Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang : - Analis Kesehatan/ Tehnik Laboratorium Medik - Gizi - Farmasi - Keperawatan Gigi - Keperawatan - Kebidanan - Kesehatan Lingkungan - Promosi Kesehatan
Articles
541 Documents
PENGARUH SELF-CARE DOROTHY OREM TERHADAP KEMANDIRIAN DAN KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM MENGHADAPI PERSALINAN
Eti Surtiati;
Ati Nuraeni
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i1.2201
Dampak kecemasan yang berlebihan pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan dapat menyebabkan persalinan macet atau lama dan janin akan tertahan di jalan lahir sehingga janin kekurangan oksigen dan bila tidak segera dapat pertolongan bisa sampai terjadi kematian janin. Perawat sebagai tenaga profesional memiliki peran sebagai educator untuk memberikan bantuan dan dukungan dengan cara mengajarkan, mengarahkan dan mendukung pasien, keluarga dan masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan dirinya sendiri (Self-care). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model keperawatan Self-care Dorothy Orem terhadap kemandirian dan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan. Metode yang digunakan adalah Quasi Eksperimen. Sampel diambil secara acak ibu hamil di Puskesmas Bogor dengan kriteria inklusi ibu hamil trimester III dan eksklusi ibu hamil dengan komplikasi, didapatkan sejumlah 40 responden terdiri dari 20 responden yang mendapat intervensi dan 20 orang responden sebagai kontrol. Hasil uji statistik menggunakan uji statistik t test dan chi square, antara variabel kemandirian, hasil uji statistik didapatkan nilai p= 0,010 (nilai p=<0.05, pada α=5%), artinya ada perbedaan mean skor cemas pada kelompok intervensi dan kelompok control, atau dapat dikatakan bahwa pada α=5% ada pengaruh signifikan pada model keperawatan Self-care Dorothy Orem terhadap kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan.
PENGARUH SELF-CARE DOROTHY OREM TERHADAP KEMANDIRIAN DAN KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DALAM MENGHADAPI PERSALINAN
Eti Surtiati;
Ati Nuraeni
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i1.2201
Dampak kecemasan yang berlebihan pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan dapat menyebabkan persalinan macet atau lama dan janin akan tertahan di jalan lahir sehingga janin kekurangan oksigen dan bila tidak segera dapat pertolongan bisa sampai terjadi kematian janin. Perawat sebagai tenaga profesional memiliki peran sebagai educator untuk memberikan bantuan dan dukungan dengan cara mengajarkan, mengarahkan dan mendukung pasien, keluarga dan masyarakat agar dapat memenuhi kebutuhan dirinya sendiri (Self-care). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh model keperawatan Self-care Dorothy Orem terhadap kemandirian dan kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan. Metode yang digunakan adalah Quasi Eksperimen. Sampel diambil secara acak ibu hamil di Puskesmas Bogor dengan kriteria inklusi ibu hamil trimester III dan eksklusi ibu hamil dengan komplikasi, didapatkan sejumlah 40 responden terdiri dari 20 responden yang mendapat intervensi dan 20 orang responden sebagai kontrol. Hasil uji statistik menggunakan uji statistik t test dan chi square, antara variabel kemandirian, hasil uji statistik didapatkan nilai p= 0,010 (nilai p=<0.05, pada α=5%), artinya ada perbedaan mean skor cemas pada kelompok intervensi dan kelompok control, atau dapat dikatakan bahwa pada α=5% ada pengaruh signifikan pada model keperawatan Self-care Dorothy Orem terhadap kecemasan ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan.
FAKTOR RISIKO SINDROM METABOLIK PADA PEKERJA: SISTEMATIK REVIEW
Atie Umnia Najikh;
Henny Permatasari
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i2.2204
Many factors influence metabolic syndromes, workers are one of the groups that are prone to metabolic syndrome. The purpose of this review is to identify and describe the relationship between physical activity habits, diet patterns, rest patterns, stress levels, and smoking habits with the incidence of metabolic syndrome in workers. A systematic literature review based on PRISMA guidelines using articles from ProQuest, ScienceDirect, and Clinical Key Nursing with the criteria for articles published in the last five years from 2018-2022, using English and full text with abstracts. A total of 198 articles were obtained, after screening the title and abstract obtained, 27 articles, then 18 articles were issued after going through the selection of the full text and suitability of the topic. At the end of the selection, 7 articles will be involved in the analysis process. Occupational stress factors and dietary patterns influence the increased risk of metabolic syndrome in workers, further research using a broader type of literature and varied types of labor needs to be carried out to get a broader picture of the factors causing metabolic disorders in workers.
