cover
Contact Name
Aswar Amiruddin
Contact Email
aswaramir89@gmail.com
Phone
+6287704518570
Journal Mail Official
bejts@borneo.ac.id
Editorial Address
Jl. Amal Lama No 1, Tarakan 77115, Indonesia
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil
ISSN : 25811134     EISSN : 26857553     DOI : https://doi.org/10.35334/be.v9i3
Core Subject : Engineering,
Focus and Scope Borneo Engineering : Structural Engineering, Transportation Engineering, Water Resources, Geotechnical Engineering and Construction Management
Articles 234 Documents
Penerapan Manajemen Kualitas Terhadap Kinerja Mandor Pada Proyek Apartemen Moch Muzaki; Felicia T. Nuciferani
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v4i1.1383

Abstract

The Embodiment of construction quality can be achieved by implementing quality management, one of the workforce used in implementing quality management is the foreman. A construction company has standards or guidelines for implementing quality management that must be carried out by the foreman. This study will discuss the relationship between the level of the foreman's ability and the influence of the foreman's ability on the application of quality management. Qualitative descriptive method is done by distributing questionnaires followed by validity, reliability, t-test, F-test, and classical assumption test. The results showed a simultaneous test for educational variables, work experience, motivation, and discipline influenced the ability of the foreman in implementing quality management of 2,510. The partial test shows that the work experience variable influences the foreman's ability to implement quality management by 2,178. So that the test results obtained for the regression model that is Y = 36,130 + 1,353X2 + ei, that work experience have a very dominant influence on the ability of the foreman in implementing quality management in Surabaya apartment building construction projects.
Karakteristik Perjalanan Armada Barang Minimarket di Kota Makassar Indriaty Wulansari
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v4i1.1306

Abstract

The growth of minimarkets in Makassar city shows very large numbers. The large growth of outlets is in line with the increase in freight transportation (fleet) that will distribute goods. The storage of minimarkets (Alfamart, Alfamidi, and Indomart) is located in the Makassar Industrial Area (KIMA). This research is descriptive-quantitative. The purpose of this study was to determine the characteristics of the transportation of goods for each type of minimarket. The result showed that the departure time for all types of minimarkets was the same between 07.00-18.00 WITA, then the average speed of the fleet range from 35-45 km/hour, and the route is chosen was dominantly toll of the total trips.
Kualitas Ruang Terbuka Hijau dan Potensi Pariwisata Kreatif di Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang Eko Setyo Widyonarso; Fadjar Hari Mardiansjah
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v4i1.1099

Abstract

Along with the increasing density of the city that shifts green space, urban parks ultimately become the only place for urban communities to feel the connection to nature. Therefore, it is important to have a good quality city park. City residents' opinions about the factors that encourage visitors to visit city parks are also important as input and evaluation for city park providers. On the other hand, there is potentially given by city parks other than just as a place for recreation and relaxation. Therefore, this study wants to show how the quality of city parks, the factors which make visitors come to city parks, and what kind of potential can be achieved from city parks. This research was conducted and presented in a descriptive-qualitative form to provide a complete picture of the phenomena that occur in city parks. The results obtained are that TIK has a good quality park, able to attract visitors, and has the potential for creative tourism.
Analisis Pengadaan Barang dan Jasa Konstruksi Menurut Perpres 70/2012 Terhadap Perpres 4/2015 Okma yendri; Desi Qomariah
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v4i1.1093

Abstract

The construction sector has an important role in economic growth. To realize a condition that all necessary infrastructure that can guarantee an increase in economic activity. Procurement will be infrastructure and infrastructure by the government, using the budget of revenues and expenditures (APBN / APBD). To oversee the use of the budget, must arrange the procurement rules which the regulation amended by Presidential Decree 70/2012 and 4/2015. The tender process is expected to use the electronic media (e-procurement) to be more transparent, accountable, effective and efficient, in line with efforts to eradicate corruption, collusion and nepotism. The research method uses descriptive research. The sampling technique used purposive sampling with data taken from LPSE Musi Rawas and questionnaires to respondents as service providers, service users, and the auction committee. A descriptive analysis of data processing and data processing using a Likert scale questionnaire on the subject of the study variables The results of a comparative analysis of the construction tender based on Presidential Decree 4/2015 is the same as the Presidential Decree 70/2012. It's just that there is a difference in the duration of time the activity evaluation of the Proposal, namely the regulation 70/2012 is 4 days while on the regulation 4/2015 is 11 days. The duration of time on activities Sanggah Auction Results period is 4 days while the Presidential regulation 70/2012 4/2015 is 6 days.
Studi Eksperimental Pengaruh Sudut Kemiringan Penyambungan Balok Beton dengan Bondcrete Terhadap Kuat Lentur Beton Andre Feliks Setiawan; Dafit Natalius; Josephine Karmela
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v5i1.1858

