cover
Contact Name
Merley Misriani
Contact Email
rekayasa.sipil@yahoo.com
Phone
+6281268422224
Journal Mail Official
rekayasa.sipil@yahoo.com
Editorial Address
Kampus Politeknik Negeri Padang, Limau Manis
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil
ISSN : 18583695     EISSN : 26552124     DOI : https://doi.org/10.30630/jirs.v21i2
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts and critical-analytical studies regarding research in the Field of Civil Engineering Science. As part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thinking for wider community service and as a reference source for academics in the field of Civil Engineering. Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil accepts scientific articles with the scope of research on: Structural Engineering Construction Materials Geotechnical Engineering Environmental Engineering Water Resources Engineering Transportation Planning and Management Road Design and Pavement Bridge Structure Construction Management Earthquake and Tsunami Other relevant study topics With articles that have primary citations and have never been published online or in print before.
Articles 159 Documents
Kajian Produktivitas Instalasi Rangka Atap Baja Ringan: Studi Kasus di Bandung, Indonesia Adrian Firdaus; Yohanes Lim Dwi Adianto; Zulkifli B. Sitompul; Antonius Trianto
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 17 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.12.2.376

Abstract

The needs of housing in Indonesia is increasing in conjunction with the population growth. This increment has to be addressed by an efficient construction process, which includes an adequate material and construction method selection. The utilization of light steel roof trusses is as an innovation which is considered better in terms of cost, time, and quality, com- pared to a conventional wood roof trusses. This research is aimed to identify the productivity of light steel roof trusses installation. The case study is a housing project in Bandung, which is compared to a historical data from several light steel roof subcontractors within Bandung area. The productivity from the direct observation on the case study is 9.821 m2/man-day, while the historical data processing generates 7.355 m2/man-day. This different is resulted from the ineffective working time. The ineffective working time covers worker’s break time, learning curve, and coordination time. Besides, this different could also be caused by the 7 hours’ assumption on the daily working hour. This assumption is not thoroughly achieved due to several factors which are weather and daily working efficiency. In conclusion the conservative value of the light roof steel trusses installation productivity is 7.355 m2/man-day.
Analisis Rute Ambulan Desa Menuju UGD Berdasarkan Waktu Tempuh Perjalanan Menggunakan SIG di Kabupaten Jember Zahra Hikmah Hayati; Akhmad Hasanuddin; Paksitya Purnama Putra
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 17 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.12.2.378

Abstract

Kepadatan lalu lintas akan mempengaruhi kelancaran pelayanan darurat mobil ambulan. Salah satu solusi untuk meminimalisir dan menghindari masalah ini adalah dengan menemukan rute yang lebih optimal untuk dilalui berdasarkan jarak terdekat dan waktu tercepat untuk mencapainya. ArcGIS dapat memberikan informasi yang mendekati kondisi nyata, serta memprediksi keputusan strategis seperti menentukan rute. Network analyst yang merupakan salah satu fitur dalam Sistem Informasi Geografis (SIG) yang ada di ArcGIS dapat digunakan dalam menentukan rute. Objek penelitian ini adalah kelurahan-kelurahan di Kabupaten Jember, dan lokasi tujuannya adalah Unit Gawat Darurat Rumah Sakit di Kabupaten Jember. Hasil analisis menunjukkan, rute optimal untuk ambulan desa dari Karangrejo, Kranjingan, Muktisari, dan Wirolegi menuju ke UGD Rumah Sakit Bina Sehat. Kelurahan Baratan menuju UGD pada Rumah Sakit Dr. Soebandi. Kelurahan Antirogo dan Patrang menuju UGD Rumah Sakit Baladhika Husada. Kelurahan Kebonsari, dan Sumbersari menuju UGD Rumah Sakit Jember Klinik.
Analisis Banjir Sub DAS Cilemer HM 0+00 – HM 53+00 Restu Wigati; Faiz Syafaat Arifin; Martia Dwi Lestari
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 17 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.12.2.388

