cover
Contact Name
Elfan Fanhas Fatwa Khomaeny
Contact Email
elfan.fanhas@umtas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal.earlychildhood@umtas.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN
ISSN : -     EISSN : 25797190     DOI : -
EARLY CHILDHOOD EARLY CHILDHOOD is a scientific journal containing research results and community service related to Early Childhood, published by PG-PAUD, Faculty of Teacher Training and Education Muhammadiyah University of Tasikmalaya. Published 2 times in 1 year in the field of Early Childhood Education.
Arjuna Subject : -
Articles 128 Documents
BERMAIN LUDO UNTUK MENINGKATKAN SOSIAL ANAK USIA DINI Aldi Maulana; Nita Yunitasari; Risma Nurul Hikmah; Rusmana Rusmana; Elfan Fanhas Fatwa Khomaeny
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2a (2018): Early Childhood : Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.671 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v2i2a.285

Abstract

ABSTRAK Di zaman yang semakin modern perkembangan teknologi di indonesia kian hari kian bertambah. Terbukti dengan banyaknya pengguna gadget dengan berbagai merk dan tipe tersebar luar diseluruh wilayah indosesia. Dengan kata lain ini bisa di sebut merubah aktivitas bermain anak pada saat ini yang lebih sering bermain permainan modern yang identik dengan penggunaan teknologi yang membuat anak lebih individual. Penggunanya tidak hanya orang dewasa saja akan tetapi anak usia dini pun ikut andil didalamnya, Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif. Hasil kajian kami menunjukkan bahwa metode bermain dengan menggunakan media ludo king mampu memberikan pembelajaran untuk anak usia dini dalam aspek kemampuan sosial sejak dini. Dengan metode bermain ludo king akan melatih kemampuan sosial dan Emosi pada anak usia dini yang akan membentuk kemampuan sosial yang baik terhadap lingkungannya, maka dari itu sosial anak akan terlatih jika sudah dibiasakan pada saat usia dini. Anak anak usia dini yang sering bermain ludo king dengan otomatis sosialnya akan terlihat karena permainan ludo king ini melatih anak untuk berinteraksi dengan teman mainnya. Kata Kuci: Ludo, Kemampuan Sosial, Anak Usia Dini ABSTRACT In the increasingly modern era of technological developments in Indonesia increasingly increasing days. Proven by the many users of gadgets with various brands and types scattered outside the entire region of indosesia. In other words this can be called to change the activity of children playing at this time who more often play modern games that are identical with the use of technology that makes children more individual. Users are not only adults but also early childhood participate in it, This research uses Descriptive method. The results of our study indicate that the method of playing by using media ludo king able to provide learning for early childhood in the aspect of social skills from an early age. With the method of playing ludo king will train social skills and emotions in early childhood that will form a good social ability to the environment, therefore the child's social will be trained if it has been familiarized at an early age. Early young children who often play ludo king with automatic social will be seen because this game ludo king train children to interact with his playmates. Keywords : Ludo, Social Ability, Early Childhood
EFEKTIFITAS PERMAINAN TRADISONAL CAK BUR TERHADAP PENINGKATAN INTERAKSI SOSIAL SISWA TAMAN KANAK-KANAK Prima Aulia
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 2 No. 2b (2018): Early Childhood : Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.572 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v2i2b.291

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas permainan cak bur terhadap peningkatan interaksi sosial siswa taman kanak-kanak di kota Padang. Penelitian ini melibatkan 37 orang siswa sebagai subjek penelitian, dimana 18 orang masuk dalam kelompok eksperimen dan 19 orang lainnya masuk dalam kelompok kontrol, pemilihan subjek penelitian dan penempatannya kedalam kelompok eksperimen dan kontrol dilakukan secara acak. Desain penelitian ini adalah pretest postest group control. Pengumpulan data menggunakan skala interaksi sosial, untuk menguji kualitas alat ukur digunakan uji validitas isi dengan profesional judgement sedangkan untuk melihat reliabilitas menggunakan bantuan SPSS 16.0 for windows dengan teknik Alpha Cronbach. Skala interaksi social terdiri dari 57 aitem dengan koefisien alpha sebesar (?) 0,979. Pengujian hipotesis menggunakan teknik statistik T-test dengan bantuan SPSS 16.0 for Windows yang menunjukan taraf signifikansi sebesar 0,000. Hal ini menunjukan bahwa permainan cak bur terhadap peningkatan interaksi sosial siswa taman kanak-kanak. Kata Kunci: permainan cak bur, interaksi sosial ABSTRACT This study aims to determine the effectiveness of cak bur games to increase kindergarten students social interaction in the city of Padang. This study involved 37 students as research subjects, 18 student were included in the experimental group and 19 others were included in the control group, the selection of research subjects and their placement into the experimental and control groups was done randomly. The design of this study was the pretest posttest group control. Data collection uses a scale of social interaction, to test the quality of instruments used content validity test with professional judgment while to see reliability using SPSS 16.0 for windows with Alpha Cronbach technique. The social interaction scale consists of 57 items with an alpha coefficient of (?) 0.979. Hypothesis testing usesl techniques T-test with the help of SPSS 16.0 for Windows. a significance level of 0,000. This shows that the cak bur game is the effectiveness games to increasing the social interaction of kindergarten students. Keyword : cak bur game, social interaction
PERMAINAN HURUF DAN KATA SEBAGAI UPAYA STIMULASI KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK TAMAN KANAK-KANAK Mirawati Mirawati; Rini Nugraha
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 3 No. 2 (2019): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.652 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v3i2.442

