Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton seeks Review articles, Case reports and original contributions from all areas of: Social Science and Humanities: Arts and Humanities, Business Management, Hotel Management, Management, Tourism, Accounting, Decision Science, Education, Economics, Law, Finance, Psychology, Political Science, Physical Education, English Literature, Social Work and History. Life Sciences: Agricultural, Biological Sciences, Biotechnology, Biochemistry, Genetics, Molecular Biology, Environmental Science, Ecology, Arachnology, Biodiversity and Conservation, Entomology, Limnology, Ichthyology, Malacology, Immunology and Microbiology, Neuroscience, Marine Biology. Health Science: Medicine and Dentistry, Nursing and Health Professions, Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Science, Veterinary Science, Veterinary Medicine. Physical, Chemical Science and Engineering: Chemical Engineering, Chemistry, Computer Science, Earth and Planetary Science, Energy, Mathematics, Physics and Astronomy, Engineering, Material Science, Statistics. The Journal invites original Research Papers, Review articles, Technical or Case reports and Short communications that are not published or not being considered for publication.
Articles
516 Documents
Strategi Alevi Sebagai Kelompok Kepentingan Pasca Penolakan Masyarakat Turki
Shifa Melinda Naf'an;
Gonda Yumitro
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 8 No 3 (2022): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (356.69 KB)
|
DOI: 10.35326/pencerah.v8i3.2432
Penolakan Alevi di Turki tidak lepas dari bentuk framing ottoman pada masa lalu. Masyarakat turki masih menilai ketidaksucian Alevi dan ritual yang dianggap sesat. Dalam artikel ini penulis berusaha mengkaji strategi yang dilakukan oleh Alevi selaku kelompok kepentingan pasca penolakan masyarakat di Turki dalam mendapatkan rekognisi. Dalam menjawab permasalahan tersebut penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penjabaran data yang telah dikumpulkan dan kemudian disusun berdasarkan sistematika pembahasan. Penelitian ini menggunakan konsep kelompok kepentingan beserta parameter keberhasilan tindakan kolektif. Temuan artikel ini menunjukan bahwa Alevi melakukan dua strategi, yaitu eksternal dan internal dalam menghadapi penolakan masyarakat Turki. Strategi internal dilakukan melalui DRSA, Alevi opening yang diprakarsai oleh partai AKP, dan asosiasi Alevi. Strategi internal yang dilakukan oleh kelompok kepentingan Alevi di Turki dinilai tidak berhasil dalam membentuk tindakan kolektif. Adapun strategi eksternal berupa aktvitas dilakukan oleh AABF selaku organisasi Alevi di Jerman seperti Alevilerim Sesi, mengadakan dialog antar agama, berpartisipasi dalam German Islam Conference. Strategi eksternal dinilai berhasil membentuk tindakan kolektif.
Perancangan Model Tingkat Kematangan (Maturity Level) Sistem Manajemen Kinerja Balai Pendidikan Dan Pelatihan Industri
Aldi Williya;
Alizar Hasan;
Henmaidi Henmaidi
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 8 No 3 (2022): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (409.934 KB)
|
DOI: 10.35326/pencerah.v8i3.2442
Balai Diklat Industri Padang (BDIP) adalah pusat pendidikan dan pelatihan industri Kementerian Perindustrian, sebagai center of excellence dengan pelatihan vokasi industri dengan sistem 3 in 1 dituntut memiliki tingkat kematangan sistem manajemen kinerja yang baik. Model penilaian kematangan organisasi pemerintah yang sudah ada hanya melakukan penelitian yang terintegrasi kepada teknologi informasi, tidak meninjau sistem manajemen kinerja organisasi secara keseluruhan. Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti melakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode grounded theory. Model konseptual dirancang dari berbagai literatur tentang tingkat kematangan yang berisi variabel dan sub variabel penentuan kematangan dan skala penilaian. Pengambilan data menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menghasilkan model kematangan yang digunakan untuk penilaian tingkat kematangan sistem manajemen kinerja di BDIP. Faktor yang diukur adalah struktur organisasi, tugas dan fungsi, budaya, e- office, keterbukaan informasi publik, dan SOP kegiatan utama, sistem informasi kepegawaian, perencanaan kebutuhan pegawai, pengembangan kompetensi, kinerja pegawai, kinerja organisasi, penegakan aturan disiplin/ kode etik prilaku, manajemen resiko, manajemen informasi, perencanaan kegiatan, dan sarana prasarana. Hasil penelitian menunjukan tingkat kematangan sistem manajemen kinerja BDIP berada pada level 2 (managed) yang artinya organisasi mampu mendefinisikan kinerja dengan baik namun strategi pencapaian kinerja belum relevan dan masih sebatas pemenuhan.
