cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2025)" : 25 Documents clear
Penggunaan media mind mapping dalam keterampilan menulis puisi peserta didik di sekolah dasar Rahmah, Meli Pamelia; Indihadi, Dian; Saputra, Erwin Rahayu
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.19227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian literatur tentang penggunaan media mind mapping dalam keterampilan menulis puisi peserta didik di sekolah dasar. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian literatur. Tahapan penelitian dilakukan mulai dari pengumpulan artikel, reduksi artikel, display artikel, pembahasan, dan kesimpulan. Sumber data penelitian berupa artikel-artikel jurnal nasional dalam 10 tahun terakhir (2013-2023). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 18 artikel didapatkan 10 artikel yang sesuai dengan topik judul. Penggunaan media mind mapping dalam keterampilan menulis puisi peserta didik di sekolah dasar pada pelaksanaannya sudah sesuai dengan teori-teori yang dijadikan rujukan. Penggunaan media mind mapping dalam keterampilan menulis puisi peserta didik di sekolah dasar dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Penggunaan media mind mapping begitu efektif dan efisien, sehingga mampu memberikan daya tarik dari siswa untuk fokus dalam proses pembelajaran yang sedang berlangsung.
Pengembangan media pop-up book pada materi bangun ruang untuk siswa kelas V sekolah dasar Kusumaningrum, Fanny; Karlimah; Fitri Apriani, Ika
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.19921

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang tersedianya media pada pembelajaran matematika yang dapat menunjang siswa untuk memahami materi. Sehingga, peneliti bermaksud untuk mengembangkan pop-up book pada materi bangun ruang untuk siswa kelas V sebagai media yang dapat memudahkan guru dalam menyampaikan materi dan memudahkan siswa dalam memahami materi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan antara lain analysis, design, development, implementation dan evaluation. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan angket. Berdasarkan hasil validasi, media pop-up book mendapatkan penilaian sebesar 84% dari ahli materi dengan kategori “sangat layak” dan 93% dari ahli media dengan kategori “sangat layak”. Adapun saat implementasi mendapatkan persentase dari respon siswa uji coba tahap satu sebesar 92,94% dengan kategori “sangat praktis” dan dari respon siswa uji coba tahap dua mendapatkan persentase sebesar 94,46% dengan kategori “sangat praktis”. Berdasarkan hasil tersebut, media pop-up book bangun ruang sangat layak dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar.
Pengembangan media kartu kuartet sifat-sifat bangun ruang untuk peserta didik kelas V sekolah dasar Maulani, Dena; Karlimah, Karlimah; Apriani, Ika Fitri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.20350

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media kartu kuartet sifat-sifat bangun ruang untuk peserta didik kelas V Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode Educational Design Research (EDR) dengan model McKenney & Reeves yang terdiri dari analisis dan eksplorasi, desain dan kontruksi, serta evaluasi dan refleksi. Penilitian ini meperoleh penilaian melaui tahap validasi produk oleh ahli materi mendapatkan persentase 90% dengan kriteria “Sangat Baik” dan ahli media mendapatkan persentase 94% dengan kriteria “Sangat Baik”. Dapat disimpulkan hasil validasi produk media kartu kuartet dikatakan layak untuk diuji cobakan, selanjutnya tahap uji coba produk dilakukan sebanyak dua kali. Hasil Uji coba pertama di kelas V A respon peserta didik mendapatkan persentase 93,07% dengan kriteria “Sangat Praktis” dan respon guru 92,8% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Selanjutnya, uji coba kedua di kelas V B respon peserta didik mendapatkan persentase 94,61% dengan kriteria “Sangat Praktis” dan respon guru 90,67% dengan kriteria “Sangat Praktis”. Sehingga produk akhir pada penelitian ini adalah media kartu kuartet berisi materi sifat-sifat bangun ruang untuk peserta didik kelas V Sekolah Dasar yang disesuaikan dengan Capaian Pembelajaran dan Tujuan Pembelajaran. Diharapkan media kartu kuartet menjadi opsi pemilihan media pembelajaran pada materi sifat-sifat bangun ruang di kelas V Sekolah Dasar karena layak digunakan sebagai media pembelajaran.
Analisis implementasi hidden curriculum dalam pembentukan karakter peserta didik (studi kasus SDN 3 Sukasari) Apriliani, Rita
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.22646

