cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 6 (2023)" : 25 Documents clear
Pembelajaran daring seni tari keterampilan gerak tari kreasi siswa SD kelas VI menggunakan media audiovisual Isti Nur Meisusanti; Ruli Setiyadi; Linda Hania Fasha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.7231

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu guna menelaah pembelajaran daring seni tari pada keterampilan gerak tari kreasi siswa SD kelas VI menggunakan media audiovisual. Penelitian ini memakai metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah 1 orang pengajar dan 30 peserta didik kelas VI. Isnturmen yang dipergunakan yaitu bahan ajar berupa video, RPP, angket juga wawancara peserta didik dan guru. Hasil penelitian membuktikan bahwa skenario serta penerapan yang sudah dilakukan pengajar telah sesuai aktivitas pembelajaran, respon siswa dan guru terhadap pembelajaran menunjukan hal yang positif, kesulitan siswa dalam menyelesaikan tugas salah satunya sulit membangun penjiwaan serta ekspresi, kendala yang dihadapi guru terhadap pembelajaran daring salah satunya dari segi jaringan dan mengekmas materi agar menarik, RPP yang di gunakan sudah baik dan sesuai dengan pembelajaran daring serta media yang digunakan menarik bagi siswa dan bisa dipahami oleh siswa.This study aims to examine the online learning of dance movement skills created by grade VI elementary school students using audiovisual media. The research method used is descriptive qualitative. The subjects in study were 1 teacher and 30 grade VI students. The elements used were lesson plans, teaching materials in the form of videos, questionnaires and interviews with students and teachers. The results showed that the scenario and implementation that had been carried out by the teacher were in accordance with learning activities, the responses of students and teachers to learning showed positive things, the difficulties of students in completing tasks, one of which was difficult to build psychology and expression, the obstacles faced by teachers with online learning were one of them. In terms of networking and massaging the material to be interesting, the lesson plans used are good and in accordance with online learning and the media used are attractive to students and can be understood by students.
Pembelajaran daring pemahaman konsep matematika materi kesetaraan pecahan mata uang dengan menggunakan media gambar Siti Nurhaliza Usman; Ruli Setiyadi; Faridillah Fahmi Nurfurqon
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.8374

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah agar siswa dapat lebih mudah mengelompok uang yang bernilai setara dan berbeda bisa ditukar, belajar mengenal jenis-jenis uang rupiah terbaru disertai gambar uang aslinya pada saat proses pembelajaran daring yaitu proses belajar yang dilakukan secara online atau tidak bertatap muka. Siswa akan lebih mudah memahami, mengetahui, membaca, menentukan angka dan jumlah uang itu sendiri dalam pemahaman konsep matematika pada saat proses pembelajaran daring dengan bantuan media gambar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil perhitungan rata-rata skor test siswa adalah 95% hal ini menunjukan respon baik dan hasil perhitungan angket siswa adalah 33 dalam presentase 66% berdasarkan kriteria hasil angket menunjukkan respon baik. Sedangkan hasil wawancara diketahui bahwa siswa masih tergolong rendah terbukti pada saat diberikan sebuah pertanyaan berdasarkan indikator pemahaman konsep matematika, hasil wawancara diperoleh informasi bahwa siswa belum mampu menjelaskan pecahan mata uang dengan kata-kata sendiri, siswa belum mampu dalam menyebutkan/menentukan nilai pecahan mata uang yang bukan dari contoh sehingga konsep dalam penyelesaian masalah yang diberikan tidak dapat terselesaikan dan jawaban yang diberikan tidak tepat. Siswa hanya mampu menjawab sesuai konsep yang diberikan contoh. Untuk itu, pentingnya pemahaman konsep dalam matematika agar siswa dapat mengelompokkan objek atau kejadian kedalam contoh atau bukan contoh.
Pengembangan media pembelajaran berbasis uang rupiah menggunakan pendekatan contextual teaching and learning berbantuan microsoft powerpoint pada materi pecahan untuk meningkatkan kemampuan daya ingat siswa SD kelas III Soffi Rusmala Dewi; Sukma Murni; Febri Restu Widianto
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.11314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang “Pengembangan Media Pembelajaran Uang Rupiah Menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning Berbantuan Microsoft Powerpoint pada Materi Pecahan Untuk Meningkatkan Kemampuan Daya Ingat Siswa SD Kelas III”, Anak di usia sekolah dasar mereka lebih dominan memakai otak kanan dibanding otak kiri, oleh karena itu banyak sekali siswa yang kurang menyukai mata pelajaran matematika, Hal ini dibuktikan pada pelajaran matematika pada materi pecahan di SD Cihideung kelas III. Dari hasil nilai harian tersebut bahwa dari 29 orang siswa dengan nilai rata-rata 68,79. Adapun nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) di sekolah adalah 70 untuk pelajaran matematika. Dari hasil nilai harian tersebut terbukti siswa masih rendah dalam kemampuan daya ingat karena keterlibatan siswa secara langsung dalam pembelajaran masih minim sehingga siswa tidak mampu mengingat materi yang diajarkan. Selain itu, hasil survei menunjukkan bahwa beberapa siswa tidak memperhatikan guru sehingga sulit untuk memahami materi dan mengingat materi. Pada kasus ini penulis merangkai metode pembelajaran matematika pada satu tema yaitu bilangan pecahan secara sederhana dan mudah, salah satunya menggunakan media pembelajaran berbasis uang rupiah berbantuan microsoft powerpoint yang menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning karena dengan hal ini siswa mampu meningkatkan kemampuan daya ingat secara realistis dan teoritis.
Pengembangan bahan ajar berbasis power point cepat pada pembelajaran IPS dengan menggunakan pendekatan problem based learning untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas IV SD Ilham Awaludin; Deden Herdiana Altaftazani; Uus Kuswendi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.12349

