cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
Penggunaan media pop up terhadap hasil belajar peserta didik kelas II materi hidup rukun dalam keberagaman SDN Pandeanlamper 03 Semarang Fitria Hijratul Arsy; Roshayanti, Fenny; Estiyani, Estiyani
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.25162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh media pop up terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila pada siswa kelas II di SDN Pandeanlamper 03 Semarang. Dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam memahami materi hidup rukun dalam keberagaman. Dalam konteks ini, penting bagi guru untuk menggunakan media yang dapat membangkitkan minat belajar siswa, yang pada akhirnya akan memengaruhi hasil belajar mereka. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan desain one-group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah 25 siswa kelas II. Data penelitian ini diperoleh melalui hasil belajar siswa (Pretest-Posttest) dan observasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara nilai rata-rata pretest 61,6 dan nilai rata-rata posttest 83,6, artinya hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Hasil hipotesis yang didapatkan melalui uji paired sample test (uji t) menunjukkan nilai > dengan nilai 7,064 > 2,056 maka ditolak dan diterima. Hasil rata-rata yang dilakukan melalui uji gain didapatkan 0,53 masuk kedalam katagori tinggi, artinya terdapat pengaruh penggunaan media Pop Up untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SDN Pandeanlamper 03 Semarang. Kata Kunci: Media Pop Up, Materi hidup rukun dalam keberagaman, Pendidikan Pancasila
Analisis penerapan model porject based learning di sekolah dasar pada mata pelajaran IPAS mengenai konsep budidaya tanaman Noeraisyiah, Syanie; Mulyadiprana, Ahmad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.25166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasr, khususnya dalam konteks pembelajaran konsep budidaya tanaman. PjBL berbasis pembelajaran yang memfokuskan pada keterlibatan aktif siswa melalui proyek nyata yang menantang, yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di salah satu sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen terkait. Hasil peelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL pada topik budidaya tanaman berhasil meningkatkan pemahaman konsep siswa, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan kolaborasi. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pembelajaran dan mampu mengaitkan teori dengan praktik melalui proyek yang siswa lakukan. Meskipun demikian, ditemukan beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu dan sumber daya, serta kebutuhan akan pelatihan lebih lanjut bagi guru dalam menerapkan PjBL secra efektif. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa model PjBL efektif untuk pembelajaran IPAS, khususnya dalam topik budidaya tanaman, namun memerlukan dukungan yang memadai dari segi sumber daya dan pelatihan guru. Kata Kunci: Project Based Learninb,IPAS,Budidaya Tanaman.
Peran lembaga kursus dan pelatihan (LKP) indah dalam meningkatkan keterampilan menjahit peserta didik Devi Arifia Fitriani; Mega Ayu Putri Hapsari; Wasis Wijayanto
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.26637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan permasalahan yang ada dalam mengeksplorasi peran Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Indah dalam meningkatkan keterampilan menjahit peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai kegiatan pembelajaran di lembaga ini. LKP Indah menyediakan lingkungan belajar yang mendukung melalui metode pengajaran yang berorientasi praktik, dengan kurikulum fleksibel berbasis kompetensi. Kurikulum ini memungkinkan peserta untuk belajar sesuai dengan kecepatan masing-masing, yang berfokus pada penguasaan keterampilan menjahit yang lebih aplikatif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, LKP Indah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan keterampilan menjahit yang tercermin dalam prestasi-prestasi yang diraih oleh lulusan LKP Indah serta mempersiapkan peserta untuk siap bersaing di dunia kerja, sekaligus memberikan mereka peluang untuk mengembangkan karir di industri fashion.
Analisis preferensi siswa kelas IV terhadap penggunaan kamus pada pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar Risqa Padilasari; Erwin Rahayu Saputra; Anggit Merliana
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.26766