Abstract

Rivers as natural water sources provide benefits for human life, flora, and fauna. The river is also a natural drainage channel to prevent flooding if it is managed properly. Most of the rainwater that falls to the land surface, flows to lower places due to gravity and eventually overflows into lakes or the sea. Along with changing conditions in the river basin, changes in land use and population growth have made the river not function optimally as it should have, causing flood disasters. A flood is an event of river water overflowing beyond the riverbed or standing water that occurs in low and non-drainable areas (SNI 2415: 2016). The purpose of this study was to determine the areas affected by the flood of the Cilemer River in Pandeglang Regency at HM 00 + 00 to HM 53 + 00, which can then produce policy recommendations in flood prevention so that the objectives are maximally achieved. Research supporting data was obtained from the Banten Province Water Resources Management Center. The analysis was carried out with several tests and the MAF method (Mean Annual Flood), process data using HEC-RAS 5.0.3, and ArcGIS 10.2.2 software. The results showed that the Cilemer River area HM 35 + 00 to HM 53 + 00 experienced flooding because the existing reservoir could not accommodate the planned discharge of 210.617 m3/s in Pagelaran and Patia areas, Pandeglang Regency.
Analisis Kenyamanan Klimatik, Fisik Dan Visual Di Jalur Pedestrian Kota Padang (Studi Kasus: Jalan Ratulangi – Jalan Permindo) angelalia Roza; Sandri Artika Suri
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 17 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.12.2.396

Abstract

Abstrak Jalur pedestrian merupakan salah satu infrastruktur yang penting dalam menunjang aktivitas pejalan kaki. Jalur pedestrian yang baik akan meningkatkan kenyamanan, sehingga secara tidak langsung menurunkan ketergantungan terhadap penggunanan kendaraan bermotor. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kenyamanan Kondisi Jalur pedestrian kawasan Jl. Ratulangi – Jl. Permindo Kota Padang melalui pendekatan analisis klimatik dan visual. Digunakan teknik analisis statistik deskriptif dan pendekatan analisis persepsi dan preferensi. Uji Validitas dan Reliabilitas terbukti signifikan terhadap 12 item pertanyaan yang diberikan pada 100 responden. Hasil analisis persepsi dan preferensi yang dilakukan untuk mengukur kenyamanan visual membuktikan bahwa Jalur Pedestrian Kawasan Jalan Ratulangi sudah berada pada kategori cukup nyaman (57,73%). Hasil analisis kenyamanan klimatik pada suhu 27,5OC dan nilai kelembaban 68% dengan nilai THI sebesar 25,74, menunjukkan bahwa jalur pedestrian tersebut dalam kondisi nyaman. Hasil analisis persepsi menunjukkan saat ini jalur pedestrian di Jl. Ratulangi – Jl. Permindo telah berfungssi dengan baik (1) sebagai jalur khusus pejalan kaki (2) sebagai ruang keindahan kota (3) sebagai ruang menunggu kendaraan (4) Sebagai ruang bersosialisasi dan (5) Sebagai ruang berteduh. Hal yang masih perlu menjadi perhatian di jalur ini adalah sirkulasi udara (26%) dan keamanan di jalur pedestrian (24%). Analisis persepsi terkait aspek kenyamaan menunjukkan bahwa kondisi jalur pedestrian yang terlalu panas (27%) dan banyaknya pedagang kaki lima dengan (26%) menjadi kendala utama. Hasil analisis preferensi menunjukkna bahwa peningkatan kenyamanan Jalur pedestrian kawasan Jl. Ratulangi – Jl. Permindo Kota Padang dapat dilakukan dengan: (1) peningktan kuantitas vegetasi/ kanopi (48%) (2) penambahan fasilitas pelengkap seperti lampu, bangku dan tong sampah (27%), (3) Penertiban alih fungsi trotoar (15%) yang disalahgunakan oleh Pedagang Kaki Lima dan kendaraan parkir. (4) pengurangan polusi / bau tak sedap (10%).
Dampak Kelebihan Muatan Terhadap Umur Rencana Perkerasan Jalan angelalia Roza; Ahmad Refi; Dona Desrisa Murni
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 17 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.12.2.397

