cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Edutama
  • Jurnal Pendidikan Edutama
  • Website
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 23392258     EISSN : 2548821X     DOI : -
Core Subject : Education,
Edutama Journal of Education (Jurnal Pendidikan Edutama) is double -blind peer reviewed open access journal that provides publication of articles in all education field. it aims to promote excellence through the dissemination of high-quality research finding in provide a platform scientists and academicians all over the world to promote, share and discuss various and issues developments in different areas of educational research.
Arjuna Subject : -
Articles 419 Documents
Keefektifan Model Direct Instruction untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Mengaplikasikan Metode Pengajaran Bahasa di SD Kuswari Kuswari; Dina Mardiana; Simpun Simpun; Sapriline Sapriline
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 2 (2021): July 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i2.1735

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the effectiveness of the use of the direct instruction (DI) learning model in improving the competence of classroom teachers in SD Muhammadiyah Pahandut Palangka Raya by applying language teaching method in the design of Integrated Thematic Lesson Plan for Indonesian Language Learning Focus. Eleven class teachers at SD Muhammadiyah Pahandut were selected as the sample of this research using a purposive sampling technique which was taken from the total population. This research used a quantitative method using an experimental design named one group pretest-posttest design. From the results of the analysis of two related sample statistical test, it can be concluded that the result of this study showed the DI learning model is effective to improve the competence of elementary school teachers in applying the language teaching method. Keywords: direct instruction models, teacher, primary school, language teaching methods Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan penggunaan model pembelajaran direct instruction (DI) dalam meningkatkan kompetensi guru kelas di SD Muhammadiyah Pahandut dengan mengaplikasikan metode pengajaran bahasa pada rancangan RPP Tematik Terpadu Fokus Pembelajaran Bahasa Indonesia. Sebelas orang guru kelas di SD Muhammadiyah Pahandut Palangkaraya sebagai sampelnya yang dipilih dengan teknik purposive sampling dari jumlah populasinya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan model desain eksperimen one group pretest-posttest design. Dari hasil analisis uji statistik dua sampel berkorelasi (two related sample), dapat disimpulkan hasil penelitian ini bahwa model pembelajaran DI efektif untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam mengaplikasikan metode pengajaran bahasa.Kata kunci: model direct instruction, guru, sekolah dasar, metode pengajaran bahasa 
An Analysis of Students’ Perceptions in Implementation 2013 Curriculum on Senior High School English Language Teaching (ELT) in Bojonegoro Mohammad Fatoni; Moh. Zainuddin
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 1 (2021): January 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i1.1348

Abstract

Abstract: This study aims to analyze students’ perception in implementation of the 2013 curriculum on senior high school English language teaching (ELT) in Bojonegoro in (1) How are the students’ perceptions of the 2013 curriculum in terms of the learning process senior high school English language teaching?(2) How are the students' perceptions on the 2013 curriculum in terms of learning support in senior high school English language teaching?. Results of the analysis of students' perceptions of the 2013 curriculum in English Language Learning and Teaching in terms of the learning process and learning support, they were answered with a questionnaire. The learning process shows the following results: knowledge-perception (81%), exploration (84%), consolidation of learning (81%), the formation of attitudes and behavior (84%), formative assessment (81%), and learning support as follows: teacher quality (97%), student quality (90%) facility quality (68%). It can be concluded that the students' perceptions about the 2013 curriculum were positive, with the percentage strongly agreeing or very suitable between 76% -100%. Keywords: 2013 Curriculum; Students’ Perceptions; English Language Teaching (ELT); Qualitative Research Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa dalam implementasi kurikulum 2013 pada pengajaran bahasa Inggris di sekolah menengah atas (ELT) di Bojonegoro dalam (1) Bagaimana persepsi siswa terhadap kurikulum 2013 ditinjau dari proses pembelajaran pada pembelajaran bahasa Inggris di SMA? (2) Bagaimana persepsi siswa terhadap kurikulum 2013 dalam hal dukungan pembelajaran pada pembelajaran bahasa Inggris di SMA ?. Hasil analisis persepsi siswa terhadap kurikulum 2013 dalam Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris ditinjau dari proses pembelajaran dan penunjang pembelajaran dijawab dengan angket. Proses pembelajaran menunjukkan hasil sebagai berikut: pengetahuan-persepsi (81%), eksplorasi (84%), konsolidasi pembelajaran (81%), pembentukan sikap dan perilaku (84%), penilaian formatif (81%) dan dukungan pembelajaran sebagai berikut: kualitas guru (97%), kualitas siswa (90%) kualitas fasilitas (68%). Dapat disimpulkan bahwa persepsi siswa terhadap kurikulum 2013 adalah positif dengan persentase sangat setuju atau sangat sesuai antara 76% -100%. Kata Kunci: Kurikulum 2013; Persepsi Siswa; Pengajaran Bahasa Inggris (ELT); Penelitian kualitatif 
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif IPS Berbasis Problem Based Learning dan Ular Tangga Dita Priska Pravita Sari; Murtono Murtono; Slamet Utomo
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 1 (2021): January 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i1.1305