FAKTOR RISIKO SINDROM METABOLIK PADA PEKERJA: SISTEMATIK REVIEW
Atie Umnia Najikh;
Henny Permatasari
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung (In Progress)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i2.2204
Sindrom metabolik dipengaruhi oleh banyak faktor, pekerja merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami sindrom metabolik. Tujuan dari review ini untuk mengidentifikasi dan mendekripsikan hubungan kebiasaan aktivitas fisik, pola diet, pola istirahat, tingkat stress, dan kebiasaan merokok dengan kejadian sindrom metabolik pada pekerja. Sebuah systematic literature review berdasarkan pada PRISMA guideline menggunakan artikel yang bersumber pada Proquest, ScienceDirect dan Clinical Key Nursing dengan kriteria artikel dipublikasikan pada rentang waktu lima tahun terakhir dari 2018-2022, menggunakan Bahasa inggris, dan teks lengkap dengan abstrak. Total 198 artikel diperoleh, setelah dilakukan penapisan judul dan abstrak diperoleh 27 artikel, selanjutnya 18 artikel dikeluarkan setelah melalui seleksi teks lengkap dan kesesuaian topik. Pada akhir seleksi terdapat 7 artikel yang akan dilibatkan dalam proses analisis. Faktor stres kerja dan pola diet berpengaruh terhadap peningkatan risiko gangguan metabolisme pada pekerja. Penelitian lebih lanjut dengan menggunakan jenis literatur yang lebih luas dan jenis tenaga kerja yang bervariasi perlu dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang lebih luas terkait faktor penyebab gangguan metabolisme pada pekerja.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PERTUMBUHAN BAYI
Wiwi Sartika;
Sara Herlina;
Siti Qomariah
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i1.2213
Infancy is a stage where growth and development are very fast, from the baby's birth until he is one year old. The baby's developmental age is divided into 2, namely, neonates from birth to 28 days old and babies from 29 days to 12 months. This study aims to see the effect of infant massage on growth in infants. This research method uses a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test research approach. The sampling technique used purposive sampling. There were 26 samples in the study between the ages of 0-12 months. Data analysis was used univariately and bivariate using the Wilcoxon pre-test -post-test. Obtained a p-value of 0.025 (p <0.05) means that Ha is accepted and Ho is rejected. It can be concluded that there is an influence between Baby Massage on growth in infants in the Simpang Baru Health Center work area. It is recommended for mothers who have babies to be able to massage the baby as often as possible because the mother's touch can increase the baby's growth.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PERTUMBUHAN BAYI
Wiwi Sartika;
Sara Herlina;
Siti Qomariah
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i1.2213
Infancy is a stage where growth and development are very fast, from the baby's birth until he is one year old. The baby's developmental age is divided into 2, namely, neonates from birth to 28 days old and babies from 29 days to 12 months. This study aims to see the effect of infant massage on growth in infants. This research method uses a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test research approach. The sampling technique used purposive sampling. There were 26 samples in the study between the ages of 0-12 months. Data analysis was used univariately and bivariate using the Wilcoxon pre-test -post-test. Obtained a p-value of 0.025 (p <0.05) means that Ha is accepted and Ho is rejected. It can be concluded that there is an influence between Baby Massage on growth in infants in the Simpang Baru Health Center work area. It is recommended for mothers who have babies to be able to massage the baby as often as possible because the mother's touch can increase the baby's growth.
PENGARUH PERILAKU MEROKOK DAN PEMAKAIAN OBAT NYAMUK BAKAR TERHADAP KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JAZIRAH TENGGARA
Syulce Luselya Tabalawony;
Isak Roberth Akollo
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i1.2216
Infeksi saluran pernapasan (ISPA) merupakan penyakit infeksi yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan di dunia termasuk Indonesia. Penyakit ini paling banyak diderita oleh balita. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap munculnya penyakit ISPA pada balita adalah perilaku merokok dan penggunaan obat nyamuk bakar. Penelitian ini bertujuan adalah mengetahui hubungan perilaku merokok dan pemakaian obat nyamuk bakar dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Jazirah Tenggara. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan chi-square test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan perilaku merokok dengan kejadian ISPA dengan nilai p-value sebesar 0.000 dan terdapat hubungan pemakaian obat nyamuk bakar dengan kejadian ISPA dengan nilai p-velue sebesar 0.000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara perilaku merokok dan pemakaian obat nyamuk bakar dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Jazirah Tenggara.
