cover
Contact Name
Suciati
Contact Email
psuciati@ecampus.ut.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jp-ut@ecampus.ut.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pendidikan
Published by Universitas Terbuka
ISSN : 14111942     EISSN : 24433586     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Terbuka. Jurnal ini memuat artikel yang ditulis berdasarkan hasil penelitian dan analisis konseptual mencakup berbagai dimensi pendidikan, seperti kurikulum, pembelajaran, evaluasi, manajemen, kualitas Pendidikan, dan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi, dalam berbagai jenjang pendidikan dan modus penyampaian pembelajaran
Arjuna Subject : -
Articles 267 Documents
PROFIL KINERJA GURU PENDIDIKAN JASMANI SD NEGERI (PENILAIAN TEMAN SEJAWAT DAN SISWA TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PENJAS SD DI UPT PURWOREJO, BANYUURIP, DAN KUTOARJO) ., Triyono
Jurnal Pendidikan Vol 16 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penilaian teman sejawat dan siswa terhadap kinerja guru pendidikan jasmani (Penjas) SD Negeri di Kabupaten Purworejo, Banyuurip dan Kutoarjo terkait dengan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial. Artikel ini hanya membahas kompetensi pedagogik dari guru penjas tersebut. Desain penelitian adalah survey dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada teman sejawat dan siswa. Populasi adalah seluruh guru penjas di SD di Wilayah Purworejo, Banyuurip dan Kutoarjo dengan sampel sebanyak 200 guru yang diambil dengan teknik random sampling. Penelitian dilakukan mulai tanggal 31 Maret 2012 sampai dengan akhir Oktober 2012. Kuesioner yang kembali sebanyak 164 eksemplar. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik persentase untuk memudahkan pemaparan dan mendeskripsikannya secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir sebagian besar teman sejawat menilai bahwa kompetensi pedagogik guru Penjas di SD di Wilayah Purworejo, Banyuurip dan Kutoarjo sudah baik (88%) atau sangat baik (29,2%). Sedangkan siswa menilai kompetensi pedagogik guru Penjas mereka dengan sangat baik 33,9%, baik 16,8% dan cukup baik 14,8 %. Rekomendasi berdasarkan hasil penelitian ini adalah bahwa guru Penjas di SD di Wilayah Purworejo, Banyuurip, dan Kutoarjo harus terus meningkatkan kemampuannya dalam segala hal terutama kompetensi pedagogiknya karena penilaian siswa masih belum optimal.
MEDIA BONEKA TANGAN DALAM METODE BERCERITERA UNTUK MENANAMKAN KARAKTER POSITIF KEPADA SISWA SEKOLAH DASAR Sulianto, Joko; Untari, Mei Fita Asri; Yulianti, Fitri
Jurnal Pendidikan Vol 15 No 2 (2014)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of teaching process is on the way of developing students positive characters. The students need something they like to learn, understand, and apply those characters. Hand-puppets can be chosen as the media. The puppets characters (or the actors) are created based on the selected story which can gain students positive characters. It is an R and D research. It was conducted on 6 steps of research activities: collecting data, planning, developing draft of product, testing, revising the result, and developing final product. This research will be finished in 2 years. The results of the first year research were: hand-puppets profiles, hand-puppets actors, and experts judgments. The students and the teachers explained that they needed story books and hand-puppets as their teaching supporting media using story-telling method. Hand-puppets which were made of colorful flannel and cotton fabric should be presented in colorful, eye-catching figures to attract the students attention. Pembelajaran harus mengutamakan pengembangan kemampuan dan pembentukan karakter (character building) serta akhlak mulia (akhlaqul karimah) siswa. Siswa akan lebih tertarik dan mudah dalam belajar jika penanaman akhlak mulia disampaikan melalui hal-hal yang mereka sukai, contohnya dengan boneka tangan. Media ini disesuaikan bentuk dan karakter tokoh-tokohnya dengan isi cerita yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (R and D) yang dilaksanakan dalam 6 (enam) langkah penelitian, yaitu: pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draf, pengujicobaan awal, perevisian hasil uji coba, dan penyempurnaan produk. Penelitian ini direncanakan akan dilaksanakan selama 2 tahun. Hasil yang diperoleh di tahun pertama berupa profil media boneka tangan yang cocok dalam kegiatan berceritera, tokoh-tokoh boneka tangan, dan penilaian dari ahli (experts judgments). Siswa dan guru menginginkan media pendukung dalam kegiatan bercerita berupa buku cerita beserta tokoh-tokohnya dalam bentuk boneka tangan. Media boneka ini dibuat dari kain katun dan atau flannel berwarna cerah untuk menarik perhatian dan minat siswa.  
STRATEGI PENERAPAN DOMAIN AFEKTIF DI LINGKUP PERGURUAN TINGGI Wicaksono, Soetam Rizky
Jurnal Pendidikan Vol 12 No 2 (2011)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The application of affectiveeducation forcollegestudent cannotbe explicitlydone bylecturers or parents alone, butneeds aspecial strategyin order to havea significant impact on their character development. Based on experience in the relevant fields, the impact of affectiveeducationis oftenoverlookedby teachersand researchersbecause they thoughtthe affectivedomainis verydifficult to measureandhighlydependentonotherfactors. This paperpresents someimplementationstrategiesbased on theaffectivedomain ofliterature reviewtofind astrategy to implementthe affectivedomainforcollegestudent groups. The results ofthis studyis expected tobe afoundation forfutureempiricalresearch.
PERANAN MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS Sulfemi, wahyu Bagja; Mayasari, Nova
Jurnal Pendidikan Vol 20 No 1 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v20i1.p53-68.2019

