cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Edutama
  • Jurnal Pendidikan Edutama
  • Website
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 23392258     EISSN : 2548821X     DOI : -
Core Subject : Education,
Edutama Journal of Education (Jurnal Pendidikan Edutama) is double -blind peer reviewed open access journal that provides publication of articles in all education field. it aims to promote excellence through the dissemination of high-quality research finding in provide a platform scientists and academicians all over the world to promote, share and discuss various and issues developments in different areas of educational research.
Arjuna Subject : -
Articles 419 Documents
Penanaman Pendidikan Karakter melalui Pemecahan Masalah Matematika Dwi Erna Novianti
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 2 (2021): July 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i2.1302

Abstract

Abstract  The development of technology which is increasingly rapid nowadays certainly has a positive and negative impact on student development, especially on character development. The role of integration character education is very needed as an effort to overcome this. So far, character education is identical to the subject of Religion or Pancasila Education only. However, the development of time, the integratio of character education can be integrated with the entire learning process, including the learning process of mathematics. Teachers play an important role in this. Teachers can become facilitators and role models in providing role models in behavior, attitudes, and speech related to cultivating student character. Teachers can also develop and instill character education in the learning process from the planning stage to the evaluation stage. The use of models, strategies, and learning approaches can help teachers instill character values. One approach that can be used is to use mathematic problem solving which includes several steps to solve it, namely (1) understanding the problem, (2) planning for problem solving, (3) solving results and (4) checking the answer again. At each completion step contains character values that can be developed, including values of interest, hard work, independence, negotiation and persistence.Keyword: Character Education, Mathematicl Problem SolvingAbstrakPerkembangan teknologi yang semakin pesat pada masa sekarang ini tentunya mempunyai dampak positif dan negatif terhadap perkembangan siswa terutama terhadap perkembangan karakter. Peran pengintegrasian pendidikan karakter sangat diperlukan sebagai salah satu upaya mengatasi hal tersebut. Selama ini, pendidikan karakter identik dengan mata pelajaran Agama atau Pendidikan Pancasila saja. Akan tetapi seiring perkembangan waktu, penanaman pendidikan karakter dapat diintegrasikan dengan seluruh proses pembelajaran tidak terkecuali proses pembelajaran matematika. Guru mempunyai peran penting dalam hal ini. Guru dapat menjadi fasilitator dan sebagai role model dalam memberikan tauladan dalam perilaku, sikap, dan ucapan terkkait penanaman karakter siswa. Guru juga dapat mengembangkan dan menannamkan pendidikan karakter dalam proses kegiatan pembelajaran mulai dari tahap perencenaan sampai dengan tahap evaluasi. Penggunaan model, startegi, dan pendekatan pembelajaran dapat membantu guru dalam menanamkan nilai - nilai karakter. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan pemecahan masalah matematika yang didalamnya memuat beberapa langkah penyelesaian yaitu (1) pemahaman masalah, (2) perencenaan penyelesaian masalah, (3) pelaksanaan rencana penyelesaian dan (4) mengecek kembali jawaban. Pada setiap langkah penyelesaian ini memuat nilai karakter yang dapat dikembangkan, diantaranya nilai ketertarikan minat, kerja keras, kemandirian, negoisasi dan kegigihan. Kata kunci: Pendidikan Karakter, Pemecahan Masalah Matematika
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pkn dengan Pembelajaran Direct Instruction berbantukan Google Classroom I Gusti Ngurah Adhi Windu
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 2 (2021): July 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i2.1715