Abstract

Abstract This study aims to explore the use of dictionaries in English language learning. The background of dictionary use in English learning is based on the observation that students' learning outcomes in English are suboptimal, largely due to difficulties in understanding the meanings of English vocabulary. The utilization of dictionaries is seen as a solution to assist students in finding the meanings of unknown English vocabulary. This assertion is supported by research findings indicating that the use of dictionaries improves the quality of learning. The study employs a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques include the use of questionnaires. The researcher selected Google Forms as the instrument for collecting questionnaire data. The results of this study show that 62.49% of students responded "yes," while 37.51% responded "no." This indicates that the use of dictionaries in English language learning received a positive response from students. Keyword: Dictionary, Response, English Language Learning Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan kamus pada pembelajaran bahasa Inggris. Penggunaan kamus dalam pembelajaran bahasa Inggris dilatarbelakangi oleh keadaan yang menunjukkan tidak optimalnya hasil belajar siswa pada pembelajaran bahasa Inggris yang disebabkan oleh kesulitan siswa dalam memahami arti kosakata bahasa Inggris. Pemanfaatan kamus dijadikan solusi sebagai alat bantu untuk mencari arti kosakata bahasa Inggris yang belum diketahui. Keterangan tersebut terbukti dalam hasil penelitian yang menunjukkan bahwa dengan menggunakan kamus, kualitas pembelajaran jadi lebih baik. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengambilan data pada penelitian ini adalah angket atau kuesioner. Peneliti memilih media google form sebagai instrumen dalam pengumpulan data angket atau kuesioner. Hasil dari penelitian ini menunjukkan persentase 62,49% siswa menjawab “ya” dan 37,51% siswa menjawab “tidak”. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan kamus pada pembelajaran bahasa Inggris mendapatkan respon positif dari jawaban siswa. Kata Kunci: Kamus, Tanggapan, Pembelajaran Bahasa Inggris
Kajian teoritis: manajemen pelaksanaan kurikulum merdeka di sekolah dasar Rizki, Naya Fakhita; Yusbowo; Patimah, Siti; Firdianti, Arinda; Nuriman, Fajar; Khoerudin, Muhammad
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.26791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar, dengan fokus pada pemahaman dan kesiapan sekolah, strategi manajemen pelaksanaan, serta kontribusi pembelajaran berbasis proyek dan diferensiasi. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yang mengkaji berbagai literatur terkait pelaksanaan kurikulum tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sangat dipengaruhi oleh pemahaman mendalam tentang filosofi kurikulum, kesiapan sekolah dalam hal sumber daya manusia dan infrastruktur, serta kepemimpinan kepala sekolah yang visioner dan kolaboratif. Pembelajaran berbasis proyek dan diferensiasi terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan kreativitas siswa, namun pelaksanaannya masih menghadapi tantangan, terutama dalam hal kesiapan guru dan keterbatasan sarana. Selain itu, evaluasi berkelanjutan yang melibatkan berbagai pihak, serta pemanfaatan teknologi, dapat mempercepat perbaikan dan peningkatan kualitas implementasi kurikulum. Penelitian ini menyarankan agar pemerintah dan sekolah terus memperkuat pelatihan guru, meningkatkan penyediaan sarana dan prasarana, serta mengoptimalkan proses evaluasi untuk mencapai hasil yang lebih baik dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
Strategi manajemen ekstrakurikuler sebagai wadah minat dan bakat siswa sekolah dasar: studi literatur Nuriman, Fajar; Yusbowo; Patimah, Siti; Firdianti, Arinda; Rizki, Naya Fakhita; B, Suwarno
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.26799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi manajemen ekstrakurikuler di sekolah dasar, serta dampaknya terhadap pengembangan minat dan bakat siswa. Berdasarkan kajian literatur, manajemen ekstrakurikuler yang baik dapat berkontribusi signifikan dalam meningkatkan keterampilan sosial, memperluas wawasan, dan membangun rasa percaya diri siswa. Penelitian ini mengungkapkan bahwa faktor-faktor seperti dukungan dari pihak sekolah, keterlibatan orang tua, serta ketersediaan sumber daya yang memadai, termasuk fasilitas dan tenaga pengajar yang kompeten, sangat mempengaruhi keberhasilan kegiatan ekstrakurikuler. Jenis kegiatan ekstrakurikuler yang populer di sekolah dasar, seperti olahraga, seni, dan kegiatan berbasis sains, terbukti efektif dalam mengembangkan minat dan bakat siswa. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam pengelolaan ekstrakurikuler, seperti keterbatasan anggaran, kurangnya pelatihan bagi pembina, dan kurangnya keterlibatan siswa. Oleh karena itu, diperlukan solusi yang tepat untuk mengatasi tantangan ini agar kegiatan ekstrakurikuler dapat dilaksanakan secara optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami pentingnya manajemen ekstrakurikuler yang baik dan bagaimana hal tersebut dapat mendukung perkembangan holistik siswa di sekolah dasar.
Analisis hasil karya relief pada pembelajaran seni rupa kelas IV di SD Negeri Mendut Meilinda, Vina; Rohmawati, Fauziah Dwi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.26989

