cover
Contact Name
Sapta
Contact Email
ftuiba@iba.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sapta303@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
TEKNIKA
ISSN : 23553553     EISSN : 26865416     DOI : -
Core Subject : Engineering,
TEKNIKA: Jurnal Teknik is a peer-reviewed scientific journal managed by Department of Engineering and published by the Faculty of Engineering Universitas IBA. TEKNIKA: Jurnal Teknik is published in two editions a year, the April and October editions. Contributors to Jurnal TEKNIKA: Jurnal Teknik come from researchers, academics (lecturers and students) in the field of informatics.
Articles 203 Documents
ANALISA PENGARUH KEKERASAN PERMUKAAN TERHADAP KAPASITAS ALIRAN VISKOSITAS DAN TINGGI ALIRAN DALAM PIPA Boni Junita; Ambo Intang
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v9i2.229

Abstract

Setiap fluida yang mengalir melalui pipa akan menghasilkan gesekan yang dapat mengakibatkan suatu kerugian berupa kerugian penurunan tekanan. Untuk menangani masalah ini diperlukan penanganan khusus untuk mencegah atau mengurangi kerugian-kerugian yang diakibatkan oleh gesekan antara fluida dengan dinding pipa sehingga diketahui bagaimana pengaruh kekasaran permukaan terhadap debit dan tekanan pada aliran viskos pada pipa. Aliran fluida (air) dalam saluran tertutup (pipa silinder 1/2 inchi) dapat mengalami kondisi laminer dan turbulen. Kondisi tersebut dapat ditentukan dengan melihat bilangan Reynolds dengan melihat kondisi kekasaran dinding pada permukaan pipa. Dalam penelitian ini akan dianalisa pengaruh dari kekasaran permukaan terhadap debit dan tekanan pada aliran viskos pada pipa silinder 1/2 inchi. Sehingga didapat bahwa kekasaran permukaan sangat berpengaruh terhadap rugi head yang terjadi pada aliran fluida, yang mana semakin kasar permukaan dalam pipa maka nilai kapasitas aliran semakin menurun dan nilai tekanan akan semakin meningkat dan besar. Kata kunci: Bilangan Reynolds, Kapasitas Aliran, Tekanan, Fluida Air
STUDI KINERJA RELAI ARUS LEBIH PADA TRANSFORMATOR DAYA 30 MVA GARDU INDUK SEDUDUK PUTIH PALEMBANG Abdul Azis; Reksi Anjasmara; Perawati Perawati; Irine Kartika Pebrianti
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v9i2.228

Abstract

Relai Arus Lebih merupakan peralatan yang mensinyalir adanya arus lebih, baik yang disebabkan oleh adanya gangguan hubung singkat yang dapat merusak peralatan sistem tenaga listrik yang berada dalam wilayah proteksinya. Relai Arus Lebih digunakan hampir pada seluruh pola pengamanan sistem tenaga listrik, dan dapat juga digunakan sebagai pengaman utama ataupun pengaman cadangan. Penelitian dilaksanakan pada Penyulang Beo Transformator-1 30 MVA 70/20 kV Gardu Induk Seduduk Putih Palembang. Hasil penelitian adalah saat gangguan hubung singkat 3 fasa, waktu kerja relai outgoing lebih cepat dibandingkan dengan waktu kerja relai incoming, dengan selisih waktu 0,7568. Kemudian saat gangguan hubung singkat 2 fasa, waktu kerja relai outgoing lebih cepat dibandingkan dengan waktu kerja relai incoming, dengan selisih waktu 0,9223. Besar kecilnya selisih waktu kerja tersebut dipengaruhi jauh dekatnya lokasi gangguan. Dimana semakin jauh lokasi gangguan, maka akan semakin besar selisih waktu kerja relai outgoing dengan waktu kerja relai incoming, dan apabila semakin dekat lokasi gangguan maka semakin kecil selisih waktu kerja relai outgoing dengan waktu kerja relai incoming. Hal ini bertujuan memberi kesempatan pada relai outgoing untuk bekerja terlebih dahulu sebagai pengaman utama (main protection) apabila terjadi gangguan hubung singkat di penyulang, dan relai incoming akan bekerja sebagai pengaman cadangan (back-up protection) apabila relai outgoing tidak bekerja. Hasil perhitungan dengan data yang ada dilapangan masih dalam kondisi yang sesuai dengan perbedaannya tidak terlalu jauh, sehingga dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan kinerja Relai Arus Lebih yang ada dilapangan masih dalam kondisi baik.
ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN ZAT ADITIF PADA BAHAN BAKAR PERTALITE TERHADAP LAJU KONSUMSI BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG PADA MOTOR BAKAR BENSIN 4-TAK DOHC Ronald Abidin; Ratih Diah Andayani; Bahrul Ilmi; Rita Djunaidi
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v9i2.236