Pembelajaran Sains dengan Pendekatan Saintifik Berbasis Bahan Alam Sekitar TK Kartika Wirabuana 51 Kota Baubau
Henny Henny;
St. Asmawati
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 8 No 3 (2022): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (324.27 KB)
|
DOI: 10.35326/pencerah.v8i3.2444
Keterbatasan waktu dan desain kegiatan yang kurang terstruktur menjadi problematika penerapan pembelajaran sains dengan pendekatan saintifik di TK Kartika Wirabuana 51 Kota Baubau. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan pembelajaran sains berbasis bahan sekitar melalui pendekatan saintifk untuk menstimualasi kemampuan saintifik anak di TK Kartika Wirabuana 51 Kota Baubau. Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan partisipatori. Data-data dikumpulkan melalui observasi wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis secara deskripstif yakni direduksi, display dan verifikasi untuk menemukan hasil sesuai yang diharapkan. Adapun proses penerapan pembelajaran sains dengan pendekatan saintifik dimulai dari pemberian inspirasi awal terkait perkenalan alat dan bahan, desain kegiatan yang telah dirancang dilanjutkan dengan proses eksplorasi untuk menstimulasi kemampuan saintifik anak.
Tumbuh Kembang Anak Usia 2 sampai 3 Tahun Berdasarkan Denver Development Screening Test di Desa Tualang Lama Kabupaten Aceh Tenggara
Eliati Eliati
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 8 No 3 (2022): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (327.861 KB)
|
DOI: 10.35326/pencerah.v8i3.2449
Pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan penentu masa depan suatu bangsa. Masa 1000 hari pertama diakui sebagai masa kritis bagi perkembangan, maka kebutuhan anak menjadi fokus perhatian yang sangat pentingnya. Dampak buruk penyimpangan tumbuh kembang anak pada jangka pendek, anak akan lambat menerima serta memproses berita, sulit memusatkan perhatian, hiperaktif, memiliki gangguan pengendalian emosi, gangguan memori,dan lambat menyesuaikan diri dengan lingkungan. Penilaian status perkembangan anak memakai Denver Development Screening Test (DDST) bertujuan mengidentifikasi gangguan perkembangan pada anak-anak usia 0 sampai 6 tahun. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tumbuh kembang anak usia 2 sampai 3 tahun berdasarkan Denver Development Screening Test di Desa Tualang Lama Kabupaten Aceh Tenggara. Penelitian ini adalah jenis penelitian descriptive yang melibatkan populasi anak usia 2-3 tahun berjumlah 37 orang dan pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa tumbuh kembang anak pada aspek motorik halus, motorik kasar, kemampuan bicara dan adaptasi sosial sebagian besar normal. Oleh karena itu, diharapkan orang tua dapat meningkatkan pengetahuan melalui akses informasi media online dalam memberikan stimulasi yang bervariasi, sehingga tumbuh kembang anak lebih optimal.
Hubungan Strategi Pembelajaran, Suasana Akademik dan Sarana Prasarana dengan Kualitas Praktek Belajar Lapangan dalam Mewujudkan Penerapan Program Kampus Merdeka
Yusnaini Yusnaini;
Halimatussakdiyah Lubis;
Fika Lestari
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 8 No 3 (2022): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (322.082 KB)
|
DOI: 10.35326/pencerah.v8i3.2450
Pandemi covid-19 memberikan perubahan global yang berdampak pada aspek ekonomi berupa pengangguran. Hal ini menjadi perhatian khusus terhadap bidang pendidikan agar menghasilkan lulusan yang berkompetensi sesuai bidang keilmuannya. Program kampus merdeka mendukung mahasiswa menguasai berbagai keilmuan dan berinovasi dengan kemajuan teknologi digital dalam rangka beradaptasi dengan dunia kerja. Praktek belajar lapangan berorientasi untuk mewujudkan pembelajaran yang berkualitas tinggi dalam rangka mendukung penerapan program kampus merdeka. Faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas praktek belajar lapangan meliputi strategi pembelajaran, suasana akademi dan sarana prasarana. Tujuan penelitian adalah menganalisis hubungan strategi pembelajaran, suasana akademik dan sarana prasarana dengan kualitas praktek belajar lapangan dalam mewujudkan penerapan program kampus merdeka. Sampel penelitian berjumlah 42 mahasiswa Universitas Nurul Hasanah Kutacane. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Hasil penelitian analisis bivariat didapatkan bahwa ada hubungan strategi pembelajaran dan sarana prasaranadengan kualitas praktek belajar lapangan (ρ-value 0,006 dan ρ-value 0,002) serta tidak ada hubungan suasana akademik dengan kualitas praktek belajar lapangan (ρ-value 0,927). Berdasarkan penelitian ini diharapkan bahwa perguruan tinggi mendukung peningkatkan kualitas praktek belajar lapangan melalui pengadaan sarana prasarana penunjang, menciptakan suasana akademik dan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan praktek belajar lapangan.