Abstract

Abstract: Civics is a compulsory subject especially for senior high school students. Therefore, the students must have complete learning in each of the existing basic competencies. This study aims to improve students' learning outcomes in civics subject that implements direct instruction using google classroom. This study is Classroom Action Research with 34 students as the research subjects. The research instruments are test questions, interview guidelines, and observation guidelines. The data is collected using tests, observations, and interviews. The data is validated using triangulation techniques of theory and data. The technique of analysis data uses descriptive comparative technique. The result of study shows that there is an improvement of students' learning outcomes starting from pre-action activity to cycle II. It can be viewed from the percentages of classical completeness and success. This study concludes that students' learning outcomes in each cycle have improved and 75% of students have obtained scores above 70 (minimum completeness criteria of civics). Keywords: direct instruction, google classroom, learning outcomes, Civics subject  Abstrak: Mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaaan menjadi matapelajaran wajib di jenjang sekolah, khususnya di sekolah menengah atas. Untuk itu, siswa harus memiliki ketuntasan belajar pada setiap kompetensi dasar yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPkn dengan penerapan model pembelajaran direct instruction berbantukan google classroom. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek sebanyak 34 siswa. Instrumen penelitian menggunakan soal tes, pedoman wawancara, dan pedoman observasi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, observasi, dan wawancara. Data penelitian ini divalidasi dengan teknik triangulasi teori dan data. Teknik analisis data menggunakan teknik deksriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar siswa mulai dari kegiatan pratindakan sampai siklus II. Peningkatan hasil belajar tersebut dapat dilihat dari persentase ketuntasan klasikal dan persentase keberhasilan. Simpulan penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada setiap siklus mengalami peningkatan dan sebanyak 75% siswa sudah mendapat nilai di atas 70 (KKM mata pelarajan PPKn). Kata Kunci: direct instruction, google classroom, hasil belajar, mata pelajaran PPKn.
Studi Komparasi Penggunaan WhatsApp dan Schoology Terhadap Hasil Belajar Di Masa Darurat Miftahul Khoir Abdul Muqsith; Husniyatus Salamah Zainiyati
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 1 (2021): January 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i1.1033

Abstract

Abstract This research aims to determine the differences between learning using Whatsapp and Schoology web-based sites learning. The method used in this research is a quantitative type of quasi experiment design with non-equivalent pretest & postest group design. The sample in this study were students of Class X IPA 1 and Class X IPA 2. Data measurement is done by multiple choice tests with five answer choices and student questionnaires. The results of this research indicate that there are differences between class groups using Whatsapp and class groups using Schoology web-based sites learning, where class groups using Whatsapp have higher average scores than class groups Schoology web-based sites learning. This shows that Whatsapp media is more effectively to improve learning outcomes than Schoology web-based sites learning.  Keywords: Whatsapp, schoolgy, learning, emergencies.  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan antara pembelajaran dengan menggunakan Whatsapp dan pembelajaran dengan situs berbasis web Schoology. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif jenis quasi eksperiment dengan desain non-equivalent pretest & postest group design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 dan siswa kelas X IPA 2. Pengukuran data dilakukan dengan tes pilihan ganda dengan lima pilihan jawaban dan angket (kuisioner) siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perbedaan antara kelompok kelas menggunakan Whatsapp dan kelompok kelas dengan situs berbasis web Schoology, dimana kelompok kelas menggunakan Whatsapp memiliki hasil nilai rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kelas dengan situs berbasis web Schoology. Hal ini menunjukan bahwa media Whatsapp lebih efektif digunakan dalam meningkatkan hasil belajar daripada dengan pembelajaran dengan situs berbasis web Schoology. Kata kunci: Whatsapp, schoolgy, pembelajaran, masa darurat.
Pengembangan Aplikasi Progressive Web Application (PWA) Untuk Pembelajaran dan Evaluasi Kelas English Grammar Online Course Gharizi Matiini; Rahmat Setiyadi; Adi Setiawan; M. Ramli
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 2 (2021): July 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i2.984