Abstract

This study aims to (1) developing interactive learning media based on Problem Based Learning and snakes and ladders for fourth grade social studies, (2) describe the feasibility of interactive learning media based on Problem Based Learning and snakes and ladders for fourth grade social studies This study uses Borg and Gall development, namely (1) information gathering, (2) initial product development, (3) expert evaluation, (4) product testing, (5) product revision, (6) product testing, (7) final product. This interactive learning media products are packaged on CD or soft files with a guidebook. This interactive learning media can be played on computers, laptops, and Android smartphone. Interactive learning media based on problem-based learning and snakes and ladders proved to be very feasible by seeing the results of the material expert's validation, media expert validation, linguist validation, and field practitioner validation respectively 97.50%, 96.67%, 92.50%, and 77.86% with an average percentage of eligibility reaching 91.13%. Product feasibility is also seen based on the results of field trials which show teacher responses and student responses respectively 89.28% and 81.06% with an average percentage of 85.17%. This interactive learning media is suitable for use in the fourth grade social studies.Keywords: Problem Based Learning, Snake and Ladder Games AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Problem Based Learning dan ular tangga pelajaran IPS Kelas IV SD, dan (2) mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis Problem Based Learning dan ular tangga pelajaran IPS Kelas IV SD. Penelitian ini menggunakan desain pengembangan menurut Borg and Gall yakni (1) pengumpulan informasi, (2) pengembangan produk awal, (3) evaluasi ahli, (4) uji coba produk, (5) revisi produk, (6) uji coba produk, (7) produk akhir. Penelitian dan pengembangan ini menghasilkan produk media pembelajaran interaktif yang dikemas dalam bentuk CD atau soft file dilengkapi dengan buku panduan penggunaan. Media pembelajaran interaktif ini bisa dimainkan di komputer, laptop, dan smartphone Android. Media pembelajaran interaktif berbasis Problem Based Learning dan permainan ular tanggaterbukti sangat layak digunakan dengan melihat hasil validasi ahli materi, validasi ahli media, validasi ahli bahasa, dan validati praktisi lapangan berturut-turut 97,50 %, 96,67 %, 92,50 %, dan 77,86% dengan rata-rata persentase kelayakan mencapai 91,13%. Kelayakan produk juga dilihat berdasarkan hasil ujicoba lapangan yang menunjukkan respon guru dan respon siswa berturut-turut 89,28 % dan 81,06 % dengan rata-rata persentase sebesar 85,17 %. Media pembelajaran interaktif ini layak digunakan pada mata pelajaran IPS kelas IV SD.Kata kunci: Problem Based Learning, Permainan Ular Tangga
Game Edukasi Matematika berbasis Android Septi Fajarwati; Riswati Riswati; Tri Astuti
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 2 (2021): July 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i2.1354

