cover
Contact Name
Gurid Pramintarto Eko mulyo
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+6281321079005
Journal Mail Official
juriskes@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Jl. Pajajaran 56 Cicendo Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
ISSN : 25798103     EISSN : 19798253     DOI : 10.34011
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang : - Analis Kesehatan/ Tehnik Laboratorium Medik - Gizi - Farmasi - Keperawatan Gigi - Keperawatan - Kebidanan - Kesehatan Lingkungan - Promosi Kesehatan
Arjuna Subject : -
Articles 541 Documents
PENGARUH KONSELING PRANIKAH TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MEMILIH PASANGAN HIDUP PADA MAHASISWA DEWASA AWAL Eti Surtiati; Yuyun Rani
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.284 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v14i1.2005

Abstract

Konseling pranikah dapat dimanfaatkan sebagai bimbingan bagi dewasa awal sebelum memasuki dunia pernikahan. Bimbingan bagi dewasa awal seperti pemeriksaan kesehatan reproduksi, pengenalan lingkup pernikahan serta persiapan acara pernikahan didapatkan dalam konseling pranikah (Alkaf, 2009). Konseling pranikah dapat dipengaruhi oleh pemilihan pasangan hidup dimana latar belakang keluarga, akan sangat mempengaruhi individu, baik ketika ingin menjadi pasangan hidup atau akan melakukan pemilihan pasangan. Tujuannya adalah menghindari kemungkinan terjadinya perceraian dan menolong pasangan menyesuaikan diri menuju pernikahan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif sebagai pendekatannya yang diberikan kepada responden. Hasil penelitian adalah Ada perbedaan yang bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan konseling pada kelompok intervensi dengan p-value = 0.000 dan nilai alpha = 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang bermakna pada pengetahuan mahasiswa dewasa awal kelompok intervensi setelah diberikan konseling. Ada perbedaan yang bermakna antara sikap sebelum dan sesudah diberikan konseling pada kelompok intervensi dengan p-value = 0.040 dan nilai alpha = 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang bermakna pada sikap mahasiswa dewasa awal setelah diberikan konseling.
EFEKTIVITAS MEDIA AVA DAN LEAFLET DALAM PENYULUHAN TENTANG TB PARU TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER KESEHATAN DI WILAYAH KOTA BANDUNG Ence ihlasuyandi; Rahmat Sudiyat
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.444 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v14i1.2025

Abstract

Penyakit TB Paru di Masyarakat berdasarkan tabel profil kesehatan dinas kesehatan kota bandung tahun 2018, diperoleh data penyakit TB paru selama tahun 2018 sebanyak 2.304 kasus dengan komposisi 1.100 kasus baru. Untuk menanggulangi kejadian tuberkulosis paru, diperlukan media untuk memberikan informasi kepada kader kesehatan sebagai  garda terdepan dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan pengertian kader sebagai tenaga sukarela yang direkrut dari, oleh dan untuk masyarakat yang bertugas membantu kelancaran pelayanan kesehatan. Kehadiran kader seringkali dikaitkan dengan pelayanan rutin di posyandu. Sehingga seorang kader posyandu harus mau bekerja dengan sukarela dan ikhlas, mau dan mampu melaksanakan kegiatan posyandu, serta mau dan mampu menggerakan masyarakat untuk melaksanakan dan berpartisipasi dalam kegiatan posyandu. informasi yang efektif dalam memberikan penyuluhan kepada kader kesehatan tentang penyakit TB paru yang pada gilirannya media yang paling efektif akan menjadi bahan bagi kader kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap untuk melaksanakan tugas dan perannya sebagai kader kesehatan dalam pencegahan TB paru di wilayah. Hasil penelitian ini menunjukan tidak adanya perbedaan atau efektifitas pengetahuan tentang penyakit TB paru kader kesehatan antara kelompok perlakuan melalui media leaflet dan AVA (P value 0,05 = 0,979 (two tails) dan 0,49 (one tails) dan tidak ada perbedaan atau efektivitas sikap tentang penyakit TB Paru pada kader kesehatan antar kelompok perlakuan melalui leaflet dan media AVA (P value > 0,05 = 0,781 (two tails) dan 0,39 (one tails).
PENGARUH REKAYASA MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP POLA PEMBERIAN ASI DI KABUPATEN BOGOR Fauzia Djamilus; Sri Wahyuni; Sri Mulyati; Maya Astuti
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.051 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v14i1.2067

