cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 5 (2020)" : 10 Documents clear
ANALISIS KEKELIRUAN MENULIS TEKS PANTUN PADA SISWA SD KELAS V Shely Melinda Pratiwi; Wahyu Hidayat; Muhammad Rizal Fauzi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 3, No 5 (2020)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kekeliruan yang dialami siswa serta menelaah faktor-faktor penyebab kekeliruan siswa dalam mengerjakan soal pada materi menulis teks pantun. Metode  yang diaplikasikan pada penelitian ini yakni deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertempat di SDN 1 Cipatat kelas V Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020. Populasi penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas V SD/MI sederajat di Kabupaten Bandung Barat yang sudah mempelajari materi menulis teks pantun. Subjek penelitian merupakan seluruh siswa kelas V di SDN 1 Cipatat. Teknik pengumpulan data dengan mengaplikasikan metode penelitian dan wawancara. Langkah-langkah analisis mencangkup reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa dalam mengerakan soal menulis teks pantun terdapat kekeliruan diantaranya : (1) kekeliruan pemahaman diksi, (2) kekeliruan terhadap struktur teks (rima), dan (3) kurangnya imaji. Faktor penyebabnya adalah siswa kurang memahami kaidah struktrur pembuatan pantun dan  kurangnya imaji siswa dalam mencari kata-kata yang inovatif untuk membuat pantunnya menjadi lebih menarik.
PENGGUNAANMETODE PEMBELAJARAN REALISTICS MATHEMATIC EDUCATION (RME) PADA OPERASI HITUNG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BILANGAN SISWA KELAS I SD Ira Yudistira; Sylvia Rabbani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 3, No 5 (2020)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v3i5.4385

