cover
Contact Name
Tri Lestariningsih
Contact Email
trilestariningsih@pnm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jeecae@pnm.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering)
ISSN : 25410288     EISSN : 25280708     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journal of Electrical, Electronic, Control, and Automotive Engineering (JEECAE) is a periodical scientific journal containing the work of researchers, lecturers, and practitioners on the study of thepower system in electrical engineering, electronics and control engineering, mechanical engineering and automotive. The journal is published by the engineering department of State Polytechnic of Madiun (PNM) with the aim of collecting the innovative works from authors, publish new ideas and innovation. The discussion on JEECAE focuses on analysis, implementation, and development of engineering science that benefit the society.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "vol. 11 no. 2 (2026)" : 7 Documents clear
A Perancangan Sistem Elektrikal Paddle Conveyor Berbasis DC Motor Dan Linear Akuator Pada Perahu Sampah Kurniawan Putra Yudha; iman, atep; sabirin, sahril
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One emerging technology is the use of conveyor-based trash collection boats. This study aims to design and analyze the electrical system of a paddle conveyor—based on a DC motor and a linear actuator—on a trash collection boat as a means of improving the effectiveness of trash collection from the water’s surface. The research method employed a qualitative approach using case studies, with data collected through direct observation, interviews, and documentation of the trash boat prototype. The research results show that the integration of a DC motor as the conveyor drive and a linear actuator as the position controller produces a more stable and precise waste-lifting mechanism. A 24 VDC relay-based control system with limit switch interlock logic has been shown to improve system reliability and prevent motion conflicts and overtravel in the actuator. Functional testing showed that the entire system operates as designed, with rapid response to operating commands, stable conveyor speed, and accurate actuator movement to the upper and lower limits. Compared to previous designs, this research offers a safer, more adaptive, and more energy-efficient solution. Overall, the electrical system developed is capable of effectively supporting the operation of the trash boat and can serve as a foundation for the development of more modern water cleanup technologies. This research contributes to the design of an integrated control system that can be expanded to include current sensors, microcontroller-based control, and renewable energy support in subsequent development phases.
Perancangan Aplikasi Kontrol dan Monitoring Jarak Jauh Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Sistem Otomatisasi pada Alat Steriliasi Ruangan Rahmasari, Dita Endriyana; Hardiyanto, Denny; Setiawan, Fachruddin Ari
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan lampu Ultraviolet-C (UV-C) sebagai media sterilisasi ruangan memerlukan sistem pengaman untuk mengurangi risiko paparan radiasi terhadap manusia selama proses sterilisasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan aplikasi Android berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengendalikan dan memantau sistem otomatisasi sterilisasi ruangan secara jarak jauh. Sistem dikembangkan menggunakan Flutter dan diintegrasikan dengan Raspberry Pi sebagai pengendali utama serta Firebase Realtime Database untuk komunikasi data secara real-time. Sebagai fitur pengaman, sistem menerapkan deteksi manusia menggunakan model SSD MobileNet V1 berbasis TensorFlow Lite yang digunakan untuk mengendalikan lampu UV-C secara otomatis. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fitur aplikasi berfungsi sesuai perancangan, sedangkan komunikasi antara aplikasi Android, Firebase Realtime Database, dan Raspberry Pi berjalan secara real-time. Pengujian usability memperoleh nilai Customer Satisfaction Score (CSAT) sebesar 67,5%, sedangkan evaluasi deteksi manusia menghasilkan akurasi sebesar 71,82% dengan jarak deteksi maksimum mencapai 13 meter. Sistem mampu mematikan lampu UV-C secara otomatis ketika manusia terdeteksi sehingga meningkatkan keamanan pengoperasian alat sterilisasi ruangan.
