cover
Contact Name
Aref Vai
Contact Email
arefvai@lecturer.unri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anggaseptiadi37@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
JOURNAL OF SPORT EDUCATION (JOPE)
Published by Universitas Riau
ISSN : 26544474     EISSN : 26549069     DOI : 10.31258
Core Subject : Education,
JOPE adalah wadah penerbitan jurnal-jurnal pendidikan olahraga yang sudah bersistem OJS (Open Journal System), terindeks Google Scholar dengan p-ISSN : 2654-4474 dan e-ISSN : 2654-9069 serta secara berkala terbit pada bulan desember dan juli. Artikel ilmiah yang dipublikasikan ialah hasil penelitian, gagasan-gagasan konseptual serta kajian teori yang bisa teraplikasi dalam seluruh perkembangan ilmu olahraga terkhusus pada pendidikan olahraga.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2024)" : 5 Documents clear
The relationship of anxiety emotional intelligence and concentration of thinking to the decision-making ability of football referees Hamzah, M Alif; Hartono, Mugiyo; Nasuka, Nasuka
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.7.1.%p

Abstract

(Indonesian)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecemasan, kecerdasan emosional, dan konsentrasi berpikir dengan pengambilan keputusan wasit sepak bola di Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional. Populasi yang menjadi fokus penelitian ini adalah wasit sepak bola di Kabupaten Aceh Besar, yang berjumlah 55 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling. Hasil penelitian 1) Hubungan antara Kecemasan Terhadap Pengambilan Keputusan Wasit Sepakbola dengan Hasil Fhitung 24,522> Ftabel 4,02, 2) Hubungan antara Kecerdasan Emosil Terhadap Pengambilan Keputusan Wasit Sepakbola dengan Hasil Fhitung 17,977 > Ftabel 4,02, 3) Hubungan antara Konsentrasi Berfikir Terhadap Pengambilan Keputusan Wasit Sepakbola dengan Hasil Fhitung 15,858 > Ftabel 4,02, 4) Hubungan antara Kecemasan, Kecerdasan Emosional dan Konsentrasi Berfikir Terhadap Pengambilan Keputusan Wasit Sepakbola dengan Hasil Fhitung 28,356 > Ftabel 2,79. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan signifikan antara tingkat kecemasan dan pengambilan keputusan wasit sepakbola, terdapat hubungan signifikan antara tingkat kecerdasan emosional dan pengambilan keputusan wasit sepakbola, terdapat hubungan signifikan antara tingkat konsentrasi berpikir dan pengambilan keputusan wasit sepakbola, terdapat hubungan signifikan antara tingkat kecemasan, kecerdasan emosional, dan konsentrasi berpikir dengan pengambilan keputusan wasit sepakbola Kabupaten Aceh Besar.(English)This study aims to determine the relationship between anxiety, emotional intelligence, and concentration of thinking with the decision-making of football referees in Aceh Besar Regency. This study adopts a quantitative approach with a correlational descriptive method. The population that was the focus of this study was football referees in Aceh Besar Regency, which amounted to 55 people. The sampling technique used is Total Sampling. The results of the study 1) The Relationship between Anxiety About Football Referee Decision Making with Fcount Results 24.522> Ftable 4.02, 2) The Relationship between Emotional Intelligence on Football Referee Decision Making with Fcount Results 17.977 > Ftable 4.02, 3) The Relationship between Thinking Concentration on Football Referee Decision Making with Fcount Results 15.858 > Ftable 4.02, 4) The Relationship between Anxiety, Emotional Intelligence and Thinking Concentration on Decision Making Football Referee with Fcount results 28.356 > Ftable 2.79. The conclusion is that there is a significant relationship between the level of anxiety and decision making of football referees, there is a significant relationship between the level of emotional intelligence and decision making of football referees, there is a significant relationship between the level of concentration of thinking and decision making of football referees, there is a significant relationship between the level of anxiety, emotional intelligence, and concentration of thinking with the decision making of football referees Aceh Regency Big.Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. 
Development of learning media introduction to table tennis sports equipment based on augmented reality Ilham, Al; Datau, Suriyadi; Ikhsan, Haerul
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.7.1.49-60

