cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Portal: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20857454     EISSN : 2622576X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 337 Documents
Fitoteknologi Akar Wangi dengan Constructed Wetlands pada Air Limbah Kopi Olah Basah Galuh, Senki Desta; Musyarofa, Musyarofa; Al-Rosyid, Latifa Mirzatika
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.8355

Abstract

Berdasarkan data tahun 2020, Kabupaten Jember memiliki luas area tanaman kopi sebesar 4.658 ha dengan kapasitas produksi mencapai 2.369 ton dan nilai produkstivitasnya mencapai 11.859 kg/ hektar. Pada umumnya, pengolahan kopi yang dilakukan yaitu dengan menggunakan metode pengolahan kopi secara basah. Metode pengolahan secara basah berpotensi menimbulkan permasalahan lingkungan terutama pada badan air. Apabila air limbah dari proses pengolahan kopi secara basah ini dialirkan secara langsung ke badan air/perairan terdekat, maka dapat mengurangi kandungan oksigen. Berkurangnya kadar oksigen dapat meningkatkan nilai kandungan bahan organik dan anorganik (BOD dan COD). Mengangkat dari permasalahan tersebut, maka untuk mengatasi dan mengurangi pencemar terutama pada badan air, maka salah satu solusi yang dinilai tepat adalah mengolah air limbah tersebut menggunakan Metode Wetlands (Lahan Basah). Lahan basah buatan merupakan metode pengolahan air limbah secara biologis dengan bantuan tanaman yang dapat dioperasikan dan diterapkan dengan cukup sederhana, pada dasarnya hampir seluruh tanaman yang ada mampu menyerap dan menurunkan kadar pencemar pada air limbah. Adapun tujuan utama penelitian ini ialah sebagai langkah usaha dalam meminimalisir dampak lingkungan akibat dari pembuangan air limbah yang tidak melalui proses pengolahan.
Simulasi Hidrolika Sebelum dan Sesudah Normalisasi Sungai untuk Mengatasi Banjir di Area Hulu Bendung (Studi Kasus: Sungai Penggaron Sebagai Hulu Bendung Pucang Gading) Kusumaningsih, Tessa; Wahyudi, Slamet Imam; Niám, M. Faiqun
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.7876

Abstract

Banjir di Kota Semarang menjadi permasalahan yang terus berulang dan mengancam. Studi ini difokuskan pada Sungai Penggaron  di Hulu Bendung Pucang Gading sebagai salah satu sumber utama banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas penampang sungai sebelum dan sesudah normalisasi. Tahapan penelitian dilakukan dengan perhitungan debit banjir rancangan dengan metode polygon thiessen dan log pearson III serta pemodelan HEC - RAS  .  Hasil studi menunjukan Sungai Penggaron tidak mampu menampung debit banjir Q2 (253.4 m3/det) sehingga perlu dilakukan normalisasi pada hulu Bendung Pucang Gading. Normalisasi yang dilakukan adalah dengan pengerukan sedimentasi pada dasar sungai dan peninggian tanggul sungai. Hasil normalisasi Sungai Penggaron di hulu Bendung Pucang Gading menunjukkan penurunan muka air yang signifikan dan dapat menampung debit banjir Q100 (517,44 m3/det). Kesimpulan dari Analisa di atas adalah dengan dilakukannya normalisasi sungai di hulu Bendung Pucang Gading akan meningkatkan kemampuan pengendalian banjir di bagian hulu Bendung Pucang Gading.
Pengujian Kekuatan Sambungan Tipe TP 1 Menggunakan Kayu Kersen sebagai Bahan Konstruksi Latif, Muhammad; Angraini, Lilla; Sriwanto, Sriwanto
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.7395

Abstract

Kayu merupakan material konstruksi alami yang banyak digunakan terutama di wilayah pedesaan karena harganya terjangkau, mudah dibentuk, dan memiliki nilai estetika tinggi. Salah satu jenis kayu yang potensial namun jarang dimanfaatkan adalah kayu kersen (Muntingia calabura). Penelitian ini bertujuan untuk menguji kekuatan sambungan tipe TP 1 menggunakan kayu kersen melalui pengujian laboratorium terhadap sifat fisik dan mekanik kayu. Metode yang digunakan meliputi pengujian kerapatan, berat jenis, kuat lentur, dan kekuatan sambungan tipe TP 1 menggunakan paku berdiameter 0,2 cm. Sampel kayu kersen diambil dari pohon berumur ≥10 tahun. Hasil pengujian menunjukkan kerapatan rata-rata sebesar 0,49 g/cm³, berat jenis 0,40 g/cm³, dan kuat lentur sebesar 27,54 MPa. Adapun kekuatan sambungan TP 1 tercatat sebesar 365 kg, yang menempatkan kayu kersen dalam kategori kayu kelas 3 dengan tingkat kekerasan sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa kayu kersen layak digunakan sebagai alternatif bahan sambungan dalam konstruksi ringan seperti kusen pintu dan jendela. Direkomendasikan agar penelitian lanjutan mengeksplorasi variasi tipe sambungan dan perlakuan pengawetan untuk meningkatkan daya tahan kayu dalam jangka panjang.
Pemodelan Aliran Air Tanah di Sekitar Pipa Resapan Horisontal dengan Analisis Regresi Non-Linier Sanjaya, Pradana Hadi; Wahyudi, Slamet Imam; Niám, M. Faiqun
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.7805

