cover
Contact Name
Sukma Murni
Contact Email
sukmamurni@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
collase.journal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education)
ISSN : 26144085     EISSN : 26144093     DOI : -
Core Subject : Education,
Collase Journal publishes original research or theoretical papers about teaching and learning in Primary Teacher Education study program of IKIP Siliwangion current science issues, namely: -Teacher of Primary School. -Observers and Researchers of Primary School. -Educational decisions maker on regional and national level.
Arjuna Subject : -
Articles 885 Documents
Pembelajaran daring materi satuan waktu pada siswa SD kelas II dengan menggunakan metode demonstrasi berabntuan alat peraga jam pintar Nuranggraeni, Intan; Ruqoyyah, Siti
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.9597

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui skenario dan impelmentasi, respon siswa dan guru, kesulitan pada siswa dan kendala yang dihadapi guru selama proses pembelajaran daring materi satuan waktu berbantuan alat peraga jam pintar. Dengan subjek penelitian yaitu siswa SD kelas dua sebanyak 25 orang. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriftif kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu angket, wawancara dan observasi. Hasil penelitian dari skenario dan implementasi menunjukkan adanya temuan di lapangan yaitu siswa dapat belajar lebih aktif dengan cara guru menggunakan alat peraga yang ditunjukan kepada siswa . Respon guru dan siswa menunjukan hasil yang baik. Kesulitan yang dihadapi oleh siswa pada pembelajaran daring materi satuan waktu yaitu pemahamanan dalam menentukan detik, menit dan jam. Adapun kendala yang dihadapi guru yaitu keterbatasan dalam berkomunikasi dengan siswa. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode demonstrasi pada pembelajaran daring materi satuan waktu dapat menjadi pembelajaran baru dan dapat melatih siswa dan guru supaya lebih aktif.    
Pengembangan media pembelajaran powerpoint interaktif pada materi bangun ruang menggunakan model STAD untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas V sekolah dasar Pupu Pauziah; Rabbani, Sylvia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.20827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media powerpoint interaktif pada materi bangun ruang (limas) dengan menggunakan model Student Team Achivment Division (STAD) untuk meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode dalam penelitian ini menggunakan R&D (Reseach and Develovment) dimana penelitian ini menggunakan dua uji coba, yaitu uji coba skala terbatas dan uji coba skala luas. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V MI Baiturrahim tahun ajaran 2022-2023 untuk subjek uji skala terbatas yaitu 10 siswa dan uji skala luas 37 siswa. Pada penelitian ini menggunakan instrument soal tes, lembar observasi, angket serta wawancara didukung dengan dokumentasi. Kesimpulan dari pengembanga media pembelajaran memperoleh skor dari ahli materi 91,67%, ahli media 77,78% dan ahli praktisi 86,67% hasil angket respon siswa memperoleh skor 79,73% dengan kategori baik dan hasil observasi siswa mendapat skor 77,25 dengan kategori baik. Sedangkan pada hasil uji n-gain mendapat skor 0,46 dengan interpretasi sedang pada uji coba terbatas dan 0,41 dengan interpretasi sedang pada uji coba luas yang artinya kemampuan konsep pemahaman siswa mengalami peningkatan setelah menggunakan media powerpoint interaktif, dan kendala yang dialami yaitu manajemen waktu dan keterbatasan dalam bimbingan kelompok.
Pengembangan media pembelajaran menggunakan articulate storyline 3 pada materi pola hidup gotong royong fase B Dewi Akrima, Hilda; Patras, Yuyun Elizabeth; Zen, Dendy Saeful
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.24591

