cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
Analisis Hambatan Belajar Peserta Didik Kelas 2 Sekolah Dasar Pada Materi Perkalian Alief Ya Nur Latifah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 6 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i6.12279

Abstract

Pembelajaran matematika memiliki berbagai problematika khususnya jika dilihat dari sisi peserta didik. Salah satunya, masih banyak peserta didik di tingkat sekolah dasar yang belum dapat melakukan operasi hitung perkalian. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap hambatan belajar yang dialami oleh peserta didik pada materi perkalian. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekaan kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini berjumlah 17 orang terdiri dari 16 orang peserta didik kelas 2 dan satu orang guru kelas 2 dari salah satu Sekolah Dasar Swasta di Kota Tasikmalaya. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan studi dokumentasi. Kemudian, data dianalisis melalui tiga tahapan yaitu (1) reduksi data; (2) data display; dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dari penelitian ini ditemukan empat tipe hambatan belajar diantaranya; (1) Menentukan konsep perkalian sesuai dengan langkah hitung yang benar; (2) membedakan arti perkalian dengan hasil perkalian dari bilangan yang sama; (3) melengkapi hasil kali dengan menggunakan daftar perkalian dan tabel perkalian; (4) memecahkan soal non-rutin mengenai perkalian melalui high order thinking skill. Hambatan belajar tersebut termasuk pada hambatan belajar didaktis. Jenis hambatan belajar tersebut terjadi karena kurang tepatnya guru dalam membuat atau merancang pembelajaran, atau kesalahan dari sumber/ bahan ajar yang digunakan.
PEMBELAJARAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA MATERI PENJUMLAHAN PECAHAN SISWA SD KELAS IV DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN REALISTIC MATEMATIC EDUCATION (RME) Irwan Susanto; Sylvia Rabbani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 6 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i6.6320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pembelajaran pemahaman konsep matematika pada materi penjumlahan pecahan siswa SD kelas IV dengan menggunakan pendekatan Realistic Mathematic Educatin (RME). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Darma Bakti dengan jumlah siswa sebanyak 29 orang yang terdiri dari 10 orang siswa laki-laki dan 19 orang siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, lembar angket guru dan siswa, serta soal tentang pemahaman konsep matematika. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kualitas pembelajaran ketika diterapkannya pendekatan RME. Hal tersebut ditunjukan dengan skor rata-rata pada observasi guru sebesar 93, dan skor rata-rata pada observasi siswa sebesar 89.6, serta persentase skor angket guru sebesar 90%, dan rata-rata persentase skor angket siswa sebesar 93%, juga persentase peningkatan dari nilai Pre-Test ke Post-Test sebesar 10.22%. 
HUBUNGAN IKLIM KELAS DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH ALAM KOTA DEPOK Dwi Anjani Hastari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 5 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i5.12069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan yang signifikan antara iklim kelas dengan motivasi belajar siswa Sekolah Alam Kota Depok. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD 5 Sekolah Alam Kota Depok. Sampel penelitian ini berjumlah 125 siswa, diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan angket sebagai data utama, observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai data kedua. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan iklim kelas termasuk dalam kategori baik dengan skor rata-rata sebesar 78,49, dan motivasi belajar termasuk dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata sebesar 78,17. Berdasarkan hasil hipotesis (product moment) diperoleh angka indeks korelasi (rhitung) sebesar 0,685 dengan arti ada korelasi atau hubungan antar kedua variabel yang termasuk kategori koefisien korelasi kuat.Simpulan penelitian ini ialah ada hubungan yang signifikan antara iklim kelas dengan motivasi belajar siswa kelas V SD Sekolah Alam Kota Depok, yang ditunjukan dengan uji hipotesis yang menunjukan rhitung > rtabel (0,685 > 0,175). Saran bagi guru, diharapkan dapat memunculkan atau menciptakan iklim kelas yang positif, dengan seperti itu dapat memotivasi siswa dalam belajar.
Pengaruh Pembiasaan Mendengarkan Lagu Wajib Nasional Terhadap Kemampuan Musikalitas Peserta Didik Sekolah Dasar Siska Dwi Lestari
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 5 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i5.12255

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan informasi mengenai pengaruh dari pembiasaan mendengarkan lagu wajib nasional terhadap musikalitas peserta didik kelas V. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif desain Pre Experimental dengan bentuk One Group Pretest-Postest, adapun pengumpulan data menggunakan instrumen berupa tes yang mengacu pada rubrik penilaian dan observasi. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang peserta didik kelas 5 SDN Nyantong. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan terdapat peningkatan musikalitas peserta didik setelah dilakukan treatment pembiasaan mendengarkan lagu wajib nasional. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan perolehan nilai data dari SPSS melalui uji paired sample t test diketahui sig. (2-tailed) sebesar 0.00 < 0,05. Selain itu terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar sebelum dilakukan treatment dan setelah dilakukan treatment dengan nilai rata-rata pre-test kemampuan musikalitas sebesar 71,30 sedangkan untuk post-test kemampuan musikalitas sebesar 118,90. Maka dapat disimpulkan bahwa pada rata-rata nilai post-test lebih besar. Hal tersebut menunjukan bahwa dengan pembiasaan mendengarkan lagu wajib nasional memiliki pengaruh dalam meningkatkan kemampuan musikalitas peserta didik.Kata Kunci: Pembiasaan mendengarkan lagu, kemampuan musikalitas, peserta didik
ANALISIS PEMBELAJARAN IPA MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR Siti Nuryani; Fadly Pratama
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 6 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i6.5598

