cover
Contact Name
Sinta Paramita
Contact Email
sintap@fikom.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Koneksi@untar.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Koneksi
ISSN : -     EISSN : 25980785     DOI : -
Koneksi (E-ISSN : 2598 - 0785) is a national journal, which all articles contain student's writing, are published by Faculty of Communication Universitas Tarumanagara. Scientific articles published in Koneksi are result from research and scientific studies conduct by Faculty of Communication students in communication field. Koneksi published twice a year.
Arjuna Subject : -
Articles 670 Documents
Pengaruh Iklim Komunikasi Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan di Central Operation BCA Ruth Stephanie
Koneksi Vol 1, No 1 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i1.1380

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh iklim komunikasi organisasi terhadap kinerja karyawan di Central Operation BCA yang terletak di Wisma Asia II. Dalam penelitian ini menggunakan jumlah sampel 75 dengan bantuan rumus Slovin. Dalam penelitian ini menggunakan teori iklim komunikasi organisasi dan kinerja karyawan. Data dikumpulkan dengan menyebar kuisoner dengan skala likert. Uji persyaratan analisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji normalitas. Metode analisis yang di gunakan adalah uji hipotesis, koefisien korelasi (R), koefisien determinasi (R2) dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) dari hasil uji validitas  menunjukkan bahwa setiap pernyataan dari masing-masing variabel dinyatakan valid karena nilai Corrected Item-Total Correlation lebih dari 0.20 (2) hasil uji reliabilitas dari masing-masing variabel terbukti reliable. (3) Hasil uji hipotesis, koefisien korelasi (R), koefisien determinasi (R2) dan analisis regresi sederhana variabel iklim komunikasi organisasi ternyata berpengaruh terhadap kinerja karyawan sebesar 39,6% yang artinya ada pengaruh iklim komunikasi organisasi sebesar 39.6% terhadap kinerja karyawan.
Studi Budaya pada Komunitas Slankers di Jakarta Antony Antony; Suzy Azeharie
Koneksi Vol 2, No 1 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i1.2425

Abstract

Slankers merupakan sebuah nama bagi penggemar Grup Band Slank yang mayoritas terdiri dari anak-anak muda yang memiliki kesamaan kegemaran. Komunitas Slankers memiliki tempat berkumpul yang dikenal dengan sebutan Gang Potlot. Awalnya penggemar yang datang berharap dapat bertemu dengan para personel Grup Band Slank. Penelitian ini dibuat untuk mengetahui sejarah terbentuknya, budaya yang terbentuk serta komunikasi yang terjalin antar sesama anggota komunitas Slankers di Jakarta. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori budaya, teori subkultural dan teori komunikasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif fenomenologi secara deskriptif. Data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan narasumber dan dari hasil observasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah komunitas Slankers dibagi menjadi dua kategori yaitu anggota resmi dan anggota tidak resmi. Komunitas Slankers berasal dari kalangan bawah dilihat dari segi pendidikan yaitu Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas serta pekerjaannya yaitu pedagang, office boy, karyawan dan pelayan. Komunitas Slankers memiliki kebiasaan unik yang dilakukan sehari-hari hingga menjadi budaya sampai saat ini dan komunikasi yang terjalin antar sesama anggota Slankers berjalan dengan baik secara verbal dan nonverbal.
Komunikasi Antarpribadi Karyawan PT Istana Deli Kejayaan (Studi Tentang Keberagaman dan Inklusivitas) Cynthia Tanera; Daniel Tamburian
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.1988

Abstract

Perusahaan yang memiliki karyawan dengan keberagaman budaya membuat perusahaan menjadi semakin beragam. Komunikasi antarpribadi dapat berlangsung secara efektif jika terdapat keterbukaan, empati, memiliki perasaan positif, memberikan dukungan dan memelihara kesetaraan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karyawan menerima perbedaan dalam berkomunikasi dan memandang keberagaman. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan mengunakan metode wawancara, observasi dan studi pustaka. Objek dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Istana Deli Kejayaan dan karyawan yang sudah bekerja selama dua tahun sekaligus berasal dari suku Jawa, suku Tionghoa, suku Batak dan suku Melayu. Penelitian ini menggunakan analisis data secara triangulasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat karyawan yang belum menerima keberagaman dalam berkomunikasi, serta sikap positif yang dapat membuat karyawan bersikap terbuka dalam memandang keberagaman.
Komunikasi Antarpribadi Pedagang-Pedagang Etnis Tionghoa di Kawasan Pasar Pagi Lama Patricia Frederika; Eko Harry Susanto
Koneksi Vol 2, No 2 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i2.3931

