cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal
ISSN : 22529462     EISSN : 26231204     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal (E-ISSN 2623-1204) (P-ISSN 2252-9462) adalah jurnalilmiah (e-journal) yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi setiap enam bulan sekali, yaitu pada bulan Juni dan Desember (2 isu per tahun). Jurnal ini menerbitkan artikel hasil penelitian tentang ilmu kesehatan dengan cakupan jurnal meliputi keperawatan dewasa, keperawatan darurat, keperawatan gerontologis, keperawatan masyarakat, perawatan kesehatan mental, perawatan anak, perawatan ibu hamil, kepemimpinan dan manajemen keperawatan, Complementary and Alternative Medicine (CAM) dalam keperawatan dan pendidikan dalam keperawatan. Setiap artikel yang masuk, akan melewati proses review menggunakan double blind review, arrtinya penulis tidak mengetahui siapa yang mereview dan reviewer tidak mengetahui siapa penulis artikel.
Arjuna Subject : -
Articles 385 Documents
Pengaruh Bermain Kolase Terhadap Kemampuan Motorik Halus Pada Anak Usia 4-6 Tahun Di TK Al-Ashfiya KOta Malang Fadya, Bianca Adinda Mustika; Safitri, Rani; Maulina, Rifzul
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1048

Abstract

Latar Belakang: Anak usia dini juga dikenal sebagai anak pra-sekolah yang hidup pada masa kanak-kanak awal. Salah satu aspek penting dari perkembangan anak usia dini adalah kemampuan motorik halus, yaitu kemampuan melakukan gerakan yang melibatkan penggunaan otot-otot kecil, termasuk koordinasi antara mata dan tangan dengan cermat.Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif (Eksperimen), jenis penelitiannya adalah Pre-Eksperimental Designs, dengan bentuk One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 4-6 tahun di TK Al-Ashfiya Kota Malang. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk anak usia 4-6 tahun dengan rincian 7 anak perempuan dan 9 anak laki-laki, total keseluruhan 16 anak. Instrumen yang digunakan adalah berbentuk lembar observasi STPPA.Hasil: Berdasarkan hasil analisa data statistik dengan menggunakan uji Wilcoxon dengan SPSS didapatkan nilai P-value (asymp. Sig 2-tailed) sebesar 0.000 < 0,05 yang artinya ada perbedaan responden sebelum diberikan intervensi dengan sesudah diberikan intervensi. Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.Kesimpulan: Terdapat pengaruh bermain kolase terhadap kemampuan motorik halus pada anak usia 4-6 tahun di TK Al-Ashfiya Kota Malang.
Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Tenaga Kesehatan Tentang Kanker Serviks dengan Minat Melaksanakan Vaksin Human Papilloma Virus (HPV) Pada WUS di Desa Mekarraharja Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka Tahun 202 Tsani'ah, Restu Putri; Sukmanawati, Dera; Nurasiah, Ai
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1053

Abstract

Latar Belakang: Menurut Word Health Organization (WHO) melaporkan terdapat 604.127 kasus kanker serviks di seluruh dunia pada tahun 2020, menyebabkan 341.831 kematian. Pada tahun 2018 tercatat 11 kasus kanker serviks di Majalengka. Pengetahuan dan dukungan tenaga kesehatan tentang kanker serviks dapat mengakibatkan minat rendah terhadap pencegahan kanker serviks.Metode: Metodologi yang digunakan adalah analitik kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling, dengan jumlah responden sebanyak 155 orang. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan distribusi frekuensi untuk analisis univariat dan rank spearman untuk analisis bivariat.Hasil: Mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik yaitu sebanyak 88 responden (56,8%), dukungan tenaga kesehatan yang mendukung 106 responden (68,4%) minat yang melaksanakan vaksin HPV 103 responden (66,5%). Hubungan Pengetahuan tentang kanker serviks dengan minat vaksin HPV (P-value =0,000; R=0,599), hubungan dukungan tenaga kesehatan dengan minat vaksin HPV (P-value =0,000; R=0,692).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dan dukungan tenaga kesehatan tentang kanker serviks dengan minat vaksin Human Papilloma Virus (HPV) pada WUS.
Kepemimpinan efektif kepala ruangan dengan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Sekarwangi Basri, Burhanuddin; Utami, Tri; Nafiz, M. Haekal
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1054