Abstract

Motor bensin tersusun oleh beberapa komponen utama meliputi; blok silinder (cylinder block), kepala silinder (cylinder head), poros engkol (crankshaft), piston, batang piston (connecting rod), roda penerus (fly wheel), poros cam (cam shaft), dan mekanik katup (valve mechanic). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa pengaruh penambahan zat aditif pada bahan bakar pertalite terhadap laju konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang. Bahan bakar yang digunakan adalah pertalite dan bahan bakar pertalite dengan penambahan zat aditif, penelitian dilakukan dengan menggunakan motor bakar roda empat yaitu mobil Bensin 4-Tak DOHC. Analisa dilakukan terhadap laju konsumsi bahan bakar dan emisi gas buang CO, gas CO2 dan HC. Hasil penelitian menunjukkan Zat aditif yang ditambahhkan pada bahan bakar pertalite dapat menghemat konsumsi bahan bakar pada putaran mesin 2000 rpm dengan nilai persentase sebesar 2,32 % dibanding kondisi tanpa zat aditif. Pada putaran 3000 rpm justru menujukkan peningkatan konsumsi bahan bakar dan mencapai persentase selisih sebesar 14,86 % Sedangkan pengaruh zat aditif terhadap emisi gas buang dapat mnurunkan emisi gas buang CO sebesar .4,17 %, pada putaran 3000 rpm dan meningkatkankuantitas emisi gas CO2 sebesar 0,61 % pada putaran 1000 rpm, 1,1 % pada putaran 2000 rpm dan 3,53 % pada putaran 3000 rpm. sedangkan pengaruh zat aditif terhadap emisi HC dapat menurunkan emisi HC sebesar 7,69 pada putaran 2000 rpm Kata kunci : motor bakar bensin, pertalite, zat aditif, konsumsi bahan bakar, emisi gas buang.
ANALISIS KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI 20 KV PADA PENYULANG BANDUNG GARDU INDUK TALANG RATU Abdul Azis; Emidiana Emidiana; Gagah Mirgawansyah
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v10i1.246

Abstract

Sistem distribusi adalah bagian dari sistem tenaga listrik yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga listrik dari pusat pembangkitan hingga sampai ke konsumen Kualitas energi listrik yang diterima oleh konsumen sangat dipengaruhi dari keandalan sistem pendistribusiannya. Keandalan sistem tenaga listrik mengggambarkan suatu ukuran tingkat ketersediaan tenaga listrik dari sistem konsumen. Keandalan sistem distribusi tenaga listrik sangat dipengaruhi oleh konfigurasi sistem, alat pengaman yang dipasang, dan sistem proteksinya. Konfigurasi yang tepat, peralatan yang handal serta pengoperasian sistem yang otomatis akan memberikan hasil kerja sistem distribusi yang baik. Indeks keandalan sistem tenaga listrik ditentukan dari tingkat kegagalan, tingkat perbaikan, analisis nilai SAIDI-SAIFI, CAIDI, ASUI dan ASAI untuk setiap penyulang. Durasi gangguan yang terjadi selama tahun 2022 di Penyulang Bandung adalah 213,0883 jam, maka didapatkan nilai SAIFI 9 kali/pelanggan/tahun, SAIDI 42,6177 jam/pelanggan/tahun, CAIDI 4,7353 jam/pelanggan/tahun, ASAI 0,9757, ASUI 0,0243. Nilai SAIFI dan SAIDI pada Penyulang Bandung belum memenuhi standar dari SPLN 68-2: Tahun1986. Sedangkan untuk nilai SAIFI, SAIDI dan CAIDI Penyulang Bandung juga belum memenuhi standar dari IEEE std 1366-2003. Sehingga dapat dikategorikan keandalan Penyulang Bandung masih rendah. Tingkat pelayanan Penyulang Bandung sudah baik, dimana kemampuan untuk menyediakan sistem tersebut dengan jangka waktu satu tahun adalah 0,9757 atau 97,57%. Kemudian hasil perhitungan ASUI sudah baik, karena nilai ketidakmampuan Penyulang Bandung untuk menyediakan sistem tersebut dengan jangka waktu satu tahun adalah 0,0243 atau 2,43%. Kata kunci : Keandalan, Sistem Distribusi, Penyulang
ANALISA PERHITUNGAN STABILITAS DAYA DUKUNG PADA PROYEK PENGENDALIAN BANJIR DI KOTA PALEMBANG Muhammad Prasetian Idha; Ahmad Hidayat; delli noviarti
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v10i1.248