Abstract

Abstract: The process of teaching and learning activities implemented at SD Negeri 3 Tanjunganom still uses conventional methods.  Even though the school has provided android facilities for students to support learning, this has not been utilized properly by teachers including mathematics teachers, so that many students have difficulty understanding mathematics, especially in the sub-material of building cubes and blocks.  This is evidenced by the low average value obtained when compared to other subject matter.  The purpose of this research is to create learning media for mathematics education games to build android-based cubes and blocks.  So it is hoped that it can help teachers in learning in class and is also expected to make it easier for students to understand the material, especially the sub-material of building cubes and blocks.  Applications that are made are developed using the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) method, namely drafting, designing, collecting materials, manufacturing, testing, and distribution.  The result of this research is that mathematics education game has been successfully created with android based sub-material building blocks and cubes.  The results of the Beta test, which involved 30 respondents, obtained an average of 88% strongly agree, meaning that the application of math education games to build cubes and blocks is made attractive and easy to use by students of SD Negeri 3 Tanjunganom, especially class V. Keywords: Mathematics, Educational Games, Android Abstrak: Proses kegiatan belajar mengajar yang diterapkan di SD Negeri 3 Tanjunganom masih menggunakan cara konvensional. Meskipun pihak sekolah telah menyediakan fasilitas android untuk siswa guna menunjang pembelajaran, akan tetapi hal tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik oleh para guru termasuk guru matematika, sehingga banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran matematika khususnya pada sub materi bangun ruang kubus dan balok. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai rata-rata yang diperoleh masih rendah jika dibandingkan dengan muatan pelajaran lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat media pembelajaran game edukasi matematika bangun ruang kubus dan balok berbasis android. Sehingga diharapkan dapat membantu guru dalam pembelajaran di kelas dan juga dapat memudahkan siswa dalam memahami materi terutama sub materi bangun ruang kubus dan balok. Aplikasi yang dibuat dikembangkan dengan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yaitu Pengonsepan, Perancangan, Pengumpulan Bahan, Pembuatan, Pengujian, dan Distribusi. Hasil dari penelitian ini adalah telah berhasil dibuat game edukasi matematika sub materi bangun ruang kubus dan balok berbasis android. Hasil pengujian Beta test yang melibatkan 30 responden diperoleh rata-rata 88% sangat setuju, artinya bahwa aplikasi game edukasi matematika bangun ruang kubus dan balok yang dibuat menarik dan mudah digunakan oleh siswa SD Negeri 3 Tanjunganom khususnya kelas V. Kata kunci: Matematika, Game Edukasi, Android
Respon Mahasiswa Kualifikasi Akademik Guru Madrasah Diniyah Terhadap Pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Ibnu Habibi; Abdul Bashith; Ilfi Nurdiana
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 1 (2021): January 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i1.1211

Abstract

Abstrack : This study aims to determine the response of students of the Madin qualification program to Al-Islam and Muhammadiyah (AIK) courses as well as the implementation of the AIK course learning at STIT Muhammadiyah Bojonegoro where almost all of these students have Nahdlatul Ulama (NU) background. This study used a qualitative descriptive analytic method, with a focus on research of 5th semester students with a total number of respondents as many as 29 students who were the 2018 class. Data collection techniques used in this study included observation, interviews, questionnaires and documentation. The results of this study can be given the meaning that (1) the provision of AIK courses to Madin students is well accepted and necessary to increase knowledge insight; (2) based on the results of interviews with students in the class, the lecturer gave a very good understanding and did not blame other understandings; (3) the material is in accordance with the curriculum and can provide great influence on the Muhammadiyah perspective so that it allows them to understand Muhammadiyah. Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon mahasiswa program kualifikasi Madin terhadap mata kuliah Agama Islam dan KeMuhammadiyahan (AIK) serta pelaksanaan pembelajaran mata kuliah AIK di STIT Muhammadiyah Bojonegoro dimana hampir semua mahasiswa tersebut memiliki latar belakang Nahdlatul Ulama (NU). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik kualitatif, dengan fokus penelitian pada mahasiswa semester 5 dengan jumlah responden sebanyak 29 mahasiswa yang merupakan angkatan 2018. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, angket dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa (1) pemberian mata kuliah AIK kepada mahasiswa Madin diterima dengan baik dan diperlukan untuk menambah wawasan pengetahuan; (2) berdasarkan hasil wawancara dengan mahasiswa di kelas, dosen memberikan pemahaman yang sangat baik dan tidak menyalahkan pemahaman lain; (3) Materi yang sesuai dengan kurikulum dan dapat memberikan pengaruh yang besar terhadap cara pandang Muhammadiyah sehingga memungkinkan mereka memahami Muhammadiyah
Analysis of Students Response Toward the Implementation of Round Table Technique in Writing for General Communication Course Aseptiana Parmawati; Iman Santoso
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 1 (2021): January 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i1.1378