Abstract

(Indonesian)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan aplikasi Jambura Table Tennis (JTT) yang merupakan produk pengembangan berbasis augmented reality pada pembelajaran tenis meja. Metode pengembangan menggunakan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Adapun tahapan yang dilakukan: 1) Pengonsepan ide produk melalui wawancara dan observasi lapangan, 2) Perancangan produk yang akan dikembangkan, 3) pengumpulan bahan yang dibutuhkan, 4) Pembuatan produk, 5) Pengujian alpha dan beta oleh ahli media dan ahli isi yang menggunakan uji Gregory validasi 100% serta uji efektifitas perorangan 95,4%, uji kelompok kecil dengan subjek 7 orang 95,57% dan uji lapangan  kelayakan produk dengan subjek 33 orang kelas X SMA N 1 Dulupi sebesar 89%, 6) Pendistribusian produk aplikasi Jambura Table Tennis (JTT). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa produk aplikasi Jambura Table Tenis (JTT) sangat valid dan layak untuk digunakan di SMAN 1 Dulupi. Adapun kelebihan dari produk ini yaitu lebih flesibel karena dapat digunakan di smartphone masing-masing siswa serta tidak memerlukan data dalam penggunaannya, sedangkan kelemahan produk yaitu hanya membahas materi tentang pengenalan peralatan tenis meja (English)This study aims to determine the feasibility of the Jambura Table Tennis (JTT) application which is a product development based on augmented reality in table tennis learning. The development method uses the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) model. The stages carried out are: 1) Conceptualizing product ideas through interviews and field observations, 2) Designing the product to be developed, 3) collecting the required materials, 4) Making the product, 5) Alpha and beta testing by media experts and content experts using the Gregory test with 100% validation and individual effectiveness test of 95.4%, small group test with 7 subjects 95.57% and field test of product feasibility with 33 subjects of class X SMA N 1 Dulupi of 89%, 6) Distribution of the Jambura Table Tennis (JTT) application product. From these results it can be concluded that the Jambura Table Tennis (JTT) application product is very valid and feasible for use at SMAN 1 Dulupi. The advantage of this product is that it is more flexible because it can be used on each student's smartphone and does not require data for use, while the weakness of the product is that it only discusses material about introducing table tennis equipment. Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Identification and treatment of elite pencak silat athlete injury: a study of the qualification round of the pon xxi in 2023 Syaifullah, Rony; Nugroho, Haris; Saputro, Deny Pradana
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.7.1.%p

Abstract

(Indonesian)Studi ini merupakan sesuatu hal yang penting dilakukan untuk mengetahui gambaran mengenai cedera yang dialami atlet pencak silat kategori tanding pada tataran elit serta bagaimana solusinya untuk menangani cedera. Metode yang digunakan adalah adalah metode deskriptif dengan studi dokumentasi. Teknik pengambilan data adalah dengan menggunakan data sekunder yaitu data dokumentasi atlet pencak silat yang mengalami cedera yang didapatkan dari tim medis. Berdasarkan pertandingan pencak silat pada kejuaraan elit Pra-Pon Solo yang dilaksanakan pada tanggal 11 - 13 September 2023 dan melibatkan pesilat sebanyak 681 orang, hanya ditemukan 12 atlet berjenis kelamin laki-laki yang mengalami cedera dan semuanya adalah kategori tanding. Studi ini memberikan temuan umum bahwa cedera yang sering terjadi dalam pertandingan pencak silat di tataran elit adalah cedera anggota tubuh bagian atas (7 kasus cedera). Sedangkan anggota tubuh bagian bawah hanya ditemukan lebih sedikit kejadian cedera (4 kasus cedera), 1 kasus cedera patah tulang tidak diketahui lokasinya. Terkait penanganan cedera, perbedaan jenis cedera yang terjadi juga memiliki penanganan lanjutan yang berbeda pula. Berdasarkan temuan yang ada, cedera pada area kepala dan cedera dengan diagnose patah tulang maupun dislokasi, beberapa kasus dilakukan penanganan tambahan dengan mengirim atlet ke rumah sakit untuk tindakan lebih lanjut, sedangkan beberapa yang lain terlebih dahulu diberikan treatment obat. Berdasarkan temuan tersebut dapat diberikan kesimpulan bahwa cedera pada atlet pencak silat dapat terjadi pada tubuh bagian atas maupun tubuh bagian bawah dengan tingkat cedera ringan hingga berat yang ditandai tindakan lanjutan terhadap cedera yang dialami atlet pencak silat. (English)This study is important to find out the picture of injuries experienced by elite category pencak silat athletes and how to solve the injuries. The method used is a descriptive method with documentation study. The data collection technique uses secondary data, namely documentation data of pencak silat athletes who have injuries obtained from the medical team. Based on the pencak silat match at the Pra-Pon Solo elite championship held on September 11-13, 2023, and involving 681 athletes, only 12 male athletes were found to have injuries and all of them were in the competing category. This study provides general findings that the injuries that often occur in elite-level pencak silat matches are upper limb injuries (7 cases of injury). While the lower limbs were only found to have fewer injuries (4 cases of injury), and 1 case of fracture injury of unknown location. Regarding injury management, the different types of injuries that occur also have different follow-up treatments. Based on the findings, injuries to the head area, and injuries diagnosed with fractures or dislocations, some cases were treated additionally by sending athletes to the hospital for further action. In contrast, some others were first given drug treatment. Based on these findings, it can be concluded that injuries to pencak silat athletes can occur in the upper body or lower body with mild to severe levels of injury marked by further action on injuries experienced by pencak silat athletes.Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Development of application-based sepak takraw learning teaching materials android edu-touch for students at junior high school Nurrochmah, Siti; Darmawan, Arief; ittaqwa, Ittaqwa
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.7.1.1-17