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai komunikasi antarpribadi yang terjadi di antara pedagang-pedagang etnis Tionghoa di kawasan Pasar Pagi Lama. Mayoritas pedagang di kawasan Pasar Pagi Lama berasal dari etnis Tionghoa, yang berarti mereka berasal dari latar belakang budaya yang sama. Namun, meskipun secara garis besar mereka berasal dari etnis yang sama,  masing-masing dari mereka memiliki kesukuan yang berbeda, yang mana mereka memiliki bahasa dan kebiasaannya masing-masing. Penelitian ini menggunakan teori komunikasi antarpribadi, daya tarik kesamaan, bahasa, kebiasaan dan hubungan antarpribadi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang bersifat deskriptif dan dengan metode penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi non-partisipan, studi kepustakaan dan penelusuran data online. Penelitian ini menemukan bahwa komunikasi antarpribadi yang terjadi pada pedagang-pedagang etnis Tionghoa di kawasan Pasar Pagi Lama berjalan dengan baik meskipun memiliki perbedaan suku. Mereka juga tetap saling menjaga dan membangun hubungan yang baik melalui penyesuaian bahasa dan kebiasaan dalam budaya Tionghoa yang masih dilakukan, yaitu kebiasaan pada saat Hari Raya Tahun Baru Imlek. Selain itu, juga tidak ada rasa ketertarikan yang lebih kepada pedagang yang berasal dari etnis ataupun suku yang sama.
Tradisi Sebambangan Sebagai Penyelesaian Konflik dalam Keluarga di Masyarakat Lampung (Studi Pada Masyarakat Lampung di Kel. Kuripan, Kec. Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung) Susanti Pusparini; Sinta Paramita
Koneksi Vol 2, No 1 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i1.2449

Abstract

Sebambangan merupakan sebuah tradisi adat Lampung yang mengatur larian gadis oleh bujang ke rumah kerabatnya untuk meminta persetujuan orang tua. Dengan mendatangkan kepala adat dari masing-masing pihak dan dilakukan musyawarah antara kedua keluarga sehingga diambil kesepakatan dan persetujuan antara kedua orang tua tersebut. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mengetahui bagaimana konflik yang terjadi setelah melakukan sebambangan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi antarpribadi, teori konflik serta manajemen konflik dalam komunikasi antar pribadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini merupakan masyarakat Lampung biasa dan juga merupakan pasangan yang melakukan sebambangan. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara mendalam dengan narasumber, observasi langsung ke wilayah Kuripan dan dokumentasi. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa konflik terjadi sebelum dilakukannya sebambangan. Sebambangan ini dilakukan supaya meredam konflik yang terjadi di dalam keluarga yang melakukan sebambangan.
Pemaknaan Penampilan Pria Metroseksual dalam Masyarakat Modern (Studi Kasus Seventeen Gym) Kelvin Kelvin
Koneksi Vol 1, No 1 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i1.1363

Abstract

Penelitian ini membahas tentang fenomena pria metroseksual yang sedang terjadi di dalam masyarakat. Fitness Center dijadikan sebagai sarana untuk memberikan makna kaum pria metroseksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fitness center dijadikan sebagai sarana untuk menunjukan eksistensi kaum pria metroseksual. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan peneliti adalah dengan menggunakan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah perolehan data primer dengan melakukan observasi dan wawancara mendalam dengan sejumlah narasumber serta perolehan data sekunder dengan dokumentasi, internet dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini adalah bahwa fitness center adalah salah satu sarana yang digunakan oleh pria metroseksual untuk menunjukan eksistensi identitas mereka sebagai pria metroseksual yangdigunakan untuk menunjang penampilan mereka.
Prosesi Acara Sangjit Dalam Pernikahan Etnis Tionghoa Untuk Mempererat Komunikasi Antar Keluarga Vony Anatya; Wulan Purnama Sari
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.2047

Abstract

Etnis Tionghoa memegang tradisi masing-masing, mulai dari tradisi menyambut kelahiran, merayakan hari ulang tahun, pernikahan, hingga kematian. Penelitian ini membahas mengenai makna perayaan pernikahan Sangjit pada etnis Tionghoa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa makna dari perayaan Sangjit yang sudah banyak dilaksanakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif data diperoleh dengan melakukan wawancara dengan empat narasumber dan juga observasi dengan berbagai narasumber. Perayaan Sangjit juga dikenal sebagai acara lamaran yang merupakan bagian dari tahap menuju ke pernikahan. Sangjit merupakan bagian dari perayaan yang penting bagi etnis Tionghoa karena Sangjit juga merupakan bagian dari perjalanan hidup etnis Tionghoa. Sangjit juga tidak lepas dari acara seserahan beberapa barang yang memiliki makna tersendiri bagi etnis Tionghoa oleh karena itu penulis berusaha meneliti tentang Sangjit yang menurut penulis penilitian ini merupakan penelitian yang jarang dan juga unik untuk diteliti lebih lanjut
Komunikasi Pedagogi dalam Pengembangan Diri Siswa-Siswi SMA Mayciel Chen; Riris Loisa
Koneksi Vol 2, No 1 (2018): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v2i1.2439