Abstract

AbstrakWriting  is  also  a  productive  talent which  is  meant for  communication  to  deliver  messages in  the  shapesvof  letters  and  symbols. In the course of writing for general communication, students are expected to be able to write using several genre of text. Round Table is one of teaching technique which is implemented by cooperative learning approach. The specific purpose of this study is to prove the students responses toward Round Table techniques in improving writing skills in the Writing for General Communication course. This research used a descriptive qualitative. The research conducted in the second semester students at IKIP Siliwangi in the academic year of 2019/2020. Purposive sample is the technique that the researchers taken. The subject of this research consist of 48 students. Questionnaire grid used as instrument in this research. After analyzing the data descriptively, the results show that all of the students were actively involved during the teaching and learning activity. They have a high motivation to learn. The students understand the material easier. The learning process is interesting and not boring. They are motivated to get good achievement because they feel more valued in expressing opinions when learning. Keyword: Response, Writing, Round Table Technique AbstrakMenulis merupakan keterampilan produktif yang dimaksudkan untuk berkomunikasi guna menyampaikan pesan dalam bentuk huruf dan simbol. Dalam mata kuliah Writing for General Communication, siswa diharapkan dapat menulis menggunakan beberapa jenis teks. Round Table adalah salah satu teknik pengajaran yang dapat diimplementasikan dengan pendekatan pembelajaran yang bersifat kooperatif. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahui bagaiman tanggapan mahasiswa terhadap penggunaan teknik Round Table dalam meningkatkan keterampilan menulis dalam mata kuliah Writing for General Communication. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada mahasiswa semester kedua di IKIP Siliwangi pada tahun akademik 2019/2020. Purposive sample adalah teknik pengambilan sampek yang digunakan oleh peneliti. Subjek penelitian ini terdiri dari 48 siswa. Kuisioner digunakan sebagai instrumen dalam penelitian ini. Setelah menganalisis data secara deskriptif, hasilnya menunjukkan bahwa semua siswa terlibat aktif selama kegiatan belajar mengajar. Mereka memiliki motivasi belajar yang tinggi. Siswa lebih mudah memahami materi. Proses pembelajarannya menarik dan tidak membosankan. Mereka termotivasi untuk mendapatkan prestasi yang baik karena mereka merasa lebih dihargai dalam mengekspresikan pendapat saat belajar  Kata kunci: Respon, Menulis, Teknik Round Table
Pengaruh Model Pembelajaran Value Clarification Technique terhadap Social Skill Mahasiswa Fatma Sukmawati; Muhammad Jafar Nashir
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 2 (2021): July 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i2.1776

