cover
Contact Name
Maftuchah, S.Si.T, M.Kes
Contact Email
maftuchah89@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
maftuchah89@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal SMART Kebidanan
ISSN : 23016213     EISSN : 25030388     DOI : -
Core Subject : Health,
The focus of this journal is the dissemination of information related to all midwifery area including maternal and child health, midwifery, ante natal, labor, post-partum, family planning, adolescent health, pre-conception period, pre-menopause, complementary in midwifery.
Arjuna Subject : -
Articles 152 Documents
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Laserasi Perineum di Kabupaten Tegal Yuni Fitriani; Tri Agustina Hadiningsih; Ika Esti Anggraeni
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i2.473

Abstract

ABSTRAK Kematian ibu di Provinsi Jawa Tengah tahun 2019 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018, dengan AKI tahun 2019 sebesar 76,93/100.000 kelahiran hidup sebanyak 416 kasus. Laserasi perineum merupakan salah satu penyebab perdarahan postpartum. Berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas Margasari terdapat sebanyak 232 (30%) dari total persalinan 775 kasus laserasi perineum selama tahun  2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian laserasi perineum di Puskesmas Margasari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu deskriptif analitik dengan desain penelitian retrospektif untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian laserasi perineum di Puskesmas Margasari. Penelitian ini dilakukan menggunakan data pesalinan tahun 2020 jumlah sampel 350 orang (30%) dari total populasi. Dengan mengunakan Uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara usia ibu hamil (p=0,000), paritas ibu (p=0,000), berat badan bayi (p=0,000) dengan kejadian laserasi perineum.  Kata kunci: laserasi; perineum; persalinan  ABSTRACT Maternal mortality in Central Java Province in 2019 decreased compared to 2018, it was 76.93/100,000 live births with 416 cases in 2019. Perineum Laceration is one of the causes of postpartum hemorrhage. Based on data obtained from the Margasari District Health Center, there were 232 (30%) of the total 775 cases of perineum laceration delivered in 2019. The purpose of this study was to determine the factors that influence the incidence of Perineum Laceration at the Margasari Health Center. This type of research was a quantitative research that is descriptive analytic with a retrospective research design to see the factors that influence the incidence of Perineum Laceration at Margasari Health Center. This study was conducted using labor data in 2020 with a sample of 350 people (30%) of the total population by using logistic regression test. The results showed that there was a relationship between the age of pregnant women (p=0.000), maternal parity (p=0.000), infant weight (p=0.000) and the incidence of perineum laceration. Keywords: laceration; perineum; labor Keywords: laseration;  perineum; childbirth
Efektifitas Cognitive Theory of Multimedia Learning (CTML) dalam Peningkatan Pengetahuan Tentang Dampak Kesehatan LGBT pada Remaja di Yogyakarta Isabella Rahmawati; Eny Retna Ambarwati
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i2.486