Abstract

Beton adalah salah satu bahan struktur yang banyak dipakai dan dimanfaatkan dalam industri konstruksi. Dalam pelaksanaan pengecoran beton di lapangan, ada kalanya tertunda ditengah-tengah pengecoran baik karena cuaca yang tidak mendukung, terhentinya pengiriman beton ready mix, maupun karena masalah rusaknya alat-alat penunjang pengecoran, sehingga pengerjaan pengecoran harus dilakukan secara bertahap. Untuk itu dilakukan penelitian mengenai kekuatan sambungan beton lama dengan beton baru.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh umur beton pada saat penyambungan dengan menggunakan bondcrete terhadap kuat lentur beton dengan f’c = 25 MPa, dan untuk mengetahui pengaruh sudut kemiringan sambungan pada beton yang akan disambung.Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semakin bertambahnya umur beton lama saat penyambungan akan menghasilkan nilai kuat lentur beton yang semakin kecil. Beton yang disambung dengan sudut kemiringan penyambungan 45º menghasilkan nilai kuat lentur yang lebih besar daripada beton yang disambung dengan sudut kemiringan penyambungan 60º. Selain itu penggunaan bondcrete dapat menambah kekuatan lentur balok beton yang disambung sebesar 15,572%.
Pengaruh Air Lahan Gambut di Kalimantan Selatan Terhadap Beton Porous dengan Penambahan Fly Ash Eka Purnamasari; Muhammad Saukani; Fitriani Ridzeki
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v5i2.1581

Abstract

Penelitian terhadap kuat tekan beton beton porous yang menggunakan agregat kasar dengan tambahan material pozzolan fly ash dan direndam dalam air gambut/rawa bertujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat khususnya yang di wilayahnya dikelilingi oleh lahan gambut/rawa bahwa fly ash ternyata dapat digunakan sebagai bahan bangunan. Selain itu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk dapat seluas mungkin memanfaatkan limbah pembakaran batu bara (fly ash) misalnya diplikasikan untuk campuran bahan bangunan seperti beton dan mortar. Kemudian akhirnya masyarakat juga memiliki pengetahuan bahwa tidak selamanya beton itu harus dicampur dengan pasir, berbobot berat dan kedap air. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental di laboratorium. Variabel penelitian di sini adalah porsi penambahan fly ash pada beberapa variasi porsi campuran beton non pasir dan pengaruh perendaman menggunakan air lahan gambut. Kuat tekan beton porous mengalami penurunan saat perawatan perendaman dengan air gambut. Pada sampel beton porous yang diberi perawatan perendaman dengan air rawa mengalami penurunan kuat tekan beton sebesar 10,28% dibandingkan dengan sampel beton porous yang direndam dengan air PDAM. Kuat tekan beton porous dengan fly ash 10%  yang direndam dengan air gambut yaitu sebesar 6,89 Mpa dan uat tekan beton porous dengan fly ash 20%  yang direndam dengan air gambut yaitu sebesar 7,85 Mpa. Pola retakan yang terjadi dikarenakan penyebaran tegangan pada benda uji akibat proses ikat pegangan pada benda uji dan juga berpengaruh terhadap homogenitas agregat penyusun beton. Pada model yang dilakukan perawatan perendaman dengan air PDAM dan air rawa gambut berdasarkan hasil penelitian pola retak yang terjadi yaitu retakan pada ujung samping.
Evaluasi Kinerja Simpang Empat Bersinyal Dengan Metode MKJI dan Sidra Intersection fatmawati fatmawati; Mohamad Isram M. Ain
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v5i1.1681

Abstract

Pada lima tahun terakhir pertumbuhan pembangunan di sepanjang ruas jalan MT. Haryono mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, mulai dari pembangunan property (perumahan dan ruko), pusat perbelanjaan, hingga menjamurnya usaha kuliner di sepanjang sisi ruas jalan, hal ini menyebabkan tingginya tarikan kendaraan menuju daerah tersebut. Adanya alih fungsi tata guna lahan di beberapa lokasi di Balikpapan menyebabkan tingginya bangkitan dan tarikan kendaraan pada daerah tersebut. Pada ruas jalan MT. Haryono terdapat banyak simpang, namun antrian panjang paling sering terjadi pada simpangan MT. Haryono - Ruhui Rahayu, kendaraan yang mengantri di traffic light rata-rata harus melewati 2 hingga 3 kali cycle time untuk dapat melewati persimpangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja simpang pada kondisi eksisting menggunakan metode MKJI dan Program SIDRA Intersection, mengetahui perbedaan kinerja dari kedua metode tersebut, hingga ke rekomendasi upaya perbaikan simpang. Hasil evaluasi kinerja simpang dengan metode MKJI diperoleh nilai LoS D pada lengan pendekat utara dengan nilai tundaan sebesar 39.4 det/smp, nilai LoS F pada lengan pendekat selatan dan barat dengan nilai tundaan masing 99.2 det/smp dan 152.9 det/smp, dan untuk pendekat timur nilai Los E dengan waktu tundaaan sebesar 57.7 det/smp. Sedangkan pada analisis Sidra Intersection diperoleh nilai LoS F pada semua lengan pendekat dengan waktu tundaan rata-rata pada semua simpang sebesar 122 det/kend. Untuk nilai DS pada metode MKJI dan Sidra Intersection terdapat perbedaan, dimana nilai DS MKJI pada lengan pendekat utara sebesar 1.36, pendekat selatan 1.21, pendekat barat 0.91, dan pendekat timur 0.80 sedangkan nilai DS berdasarkan Sidra Intersectioan adalah sebesar 1.2.  
Identifikasi Faktor Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Luar Kota Banjarbaru Utami Sylvia Lestari; Annisa Khairat
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 5 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v5i2.1849