PENGARUH PERILAKU MEROKOK DAN PEMAKAIAN OBAT NYAMUK BAKAR TERHADAP KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JAZIRAH TENGGARA
Syulce Luselya Tabalawony;
Isak Roberth Akollo
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i1.2216
Infeksi saluran pernapasan (ISPA) merupakan penyakit infeksi yang menyerang sistem pernapasan. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan di dunia termasuk Indonesia. Penyakit ini paling banyak diderita oleh balita. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap munculnya penyakit ISPA pada balita adalah perilaku merokok dan penggunaan obat nyamuk bakar. Penelitian ini bertujuan adalah mengetahui hubungan perilaku merokok dan pemakaian obat nyamuk bakar dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Jazirah Tenggara. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan chi-square test. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan perilaku merokok dengan kejadian ISPA dengan nilai p-value sebesar 0.000 dan terdapat hubungan pemakaian obat nyamuk bakar dengan kejadian ISPA dengan nilai p-velue sebesar 0.000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara perilaku merokok dan pemakaian obat nyamuk bakar dengan kejadian ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Jazirah Tenggara.
EKSTRAK ETANOL MIRABILIS JALAPA 2000 PPM DALAM SABUN PENCUCI PIRING MENURUNKAN TOTAL BAKTERI PERALATAN MAKAN
Nany Djuhriah;
Neneng Yety Hanurawaty;
Elanda Fikri
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i1.2224
Diare merupakan penyakit gangguan sistem pencernaan yang potensial dan mewabah. Salah satu cara untuk mengurangi terjadinya kasus diare adalah dengan proses mencuci dan menyimpan alat makan dengan benar. Pencucian alat makan setelah digunakan masih memungkinkan adanya kandungan bakteri seperti Escherichia coli. Adanya bakteri pada alat makan tidak sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1098/Menkes/SK/VII/2003 karena pada peralatan makan yang kontak langsung dengan makanan yang siap disajikan angka kumannya tidak boleh melebihi 100/cm2 permukaan alat makan, sedangkan untuk bakteri Escherichia coli harus 0 kuman/cm2 permukaan alat makan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penurunan total bakteri pada alat makan setelah dilakukan pencucian dengan sabun pencuci piring yang ditambah dengan 1000 mg/lt , 2000 mg/lt ,3000 mg/lt dan 4000 mg/lt ekstrak etanol Mirabilis Jalapa . Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-test Post-test Design. Hasil penelitian dengan Uji T berpasangan, didapatkan nilai p value = 0,001, pada α= 5% terdapat perbedaan yang signifikan antara penurunan jumlah total bakteri pada alat makan sebelum dan sesudah pencucian dengan sabun Mirabilis Jalapa dengan variasi konsentrasi 1000 ppm, 2000 ppm ,3000 ppm dan 4000 ppm. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan jumlah bakteri pada alat makan sesudah dilakukan pencucian dengan menggunakan sabun yang ditambah ekstrak Mirabilis Jalapa 2000 ppm dengan rata-rata penurunan 99,9%.
EKSTRAK ETANOL MIRABILIS JALAPA 2000 PPM DALAM SABUN PENCUCI PIRING MENURUNKAN TOTAL BAKTERI PERALATAN MAKAN
Nany Djuhriah;
Neneng Yety Hanurawaty;
Elanda Fikri
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 15 No 1 (2023): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34011/juriskesbdg.v15i1.2224
Diare merupakan penyakit gangguan sistem pencernaan yang potensial dan mewabah. Salah satu cara untuk mengurangi terjadinya kasus diare adalah dengan proses mencuci dan menyimpan alat makan dengan benar. Pencucian alat makan setelah digunakan masih memungkinkan adanya kandungan bakteri seperti Escherichia coli. Adanya bakteri pada alat makan tidak sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1098/Menkes/SK/VII/2003 karena pada peralatan makan yang kontak langsung dengan makanan yang siap disajikan angka kumannya tidak boleh melebihi 100/cm2 permukaan alat makan, sedangkan untuk bakteri Escherichia coli harus 0 kuman/cm2 permukaan alat makan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penurunan total bakteri pada alat makan setelah dilakukan pencucian dengan sabun pencuci piring yang ditambah dengan 1000 mg/lt , 2000 mg/lt ,3000 mg/lt dan 4000 mg/lt ekstrak etanol Mirabilis Jalapa . Metode penelitian yang digunakan adalah Pre-test Post-test Design. Hasil penelitian dengan Uji T berpasangan, didapatkan nilai p value = 0,001, pada α= 5% terdapat perbedaan yang signifikan antara penurunan jumlah total bakteri pada alat makan sebelum dan sesudah pencucian dengan sabun Mirabilis Jalapa dengan variasi konsentrasi 1000 ppm, 2000 ppm ,3000 ppm dan 4000 ppm. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan jumlah bakteri pada alat makan sesudah dilakukan pencucian dengan menggunakan sabun yang ditambah ekstrak Mirabilis Jalapa 2000 ppm dengan rata-rata penurunan 99,9%.