Abstract

Sungai merupakan aliran air terbuka yang memiliki muka air bebas dan mengalir dari hulu menuju hilir. Pada setiap sungai memiliki karakteristik dan bentuk yang berbeda. Tanah merupakan lapisan permukaan bumi yang sangat dinamis, perubahannya dipengaruhi oleh air, udara, dan pergeseran lempeng bumi. Salah satu akibat dari perubahan itu adalah adanya lereng. Struktur atau bangunan penahan tanah seperti dinding penahan (retaining wall), dinding ruang bawah tanah (basement wall), pangkal jembatan (abutment) dan turap baja pada umumnya digunakan dalam teknik pondasi. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini adalah mengetahui besar faktor keamanan (SF) terhadap guling, geser dan ambalas. Penelitian ini dilakukan pada Proyek Pembangunan Pengendalian Banjir di Sungai Kedukan yang berlokasi di Kecamatan Gandus Musi II Kota Palembang Sumatera Selatan. Data diambil untuk melihat kondisi faktual yang ada di lapangan. Analisis data dilakukan dengan tahapan soil investigation, test sondir, uji susut tanah, perhitungan volume tanah, dan perhitungan variabel nilai susut tanah. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa dimensi dinding penahan tanah memiliki tinggi 2,5m, lebar 1,8 m, lebar atas dinding penahan 0,6 m, dan kedalaman posisi 1 m. Dari hasil analisa didapatkan struktur dinding penahan tanah aman terhadap bahaya guling, geser dan amblas, dengan nilai Faktor Keamanan (SF) secara berurutan sebesar 10,59>2, 20,45>2, dan 9,91>2,5. Kata kunci : Dinding penahan tanah, Perencanaan, Keamanan guling dan geser
ANALISIS WAKTU PELAKSANAAN PROYEK MENGGUNAKAN METODE SIMULASI MONTE CARLO (STUDI KASUS: PROYEK REHABILITASI JALAN SENTUL – TERAS BENDUNG – TIRTAYASA KABUPATEN SERANG – BANTEN TA. 2022) Muhammad Ridho Alcaesar; Eri Susanto Hariyadi; Mardiaman -; Ramadhani -
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v10i1.252