Abstract

Latar Belakang: Kepemimpinan keperawatan merupakan faktor penentu yang menentukan citra keperawatan. Untuk menciptakan citra positif keperawatan yang dapat mempengaruhi kebijakan nasional dalam sistem kesehatan, diperlukan keterampilan kepemimpinan yang efektif di semua bidang manajemen kesehatan.Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan proporsional random sampling. 54 responden berpartisipasi dalam penelitian ini. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner.Hasil: Hasil uji Chi-square menunjukkan P-value: 0,014 < 0,05.Kesimpulan: Dapat disimpulkan terdapat hubungan antara efektifitas manajemen manajer ruangan dengan kinerja perawat di ruang pasien RSUD Sekarwang.
Hubungan pendamping keluarga terhadap tingkat kecemasan ibu selama proses persalinan normal di Wilayah Kerja Puskesmas Sukabumi Utami, Tri; Basri, Burhanuddin; Nafiz, M. Haekal
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1056

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan serta persalinan ialah peristiwa alamiah, namun pada realitasnya banyak ibu takut menjalaninya. Paling utama akibat rasa sakit yang teramat hebat yang terjalin pada dikala kontraksi, keadaan ini menimbulkan para ibu merasa tegang serta hadapi kecemasan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengenali apakah terdapat ikatan pasangan keluarga terhadap tingkatan kecemasan ibu sepanjang proses persalinan wajar di daerah kerja Puskesmas Sukabumi.Metode: Desain riset yang digunakan ialah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Ilustrasi diambil dengan metode porposif sampling ialah 39 penderita. Instrumen dalam riset merupakan kuesioner. Hasil riset dianalisis dengan memakai rumus Chi square.Hasil: Dari hasil uji chi- square didapatkan p=0,002 (p value < 0,05.Kesimpulan: Bisa disimpulkan terdapat ikatan yang bermakna antara Kedudukan Pasangan Keluarga Terhadap Tingkatan Kecemasan Ibu Sepanjang Proses Persalinan Wajar di daerah kerja Puskesmas Sukabumi.
Higien pemerahan sebagai penentu kontaminasi bakteri staphylococcus aureus pada susu sapi di Kabupaten Kuningan Lestari, Rizky Ayu Nur; Badriah, Dewi Laelatul; Iswarawanti, Dwi Nastiti
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1059

Abstract

Latar Belakang: Kabupaten Kuningan menempati peringkat ke-5 produksi susu sapi terbanyak di Jawa Barat pada tahun 2022 dengan produksi mencapai 20.042 ton. Kontaminasi bakteri Staphylococcus aureus sering dilaporkan sebagai penyebab kasus keracunan setelah mengkonsumsi susu, serta merupakan bakteri utama penyebab kejadian luar biasa keracunan pangan di Indonesia pada tahun 2020, yang menyebabkan 1.528 orang sakit dan 6 orang meninggal dunia.Metode: Penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain penelitian Cross sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah pemerah susu sapi dan sampel susu sapi segar, menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh sampel sejumlah 101 pemerah susu sapi (dari 101 peternakan) dan 101 sampel susu segar berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi.Hasil: Berdasarkan hasil analisis diperoleh variabel yang berhubungan dengan tingkat cemaran bakteri Staphylococcus aureus pada susu segar yakni variabel kebersihan sapi, higiene pemerah, sanitasi peralatan, dan prosedur pemerahan (p < 0,050). Variabel yang tidak berhubungan dengan tingkat cemaran bakteri Staphylococcus aureus yakni variabel kesehatan sapi dan sanitasi kandang (p > 0,050).Kesimpulan: Higiene pemerah merupakan variabel yang paling dominan yang berhubungan dengan tingkat cemaran bakteri Staphylococcus aureus pada susu segar (OR=9,099).
Hubungan tingkat pengetahuan skabies dengan kejadian skabies santri putra di Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon Asiyah, Siti; Saputra, Dimas Dwi Yoga; Ramadhani, Intania Sofia
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1062