Abstract

Abstrak Dengan perkembangan zaman pendidikan berbasis teknologi merupakan suatu pendekatan dalam dunia pendidikan yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk menunjang proses belajar mengajar, salah satunya dengan mengembangkan media pembelajaran menggunakan software Articulate Storyline 3 sebagai alternatif media pembelajaran di sekolah. Pendekatan penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan dengan desain ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan media pembelajaran menggunakan Articulate Storyline 3 pada materi Pola Hidup Gotong Royong pembelajaran bab 5 di SD Negeri 03 Cicadas. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini meliputi lembar validasi ahli media, bahasa, dan materi yang berjumlah 3 orang, instrumen pre-test dan post-test, kemudian kuesioner respon guru dan peserta didik untuk mengetahui presepsi sebelum dan sesudah menerapkan media pembelajaran menggunakan Articulate Storyline 3 pada materi Pola Hidup Gotong Royong pembelajaran bab 5 memenuhi kriteria valid dan sangat layak digunakan dalam pembelajaran di kelas IV Tingkat Sekolah Dasar (SD). Produk hasil pengembangan media pembelajaran dinyatakan layak dan mampu menarik pehatian peserta didik yang berpengaruh kepada penilaian kognitifnya. Hasil validasi oleh dua orang dosen dan satu guru kelas IV-A dengan memperoleh rata-rata 99,3 % dengan kriterian “Sangat Layak” diperkuat dengan perolehan skor N-Gain mencapai 0,83, dengan kategori “Tinggi”. Demikian pula dengan hasil kuesioner hasil respon guru sebesar 100%, dan peserta didik yang memperoleh hasil yang sangat baik dengan presentasi sebesar 98,32%. Untuk respon peserta didik dan guru yang keduanya tergolong dengan klasifikasi “Sangat Layak” diterapkan dalam pembelajaran di kelas. Kata kunci: Pendidikan, Validasi, Pengembangan Media pembelajaran Articulate Storyline 3.
Pengembangan aplikasi JAPATI (jadi pusat atensi siswa) untuk membantu guru meningkatkan konsentrasi anak dengan gangguan pemusatan perhatian di SDN Cijati Saptani, Aisya Azzahra; Julia, J; Gusrayani, Diah
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.25065

Abstract

Pengembangan aplikasi JAPATI (Jadi Pusat Atensi Siswa) bertujuan untuk memberikan dukungan kepada guru yang menghadapi tantangan dalam menangani anak dengan gangguan pemusatan perhatian di kelas 2 SDN Cijati. Gejala gangguan pemusatan perhatian pada anak dapat dideteksi sejak dini. Mengetahui dan memahami gejala tersebut sangat penting, karena semakin dini gejala tersebut disadari maka semakin tinggi probabilitas keberhasilan dalam penanganannya. Apabila permasalahan ini tidak ditangani sedini mungkin, maka akan mempengaruhi tumbuh kembang anak. Namun kenyataan yang terjadi adalah belum banyak guru yang paham dengan situasi anak dengan indikasi gangguan pemusatan perhatian/hiperaktifitas. Akibatnya, anak dengan permasalahan tersebut tidak mendapatkan perlakuan khusus yang dapat membantu anak untuk berkembang. Oeh karena itu, penulis merancang aplikasi JAPATI yang diharapkan dapat memberi pemahaman bagi guru tentang anak dengan indikasi gangguan pemusatan perhatian/hiperaktifitas, khususnya di sekolah dasar. Aplikasi JAPATI berbasis teknologi informasi dan dirancang dengan memanfaatkan teknologi interaktif. Fitur-fitur aplikasi mencakup informasi tentang metode penanganan siswa dengan gangguan pemusatan perhatian dan permainan interaktif yang dapat memberikan stimulus untuk meningkatkan konsentrasi belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Dengan dikembangkannya aplikasi JAPATI maka diharapkan guru bisa mendapatkan solusi dalam menangani permasalahan tersebut serta dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan konsentrasi belajar anak. Kata Kunci: pengembangan, aplikasi, gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas
Pengembangan bahan ajar berpikir komputasional berbasis bebras pada pembelajaran matematika di kelas 5 SD Lilis Halimatusyadiyah; Dindin Abdul Muiz Lidinillah; Erwin Rahayu Saputra
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.25083