Abstract

The target for achieving exclusive breastfeeding in 2025 globally is 50%. Exclusive breastfeeding coverage targeted in 2017 is 44%, the achievement of exclusive breastfeeding was only 35.7%. In West Java, the achievement of exclusive breastfeeding in 2016 was 46.4%., In Bogor City, the achievement of exclusive breastfeeding in 2017 was 49.5%. The purpose of the study was to determine the effect of community empowerment engineering on breastfeeding patterns in Bogor Regency. The design used is a Quasi Experiment with a Non-Equivalent Group Design approach. The research population consists of, pregnant women in the third trimester, family assistants, midwives/nurses/nutritionists, cadres with a total sample of 60 segments each.. The intervention provided was an education in 4 segments in the form of breastfeeding education classes. The research area is determined based on the low level of achievement of exclusive breastfeeding. To find out if there is an increase in knowledge about breastfeeding and empowerment and breastfeeding patterns in each segment, it is tested with the Wilcoxon test. To determine the effect of community empowerment engineering on breastfeeding patterns, it was tested and analyzed using the Mann Whitney test. The results showed that there was a significant increase in knowledge of pregnant women, assistants, cadres and health workers after attending education. There is an effect of education on breastfeeding patterns.
METODE PEMBELAJARAN BERBASIS KASUS EFEKTIF TERHADAP PENGETAHUAN IBU TENTANG PENDIDIKAN SEKS REMAJA Eva Sri Rahayu; Fauzia Djamilus; Enung Harni Susilawati
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.482 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v14i1.2074

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi dengan banyak masalah termasuk masalah seksualitas dan HIV/AIDS. WHO mencatat pada tahun 2017 terdapat 6.300 kasus baru infeksi HIV pada remaja di Indonesia. Remaja perlu mengetahui tentang seksualitas dengan pendekatan moralitas melalui peran seorang ibu dalam keluarga. Salah satu strategi edukasi untuk ibu adalah metode case-based learning, dimana peserta dapat lebih meningkatkan pemahamannya karena melalui proses diskusi dengan ilustrasi kasus yang menggali pendapat ibu dan analisis suatu situasi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan metode case-based learning dalam meningkatkan sikap dan sikap ibu ibu tentang pendidikan seks remaja. Penelitian ini merupakan penelitian intervensi dengan Quasi-Experimental melalui pendekatan Non-Equivalent Group Design. Subyek penelitian berjumlah 60 orang yang dikelompokkan menjadi dua yaitu kelompok belajar dengan metode case-based dan kelompok dengan Kuliah Tanya Jawab. Analisis rerata pengetahuan ibu tentang pendidikan seks remaja sebelum dan sesudah intervensi diuji dengan uji dependen untuk kelompok case-based learning dan Wilcoxon untuk kelompok Q&A Lectures. Analisis rerata sikap ibu tentang pendidikan seks remaja sebelum dan sesudah intervensi diuji dengan Wilcoxon untuk kelompok case-based learning dan uji-t dependen untuk kelompok Q&A Lectures.Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode case based learning efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu, sedangkan metode ini belum efektif untuk mengubah sikap menjadi lebih baik meskipun nilai absolutnya sudah meningkat. Berdasarkan hasil penelitian ini, rekomendasi yang dapat disampaikan adalah metode case-based learning dapat digunakan sebagai metode pendidikan kesehatan di masyarakat.
ASUHAN BERPUSAT PADA KELUARGA MENINGKATKAN DUKUNGAN KELUARGA DAN KEBERHASILAN PEMBERIAN ASI AWAL Elin Supliyani; Ina Handayani; Suhartika Suhartika
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.104 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v14i1.2077