Abstract

Jalan adalah prasarana transportasi darat meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap maupun perlengkapannya yang berada pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/atau air. Konstruksi jalan raya, seperti konstruksi sipil lainnya, juga akan mengalami penurunan kemampuan dalam pelayanan strukturalnya. Penelitian ini berlokasi di Jalan Bypass Km. 7 Padang. Pengamatan melalui Survei primer memperlihatkan adanya indikasi kerusakan jalan di bagian-bagian tertentu yang erat kaitannya dengan penurunan pelayanan perkerasan jalan. Kerusakan yang terlihat berupa jalan berlubang yang diduga akibat beban lalu lintas yang mengerus bagian-bagian kecil dari permukaan perkerasan. Ditemukan pula retak kulit buaya yang diduga akibat oleh kelelahan beban lalu lintas yang berulang-ulang, dan jalan yang amblas yang diduga akibat beban overload. Penelitian ini bertujuan menilai derajat kerusakan jalan dari beban berlebih pada ruas jalan tersebut. Untuk mendukung analisis, dilakukan pengumpulan data sekunder berupa data lalu lintas harian rata-rata dari PJN II Padang dan data berat kendaraan dari CV. Andespal Jaya Bersama. Hasil perhitungan dengan menggunakan metode AASHTO 1993 tahun 2020 menunjukkan nilai W18 rencana sebesar 1.354.107,0030 ESA dan nilai W18 overload pada tahun 2020 sebesar 12.986.028,0350 ESA. Sisa masa layan dari perkerasan ruas jalan tersebut terbukti mengalami penurunan sebesar 40,76% dengan nilai remaining life rencana berada diangka 95,26% dan nilai remaining life overload berada pada angka 54,50%. Berat kendaraan yang melewati jalan tersebut melebihi MST ijin (golongan 6a sampai dengan 7c).Dari analisis hasil derajat kerusakan jalan akibat beban berlebih, maka untuk golongan 6a dengan beban 29,3350 roda bagian depan dan belakangnya tidak aman; golongan 6b dengan beban 24,1533 roda bagian depan dan belakang tidak aman; golongan 7a dengan beban 41,8774 roda bagian depan dan belakang tidak aman; golongan 7b dengan beban 35,1849 dengan roda depan aman, sedangkan roda tengah dan belakang tidak aman; dan golongan 7c dengan roda bagian inti dan gandengan termasuk aman.
Analisis Kinerja Seismik Rumah Pasangan Batu Bata Samsul Hasibuan
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 17 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.12.2.398

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara yang letaknya dekat dengan pertemuan lempeng besar bumi, hal ini menyebabkan gempa sering terasa dan berimbas pada bangunan. Mayoritas bangunan yang rusak akibat gempa adalah rumah, sedangkan gedung–gedung tinggi relatif mampu bertahan karena kemampuan gedung sudah diperhitungkan dengan matang. Laporan-laporan studi lapangan mengenai keruntuhan bangunan gedung ataupun perumahan ketika terjadi gempa bumi besar di Indonesia masih didominasi pada bangunan yang tidak dihitung dimana hanya menggunakan struktur dinding pasangan bata merah dan struktur dinding bata terkekang. Pada makalah ini rumah pasangan batu bata akan di modelkan dan dianalisis menggunakan bantuan software ETABS v9.7.4 dengan asumsi rumah pasangan batu bata tersebut berada di wilayah zona Gempa 4 dengan percepatan puncak di batuan dasar sebesar 0,20 (g) dan rumah tersebut dibangun di daerah tanah lunak. Selanjutnya hasil analisis memperlihatkan kinerja pada rumah pasangan batu bata akibat Gempa yang terjadi. Overall rumah pasangan batu bata termasuk kedalam level kinerja (Life Safety).
Pemanfaatan Cangkang Sawit Sebagai Subtitusi Agregat Kasar Pada Beton Perkerasan Kaku Untuk Jalan Lalu Lintas Rendah Mukhlis. M; Fauna Adibroto; Lusyana. L; Syaifullah Ali; Dwina Archenita
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 17 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.12.2.406

