cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
PEMBELAJARAN SAINS PADA MATERI ORGAN GERAK HEWAN DAN MANUSIA SECARA DARING PADA SISWA KELAS V SD MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Siti Nurhasanah Hidayat; Ryan Dwi Puspita
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.6661

Abstract

This research was conducted in class V SDN Ekaprasetia which aims to improve student learning outcomes which include the cognitive, affective and psychomotor domains on Sub-theme 1 Animal Movement Organs using a contextual approach. The condition of students who still do not understand the concept of the material being taught to achieve cognitive, affective and psychomotor learning outcomes causes student learning outcomes to be low and below the minimum completeness criteria (KKM). This is also caused by teachers who often use the lecture method and make learning seem monotonous, teachers also have not applied a contextual approach. This research uses descriptive research method. This research was conducted by doing online learning. The spread of the Covid 19 virus is very disruptive to learning in schools, distance learning or online is an alternative to learning at this time. The results showed the application of a contextual approach that was carried out online. Based on the results of the study, it can be concluded that the application of a contextual approach is effective in online learning on Sub-theme 1 Animal Movement Organs. Thus the contextual approach can be used as a model and method to be applied in classroom learning.
Analisis Nilai Toleransi Pada Serial Animasi Film Nussa dan Rara untuk Siswa Sekolah Dasar Rena Widya Sari; Arya Setya Nugroho
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.11332

Abstract

AbstractCharacter formation cannot be separated from the scope of education. However, nowadays, the education world still cannot achieve this goal. It happens as education in Indonesia only provides theoretical knowledge without implementation. This can be seen by the decreased value of tolerance in society, where the millennial generation has an individualistic attitude by not caring about the surrounding environment due to the influence of technology. These problems can encourage the development of technology in the world of education. This study aimed to obtain information relevant to the problem under study. The study of literature is the method used in this research, with secondary data collection techniques through several journals analysis and scientific articles related to the problem and titles. The instrument in this research is the researcher himself. From the five episodes of the animated film Nussa and Rara, the results show several values of tolerance that are conveyed, namely religious, social and cultural tolerance. The researcher hopes that the film Nussa and Rara can be seen by people of different ages because it contains many important values of life. The results of this study can also utilize the material for comparison and reference for research as well as considerations for further deepening further research. Keywords: Tolerance, Film, Literature Study Abstrak Pembentukan karakter tidak terlepas dari lingkup pendidikan. Namun pada realita saat ini, dunia pendidikan masih belum mampu menjangkau tujuan tersebut. Karena pendidikan di Indonesia hanya memberikan ilmu secara teori, sedangkan implementasinya belum ada. Hal tersebut dapat diketahui dengan adanya nilai toleransi masyarakat yang terkikis, dimana generasi milenial yang memiliki sikap individualis dengan tidak peduli lingkungan sekitar akibat adanya pengaruh teknologi. permasalahan tersebut mampu mendorong perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Penelitian ini memiliki tujuan memperoleh informasi relevan dengan masalah yang diteliti. Studi literatur atau pustaka menjadi metode yang digunakan pada penelitian ini, dengan Teknik pengumpulan data sekunder melalui analisis beberapa jurnal, artikel ilmiah yang berkaitan dengan masalah dan judul. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Dari 5 episode film animasi Nussa dan Rara diperoleh hasil bahwa terdepat beberapa nilai toleransi yang disampaikan yaitu nilai toleransi agama, sosial dan budaya. Peneliti berharap Film Nussa dan Rara dapat disaksikan semua kalangan karena banyak nilai-nilai penting kehidupan yang dapat diambil didalamnya. Hasil penelitian ini juga dapat dipergunakan sebagai bahan perbandingan dan referensi bagi penelitian serta pertimbangan untuk lebih memperdalam penelitian selanjutnya. Kata Kunci: Toleransi, Film, Studi Pustaka
Pembelajaran Daring pemahaman Konsep Pecahan Siswa SD Kelas III Menggunakan Pendekatan RME Dayulia Dayulia; Sukma Murni
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.7365