Abstract

ABSTRAK Capaian ASI eksklusif di Indonesia belum mencapai angka yang diharapkan. Menurut data Riskesdas tahun 2018 alasan utama kegagalan pemberian ASI pada bayi 0-5 bulan adalah 68,3 % karena ASI tidak keluar. Proses menyusui akan berjalan optimal jika kondisi fisik dan psikologis ibu dalam keadaan baik. Dukungan keluarga merupakan faktor dominan yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI. Dukungan dari orang terdekat sangatlah berperan dalam sukses tidaknya menyusui. Model asuhan yang berpusat pada keluarga diperlukan sebagai upaya untuk meningkatkan dukungan dalam memberikan ASI. Tujuan penelitian untuk menganalisa pengaruh model asuhan berpusat pada keluarga terhadap dukungan keluarga dan keberhasilan pemberian ASI awaL. Desain penelitian menggunakan pre-test post-test control group design, dilakukan di Praktik Mandiri Bidan Kota Bogor. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling terhadap 27 responden kelompok intervensi dan 27 kelompok kontrol. Variabel diukur menggunakan instrumen pre-test post-test sebelum dan setelah diberikan perlakuan asuhan kepada keluarga ibu hamil berupa edukasi pentingnya ASI, adaptasi psikologis ibu nifas, pijat oksitosin, cara dan posisi menyusui. Evaluasi asuhan kepada keluarga dilihat dari dukungan yang dirasakan ibu dan keberhasilan pemberian ASI sampat 7 hari postpartum. Analisa pengaruh model asuhan berpusat pada keluarga terhadap dukungan menggunakan uji Mann-Whitney, sedangkan untuk menganalisa pengaruh asuhan terhadap pemberian ASI awal menggunakan uji Chi-Squre. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang bermakna model asuhan berpusat pada keluarga terhadap dukungan dan keberhasilan pemberian ASI awal (p<0.001) dan (p =0.017). Diharapkan model asuhan berpusat pada keluarga ini dapat diaplikasikan sebagai model dalam memberikan asuhan kepada ibu hamil agar mendapat dukungan dari keluarga dan berhasil memberikan ASI. Kata Kunci : Asuhan berpusat pada keluarga, Dukungan keluarga, Pemberian ASI
SNACK BARS KACANG TANAH DAN TEPUNG UBI JALAR SEBAGAI PANGAN DARURAT Mona Fitria; Mulus Gumilar; Maryati Dewi; Judiono Judiono
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.979 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v14i1.2091

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat berpotensi mengalami bencana alam. Bencana alam dapat mengganggu pemenuhan kebutuhan masyarakat, terutama pangan. Oleh karena itu, dibutuhkan pangan darurat yang bersifat siap santap, bernutrisi, mudah didistribusikan dan tahan lama seperti snack bars. Snack bars untuk pangan darurat dapat dikembangkan dari bahan pangan lokal, kacang tanah dan ubi jalar. Kacang tanah merupakan sumber protein dan lemak, sedangkan ubi jalar merupakan sumber karbohidrat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi kacang tanah dan tepung ubi jalar terhadap mutu snack bars. Penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan acak lengkap satu faktor yaitu tiga formulasi kacang tanah dan tepung ubi jalar yang berbeda, yaitu 70%:30% (F1), 60%:40% (F2), dan 50%:50 (F3). Hasil uji hedonik oleh 35 panelis agak terlatih menunjukkan bahwa snack bars terbaik adalah F1, dengan rata-rata skor hedonik parameter overall 6.09. Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan ada pengaruh formulasi kacang tanah dan tepung ubi jalar terhadap aroma, namun tidak ada pengaruh pada rasa, warna, tekstur dan overall snack bars. Snack bars per sajian (50 g) mengandung energi 238.47 kkal, protein 7.5 g, lemak 12.98 g, serta karbohidrat 22.91 g. Umur simpan snack bars pada suhu ruang selama 173 hari. Produk ini dapat dijadikan sebagai alternatif pangan darurat.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN HEPATITIS B PADA IBU HAMIL Fiya Diniarti; Tuti Rohani; Wulandari Prasentya
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.097 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v14i1.1971