Abstract

Abstract : Ideally, learning in the Education unit emphasizes three aspects, namely cognitive, affective and motoric. However, in reality, the affective aspect is still rarely considered, such as social skills. The purpose of this research is to find out whether there is a significant difference between the VCT model and the expository model on students' social skills. The research subjects were 100 students of the Islamic Religious Education study program at the Mambaul Ulum Institute, Surakarta. This type of research is a Quasi Experimental Research. The research design used a posttest only control group design where there were 2 research classes, namely the experimental class by applying the VCT model while the control class applying the expository model. The results of the study obtained a significance of 0.000, which means that there is a significant difference between the VCT t model and the expository model on students' social skills. Keyword: Value Clarification Technique model, Social SkillAbstrak : Idealnya, pembelajaran di satuan Pendidikan menekankan pada tiga aspek, yaitu kognitif, afektif dan motoric. Namun, pada kenyataanya, aspek afektif masih jarang diperhatikan seperti social skill. Tujuan dari dilaksanakanya penelitian ini yaitu mengetahui apakah ada perbedaan  yang signifikan antara model VCT dengan model ekspositori terhadap social skill mahasiswa. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam Institut Mambaul Ulum Surakarta yang berjumlah 100 orang. Jenis penelitian ini merupakan Quasi Experimental Research. Adapun  desain penelitiannya menggunkan posttest only control group design dimana terdapat 2 kelas penelitian, yaitu kelas eksperimen dengan menerapkan model VCT sedangkan kelas control menerapkan model eskpositori. Hasil penelitian diperoleh signifikansi yaitu 0,000, yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara model VCT tdengan model ekspositori terhadap social skill mahasiswa. Kata kunci: Model Value Clarification Technique, Social Skill
Pengembangan Pengukuran Kesiapan Pembelajaran Online dengan Pendekatan Data Demografis Citra Kurniawan; Zuhkhriyan Zakaria
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 2 (2021): July 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i2.1721

Abstract

Abstract: Considering the rapid change in learning orientation towards digital-based learning, it is necessary to validate online learning readiness. Several previous studies have discussed the importance of measuring online learning readiness, but very few have discussed their approach with demographic data. This study uses a developmental study approach and validation of online learning readiness to evaluate how ready students are to face online learning. This study involved 450 students from two universities consisting of 122 male and 328 female. The three stages of research include reliability testing, validity testing and exploration of demographic data based on the validation results of online learning readiness measurements. This study answered three research questions: (1) How does the reliability of online learning readiness measurement?; (2) How does the validity of online learning readiness measurement?; (3) How does the demographic data on online learning readiness?. This study went through a systematic validation stage and found that the measurement of online learning readiness met the requirements for reliability and validity. Meanwhile, the results of the demographic data exploration found that there was no significant effect of gender differences on online learning readiness. However, further differences in study backgrounds present different results where the study program background gives positive results on several aspects of online learning readiness.Keyword: online learning readiness, demographic, validity, reliability.Abstrak: Mempertimbangkan perubahan orientasi pembelajaran yang cepat menuju pembelajaran berbasis digital maka diperlukan validasi kesiapan pembelajaran online. Beberapa penelitian terdahulu telah membahas bagaimana pentingnya pengukuran kesiapan pembelajaran online namun masih sedikit sekali yang membahas terkait pendekatannya dengan data demografis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian perkembangan dan validasi kesiapan pembelajaran online untuk mengevaluasi seberapa siapkah mahasiswa menghadapi pembelajaran online. Penelitian ini melibatkan 450 mahasiswa dari dua perguruan tinggi yang terdiri dari 122 laki-laki dan 328 perempuan. Tiga tahap penelitian meliputi uji reliabilitas, uji validitas dan eksplorasi data demografis berdasarkan hasil validasi pengukuran kesiapan pembelajaran online. Penelitian ini menjawab tiga pertanyaan penelitian: (1) Bagaimana reliabilitas pengukuran kesiapan pembelajaran online?; (2) Bagaimana validitas pengukuran kesiapan pembelajaran online?; (3) Bagaimana data demografis terhadap kesiapan pembelajaran online?. Penelitian ini melalui tahapan validasi secara sistematis dan menemukan bahwa pengukuran kesiapan pembelaran online memenuhi syarat reliabel dan validitas. Sedangkan pada hasil explorasi data demografis ditemukan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan perbedaan jenis kelamin terhadap kesiapan pembelajaran online. Namun lebih lanjut pada perbedaan latar belakang studi menyajikan hasil yang berbeda dimana latar belakang program studi memberikan hasil positif terhadap beberapa aspek kesiapan pembelajaran online.Kata Kunci: kesiapan pembelajaran online, demografis, validitas, reliabilitas.
Variasi Tugas dan Aktivitas Pembelajaran di Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Corona Lathifah Nurul Hidayah; Laili Etika Rahmawati; Lupita Sari Pitra Wardani
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 1 (2021): January 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i1.1068

