cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Portal: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 20857454     EISSN : 2622576X     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Portal: Jurnal Teknik Sipil merupakan jurnal berkala ilmiah nasional yang diterbitkan oleh Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe sebagai wadah menyebarluaskan hasil penelitian dalam bidang ilmu Teknik Sipil untuk Dosen, Praktisi dan Mahasiswa. Portal terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 349 Documents
Analisis Kualitas Sumber Mata Air dengan Metode Storet di Desa Manisharjo Kecamatan Ngrambe Kabupaten Ngawi Jawa Timur Mahmud Dwi Wardoyo; Faradlillah Saves
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2026): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v18i1.9122

Abstract

Abstract — Spring water, as part of groundwater resources, is widely utilized by communities for daily needs; therefore, its quality must comply with health standards. This study aims to assess the quality of spring water in Manisharjo Village, Ngrambe District, Ngawi Regency based on physical, chemical, and biological parameters and to determine water quality status using the STORET method. Samples were collected from three spring water sources that are still used by local residents. In-situ measurements were conducted for temperature, odor, taste, pH, and TDS, while ex-situ laboratory analyses were performed for hardness, detergent content, and Escherichia coli. The results were compared with Indonesian Ministry of Health Regulation No. 32 of 2017. STORET analysis shows that spring water source 1 obtained a score of -1 with a good to lightly polluted category, while sources 2 and 3 obtained scores of -14 and -17, both classified as lightly polluted. Overall, the decline in water quality is influenced by chemical and biological parameters that exceed allowable standards.
Presentase Waste Material Besi Tulangan pada Proyek X dengan Metode Bar Bending Schedule (BBS) Muhammad Fa'is Hidayatulloh; Michella Beatrix
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2026): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v18i1.9072

Abstract

Keberhasilan proyek konstruksi dipengaruhi oleh efektivitas pengelolaan material, karena material menyumbang sebagian besar biaya proyek. Pengelolaan yang kurang optimal dapat menimbulkan waste material yang berdampak pada peningkatan biaya dan penurunan efisiensi. Salah satu material dengan potensi waste tinggi adalah besi tulangan pada struktur beton bertulang, yang umumnya disebabkan oleh sisa potongan fabrikasi dan perhitungan kebutuhan yang masih konvensional.Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian waste material besi tulangan melalui penyusunan Bar Bending Schedule (BBS) berbasis Building Information Modeling (BIM) menggunakan Autodesk Revit. Metode penelitian dilakukan dengan memodelkan elemen struktur kolom, balok, pelat lantai, dan pile cap secara tiga dimensi (3D) berdasarkan data shop drawing. Hasil pemodelan digunakan untuk menyusun dokumen BBS melalui fitur Schedule/Quantities yang memuat jumlah, diameter, panjang, total panjang, dan berat tulangan sebagai dasar analisis kebutuhan material.Hasil menunjukkan adanya perbedaan kuantitas besi tulangan antara metode konvensional (MC 0) dan BBS berbasis BIM, dengan nilai waste material tertinggi sebesar 79,36% pada kolom K-3 dan terendah sebesar -21,70% pada balok B-6K. Nilai positif menunjukkan metode konvensional lebih besar dari BIM, sedangkan nilai negatif menunjukkan sebaliknya, yang mengindikasikan potensi overestimate dan underestimate. Metode BBS berbasis BIM menghasilkan perhitungan yang lebih rinci sesuai SNI 2847:2019, sehingga mampu meningkatkan akurasi perencanaan dan efektivitas pengendalian material. 
Analisis Debit Air dan Parameter Fisika Air sebagai Dasar Perencanaan Irigasi Namu Ukur-Nambiki Kabupaten Langkat Melky Aprianto Basardo Purba; Andreas Franskivo Marbun; Amanda Pratiwi Lubis; Rizky Simanjuntak
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2026): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v18i1.9172