Abstract

Perkembangan kawasan perkotaan yang pesat telah menyebabkan perubahan tata guna lahan yang signifikan, terutama berkurangnya area resapan alami akibat pembangunan permukiman, infrastruktur, dan industri. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya limpasan permukaan, menurunnya kapasitas infiltrasi, serta berkurangnya cadangan air tanah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan inovasi teknologi konservasi air tanah yang lebih efektif, salah satunya melalui penerapan Pipa Resapan Horisontal (PRH). Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan laju infiltrasi dengan memanfaatkan pipa berlubang yang dipasang mendatar di bawah permukaan tanah, sehingga mampu bekerja optimal meskipun muka air tanah relatif dangkal. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan aliran air tanah di sekitar PRH menggunakan pendekatan regresi non-linier guna memahami interaksi variabel hidrogeologi yang memengaruhi infiltrasi. Metode penelitian dilaksanakan melalui eksperimen lapangan di Kelurahan Jabungan, Kota Semarang, dengan pengumpulan data meliputi muka air tanah, kadar air tanah, debit infiltrasi, serta jarak lubang pantau dari PRH. Uji lapangan dilakukan sebanyak tiga kali dalam kondisi berbeda. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan perangkat lunak NCSS 2023 untuk memperoleh model regresi non-linier yang representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel waktu, jarak lubang pantau, dan kadar air tanah berpengaruh signifikan terhadap perubahan muka air tanah di sekitar PRH. Model regresi non-linier yang diperoleh memiliki tingkat keandalan tinggi, ditunjukkan dengan nilai koefisien determinasi (R²) berkisar antara 0,79–0,83. Hal ini membuktikan bahwa PRH mampu meningkatkan infiltrasi air tanah secara efektif, sekaligus memberikan gambaran matematis mengenai hubungan antarvariabel hidrogeologi. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa PRH merupakan teknologi yang potensial untuk mitigasi banjir dan konservasi air tanah di kawasan perkotaan. Sebagai rekomendasi, model yang dikembangkan dapat dijadikan dasar perencanaan teknis penerapan PRH pada berbagai kondisi tanah dan tata guna lahan, serta dikombinasikan dengan metode konservasi lainnya untuk memperoleh hasil yang lebih optimal.
Analisis Student’s Syndrome terhadap Keterlambatan Progres Pekerjaan pada Proyek Konstruksi Gedung Kampus Rahmadani, Reiza Wahyu; Lusiana, Lusiana; Rafie, Rafie
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.8590

Abstract

Student’s Syndrome merupakan perilaku menunda pekerjaan hingga mendekati batas waktu yang dapat berdampak pada menurunnya produktivitas serta keterlambatan penyelesaian proyek konstruksi. Dalam praktik pelaksanaan proyek, perilaku ini sering menyebabkan ketidaksesuaian antara progres rencana dan realisasi di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terjadinya Student’s Syndrome pada tenaga kerja berdasarkan progres pekerjaan pada Proyek Pembangunan Gedung Kampus Institut Teknologi dan Bisnis SABDA SETIA. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pihak pelaksana proyek, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen proyek berupa time schedule dan laporan prestasi mingguan. Dari total 73 item pekerjaan, sebanyak 30 item dipilih sebagai sampel untuk dianalisis berdasarkan perbandingan progres rencana dan realisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh item pekerjaan yang ditinjau mengalami keterlambatan dengan rentang 3 hingga 16 minggu dari jadwal rencana. Ditemukan pola lonjakan volume pekerjaan pada minggu-minggu akhir pelaksanaan, yang mengindikasikan adanya Student’s Syndrome. Faktor penyebab utama berasal dari faktor internal, seperti penundaan pekerjaan, keterlambatan kehadiran tenaga kerja, keterbatasan tenaga kerja pada tahap awal, serta lemahnya pengawasan. Faktor eksternal berupa keterlambatan distribusi readymix akibat kelangkaan material juga memperparah keterlambatan proyek. Meskipun demikian, beberapa pekerjaan menunjukkan volume realisasi yang melebihi rencana, menandakan kemampuan teknis tenaga kerja yang sebenarnya memadai. Dapat disimpulkan bahwa Student’s Syndrome berperan signifikan terhadap keterlambatan proyek konstruksi. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan yang lebih ketat, perencanaan waktu yang realistis, serta penerapan manajemen waktu yang disiplin. Temuan ini berimplikasi pada pentingnya mempertimbangkan aspek perilaku manusia dalam pengelolaan waktu proyek konstruksi.
Evaluasi Kelayakan Agregat Halus Campuran Beton Konstruksi Bangunan pada ASTM Cangkung, Arnoldus Fredrik Otto; Caling, Claudius Lippershey B.; Gon, Kasmir; Sabu, Maria Kalista H.; Beyan, Eleonora Vilgia P.; Ihut, Karolina V. D.; Jo, Antonius A.
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.7372