Abstract

Hepatitis B adalah penyakit peradangan hati atau yang disebabkan oleh virus hepatitis. Hepatitis B pada ibu hamil meningkatkan faktor risiko kematian maternal maupun neonatal akibat perdarahan karena kegagalan fungsi hati.  Pada tahun 2020, jumlah kasus Hepatitis B pada ibu hamil (HBsAg) 70 kasus. Penelitian ini bertujuan diketahuinya Analisis Faktor Risiko Hepatitis B Pada Ibu Hamil Berbasis Spasial Di Wilayah Kota Bengkulu Tahun 2021 di Wilayah Kota Bengkulu Tahun 2021. Metode penelitian: desain penelitian analitik dengan pendekatan case control, data primer dengan menyebarkan kuesioner pada 70 responden hepatitis positif dan 70 responden  hepatitis negatif di Kota Bengkulu. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data menggunaan Uji Chi-Square.  Hasil penelitian: Gambaran kasus hepatitis B di Wilayah Kota Bengkulu penyebarannya meliputi  di Wilayah Kerja 20 Puskesmas dengan kelompok (51,4%) dengan umur 16-40 tahun, sebagian responden (54,3 %) dengan tingkat pendidikan rendah, sebagian responden (52,9 %) yang memiliki riwayat keluarga. lebih dari sebagian (73,6 %) tidak memiliki riwayat imunisasi, lebih dari sebagian 80 responden (57,1 %) multigravida. Hasil analisis bivariate Ada hubungan yang singnifikan antara umur (P value=0,004) OR=2,8; 95%CI=1,4-5,6, tingkat pendidikan (P value=0,004) OR=2,8; 95%CI=1,4-5,7;riwayat keluarga (P value=0,001)OR=3,6;95%CI=1,7-7,4, riwayat imunisasi (P value=0,002) OR=3,7; 95%CI=1,6=8,5, gravida (P value=0,004) OR=2,9; 95%CI=1,4-5,8 dengan kejadian Hepatitis B pada Ibu Hamil di Wilayah Kota Bengkulu Tahun 2021.  Saran: upaya pencegahan hepatitis B adalah sosialisasi dan edukasi dan penderita Hepatitis B melakukan Deteksi Dini di puskesmas untuk kejadian Hepatitis B pada Ibu Hamil dan memanfaatkan media digital aplikasikan dalam bentuk pemetaan analisis spasial
PELATIHAN PENERAPAN TEKNIK EFF-DEE MASS UNTUK MENGURANGI SAKIT PERSALINAN Eneng Solihah Surahmat; Ugi Sugiarsih; Warliana Warliana
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.017 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v14i1.1980

Abstract

Puskesmas C merupakan salah satu Puskesmas dengan fasilitas Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED).  Kematian ibu terbanyak, yaitu 5 kasus pada tahun 2020, dengan Jumlah kunjungan persalinan 479 orang. Teknik Eff- Dee Mass merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi rasa sakit pada saat persalinan, diharapkan ibu bersalin mampu beradaptasi dengan rasa sakit akibat kontraksi pada saat persalinan. Penerapannya dengan melibatkan bidan dan pendamping persalinan. Dampak yang dirasakan oleh ibu bersalin dengan penerapan Teknik ini, yaitu secara fisiologi  terjadinya peningkaran endhorpin yang menimbulkan relaksasi sehingga mengurangi rasa nyeri saat kontraksi persalinan dan yang kedua dengan adanya pendamping peralinan sebagai pelaksana penerapan Teknik Eff Dee Mass secara tidak langsung akan meningkatkan rasa aman dan nyaman. Hasil studi pendahuluan didapatkan data bahwa dari 29 Bidan yang bertugas di Puskesmas C belum tahu tentang cara mengurangi nyeri persalinan secara fisik. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan dan pendamping persalinan dalam penatalaksanaan nyeri persalinan. Metode : Program kemitraan. Hasil menungjukkaan ada peningkatan pengetahuan sebanyak 5,6 point dari nilai pre dan poat tes, penambahan  keterampilan bidan dalam menatalaksanaan nyeri persalinan secara langsung kepada ibu dalam masa persalinan dan sebagai educator untuk pendamping persalinan dalam menerapkan Teknik Eff-Dee Mass  sehingga ibu yang sedang melahirkan dapat melalui persalinan dengan tenang serta peran aktif pendamping persalinan dalam meminimalisir nyeri persalinan. Kesimpulannya bahwa pelatihan penerapan  teknik eff-dee dapat meningkatkan pengetahuan dan menambah keterampilan mitra sebagai penolong persalinan serta keluarga pasien sebagai pendamping persalinan, sehingga nyeri persalinan dapat ditatalaksana dengan tepat, ibu bersalin dapat melahirkan dengan aman dan nyaman.
EFEKTIVITAS Fe MOTIVATION CLASS TERHADAP KEPATUHAN KONSUMSI TABLET Fe DAN KADAR Hb PADA REMAJA PUTRI Sri Mulyati; Risna Dewi Yanti
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.802 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v14i1.1983