Abstract

Abstract Problem-solving is a crucial skill for students, especially in the rapidly evolving educational landscape. With the ongoing transition from the industrial revolution 4.0 to 5.0, computational thinking has become increasingly vital, as it underpins effective problem-solving abilities. Bebras, an international initiative, plays a key role in promoting computational thinking among students, fostering both interest and skills in this area. Bebras challenges are particularly aligned with mathematics, incorporating elements of logic, problem-solving, and recognition of patterns and structures. Given this synergy, this study aims to develop teaching materials that integrate computational thinking concepts, inspired by Bebras, into mathematics education for fifth-grade students, specifically focusing on the topic of flat shapes. The research employs the Educational Design Research (EDR) method, following the McKenney & Reeves model. Data collection was conducted through a combination of observations, interviews, questionnaires, documentation studies, and expert judgment. The findings indicate that the developed teaching materials not only enhance students problem-solving abilities but also significantly boost their engagement and interest in mathematics. These results underscore the potential of integrating computational thinking into mathematics education to better equip students with the skills needed for future challenges. Keywords: computational thinking; Bebras; problem-solving
Pengembangan media pembelajaran e-comic berbasis pixton pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan Eri Triyana Nuraeni; Saputra, Erwin Rahayu; Apriani, Ika Fitri
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.25100

Abstract

Abstrack This research aims to develop pixton-based e-comic learning media against the background of limited use of learning media, therefore students tend to lack understanding of mathematics learning because educators who teach still use monotonous learning media, so they get bored. Technology-integrated learning media is believed to be a solution that can be used by educators to help students in the learning process, especially in elementary schools. The research method used in this research is the ADDIE method with five stages, namely (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, and (5) (Evaluation). The data collection techniques used were interviews, observations and documentation studies. Based on the results of the development of learning media based on validation results, media experts show a percentage of 92.5% (very feasible), material experts with a percentage of 86.6% (very feasible), pedagogical experts with a percentage of 75% (feasible), user experts with a percentage 80% (feasible), Apart from that, the teacher response reached a percentage of 80% (very practical), and the student response reached 89.2% (very practical) at SDN Kalapadua and the percentage of student responses was 90.8% at SDN 6 Manonjaya, second This percentage also falls into the very practical category. So it can be concluded that this e-comic learning media is practical and suitable for use in learning. Keywords: Pixton, E-Comic, Math. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangan media pembelajaran e-comic berbasis pixton dengan latar belakang adanya keterbatasan penggunaan media pembelajaran oleh karena itu peserta didik cenderung kurang memahami pembelajaran matematika karena pendidik yang mengajar masih menggunakan media pembelajaran yang monoton, sehingga bosan. Media pembelajaran yang terintegrasi teknologi diyakini menjadi penyelesaian yang dapat digunakan oleh pendidik untuk membantu peserta didik dalam proses pembelajaran, terutama di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode ADDIE dengan lima tahapan yaitu (1) Analisis (Analysis), (2) Desain (Design), (3)Pengembangan (Development), (4) Implementasi (Implementation), dan (5) Evaluasi (Evaluation). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, bservasi dan studi dokumentasi. Berdasarkan hasil pengembangan media pembelajaran berdasarkan pada hasil validasi ahli media menunjukkan persentase sebesar 92,5% (sangat layak), ahli materi dengan presentase 86,6% (sangat layak), ahli pedagogik dengan presentase 75% (layak), ahli pengguna dengan presentase 80% (layak), Selain itu respon guru mencapai persentase 80% (sangat praktis), dan respon peserta didik mencapai 89,2% (sangat praktis) di SDN Kalapadua dan presentase respon peserta didik 90,8% di SDN 6 Manonjaya, kedua persentase tersebut juga termasuk kategori sangat praktis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran e-comic ini praktis dan cocok digunakan dalam pembelajaran. Kata Kunci: Pixton, E-Comic, Matematika.
Pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar materi keberagaman kelas V SDN Pandeanlamper 03 Semarang Janatun Naim; Roshayanti, Fenny; Saputro, Susilo Adi
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.25105

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar siswa materi keberagaman kelas V SDN Pandeanlamper 03 Semarang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu sampel jenuh nonprobability sampling. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah one group pretest-posttest design. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes tertulis dan dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil t-test diperoleh = 7,064 > = 2,056 sehingga ditolak dan diterima. Hasil analisis N-gain sebesar 0,68 yang termasuk kriteria sedang. Simpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar siswa materi keberagaman kelas V SDN Pandeanlamper 03 Semarang. Kata Kunci: Pembelajaran berdiferensiasi, Hasil belajar, Materi keberagaman
Analisis kondisi pohon literasi sebagai fasilitas gerakan literasi di sekolah dasar Kota Tasikmalaya Nurul Fajriyah, Herviani; Apriliya, Seni; Alia, Dwi; Nurzaman, Istikhoroh
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.25109