Analisis Standar Spot repair dan Block repair pada Perbaikan Cat di Honda Cars Hakata Jepang khilmi, afga yugisvari; Tatang Permana; Ridwan Adam Muhamad Noor
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis standar implementasi perbaikan sebagian (Spot repair) dan perbaikan sebagian (Block repair) dalam proses perbaikan cat kendaraan di Honda Cars Hakata Jepang. Metode kualitatif deskriptif digunakan dengan observasi langsung, dokumentasi, dan tinjauan pustaka selama magang enam bulan di divisi Banking Toso Honda Cars Hakata Jepang. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa perbaikan sebagian (Spot repair) diterapkan pada kerusakan lokal ringan sambil mempertahankan sebagian besar lapisan cat asli, sehingga menghasilkan efisiensi yang lebih besar dalam penggunaan material dan waktu perbaikan. Perbaikan sebagian (Block repair) diterapkan pada kerusakan yang lebih luas melalui pengecatan ulang seluruh panel untuk mencapai keseragaman warna, tekstur, dan tingkat kilap yang lebih baik. Standar kerja yang diterapkan meliputi inspeksi kerusakan, persiapan permukaan, pencocokan warna, pengecatan, dan inspeksi kualitas akhir. Standar ini mendukung hasil perbaikan yang memenuhi persyaratan kualitas Honda Jepang sambil mempertahankan efisiensi dan konsistensi dalam proses perbaikan. Studi ini menunjukkan bahwa pemilihan metode perbaikan yang tepat berdasarkan tingkat kerusakan kendaraan merupakan faktor kunci dalam mencapai kualitas perbaikan cat yang optimal.
Integrasi Optimasi Mekanis dan Elektronik pada Sepeda Motor Matic 125 cc: Pengaruh Stroke Up, Bore Up, Profil Camshaft, dan Remapping ECU terhadap Torsi, Daya, dan Akselerasi 201 m Deni Nur Fauzi; Noorsakti Wahyudi; Pramudia Agasta Nurlianto; Yusuf Ardianto
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan performa sepeda motor matik dapat dilakukan melalui perubahan geometri mesin, profil camshaft, dan pengaturan electronic control unit (ECU). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perubahan torsi, daya, dan waktu tempuh 201 m melalui analisis komparatif data eksperimen dari empat penelitian pada sepeda motor berkapasitas awal 125 cc. Data dikelompokkan menjadi seri mekanis, meliputi kondisi standar, stroke up, kombinasi stroke up–bore up, dan modifikasi camshaft, serta seri elektronik yang mencakup ECU standar, Juken bawaan, dan Juken setelah remapping. Analisis dilakukan secara deskriptif terhadap pembanding masing-masing, dengan perhitungan ulang rata-rata dan simpangan baku apabila lima pengulangan tersedia. Hasil menunjukkan bahwa stroke up meningkatkan nilai ringkasan torsi sebesar 19,89–36,31% dan daya sebesar 41,94–42,78%. Rata-rata waktu tempuh 201 m berkurang dari 13,482 ± 0,261 menjadi 10,892 ± 0,088 detik, sedangkan kombinasi stroke up–bore up menghasilkan 10,296 ± 0,283 detik. Pada sumber pengujian camshaft, waktu tempuh dilaporkan berkurang dari 9,52 menjadi 8,96 detik. Pada seri elektronik, remapping menghasilkan waktu 11,80 detik, lebih singkat 8,53% dibandingkan Juken bawaan dan 11,28% dibandingkan ECU standar. Peningkatan keluaran dinamometer tidak terjadi secara seragam pada seluruh titik putaran. Temuan ini menunjukkan perbaikan performa konfigurasi tertentu terhadap pembandingnya, tetapi perbedaan kondisi dasar dan ketidaksesuaian sebagian data membatasi perbandingan antarseri serta memerlukan verifikasi sebelum penetapan hasil final.