Abstract

Abstract — This research was conducted at the Namu Ukur–Nambiki Secondary Irrigation Channel located in Sei Bingai District, Langkat Regency, with the aim of analyzing water discharge and physical water parameters in the irrigation channel. The study was carried out to identify flow conditions and the relationship between channel dimensions and water discharge. The research method used was field observation through direct measurements of flow velocity, channel width, and water depth at several observation segments. The collected data were analyzed to determine water discharge and the physical condition of water in the irrigation channel. The results indicated that flow velocity and water discharge in each segment varied due to differences in channel cross-sections, sedimentation, and vegetation around the channel. Overall, the channel condition was still adequate to support agricultural irrigation Keywords: Water Discharge, Irrigation Channel, Flow Velocity, Physical Water Parameters, Open Channel Hydraulics               
Analisis Kinerja U-Turn pada Segmen Jalan George Obos Kota Palangka Raya Jeremy Apriyandrie; Desi Riani; Murniati Murniati
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2026): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v18i1.9024

Abstract

Jalan George Obos adalah jalan empat lajur yang terbagi (dengan median) di Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah. Jalan ini dua arah. Kemacetan dan antrean panjang sering terjadi di sejumlah lokasi pembukaan median (putar balik). Kami ingin mengetahui seberapa baik putar balik di ruas Jalan Galaxy Raya–Jalan George Obos berfungsi, oleh karena itu kami melakukan penelitian ini. Metodologi penelitian ini menggunakan survei lapangan untuk memeriksa data sesuai dengan kerangka peraturan perencanaan putar balik di Indonesia. Menurut temuan penelitian, waktu rerata yang dibutuhkan kendaraan terbesar untuk menyelesaikan putar balik di lokasi penelitian bervariasi di berbagai jenis kendaraan: 7,37 detik bagi sepeda motor (MC), 11,50 detik untuk kendaraan ringan (LV), dan 14,13 detik untuk kendaraan berat (HV). Waktu tunda rerata untuk MC adalah 12,08 detik, LV 37,07 detik, dan HV 54,18 detik. Panjang antrean rerata untuk kendaraan terbesar di lokasi penelitian putar balik adalah 42 meter.
Analisis Bibliometrik Publikasi Building Information Modelling (BIM) dalam Estimasi Quantity Take-Off Anisentus Frugal Wangka
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2026): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v18i1.7420

Abstract

Building Information Modelling (BIM) telah berkembang sebagai pendekatan digital penting dalam industri konstruksi, termasuk dalam proses estimasi quantity take-off. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren publikasi ilmiah terkait implementasi BIM dalam estimasi quantity take-off menggunakan metode bibliometrik. Data dikumpulkan dari database Scopus untuk periode 2013–2023 dengan kata kunci “Building Information Modelling” dan “Quantity Take Off”, lalu dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Hasil menunjukkan bahwa tren publikasi meningkat signifikan sejak tahun 2019 dan mencapai puncaknya pada 2022. Negara dengan kontribusi publikasi terbanyak adalah Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Inggris. Penulis paling berpengaruh berdasarkan co-citation adalah Santos, Rúben; Cheng, Jack C.P; dan Won, Jongsung. Kata kunci yang dominan meliputi architectural design, building information modelling, dan quantity take offs. Temuan ini menunjukkan meningkatnya minat akademik terhadap penerapan BIM dalam estimasi kuantitas material. Penelitian ini merekomendasikan eksplorasi lebih lanjut terhadap integrasi BIM dengan teknologi lain untuk meningkatkan efisiensi perencanaan biaya konstruksi dan mendorong kolaborasi penelitian lintas negara.
Structural Analysis and Design of Steel Structures Using Tekla Structural Designer: A Case Study in Banyuwangi Bagas Rahmandita Subchan; Dwi Nurtanto; Syamsul Arifin; Setiyo F. Yanuar; Imam Junaidi; Slamet R. B. Prasetyo; Dian W. K. Novanto; Rino D. Saidi; Tedy Pranadiarso
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2026): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v18i1.9105