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah pembelajaran IPA pada siswa kelas VI melalui pendekatan model keterampilan proses sains. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SDN 085 Kota Bandung dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang yang terdiri dari 17 orang siswa laki-laki dan 8 orang siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, soal IPA, serta angket guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kualitas pembelajaran setelah menggunakan pendekatan model keterampilan proses sains. Hal tersebut ditunjukan dengan nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 73,84 yang tergolong dalam kategori baik, nilai tertinggi siswa sebesar 93 dan nilai terendah sebesar 53. Ketuntasan belajar siswa menunjukan 80,0% siswa mendapatkan nilai diatas kriteria ketuntasan minimum dan 20,0% masih mendapat nilai dibawah nilai kriteria ketuntasan minimum
MEMPERSIAPKAN KELAS YANG KONDUSIF DALAM UPAYA OPTIMALISASI FOKUS BELAJAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR Diana Silaswati
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 6 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i6.14568

Abstract

Artikel yang ditulis dan disajikan ini merupakan hasil pemikiran dengan berlandaskan pada pengkajian berbagai sumber literatur, bertujuan untuk mendapatkan informasi dan gambaran tentang bagaimana seorang guru sekolah dasar (SD) harus mempersiapkan kelas yang kondusif bagi siswa yang berada pada jenjang paling dasar dalam penyelenggaraan pendidikan formal di Indonesia. Studi kepustakaan ini dilakukan dalam upaya mengoptimalkan fokus belajarnya karena siswa pada masa sekolah dasar sebagai masa adaptasi terhadap lingkungan sekitar yang dapat berpengaruh dalam cara belajar, sikap, perilaku, maupun gaya bahasanya, sehingga harus mendapat perhatian guru secara detail, termasuk karakteristik dan latar belakangnya agar proses belajar mengajar dapat berlangsung secara efektif. Berdasarkan hasil studi kepustakaan terhadap sumber literatur berkenaan dengan fokus pembahasan artikel ini, dapat disampaikan enam strategi minimal yang dapat dilakukan guru dalam upayanya mempersiapkan kelas yang kondusif untuk menciptakan fokus belajar pada siswa SD secara optimal, yaitu (1) mempersiapkan perangkat mengajar dan penataan ruang belajar, (2) membangun kerjasama dengan siswa, (3) pemberian motivasi dan penguatan/reinforcement, (4) memahami karakteristik siswa dan latar belakangnya, (5) menciptakan suasana pembelajaran yang demokratis, dan (6) memelihara kultur disiplin siswa dengan baik.
Pembelajaran Mengenal Pecahan Nilai Uang Pada Siswa SD Kelas II Dengan Menggunakan Model Cooperative Learning Type Teams Game Tournament Heni Widiyanti; Hana Sakura Putuarga
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 5 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i5.6282

Abstract

Tujuan penelitian dilakukan yaitu untuk menelaah skenario dan implementasi pembelajaran mengenal pecahan nilai uang. Respon guru dan siswa mengenai pembelajaran mengenal pecahan nilai uang. Kesulitan – kesulitan yang dialami siswa SD kelas II dalam menyelesaikan tugas – tugas soal cerita. Yang melibatkan model cooperative learning type teams game tournament pada siswa SD kelas rendah khususnya kelas II. . Penelitian ini dilandaskan dengan permasalahan tentang rendahnya kemampuan siswa dalam pembelajaran mengenal pecahan nilai uang. Tujuan penelitian dapat dicapai dengan metode penelitian kuantitatif menggunakan data dan penjelasan oleh teori-teori yang dianggap relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahan ajar pengenalan pecahan nilai uang sangat menunjang aktivitas belajar matematika siswa di sekolah dasar.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Musik Euritmik terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Down Syndrome Harini Leonarti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 5 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i5.12233