Abstract

Agregat pada pekerasan kaku merupakan komponen yang sangat penting, namun tidak semua daerah memiliki bahan tersebut, sehingga terpaksa didatangkan dari daerah lain yang mengakibatkan biaya perkerasan kaku tersebut relatif semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan mencari agregat alternatif dengan pemamfaatan limbah cangkang kelapa sawit ( tertahan #4,75) sebagai subtitusi agregat kasar1-2 pada campuran beton perkerasan jalan kaku lalu lintas rendah. Penelitian ini direncanakan campuran beton perkerasan kaku dengan komposisi cangkang kelapa sawit sebagai subtitusi sebagian agregat kasar yaitu CKS-0%, CKS-2,5%, CKS-5%, CKS-7,5%, dan CKS-10%. Pada pengujian dibuat tiga benda uji untuk lima variasi cangkang kelapa sawit. Benda uji untuk berbentuk silinder dengan tinggi 300 mm dan diameter 150 mm ini diuji ketahanannya terhadap tekan (f’c) pada umur beton 28 hari dan dikonversikan ke kuat tarik lentur (fcf). Berdasarkan SNI 8457:2017 syarat minimal mutu beton jalan lalu lintas rendah dengan f’c;21.8 MPa dan fcf;3.5 MPa. Hasil pengujian menujukkan campuran beton CKS-5%( f’c;23.33 MPa, fcf;3,6 MPa) dapat digunakan pada perkerasan kaku untuk jalan lalu lintas rendah dibanding campuran beton CKS-2.5%( f’c;14.43 MPa, fcf;2.85 MPa), CKS-7.5%( f’c;17.70 MPa, fcf;3.16 MPa) dan CKS-10%( f’c;12.86 MPa, fcf;2.69 MPa). Jika dibanding dengan campuran beton CKS-0%( f’c;23.97 MPa, fcf;3,7 MPa) dengan CKS-5% ( f’c;23.33 MPa, fcf;3,6 MPa) mengalami penurunan f’c dan fcf sebesar 2.7% dan 1.4%. Pengunaan cangkang kelapa sawit CKS-5% dapat mengurangi pemakaian agregat kasar ukuran 1-2 sebesar 69 Kg/m3.
Perencanaan Tebal Perkerasan Kaku Dengan Beton Mutu Tinggi (Menggunakan Fly Ash) Etri Suhelmidawati; Fauna Adibroto; Syaifullah Ali; Dwina Archenita; Azri Azhar Musaddiq Zade
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 18 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.v18i1.411

Abstract

Berbagai penelitian dan percobaan dibidang beton dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas beton, teknologi bahan dan teknik-teknik pelaksanaan yang diperoleh dari hasil penelitian dan percobaan tersebut dimaksudkan untuk menjawab tuntutan yang semakin tinggi terhadap pemakaian beton serta mengatasi kendala-kendala yang sering terjadi pada pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Salah satu cara untuk meningkatkan kekuatan beton adalah dengan menggunakan pengganti semen yaitu abu terbang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggantian sebagian semen dengan abu terbang terhadap mutu kuat tekan beton dalam aplikasinya pada perencanaan tebal perkerasan kaku dengn beton mutu tinggi. Komposisi variasi penambahan abu terbang sebanyak 0%, 10%, 12,5%, 15%, 20% dan 25% dari berat semen. Mutu beton yang direncanakan 40 MPa yang diuji pada umur 7 hari dan 28 hari. Penelitian ini menguji beton dengan benda uji selinder (diameter 150 mm dan tinggi 300 mm) sebanyak 30 sampel dan terdiri dari 6 variasi. Dari penelitian ini didapatkan kuat tekan optimum pada variasi 10% yaitu sebesar 30,770 MPa. Kuat tekan yang terendah terdapat pada variasi 25% yaitu sebesar 20,046 MPa.Kuat tekan tertinggi yang didapat dari penelitian yaitu 30,770 MPa kemudian digunakan dalam perencanaan tebal perkerasan kaku metoda Bina Marga. Perkerasan kaku yang direncanakan berlokasi di STA 0+000 - STA 5+000 Bypass Kota Padang. Dari hasil perhitungan tebal perkerasan didapatkan tebal slab beton adalah 210 mm dengan jenis beton bersambung dengan tulangan. Total anggaran biaya yang dikeluarkan dari perencanaan tebal perkerasan kaku ini adalah senilai Rp.41.200.700.000,00 (Empat Puluh Satu Milyar Dua Ratus Juta Tujuh Ratus Ribu Rupiah).
Pembandingan Perancangan Bangunan Tahan Gempa Menggunakan SNI 1726:2012 Dan SNI 1726:2019 Azis Wicaksana; Anis Rosyidah
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 18 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.v18i1.416

