cover
Contact Name
Elfan Fanhas Fatwa Khomaeny
Contact Email
elfan.fanhas@umtas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal.earlychildhood@umtas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN
ISSN : -     EISSN : 25797190     DOI : -
EARLY CHILDHOOD EARLY CHILDHOOD is a scientific journal containing research results and community service related to Early Childhood, published by PG-PAUD, Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Tasikmalaya. Published 2 times in 1 year in the field of Early Childhood Education.
Arjuna Subject : -
Articles 128 Documents
PANDANGAN ORANG TUA TERKAIT PENDIDIKAN SEKS UNTUK ANAK USIA DINI Risty Justicia
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 1 No. 2 (2017): Early Childhood : Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.812 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v1i2.121

Abstract

Artikel ini mengkaji penelitian terkait pandangan orang tua terhadap pendidikan seks untuk anak usia dini. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya tindak kejahatan seksual bagi anak. Salah satu faktor yang diasumsikan sebagai penyebab adalah kurangnya informasi kepada anak terkait dengan tindakan pencegahan dan pertahanan diri yang dapat diberikan dalam pendidikan seks bagi anak. Pendidikan seks bagi anak sendiri masih dianggap tabu di kalangan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan melibatkan empat orang responden yang terdiri dari dua orang ibu dan dua orang ayah. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua memiliki pandangan tentang pentingnya pendidikan seks bagi anak, namun masih terbatas pada pengenalan jenis kelamin anak sebagai perempuan atau laki-laki. Adapun rekomendasi yang diberikan yaitu orang tua hendaknya mencari informasi yang akurat dan tepat tentang berbagai cara dan metode pengenalan pendidikan seks bagi anak yang sesuai dengan tahapan perkembangannya.
IDENTIFIKASI ANAK UNDERACHIEVEMENT: (Underachiever dan Gifted Underachiever) Rikha Surtika Dewi; Mery Trisnawati
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 1 No. 2 (2017): Early Childhood : Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.925 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v1i2.122

Abstract

ABSTRAKDalam dunia pendidikan anak underachievement merupakan suatu fenomena kesenjangan yang signifikan antara prestasi dengan potensi intelgensi anak yang puncaknya diukur berdasarkan tes inteligensi terstandarisasi. Kesenjangan yang terjadi merupakan suatu kegagalan dalam proses adaptasi baik dalam proses belajar maupun dengan lingkungan belajarnya. Anak yang dikategorikan underachievement disebut sebagai underachiever atau gifted underachiever, meskipun nampak sama namun terdapat perbedaan diantara keduanya. Anak underachiever atau gifted underachiever memiliki karakteristik yang berbeda-beda, salah satunya adalah karena potensi keberbakatannya. Dalam dunia pendidikan underachievement merupakan salah satu kesulitan belajar yang dialami anak, oleh karena itu perlu adanya pemahaman tentang karakteristik, dan fatkor-faktor yang mempengaruhi sehingga seorang anak bisa diidentifikasi sebagai underachiever atau gifted underachiever. Kajian ini dilakukan dengan pendekatan kajian pustaka yaitu penelaahan secara mendalam berbagai rujukan yang relevan untuk mengingkatkan pemahaman mengenai topik underachiever.
EFEKTIFITAS METODE EKSPERIMEN TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL WARNA DI KELAS A TK ABA TOBAYAN SLEMAN Ika Maryani; Alfiani Defi Nofitasari
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): Early Childhood : Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.014 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v2i1.158