Abstract

A maximum Fine aggregate is one of the main components in concrete mixtures, playing a crucial role in improving density, strength, and workability in construction materials. This study aims to analyze the characteristics of fine aggregate from Tuke Nikit sand based on ASTM C33 standards, including tests for silt content, moisture content, specific gravity, water absorption, and particle gradation. The test results indicate that the average silt content is 1.73%, which is below the maximum limit of 3–5% according to ASTM C117. The average moisture content is 2.35%, which may affect the water-cement ratio in concrete mixtures. The average specific gravity is 2.35, which falls within the normal range; however, the high water absorption rate (7.43%) indicates a relatively high porosity. Gradation analysis shows that the sand meets ASTM C33 specifications and is classified as well-graded, making it suitable for use in building construction. Based on these findings, Tuke Nikit sand can be recommended as a viable fine aggregate for concrete mixtures, although moisture content and porosity control are necessary to maintain construction quality.
Analisis Produktivitas Pekerja pada Proyek Konstruksi dengan Metode Productivity Delay Model Saputra, Nexen; Wibowo, Kartono; Sumirin, Sumirin
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.8453

Abstract

Penelitian ini menganalisis produktivitas tenaga kerja pada empat jenis pekerjaan konstruksi, yaitu pembesian kolom struktur, pemasangan bata merah, pembesian balok dan ring balok, serta pemasangan struktur atap. Hasil analisis menunjukkan variasi signifikan antara produktivitas aktual dan produktivitas ideal. Pada pembesian kolom struktur, produktivitas aktual berkisar 14–272,29 kg/jam, sementara nilai ideal 17–356,8 kg/jam, dipengaruhi oleh faktor tenaga kerja. Pemasangan bata merah memiliki produktivitas 2,41–3,59 m²/jam, sedikit di bawah ideal 2,65–5,06 m²/jam, terkait metode kerja. Pembesian balok dan ring balok menunjukkan produktivitas 12–29 kg/jam, namun beberapa tukang mencapai 167,62–261,77 kg/jam mendekati nilai ideal 179,85–312,32 kg/jam, menandakan pengaruh koordinasi dan efektivitas alat bantu. Pemasangan struktur atap berkisar 10,45–13,18 m²/jam, lebih rendah dari standar 13,58–17,09 m²/jam, dipengaruhi metode kerja dan koordinasi. Perbandingan koefisien produktivitas aktual dengan standar Permen PUPR Nomor 8 Tahun 2023 menunjukkan perbedaan 10–78% tergantung jenis pekerjaan. Temuan ini menegaskan perlunya penyesuaian standar normatif agar mencerminkan praktik kerja nyata di lapangan.
Analysis of Homogeneity of Rainfall Data Between Stations in the Mapat River Catchment Area Helmi, Dani; Nurhayati, Nurhayati; Gunarto, Danang
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.8370