Abstract

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di kelas I SD Plus Al Aitaam dapat disimpulkan sebagai berikut ini. (1) Pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran matematika mengenai materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. (2) terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang pembelajarannya menggunakan metode Realisics Mathematic Education(RME) dibandingkan siswa yang pembelajarannya menggunakan metode ceramah. (3) penggunaan metode Realistics Mathematic Education (RME) yang tepat dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Hasil penelitian ini mempunyai implikasi praktis bahwa jika penggunakan metode Realistics Mathematic Education (RME) dibiasakan dalam pembelajaran matematika di sekolah dapat meningkatkan keaktifan siswa dan berpengaruh pada peningkatan hasil belajar siswa. Penggunaan metode Realistics Mathematic Education (RME)  dalam pembelajaran pada usia sekolah dasar berada pada fase operasional konkret, sangat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. Dengan penggunaan metode Realistics Mathematic Education (RME) pembelajaran akan kebih bermakna, selain itu pembelajaran melatih keaktifan siswa.Berdasarkan hasil penelitian di atas, peneliti memberikan saran yaitu: (1) guru dalam melaksanakan pembelajaran matematika dengan materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan sebaiknya menggunakan metode Realistics Mathematic Education (RME), (2) guru berkolaborasi dengan kepala sekolah berupaya menyediakan media pembelajaran sesuai dengan keragaman dan karakteristik masing-masing materi matematika SD, (3) pembelajaran matematika SD sebaiknya diajarkan melalui pendekatan yang sesuai dengan karakteristikanya.
PEMBELAJARAN PEMAHAMAN KONSEP BERHITUNG PADA MATERI PENJUMLAHAN SISWA KELAS 1 SD DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) Ningrum, Helma; Putuarga, Hana Sakura
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 3, No 5 (2020)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep berhitung penjumlahan matematika kelas I dengan menggunakan pendekatan RME. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pretest – posttest. Tujuan utama pembelajaran matematika di SD adalah agar siswa memiliki kamampuan menjumlahkan secara sederhana dan nyata bagi siswa kelas rendah. Instrument yang digunakan adalah lembar kerja siswa dan angket minat belajar. Tujuan utama pembelajaran matematika di SD adalah agar siswa memiliki kemampuan menjumlahkan secara sederhana dan nyata bagi siswa SD. Selain itu pula diharapkan siswa memiliki pemahaman yang nantinya dapat dijadikan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari tentang hubungan bagian-bagian matematika, seperti kamapuan menganalisa dan menarik kesimpulan, serta memiliki sikap berfikir logis, kritis dan sistematis melalui pendekatan RME. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan RME efektif terhadap pemahaman dan minat pada materi penjumlahan.Kata Kunci: Pemahaman konsep berhitung, penjumlahan, Realistic Mathematics Educations (RME)
Pembelajaran Materi Bangun Datar Pada Siswa SD Kelas IV Dengan Menggunakan Pendekatan Konstruktivisme Puspita, Yanti; Ristiana, Muhammad Ghiyats
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 3, No 5 (2020)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to analyze (1)scenarios and implementation constructivism approach, (2) the response of teachers and students, (3) The difficulties experienced by students in complete a task. The subject of this research are 15 students of fourth (IV) grade of SDN Palintang Jaya. 5 Students high level, 5 Students middle, 5 students low level. This research is a qualitative methods. The scenario and point to finding froms the students can more active teacher lesson learned by means of concrete using media and social interaction between teachers or friends. A good response from teachers and students. The difficulties experienced by students in complete a task, because the students are still unable to use mathematics concept. Based on the result of this research shows that reach mathematical understanding ability, after following construtivism approach.
PEMBELAJARAN MODEL REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION (RME) PADA KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATERI PECAHAN SISWA KELAS 3 SD Suhada, Ira Irawati; Rabbani, Sylvia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 3, No 5 (2020)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This reaserch is a classroom action reaserch that aims to determine the effectiveness of the RME model and the result of the RME evaluation in learning mathematics in fraction material in grade 3 students of Sekolah Dasar Negeri 253 Panggungsari Bandung.Realistic mathematics learning begins with the real worlds, in order to facilitate students in learning mathematics, then students with the help of the teachers are given the opportunity to discover their own mathematical concepts. Existing procedures in applying the RME model are the preparation, opening, learning precess dan final stages. Evaluation of the RME model is seen from the activities of students based on aspects of verval activities and seeing students who are active and enthusiastic in participating in learning activities, do not interfere with friends when studying, dare to come to the front of the class and do assignment calmly and without haste.The result showed thet the application of the RME learning model to simple fractions material could increase student learning activities and outcomes. This can be seen from the pretest results of student who achieve mastery learning by 39.28% and an increase in postest result to 78.57%Keywords: Model, Realistic Mathematics Education (RME), Mathematical Fractions. 
PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPLANASI PADA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS V DENGAN MENGGUNAKAN METODE INQUIRY LEARNING DENGAN SETTING MIND MAPPING TECHNIQUE Desi Trisna Sari; Ruli Setiyadi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 3, No 5 (2020)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT"Learning Text Writing Skills for Students in Class V by Using the Inquiry Learning Method with the setting Mind Mapping Technique ". Students still find it difficult to use the correct grammar and tenses, and they also lack ideas and are not interested in writing. The teacher also found it difficult to find explanation text teaching techniques to improve students' writing skills. This study aims to describe (1) the scenario and implementation of learning to write explanation texts for fifth grade students using the inquiry learning method with the setting mind mapping technique; (2) the fifth grade students' responses to learning to write explanation texts using the inquiry learning method with the setting mind mapping technique; (3) what difficulties experienced by the fifth grade elementary school students in completing explanation text writing assignments. This qualitative descriptive study consisted of four components, namely tests, observations, questionnaires, and documentation. The subjects of students in the VC grade at SDN I Cipeundeuy . In collecting data used test and non-test techniques. Based on the results of research on 30 students it is known that the average skill of students in writing explanatory texts is 76.63 out of a total score of 100 with a conversion value of 3.04 or predicate B. The results of research on students' explanatory text writing skills are based on aspects of content, organization, vocabulary, use of language, and mechanics is good. However, students still find it difficult to develop sentences from existing ideas. In addition, students still often make mistakes in writing the contents and structure of the text. The author wants to suggest the teacher to use the inquiry learning method with the setting mind mapping technique in teaching writing explanation texts, because the method can promote fun expressions in writing, so that it gets greater participation among students.  