Abstract

 (Indonesian)Tujuan pengembangan produk smartphone berupa aplikasi edu-touch pada materi pembelajaran sepak takraw sebagai bahan ajar dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses pembelajaran, Metode penelitian dan pengembangan (reseacrh & development) ini menggunakan model dan pendekatan 4d yang di kemukakan Thiagarajan, yang terdiri dari 4 tahap: analysis, design, development, implementation. Responden yang digunakan dipenelitian ini seluruhnya 6 guru PJOK dan 80 peserta didik dari dua sekolah yaitu SMPN 1 Paciran dan SMPN 1 Brondong. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan angket yan disusun secara uji validitas dan reliabilitas. Persentase dari para ahli sebanyak 96% oleh ahli pembelajaran, 88% oleh ahli materi, dan 80% oleh ahli media, maka produk pengembangan valid/layak digunakan. pada uji keefektifan pada kelompok kecil dan kelompok besar diperoleh nilai 81,25% dan 79,78%, maka keefektifan produk pengembangan tergolong baik. Hasil analisis data uji kelompok kecil dan kelompok lapangan sebesar 81,25% dan 80,10%, dalam hal ini produk pengembangan termasuk dalam kategori sangat layak. Sehingga dalam penelitian ini ditarik kesimpulan sangat layak digunakan aplikasi edu-touch untuk materi sepak takraw berbasis smartphone untuk tingkat satuan pendidikan menengah pertama. (English)The objective of developing a smartphone product in the form of the Edu-Touch application for sepak takraw learning materials as teaching material is to enhance the effectiveness and efficiency of the learning process, research, and development method (research & development) this uses the 4D model and approach put forward by Thiagarajan, which consists of 4 levels: analysis, design, development, implementation. The respondents used in this research were all 6 PJOK teachers and 80 students from two schools, namely SMPN 1 Paciran and SMPN 1 Brondong. The instrument used in this research used a questionnaire which was prepared to test validity and reliability. The percentage of experts is 96% learning experts, 88% by material experts, and 80% media experts, so the development product is valid/fit for use. In the effectiveness test in small groups and large groups, the values obtained were 81.25% and 79.78%, so the effectiveness of the development product was classified as good. The results of the analysis of small group and field group test data were 81.25% and 80.10%, in this case, the development product was included in the very feasible category. So in this research the conclusion is drawn that the application is very suitable for the use of edu-touch for smartphone-based sepak takraw material for junior secondary education unit level. Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Evaluation of kuliki paragliding karo facility as sport tourism Bangun, Brema; Pramono, Harry; Wahyu, Imam Santosa Ciptaning
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 7, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.7.1.%p

Abstract

(Indonesian)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui standar dan pengelolaan fasilitas Kuliki Paralayang Karo sebagai wisata olah raga berdasarkan Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 4 Tahun 2021. Penelitian deskriptif kualitatif menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data pada pemenuhan standar dan pengelolaan fasilitas kuliki paralayang Karo sebagai wisata olah raga. Temuan penelitian ini adalah penerapan standar yang dilakukan oleh Pengelola Wisata Paralayang sudah sangat baik, meliputi pengaturan alur pelaksanaan penerbangan, kondisi, pemberian petunjuk, dan fasilitas yang dikelola dengan baik. Pengelola kuliki paralayang Karo juga telah membangun kerja sama dengan masyarakat setempat, termasuk pihak berwenang, dan warga sekitar. Agar mampu menerapkan sistem pembangunan berkelanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dapat direkomendasikan kepada seluruh pemangku kepentingan wisata paralayang dimana pengelola wisata harus selalu melakukan evaluasi agar dapat terus menciptakan karya dan inovasi baru bagi sektor wisata paralayang khususnya pada aspek keselamatan dan pengalaman pengunjung (English)This research is to establish standards and management of Kuliki Paragliding Karo facilities as sport tourism based on the Minister of Tourism and Creative Economy Number 4 of 2021. Qualitative descriptive research applies conservation, interview, and documentation methods to collect data on meeting standards and managing kuliki karo paragliding facilities as sport tourism. The findings of this study are the application of standards carried out by Paragliding Tourism Managers very well, including the arrangement of flight implementation flows, conditions, provision of instructions, and well-managed facilities. The management of kuliki karo paragliding has also built cooperation with the local community, including the authorities, and local residents. In order to be able to implement a continuous development system. Based on the results of the study, it can be recommended to all paragliding tourism stakeholders where tourism management must always evaluate in order to continue to create new works and innovations for the paragliding sports tourism sector, especially in the aspects of safety and visitor experience.Copyright © The Author (s) 2024Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Page 1 of 1 | Total Record : 5