Abstract

Abstrak Education aims to develop the character of students to become better individuals. However, in fact the very rapid development of technology has an impact on various aspects such as the character crisis that occurs in the world of education which is increasingly complex, namely the occurrence of violence, bullying and so on which tarnish the word of education. This research was conducted at SDn 3 Sukasari. the aim of this research is to analyze the implementation of the hidden curriculum as a school characteristic and its impact on student character, especially religious character and responsibility. The research method is a descriptive qualitative approach with analytical techniques and case study methods. Data collection in this research used observation, documentation and interview methods. Base on the research results found, it shows that the implementation of the hidden curriculum at SDN 3 Sukasari has 3 organizztional variables, social system variables, cultural system variables. The hidden curriculum at SDN 3 Sukasari is running well, this has an impact on the formation of students’ character. Many of these characters are formed from habituation activies such as activities as midday prayers, midday prayers in congregation, reading short letters from the al-quran, celebrating Islamic holidays, and other activities that shape students’ character. Religious character is shown by students’ obedience to always carry out the commands of Allah SWT. The character of student responsibility is shown by the student;s responsibility to carry out the activities and tasks given. Keywords: Hiden Curriculum, Implementation, Character Abstrak Pendidikan bertujuan untuk mengembangkan karakter peserta didik agar menjadi individu yang lebih baik. Namun nyatanya perkembanagan teknologi yang sangat cepat membawa dampak terhadap berbagai aspek seperti krisis karakter yang terjadi di dunia pendidikan semakin kompleks yaitu terjadinya kekerasan, bullying dan lain-lain yang mencoreng dunia pendidikan. Penelitian ini dilakukan di SDN 3 Sukasari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi hidden curriculum sebagai karkteristik sekolah serta dampaknya terhadap karakter siswa terutama karaker religius dan tanggung jawab. Metode penelitian yaitu pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif dengan teknik analisis dan metode studi kasus. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan menunjukan bahwa Dalam pelaksanaan hidden curriculum di SDN 3 Sukasari memiliki 3 variabel organisasi, variabel sistem sosial, variabel sistem budaya. Hidden curriculum di SDN 3 Sukasari berjalan dengan baik hal ini berdampak dalam pembentukan karakter peserta didik. Karakter tersebut banyak terbentuk dari kegiatan pembiasaan seperti kegiatan seperti shalat dhuha, kultum, shalat dzhur berjamaah, membaca doa, membaca surat pendek al-quran, perayaan hari besar islam, dan kegiatan lain yang membentuk karakter siswa. Karakter religius ditunjukan dengan adanya kepatuhan siswa untuk senantiasa melaksanakan perintah Allah SWT. Karakter tanggung jawab sisiwa ditunjukan dengan adanya tanggung jawab siswa untuk menjalankan kegiatan dan tugas yang diberikan. Kata Kunci : Hidden Curriculum, Implentasi, Karakter
Analisis peran guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter disiplin peserta didik kelas VI A SDN 3 Tugu Kecamatan Cihideung Rismawati, Ima; Rakhmat, Cece; Nugraha, Fajar
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.22659

Abstract

Abstract Schools as a place to realize national education goals have an important role in educating the character of students. The task of teachers in schools is not only to teach related knowledge but also to shape students' attitudes and behavior, one of which is disciplinary character. The purpose of this research is to determine student discipline and the role of teachers in disciplining students. The method used in this research is a descriptive qualitative method. Data collection techniques were obtained through interviews, observation and documentation. Based on research results, student discipline is in the medium category, where students are still not completely orderly during the learning process, such as liking to chat and joke, and when obeying rules, such as not implementing class rules. The teacher's task in disciplining students is to familiarize themselves with order in every activity carried out at school, such as being solemn during the flag ceremony, and praying before and after studying. The role of the teacher in carrying out this task is as a role model, the teacher provides an example in punctuality, how to dress, as well as in behavior and speech. As a supervisor, the teacher directs/guides students to be able to comply with every activity carried out at school. And as a motivator, teachers provide advice and encouragement to students in learning and outside of learning. Keywords: Teacher's Role, Implementation, Student Discipline Abstrak Sekolah sebagai tempat mewujudkan tujuan pendidikan nasional mempunyai peran penting dalam mendidik karakter peserta didik. Tugas guru di sekolah tidak hanya mengajarkan terkait dengan pengetahuan saja tetapi juga dapat membentuk sikap dan perilaku peserta didik, salah satunya karakter disiplin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kedisiplinan peserta didik serta peran guru dalam mendisiplinkan peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui wawancara, observasi serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian kedisiplinan peserta didik berada pada kategori sedang, dimana peserta didik masih belum sepenuhnya tertib saat proses pembelajaran seperti suka mengobrol dan bercanda, serta saat mematuhi peraturan seperti tidak melaksanakan tata tertib kelas. Tugas guru dalam mendisiplinkan peserta didik yaitu dengan membiasakan tertib pada setiap kegiatan yang dilaksanakan di sekolah, seperti khidmat saat upacara bendera, dan berdoa sebelum dan sesudah belajar. Adapun peran guru dalam melaksanakan tugas tersebut yaitu sebagai teladan guru memberikan contoh dalam ketepatan waktu, cara berpakain, serta dalam bersikap dan bertutur kata. Sebagai pembimbing guru mengarahkan/membimbing peserta didik untuk dapat mematuhi setiap kegiatan yang dilaksanakan di sekolah. Dan sebagai motivator guru memberikan nasihat dan semangat kepada peserta didik dalam belajar juga di luar pembelajaran. Kata Kunci: Peran Guru, Implementasi, Disiplin peserta didik.
Monotun: monopoli pantun sebagai media pembelajaran di kelas V sekolah dasar Permatasari, Intan; Saputra, Erwin Rahayu; Alia, Dwi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.22675