Abstract

The ability to recognize colors is very essential for underage children as it will trigger their sight and their brain. When children recognize colors, it will be automatically saved in their memory and thus it will influence their cognitive ability. Considering that fact, the researcher tries to use experimental method to help children recognizing colors. There for, this research aims to know the effectiveness of the experimental method in helping recognizing colors in A class of TK ABA Tobayan. This research belongs to experimental research with quasi design and pretest-posttest one group design. The researcher used verbal test and documentation as the main instrument to collect the data. The subjects of this research were seventeen students in A class of TK ABA Tobayan. The researcher analyzed the data using T test (Paired-sample t-Test) with significance rate 5%. The result showed that the value of t (38,276) > t table (df:16) (2,120) with p (0,000) < 0,05. From this result, it was know that Ha: accepted and Ho: rejected. Thus, the experimental method was proven effective to help children recognizing colors in A class of TK ABA Tobayan.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERBASIS KURIKULUM 2013 DI TK IT QURROTA A’YUN BABADAN PONOROGO Muhammad Fadlillah
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): Early Childhood : Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.238 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v2i1.200

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk : 1) mengetahui pelaksanaan pembelajaran berbasis Kurikulum 2013 di TK IT Qurrota A’yun Babadan Ponorogo; 2) mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pembelajaran berbasis Kurikulum 2013 di TK IT Qurrota A’yun Babadan Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kegiatan pembelajaran sehari-hari di sekolah. Adapun teknik pengujian datanya dilakukan dengan model tri angulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pelaksanaan pembelajaran berbasis kurikulum 2013 di TK IT Qurrota ‘Ayun Babadan Ponorogo telah berjalan dengan baik. Tahapan pelaksanaanya yaitu menyusun perencanaan pembelajaran dalam bentuk Program Semester (Promes), rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM), dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH). Adapun pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara tematik dengan pendekatan saintifik melalui model pembelajaran sentra. 2) Faktor-faktor pendukung pelaksanaan pembelajaran yaitu kepala sekolah sudah berpengalaman dalam Kurikulum 2013, mayoritas guru masih muda-muda, dan sudah menggunakan model pembelajaran sentra. Adapun faktor penghambatnya ialah fasilitas pembelajaran masih terbatas dan administrasi pembelajaran belum tersusun secara rapi.
DESAIN SISTEM PENJAMINAN MUTU PADA SATUAN PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK (TK) Nisa Islami
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): Early Childhood : Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.437 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v2i1.216

Abstract

This paper will substantially discuss the quality assurance system in the kindergarten education unit. This matter becomes very important because the education unit of kindergarten to date hasn’t yet implemented the optimal quality assurance system. Though kindergarten as the foundation of early education level is very effective role in developing intellectual, emotional, social and spiritual intelligence. Thus, the kindergarten education unit absolutely requires a serious quality management system that is managed seriously to direct and control educational programs in accordance with the policy direction, objectives, plans, and processes or quality procedures and their achievements in a sustainable manner. The implementation of quality assurance in the kindergarten education unit is done through: first, designing institutional quality assurance unit. Second, formulate the vision, mission, objectives and target institutions. Third, develop the Master Plan for Development, Strategic Plan and Operational Plan. Fourth, compile quality documents. Fifth, conduct an internal quality audit.
FUN COOKING: PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG MENYENANGKAN BAGI ANAK USIA DINI Mirawati Mirawati; nandhini hudha anggarasari; Milah Nurkamilah
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): Early Childhood : Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.608 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v2i1.230

Abstract

Artikel ini merupakan kajian literatur terkait pembelajaran matematika bagi anak melalui program fun cooking. Matematika merupakan salah satu bidang ilmu yang dipelajari di seluruh jenjang pendidikan, termasuk jenjang PAUD. Sayangnya, pembelajaran matematika pada beberapa lembaga PAUD seringkali menggunakan drill and paper pencil test, yang terkesan kaku dan monoton, bahkan cenderung memberikan tekanan bagi anak usia dini. Pembelajaran matematika di lembaga PAUD seyogyanya dapat disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini. Pembelajaran matematika tersebut perlu dikenalkan pada anak dengan cara yang menarik dan menyenangkan. Alernatif pembelajaran matematika yang menyenangkan dapat dikemas melalui kegiatan memasak yang didesain untuk meningkatkan berbagai kemampuan matematis anak. Program fun cooking dilakukan dengan melibatkan berbagai proses matematis seperti kegiatan mengukur, berhitung dan membentuk pola kue yang akan dibuat oleh anak, sehingga diasumsikan dapat memberikan kontribusi positif terhadap berbagai aspek kemampuan matematis anak tersebut.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDELEGASIAN BEBERAPA KEWENANGAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MENJADI KEWENANGAN LOKAL BERSKALA DESA: STUDI DI KABUPATEN LEBAK PROVINSI BANTEN Rusito Rusito
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): Early Childhood : Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.115 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v2i1.231