Abstract

Artikel ini merupakan artikel penelitian terkait penerapan permainan huruf dan kata sebagai upaya stimulasi kemampuan membaca permulaan di TK Laboratorium Percontohan UPI. Tujuan penerapan program ini adalah untuk mengenalkan anak terkait bunyi huruf, bunyi kata dan hubungannya dengan simbol baca melalui permainan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis & McTaggart. Adapun kesimpulan dalam artikel ini merujuk permainaan huruf dan kata sebagai salah satu alternatif pembelajaran untuk menstimulasi kemampuan membaca permulaan pada anak taman kanak-kanak.
PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PEMEROLEHAN BAHASA INGGRIS ANAK USIA DINI Iman Nurjaman; Titi Rachmi; arjulayana -
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 3 No. 2 (2019): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (665.652 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v3i2.528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi orang tua terhadap perolehan bahasa Inggris pada anak usia dini. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif, menggunakan teknik wawancara untuk 40 orang tua siswa anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% (32 orang tua) memiliki persepsi bahwa memperoleh bahasa Inggris pada anak usia dini sangat penting dan perlu diajarkan sejak dini. Kata kunci: Akuisisi bahasa, bahasa Inggris, persepsi orang tua, anak usia dini
I IMPLEMENTASI PERATURAN KELAS SEBAGAI UAPAYA PREVENTIF PERILAKU MENYIMPANG DALAM PEMBELAJARAN DI KELOMPOK A1 TK ABA NGAMPILAN YOGYAKARTA: - Nur - Tanfidiyah; maksudin maksudin
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 3 No. 2 (2019): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.535 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v3i2.590

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) mengungkapkan peraturan kelas digunakan sebagai upaya preventif perilaku menyimpang dalam pembelajaran sentra di kelompok A1 TK ABA Ngampilan Yogyakarta, (2) menjelaskan konsep implementasi peraturan kelas sebagai upaya preventif perilaku menyimpang, (3) mendeskripsikan implementasi peraturan kelas sebagai upaya preventif perilaku menyimpang, (4) menjelaskan hasil dari implementasi peraturan kelas sebagai upaya preventif perilaku menyimpang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif studi kasus. Analisis data menggunakan analisis yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan peraturan kelas karena mampu mengarahkan anak berperilaku baik, ketika tidak menerapkan peraturan aktivitas yang dilakukan tidak teratur, dan anak mampu membedakan antara perilaku yang baik dan perilaku yang tidak baik. Di samping itu, konsep implementasi peraturan kelas berawal dari rapat kerja, musyawarah, penetapan, penerapan, SOP, dan evaluasi. Sementara implementasi peraturan kelas dari sebelum, awal, inti dan akhir pembelajaran sentra. Hasilnya peraturan kelas mampu mencegah perilaku menyimpang dan pembelaran menjadi kondusif. The purpose of this research are: 1) to disclose class rules as a preventive effort of deviant behavior in learning centers in group A1 TK ABA Ngampilan Yogyakarta, 2) to explain the cooncept of class rules implementation as a preventive effort of deviant behavior, 3) to describe the implementation of class rules as a preventive effort of deviant behavior, 4) to explain the rules as a preventive effort of deviant behavior. This type of research is descriptive qualitative case study research. The data analysis used an analysis developed by Miles and Huberman. The result showed that the use of class rules, it is able to direct children behave well, when not applying the rules of activity are done irregulary, children are able to distinguish between good behavior and behavior that is not good. In addition, the concept of implementation of class rules from before, beginning, core and end of learning centers. The result is that class rules are able to prevent deviant behaviors and make them condusive.
PANGAN TOYYIBAH : MENGENALKAN PERSPEKTIF GAYA HIDUP SEHAT UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Wahju Dyah Laksmi Wardhani; Tri Endang Jatmikowati; Angraeny Unedia Rahman
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 3 No. 2 (2019): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1143.796 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v3i2.642