Abstract

Angka kecelakaan lalu lintas di Provinsi Kalimantan Selatan terus meningkat, termasuk di Kota Banjarbaru. Faktor-faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas berkaitan erat dengan unsur-unsur pembentuk lalu lintas yaitu pemakai jalan, kendaraan, jalan, dan lingkungan. Teknik pengumpulan data untuk penelitian ini menggunakan kuesioner, sedangkan skala pengukuran dalam penelitian ini menggunakan Skala likert. Tahap analisis data dengan uji analisis regresi yaitu uji regresi logistik dengan alat bantu program SPSS (Statistical Product and Service Solution) Versi 25 dengan menggunakan angka koefisien (B) dan nilai signifikansi hasil Variabel in Equation. Hasil identifikasi yang paling dominan pada masing-masing faktor disebabkan oleh kelelahan dan mengantuk pada faktor manusia. Pada faktor kendaraan yang paling mendominasi adalah kerusakan pada sistem lampu lalu lintas. Sedangkan pada faktor lingkungan adalah binatang yang berkeliaran di jalan. Indikator dominan diperoleh dari hasil analisis regresi logistik dalam tabel variabel in equation berdasarkan besaran nilai koefisien (B) pada masing-masing faktor.
Pengaruh Penambahan Fly Ash Terhadap Perilaku Teknis Tanah Ekspansif di Daerah Selimau Kabupaten Bulungan Fuad Harwadi; Sepri Rantesalu; Nofrizal Nofrizal
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v5i1.1640

Abstract

Expansive soil is one of the problematic soils for civil engineering construction. The high swelling-shrinkage nature results in deformations that can damage the construction on it, therefore it is necessary to make improvements in expansive  soil. One of the most widely used methods of improving expansive soil is stabilization using chemical additives. In this research using coal waste material (fly ash) as stabilizer from PLTU Sekayan in Kaltara Province, so it can be said as environmentally friendly stabilization. The research objective was to determine changes in engineering behavior of expansive soil through compaction tests and CBR. The test results will be displayed in graphical form, namely by comparing the expansive soil that has not been stabilized (initial conditions) and the expansive soil that has been stabilized with fly ash at mixed variations of 20%, 30% and 40%, and has passed the curing period for 5, 15, and 30 days. From this research, it was found that the addition of a stabilizer (fly ash) could improve its engineering properties, and the optimum results were obtained at the addition of 40% fly ash and after 30 days of curing time. From the compaction test, it was found that the volume weight of dry soil (γdry) increased by 14.05% from 1.21 gr/cm3 to 1.38 gr/cm3 and the optimum water content (wopt) decreased by 38.12% from 31.19% to 19,3%. From CBR testing in the laboratory, there was a very large increase in the value of CBRDesign, namely 2192% from 0.72% to 16.5%
Karakteristik Kecelakaan Lalu Lintas pada Jalan Tol Jagorawi km 19–km 40 Kabupaten Bogor Endang Widjajanti
Borneo Engineering : Jurnal Teknik Sipil Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/be.v5i1.1648

Abstract

The aims of this research are to identify accident characteristics and blackspot on Jakarta – Bogor – Ciawi (Jagorawi) Toll Road km 19 – km 40, as part of Jagorawi Toll Road, using secondary data on traffic accidents for 3 years, namely 2016 – 2018. The research method refers to Pd T-09-2004-B-Guidelines for Handling Traffic Accident Black Sites (Directorate General of Bina Marga, 2004). The results showed the most accidents for Bogor direction occurred on Friday (39%) and for Jakarta directions on Tuesday (22%), in bright light conditions, fair weather with the dominant accident type of rear front crash (81%). The blackspots of Jagorawi Toll Road are located on the Km 23 (km 23+090, 23+600 and 23+800) and km 26 (km 26+200, 26+800 and 26+870) for Bogor direction and km 23 (km 23+200, 23+400, 23+600) for Jakarta direction. The proposed handling is the addition of warning signs in blackspot areas, safe distance limits and speed limits on toll roads.

Page 9 of 24 | Total Record : 234