mastery in online learning. The ordinal logistic regression model that is formed for the level of teacher mastery in online learning is ; ;;  .. The second result of this study shows that the factor that influences the level of mastery of teachers in online learning is the teaching experience variable. The contribution of this research to online learning research is the need to provide manipulation of computer-assisted teaching experiences for teachers in online learning environments. The recommended manipulation of experience is education and training. Suggestions for further researchers are the need to add other independent variables related to teacher characteristics that can affect the level of teacher computer mastery in online learning strategies. Keyword: age, teaching experience, internet self-efficacy, online learning AbstrakTujuan penelitian ini adalah melihat variable karakteristik guru apa yang paling berpengaruh terhadap peguasaan komputer dalam strategi pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif verifikatif dengan pendekatan analisis kuantitatif.  Jumlah responden adalah 319 guru Sekolah Menengah Pertama. Analisis data menggunakan regresi logistic ordinal dengan software R. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh usia guru (X1), pengalaman mengajar (X2), dan internet self-efficacy (X3) secara bersama sama terhadap tingkat penguasaan komputer dalam pembelajaran daring. Model regresi logistik ordinal yang terbentuk untuk tingkat penguasaan guru dalam pembelajaran daring adalah ; ;;   . Hasil kedua dari penelitian ini menujukan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap tingkat penguasaan guru dalam pembelajaran daring adalah variabel pengalaman mengajar. Kontribusi penelitian ini bagi penelitian pembelajaran daring adalah perlunya diberikan manipulasi pengalaman mengajar berbantuan komputer bagi guru dalam lingkungan pembelajaran daring. Manipulasi pengalaman yang dianjurkan adalah pendidikan dan pelatihan. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah perlunya menambahkan variable bebas lain terkait dengan karakteristik guru yang bisa mempengaruhi tingkat peguasaan komputer guru dalam strategi pembelajaran daring. Kata kunci: usia, pengalaman mengajar, internet self-efficacy, pembelajaran daring
Pengaruh Kemandirian Belajar dan Sarana Prasarana Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Siswa Anisa Nur Qomariyah; Siti Sri Wulandari
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 2 (2021): July 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i2.1475

Abstract

This research aims to determine the effect of learning independence and learning infrastructure on the learning scores of class XI students at SMK Negeri 10 Surabaya. The population in this study was 60 students in class XI in the field of Office Governance Automation in 2020/2021. The sample of this research is 52 students. The population in this study was determined based on probability sampling with random sampling. This research uses quantitative research methods. Data collection using interview techniques, documentation and questionnaires. The distribution of questionnaires in this study was online and interviews were conducted directly with teachers of Public Relations and Protocol subjects. By using the classical assumption test method using normality test, multicollinearity test, heteroscedasticity test and using multiple linear analysis and also hypothesis testing, namely t test, f test and coefficient of determination (R²) test. Based on the results of statistical data analysis using the SPSS 23 application, it can be concluded that (1) learning independence can have a significant influence on student learning outcomes with a significant value of 0.017 <0.05. (2) learning facilities and infrastructure have a significant impact on the value of student learning by 0.006 < 0.05. (3) learning independence and learning facilities and infrastructure simultaneously have a significant influence on the dependent variable, namely student learning outcomes with a significance value of 0.012 <0.05.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemandirian belajar dan sarana prasarana pembelajaran pada nilai dari belajar siswa kelas XI SMK Negeri 10 Surabaya. Populasi pada penelitian ini kelas XI bidang studi Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran tahun 2020/2021 sebanyak 60 siswa. Sampel penelitian ini sebanyak 52 siswa. Populasi dalam penelitian ini ditentukan berdasarkan probability sampling dengan random sampling. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatiff. Pengumpulan data memakai teknik wawancara, dokumentasi dan angket. Penyebaran angket pada penelitian ini secara online dan wawancara dilakukan langsung dengan guru mata pelajaran Humas dan Keprotokolan. Dengan memakai metode uji asumsi klasik yakni memakai uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan memakai analisis linier berganda dan juga uji hipotesis yakni uji t, uji f dan uji koefesien determinasi (R²). Berdasarkan hasil analisis data statistic menggunakan aplikasi SPSS 23 dapat disimpulkan yaitu (1) kemandirian belajar dapat memberikan pengaruh secara signifikan pada hasil belajar siswa dengan nilai signifikannya sebesar 0,017 < 0,05. (2) sarana dan prasarana pembelajaran berdampak signifikan kepada nilai dari belajar siswa sebesar 0,006 < 0,05. (3) kemandirian belajar dan sarana dan prasarana belajar secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel terikatnya yaitu hasil belajar siswa dengan nilai signifikasinya sebesar 0,012 < 0,05