Abstract

ABSTRAKLesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) di Indonesia adalah ke-5 terbesar di dunia setelah China, India, Eropa, dan Amerika. Menurut Kemenkes, sejak tahun 2005 sampai September 2015 terdapat kasus HIV sebanyak 184.929. Salah satu upaya untuk menurunkan angka penyakit menular seksual adalah dengan meningkatkan pengetahuan remaja sehingga merubah pola pikir dan tindakan. Peningkatan pengetahuan dapat dilakukan dengan menggunakan media Cognitive Theory of Multimedia Learning (CTML) yang merupakan perpaduan teks, gambar, grafik, sound, animasi, video dan lain-lain. Tujuan Penelitian mengetahui efektivitas Cognitive Theory of Multimedia Learning dalam peningkatan pengetahuan remaja SMA tentang dampak kesehatan LGBT di Kabupaten Bantul. Jenis penelitian ini quasy eksperiment dengan one group pretest and posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah 315 siswa SMA di Kabupaten Bantul yang dirandomisasi dengan teknik pengundian (Loterry Technique). Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan media pembelajaran CTML. Hasil mean pada pretest yaitu 16, dan mean posttest yaitu 23, Uji Analisis data menggunakan Z test. Hasil Uji analisis dengan nilai Z -10,344 dengan p value sebesar 0,000. Oleh karena p < nilai α 0,05 (0,000 < 0,05) maka disimpulkan terdapat perbedaan bermakna antara pengetahuan pretest dengan pengetahuan posttest. Kesimpulan Cognitive Theory of Multimedia Learning Efektif dalam peningkatan pengetahuan remaja SMA tentang dampak kesehatan LGBT. Kata Kunci: Cognitive Theory of Multimedia Learning; pengetahuan; LGBT remaja  ABSTRACTLesbian, Gay, Bisexual and Transgender (LGBT) in Indonesia is the 5th largest in the world after China, India, Europe, and America. According to the Ministry of Health, from 2005 to September 2015 there were 184,929 cases of HIV. The efforts to reduce the rate of sexually transmitted diseases is to increase knowledge to change the mindset and actions. Knowledge improvement can be done by using Cognitive Theory of Multimedia Learning which is a combination of text, images, graphics, sound, animation, video and others. This study was aimed to know the effectiveness of Cognitive Theory of Multimedia Learning in improving the knowledge of high school students about the health impacts of LGBT in Bantul District. This type of research was quasy experimental research with one group pretest and posttest design. The samples in this study were 315 high school students in Bantul District who were domesticated with loterry technique. Research instruments used CTML questionnaires and learning media. Test Data analysis used Z test. The mean result on the pretest is 16, and the mean posttest is 23. The results analysis test with a value of Z -10,344 with a p value of 0.000. Since p < a value of α 0.05 (0.000 < 0.05) it is concluded that there is a meaningful difference between pretest knowledge and posttest knowledge. Conclusion Cognitive Theory of Multimedia Learning Effective in improving the knowledge of high school adolescents about the health impacts of LGBT. Keywords: Cognitive Theory of Multimedia Learning; knowledge; LGBT; adolescent
Upaya Mempercepat Penyembuhan Diare pada Balita dengan Pemberian Makanan Tambahan Puding Madu Maftuchah Maftuchah; Eni Kusyati; Tri Wibawanti Nur Laksana
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i2.506

Abstract

ABSTRAKDiare adalah salah satu penyakit yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara-negara berkembang. Penyakit diare sebagai penyebab kedua angka kesakitan dan angka kematian pada balita di Indonesia. Sebagian orang menganggap diare sering terjadi karena keracunan makanan. Status nutrisi bisa menjadi faktor perancu karena status nutrisi mempengaruhi durasi diare dan juga efektifitas prebiotik dalam meningkatkan respon imunitas. Studi pendahulan yang dilakukan di BPM Rusmiati Wilayah Puskesmas Winong terdapat data balita Pada bulan Maret-Mei 2020 yang mengalami diare  pada usia 3-5 tahun sebanyak 57 balita. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh Pemberian Makanan Tambahan  puding madu terhadap lama penyembuhan diare pada Balita Usia 3-5 . Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Eksperiment  dan purposive sampling didapatkan 20 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis yang digunakan adalah mann whitney. Hasil penelitian menujukkan lama penyembuhan diare pada balita usia 3-5 tahun yang diberikan puding madu dan zinc didapatkan nilai median sebesar 4 hari sedangkan responden yang diberikan zinc dan oralit  dengan nilai median adalah 5 hari. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian makanan tambahan puding madu terhadap lama penyembuhan balita diare pada balita usia 3-5 tahun di PMB  RusmiyatiKata kunci : balita; diare; puding madu; pemberian makanan tambahanABSTRACT  Diarrhea is a disease that is still a public health problem in developing countries. Diarrhea is the second cause of mortality in under-five children in Indonesia. some people think diarrhea is often caused by food poisoning. Nutritional status can be a confounding faktor because nutritional status affects the duration and also the effectiveness of prebiotics in enhancing the immune response. The preliminary study conducted at Rusmiati Private Maternal Clinic in the Winong Health Center area contained data on toddlers In March-May 2020 who experienced diarrhea at the age of 3-5 years as many as 57 toddlers. The purpose of this study was to analyze the effect of honey puding supplementary food on Diarrhea Recovery Time in Toddlers Aged 3-5. The type of research used was a quantitative study with a Quasi Experimental design with purposive sampling obtained 20 respondents. The research instrument was a questionnaire. The analysis was Mann Whitney. The results showed that the duration of diarrhea healing for toddlers aged 3-5 years who was given honey puding obtained a median value of 4 days while respondents who were given zinc and ORS alone with a median value of healing duration of diarrhea was 5 days. The conclusion of this study is that there is an effect of giving supplementary feeding honey puding on the duration of healing for toddlers with diarrhea in toddlers aged 3-5 years at Rusmiati Private Maternal Clinic Keywords : diarrhea;  honey puding; toddler; supplementary food
Prenatal Gentle Yoga Pada Ibu Hamil terhadap Berat Badan Bayi Baru Lahir Eggy Widya Larasati; Mustika Pramestiyani
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i2.513