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pengembangan bahan ajar berbasis power point cepat pada materi IPS, kelayakan bahan ajar berbasis power point cepat, respon siswa terhadap bahan ajar berbasis power point cepat, pemahaman siswa SD kelas IV yang pembelajarannya menggunakan bahan ajar berbasis power point cepat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan R&D oleh Borg and Gall. Data yang dikumpulkan menggunakan catatan lapangan, lembar validasi, angket respon siswa dan tes tulis. Proses pengembangan bahan ajar berbasis power point cepat menggunakan pendekatan problem based learning ini dilakukan dengan 8 tahap yaitu: 1)  pengumpulan informasi, 2) perencanaan, 3) validasi produk. 4) Uji coba terbatas, 5) revisi produk jika ada yang kurang dari bahan ajar, 6) uji coba luas, 7) revisi produk akhir, 8) final produk. Hasil validasi ahli bahan ajar menunjukan presentase 89% yang artinya sangat baik dan hasil validasi ahli materi menunjukan presentase 92% yang arinya sangat baik juga. Hasil penelitian peningkatan pemahaman siswa menunjukkan adanya perbedaan rata-rata yang signifikan baik pada saat uji coba terbatas maupun luas yaitu ∠ 0,05 dengan memperoleh hasil 0,00. Begitu juga dengan peningkatan pemahaman siswa pada saat uji coba terbatas dan luas memperoleh hasil rata-rata 0,70 hasil tersebut termasuk ke dalam kategori sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis power point cepat dengan menggunakan pendekatan problem based learning ini dapat meningkatan kemampuan pemahaman siswa.
Pengembangan bahan ajar berbantuan power point dengan menggunakan talking stick untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas IV SD Afifah Fauziah; Ruli Setiyadi; Medita Ayu Wulandari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.12538