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya kemampuan pemahaman konsep. Karena sebagai bekal prasyarat untuk mempelajari oprasi hitung pecahan pada tingkatan selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati penerapan model pembelajaran RME terhadap pembelajaran daring pemahaman konsep pecahan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III di SDN 3 Cipatat yang berjumlah 8 orang siswa laki-laki dan 6 orang siswa perempuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, lembar angket guru dan siswa, soal materi pecahan serta lembar wawancara guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan kualitas pembelajaran ketika diterapkannya pendekatan RME. Hal tersebut ditunjukan dengan peningkatan nilai dari lembar pretest dan posttest  yaitu 17,08 %, skor rata-rata  pada observasi guru 91, skor rata-rata pada observasi siswa sebesar 89 dan 91, persentase skor nilai angket guru sebesar 60 %, rata-rata persentase skor angket siswa sebesar 60 %. Serta hasil wawancara guru dan siswa menunjukan hasil yang disimpulkan dengan tanggapan yang baik.
PEMBELAJARAN ONLINE PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA PADA MATERI BANGUN DATAR DIKELAS III SDN MENGGUNAKAN MODEL EXAMPLE NON EXAMPLE Nur Aisyah Rahmawati; Rippi Maya
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.5963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan suatu informasi bagaimana pemebelajaran matematika selama pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 orang guru yang mengajar di kelas III dan 24 orang siswa dari 2 sekolah yang berbeda. 1 orang guru dan 12 orang siswa dari SDN Darma Bakti dan 1 orang guru dan 12 orang siswa dari SDN Sadargalih. Instrument yang digunakan adalah lembar wawancara dan lembar angket. Hasil penelitian menunjukkan skenario pembelajaran online dilaksanakan dengan baik yaitu menggunakan model pembelajaran example non example. Materi yang diberikan guru berupa handout dan vidio pembelajaran; kesulitan-kesulitan yang dihadapi guru selama pembelajaran online salah satunya yaitu kewalahan membuat bahan ajar; kesulitan-kesulitan yang di alami siswa salah satunya yaitu jaringan internet tidak stabil menjadi siswa kesulitan menerima materi dan mengirim tugas dengan tepat waktu; respon guru dan siswa terhadap pembelajaran online yaitu sama-sama merespon baik; bahan ajar, LKS dan tugas-tugas yang diberikan kepada siswa sudah layak untuk dipakai dan sesuai indikator pembelajaran kurikulum; dan upaya yang dilakukan guru selama pembelajaran online agar berjalan dengan efektif guru dan siswa menyepakati aplikasi whatssapp yang akan digunakan dan guru harus menyiapkan bahan ajar yang kreatif dan inovatif supaya kegiatan pembelajaran menyenangkan.
BIMIMA (BIANGLALA MINI MATEMATIKA) SEBAGAI INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI PECAHAN DI KELAS IV SEKOLAH DASAR Sindi Karmelia; Epon Nur'aeni L; Yusuf Suryana; Muhammad Rizal Wahid Muharram
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.11608

Abstract

Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar sering kali dianggap sulit dan membosankan, hal ini dikarenakan karakteristik pembelajaran matematika yang bersifat abstrak. Oleh karena itu untuk memahami materi matematika yang masih bersifat abstrak siswa memerlukan alat bantu berupa media pembelajaran yang dapat membantu memperjelas materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan sebuah media pembelajaran interaktif yang bernama BIMIMA (Bianglala Mini Matematika) yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan dalam pembelajaran matematika khususnya pada materi pecahan di kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Media pembelajaran BIMIMA (Bianglala Mini Matematika) sebagai salah satu bentuk inovasi dari media yang ada di sekolah. Media pembelajaran BIMIMA dapat membantu meningkatkan semangat belajar siswa, membantu siswa dalam memahami materi pecahan yang disampaikan oleh guru, serta membuat siswa menjadi lebih aktif selama proses pembelajaran matematika berlangsung.
PEMBELAJARAN DARING MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS IV SD MENGGUNAKAN MODEL PICTURE AND PICTURE BERBANTUAN MEDIA VIDEO Andini Agnetha Puspadewi; Ronny Mugara
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.8302