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kondisi pohon literasi sebagai fasilitas penunjang gerakan literasi di sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Peneliti memperoleh kesimpulan bahwa kondisi pohon literasi yang ada di tiga SD yaitu SDN A, SDN B, dan SDN C memiliki desain yang berbeda, ada yang dengan cara dilukis, ada yang terbuat dari bahan banner, dan ada yang terbuat dari bahan kertas karton. Perbedaan ini dihasilkan karena adanya keterlibatan orang tua dalam perencanaan dan pembuatan pohon literasi pada masing-masing kelas. Secara keseluruhan berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa kondisi pohon literasi di kelas terlihat bagus, menarik, dan membuat peserta termotivasi membaca. Media pohon literasi yang dibuat harus mengundang ketertarikan peserta didik untuk membaca supaya keberadaannya dapat lebih memberikan dampak positif bagi peserta didik. Media pohon literasi di tiga SD sudah sesuai dengan standar kondisi media pohon literasi, tetapi pohon literasi yang terbuat dari pohon asli akan memiliki ketahanan yang lebih lama dibandingkan pohon literasi yang terbuat dari bahan kertas.
Efektivitas penggunaan media pembelajaran Kahoot dalam mata pelajaran IPA di sekolah dasar Historia, Anne
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.25132

Abstract

Sebagaimana mestinya anak usia sekolah dasar yang masih berada dalam tahap perkembangan operasional konkret, proses kegiatan belajar dan mengajar siswa juga harus menyenangkan diimbangi dengan permainan. Pendidik harus cermat dalam memilih media pembelajaran supaya dapat meraih perhatian peserta didik dalam proses pembelajaran. Maka dari itu salah satu solusinya adalah dengan penggunaan permainan edukatif sebagai media pembelajaran di kelas. Tujuan dari penggunaan permainan kahoot di dalam kelas sebagai media belajar adalah untuk membantu anak lebih nyaman ketika belajar. Khususnya dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, media pembelajaran yang dikemas dalam permainan edukatif sangat efektif digunakan dalam situasi pembelajaran.
Analisis kemampuan guru dalam mengadakan variasi penggunaan media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa kelas V sekolah dasar Pratamy, Fitrianti; Merliana, Anggit
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 8 No. 5 (2025)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v8i5.25161

Abstract

Abstrak Belajar dapat melalui berbagai kegiatan, salah satunya dapat melalui Pendidikan. Manusia mendapatkan Pendidikan secara formal di sekolah dapat melalui suatu proses pembelajaran. Belajar dan pembelajaran adalah sesuatu hal yang saling berhubungan. Proses pembelajaran mempunyai unsur yang dapat menjadikan suatu pembelajaran yang utuh dan baik. Salah satu komponen pembelajaran adalah guru. Guru harus memiliki keterlampilan dasar dalam mengajar. Salah satu dari keterlampilan dasar dalam mengajar yaitu keterlampilan mengadakan variasi mengajar. Variasi dalam mengajar dikelompokkan menjadi 3 kelompok meliputi variasi dalam gaya mengajar guru, variasi dalam penggunaan media, dan variasi pola interaksi. Terlepas dari itu semua, guru juga harus bisa membangkitkan suasana kelas dan memotivasi siswa.motivasi ini berupa doronagn yang ada dalam diri siswa untuk mau belajar. Proses perubahan tersebut harus dilakukan guru ketika mengajar dengan tujuan supaya proses pembelajaran tidak monoton dan peserta didik tidak mengalami kebosanan saat proses pembelajaran berlangsung. Metode dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Metode penelitian deskriptif kualitatif ini dapat mendeskripsikan atau menggambarkan hasil analisis suatu peristiwa atau kasus yang sebenarnya terjadi di lapangan, tanpa memanipulasi data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi dalam penggunaan media cukup memuculkan indikator-indikator motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Pembelajaran, Variasi Mengajar, Motivasi.