Abstract

ABSTRAKProses kehamilan merupakan masa perubahan pada wanita banyak menimbulkan stress, sehingga membutuhkan pelayanan antenatal yang berkesinambungan. Salah satu dari pelayanan antenatal yang diberikan adalah prenatal gentle yoga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan prenatal gentle yoga pada ibu hamil terhadap berat badan bayi baru lahir di Klinik RK. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan dessain quasi - eksperimen yang bersifat two group postest. Populasi penelitian adalah ibu hamil primigravida yang memeriksakan kehamilan trimester III,  melakukan prenatal gentle yoga dan  melahirkan pada bulan Mei-Juli 2021. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 50 sampel (25 intervensi dan 25 kontrol). Uji statistik menggunakan spearman’s rho dan  mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan  ada hubungan antara prenatal gentle yoga dengan berat badan  lahir dengan  nilai p=0,004<α=0,05, nilai uji Mann Whitney perbedaan berat badan bayi baru lahir pada ibu yang  melakukan  prenatal gentle yoga dibandingkan yang tidak melakukan prenatal gentle yoga dengan nilai p=0,004<α=0,05 untuk berat badan lahir. Kata Kunci : ibu hamil; prenatal gentle yoga; berat badan lahir   ABSTRACT Pregnancy is a period of change in women causing a lot of stress, so it requires continuous antenatal care. One of the antenatal services provided is prenatal gentle yoga. This study aims to determine the relationship of prenatal gentle yoga in pregnant women to the weight of newborns at the RK Clinic. This type of research is quantitative with a quasi-experimental design that is a two group posttest. The study population was primigravida pregnant women who had their third trimester of pregnancy checked, did prenatal gentle yoga and gave birth in May-July 2021. The sampling technique used purposive sampling with a sample of 50 samples (25 interventions and 25 controls). Statistical test using spearman's rho and mann whitney. The results showed that there was a relationship between prenatal gentle yoga and birth weight with p value = 0.004 <α = 0.05, the value of the Mann Whitney test was the difference in the weight of newborns in mothers who did prenatal gentle yoga compared to those who did not do prenatal gentle yoga with p value = 0.004 < = 0.05 for birth weight. Keywords: pregnant women; prenatal gentle yoga; birth weight 
Pengaruh Metode Kanguru terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Bayi BBLR Yusnaini Siagian; Wasis Pujiati; Martina Indah Sinaga
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i2.500