Abstract

Keterampilan menulis merupakan salah satu dari empat keterampilan berbahasa yang penting dalam meningkatkan kualitas penulisan dalam pembelajaran. Menulis adalah kemampuan yang harus dilatih sejak usia dini. Menulis adalah keterampilan berbahasa adalah karya satra yang ditujukan untuk menghasilkan suatu tulisan. Tentunya untuk membuat puisi yang baik harus mempunyai cara-cara dan metode yang tepat. Tujuan penelitian ini (1) Untuk mengetahui scenario dan implementasi pembelajaran daring menulis puisi Menggunakan Model Picture And Picture Berbantuan Media Video (2) Mengetahui respon siswa kelas IV terhadap pembelajaran daring menulis puisi Menggunakan Model Picture and Picture 3) Mengetahui kesulitan- kesulitan yang dialami siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas  (4) Mengetahui kendala yang dialami guru. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode Deskriptif kualitatif, keterampilan menulis puisi pada siswa SD kelas IV dengan menggunakan Model Picture And Picture. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dengan menggunakan instrument yaitu lembar observasi, angket, wawancara dan tes soal. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV  tahun pelajaran 2020-2021 dengan jumlah 30 siswa SDN Leuwigajah 2 di Kota Cimahi. Berdasarkan hasil penelitian pada tahap pre-test mencapai rata-rata 53,8% hal ini menunjukkan bahwa hasil dari skor pretest masih sangat rendah. Siswa yang tuntas mencapai KKM sebanyak 12 siswa sedangkan yang belum tuntas KKM sebanyak 18 siswa. Sedangkan pada tahap postest mencapai rata-rata 80,5% Siswa yang tuntas mencapai KKM sebanyak 28 siswa sedangkan yang belum tuntas KKM sebanyak 2 siswa. Hasil angket skala sikap siswa 76% sedangkan hasil angket guru 80%. Dapat disimpulkan bahwa penelitian selama pembelajaran daring menulis puisi menggunakan Model Picture And Picture Berbantuan Media Video baik. 
ANALISIS KETERAMPILAN MEMIRSA PADA VIDEO PEMBELAJARAN CERITA RAKYAT MELALUI WHATSAPP Nira Sari Syahrul Zyam; Nanang Khoirul Umam
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.11334

Abstract

Abstract Viewing skills are new skills adopted from technological developments that makes it easier for people to adapt to education. The purpose of this study was to analyze the skills of viewing videos of folk tales of the legend of Mount Merapi in 4th-grade students of UPT SDN 35 Gresik in Bahasa Indonesia course. This study utilized a qualitative research method with a descriptive approach which aims to describe the events that took place during data collection in a scientific manner. The participants of this study were 39 students of grade 4 UPT SDN 35 Gresik. The data were taken using observation, interviews, and tests. The results showed that the viewing skills of the fourth graders of UPT SDN 35 Gresik were quite good. In each of the indicators presented, the students showed their ability in viewing skills. The indicators includes watching, listening, and observing. Efforts made to improve viewing skills are by rearranging the scope of the material, choosing models and learning media according to conditions, and applying concepts in the learning process that is applicable in everyday life.Key Word : Viewing Skills, folklore Videos, Whatsapp. Abstrak Keterampilan memirsa merupakan keterampilan baru yang diadopsi dari perkembangan teknologi sehingga memudahkan uduk diadaptasi oleh masyarakat dalam hal pendidikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keterampilan memirsa video cerrita rakyat legenda Gunung Merapi pada siswa kelas 4 UPT SDN 35 Gresik pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif pendekatan deskiptif yang berytujuan untuk mendeskripsikan kejadian yang berlanhgsung selama pengambilan data secara nasari ilmiah. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas 4 UPT SDN 35 Gresik berjumlah 39 siswa. Sumber data diambil dengan menggunakan cara observasi, wawancara serta tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan memirsa pada siswa kelas 4 UPT SDN 35 Gresik hasilnya cukup baik. Dalam setiap indikator yang disajikan siswa menunjukkan bisa dalam keterampilan memirsa. Indikatornya adalah menonotn, mendengar dan mecermati. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan dalam keterampilan memirsa adalah dengan menata ulang ruang lingkup materi, memilih model dan media belajar yang telah disesuaikan dengan kondisi serta penerapan konsep dalam proses pembelajaran yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.Kata Kunci: keterampilan memirsa, video cerita rakyat, Whatsapp. 
PENGGUNAAN MEDIA KARTU KATA DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PERMULAAN KELAS RENDAH SEKOLAH DASAR Lina Kurnia Nawaliah; Agni Muftianti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.7167

