cover
Contact Name
Jayanti Putri Purwaningrum
Contact Email
jayanti.putri@umk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
anargya@umk.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
ISSN : 26154196     EISSN : 26154072     DOI : -
Core Subject : Education,
“Anargya: Jurnal Ilmiah Pedidikan Matematika” is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on mathematics education as well as related topics. All papers are peer-reviewed by at least two referees. “Anargya: Jurnal Ilmiah Pedidikan Matematika” is managed to be issued twice in every volume. The scope of “Anargya: Jurnal Ilmiah Pedidikan Matematika”.
Arjuna Subject : -
Articles 210 Documents
Pengaruh Pembelajaran Flipped Classroom terhadap Hasil Belajar Kalkulus Integral Mahasiswa Pendidikan Matematika Marfi Ario; Azmi Asra
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.027 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i2.2477

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran flipped classroom terhadap hasil belajar materi kalkulus integral mahasiswa pendidikan matematika. Penelitian ini merupakan quasi exsperiment dengan desain penelitian randomized control group posttest only design. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa yang mengambil mata kuliah kalkulus integral sebanyak 27 orang yang terbagi dalam dua kelas. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Mahasiswa di kelas eksperimen memperoleh pembelajaran flipped classroom, sedangkan mahasiswa di kelas kontrol memperoleh pembelajaran langsung. Data penelitian berupa hasil belajar kalkulus integral mahasiswa diperoleh melalui teknik tes dengan soal berbentuk uraian. Hasil tes menunjukkan rata-rata hasil belajar mahasiswa di kelas eksperimen adalah 74,57 dan di kelas kontrol adalah 55,83. Data penelitian ini dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pembelajaran flipped classroom terhadap hasil belajar materi kalkulus integral mahasiswa pendidikan matematika
Efektivitas Model Pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Illiyyin Darojatil u'la; Murtono Murtono; Himmatul Ulya
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.915 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2253

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendiskripsikan perbedaan rata-rata kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V Sekolah Dasar, dan (2) menemukan model pembelajaran Think-Pair-Share (TPS) dapat memenuhi kualifikasi keefektifan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 dan 2 Pendosawalan tahun ajaran 2016/2017. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas V SDN 1 Pendosawalan sebagai kelas kontrol dan siswa kelas V B SDN 2 Pendosawalan sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik simple random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes. Analisis data dalam penelitian ini meliputi analisis data awal yaitu uji normalitas data, uji homogenitas data, dan uji kesamaan rata-rata, dan analisis data akhir yaitu uji normalitas data, uji homogenitas data, uji ketuntasan belajar, dan uji perbedaan rata-rata dari sampel yang telah diberi perlakuan. Hasil uji perbedaan rata-rata menunjukkan bahwa antara siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol memiliki rata-rata kemampuan komunikasi matematis yang berbeda secara signifikan. Kemampuan komunikasi matematis dapat dilihat dari hasil uji ketuntasan belajar individual dan klasikal. Pada hasil uji ketuntasan belajar individual disimpulkan bahwa siswa yang memperoleh model pembelajaran TPS mendapat nilai rata-rata tes kemampuan komunikasi matematis lebih besar dari 75, sedangkan uji ketuntasan klasikal disimpulkan bahwa rata-rata siswa yang tuntas KKM berjumlah lebih dari 75%.
Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Materi KPK dengan Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining bagi Siswa Kelas VI Yatimah Yatimah
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.242 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v2i2.3943

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika materi KPK melalui dengan model pembelajaran student facilitator and explaining. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD 3 Tenggeles Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus Semester I Tahun Pelajaran 2016/2017dengan jumlah siswa 14 terdiri dari 5 siswa putra dan 9 siswa putri. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pada siklus 1 dan 2 tindakan yang dilakukan dengan model pembelajaran student facilitator and explaining. Hasil penelitian ini menunjukkan antara lain: (1) aktivitas belajar siswa meningkat sebesar 13, dari kondisi awal 65 menjadi 78 pada kondisi akhir; (2) hasil belajar siswa meningkat sebesar 19, dari kondisi awal 61 menjadi 80 pada kondisi akhir.
Pengembangan Silabus, RPP dan LKS Materi Geometri Berbasis Etnomatematika untuk Meningkatkan Karakter Alfonsa Maria Abi; Netty J Marlin Gella
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.72 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v2i1.3347