Abstract

ABSTRAK Kelahiran bayi prematur merupakan salah satu penyebab kematian terbesar saat ini. Tindakan perawatan bayi lahir dilakukan dengan menghangatkan tubuh bayi, secara konvensional menggunakan inkubator namun, teknologi inkubator relatif mahal. Perawatan Metode Kanguru (PMK) merupakan salah satu teknik perawatan yang efektif bagi bayi prematur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode kanguru terhadap peningkatan berat badan pada bayi BBLR di RSUD Provinsi Kepulauan Riau. Desain penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest dengan sampel sebanyak 16 responden, pengambilan sampel menggunakan teknik purposif sampling. Hasil didapatkan rata-rata berat badan bayi sebelum perawatan metode kanguru adalah 1718,88 gram, dan setelah dilakukan perawatan metode kanguru rata-rata berat badan bayi meningkat menjadi 1844,38 gram, dengan peningkatan berat badan sebanyak 125,5 gram dimana p value = 0.000 (α< 0.05 ). Terdapat pengaruh perawatan metode kanguru terhadap peningkatan berat badan bayi BBLR di RSUD Provinsi Kepulauan Riau. Bagi ibu-ibu untuk melakukan perawatan metode kanguru secara rutin dan pemberian ASI yang cukup terhadap bayi BBLR. Kata kunci: metode kanguru; peningkatan berat badan; bayi BBLR ABSTRACTPremature birth is one of the biggest causes of death today. The act of caring for the newborn is carried out by warming the baby's body, conventionally using an incubator, however, incubator technology is relatively expensive. Kangaroo Treatment Method (PMK) is one of the effective treatment techniques for premature babies. The purpose of this study was to determine the effect of the kangaroo method on weight gain in LBW infants at the Riau Islands Province Hospital. The design of this research was a quasi-experimental design with one group pretest posttest with a sample of 16 respondents, sampling using purposive sampling technique. The results obtained that the average baby weight before the kangaroo method was 1718.88 grams, and after the kangaroo method treatment the average baby weight increased to 1844.38 grams, with an increase in body weight of 125.5 grams where p value = 0.000 (α< 0.05 ). There is an effect of kangaroo treatment method on increasing the weight of LBW babies in Riau Islands Provincial Hospital. For mothers to carry out routine kangaroo care and adequate breastfeeding for LBW babiesKeywords: kangaroo method; weight gain; LBW infant
Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan Mencegah Terjadinya Stunting pada Anak Usia 0-59 Bulan di Kabupaten Dharmasraya Ningsih Saputri; Husna Husna
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i2.484

Abstract

ABSTRAKStunting merupakan salah satu indikator masalah gizi yang menjadi fokus Global Scaling Up Nutrition (SUN) Movement pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) Jumlah status gizi di Indonesia yang mengalami Stunting pada tahun 2007 sekitar 36,8%, tahun 2013 mengalami kenaikan sekitar 37, 2%, pada tahun 2018 mengalami penurunan sekitar 30,8% tetapi tidak mengalami penurunan yang signifikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat Gerakan 1000 HPK mencegah terjadinya stunting pada anak usia 0-59 bulan. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain case control dan tekhnik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan bulan Juni-Juli di Puskesmas Sitiung I Kabupaten Dharmasraya. Analisa penelitian dilakukan dengan uji chi square. Hasil menunjukkan hubungan dalam kejadian stunting adalah konsumsi tablet FE dengan p_value 0,003, Asi Eksklusif dengan p_value 0,020, MP-ASI dengan p_value 0,020, pola asuh dengan p_value 0,000.Kata kunci: stunting; konsumsi tablet Fe; anak usia 0-59 bulan ABSTRACTStunting is one indicator of nutritional problems that is the focus of the Global Scaling up Nutrition (SUN) Movement in the First 1000 Days of Life (HPK). in 2018 experienced a decrease of around 30.8% but did not experience a significant decrease. The purpose of this study was to observe the 1000 HPK Movement to prevent stunting in children aged 0-59 months. This research method uses quantitative with case control design and purposive sampling technique. This research was conducted in June-July at Sitiung I District Health Center, Dharmasraya Regency. The research analysis was carried out by using the chi square test. The results showed that the relationship in the incidence of stunting was the consumption of FE tablets with a p_value of 0.003, exclusive breastfeeding with a p_value of 0.020, complementary feeding with a p_value of 0.020, parenting with a p_value of 0.000.Keywords: stunting; consumption of Fe tablets; children aged 0-59 months
Pemberian Buah Pepaya Muda (Carica Papaya Linnaeus) Terhadap Kecukupan Asi Pada Ibu Post Partum Bunga Tiara Carolin; Jenny Anna Siauta; Irma Damayanti
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i2.474