Abstract

Abstrak: This research aims (1) to identify task variations in elementary school during the corona pandemic; and (2) to identify learning activities in elementary school during the corona pandemic. This research approach is descriptive qualitative. The data of this research are the the forms of task and learning activities during the corona pandemic. The data source comes from elementary school teachers in the Boyolali area. Data collection in this research uses a questionnaire in the form of Google Forms. The data analysis in this research uses an interactive method. The results showed (1) the task variations in elementary school during the corona pandemic in the form of portfolios, practice, and exercise. Applications or media that are mostly used by elementary school teachers in giving assignments during the corona pandemic namely Whatsapp; and (2) the learning activities in elementary school during the corona pandemic is the provision of instructional videos from YouTube, questions and answers discussion through Whatsapp, and working on exercises. Keywords: task variations, learning activities, corona, online learning Abstrak: Penelitian ini bertujuan (1) mengidentifikasi variasi tugas di Sekolah Dasar pada masa pandemi corona; dan (2) mengidentifikasi aktivitas pembelajaran di Sekolah Dasar pada masa pandemi corona. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah bentuk-bentuk tugas dan aktivitas pembelajaran pada masa pandemi corona. Sumber data berasal dari guru-guru SD di wilayah Boyolali. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dalam bentuk Google Forms. Analisis data pada penelitian ini menggunakan metode interaktif. Hasil penelitian menunjukkan (1) variasi tugas di Sekolah Dasar pada masa pandemi corona berupa portofolio, praktik, dan soal latihan. Adapun aplikasi atau media yang banyak digunakan guru SD dalam memberikan tugas pada masa pandemi corona yaitu Whatsapp; dan (2) aktivitas pembelajaran di Sekolah Dasar pada masa pandemi corona ialah pemberian video pembelajaran dari Youtube, diskusi tanya jawab melalui aplikasi Whatsapp, dan mengerjakan soal latihan. Kata kunci: variasi tugas, aktivitas pembelajaran, corona, pembelajaran daring
Modern Assessment dalam Menyongsong Pembelajaran Abad 21 dan Hambatan di Negara Berkembang Rima Handayani; Dwi Wulandari
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 1 (2021): January 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i1.1363

Abstract

This study aims to examine more deeply the 21st century learning associated with modern assessment and examine the obstacles faced by developing countries such as Indonesia. The research method used in writing this article is literature study. The analysis technique used in writing this article is content analysis. Quizizz also contains 21st century skills, which include critical thinking skills, creative and innovative skills, communication skills, and collaborative skills. Quizizz can increase motivation which can improve critical thinking skills and creativity skills. Quizizz can also be integrated with google classrooms, so that in this case Quizizz also plays a role in improving the communication and collaboration skills of students. In addition, Quizizz can also be used to develop the character of students through honesty and self-assessment.The barrier to Quizizz in developing countries is internet access where in Indonesia not all areas are covered by the internet, especially in 3T areas. Keyword: 21st century learning, modern assessment AbstrakStudi ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam tentang pembelajaran abad 21 yang dikaitkan dengan modern assessment dan mengkaji hambatan yang dihadapi oleh negara berkembang seperti Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam menulis artikel ini adalah studi pustaka. Teknik analisis yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah content analysis. Quizizz juga memuat keterampilan-keterampilan abad 21, yang meliputi critical thinking skill, creative and innovative skill, communication skill, dan collaborative skill. Quizizz dapat meningkatkan motivasi dimana hal ini dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan keterampilan kreativitas. Quizizz juga dapat diintegrasikan dengan google classroom, sehingga dalam hal ini Quizizz juga berperan dalam meningkatkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi peserta didik. Selain itu Quizizz juga dapat digunakan untuk mengembangkan karakter dari peserta didik melalui kejujuran dan penilaian diri. Hambatan Quizizz di negara berkembang adalah akses internet dimana di Indonesia tidak semua daerah terjangkau oleh internet, terutama pada daerah 3T. Kata kunci: Pembelajaran abad 21, penilaian modern