Abstract

Abstrak This article offers a new construction of learning perspective about healthy food for early learners. To date, the term of healthy food has been introduced in early childhood education as a balanced nutritious food known as a “4 Sehat 5 Sempurna and Halal”. The consumption patterns, kinds and variations of meals of a child are mostly managed by parents or influenced by the environment.The new perspective is emphasized more on the concept of the "good" side as in the Islamic concept of food known as thoyibbah food. An understanding of toyyibah food in children is expected to be able to construct a mindset about a healthy lifestyle for their future. As exploration research, this study took 70 students of four classes from 3 different kindergartens as the subjects of the study. The results of this study have formulated a strategy to help children increase their understanding in selecting healthy food, choosing a good source of food, and the impact of choosing unhealthy (not toyyibah) food for their future health. Keywords : healthy; lifestyle; thoyyibah food Tulisan ini menawarkan konstruksi baru perspektif tentang makanan sehat untuk anak usia dini. Sampai saat ini, konsep makanan sehat telah diajarkan di PAUD sebagai nutrisi yang mengandung gizi seimbang yang dikenal dengan istilah “4 Sehat 5 Sempurna dan Halal”. Pola konsumsi, ragam dan variasi makanan anak biasanya dikenalkan dan dipilih oleh orang tua atau pengaruh lingkungan seputar anak. Perspektif baru dalam kajian ini menekankan pada konsep “baik” yang didekati dengan konsep pangan Islami atau dikenal sebagai Pangan Toyyibah. Pengertian toyyibah untuk anak usia dini diharapkan menjadi wawasan baru tentang gaya hidup sehat yang semestinya menjadi gaya hidup kelak di masa mendatang. Kajian ini merupakan studi eksplorasi terhadap 70 anak pada 4 kelas dari 3 PAUD yang menjadi subyek pada penelitian ini. Penelitian ini menghasilkan formulasi strategi pembelajaran yang dapat mengkonstrak pemahaman anak dalam memilih makanan yang sehat, memilih sumber pangan yang baik, dan dapat membedakan akibat dari memilih pangan yang tidak sehat daripada yang sehat bagi kesehatan mereka di masa depan. Kata kunci: sehat, gaya hidup, pangan toyyibah
PENGGUNAAN EMOJI UNTUK MENINGKATKAN PERILAKU BAIK (WELL-BEING) DAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK USIA DINI Waode Eti Hardiyanti; Muhammad Ilham; Aris Suziman; Astriyani Astriyani
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 3 No. 2 (2019): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.93 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v3i2.653

Abstract

This study aims to improve children’s well-being and communication skills using emoji as a learning media. Emoji images used consist of facial emojis, objects and activities that are easily understood and close to children’s daily experiences. The techniques of collecting data were observation sheet and direct observation by researchers. This study used a qualitative descriptive method and the samples were 25 children, collected through purposive sampling, aged between 5-6 years in one PAUD in Konawe Selatan. The results of this study found that emoji media can positively improve children’s well-being and their language abilities. Children always showed huge interest when imitating, affirming, explaining and connecting emojis with objects and their feelings. Children told their daily experiences associated with emojis, hence they become the center of learning where their opinion and ideas are truly heard and understood, which is an important indicator to improve children’s well-being. The open-ended nature of emojis makes children have the opportunity to discuss emoji symbols that are correct according to them and also help researchers interpret how children see their own world. Meanwhile, language ability aspects increased during this activity were vocabulary, the children ability to provide definition, solutions and examples of certain problems, and self-confidence. Keywords: children well-being; emoji; communication skill; preschools
Pengembangan Karakter Self Efficacy pada Siswa Berkebutuhan Khusus Melalui Pembelajaran Self Regulated Learning Fajar Nugraha; Budi Hendrawan
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 3 No. 2 (2019): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.58 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v3i2.664