Abstract

Penelitian ini adalah Research and Development (R and D) model Borg and Gall menggunakan preexperimental one group pretest-posttest design. Bertujuan menguji kevalidan, kepraktisan dan keefektifan penggunaan silabus, RPP dan LKS yang dikembangkan. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 2 Amanuban Barat kelas VIII tahun ajaran 2017/2018 pada materi geometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silabus, RPP dan LKS memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Kevalidannya sebesar 88,4% dan kepraktisannya  sebesar 82,3% ditunjukkan dengan respon positif siswa dan guru. Keefektifan sumber belajar dilihat dari perbedaan prestasi belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol. Peningkatan prestasi belajar setelah implementasi sebesar 0,35 atau berkategori sedang dilihat dari skor gain. Implementasi pengembangan silabus, RPP dan LKS meningkatkan karakter siswa berupa kritis dan aktif. Siswa lebih kritis dan lebih aktif dalam pembelajaran terlihat ketika mereka menyelesaikan masalah
Analysis of Mathematical Problem-Solving Skills and Student Process Skills in Problem-Based Learning Ahmat Wakit; R. Hadapiningradja Kusumodestoni
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.921 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i2.2683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui karakteristik pembelajaran matematika dengan problem based learning pada kurikulum 2013, dan 2) mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika dan keterampilan proses siswa pada pembelajaran dengan model problem based learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian mixed method dengan concurrent embedded design yaitu penggabungan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif yang dilakukan secara bersama-sama. Dalam penelitian ini, penelitian kualitatif sebagai metode primer sedangkan penelitian kuantitatif sebagai metode sekunder. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VII MTs PB Roudlotul Mubtadiin Balekambang Jepara sebanyak 37 siswa. Keterampilan proses siswa yang diamati meliputi mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasikan, dan membentuk jejaring/ mengkomunikasikan. Hasil Penelitian ini menunjukkan (1) perangkat pembelajaran dengan model problem based learning pada kurikulum 2013 efektif karena memenuhi uji ketuntasan pada kelas eksperimen dan uji banding yaitu kemampuan pemecahan masalah matematika kelas eksperimen lebih baik dari pada kemampuan pemecahan masalah matematika kelas kontrol, (2) rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen meningkat setelah mengikuti pembelajaran dengan model problem based learning dan keterampilan proses siswa dalam mengikuti pembelajaran pada kurikulum 2013 mengalami peningkatan secara signifikan.   
Deskripsi Hasil Belajar Matematika Siswa Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent Wahyuni H Mailili
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.115 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa pada materi teorema phytagoras dengan gaya kognitif Field Dependent (FD) dan gaya kognitif Field Independent (Fl) di Mts.Alkhairaat Kalukubula. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan populasi seluruh siswa kelas VIII Mts Alkhairaat Kalukubula yang terdaftar pada tahun ajaran 2016/2017 sebanyak 104 siswa. Teknik pengambilan data yaitu random sampling dipilih 40 siswa gaya kognitif Field Dependent (FD) dan 40 siswa Field Independent (Fl). ). Data yang diperoleh di analisis menggunakan analisis statistik deskriptif dimaksudkan untuk mendeskripsikan karakteristik variabel penelitian dengan menggunakan skor tertinggi, skor terendah, rata-rata, standar deviasi, variansi dan tabel frekuensi persentase. Hasil belajar dengan gaya kognitif Field Dependent (FD) berada pada kategori sangat rendah diperoleh nilai rata-rata 49,40 dari skor ideal 100. Standar deviasi 16,17 dan Variansi 261,528. Sedangkan hasil dengan gaya kognitif Field Independent (Fl), berada pada kategori sedang diperoleh dengan nilai rata-rata 75,10 dari skor ideal 100. Standar deviasi 9,18 dan variansi 84,30. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa gaya kognitif Field Independent lebih tinggi dibandingkan dengan gaya kognitif Field Dependent dalam menyelesaiakan soal materi teorema phytagoras dengan kata lain gaya kognitif berkonstribusi pada hasil belajar matematika siswa.
Perspektif Matematika Budaya dan Pemanfaatan Software Matematika dalam Perhitungan Jawa Eka Sulistyawati
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/anargya.v2i2.3789

Abstract

Tujuan dari penelitian ini mendeskripsikan aktifitas menghitung dan mendeskripsikan perhitungan yang dilakukan oleh masyarakat jawa berbantuan software microsoft excel dan microsoft mathematics. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Permasalahan yang diteliti adalah berkaitan dengan sistem perhitungan yang digunakan oleh masyarakat jawa yang diperoleh melalui kegiatan eksplorasi dan observasi yang kemudian menjadi bahan pengembangan peneliti untuk melakukan studi literatur untuk menentukan keterkaitan sistem perhitungan jawa dengan sistem bilangan basis serta pemanfaatan software untuk mempercepat proses perhitungannya. Beberapa tradisi yang berkaitan dengan aktifitas berhitung adalah perayaan 5 hari dan 35 hari kelahiran bayi, peringatan 7 hari, 40 hari, 100 hari, dan 1000 hari meninggalnya seseorang. Perhitungan penentuan waktu peringatan kelahiran dan kematian itu menggunakan rumus sederhana yaitu “nortu sartu”, “nomosarmo”, “norosarmo”, “nonemsarmo”, dll yang melibatkan pasaran yaitu Pon, Wage, Kliwon, Legi dan Pahing, melibatkan 7 hari, serta melibatkan nama Wuku. Dipandang dari perspektif matematika, perhitungan jawa menerapkan proses konversi bilangan dari basis yang satu ke basis lainnya. Dengan menggunakan bantuan sofware matematika seperti microsoft excel dan microsoft mathematics konversi basis bilangan dapat dilakukan sehingga dapat dengan mudah menentukan hari, pasaran, dan wuku atas perayaan peringatan kematian dan kelahiran. Microsoft excel menyediakan proses konversi bilangan dengan cepat untuk basis bilangan khusus yakni biner, oktal, dan heksadesimal. Sedangkan software microsoft mathematics menyediakan proses konversi yang berulang untuk semua bilangan basis 2 hingga basis 36.
Pembelajaran Matematika bagi Santri Pondok Pesantren Berbasis Kecerdasan Majemuk Abdul Halim Fathani
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.282 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v2i1.3043