Abstract

Metode simulasi Monte Carlo dapat digunakan untuk menghitung kemungkinan lamanya suatu waktu pelaksanaan sebuah proyek dengan menggunakan nilai-nilai yang dipilih secara random dari distribusi probabilitas waktu yang mungkin terjadi dengan tujuan untuk menghitung distribusi kemungkinan waktu total dari sebuah proyek. Dengan meninjau latar belakang di atas, pada kasus Rehabilitasi Jalan Sentul – Teras Bendung - Tirtayasa maka perlu adanya suatu penelitian untuk mencari durasi dan probabilitas penjadwalan yang dapat diterima sehingga mendapat perkiraan waktu yang optimal dan dapat dipertanggung jawabkan. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan menggunakan simulasi Monte Carlo pada durasi pekerjaan optimis, paling disukai, dan pesimis yang didapat dari hasil survey pada pihak Kontraktor, Konsultan, Wakil Owner, dan Mandor. Simulasi pada penilitian ini menggunakan software Crystal Ball dan distribusi data yang di gunakan adalah distrubusi triangular dimana data akan diiterasi serta di analisis, kemudian dibandingkan dengan jadwal waktu pelaksanaan kontrak pekerjaan. Dari hasil simulasi menggunakan software Crystal Ball telah diketahui probabilitas penyelesaian pekerjaan proyek hasil simulasi Monte Carlo menghasilkan durasi rata-rata selama 24 minggu dengan probabilitas sebesar 80 %. Kata kunci : Monte Carlo, Waktu Pelaksanaan, Crystal Ball, Probabilitas.
INVESTIGASI STUDI BANGUNAN MENGGUNAKAN ALAT ULTRA PULSE VELOCITY (UPV) DAN ALAT HAMMER TEST Ramadhani - Ramadhani; Muhammad Firman Ridho; Kiagus Muhammad Aminuddin; Syarif Hidayat; R.M. Fadel Satria Albimanzura
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v10i1.243

Abstract

Pemeliharaan bangunan gedung merupakan aspek yang penting dalam keberlangsungan suatu bangunan gedung. Dimana gedung tersebut harus terpelihara dan berfungsi sebagaimana mestinya sampai umur rencana. Salah satu dari bagian pemeliharaan struktur eksistinng adalah dengan melakukan audit struktur. Didalam pelaksanaannya terdapat dua jenis metode untuk melakukan audit struktur yaitu destructive test dan non-destructive test. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kekuatan elemen struktur eksisting menggunakan UPV dan hammer test. Elemen struktur yang diuji dalam penelitian ini adalah dua buah kolom dan satu buah balok. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa nilai rata-rata estimasi mutu beton hasil pengujian UPV untuk kolom A sebesar 25.66 MPa, kolom B sebesar 28.65 MPa, dan balok sebesar 31.38 MPa. Nilai estimasi mutu beton hasil pengujian Hammer Test untuk kolom A sebesar 24.67 MPa, kolom B sebesar 26.52 MPa, dan balok sebesar 36.93 MPa. Selisih hasil pengujian menggunakan UPV dan hammer test adalah sebesar 3.86% pada kolom A, 7.43% pada kolom B, dan 15.03% pada balok.
ANALISA PENGARUH TIPE KAMPUH V DAN X PADA PENGELASAN STAINLESS STEEL 304 TERHADAP KUALITAS LAS Rizky Pamungkas; Reny Afriany; Asmadi Asmadi; Yeny Pusvyta
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v10i1.257

Abstract

Pengelasan Stainless Steel 304 (SS 304) umumnya menggunakan metode pengelasan GTAW, karena SS 304 termasuk baja paduan. Selain pemilihan metode las yang tepat, penentuan jenis kampuh juga menjadi salah satu pertimbangan pengelasan untuk kualitas hasil las, pemilihan sambungan yang tepat akan membuat konstruksi semakin baik dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hasil sambungan las dengan tipe kampuh yang berbeda. Penelitian ini menggunakan material SS 304, filler pengisi ER308 dengan menggunakan mesin las GTAW. Pengujian hasil lasan dengan metode non destructive test (NDT) menggunakan uji visual dan uji dye penetrant. Sedangkan pengujian mekanik meliputi uji kekerasan Vickers dan uji tarik. Hasil dari uji visual dan dye penetrant, pada daerah lasan tidak terdapat cacat, baik itu pada bagian permukaan luar maupun dalam. Pada pengujian mekanik kekuatan rata-rata uji kekerasan Vickers kampuh tipe V memiliki nilai kekuatan yang lebih baik sebesar 200,63 VHN sedangkan untuk kampuh tipe X nilainya sebesar 195,31 VHN. Pada pengujian mekanik menggunakan pengujian tarik didapat nilai rata-rata kekuatan tarik, perpanjangan (elongation) dan modulus elastisitas kampuh tipe X lebih tinggi daripada kampuh tipe V, dengan nilai rata-rata kampuh tipe X Fmax=4578 kgf, ε=12,6% dan E=312 kgf sedangkan kampuh tipe V nilainya Fmax=3581 kgf, ε=9,3% dan E=308,76 kgf. Hasil pengujian menunjukkan bahwa hasil uji NDT, yaitu uji visual dan dye penetrant pada kedua tipe kampuh memiliki hasil yang sama baik, sedangkan untuk pengujian DT, kedua tipe kampuh memiliki perbedaan yang tidak terlalu signifikan, jadi melihat hasil kualitasnya pengelasan kedua kampuh dapat di aplikasikan pada kebutuhan konstruksi yang nanti akan dipakai. Kata kunci : Pengelasan SS 304, tipe kampuh, dye penetrant, vickers test, tensile test
EVALUASI KINERJA STRUKTUR GEDUNG KLINIK YULIANA MANOKWARI DENGAN ANALISIS BEBAN DORONG Veronika Y Ohoilulin; Yoga Charol Vincenthius Tethool; Radinal Bakri
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v10i1.245