Abstract

Indonesia has a code for designing a seismic-resistant building, which has always improved year after year. Start from Peraturan Perencanaan Tahan Gempa Indonesia Untuk Gedung (PPTI-UG) 1983, SNI 1726:2002, SNI 1726:2012, and the latest one is SNI 1726:2019. SNI 1726:2019 experienced some renewal on designing a seismic-resistant building. This research aims to compare spectrum response design and the structural behavior between seismic-resistant building design using SNI 1726:2012 and SNI 1726:2019. The reviewed structure behaviors are base shear force (V), drift (δmax), and story drift (Δ). The study compares the detail of the structural components as well as using SNI 2847:2013 and SNI 2847:2019. The research uses a 10-story building modeling that serves as an apartment building and located in the city of Banda Aceh. Seismic analysis using a spectrum response analysis with Special Moment Resisting Frame (SMRF) structure. The result showed that the peak acceleration (Sa) for the class sites of Medium Land (SD) and Hard Land (SC) were 11% and 26%, respectively, while for Soft Land (SE), there was no increase. The shear force in SNI 1726: 2019 has increased by 19.75% for the X direction and 19.97% for the Y direction. The increase in the shear force is directly proportional to the increase in drift and story drift. In the beam detailing and beam-column connection, there were no significant changes. While in the column detailing, there are additional provisions that cause the transverse reinforcement to be tighter.
Identifikasi Risiko Menggunakan IBPRP dan JSA Berdasarkan PERMEN PUPR NO. 21 Tahun 2019 (Studi Kasus: Pekerjaan Struktur Fondasi Pada Proyek Pembangunan Gedung Layanan Pembelajaran Fakultas ISIP Universitas Jendral Soedirman Purwokerto) Riyan Riski Kurniawan; Adwitya Bhaskara
Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Vol 18 No 1 (2021): April 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (P3M), Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30630/jirs.v18i1.485

Abstract

ABSTRACT Construction project of building frequently has risk. Often occurring risk often is job accident. Job accident may be one of causes inhibiting project job activity. According to the data of Social Health Organizing Agency for labor, the job accident rate was 130.926 in 2017. Application of a good Construction Safety Management System is expectable to minimize resulting risk probability. This study used method of Danger Identification and Opportunity Risk Assessment (IBPRP) and Job Safety Analysis (JSA) deriving from PURR Government Regulation Number 21/2019. This study aimed at finding IBPRP and JSA designs as well as analogy of problem identification and control variables of foundation job in the Construction Project of Learning Service Building (FISIP) of General Soedirman University of Purworejo. The results of IBPRP and JSA analysis indicated that risk identification and risk rate of foundation job in construction project of Learning Service Building (FISIP) of General Soedirman University of Purwokerto, the foundation job had 48 risks identified from 11 job sequences. All of the 49 identified risks were in low risk rate, where rate value of matrix 2 (two) and 14 risks had rate value of matrix 4 (four). Keywords: Construction Safety Management System (SMKK), risk, risk rate, risk matrix, IBPRP, JSA.

Page 6 of 16 | Total Record : 159