Abstract

Latar Belakang: Skabies adalah suatu kelainan kulit yang seringkali disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei varietas hominis. Adapun beberapa factor penyebab seperti kurangnya pengetahuan di masyarakat, cara penyebaran serta pencegahan skabies menyebabkan angka kejadian skabies tinggi pada kelompok masyarakat. Skabies sering dikaitkan sebagai penyakit yang sering terjadi pada anak pesantren karena anak pesantren seringkali bertukar, pinjam meminjam pakaian, handuk, sarung, bahkan bantal, guling dan kasur kepada temannya, sehingga hal tersebut merupakan faktor penyebab scabies ini mudah tertular dari satu santri ke santri yang lain.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain Cross Sectional. Responden yang diteliti dalam penelitian ini adalah 158 orang. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Uji statistik menggunakan uji korelasi spearman.Hasil: Analisis penelitian ini menggunakan uji korelasi spearman, terdapat hubungan yang signifikan (p=0,000) antara tingkat pengetahuan skabies dengan kejadian skabies, dan didapatkan kekuatan korelasi sedang dengan arah korelasi positif (r = 0,561).Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian skabies di Pondok Pesanten KHAS Kempek Cirebon.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Skabies Dengan Kejadian Skabies Santri Putra Di Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon Permata, Yukke Nilla; Zulhaj, Muhammad Thoriq; Affanin , Susilawati
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1071

Abstract

Latar Belakang: Skabies adalah suatu kelainan kulit yang seringkali disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei varietas hominis. Adapun beberapa factor penyebab seperti kurangnya pengetahuan di masyarakat, cara penyebaran serta pencegahan skabies menyebabkan angka kejadian skabies tinggi pada kelompok masyarakat. Skabies sering dikaitkan sebagai penyakit yang sering terjadi pada anak pesantren karena anak pesantren seringkali bertukar, pinjam meminjam pakaian, handuk, sarung, bahkan bantal, guling dan kasur kepada temannya, sehingga hal tersebut merupakan faktor penyebab scabies ini mudah tertular dari satu santri ke santri yang lain.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain Cross Sectional. Responden yang diteliti dalam penelitian ini adalah 158 orang. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Uji statistik menggunakan uji korelasi spearman.Hasil: Analisis penelitian ini menggunakan uji korelasi spearman, terdapat hubungan yang signifikan (p=0,000) antara tingkat pengetahuan skabies dengan kejadian skabies, dan didapatkan kekuatan korelasi sedang dengan arah korelasi positif (r = 0,561).Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian skabies di Pondok Pesanten KHAS Kempek Cirebon.
Teknik Relaksasi Lima Jari Pengaruh teknik relaksasi lima jari terhadap kualitas tidur, kecemasan, dan stres pada pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisis di Ruang Dialisis RSU Jampang Kulon Provinsi Jawa Barat Dewi, Rosliana
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1073