Abstract

Abstract This study aims to determine the effectiveness of the eurythmic music learning model on the gross motor development of children with Down syndrome at SLB Negeri Ciamis. The approach used is Single Subject Research (SSR) with A-B-A' design. The subject under study is a child with Down syndrome who has weak motor control but has an interest in music. Data was collected by means of a test based on the stages of eurythmic learning, namely imitating and responding to rhythm through body movements based on slow, medium and fast tempo songs. The data obtained were analyzed through descriptive statistics displayed in line graphs. The components analyzed are the analysis under conditions and between conditions. Based on the results of the study, it was shown that there was an increase in the use of the eurythmic learning model on gross motor development in imitating and responding to tone. There is a score in the baseline-1 phase (A) there are 3 sessions with a frequency of 59,59,59. In the intervention phase (B) there were 5 sessions with a score of 61, 65. 68, 76,76. While in the Baseline-2 phase, there were 3 sessions with an achievement score of 77, 79, 80. According to the data, it is known that this learning model has a positive effect. It can be shown in the level change of 0% in the baseline-1 phase, 14% in the intervention phase and 3% in the baseline-2 phase. According to the data that has been obtained, the overall use of the eurythmic music learning model is effective for the gross motor development of children with Down syndrome. Keywords: Eurythmic, Gross Motor, Down Syndrome 
ANALISIS METODE TALQIN, TIKROR, TASMI DAN MUROJA’AH DALAM MENINGKATKAN HAFALAN AL QUR’AN MAHASISWA PGSD IKIP SILIWANGI Raden Tamtam Kamaluddin; Endin Mujahidin
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 6 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i6.12366

Abstract

Merupakan program inti dari pembelajaran PAI adalah menghafal dan memahami Al-Quran, dan program tersebut merupakan tugas terstruktur Mata Kuliah PAI dengan target utama terbentuknya jiwa Qur’ani. Para mahasiswa sebagai generasi muslim dituntut harus bisa membaca, memahami dan mengamalkan Alquran bahkan dapat menghafalkannya secara baik dan benar. Terutama menghafalkan Al-Quran yang terdapat pada juz 30 yaitu surat yang belum pernah dihafalkan oleh para mahasiswa. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan efektivitas metode Talqin, Tikror, Tasmi dan Muroja’ah dalam meningkatkan hafalan al-Qur’an kepada para mahasiswa PGSD IKIP Siliwangi Kota Cimahi.m Penelitian menggunakan metode pendekatan kualitatif berjenis studi lapangan di kampus IKIP Siliwangi. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari berbagai para mahasiswa PGSD IKIP Siliwangi. Analisis penelitian menggunakan metode deduktif. Metode pembelajaran menghapal Al-Qur’an dengan menggunakan metode tersebut diatas secara keseluruhan sudah sangat efektif, terbukti para mahasiswa dapat dengan mudah mengikuti pembelajaran membaca dan menghafal Al Qur’an, namun terdapat beberapa mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam membaca serta menghafal Al-Qur’an, dikarenakan mereka belum mengenal makhorijul huruf dan ilmu tajwidnya. 
Pengaruh Permainan Tradisional Hadang Rintang Berbasis Socratic Method Terhadap Peningkatan Kemampuan Character Strength Justice Rinda Tri Juniarti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 5 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i5.12166

Abstract

AbstractCharacter Strength Justice is a social force that underlies positive social life. There are 3 indicators of success in Character Strength Justice, namely Citizenship (membership), Fairnes (fairness and equality), Leadership (leadership). The 3 success indicators are used as a reference to see the character strength justice possessed by students, through the socratic method-based obstacle course game. The purpose of this study was to identify the effect of the traditional game of Hadang Rintang based on the socratic method to see the improvement of the character strength justice abilities of elementary school students. This study uses the Pre-Experimental method with one group pretest-posttest design). The sample of this research was determined by non-probability sampling and using purposive sampling technique (purposed sample), namely class V SDN 1 Kalangsari as many as 25 students. The instrument of this research is a questionnaire to measure character strength justice. The results showed that there was an effect of traditional games based on the socratic method on increasing students' character strength justice abilities.Key Word: Traditional game of obstacles, Socratic Method, Character Strength Justice.AbstrakCharacter Strength Justice merupakan kekuatan social yang melandasi kehidupan bermasyarakat secara positif. Terdapat 3 indikator keberhasilan dalam Character Strength Justice yakni Citizenship (keanggotaan), Fairnes (keadilan dan persamaan), Leadership (kepemimpinan). Didalam 3 indkiator keberhasilan tersebut dijadikan acuan untuk melihat Character Strength Justice yang dimiliki siswa, melalui permainan hadang rintang berbasis socratic method. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh permaianan tradisional hadang rintang berbasis socratic method untuk melihat peningkatan kemampuan Character Strength Justice siswa sekolahh dasar. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimental dengan desain one group pretest-posttest design). Sampel penelitian ini ditentukan secara nonprobability sampling dan menggunakan teknik purposive sampling (sampel bertujuan) yaitu kelas V SDN 1 Kalangsari sebanyak 25 siswa. Instrument penelitian ini berupa angket untuk mengukur Character Strength Justice. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh permainan tradisional berbasis socratic method terhadap peningkatan kemampuan Character Strength Justice siswa.Kata Kunci: Permainan tradisional hadang rintang, Socratic Method, Character Strength Justice.