Analisis Maslahat Terhadap Tanggungjawab Juru Parkir Atas Resiko Kehilangan dan Kerusakan Kendaraan Titipan di Kab. Mandailing Natal
Akhyar Akhyar
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 8 No 3 (2022): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (359.949 KB)
|
DOI: 10.35326/pencerah.v8i3.2451
Ajaran Islam menetapkan batasan antara hak dan kewajiban dalam hubungan mu’amalah, hal ini menekankan adanya tanggungjawab terhadap setiap aktivitas mu’amalah termasuk dalam pengelolaan parkir. Pengelolaan parkir merupakan kewenangan Pemerintah Daerah setempat seperti di Kab. Mandailing Natal dengan diterbitkannya Peraturan Bupati. Penelitian ini akan membahas tentang tanggungjawab juru parkir atas resiko kehilangan dan kerusakan kendaraan yang dititipkan. Penelitian ini adalah field research dengan pendekatan deskriptif-kualitatif yaitu menguraikan objek penelitian dengan mengedepankan nilai maslahat, pengumpulan data berupa interview, observasi dan dokumentasi serta studi literatur. Hasil penelitian ini bahwa disebabkan tidak adanya aturan tentang tanggungjawab di dalam Peraturan Bupati dalam pengelolaan parkir sehingga juru parkir terkesan tidak perduli ketika terjadi kehilangan dan kerusakan, sehingga masyarakat dirugikan. Seharusnya, meskipun tidak diatur, akan tetapi juru parkir harus bertanggungjawab atas kesalahan dan kelalaiannya, dan solusi dalam penyelesaiannya sebaiknya dilakukan musyawarah untuk menemukan jalan tengah dengan mengedepankan nilai maslahat, sehingga kedua belah pihak tidak merasa dirugikan.
Analisis Manajemen Pemberdayaan Ekonomi Program Bina Mandiri Wirausaha Lazismu Surabaya
Sri Dewi Wulandari
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 8 No 3 (2022): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (512.178 KB)
|
DOI: 10.35326/pencerah.v8i3.2455
Bina Mandiri Wirausaha (BMW) merupakan program pemberdayaan ekonomi Lazismu Surabaya untuk mengatasi persoalan ketergantungan para pedagang kecil terhadap praktik riba, yang telah berjalan selama tujuh tahun dan diindikasi menerapkan fungsi manajemen dalam program tersebut. Studi ini bertujuan mendeskripsikan secara komprehensif manajemen program pemberdayaan ekonomi (BMW) oleh Lazismu Surabaya. Studi ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan yang menggabungkan teori manajemen dengan teori tahapan pemberdayaan untuk mengkaji secara keseluruhan tentang proses manajemen pemberdayaan ekonomi pada program BMW. Pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara kepada ketua Lazismu Surabaya, staf pelaksana program BMW dan pengusaha kecil sasaran program BMW. Dari studi ini diketahui bahwa Lazismu Surabaya telah menerapkan fungsi-fungsi manajemen strategis sederhana yang meliputi proses perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian dalam program permberdayaan ekonomi Bina Mandiri Wirausaha. Selain itu Lazismu Surabaya telah melakukan kegiatan manajerial yang partisipasitif baik dalam perencanaan dan pelaksanaan program-programnya melalui kolaborasi SDM pengurus Lazismu dengan Individu kunci dari komunitas pedagang kecil. Manajemen kegiatan penyadaran dan pengkapasitasan menjadi kunci dari perubahan sosial mengatasi persoalan riba, selain pemberian pinjaman modal bagi pedagang kecil. Secara teoritik, dari penelitian ini juga menunjukkan hubungan yang linier dan simultan antara tahapan pemberdayaan yang terdiri dari tahap penyadaran, pengkapasitasan dan pendayaan, dengan tahapan manajemen yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian.