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil karya relief peserta didik kelas IV pada pembelajaran seni rupa yang berbasis kearifan budaya lokal di SD Negeri Mendut berdasarkan teori perkembangan gambar anak menurut Victor Lowenfeld dan Lambert Brittain. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis karya seni rupa anak. Data diperoleh melalui observasi, dokumentasi, wawancara kepada guru kelas dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya relief siswa yang bertema relief binatang di candi Mendut berada pada tahap perkembangan sesuai teori Lowenfeld yaitu realisme awal (dawning realism). Pada tahap ini siswa menunjukkan kemampuan membuat karya relief dengan objek secara simbolis yang menampikan proporsi dan komposisi yang sederhana. Penelitian ini juga menemukan bahwa pembuatan karya seni rupa relief dapat meningkatkan ketrampilan motorik, kreativitas, dan imajinasi anak. Kegiatan pembelajaran seni rupa yang terintegrasikan dengan relief binatang di candi Mendut juga dapat dijadikan sebagai sarana mengenalkan nilai-nilai kearifan budaya budaya lokal kepada peserta didik.
Hubungan secure attachment guru dengan rasa percaya diri siswa: penelitian korelasional pada siswa di kelas IV SD Negeri 11 Kuningan tahun ajaran 2024/2025 Taufik, Muhamad Tri; Lestari, Myrna Apriany; Nugraha, Febby Fajar
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.27252

Abstract

Abstrak Penelitian ini didasarkan pada asumsi bahwa secure attachment yang rendah dapat mempengaruhi rasa percaya diri siswa. Siswa membutuhkan rasa percaya diri tinggi agar siswa tersebut yakin terhadap kemampuan diri sendiri, optimis, sehingga mampu menghadapi situasi dengan sebaik mungkin. Secure attachment atau (kelekatan aman) adalah prilaku kasih sayang dan rasa hangat dalam keluarga yang diberikan oleh orang tua atau figur lekat lainnya yang secara konsisten dan responsif terhadap kebutuhan siswa, figur lekat dalam konteks pendidikan dalam penelitian ini yaitu guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hubungan secure attachment guru dengan rasa percaya diri siswa. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode survei dan pendekatan korelasional. Teknik pengambilan sampel penelitian ini yaitu simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji korelasi pearson product moment. Dari hasil perhitungan uji korelasi pearson product moment diperoleh niai koefisien korelasi untuk hubungan secure attachment guru dengan rasa percaya diri siswa adalah sebesar 0,793. Hal ini terbukti dari 0,793 > 0,468 dengan signifikansi 0,5 maka H₁ diterima yang berarti terdapat hubungan secure attachment guru dengan rasa percaya diri siswa.
Analisis pola kelekatan guru terhadap motivasi belajar siswa fase B studi kasus di kelas 3 dan 4 SDN 2 Kramatmulya tahun ajaran 2024/2025 Ningsih, Sindi Pitria; Lestari, Myrna Apriany; Oktaviani, Ndaru Mukti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.27568