Abstract

Prevalensi anemia pada remaja putri masih cukup tetap tinggi. Remaja putri memiliki risiko sepuluh kali lebih besar menderita anemia dibandingkan remaja putra. Hal ini karena remaja putri mengalami menstruasi setiap bulannya dan sedang dalam masa pertumbuhan sehingga membutuhkan asupan zat besi yang lebih banyak. Selain itu, ketidakseimbangan asupan zat gizi juga menjadi penyebab anemia pada remaja. Untuk mengatasi anemia tsb pemerintah memiliki program pemberian tablet Fe pada remaja selama 52 minggu.  Tujuan penelitian untuk mengetahui Efektivitas Fe Motivation Class Terhadap Kadar Hb  Pada Remaja Putri. Penelitian  menggunakan desain  quasi eksperimen (two group post design) untuk mengetahui pengaruh  Fe Motivation Class Terhadap Kadar Hb  Pada Remaja Putri. Tempat penelitian ini di wilayah kota bogor, dilakukan mulai Bulan Februari-Desember 2020  dengan sampel remaja putri sejumlah 30  orang untuk tiap kelompok dengan total sampel 60  orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner dilakukan secara daring, Hasil analisis mengunakan uji Mann Whitney didapatkaan terdapat perbedaan rerata yang signifikan dalam kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi  dengan nilai p = 0, 000 serta tidak terdapat perbedaan rerata kadar Hb yang signifikan pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi  dengan nilai p = 0,393. Rekomendasi, agar Fe Motivation Class dapat dapat dijadikan pertimbangan sebagai salah satu metode untuk memberikan motivasi kepada remaja putri dalam mengkonsumsi Fe sehingga bisa mencegah dan menurunkan angka kejadian anemia pada remaja putri.
PENGARUH INHIBITOR SISTEIN PADA FERMENTASI BIJI KAKAO TERHADAP KANDUNGAN POLIFENOL Dewi Nurhayati; Yuliansyah Sundara Mulia; Amadda Fadhila Azhiima
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.39 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v14i1.2021

Abstract

Obesity is a condition of excessive accumulation of fat in the body. Dietary fiber and anthocyanins have beneficial effects on obesity. The aim was to determine the effect of the product's formulation of oat flour and fermented glutinous black rice on organoleptic aspects, dietary fiber content, and anthocyanin content. This research design used an experimental study with a completely randomized design. This research method used a hedonic test on 30 panelists to determine organoleptic properties, pH differential for anthocyanin levels, and enzymatic gravimetric for dietary fiber levels. The formulation between oat flour and fermented glutinous black rice obtained was F1 (30:70), F2 (50:50), and F3 (70:30). F2 product has the best rating on all organoleptic aspects, including color, aroma, texture, taste, and overall. The results of the Kruskal Wallis test showed a significant difference in the texture aspect of the product. The anthocyanin content in the product is 5.72 mg/100 grams, and the fiber content in the product is 7.36%. It is hoped that further research will be carried out to determine the effectiveness of oat fermented glutinous black rice cookies on samples with obesity.

Filter by Year

2008 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 17 No 1 (2025): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 16 No 1 (2024): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung (In Progress) Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 14 No 2 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 14 No 1 (2022): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 13 No 2 (2021): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 12 No 2 (2020): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes DepKes Bandung Vol 11 No 2 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 11 No 1 (2019): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 10 No 2 (2018): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 9 No 1 (2017): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 7 No 1 (2014): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 4 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 3 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 2 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 6 No 1 (2013): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 5 No 4 (2012): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 5 No 2 (2012): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 5 No 1 (2012): JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG Vol 4 No 1 (2011): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung Vol 2 No 2 (2009): Jurnal Riset Kesehatan Vol 1 No 1 (2008): Jurnal Riset Kesehatan More Issue