Abstract

Rendahnya keterampilan menulis puisi siswa kelas IV SD menjadi latar belakang adanya penelitian ini. Tujuannya adalah untuk mengembangkan media powerpoint menggunakan model talking stick yang memiliki kualitas layak atau valid, praktis dan efektif diterapkan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan 8 tahap model Borg & Gall yang disederhanakan. Teknik pengumpulan data untuk memperoleh hasil penelitian yaitu nontes meliputi wawancara, observasi pembelajaran, studi dokumentasi, angket validasi ahli, angket respon siswa, dan tes keterampilan menulis puisi. Hasil penelitian adalah: (1) mengetahui proses pengembangan media powerpoint dengan menggunakan model talking stick; (2) media dinyatakan layak setelah di validasi oleh ahli materi, ahli media dan ahli praktisi dengan kriteria sangat valid; (3) respon siswa yang diberikan terhadap pembelajaran dengan menggunakan media yang dikembangkan dinilai dengan kriteria baik; (4) hasil keterampilan menulis siswa pada uji terbatas dapat dilihat dari hasil rata-rata nilai pada pretest 72 dan nilai pada posttets 85. Kemudian  pada uji diperluas didapat rerata nilai pretest 76 dan posttest 87. Karena pada nilai posttest lebih tinggi nilainya dari pada nilai pretest, maka disimpulkan bahwa terjadi peningkatan terhadap keterampilan menulis puisi siswa kelas IV SD.  
Meningkatkan hasil belajar matematika materi sudut pada siswa kelas IV menggunakan model problem based learning berbantuan media jam sudut Mauidhotul Hasanah; Sylvia Rabbani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.14788

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar  siswa kelas 4 sekolah dasar. Oleh karena itu, diperlukan suatu model dan media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar dan pemahaman materi jenis sudut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi pembelajaran Matematika jenis sudut pada siswa kelas 4 SD dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan jam sudut. Penelitian ini menggunakan merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek pada penelitian ini adalah siswa SD Kelas 4 di SDN Sepanjang Jaya 1 Kota Bekasi yang berjumlah 16 siswa yang terdiri dari 8 orang siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Adapun instrumen pada penelitian ini Lembar observasi digunakan untuk mengetahui implementasi pembelajaran Matematika materi jenis sudut menggunakan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media jam sudut. Dari penelitian yang sudah dilakukan, dapat disimpulkan penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning dengan berbantuan Media jam sudut dapat meningkatkan hasil belajar siswa pembelajaran Matematika materi jenis sudut pada siswa kelas 4 sekolah dasar. Selain itu, siswa belajar lebih bermakna, membuat siswa belajar untuk lebih memahami materi jenis sudut berdasarkan hasil pengalaman belajarnya, menyenangkan, aktif serta bersemangat..
Upaya meningkatkan hasil belajar IPA tema 3 tentang sistem pencernaan manusia dan hewan menggunakan model cooperative learning tipe STAD (student teams achievement divisions) pada siswa kelas V SDN Cipada Aldi Nurhudaya Suparman; Siti Ruqoyyah; Asep Samsudin
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.15184

Abstract

AbstractThis research is motivated by the situation of students using conventional learning models, so that the learning atmosphere becomes passive so that it affects student learning outcomes. This study aims to improve students' natural science learning outcomes through the Cooperative Learning Type STAD model on the digestive system of humans and animals in Theme 3. The research method used was Classroom Action Research (PTK) for 2 cycles with a sample of 34 students of class V. Data collection techniques in this study used observation, interviews, questionnaires and tests. The results of the study in cycle I obtained a cognitive value of 37% and cycle II to 63%, an increase of 26%, affective value in cycle I of 60% and cycle II to 70%, an increase of 10%. As well as a psychomotor score of 60% and in cycle II it became 69%, an increase of 9% based on the results of the study, the STAD type Cooperative Learning model can improve science learning outcomes on the digestive system material in humans and animals in class V students for the better.AbstrakPenelitian ini dilatar belakangi keadaan siswa dengan menggunakan model pembelajaran yang konvensional, sehingga suasana belajar menjadi pasif sehingga mempengaruhi hasil belajar siswa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa melalui model Cooperative Learning Tipe STAD pada materi sistem pencernaan manusia dan hewan pada Tema 3. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak 2 siklus dengan sampel yang digunakan sebanyak 34 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, angket dan tes. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh nilai Kognitif sebesar 37% dan siklus ke II menjadi 63% mengalami peningkatan sebesar 26%, Nilai Afektif pada siklus I sebesar 60% dan pada siklus II menjadi 70% mengalami peningkatan sebanyak 10%. Serta nilai psikomotor sebesar 60% dan pada siklus II menjadi 69 % mengalami peningkatan sebanyak 9% berdasarkan hasil penelitian maka model Cooperative Learning tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar IPA materi sistem pencernaan pada manusia dan hewan pada siswa kelas V menjadi lebih baik.
Pengembangan media pembelajaran diorama dengan menggunakan model project based learning untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas V SD materi ekosistem Ratih Nurtiansyah; Duhita Savira Wardhani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.17440