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem E-Learning Bahasa Inggris menggunakan Aplikasi PWA (Progressive Web Application). Aplikasi ini sendiri tidak perlu diunduh terlebih dahulu melalui Play Store melainkan menggunakan situs Pusat Bahasa ITI. Uji coba diadakan dalam bentuk pembelajaran E-Learning yang dikhususkan  kepada English Grammar menggunakan Digital Book sebagai buku pegangan. Partisipan dari kelas English Grammar ini adalah mahasiswa Institut Teknologi Indonesia tingkat dua. Aplikasi PWA menjadi media pembelajaran E-Learning, dimana seluruh partisipan dapat menggunakan ponsel pintarnya untuk belajar, test, dan mengisi kuesioner pembelajaran. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa aplikasi PWA ini terbukti efektif menjadi salah satu media pembelajaran jarak jauh dan lebih mudah diakses daripada aplikasi lain yang diunduh melalui Play Store. Namun untuk evaluasi pembelajaran dari kelas English Grammar masih harus dikembangkan lebih jauh agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan dosen dan mahasiswa.Kata Kunci: PWA, ecOURSE, English Grammar, EvaluasiAbstract: The study aims to develop E-learning system of English subject using PWA application (Progressive Web Application). This application does not need to be firstly downloaded via Play Store. Instead it can be stamped from ITI’s English Language Center site. The experiment was conducted in the form of E-learning class focusing on the English Grammar using digital book as the learning textbook. The participants of the E-Learning  were sophomore students of Institut Teknologi Indonesia. The PWA app became the Learning media of the class where all participants could used their smart phones to study, to take the test, and to fill out the questionnaire of the learning. The result of the study is that the PWA app was proved to be effective as one of the online learning media and it could be more easily accessed than other play store apps. However, for learning evaluation from the English Grammar class, it needed to be more developed and prepared so that it would be suitable for every lectures’ and students’ needs.Keywords: Kata Kunci: PWA, ecOURSE, English Grammar, Evaluation
Aktualisasi Whole Language sebagai Pendekatan Pembelajaran Bahasa pada Anak Usia Dini Ida Yeni Rahmawati; Raya Nurlianharkah; Cahyo Hasanudin; M. Fadlillah
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 2 (2021): July 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i2.1797

Abstract

Abstract: Language skills in early childhood has different levels of speed. Many cases occur such as school-age children who have speech delays. Factors that can affect both the parenting style of parents, the methods used in schools and even environmental factors. The method of delivering learning in schools has an important role in improving children's language development. Whole language is a natural approach in language learning. This research aims to describe and explain the actualization of whole language as an approach to early childhood language learning. Literature study is the research method used in this research. Literature studies, whether in the form of books, notes, or reports on the results of previous research, are materials used for the research process. The result of this analysis is to describe the form of application, weaknesses and strengths of language teaching using a whole language approach that can be modified according to the conditions in each school. Based on data that has been found that language skills in early childhood can increase naturally because this whole language approach in principle integrates learning with contextual matters. The four aspects of language skills, namely listening skills, reading skills, writing skills and speaking skills are also integrated in one activity to find out where students' weaknesses are in learning languages. Keywords: Whole language, language learning approach, early childhood Abstrak: Kemampuan berbahasa pada anak usia dini memiliki tingkat kecepatan yang berbeda-beda. Banyak kasus yang terjadi seperti anak usia sekolah yang memiliki keterlambatan berbicara. Faktor yang dapat mempengaruhi baik dari pola asuh orang tua, metode yang digunakan di sekolah bahkan faktor lingkungan. Metode penyampaian pembelajaran di sekolah memiliki peran penting dalam peningkatan perkembangan bahasa anak. Whole language merupakan suatu pendekatan alamiah dalam pembelajaran bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan tentang aktualisasi whole language sebagai sebuah pendekatan pembelajaran bahasa anak usia dini. Studi kepustakaan adalah metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Studi literatur, baik berupa buku, catatan, maupun laporan hasil penelitian terdahulu merupakan bahan yang digunakan untuk proses penelitian. Hasil dari analisis ini adalah memaparkan mengenai bentuk penerapan, kelemahan dan kelebihan pengajaran bahasa menggunakan pendekatan whole language yang dapat dimodifikasi sesuai dengan kondisi di masing-masing sekolah. Berdasarkan data-data yang telah ditemukan bahwa kemampuan berbahasa pada anak usia dini dapat meningkat secara alamiah karena pendekatan whole language ini pada prinsipnya mengintegrasikan pembelajaran dengan hal-hal yang kontekstual. Keempat aspek keterampilan berbahasa yakni keterampilan menyimak, keterampilan membaca, keterampilan menulis dan keterampilan berbicara pun diintegrasikan pada satu kegiatan guna mengetahui letak kelemahan siswa dalam belajar bahasa. Kata kunci: Whole language, Pendekatan pembelajaran bahasa, Anak usia dini
Aspek Perkembangan Bahasa Anak pada Tingkat Sekolah Dasar Rizka Awliyah; Suyadi Suyadi; Fina Raudlatul Jannah; Arif Mustofa
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 1 (2021): January 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i1.1045