Analisis Eksperimental Komparatif Kendali PID Dan Fuzzy Logic Multimode Terhadap Torsi Dan Daya Baterai Motor BLDC 2 KW Pada Sepeda Motor Listrik Deni Nur Fauzi; Yoga Ahdiat Fakhrudi; Moh Wildan Mahmud; Ahmad Fahyul Umam
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian torsi motor Brushless Direct Current (BLDC) pada kendaraan listrik diperlukan untuk memperoleh karakteristik performa yang sesuai dengan kebutuhan berkendara tanpa meningkatkan kebutuhan daya baterai secara berlebihan. Artikel ini mengintegrasikan dua penelitian eksperimental yang menerapkan pengolahan sinyal Throttle Position Sensor (TPS) berbasis ESP32 dengan dua strategi kendali, yaitu Proportional-Integral-Derivative (PID) dan Fuzzy Logic Control (FLC) multimode, pada sepeda motor listrik bermotor BLDC 2 kW. Sistem PID menggunakan mode Eco 20%, Normal 60%, dan Sport 100%, sedangkan FLC menggunakan batas Mode 1 30%, Mode 2 70%, dan Mode 3 100%. Pengujian dilakukan menggunakan chassis dynamometer pada State of Charge baterai sekitar 80% dengan parameter torsi, putaran puncak torsi, tegangan, arus, dan daya listrik baterai. PID menghasilkan torsi rata-rata 9,23; 33,74; dan 36,66 Nm dengan daya 250,57; 1.517,95; dan 1.635,32 W. FLC menghasilkan torsi 15,28; 34,83; dan 35,21 Nm dengan daya 619,20; 1.641,04; dan 1.641,01 W serta koefisien variasi torsi di bawah 2%. Pada batas throttle 100%, PID memberikan torsi 36,66 Nm pada 688,6 rpm, sedangkan FLC memberikan 35,21 Nm pada 842,2 rpm dengan kebutuhan daya yang hampir sama. Dibandingkan baseline masing-masing, PID menurunkan kebutuhan daya 8,59% sekaligus meningkatkan torsi 0,77%, sedangkan FLC menurunkan daya 7,9% dengan penurunan torsi 3,9% dan kenaikan putaran puncak torsi 21,0%. Hasil menunjukkan bahwa kedua strategi mampu membentuk karakteristik performa BLDC secara multimode, namun menghasilkan trade-off torsi, titik operasi, dan kebutuhan daya yang berbeda.
Optimasi Sistem Manajemen Termal Baterai Lithium-Ion Sepeda Motor Listrik melalui Variasi Konfigurasi Pendingin dan Diameter Fan: Studi Eksperimental dan Simulasi Termal Deni Nur Fauzi; Yoga Ahdiat Fakhrudi; Fauzy Masyhad Christianto; Mohammad Hamim Jazuli Wahid
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja termal baterai lithium-ion pada sepeda motor listrik dipengaruhi oleh kemampuan sistem pendingin untuk membuang panas dengan konsumsi energi yang tetap efisien. Artikel ini mengintegrasikan dua studi eksperimental yang saling melengkapi, yaitu evaluasi konfigurasi sistem pendingin dan optimasi diameter fan. Pengujian dilakukan pada baterai lithium-ion 72 V dengan kondisi pemanasan kendaraan pada 60 km/jam, beban 64 kg, temperatur awal 38°C, dan target pendinginan 35°C. Seri pertama membandingkan tanpa pendingin, fan-heatsink, dan fan-heatsink-Peltier. Seri kedua membandingkan fan berdiameter 60, 90, dan 120 mm. Temperatur dipantau menggunakan ESP32, sensor BMP280, dan Blynk Cloud, sedangkan distribusi temperatur dianalisis menggunakan simulasi termal ANSYS. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi fan-heatsink-Peltier menghasilkan waktu pendinginan tercepat, yaitu 18,67 menit, tetapi memerlukan energi rata-rata 11,05 Wh. Fan-heatsink membutuhkan 44 menit dengan energi 2,64 Wh. Pada optimasi fan, diameter 120 mm memberikan waktu pendinginan 26 menit dan konsumsi energi 1,53 Wh, lebih baik daripada fan 90 mm (34,67 menit; 2,07 Wh) dan 60 mm (58,67 menit; 2,34 Wh). Simulasi termal pada kedua studi menunjukkan bahwa konfigurasi dengan perpindahan panas lebih intensif menghasilkan distribusi temperatur yang lebih merata. Integrasi hasil menunjukkan adanya trade-off antara laju pendinginan dan kebutuhan energi: pendinginan termoelektrik unggul untuk penurunan temperatur cepat, sedangkan forced-air cooling dengan fan berdiameter lebih besar menawarkan efisiensi energi yang lebih baik.