Abstract

Self efficacy sangat berperan dalam tumbuh kembang seseorang, terutama bagi anak berkebutuhan khusus yang berada pada sekolah inklusi. Rasa percaya diri erat kaitannya dengan pendidikan, pendidikan merupak pilar utama pembentuk karater manusia atas dasar itu maka kemampuan yang dimiliki seorang anak perlu ditingkatkan guna membentuk karakter mereka untuk bisa berbaur dengan teman lainnya. Maka dari itu peneliti ingin mengembangan karakter rasa percaya diri akan potensi yang dimiliki pada anak berkebutuhan khusus yang berada pada sekolah inklusi melalui pembelajaran self regulated learning. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dengan diberikan pola belajar dengan memberikan motovasi-motivasi kepada peserta didik dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka. Selain itu yang terutama mereka dapat bergaul dan tidak merasa canggung belajar bersama dengan peserta didik lainnya. Pembelajaran seperti ini perlu ditingkatkan kembali guna meningkatkan rasa percaya diri dan tentunya sebagai upaya pembentukan karakter untuk memperisapkan generasai penerus bangsa di era kemajuan teknologi saat ini. Mempersiapkan generasi muda untuk bisa bersaing perlu persiapan yang matang dan bukan proses yang instan.
ANALISIS PROGRAM PELATIHAN KADER PAUD TERINTEGRASI KELURAHAN ULAK KARANG SELATAN KOTA PADANG Yaswinda Yaswinda; Yulsyofriend Yulsyofriend; Yaslina Yaslina; Elida Elida
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 3 No. 2 (2019): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.51 KB) | DOI: 10.35568/earlychildhood.v3i2.676

Abstract

Keberhasilan pembangunan kesehatan Indonesia tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat. Upaya kesehatan yang bersumber masyarakat yang telah dikembangkan salah satunya adalah posyandu balita. Namun upaya ini juga harus ditunjang dengan stimulasi perkembangan anak balita Hasil wawancara Tim Pengabdi dengan pihak wilayah menyatakan bahwa layanan posyandu balita sudah berjalan namun belum ada PAUD di daerah pesisir Ulak Karang Selatan. Kegiatan yang dievaluasi berjalan selama bulan April 2019 - Oktober 2019. Solusi atas permasalahan tersebut adalah pendirian PAUD yang terintegrasi dengan posyandu Balita dengan nama PAUD Pasia Mutiara. Terdapat inovasi dalam penegmbangan POS PAUD integrasi ini. Layanan termasuk penyebaran pengetahuan makanan yang sehat untuk balita. Berdasarkan analisis CIPP, maka program telah berjalan dengan baik, proses berjlan baik, sesuai rencana dengan melibatkan banyak pihak dan memberikan dampak manfaat bagi anak usia dini dan orang tua serta kader posyandu balita. Kegiatan lanjutan adalah pemantapan kegiatan integrasi dengan pendampingan oleh tim pengabdi.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP MODEL PROJECT BASED LEARNING DALAM PENYUSUNAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN chandrawaty chandrawaty; Khusniyati Masykurah
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 4 No. 1 (2020): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35568/earlychildhood.v4i1.696

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine student perceptions of the project based learning model in the preparation of the Education Unit Level Curriculum (KTSP). Data collection used questionnaires and documentation, while data analysis techniques used quantitative descriptive analysis. Research location on the campus of the Faculty of Teacher Training and Education, University of Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. The research subjects were all 22 semester 5 Early Childhood Teacher Education Study Program students who took Curriculum Development courses in 2019/2020 Academic Year. The results of the study showed: 1) 100% of students said that after arranging KTSP through project based learning, their mastery of curriculum development subjects was increased; 2) 95% of students said that through project based learning increases the depth of curriculum development analysis; 3) 95% of students said that every teacher must master the skills in preparing KTSP; 4) 95%of students said that they would apply their KTSP skills when becoming early childhood teachers. Keywords: perception; project based learning, Education Unit Level Curriculum, ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap model project based learning dalam penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi, sedangkan teknik analisa data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian di kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA, Jakarta. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan data purposive sampling. Subjek penelitian adalah seluruh mahasiswa program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini semester 5 berjumlah 22 yang mengambil mata kuliah Pengembangan Kurikulum pada Tahun Akademik 2019/2020. Hasil penelitian menunjukkan : 1) 100% mahasiswa mengatakan setelah menyusun KTSP melalui project based learning meningkatkan penguasaan mata kuliah pengembangan kurikulum; 2) 95% mahasiswa menyampaikan bahwa melalui project based learning meningkatkan kedalaman analisis pengembangan kurikulum; 3) 95% mahasiswa menyampaikan bahwa setiap guru harus menguasai keterampilan menyusun KTSP; 4) 95% mahasiswa menyampaikan bahwa akan mengaplikasikan keterampilan menyusun KTSP saat menjadi guru PAUD. Kata kunci : persepsi; project based learning; Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan

Page 5 of 13 | Total Record : 128