Abstract

Abstract: Language is used as a means for communication and language is an untroduction education. To understand the important information, understand what the teacher and others are communicating, and to be able to communicate better then the child must understand the language. This research is done in order to better understand the development of children’s language and the factors that influence it. In this research, researchers used the study literatur method and use a qualitative approach. Books, journals, and reports of past research are the sources of data usedthe results of this study stated that the development of a rapidly increasing language in elementary school level children is development of morphology, syntactic, phoneme, vocabulary, pholonogy, and semantic. With this research is expected to help parents, teacher and prospective teachers to understand the development of the language of elementary school level children. Keyword: development, language, children, elementary school. Abstrak: Bahasa digunakan sebagai sarana untuk berkomunikasi dan bahasa merupakan sebuah pengantar dalam Pendidikan. Untuk memahami berbagai informasi penting, mengerti dengan apa yang di sampaikan oleh guru dan orang lain, serta untuk dapat berkomunikasi dengan baik maka anak harus memahami bahasa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk lebih memahami perkembangan bahasa anak serta faktor-faktor yang dapat mempengaruhinya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode studi pustaka (literatur) dan menggunakan pendekatan kualitatif. Buku, jurnal, serta laporan hasil penelitian terdahulu merupakan sumber data yang digunakan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa perkembangan bahasa yang meningkat pesat pada anak tingkat sekolah dasar adalah perkembangan morfologi, sintaksis, fonem, kosa kata, fonologi, dan semantik. Dengan adanya kajian ini diharapkan dapat membantu orang tua, guru serta calon guru untuk memahami perkembangan bahasa anak tingkat sekolah dasar. Kata kunci: perkembangan, bahasa, anak, sekolah dasar.
The Readibility of Articles in Electronic Book for Schools Indonesian Language Textbook Imam Safi'i; Wini Tarmini; Sobri Sobri
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 1 (2021): January 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i1.1064

Abstract

 The purpose of this study is to describe the readability rate of articles contained in Electronic Book for Schools (EBS), Indonesian Language textbook for High School students, The author is using Flesch Formula technique in measuring the readability of the articles, which is “RE = 206,835 – (1,015  ASL) – (84,6  ASW)”, In The said analysis, we take two paragraphs from each article as a sample for the measurement of the readability, Based on our study, we know that the average readability of an article in Electronic Book for Schools (EBS), Indonesian Language textbook is very low, which is -15,79, The result of this research can be utilized as the basis in choosing articles or texts for reference materials in teaching Indonesian language for high school students,Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tingkat keterbacaan artikel yang terkandung dalam Buku Sekolah Elektronik (BSE), buku teks Bahasa Indonesia untuk siswa SMA, Metode yang digunakan untuk mengukur tingkat keterbacaan adalah dengan menggunakan Formula Flesch, yaitu "RE = 206,835 - (1,015 ASL) - (84,6  ASW)", Dalam analisis tingkat keterbacaan tersebut, kami mengambil dua paragraf dari setiap artikel sebagai sampel untuk pengukuran keterbacaan, Berdasarkan penelitian kami, dapat diketahui, bahwa rata-rata keterbacaan wacana yang terdapat dalam Buku Sekolah Elektronik (BSE) buku teks Bahasa Indonesia untuk siswa SMA sangat rendah, yaitu -15,79, Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam memilih artikel atau teks untuk bahan referensi dalam pengajaran bahasa Indonesia untuk siswa sekolah menengah,
Pengaruh Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Sikap Nasionalisme Siswa Kelas X SMK Fifi Zuhriah
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 2 (2021): July 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i2.1819