Abstract

Abstract This research aims to develop monotun media for learning to write rhymes in class V elementary school. With this research, we can find out the process of developing monotun media, determine the suitability of the media and user responses to monotun media, and find out the evaluation of monotun learning media on rhyme writing material in class V elementary school. This research isresearch and development (R&D) with the ADDIE model which consists of five stages, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation.This research was carried out at SDN 5 Mekarsari, Banjar City involving class teachers and 46 class V students. Data collection techniques in this research were interviews, observation, questionnaires and documentation studies. The data analyzed is in the form of qualitative and quantitative data. Qualitative data was obtained from interviews, comments and suggestions from experts. Quantitative data was obtained from expert assessment scores and user questionnaires. The results of the expert validation test get an average value 89.1% category is very good or very suitable for use. Then the response from users in the first trial from a teacher got a percentage of 100% and the assessment from 22 students got an average score of 99.64%. In the second trial, two teachers got a percentage of 100% and the assessment of 46 students got an average score of 96.81%. It can be concluded that monotunal media in learning to write rhymes is suitable for use in learning. Keywords: Media, Writing, Poem.
Analisis kesulitan menulis karangan sederhana pada peserta didik kelas V di SDN Sukamenak Indah Ispandi, Sri Noviandini; Suryana, Dudung; Chandra, Deni
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.22725

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi adanya peserta didik yang masih belum bisa menulis karangan sederhana, berbagai masalah yang dihadapi oleh peserta didik sangat beragam seperti, adanya rasa bingung untuk menentukan judul karangan, mengulang-ngulang kalimat agar terlihat panjang, sulit menuaangkan ide maupun gagasan ke dalam bentuk tulisan, dan penggunaan tanda baca yang kurang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisis kesulitan menulis karangan sederhana pada peserta didik kelas V di SDN Sukamenak Indah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menyampaikan analisis Kesulitan Menulis Karangan Sederhana Pada Peserta Didik Kelas V SDN Sukamenak Indah bahwasannya peserta didik, lebih banyak terdapat pada sulitnya mengungkapkan ide pikiran dalam tulisan, kesulitan dalam pemakaian tanda baca, kesulitan dalam menentukan judul, Oleh karena itu, guru mencontohkan karangan sederhana dan memberikan stimulus kepada peserta didik dengan adanya belajar tambahan sebelum pulang sekolah. Dari uraian di atas faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar itu diantaranya, minat dan motivasi belajar membaca yang rendah karena dengan membaca akan terbiasa membaca dengan pelafalan bacaan sesuai dengan tanda baca koma, titik, dan huruf kapital. Faktor selanjutnya kemampuan visual memori yang lemah, dimana peserta didik kesulitan dalam mengungkapkan gagasannya. Faktor lainnya, kondisi lingkungan sekitar, dimana peserta didik selalu mengutamaakan bermain yang cenderung saran dari orangtua tidak didengarkan. Kata Kunci: Kesulitan menulis, Kerangka sederhana, Peserta didik. Abstract This research is motivated by the existence of students who are still unable to write simple essays, various problems faced by students are very diverse such as, there is a sense of confusion to determine the title of the essay, repeating sentences to make it look long, it is difficult to put ideas and ideas into written form, and the use of inappropriate punctuation. This study aims to find out how the analysis of the difficulty of writing simple essays in grade V students at SDN Sukamenak Indah. This study used a qualitative descriptive approach. The results of the study conveyed the analysis of the Difficulty of Writing Simple Essays in Class V Students of SDN Sukamenak Indah that students, more in the difficulty of expressing thoughts in writing, difficulties in using punctuation, difficulties in determining titles, Therefore, teachers exemplify simple essays and provide stimulus to students with additional learning before going home from school. From the description above, factors that affect learning difficulties include, low interest and motivation to learn to read because by reading you will get used to reading with reading pronunciation according to punctuation commas, periods, and capital letters. The next factor is weak visual memory skills, where learners have difficulty in expressing their ideas. Another factor, the condition of the surrounding environment, where students always prioritize playing which tends to be advice from parents is not listened to. Keywords: Difficulty writing, Simple outline, Learners.
Peningkatan hasil belajar IPAS pada materi keragaman budaya nasional melalui pembelajaran kooperatif tipe make a match Setia Ningrum, Sintya; Nugraheni, Nursiwi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23015