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena kurangnya pemahaman konsep siswa kelas V terhadap materi pembelajaran ekosistem. Penyebabnya adalah karena keterbatasan media untuk menjelaskan materi ekosistem. Penelitian  ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan ( Research and Development). Dimana produk yang dikembangkan adalah diorama menggunakan model project based learning. Hasil dari penelitian yang dilakukan menunjukkan penggunaan diorama dapat meningkatkan pemahaman konsep peserta didik, dan dibuktikan  dengan hasil pretest dan post test baik pada uji terbatas maupun uji luas.  Berdasarkan hasil penelitian dan hasil dari pemberian instrument soal pre test dan post tes oleh peneliti kepada murid kelas V SDN Karangmekar Mandiri 1. Penelitian dilakukan kepada 24 orang dengan nilai pre test terendah adalah 25 dan nilai pre test tertinggi adalah 80 dengan nilai rata-rata pre test adalah 53,4. Setelah pengerjaan proyek pembuatan diorama, maka dilakukan post test, dan nilai post test terendah adalah 55 dan nilai tertinggi adalah 95, dengan nilai rata-rata adalah 78,3
Penggunaan model problem based learning untuk meningkatkan pemahaman konsep IPS pada siswa kelas V SD Meisy Novita Octaviani; Hana Sakura Putu Arga; Uus Kuswendi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.18234

Abstract

Penelitian  dilatar belakangi berdasarkan permasalahan yang terjadi yaitu rendahnya kemampuan pemahaman konsep IPS pada siswa kelas V serta sebagian guru masih belum menerapkan model pembelajaran hanya memberikan materi dengan metode ceramah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep IPS jenjang siswa Sekolah Dasar. Berdasarkan latar belakang permasalahan, maka solusi yang dapat mengatasi permasalahan yang terjadi di SDN 197 Karang Taruna Karangsari dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL). Metode penelitian mix method digunakan untuk penelitian ini. Adapun desain yang digunakan adalah sequensial explanatory. Pada penelitian kualitatif menggunakan metode eksperimen kuasi dengan desain Nonrandomized Pre-test Post-test Control Group Design. Sebanyak 26 siswa kelas V C pada kelas eksperimen dan sebanyak 26 siswa pada kelas V A sebagai kelas kontrol di SDN 197 Karang Taruna Karangsari. Hasil penelitian berdasarkan uji statistik nilai rata-rata gain pada kelas eksperimen sebesar 0,39 termasuk kategori sedang dan nilai rata-rata gain kelas kontrol memperoleh hasil sebesar 0,26 dengan kriteria rendah. Artinya model Problem Based Learning lebih baik dibandingkan menggunakan model konvensional. Siswa sangat antusias terhadap pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning serta model ini cocok digunakan pada kelas V jenjang sekolah dasar.
Pengembangan kantong pintar pada mata pelajaran bahasa Indonesia kelas IV Elvin Setiawan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 6 No. 6 (2023)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v6i6.18345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Kantong Pitar pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas IV. Jenis penelitian yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau dikenal dengan penelitian R&D (Research and Development). Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE. Media pembelajaran Kantong Pintar memiliki kelebihan dan keunggulan dari media pembelajaran yang sebelumnya. Media pembelajaran Kantung Pintar ini dapat menarik siswa memupuk rasa keindahan, dan mengembangkan daya imajinasi. Selain itu, di dalam media pembelajaran Kantung Pintar terdapat gambar yang mampu merangsang peserta didik untuk menciptakan daya imajinasi dan ide maupun gagasan. Hasil belajar siswa dengan memakai Media pembelajaran Kantung Pintar sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia juga mengalami peningkatan, hal yang sama juga terjadi pada motivasi peserta didik yang meningkat dengan signifikan. Kantung Pintar dapat dijadikan bahan pendukung utama dalam media menyampaikan materi Bahasa Indonesia dan tidak terpaku pada metode ceramah yang membosankan.Kata Kunci: Media Pembelajaran, Kantong Pintar, Bahasa Indonesia 

Page 1 of 3 | Total Record : 25