Abstract

ABSTRAKASI mengandung gizi tinggi yang sangat bermanfaat untuk kesehatan bayi, bahkan WHO merekomendasikan bayi untuk mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan. Pencapaian ASI eksklusif di Indonesia belum mencapai angka yang diharapkan. Menurut Kemenkes RI pada  (2018) cakupan pemberian ASI eksklusif hanya 36% yang akan memberikan dampak negatif terhadap status kesehatan gizi, serta tingkat kecerdasan anak. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian buah papaya muda terhadap produksi ASI pada ibu post partum. Penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan two group with pretest and postest design. Sampel berjumlah 30 ibu post partum yang melahirkan normal. Uji statistik yang digunakan adalah paired T-Test dan Independet T-Test. Rata-rata skor kecukupan ASI pada kelompok eksperimen sebelum diberikan buah pepaya muda adalah 5,93 dan sesudah adalah 14,60. Rata-rata kecukupan ASI pada kelompok kontrol sebelum adalah 6,60  dan sesudah adalah 7,86. Analisis bivariat menggunakan Independent t-test diperoleh p value = 0,00. Hal ini berarti ada perbedaan yang signifikan kecukupan ASI pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Buah pepaya muda terbukti menstimulasi produksi ASI. Oleh karena itu diharapkan bagi bidan unuk dapat memberikan penyuluhan tentang manfaat buah pepaya muda guna meningkatkan produksi ASI agar ibu memberikan ASI eksklusif. Kata Kunci : kecukupan ASI; buah pepaya muda; ibu post partum ABSTRACTBreast milk contains high nutrition which is very beneficial for the health babies, even WHO recommends babies to get exclusive breastfeeding for 6 months. The achievement of exclusive breastfeeding in Indonesia has not reached the expected number. According to the Indonesian Ministry of Health (2018) the coverage of exclusive breastfeeding is only 36% which will have a negative impact on the nutritional health status and the level of intelligence of children. The purpose of the study was to determine the effect of papaya fruit on breast milk production in post partum women. This study used a quasy experiment with two groups with pretest and posttest design. A sample of 30 postpartum women who gave birth normally. Data analysis had been done by paired T-Test and Independent T-Test. The average adequacy rate of postpartum women in the experimental group before being given raw papaya fruit was 5.93 and after 14.60. The mean postpartum breastfeeding adequacy rate in the control group before was 6.60 and after 7.86. Bivariate analysis using Independent t-test obtained p value = 0.00. There is a significant difference in the adequacy of breast milk in the experimental group and the control group. Papaya fruit is proven to stimulate breast milk production. Therefore, it is hoped that midwives can provide counseling about the benefits of young papaya fruit to increase milk production so that mothers provide exclusive breastfeeding Key words : adequacy breat milk, young papaya fruit, postpartum women
Hubungan Kecerdasan Emosional Remaja Sesuai dengan Pola Asuh Orang Tua Remaja Putri Akademi Angkatan Laut Surabaya Lolita Lestari; Ahmad Suryawan; Nur Ainy Fardana Nawangsari
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i2.490