Abstract

Manokwari City is the capital of West Papua Province and one of the provinces in Indonesia that faces a high risk of earthquakes. Therefore, earthquak resistant building structures are planned to reduce the risk of damage caused by earthquakes. Steel construction is one alternative structures used in medium to high rise buildings. In the development of earthquake resistant building, one of the methods used is performance based design with the pushover analysis, which can determine the structural collapse behavior due to earthquakes. This study focused on the Yuliana Manokwari Clinic Building, which was evaluated using a special concentric braced frame (SCBF) structure system with pushover analysis based on FEMA 440 and ATC-40. Based on the analysis and calculations carried out, the main beam dimension used was WF 300×200×8×12×18, column dimension was H 400×400×30×50×22, and bracing dimension was SHS 180×180×10×10×18. The capacity curve obtained was a lateral force value in the X direction of 14653.18 kN and a displacement of 0.152 m, and in the Y direction of 16155.45 kN and a displacement of 0.221 m. The structural performance level obtained was in the immediate occupancy (IO) and damage control (DO) categories. The damage index commentary obtained was that the structural performance level was moderate, and the dominant plastic hinge occurred in the bracing and beam. This indicates that the Yuliana Manokwari Clinic Building did not experience significant structural damage, and the risk of casualties was very low. Keywords: Earthquake, Pushover Analysis, Steel Structure, Structural Performance, Plastic Hinge.
LAPISAN GEOTEKSTIL DAN TURAP TERHADAP DEFORMASI TIMBUNAN JALAN DI ATAS TANAH LUNAK Eka Wisnu Sumantri; Nurly Gofar
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v10i1.254

Abstract

Makalah ini membahas hasil analisis numerik perubahan bentuk tanggul yang dibangun di atas tanah lunak yang telah distabilkan dengan tekanan vakum dan drainase vertikal menggunakan prefabricated vertical drains (PVDs). Data geometri dan data tanah dikumpulkan dari STA.19+750 Jalan Tol Trans Sumatera. Tanah dasar merupakan lempung lunak hingga kedalaman 20 m. Di atas lapisan tanah lunak terdapat rawa rawa sehingga diperlukan tanggul yang tinggi untuk mencapai elevasi dasar jalan. Peningkatan kekuatan tanah setelah stabilisasi menggunakan tekanan vakum dan PVD dipertimbangkan dalam analisis ini berdasarkan hasil uji sondir sebelum dan sesudah perbaikan tanah. Geotekstil digunakan di dasar timbunan sementara turap dipasang di bawah tepi timbunan untuk membatasi pergeseran lateral timbunan. Hasil analisis numerik menunjukkan bahwa timbunan setinggi 6 m aman terhadap deformasi yang berlebihan serta penyebaran lateral. Bahkan setelah pemberian beban konstruksi dan beban lalu lintas, deformasi maksimum di tengah tanggul hanya 40 mm, sedangkan gaya tarik pada geotekstil adalah 0,11 kN. Keberadaan turap secara efektif mengurangi gaya tarik yang harus ditahan oleh lapisan geotekstil dan memindahkan lokasi gaya tarik maksimum ke arah garis tengah timbunan. Pergeseran maksimum kepala turap setelah pemberian beban konstruksi dan lalulintas adalah 6,35 mm Kata kunci: tanah lunak, timbunan, PVD, geotekstil, turap