Abstract

Abstract — Homogeneous rainfall data is essential in hydrological analysis because it affects the accuracy of calculations and modelling. Inhomogeneity can be caused by environmental changes, topographical differences, or recording errors; therefore, it is necessary to evaluate it before using the data in follow-up analysis. This study aims to test the homogeneity of rainfall data between stations in the Mapat River catchment area, Bengkayang Regency. The data used is the maximum daily rainfall for the period 1993–2022 from six stations: Dawar, Bengkayang, Sanggau Ledo, Karangan, Tebas, and Serukam. The data were directly tested for homogeneity using a two-sided t-test to compare the averages between station pairs at a significance level of 1%. The results of 15 combinations of station pairs showed that the total calculated t-value was smaller than the critical t (2.663), indicating that there was no significant difference in the average maximum daily rainfall between stations. The highest t-value was recorded in the Dawar–Bengkayang pair (2.19), which, although close to the critical limit, remained in the homogeneous category. These findings suggest that the variation in data is due to local climatic factors, rather than differences in instruments or recording methods. Complete homogeneity ensures the feasibility of data for a wide range of hydrological analyses, including river discharge modeling, flood analysis, and water resource management planning. The results of this study also demonstrate the consistency in the management of rain stations in the Bengkayang area over the past three decades.Keywords: rainfall data, homogeneity, double-sided t-test, Rainfall Catchment Area, Mapat River.
Analisis Bangkitan Perjalanan Mahasiswa Menuju Kampus Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng Caling, Claudius Lippershey Bright; Cangkung, Arnoldus Otto F.; Gon, Kasmir; Sabu, Maria Kalista H.; Beyan, Eleonora Vilgia P.; Ihut, Karolina V. D.; Yudarsi, Pankrasio M.; Jo, Antonius A.
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.7370

Abstract

This study aims to analyze the trip generation of students traveling to the campus of the Catholic University of Indonesia Santu Paulus Ruteng using a multiple linear regression statistical approach. Trip generation is a crucial aspect of transportation planning, especially in higher education areas with high mobility intensity. Data were collected through questionnaires distributed to 1,035 students from various study programs, determined using the Slovin formula with a 10% margin of error. This research examines respondent characteristics based on gender, mode of transportation, travel time, and the number of trips to campus per day. The results show that the most commonly used mode of transportation is motorcycles (42%), with the majority of students (63%) taking less than 15 minutes to reach campus, and 64% making only one trip per day. Regression analysis reveals that the number of classrooms and the campus land area simultaneously have a significant effect on the number of daily student trips, with an R Square value of 0.820. The t-test indicates that the number of classrooms has a significant positive effect, while the land area has a significant negative effect on trip frequency. These findings suggest that high academic activity, reflected in the number of classrooms, is the primary driver of student mobility. This study provides valuable input for data-driven campus transportation policy, which can be used to design an efficient, safe, and sustainable transportation system for the academic community.
Analisis Teknis Penanganan Dampak Lalu Lintas Pembangunan Alfamidi Super di Jalan Pandang Raya Barat Kota Makassar Muchtar, Sri Mulyani; Amiruddin, Andi Ilham; Bastini, Faradhiya Jinan
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 17, No 2 (2025): October Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v17i2.8847

Abstract

Pembangunan fasilitas ritel modern di kawasan perkotaan berpotensi menimbulkan peningkatan bangkitan dan tarikan perjalanan yang berdampak pada kinerja lalu lintas dan keselamatan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak lalu lintas yang ditimbulkan oleh pembangunan Alfamidi Super di Jalan Pandang Raya Barat, Kota Makassar, serta merumuskan langkah-langkah teknis penanganan dampak lalu lintas yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif-deskriptif dengan memanfaatkan data primer berupa survei volume lalu lintas, pengamatan geometrik jalan, dan analisis kebutuhan parkir, serta data sekunder yang bersumber dari dokumen perencanaan dan regulasi terkait. Kinerja lalu lintas dianalisis menggunakan indikator volume lalu lintas, kapasitas jalan, rasio volume terhadap kapasitas (V/C ratio), dan tingkat pelayanan jalan (Level of Service/LOS) dengan mengacu pada Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa operasional Alfamidi Super berpotensi meningkatkan volume lalu lintas pada jam puncak sehingga menurunkan kinerja ruas jalan dan memicu kepadatan lalu lintas di sekitar akses masuk dan keluar lokasi. Namun demikian, dampak tersebut masih dapat dikendalikan melalui penerapan langkah-langkah teknis manajemen dan rekayasa lalu lintas, antara lain pengaturan akses kendaraan, optimalisasi tata letak parkir, pemasangan rambu dan marka jalan, serta pengaturan sirkulasi kendaraan di sekitar kawasan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan dampak lalu lintas yang terintegrasi dan berbasis kondisi lokal sangat diperlukan untuk menjamin keberlanjutan fungsi lalu lintas akibat pembangunan ritel modern di kawasan perkotaan. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam penyusunan analisis dampak lalu lintas (ANDALAL) serta mendukung perencanaan transportasi perkotaan yang berkelanjutan di Kota Makassar.