Abstract

Abstrak The purpose of this study is to know the influence of History-based Citizenship Education on students’ nationalism of Grade X of SMK. The research method used was duductive-inductive quantitative approach. This approach starts from a theoretical framework, the ideas of experts, as well as an understanding that is developed into problems to obtain justification (verification) through empirical data in the field. Through a sampling technique, the total of 14 students were involved. The data collection techniques used were observation and questionnaires about events related to students' nationalism attitudes, as well as multiple choice test instruments and descriptions of History-based Citizenship Education subjects. The technique of data analysis used was Product Moment and t-test. The results of the research based on the questionnaire showed that 55% of students' nationalism was in the good enough category. Based on observations, 71% have a high category of nationalism. While the statistical results show a positive and strong relationship of 0.969 and the alternative hypothesis is accepted at a significance level of 5%. The conclusion is that there is an influence of Citizenship Education lessons on nationalism attitudes in class X of SMK students. Keyword: Citizenship education, nationalism Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang berbasis sejarah terhadap sikap nasionalisme siswa Kelas X SMK. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif [A1] dengan jenis penelitian menggunakan  pendekatan  deduktif-induktif.  Pendekatan  ini  berangkat  dari suatu kerangka teori, gagasan para ahli, maupun pemahaman yang dikembangkan menjadi permasalahan-permasalahan untuk memperoleh pembenaran (verifikasi) melalui data empiris di  lapangan. Melalui teknik sampling total sebanyak 14 dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan angket tentang kejadian atau peristiwa berkaitan sikap Nasionalisme siswa, serta  istrumen tes pilihan ganda dan uraian pada mata pelajaran Pendidikam Kewarganegaraan berbasis Sejarah. Analisis data dengan  Product Moment dan Uji . Hasil penelitian berdasarkan angket menunjukkan sikap nasionalisme siswa sebesar  masuk dalam kategori cukup baik. Berdasarkan observasi menunjukkan 71%  mempunyai sikap nasionalisme yang berkategori tinggi.  Sedangkan hasil statistik menunjukkan adanya hubungan yang positif dan kuat sebesar  dan hipotesis Alternatif diterima pada taraf signifikansi  Kesimpulan bahwa adanya pengaruh pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan terhadap sikap nasionalisme pada siswa kelas X SMK. Kata kunci:Pendidikan Kewarganegaraan, Sikap Nasionalisme 
Hasil Kajian Sintaksis Novel Selamat Tinggal Karya Tere Liye sebagai Bahan Ajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Fathia Rosyida; Sutrimah Sutrimah; Garwati Garwati
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 2 (2021): July 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i2.1754