Abstract

Komunikasi merupakan unsur penting dalam pedagogi. Namun, terkadang pesan yang disampaikan guru sebagai komunikator, ditafsirkan berbeda oleh siswa sebagai komunikan. Padahal, pedagogi tak hanya sebatas komunikasi akademis, tetapi juga untuk pengembangan diri siswa-siswi. Perumusan penelitian ialah memahami bagaimana komunikasi pedagogi dalam pengembangan diri siswa-siswi SMA. Melalui teori komunikasi, yang dipadukan dengan pedagogi, dan pengembangan diri siswa-siswi SMA. Penelitian dilakukan di SMA Damai Jakarta Barat. Penelitian dilakukan dengan metode studi kasus. Pengumpulan data diperoleh secara observasi, dan wawancara mendalam. Dalam analisis data, peneliti menggunakan koding kualitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi pedagogi dalam pengembangan diri siswa-siswi dilakukan dengan berfokus pada komunikasi yang bersifat interaktif, dengan mengedepankan potensi siswa yang dapat memberi manfaat kepada masyarakat.
Seksualitas dan Maskulinitas (Studi Semiotik Humor Porno Iklan Tongkat Ali) David Dwiki Putra
Koneksi Vol 1, No 1 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i1.1349

Abstract

Penelitian ini membahas tentang unsur maskulinitas dan humor porno pada Iklan Tongkat Ali dengan metode analisis semiotik Charles Sanders Pierce. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Objek dari penelitian ini adalah iklan Tongkat Ali (Tongli) dan subjeknya adalah realitas sosial yang berlaku dalam masyarakat Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penulis mengumpulkan data berupa potongan adegan per adegan dari iklan Tongkat Ali (Tongli) yang berdurasi selama 30 detik. Periklanan masa kini memang dituntut untuk tampil sekreatif mungkin, sehingga dapat meninggalkan kesan pada audiensnya. Salah satu pendekatan yang efektif adalah dengan menggunakan unsur humor porno dalam iklan. Akan tetapi tidak selamanya humor porno dapat diterima dalam masyarakat dan menjadi hal yang tabu untuk diperbincangkan. Alasan yang cukup sering kita temui adalah karena alasan agama dan alasan moral. Dari analisis tanda-tanda yang ada dalam iklan Tongkat Ali dapat kita tarik kesimpulan bahwa penggambaran maskulinitas dalam iklan justru dapat menampilkan kelemahan pria pada umumnya.
Komunikasi Antarpribadi yang Dilakukan PSK untuk Menarik Minat Pengguna Jasa (Studi Kasus Prostitusi Online di Jakarta) Restya Lova Kusumaningkirani; Eko Harry Susanto
Koneksi Vol 1, No 2 (2017): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v1i2.2038

Abstract

Manusia bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tak terkecuali, Pekerja Seks Komersial (PSK), yang berupaya menarik minat pengguna jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Penelitian ini berupaya mengungkap bagaimana komunikasi yang dilakukan PSK dalam menarik minat pengguna jasa, cara mengatasi perbedaan makna,  mengembangkan hubungan, penyebab putusnya hubungan antara PSK dengan pengguna jasa, dan cara memutuskan hubungan antara PSK dan pengguna jasa. Dengan konsep komunikasi antarpribadi, penulis mengamati komunikasi yang dilakukan PSK dan pengguna jasa dari kedua sisi. Melalui teori yang membahas mengenai pesan verbal dan nonverbal, teori atraksi, tahap hubungan, cara mengembangkan hubungan dan memutuskan hubungan, penyebab putusnya suatu hubungan, dan bagaimana cara memutuskan suatu hubungan. Melalui penelitian kualitatif, dengan metode studi kasus, peneliti menjelaskan “mengapa” dan ‘’bagaimana’’ suatu hal atau keadaan dapat terjadi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa minat pengguna jasa tidak hanya berasal dari daya tarik fisik, namun juga cara berkomunikasi. Perbedaan makna yang terjadi diselesaikan melalui cara berkomunikasi yang baik dan sopan. Demikian pula saat mengembangkan hubungan, memutuskan hubungan beberapa PSK dan pengguna jasa menarik diri, bahkan menghapus kontak. Dapat disimpulkan bahwa hubungan antara PSK dengan pengguna jasa tidak hanya transaksional namun antarpribadi.