Abstract

Kebijakan pendelegasian beberapa kewenangan PAUD menjadi kewenangan lokal berskala desa telah diimplementasikan. Namun pencapaian target Angka Partisipasi Kasar masih belum meningkat secara signifikan. Tujuan penulisan ini adalah untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai aspek-aspek yang berkaitan dengan hasil evaluasi implementasi kebijakan penyelenggaraan kewenangan lokal berskala desa bidang Pendidikan Anak Usia Dini. Kerangka pikir yang digunakan yaitu pemikiran Edward III (1980:10). Hasil evaluasi pada implementasi kebijakan penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini pasca pendelegasikan beberapa kewenangan menjadi kewenangan lokal berskala desa sudah mulai meningkat namun masih perlu dimaksimalkan. Upaya peningkatan pendidikan Anak Usian Dini masih perlu dukungan maksimal pada aspek komunikasi yang efektif, sumberdaya yang memadai, disposisi atau atitudes dan struktur birokrasi
UPAYA MENGHINDARI BULLYING PADA ANAK USIA DINI MELALUI PARENTING Astri Tirmidziani; Nur Salma Farida; Resti Fauzi Lestari; Rima Trianita; Sopi Khoerunnisa; Elfan Fanhas Fatwa Khomaeny
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): Early Childhood : Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.868 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v2i1.239

Abstract

ABSTRAKDi Indonesia sejak tahun 2011 hingga september 2017, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima 26 ribu kasus anak. Laporan tertinggi yang diterima KPAI adalah anak yang berhadapan dengan hukum termasuk didalamnya adalah kasus Bullying. hal ini tentunya akan memberikan dampak yang buruk terhadap lingkungan. Anak usia dini akan rentang untuk meniru prilaku-prilaku yang dilihat olehnya, termasuk perilaku bullying dengan menggunakan metode kualitatif yaitu dengan studi literature, penulis banyak melihat dan mendengar banyaknya kasus bullying yang terjadi di lingkungan anak usia dini. Bullying bisi berupa fisik, verbal, dan mental/psikologis. Prilaku bullying mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak tujuan penulis ini adalah untuk memberika informasi kepada orang tua mengenai bullying beserta danpaknya dengan cara parenting yang dilakukan oleh pihak sekolah. Kata Kunci: Menghindari Bullying; Anak Usia Dini; Parenting. ABSTRACKIn Indonesia from 2011 to September 2017, the Indonesian Child Protection Commission (KPAI) received 26,000 cases of children. The highest report received by KPAI is the child facing the law including Bullying case. this will certainly have a bad impact on the environment. Early childhood will range to imitate the behaviors seen by him, including bullying behavior using qualitative methods ie with literature studies, the authors see and hear lots of bullying cases that occur in early childhood environments. Bullying is physical, verbal, and mental / psychological. Bullying behavior affects the growth and development of children the purpose of this writer is to provide information to parents about bullying and his puppies by parenting done by the school. Keywords: Avoid Bullying; Early childhood; Parenting.
MELATIH SIKAP SABAR KEPADA ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING ridwan nurhadi; Meri Trisnawati; Nurlaila Wahidah Faujiyah; Eva Rahmawati; Elfan Fanhas Fatwa Khomaeny
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 2 No. 1 (2018): Early Childhood : Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.217 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v2i1.240