Abstract

Abstract: Novels can be interpreted as a form of literary work written by the author without releasing the intrinsic and extrinsic elements. For this reason, the purpose of this study is to find out 1) the form of phrases, clauses, and sentences in Tere Liye's novel entitled Selamat Tinggal 2) the results of the study of Tere Liye's novel entitled Selamat Tinggal can be used as teaching materials for Indonesian language subjects. This research is a qualitative research using listening, engaging, and proficient techniques starting from steps 1) preparation, 2) data collection, and 3) data analysis. The conclusions of this research are (1) Tere Liye's novel entitled Selamat Tinggal contains elements of phrases, clauses, and sentences. Phrases in Tere Liye's novel entitled Selamat Tinggal are verb phrases, noun phrases, adjective phrases, numeral phrases, endocentric phrases, and exocentric phrases. The clause in Tere Liye's novel entitled Selamat Tinggal is in the form of positive and negative clauses. Sentences in Tere Liye's novel entitled Selamat Tinggal are sentences based on 1) pronunciation, 2) grammatical structure or number of phrases, 3) function, 4) elements, 5) arrangement, 6) style or form of presentation, 7) subject. (2) The results of the study of Tere Liye's novel entitled Selamat Tinggal can be used as teaching materials for Indonesian language subjects from elementary to high school levels based on KI and KD at each level of education.Keywords: Novel entitled Selamat Tinggal, Tere Liye, Syntax, teaching material, Indonesian language subject  Abstrak: Novel dapat dimaknai sebagai bentuk karya sastra yang ditulis oleh pengarang dengan tidak melepaskan unsur intrinsik dan ekstrinsik. Untuk itu tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui 1) bentuk frasa, klausa, dan kalimat pada novel Selamat Tinggal karya Tere Liye, 2) hasil kajian novel Selamat Tinggal karya Tere Liye dapat dijadikan sebagai bahan ajar mata pelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik simak, libat, dan cakap dengan dimulai dari langkah 1) persiapan, 2) pengumpulan data, dan 3) analisis data. Simpulan penelitian ini adalah (1) Novel Selamat Tinggal karya Tere Liye mengandung Unsur frasa, klausa, dan kalimat. Frasa pada novel Selamat Tinggal karya Tere Liye berupa frasa verba, frasa nomina, frasa adjektiva, frasa numeralia, frasa endosentris, frasa eksosentris. Klausa pada novel Selamat Tinggal karya Tere Liye berupa klausa positif dan negatif. Kalimat pada novel Selamat Tinggal karya Tere Liye berupa kalimat yang didasarkan pada 1) pengucapan, 2) struktur gramatikal atau jumlah frasa, 3) fungsi, 4) unsur, 5) susunan, 6) gaya atau bentuk penyajian, 7) subjek. (2) Hasil kajian novel Selamat Tinggal karya Tere Liye dapat dijadikan sebagai bahan ajar mata pelajaran bahasa Indonesia mulai jenjang sekolah dasar hingga menengah atas berdasarkan KI dan KD pada setiap jenjang pendidikan tersebut. Kata Kunci: Novel Selamat Tinggal, Tere Liye, sintaksis, bahan ajar, mata pelajaran bahasa Indonesia 
Aljabar: Bagaimana Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Kelas VII? Ali Noeruddin; Piyanto Piyanto
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 8, No 1 (2021): January 2021
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v8i1.1517

Abstract

Abstract: A learning process, understanding is a prerequisite for improving cognitive abilities. To find out the extent of students' mathematical understanding ability by describing based on indicators used by researchers. The purpose of this study was to describe the five abilities of students towards mathematical understanding of algebra material in grade 7 MTs. This research method is a qualitative descriptive study. The sample selection uses the purposive sample method, namely three 7th grade students at MTs Manbaul Islam Soko, Tuban Regency. The research instrument used was a UAS test and interview questions, while to ensure the validity of the data, the researcher analyzed the data in two ways, namely the triangulation of data sources and triangulation of methods. The results of the study describe five students' mathematical understanding abilities on algebra material, namely  reasoning and  argument,  devising  strategies  for  solving  problems, mathematizing, and communication.  Keywords: Mathematical understanding ability, algebra Abstrak: Suatu  proses  belajar,  pemahaman  merupakan  prasyarat  untuk meningkatkan kemampuan kognitif. Untuk mengetahui sejauh manakah kemampuan pemahaman matematis siswa dengan menguraikan berdasarkan indikator yang digunakan peneliti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan lima kemampuan siswa terhadap pemahaman matematis pada materi aljabar di kelas 7 MTs. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pemilihan sampel menggunakan metodhe sampel bertujuan (Purposive Sample) yaitu tiga siswa kelas 7 di MTs Manbaul Islam Soko Kabupaten Tuban. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes soal UAS dan wawancara, sedangkan untuk memastikan kevalidan data, peneliti menganalisis data dengan dua cara yaitu triangulasi sumber data dan triangulasi metode. Hasil penelitian memaparkan lima kemampuan pemahaman matematis siswa pada materi aljabar yaitu reasoning and argument, devising strategies for solving problems, mathematizing, dan communication. Kata Kunci: kemampuan pemahaman matematis, aljabar