Abstract

Pada perkembangan era teknologi yang sangat pesat ini kegiatan membaca menjadi salah satu kegiatan yang biasa dilakukan. Membaca menjadi kemampuan yang wajib dimiliki terutama oleh siswa kelas rendah sekolah dasar. Dengan kondisi saat ini banyak siswa yang enggan membaca dikarenakan lebih memilih aktifitas lain yang jauh lebih menyenangkan. Berdasarkan hasil penelitian oleh para peneliti membaca dapat meningkatkan kemampuan. Media pembelajaran dengan menggunakan media kata sangatlah membantu dalam upaya meningkatkan kemampuan membaca. Penelitian yang dilakukan,  Penelitian ini merupakan penelitian dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian tindakan kelas ini, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dari berbagai sumber, penggunaan Media kartu Kata Dalam Pembelajaran Membaca Permulaan Kelas Rendah Sekolah dasar mampu meningkatkan prestasi belajar para siswa. Hal ini dibuktikan melalui hasil penelitian berdasarkan observasi dan wawancara.
PEMAHAMAN KONSEP IPA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) Susi Wulandari; Linda Hania Fasha
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 4 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i4.7008

Abstract

Proses pembelajaran IPA dapat dioptimalkan dengan mempertimbangkan dan memenuhi beberapa komponen-komponen penting, yaitu mulai dari konsep yang akan diformat guru akan bermakna, kesiapan siswa dalam mengolah dan mengaplikasikan informasi, hingga penataan lingkungan dalam konsep pelaksanaan pembelajaran. Mengingat pentingnya pemahaman konsep dalam pembelajaran IPA maka kemampuan siswa dalam memahami konsep IPA harus lebih ditingkatkan karena nilai pemahaman konsep siswa tidak hanya sebatas mengetahui tetapi siswa juga mampu menjelaskan kembali materi yang telah diajarkan dengan bahasa sendiri dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari. Metode Penelitian ini adalah penelitian deskriptif  kualitatif dengan subjek dalam penelitian ini yaitu siswa SD kelas IV di salah satu SD Kecamatan Padalarang Tahun Pelajaran 2020-2021 yang berjumlah 30 siswa  yang terdiri dari  20 orang siswa laki-laki 21 laki-laki dan 9 orang siswa perempuan. Dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran IPA materi sifat-sifat cahaya dengan menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL)  sangat cocok untuk dilaksanakan dimana pendekatan ini selaras dengan kegiatan pembelajaran student center. Kelebihannya siswa dapat mengekplorasi diri dengan fase atau tahap pada pendekatan tesebut. Ketika pelaksanaan pendekatan dan diterapkan pada materi Sifat-sifat Cahaya sangat memungkinkan siswa untuk bisa kooperatif terhadap siswa lain ataupun guru.
Systematic Literatur Review : Integrasi Conputational Thinking dalam Kurikulum Sekolah Dasar di Indonesia Sofiah Nur Marifah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol 5, No 5 (2022)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v5i5.12148

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya keputusan kemendikbud mengenai pembelajaran computational thinking dalam mata Pelajaran Informatika yang resmi masuk kedalam struktur kurikulum 2013 melalui Permendikbud Nomor 35, 36 dan 37 tahun 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui integrasi pembelajaran computational thinking dalam kurikulum sekolah dasar di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan cara mengumpulkan artikel yang relevan dengan topik penelitian, hasil akhir sebanyak 11 artikel dari 481 artikel yang ditemukan. Computatioal thinking (CT) diartikan sebagai sebuah cara memahami dan menyelesaikan masalah kompleks menggunakan teknik dan konsep ilmu komputer seperti dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi dan algoritma. CT dipandang banyak ahli merupakan salah satu kemampuan yang banyak menopang dimensi pendidikan abad 21. Berdasarkan studi literatur yang telah dilakukan menggunakan artikel yang relevan serta telah melalui proses seleksi, tujuan dari penerapan CT adalah untuk menunjang kompetensi yang diperlukan di era revolusi industri 4.0 dan abad 21. Untuk mata pelajaran yang banyak digunakan dalam integrasi CT adalah matematika. Dalam proses pembelajaran, pendekatan Unplugged dan praktik latihan soal lebih dominan digunakan dalam integrasi pembelajaran CT. Sedangkan bentuk pembelajaran nya bevariasi ada yang menggunakan bebras, CS Unplugged dan STEM Family. Dan untuk kegiatan penilaian, para peneliti banyak menggunakan soal-soal pada bebras challenge.Kata Kunci: Computational Thinking, Kurikulum, Sekolah Dasar