Abstract

Berdasarkan hasil analisis dokumen, observasi, dan wawancara dengan guru kelas, peserta didik memiliki nilai atau hasil belajar yang kurang maksimal dalam mata pelajaran IPAS. Hasil belajar terlihat pada kegiatan pra siklus yang menunjukkan bahwa 15 dari 27 peserta didik memiliki hasil belajar yang belum dapat mencapai KKM yaitu sebesar ≥75. Hanya 44,44% peserta didik yang mendapatkan nilai tuntas. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tidak Kelas dengan model Kemmis & McTaggart. Penelitian ini terdiri dari 4 tahap penelitian yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu analisis dokumen, observasi, wawancara dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik meningkat pada setiap siklus dengan rincian ketuntasan hasil belajar klasikal berturut dari siklus I sampai siklus III yaitu sebasar 56%, 67%, dan 89%. Nilai rata-rata kelas juga meningkat dengan rincian secara berturut-turut dari siklus I sampai siklus III yaitu sebesar 70, 78, dan 82. Target yang ditentukan adalah sebanyak 75% dan dapat dikatakan bahwa penerapan model kooperatif tipe make a match dengan menggunakan berbagai media dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Pengembangan media pop-up book pada materi daur hidup hewan untuk siswa sekolah dasar Nurparidah, Dewi Sinta; Nugraha, Akhmad; Merliana, Anggit
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23038

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengadaan serta pengembangan media pembelajaran IPA di sekolah dasar khususnya materi daur hidup hewan kelas IV sekolah dasar. Oleh karena itu peneliti merancang serta mengembangkan media pembelajaran pop-up book. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran pop-up book pada materi daur hidup hewan di kelas IV Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (analyze, design, development, implementation, and evaluation). Data dari penelitian ini dikumpulkan dari melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, penilaian para ahli, serta angket respon siswa pada saat uji coba dilaksanakan. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa media yang dirancang serta dikembangkan sangat layak dan praktis untuk digunakan pada pembelajaran di sekolah.
Analisis kebutuhan pengembangan e-modul berbasis 7th SDGs pada materi energi di sekolah dasar Putri, Silvi Kharisma; Nugraha, Akhmad; Putri, Agnestasia Ramadhani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i1.23087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan e-modul berbasis 7th SDGs pada materi energi di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Teknik penelitian yang digunakan yaitu wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis kualitatif model Miles & Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahan ajar yang tersedia di sekolah belum memenuhi kebutuhan peserta didik untuk dapat belajar mandiri interaktif karena masih menggunakan bahan ajar berbentuk cetak. Dengan demikian, dibutuhkan inovasi melalui pengembangan e-modul yang interaktif dan sesuai kebutuhan peserta didik. Diharapakan dengan adanya e-modul berbasis 7th SDGs dapat mendukung tercapainya tujuan SDGs yang ketujuh dan menyadarkan generasi penerus agar mampu menjaga ketersediaan energi agar dapat digunakan secara terus-menerus oleh generasi yang akan datang. Penelitian ini hanya membahas mengenai kebutuhan pengembangan, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengembangkan e-modul berbasis 7th SDGs di sekolah dasar. Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, E-Modul, 7th SDGs

Page 1 of 3 | Total Record : 25