Abstract

Abstract This research is based on the importance of the emotional relationship between teachers and students in supporting learning motivation. Positive attachment is believed to be able to form a sense of security, increase participation, and encourage student achievement in the elementary school environment. This study aims to analyze the pattern of teachers' attachment to the learning motivation of phase B students (grades 3 and 4) at SDN 2 Kramatmulya. The method used is a qualitative approach with observation, interview, questionnaire, and documentation study techniques. The results of the study show that the secure attachment pattern dominates, with the characteristics of a supportive and responsive teacher-student relationship, so that it has a very positive effect on learning motivation. The avoidant attachment pattern was found in small numbers and negatively impacted student enthusiasm. Meanwhile, the pattern of anxious attachment appears non-dominantly, causing students' motivation to learn to be unstable. A pattern of disorganized attachment was not found in this study. This research corroborates Bowlby's theory of attachment that a secure relationship between teacher and student is an important foundation in the development of children's learning motivation. Keywords: Attachment Pattern, Learning Motivation, Phase B, SDN 2 Kramatmulya Abstrak Penelitian ini didasari oleh pentingnya hubungan emosional antara guru dan siswa dalam menunjang motivasi belajar. Kelekatan yang positif diyakini mampu membentuk rasa aman, meningkatkan partisipasi, dan mendorong prestasi siswa di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola kelekatan guru terhadap motivasi belajar siswa fase B (kelas 3 dan 4) di SDN 2 Kramatmulya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, angket, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola secure attachment mendominasi, dengan karakteristik hubungan guru-siswa yang suportif dan responsif, sehingga berpengaruh sangat positif terhadap motivasi belajar. Pola avoidant attachment ditemukan dalam jumlah kecil dan berdampak negatif terhadap antusiasme siswa. Sementara itu, pola anxious attachment muncul secara tidak dominan, menyebabkan motivasi belajar siswa cenderung tidak stabil. Pola disorganized attachment tidak ditemukan dalam penelitian ini. Penelitian ini menguatkan teori kelekatan Bowlby bahwa hubungan aman antara guru dan siswa menjadi fondasi penting dalam perkembangan motivasi belajar anak. Kata kunci: Pola Kelekatan, Motivasi Belajar, Fase B, SDN 2 Kramatmulya
Efektivitas model window shopping terhadap berpikir kreatif dan kolaborasi siswa kelas V SD Syafitri, Adiarni Decintya; Ismanto, Hadi; Sarah, Siti; Gaol, Eva Lumban; Sitanggang, Evi Linda; Rahayu, Galih Dani Septiyan
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.28315

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menelaah efektivitas model pembelajaran Window Shopping dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan keterampilan kolaboratif siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V sekolah dasar yang ada di Kabupaten Purwakarta dan berjumlah 30 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi tes kemampuan berpikir kreatif serta lembar observasi kolaborasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa, ditunjukkan oleh peningkatan skor rata-rata dari 61,23 menjadi 88,40 dan hasil uji paired sample t-test sebesar 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan rata-rata pada sebelum dan setelah diberikan pebelajaran. Nilai N-Gain sebesar 0,69 mengindikasikan adanya peningkatan pada kategori sedang. Secara spesifik setiap indikator berpikir kreatif mengalami peningkatan, indikator originality menunjukkan peningkatan tertinggi sebesar 0,31 poin. Di sisi lain, hasil observasi menunjukkan bahwa keterampilan kolaborasi siswa meningkat dari kategori sedang (59%) pada pertemuan pertama menjadi sangat baik (82%) pada pertemuan kedua, dengan peningkatan tertinggi pada indikator penghargaan terhadap kontribusi anggota kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa model Window Shopping secara signifikan mampu memfasilitasi pengembangan berpikir kreatif dan kolaboratif sebagai bagian dari kompetensi esensial pembelajaran abad ke-21. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Window Shooping, Berpikir Kreatif, Kolaborasi