Abstract

The increasing demand for efficient and reliable structural design in modern construction necessitates the integration of advanced computational tools within engineering workflows. This study investigates the structural analysis and design of a steel building using Tekla Structural Designer through a case study located in Banyuwangi.An integrated digital workflow encompassing three-dimensional modeling, load definition, structural analysis, and member design verification was implemented in accordance with relevant structural design standards. The applied loading scenarios include gravity loads and lateral loads representing realistic environmental conditions. Structural responses were evaluated in terms of internal forces, displacements, and utilization ratios.The results demonstrate that the structural system exhibits behavior consistent with theoretical expectations of steel moment-resisting frames. Maximum bending moments were observed at beam mid-spans, while axial forces accumulated in lower-level columns. Structural displacements remained within serviceability limits, confirming adequate stiffness. Design verification indicated that all members satisfied strength and stability requirements after iterative optimization.This study confirms that integrated structural design platforms significantly enhance efficiency and accuracy in engineering practice. Furthermore, the findings highlight the importance of combining computational tools with engineering judgment to ensure reliable and practical design outcomes. The research contributes to the growing body of knowledge on digital structural engineering and its application in real-world design scenarios.
Analisis Risiko Keselamatan Proyek Gedung Pesantren di Indonesia: Sistematic Literatur Review (2015-2024) Endang Pratiwi Rausy; Agustan Agustan
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2026): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v18i1.8654

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek pembangunan gedung pesantren di Indonesia, yang umumnya dikelola secara berbasis komunitas dengan keterbatasan anggaran dan pengawasan institusional. Meskipun regulasi nasional melalui Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) telah diperkuat, kecelakaan kerja masih banyak dipengaruhi oleh faktor non-teknis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kategori risiko K3 yang dominan serta menganalisis implikasi manajerialnya pada proyek gedung pesantren periode 2015–2024. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA terhadap 30 jurnal nasional terakreditasi SINTA yang diperoleh dari Garuda, Google Scholar, Neliti, dan repositori institusi. Risiko diklasifikasikan ke dalam kategori teknis dan non-teknis pada dimensi internal, eksternal, dan proyek, kemudian dianalisis secara sintesis berbasis frekuensi. Hasil menunjukkan bahwa risiko non-teknis mendominasi permasalahan K3 sebesar 65,9% dari seluruh kemunculan risiko. Risiko internal non-teknis (34,1%) terutama terkait rendahnya kesadaran K3, ketidakpatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan lemahnya pengawasan. Risiko eksternal non-teknis (31,8%) dipengaruhi oleh cuaca ekstrem, ketidakpastian regulasi, dan keterbatasan sosial-ekonomi. Risiko teknis hanya menyumbang 20,5%, menunjukkan bahwa akar masalah K3 lebih bersifat manajerial dan perilaku daripada teknis. Disimpulkan bahwa peningkatan kinerja K3 harus diarahkan pada penguatan sistem manajemen dan budaya keselamatan kerja. Penelitian ini merekomendasikan pelatihan berkelanjutan, audit keselamatan rutin, serta pemanfaatan teknologi monitoring sederhana. Temuan ini mengimplikasikan perlunya model K3 yang adaptif dan inklusif bagi proyek pesantren agar keselamatan pekerja terjamin tanpa mengganggu keberlanjutan sosial dan ekonomi proyek.
Pemanfaatan Lumpur Lapindo sebagai Bahan Baku Batako dengan Campuran Fiber Polypropylene Adisty Novanka Effendy; Isran A. Malik; Ignatius Sudarsono
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2026): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v18i1.8472