Abstract

Classroom Action Research was carried out to explain the impact of value clarification technique to improve elementary student learning motivation, interest and  achievement in social studies.  This technique was in two cycles, involving29students, 10 male and  and 19 female. The theme discusses was the important family events. The results of pre-cycle learning activities were obtained with a mean grade of 56,38, there are 10 students (34,48%) who achieved the minimum score of mastery. The observationreveals that students who are courageo us and are able to answer the teacher's questions correctly are 9 people or 31,03%. The data from Cycle 1 indicates a better result, with the class average of 68,28, and  17students or 58,62% achieved the minimum score of mastery. The observation also shows an increase of students whowere able to answer the teacher's questions correctly, which is 16 students or 55,17%. The Cycle 2 activity which used Value Clarification Technique (VCT), suplemented audio visual media obtains a better result with a mean of 86,72, and 27 students (93,10 %) who achieved the minimum score of mastery. The observation also shows a better percentage, 26 people or 89.66% who are capable of answering teacher questions correctly. It can be concluded thatValue Clarification Technique (VCT) using audio visual media can improve student motivation and learning achievement. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini mempunyai tujuan menganalisis penggunaan model value clarification technique untuk meningkatkan motivasi, minat, dan hasil Belajar IPS siswa Sekolah Dasar. Kegiatan pembelajaran Prasiklus menghasilkan rerata kelas 56,38, dengan peserta didik yang tuntas sebayak 10 atau 34,48%. Hasil pengamatan menunjukkan siswa yang memiliki keberanian dan mampu jawab pertanyaan guru dengan benar baru 9 orang atau 31,03%.  Dari Kegiatan Siklus 1 diperolehrerata kelas 68,28, dengan peserta didik yang tuntas sebayak 17 orang atau 58,62%. Hasil pengamatan menunjukkan siswa yang memiliki keberanian dan mampu menjawab pertanyaan guru dengan benar meningkat, mencapai 16 orang atau 55,17%. Kegiatan Siklus 2 yang menggunakan Value Clarification Technique (VCT) dengan berbantuan media audio visual  diperoleh hasil rerata kelas 86,72 dengan peserta didik yang tuntas sebayak 27 orang peserta didik atau 93,10 Hasil pengamatan menunjukkan siswa yang memiliki keberanian dan mampu jawab pertanyaan guru dengan benar mencapai 26 orang atau 89,66%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Menggunakan Value Clarification Technique (VCT) berbantuan audio visual meningkatkan motivasi peserta didik dalam proses belajar dan hasil belajarnya.
PIECING TOGETHER THE STUDENT SUCCESS PUZZLE: RESEARCH, PROPOSITIONS, AND RECOMMENDATIONS Putra, Anak Agung M. Sastrawan
Jurnal Pendidikan Vol 14 No 2 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract
EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN REALISTIC MATEMATIC EDUCATION (RME ) TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA SD Achmad, Achmad; Irmansyah, Irmansyah
Jurnal Pendidikan Vol 12 No 1 (2011)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research purpose was to describe the successfulness of Realistic Mathematic Education Model which was based on the completion aspect of students learning result, students activity level, teachers ability to manage learning, and students response toward the model applied in this research. This research was conducted toward the third year students of SD Islam Terpadu which consist of 25 students. In gathering data, pen and paper test technique was used to measure students achievement. Observation was done to know students activities and teachers ability in manage learning.Questioner was also given to know the students perceptions toward the model applied. Statistic and descriptive analysis were used to analyze the data. The research finding showed that the students activities were not effective, while the teachers ability in managing learning was effective. In the end, standard for students achievement were not reached. On the other hand, students responses toward the model applied were positive.
DAMPAK PROGRAM DIKLAT ONLINE TIK GURU PUSTEKKOM TERHADAP AKSESBILITAS KONTEN PEMBELAJARAN PADA FITUR RUMAH BELAJAR Susilawati, Eni
Jurnal Pendidikan Vol 19 No 2 (2018)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v19i2.p84-103.2018