Abstract

Matematika, penting dipelajari. Tidak hanya oleh siswa di sekolah umum saja, melainkan juga para santri yang sedang belajar di pondok pesantren. Matapelajaran Matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik sejak usia dini untuk membekali mereka dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif serta kemampuan bekerja sama. Beberapa ilmu yang dipelajari para santri di pondok pesantren jelas membutuhkan ilmu matematika. Dalam sejarah pendidikan di Indonesia, pondok pesantren telah terbukti memberikan pengaruh yang positif terhadap pembangunan nasional dalam bidang pendidikan. Santri pondok pesantren dituntut untuk mampu mengintegrasikan "standar isi" pesantren (ilmu-ilmu agama) dan sains kealaman (natural sciences), yang termasuk di dalamnya adalah ilmu matematika. Namun, tidak semua santri mendapatkan kesempatan belajar matematika secara menyenangkan. Padahal, dalam paradigma kecerdasan majemuk, pada hakikatnya setiap individu (termasuk santri) itu memiliki kecerdasan matematik dengan derajat kecenderungan yang bervariasi. Kecerdasan majemuk ini sebagai modalitas belajar dan mempengaruhi kualitas penyelenggaraan pembelajaran matematika. Oleh karena itu, pendidik matematika di pondok pesantren perlu melakukan upaya perbaikan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran matematika sehingga dapat memfasilitasi berbagai kemudahan dan kenyamanan santri dalam belajar matematika
Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematika Kelas IV melalui Model Open Ended Berbantuan Miniatur Rumah Adat Kudus Lestari, Yulianti Elly; Rahayu, Ratri; Ulya, Himmatul
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.977 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i2.2660

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan koneksi matematika siswa, keterampilan belajar siswa dalam mengidentifikasi hubungan antargaris menggunakan model konkret, serta mendeskripsikan keterampilan mengajar guru dalam menerapkan model open ended berbantuan miniatur rumah adat Kudus siswa kelas IV SD 1 Gondosari pada semester II tahun pelajaran 2017/2018.Penelitian ini menerapkan penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Masingmasing siklus terdiri atas rencana, aksi, observasi, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi.Instrumen yang digunakan yakni soal tes pada setiap siklus, pedoman wawancara, lembar observasi keterampilan belajar siswa dan lembar observasi keterampilan mengajar guru. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan koneksi matematika siswa dilihat dari hasil tes koneksi matematika menunjukkan adanya peningkatan.Nilai rata-rata hasil tes kemampuan koneksi matematika siswa yang diajarkan menggunakan model open ended berbantuan miniatur rumah adat Kudus adalah sebesar 63,33 dan persentase ketuntasan klasikal mencapai 31,11%. Pada siklus II nilai rata-rata klasikal meningkat menjadi 78,18 dan persentase ketuntasan klasikal meningkat menjadi 93,33%. Keterampilan belajar siswa dalam mengidentifikasi hubungan antargaris menggunakan model konkret pada siklus I diperoleh skor rata-rata sebesar 2,33 (cukup baik) meningkat pada siklus II menjadi 3,43 (sangat baik). 
Peningkatan Pemahaman Konsep Matematika melalui Realistic Mathematic Education Berbantu Alat Peraga Bongpas Achmad Gilang Fahrudin; Eka Zuliana; Henry Suryo Bintoro
ANARGYA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.994 KB) | DOI: 10.24176/anargya.v1i1.2280

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematika, keterampilan mengajar guru dalam mengelola pembelajaran matematika dan aktivitas belajar siswa  menggunakan model Realistic Mathematic Education berbantu alat peraga BongPas. Subjek penelitian ini yaitu kelas V SD 2 Bae yang berjumlah 14 orang yang terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian tindakan kelas ini adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemahaman konsep matematika pada siklus I yaitu 35,7% dengan kriteria kurang dan pada siklus II yaitu 78,5% dengan kriteria baik.  Hasil pengamatan keterampilan mengajar guru dalam mengelola pembelajaran mengalami peningkatan, dari siklus I memperoleh persentase 76% dengan kriteria baik, sedangkan siklus II memperoleh persentase 86,5% dengan kriteria sangat baik. Hasil pengamatan aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan, dari siklus I dengan persentase 71% dengan kriteria baik sedangkan siklus II dengan persentase 82% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika, keterampilan mengajar guru dalam mengelola pembelajaran dan aktivitas belajar siswa di kelas V SD 2 Bae meningkat setelah diterapkannya model Realistic Mathematic Education berbantu alat peraga BongPas.

Page 6 of 21 | Total Record : 210