Kata Kunci: Explanation text , Inquiry Learning Method , Mind Mapping Technique.                                                                      ABSTRAK”Pembelajaran Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi Pada Siswa Kelas V dengan Menggunakan Metode Inquiry Learning dengan setting Mind Mapping Technique”. Siswa masih menemukan kesulitan untuk menggunakan tata bahasa dan bentuk kata yang benar, dan mereka juga kekurangan ide dan tidak tertarik untuk menulis. Guru juga menemukan kesulitan untuk menemukan teknik mengajar teks eksplanasi untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi (1) skenario dan implementasi pembelajaran menulis teks eksplanasi siswa kelas v dengan menggunakan metode inquiry learning dengan setting mind mapping technique; (2) respon siswa kelas v terhadap pembelajaran menulis teks eksplanasi dengan menggunakan metode inquiry learning dengan setting mind mapping technique; (3) kesulitan – kesulitan apa yang dialami siswa SD kelas v dalam menyelesaikan tugas – tugas menulis teks eksplanasi. Penelitian desktiptif kualitatif ini terdiri dari empat komponen, yaitu tes, observasi, angket, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VC SDN I Cipeundeuy. Dalam pengumpulan data digunakan teknik tes dan nontes. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 30 siswa diketahui keterampilan rata – rata siswa dalam menulis teks eksplanasi adalah 76,63 dari skor total 100 dengan nilai konversi 3,04 atau predikat B. Hasil penelitian tentang keterampilan menulis teks eksplanasi siswa berdasarkan aspek isi, organisasi, kosakata, penggunaan bahasa, dan mekanik adalah Baik. Namun, siswa masih kesulitan untuk mengembangkan kalimat dari ide yang sudah ada. Selain itu, siswa masih sering melakukan kesalahan dalam penulisan isi dan struktur teks. Penulis ingin menyarankan guru untuk menggunakan metode inquiry learning dengan setting mind mapping technique dalam mengajar menulis teks eksplanasi, karena metode ini dapat mempromosikan ekspresi yang menyenangkan dalam menulis, sehingga mendapat partisipasi yang lebih besar di antara siswa.Kata kunci: Teks Eksplanasi , Metode Inquiry learning, Mind Mapping Technique.
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL BERBASIS ANIMATION DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BANGUN RUANG UNTUK KELAS V SD/MI Muhamad Khasanudin; Nur Cholid; Linda Indiyarti Putri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 3, No 5 (2020)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengacu pada model pengembangan 4D Thiagarajan yang meliputi empat tahapan yaitu: pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket dan soal tes. Angket digunakan pada validasi ahli, sedangkan soal tes digunakan pada penilaian hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini dirancang untuk: (1) mengembangkan media pembelajaran Audio Visual berbasis Animation pada mata pelajaran Matematika materi bangun ruang, (2) mengetahui kevalidan media pembelajaran yang dikembangkan, (3) mengetahui keefektifan hasil belajar siswa pada materi bangun ruang dan (4) mengetahui kepraktisan produk yang dihasilkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil pengembangan media pembelajaran diketahui bahwa: (1) produk media yang dikembangkan layak digunakan di MI NU 02 Nahdlatul Wathon Wonodadi. (2) kevalidan produk berdasarkan validasi ahli materi sebesar (3,64) termasuk kriteria “sangat layak” untuk digunakan, sedangkan berdasarkan validasi ahli media sebesar (3,84) termasuk kriteria “sangat layak” untuk digunakan, dan hasil ujicoba pada siswa kelas V sebesar (100%) termasuk kriteria “sangat baik” untuk digunakan. (3) Keefektifan produk untuk hasil belajar megambil hasil uji coba tes pada siswa. (4) Kepraktisan produk mengambil penilaian ahli materi dan ahli media. Kata kunci: Media Pembelajaran, Video Animasi, Bangun Ruang
PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH PENGUKURAN PANJANG PADA SISWA SD KELAS 2 MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Indah Susanti; Sylvia Rabbani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 3, No 5 (2020)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research purpose to learning problem solving length measurement using contextual learning models. The research was implemented on second grade students in one of in elementary school in Cimahi. The method used is a qualitative descriptive. The instruments used are, problem solving questions, interview orientation, observation sheets, and validated questionnaire. The problem solving analysis was obtained from the result of students' response/answer. We need to use questionnaire for getting informations from students' opinion. The result of the research test show that the condition of students using contextual learning models has a higher average, compared to the condition of students when they have not gotten contextual learning in learning problem solving skills. Additionally, there's a positive response to mathematics and an influence on students' mathematical problem solving abilities. It is recommended for educators to using the contextual learning model as one of the choice models in Mathematics subjects.
PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI DATA STATISTIKA KELAS 5 SD Anto Akbar; Sylvia Rabbani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 3, No 5 (2020)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI DATA STATISTIKA KELAS 5 SD
PEMBELAJARAN PENALARAN KELILING BANGUN DATAR PADA SISWA SD KELAS IV DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Ayuningtyas Juliantini Sudrajat; Sylvia Rabbani; Rizki Pebriana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 3, No 5 (2020)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v3i5.4489

Abstract

Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal penalaran matematik merupakan salah satu masalah yang menjadi pembahasan pada penelitian ini. Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pembelajaran penalaran keliling bangun datar pada siswa kelas empat menggunakan model pembelajaran berbasis masalah. Metode pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan metode ini peneliti mencoba untuk menggambarkan situasi dan proses pada kegiatan pembelajaran. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek adalah siswa kelas empat salah satu sekolah dasar Negeri di Kota Cimahi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa siswa kelas empat senang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah, selain itu siswa dan guru menunjukan respon yang baik terhadap pembelajaran penalaran keliling bangun datar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah, namun masih ditemukan siswa yang menemukan kesulitan dalam memeriksa argumen yang berlaku, melakukan pembuktian secara langsung dan menyusun konjektur pada soal kemampuan penalaran matematik. Dari pembahasan tersebut peneliti menarik kesimpulan bahwa kemampuan penalaran keliling bangun datar pada siswa kelas empat masih tergolong rendah dan perlu diberikan latihan-latihan soal yang rutin agar siswa terbiasa menyelesaikan soal yang sulit.

Page 1 of 1 | Total Record : 10