Abstract

ABSTRAKDefinisi Anak usia dini adalah individu yang sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan yang pesat bahkan dikatakan sebagai lompatan perkembangan karena itu usia dini dikatakan sebagai golden age (usia emas) yaitu usia yang berharga dibanding usia selanjutnya. Usia tersebut merupakan fase kehidupan yang unik dengan karakteristik khas, baik secara fisik, psikis, sosial, dan moral (Rianto,2004:69). Usia dini / pra sekolah merupakan kesempatan emas bagi anak untuk belajar. Pembinaan pada pendidikan anak usia dini merupakan bagian terpenting dalam memaksimalkan kemampuan dan potensi anak, serta dapat memanfaatkan masa golden age sebagai masa pengarahan, pembimbingan dan pembentukan karakter anak usia dini. Berkaitan dengan hal tersebut, maka peranan guru sangat penting dalam menentukan pencapaian terhadap pembelajaran yang berlangsung di kelas, seperti halnya didalam melatih sikap sabar kepada anak. Dalam melatih sabar anak digunakan metode demonstrasi, proses penerimaan siswa terhadap pelajaran akan lebih berkesan secara mendalam, sehingga membentuk pengertian dengan baik dan sempurna juga siswa dapat mengamati guru selama proses pebelajaran berlangsung. Adapun penggunaan metode demonstrasi mempunyai tujuan agar siswa mampu memahami tentang cara melakukan sesuatu, mengatur atau menyusun sesuatu, misalnya kegiatan menggunting guru mempraktekan secara detail kemudian sisiwa mempraktekannya.Kata Kunci : melatih sikap sabar; anak usia dini (AUD); kegiatan menggunting ABSTRACTDefinition Early childhood is an individual who is experiencing the process of rapid growth and development even said to be a leap of development because it is said early age as golden age (golden age) is a valuable age than the next age. The age is a unique life phase with distinctive characteristics, both physically, psychologically, socially, and morally (Rianto, 2004: 69). Early age / pre-school is a golden opportunity for children to learn. Guidance on early childhood education is the most important part in maximizing the ability and potential of children, and can utilize the golden age as a period of guidance, coaching and character formation of early childhood. In this regard, the role of teachers is very important in determining the achievement of learning that takes place in the classroom, as well as in exercising patience to the child. In the practice of patient patience is used demonstration method, the process of acceptance of students to the lesson will be more memorable in depth, so as to form a good and perfect understanding also students can observe the teacher during the process of learning takes place. The use of demonstration methods have a purpose so that students are able to understand about how to do something, organize or arrange something, for example, the activity of cutting the teacher to practice in detail and then putting it into practice.Keywords: practice patience; early childhood (AUD); cutting activity
URGENSI MANAJEMEN SEKOLAH DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK Suriadi Samsuri
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2a (2018): Early Childhood : Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.949 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v2i2a.262

Abstract

ABSTRAK Pendidikan karakter harus dimulai sejak dini. Karena anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Pembentukan karakter sejak usia dini sangat mempengaruhi karakter masa depan bangsa ini. Membangun karakter akan tumbuh dengan baik, jika dalam proses pertumbuhan mereka mendapat perhatian dan bimbingan dari orang tua dan sekolah. Mengelola karakter anak-anak tidak cukup hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi sekolah harus menerapkan sebuah pembelajaran melalui pembiasaan atau budaya sekolah. Kegiatan pembiasaan yang dilakukan oleh Madrasah Tebas Parit Jawai, Kabupaten Sambas bukan hanya memberikan perintah, tetapi guru memberikan contoh praktis secara langsung kepada anak-anak Kata Kunci : Manajemen, Karakter, Anak. ABSTRACT Character education must begin early. Because children are the future generation of the nation. Formation of characters from an early age greatly influences the future character of this nation. Character building will grow well, if in the process of growth they get attention and guidance from parents and school. Managing children's character is not enough to only be taught through classroom subjects, but schools also apply it through habituation or school culture. Habitual activities carried out by the Parit Jawai Private Islamic Junior High School Madrasah Tebas, Sambas District are not just orders, but the teacher gives direct or exemplary practice to the children. Keyword: Management, Character, Childrent

Page 2 of 13 | Total Record : 128