Paduan Aluminium Berdasarkan Sifat Mekanik
Yasmina Amalia;
Sudaryanto Sudaryanto;
Fitri Ayu Mardhatila;
Rahmad Kristiardi;
Yahya Jati Kuncoro
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 8 No 3 (2022): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (437.755 KB)
|
DOI: 10.35326/pencerah.v8i3.2479
Selama beberapa waktu terakhir paduan aluminium semakin banyak digunakan karena sifat-sifat yang menguntungkan. Kemudian, banyak proyek penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan lebih banyak pemahaman yang komprehensif tentang kinerja struktural untuk mengembangkan formula desain yang akurat dan andal. Ruang lingkup makalah ini adalah untuk memberikan tinjauan penelitian komprehensif yang dilaporkan pada paduan aluminium. Makalah ini menyajikan gambaran tentang studi penelitian tentang sifat mekanik dengan uji tarik dan uji kekerasan paduan aluminium, serta pengaruh penambahan Cu, Zn, dan Mg untuk memperkuat sifat mekanik dari Al. Hasilnya menunjukkan peningkatan efek penguatan dengan peningkatan kandungan Cu. Sedangkan kekuatan paduan menurun dengan meningkatkan rasio Zn/Mg. Saat kandungan Cu meningkat, kekuatan tarik, hasil kekuatan, dan perpanjangan meningkat. Sedangkan kekuatan tarik, kekuatan luluh, dan kekerasan penurunan dengan peningkatan rasio Zn/Mg.
Analytical Hierarcy Process (AHP) Pada Perbandingan Penetapan Pemilihan Moda Transportasi Udara dan Moda Transportasi Laut
Ahmad Efendi;
Dian Budiman
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 8 No 3 (2022): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (478.977 KB)
|
DOI: 10.35326/pencerah.v8i3.2481
Aktivitas pergerakan masyarakat Kota Baubau dalam penggunaan moda transportasi udara (pesawat) dan moda transportasi laut (kapal) rupanya dipengaruhi oleh status sosial ekonomi seperti jabatan, pendidikan dan penghasilan serta beberapa faktor pendukung lainnya. Hal demikianlah yang menjadi pertimbangan masyarakat mengenai angkutan apa yang akan dipilih. Dilihat dari segi tarif angkutan, kapal jauh lebih terjangkau dibandingkan pesawat lain halnya ditilik dari segi waktu perjalanan, pesawat memiliki kecepatan dalam waktu tempuhnya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan guna mengetahui kriteria yang paling dominan dalam pemilihan antara penggunaan moda transportasi laut dan udara, dan guna mengetahui alternatif moda transportasi yang banyak dipilih antara moda transportasi laut dan moda transportasi udara dalam melakukan perjalanan. Hal inilah yang menjadi dasar peneliti untuk melakukan penelitian dalam membandingkan moda transportasi udara dan moda transportasi laut dengan menggunakan metode Analitycal Hierarchi Process (AHP). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai eigen vaktor dari 6 (enam) kriteria yang digunakan untuk pemilihan moda antara moda transportasi laut dan udara adalah untuk kriteria cost sebesar 0,097 atau 9,7%; kriteria time travel sebesar 0,112 atau 11,2%; kriteria accessibility sebesar 0,159 atau 15,9%; kriteria safety sebesar 0,272 atau 27,2%; kriteria convenience sebesar 0,238 atau 23,8%; dan kriteria headway sebesar 0,123 atau 12,3%. Berdasarkan hal tersebut maka disimpulkan bahwa kriteria yang dominan adalah kriteria safety dan untuk moda tranportasi yang menjadi alternatif pilihan utama adalah moda transportasi laut dengan nilai eigen vaktor sebesar 0,52 atau 52% sedangkan moda transportasi udara memiliki nilai eigen vaktor lebih rendah yaitu sebesar 0,48 atau 48%.
The Urgence of Establishing Southeast Sulawesi Regional Regulations in The Management And Conservation of Cultural Heritage
Amrun Kahar;
La Ode Muhaimin
Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Vol 8 No 3 (2022): Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Buton
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (265.802 KB)
|
DOI: 10.35326/pencerah.v8i3.2484
The purpose of this study is to serve as a reference for the discussion of the Draft Regional Regulation of the Province of Southeast Sulawesi on the Preservation and Management of Cultural Conservation, either by institutions or officials authorized to formulate and form regional regulations, or by the community in order to participate in the discussion of a regional regulation. This research employs normative legal research and library research to collect legal resources (primary, secondary) and pertinent non-legal materials. Theoretically and empirically, the preservation and management of cultural heritage is an obligation for all parties, including the Provincial Government of Southeast Sulawesi and the City Regency Government, so that cultural heritage does not experience extinction due to natural factors or theft and damage at the hands of humans.