Abstract

ABSTRAKKecerdasan emosional merupakan kemampuan seseorang untuk mengenali, mengelola emosi, memotivasi diri, mengenali emosi orang lain, dan kemampuan untuk membina hubungan dengan orang lain. Berdasarkan kajian pustaka dan penelitian terdahulu, kecerdasan emosi menjadi krisis yang melanda dunia pendidikan akhir-akhir ini. Peran orang tua menjadi salah satu faktor luar yang memengaruhi kecerdasan emosi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional remaja sesuai dengan pola asuh orang tua remaja putri Akademi Angkatan Laut Surabaya. Metode penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancang bangun cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 remaja putri Akademi Angkatan Laut Surabaya dan 30 orang tua remaja putri tersebut dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Variabel bebas adalah pola asuh orang tua remaja putri Akademi Angkatan Laut Surabaya. Variabel terikat adalah kecerdasan emosional remaja putri Akademi Angkatan Laut Surabaya. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan Chi Square test. Hasil penelitian menunjukkan 83,3% remaja putri Akademi Angkatan Laut Surabaya memiliki kecerdasan emosional tinggi, dengan jenis pola asuh orang tua terbanyak yang diterapkan adalah demokratis sebanyak 73,33%. Hasil uji Chi square p = 0,418 (p > 0,05). Data tersebut menunjukkan tidak ada hubungan kecerdaasan emosional remaja sesuai dengan pola asuh orang tua remaja putri Akademi Angkatan Laut Surabaya.Kata Kunci: kecerdasan emosional; remaja putri; pola asuh orang tuaABSTRACTEmotional intelligence is a persons’ ability to recognize, manage emotions, motivate own self; recognize emotions of others, and the ability to build relationships with others. Based on literature review and previous research, emotional intelligence has become a crisis that has hit the world of education lately. The role of parents is one of the external factors that affect adolescent emotional intelligence. This study was aimed to determine the relationships in adolescent emotional intelligence according to the parenting style of the female adolescent’s parents at the Surabaya Naval Academy. This research method was observational analytic with cross sectional design. The numbers of samples are 30 female adolescents of Surabaya Naval Academy and 30 parents of them with total sampling technique of sampling. The independent variable is the parenting styles of female adolescence’s parent at Surabaya Naval Academy. The dependent variable was the emotional intelligence of women adolescence of Surabaya Naval Academy. The instrument used was questionnaires. Data analysis used Chi square test. The results showed that 83,3% of female adolescence at Surabaya Naval Academy had high emotional intelligence, with the type of parenting that most applied was democratic as much 73,33%. Chi square test results p = 0.418 (p > 0.05). The data shows that there is no relationship in the emotional intelligence of adolescents according to the parenting styles of women adolescence’s parent at Surabaya Naval Academy. Keywords: emotional intelligence; women adolescent; parenting style
Hubungan Asupan Kalsium terhadap Status Kepadatan Mineral Tulang pada Wanita Usia Subur di Kota Pekanbaru Nurmaliza Nurmaliza; Rini Hariani Ratih; Yusmaharani Yusmaharani; Dewi Sartika Siagian
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i2.498