Abstract

Melimpahnya material limbah lumpur lapindo yang tidak termanfaatkan akan menjadi tantangan bagi masalah lingkungan di Indonesia. Lumpur tersebut mengandung mineral silika, alumina, dan oksida besi yang berpotensi digunakan sebagai material substitusi dalam pembuatan bahan bangunan. Namun, sifat plastisitas dan kadar airnya yang tinggi membuatnya perlu dimodifikasi agar dapat digunakan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi pemanfaatan lumpur Lapindo sebagai bahan campuran dalam pembuatan batako dengan tambahan serat Polypropylene (PP) Fiber sebagai bahan perkuatan dan menahan terjadinya retak mikro. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen kuantitatif laboratorium, dengan variasi komposisi lumpur Lapindo terhadap total bahan sebesar 25%, 50%, dan 100% sebagai subtitusi pengganti agregat halus. Material Serat Fiber Polypropylene ditambahkan dalam proporsi tetap sebanyak 0,5% terhadap total berat campuran. Pengujian yang dilakukan meliputi uji kuat tekan, uji serap air, uji berat jenis, dan uji SEM (Scanning Electron Microscope) sesuai dengan SNI 03-0349-1989. Setiap pengujian bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan lumpur Lapindo dan Serat Fiber Polypropylene dan melihat perbandingannya dengan batako konvensional. Hasil pengujian kuat tekan Variasi campuran I (25% lumpur + 0,5% PP Fiber) menghasilkan kuat tekan 6,47 MPa memenuhi Mutu II, campuran II (50% lumpur + 0,5% PP Fiber) memenuhi Mutu IV dengan kuat tekan 2,42 Mpa. Sementara batako konvensional memenuhi kuat tekan mutu III dengan nilai 3,93 Mpa. Berikutnya pada hasil pengujian serapan air pada batako menunjukkan bahwa nilai serapan air sampel batako konvensional sebesar 3,04%, variasi campuran I sebesar 5,11%, dan variasi campuran II sebesar 1,84%. Ketiga sampel batako memenuhi nilai Mutu I ≤25%. Selanjutnya pada pengujian berat jenis, hasil variasi campuran I sebesar 2,128 g/cm³, variasi campuran II menunjukkan nilai 2 g/cm³, dan batako konvensional sebesar 2,16 g/cm³, seluruh variasi batako masih berada dalam rentang standar (1,0–2,0 g/cm³). Lumpur Lapindo terbukti dapat dimanfaatkan sebagai subtitusi campuran batako dengan batas komposisi ≤25% dengan penambahan Fiber Polypropylene berhasil sebagai penahan retak saat dikombinasikan dengan komposisi yang optimal. 
Analisis Kelayakan Struktur dan Tingkat Kepuasan Penerima Program BSPS di Kota Pariaman (Studi Kasus Nagari Naras dan Sikapak Barat) Tarmizi Nazir; Farlin Rosyad; Ely Mulyati
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 18, No 1 (2026): April Edition
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v18i1.7745

Abstract

Perumahan merupakan kebutuhan dasar manusia yang berfungsi tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai penunjang kualitas hidup dan simbol kesejahteraan sosial. Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) hadir sebagai upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni melalui mekanisme stimulan berbasis pemberdayaan masyarakat. Kota Pariaman, khususnya Nagari Naras dan Sikapak Barat, menjadi salah satu lokasi penerima program ini pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan struktur rumah hasil program BSPS serta menilai tingkat kepuasan masyarakat penerima bantuan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 40 penerima manfaat dan 4 Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL). Instrumen penelitian mencakup aspek kelayakan struktur bangunan, efektivitas program, dan utilitas dasar rumah. Data dianalisis dengan tabulasi, perhitungan persentase, serta interpretasi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh komponen struktur bangunan (pondasi, sloof, kolom, balok, dan rangka atap) telah memenuhi standar teknis dengan capaian 100%. Tingkat kepuasan masyarakat terhadap efektivitas program juga sangat tinggi, dengan persentase 100% karena tepat sasaran dan sesuai petunjuk teknis. Namun, pada aspek utilitas rumah, capaian rata-rata hanya 91,43%. Beberapa indikator masih belum terpenuhi sepenuhnya, terutama akses listrik (70%), fasilitas sanitasi (80%), dan akses air bersih (90%). Hal ini menunjukkan bahwa meskipun program telah berhasil dari sisi struktur dan pelaksanaan, masih terdapat kekurangan pada pemenuhan utilitas dasar. Kesimpulannya, Program BSPS di Kota Pariaman terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat dari sisi struktur dan kepuasan penerima, namun belum sepenuhnya memenuhi kriteria rumah layak huni. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya peningkatan dukungan infrastruktur dasar, khususnya jaringan listrik, sanitasi, dan akses air bersih, agar manfaat program lebih optimal dan berkelanjutan.