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan penyakit yang menjadi perhatian utama karena prevalensinya meningkat secara global. Pasien tersebut cenderung mengalami gangguan tidur, kecemasan, dan stres. Salah satu upaya nonfarmakologis yang digunakan untuk mengatasi gejala-gejala tersebut adalah teknik relaksasi lima jari.Metode: Jenis penelitian quasi experiment dengan pendekatan pretest dan posttest with control group design yang melibatkan 40 pasien terbagi kedalam kelompok kontrol dan intervensi masing-masing sebanyak 20 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh teknik relaksasi lima jari terhadap kualitas tidur (p=0,000), kecemasan (p=0,000), dan stres (p=0,000) pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Selain itu, terdapat perbedaan skor pada kelompok kontrol dan intervensi untuk kualitas tidur (p=0,000), kecemasan.Kesimpulan: Terdapat pengaruh teknik relaksasi lima jari terhadap kualitas tidur, kecemasan, dan stres pada pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisis, dan terdapat perbedaan kualitas tidur, kecemasan, dan stres pada kelompok kontrol dan intervensi pasien gagal ginjal kronik.
Efektivitas tiupan blowing balloon exercise terhadap saturasi oksigen pada pasien penyakit paru obstruksi kronik di Rumah Sakit Umum Daerah Karawang Hidayat, Agus Samsul; Sofiani, Yani; Agung, Rizki Nugraha
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1083

Abstract

Latar Belakang: PPOK merupakan penyakit pada sistem pernapasan yang memiliki karakteristik sumbatan saluran napas yang progresif yang tidak bisa kembali sepenuhnya disertai peradangan pada dan dampak sistemik yang mengakibatkan jalan napas menyempit, peningkatan sputum berlebih. Kesulitan bernapas, sesak napas yang dapat terlihat dengan kontraksi otot-otot pemapasan yang meningkat. Pencegahan bisa dilakukan rehabilitasi pernapasan denganĀ  tiupan blowing balloon exercise guna meningkatkan saturasi oksigen lebih adekuat. Salah satu indikatornya dengan mengukur saturasi oksigen. Metode: Desain penelitian menggunakan quasy experimental one group pre dan post test design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel 20 responden pasien PPOK. Analisis data menggunkan analisis univariat, bivariat, multivariat.Hasil: didapatkan ada pengaruh tekanan tiupan blowing balloon exercise terhadap saturasi oksigen (p value 0,000).Kesimpulan: Peneliti menyarankan agar blowing ballon exercise dapat dilaksanakan dengan baik dan berkelanjutan sebanyak 3 kali tiupan selama tiga hari setiap pagi sehingga pasien PPOK akan memiliki saturasi oksigen yang lebih baik dan mengakibatkan penurunan eksaserbasi.
Hubungan self determination dengan kepatuhan minum obat antiretroviral pada pasien HIV di Rumah Sakit Umum Daerah Karawang Suryanto, Yanto; Sofiyani, Yani; Agung, Rizki Nugraha
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jikbh.v15i01.1084

Abstract

Latar Belakang: Tingginya prevalensi pasien HIV akan menimbulkan berbagai masalah yang cukup luas pada individu yang terinfeksi. Kepatuhan menentukan seberapa baik pengobatan antiretroviral dalam menekan jumlah viral load, jika terapi yang dijalankan tidak serius maka virus akan resistensi. Salah satu faktor yang sangat penting dalam keberhasilan terapi pengobatan HIV/AIDS adalah kepatuhan pasien dalam terapi antiretroviral yang berkelanjutan tanpa putus yang dapat menekan terjadinya perkembangan virus, menurunkan resistensi virus dan memperbaiki kesehatan pasien secara umum. Ketidakpatuhan pasien akan menyebabkan gagalnya terapi sehingga mengakibatkan resistensi obat.Metode: Desain penelitian ini analitik kuantitatif dengan deskriptif korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampel penelitian ini menggunakan accidental sampling dengan sampel sebanyak 148 responden.Hasil: didapatkan ada hubungan self determination dengan kepetuhan minum obat ARV (p value = 0.014).Kesimpulan: Rekomendasi pelayanan keperawatan untuk dapat melakukan pendekatan dengan kegiatan pendidikan kesehatan serta melakukan monitoring dan evaluasi yang dapat menilai keberhasilan dalam mempertahankan dan meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien HIV.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 13 No. 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 2 No. 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 2 No 2 (2013): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol 1 No 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada Vol. 1 No. 1 (2012): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada More Issue