Abstract

ABSTRAK Faktor risiko yang menyebabkan osteoporosis pada wanita yang dibagi menjadi dua antara lain faktor yang tidak dapat dikontrol yaitu usia, jenis kelamin, genetik, menopause, ras, serta faktor yang dapat dikontrol yaitu aktifitas olah raga, konsumsi kafein dan bersoda, asupan kalsium, mengkonsumsi obat kortikosteroid, merokok, Indeks Massa Tubuh, serta minum alkohol. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubunan asupan kalsium terhadap status kepadatan mineral tulang pada Wanita Usia Subur di Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang berjumlah 399 orang. Analisis dengan uji Chi-Square adanya hubungan antara asupan kalsium terhadap status kepadatan mineral tulang pada wanita usia subur dengan nilai Pvalue 0,000 < Alpha 0,05 dengan besar OR adalah 922.629 (95% CI: 125,039-6807,809) artinya responden yang kurang asupan kalsium berisiko 922 kali menderita osteoporosis. Kata kunci: asupan kalsium; status kepadatan mineral tulang ;  wanita usia subur ABSTRACTThe risk factors that cause osteoporosis in women are divided into two, namely factors that cannot be controlled, namely age, gender, genetics, menopause, race, and factors that can be controlled, namely exercise activity, consumption of caffeine and fizzy drinks, calcium intake, taking medication of Corticosteroids, smoking, Body Mass Index, and drinking alcohol. The aim of the study was to determine the relationship between calcium intake and the status of bone mineral density in women of childbearing age in Pekanbaru. This research was an analytical quantitative research. The sample in this study was women of childbearing age, totaling 399 people. The analysis used Chi-Square. The result shows there is a relationship between calcium intake and bone mineral density status in women of childbearing age with a P value of 0.000 < Alpha 0.05 with a large OR of 922.629 (95% CI: 125.039-6807.809), meaning that respondents who lack intake calcium has 922 times the risk of suffering from osteoporosis. Keywords: calcium intake; bone mineral density status; women of childbearing age
Efektifitas Media Leaflet dan Power Point Pada Pengetahuan Remaja Putri Tentang Menstrual Personal Hygiene Sri Wahyuni M.Keb; Fachry Amal; Ulfatunnisa Ulfatunnisa
Jurnal SMART Kebidanan Vol 8, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v8i2.518

Abstract

ABSTRAKPermasalahan tentang menstruasi merupakan salah satu tantangan menggapai kesehatan reproduksi yang sehat bagi remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dengan menggunakan  leaflet dan power point.Jenis penelitian ini adalah quasy eksperimen dengan melakukan pre test dan post test sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan yang dilaksanakan pada Maret-April 2021 di kampung Putali wilayah kerja Puskesmas Ebungfauw. Sampel sejumlah 40 remaja putri. Intrument yang digunakan adalah media leaflet dan media power point dan kuesioner yang telah diuji validitas dan relibilitas. Analis data menggunakan uji Paired T-test dan uji Independen t-tes. Rerata pretest pengetahuan kelompok leaflet 53,00 dan posttest 61,25. Rerata pretest pengetahuan kelompok power point 59,75 dan posttest 78,75. Uji paired t-test pengetahuan kelompok leaflet yaitu p-value 0,000 dan pada kelempok power point yaitu p-value 0,000. Uji Efektifitas kelompok leaflet dan kelompok power point adalah 0,008 dengan perbedaan mean 10,00 kelompok leaflet dan mean 19,00 kelompok power point. Sehingga kelompok power point lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja. Media power point lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi. Kata Kunci : pengetahuan; personal hygiene; menstruasi; power point; leaflet ABSTRACT Menstruation is one of problems in achieving healthy reproductive female teenagers. The purpose of this study was to determine the difference in knowledge of female teenagers before and after being given counseling using leaflets and power point media.This research was a quasi-experimental study by conducting a pre-test before being given counseling and a post-test after being given counseling, carried out in March-April 2021 in Putali village, the working area of Ebungfauw Health Center. The sample of this research is 40 female teenagers. The instruments used are leaflet media and power point media and questionnaires that have been tested for validity and reliability. Data analysis used Paired T-test and Independent t-test. The mean of the pretest knowledge of the leaflet group was 53.00 and the posttest was 61.25. The mean of the pretest knowledge of the power point group was 59.75 and the posttest was 78.75. The paired t-test for the knowledge of the leaflet group is p-value 0.000 and for the power point group, the p-value is 0.000. The effectiveness test for the leaflet group and the power point group was 0.008 with a mean difference of 10.00 for the leaflet group and 19.00 for the power point group. So that the power point group is more effective in increasing the knowledge of teenagers. Power point media was more effective in increasing the knowledge of young women about personal hygiene during menstruation. Keywords: knowledg; personal hygiene; menstruation; power point; leaflet