Rancang Bangun Sistem Kendali Suhu Inkubasi Yoghurt Otomatis Berbasis Internet Of Things Aulia El Hakim; Khoiril Musthofa; Liya Yuni Astutik; Dahris Shahab; Sukamto; Fachruddin Ari Setiawan
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses fermentasi yoghurt sangat dipengaruhi oleh kestabilan suhu inkubasi agar pertumbuhan Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus berlangsung optimal. Pada UMKM Susu Twozull di Kabupaten Madiun, proses inkubasi sebelumnya dilakukan secara manual sehingga suhu berfluktuasi dan waktu fermentasi mencapai 9–10 jam. Penelitian ini merancang dan menguji sistem kendali suhu inkubasi yoghurt berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32, sensor DHT22, RTC DS3231, relay, heater PTC 12 V, serta aplikasi Android berbasis Kodular dan Firebase Realtime Database. Sistem diuji pada kapasitas 12 liter dengan durasi fermentasi 8 jam. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pembacaan DHT22 pada suhu ruang memiliki selisih rata-rata 0,05 °C terhadap termometer acuan. Kendali jarak jauh menghasilkan waktu tunda rata-rata 6,8 detik dari perintah aplikasi hingga heater aktif. Selama lima pengujian fermentasi, suhu rata-rata mencapai 42,49 °C dengan standar deviasi 0,208 °C. Uji t satu sampel menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan terhadap setpoint 42,5 °C (t = −0,108; p = 0,920). Nilai pH yoghurt rata-rata 3,69 juga tidak berbeda signifikan dari acuan 3,65 (t = 0,229; p = 0,834). Hasil ini membuktikan bahwa sistem kontrol suhu berbasis ESP32 dan IoT mampu bekerja otomatis, real-time, serta stabil dalam menjaga suhu fermentasi yoghurt

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2026 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2026) Vol. 11 No. 1 (2026) Vol. 10 No. 2 (2025): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECA Vol. 10 No. 2 (2025) Vol. 10 No. 1 (2025) Vol. 10 No. 1 (2025): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECA Vol. 9 No. 2 (2024): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE Vol. 9 No. 2 (2024) Vol. 9 No. 1 (2024) Vol. 9 No. 1 (2024): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE Vol. 8 No. 2 (2023): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE Vol. 8 No. 1 (2023): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE Vol. 7 No. 2 (2022): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE Vol. 7 No. 1 (2022): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE Vol. 6 No. 2 (2021): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE Vol 6, No 1 (2021): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE) Vol. 6 No. 1 (2021): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE Vol. 5 No. 2 (2020): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE Vol 5, No 2 (2020): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE) Vol. 5 No. 1 (2020): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE Vol 5, No 1 (2020): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE) Vol 4, No 2 (2019): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE) Vol 4, No 1 (2019): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE Vol. 4 No. 1 (2019): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE Vol 3, No 2 (2018): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE Vol 3, No 2 (2018): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE) Vol 3, No 1 (2018): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE) Vol 2, No 2 (2017): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE Vol 2, No 1 (2017): Journal of Electrical, Electronic, Control, and Automotive Engineering (JEECAE) Vol 2, No 1 (2017): Journal of Electrical, Electronic, Control, and Automotive Engineering (JEECAE) Vol 1, No 1 (2016): Journal of Electrical, Electronic, Control, and Automotive Engineering (JEECAE) Vol 1, No 1 (2016): Journal of Electrical, Electronic, Control, and Automotive Engineering (JEECAE) More Issue