Abstract

The research objective is to analyze the impact of the participation of online  ICT teacher training to increase the number of accessibility the learning content of features in Rumah Belajar. This research used the quantitative research approach with descriptive quantitative analysis methods to be able to describe how the increase in accessibility features of Rumah Belajar and utilization in learning in school. Samples were selected in this study are all online training participants at 15 locations online training that has been conducted by Pustekkom in 2015 and 2016 in 2015. The data was collected using a questionnaire and a list of open questions in accordance with the purpose of research. The results showed that 1) online ICT teacher training participants, after completing the Pustekkom  training online  using become more motivated to access other feature in Rumah Belajar; 2) The order of the percentage of the intensity level of accessibility to the other features of Rumah Belajar are: Sumber Belajar 23%, BSE 23%, Bank Soal 21%, Kelas Maya 13%, Lab Maya 6%, Karya Guru 4%, Wahana Jelajah Angkasa 4%, Peta Budaya 4% and Karya Komunitas 2%, and ICT training online using the application PKB Rumah Belajar can be used as a reference for efforts to develop a web-based learning applications, in particular for the development of Rumah belajar portal belongs Pustekkom Kemendikbud. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis dampak keikutsertaan diklat online  TIK guru Belajar terhadap peningkatan jumlah aksebilitas konten pembelajaran pada fitur-fitur rumah belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode analisis kuantitatif secara deskriptif untuk bisa menggambarkan bagaimana peningkatan aksesbilitas fitur-fitur rumah belajar dan pemanfaatannya dalam pembelajaran di sekolah. Sampel yang dipilih dalam penelitian ini adalah semua peserta diklat online  pada 15 lokasi diklat online yang telah dilaksanakan oleh Pustekkom pada tahun 2015 dan 2016. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan daftar pertanyaan terbuka sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) peserta diklat online TIK Guru, setelah mengikuti diklat online Pustekkom, menjadi lebih termotivasi untuk mengakses fitur-fitur lainnya dalam Rumah Belajar; 2) Urutan prosentase tingkat intensitas aksesbilitas terhadap fitur-fitur Rumbel selain Pengembangan Keprofesian berkelanjutan (PKB) adalah: Sumber Belajar 23%, Buku Sekolah Elektronik (BSE) 23%, Bank Soal 21%, Kelas Maya 13%, Lab Maya 6%, Karya Guru 4%, Wahana Jelajah Angkasa 4%, Peta Budaya 4% dan Karya Komunitas 2%; dan 3) diklat online TIK menggunakan aplikasi PKB. Rumah belajar bisa dijadikan referensi bagi upaya pengembangan aplikasi pembelajaran berbasis web, khususnya bagi pengembangan portal Rumah Belajar milik Pustekkom Kemendikbud.
ASPIRASI PENDIDIKAN SISWA UNTUK MELANJUTKAN STUDI KE JENJANG LEBIH TINGGI KAJIAN DESKRIPTIF TEORITIK SISWA SEKOLAH DASAR X DI KABUPATEN PANDEGLANG, PROPINSI BANTEN Gugun Gunawan
Jurnal Pendidikan Vol. 20 No. 2 (2019)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/jp.v20i2.253.2019

Abstract

This study aims to describe the aspirations of elementary school students to continue their education to a higher level and the factors that influence these aspirations. The study was conducted at two elementary schools in the Pandeglang district. Data collection method used is an interview method to describe the perceptions and desires of students continuing education. The respondents were 10 students of grade six, in the 2016/2017 school year. This study concludes that the educational aspirations of the six grade students to continue their studies to the level of SMP/MTs are relatively low due to internal and environmental factors. There are two main factors that influence the family's socioeconomic background, and local cultural traditions. These two factors affect the mindset and preference of parents to send their children to “pesantren” rather than to formal schools (Public Secondari School or Madrasah Tsanawiyah). The aspirations of students to continue their education could be improved by means of a synergistic efforts of school managers, the Office of Education and local informal leaders to broaden parents' horizons and increase parental attention towards children's education for the future. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspirasi siswa sekolah dasar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan faktor-faktor yang mempengaruhi aspirasi tersebut. Penelitian dilakukan pada dua Sekolah Dasar di wilayah Kabupaten Pandeglang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara untuk mendeskripsikan persepsi dan keinginan siswa melanjutkan pendidikan. Responden berjumlah 10 siswa kelas 6 (enam) pada tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aspirasi pendidikan siswa kelas 6 (enam) beberapa Sekolah Dasar di wilayah Kabupaten Pandeglang untuk melanjutkan studi ke jenjang SMP/MTs tergolong rendah disebabkan oleh faktor internal dan lingkungan. Terdapat dua faktor utama yang berpengaruh yaitu latar belakang sosial ekonomi keluarga, dan tradisi budaya setempat. Ke dua faktor ini berpengaruh pada pola pikir dan preferensi orangtua untuk menyekolahkan anaknya ke pondok pesantren daripada ke sekolah formal (SMP/MTs). Aspirasi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke SMP/MTs ini dapat ditingkatkan melalui upaya sinergis pengelola sekolah, Kantor Dinas Pendidikan dan pimpinan informal setempat untuk memperluas wawasan orangtua dan meningkatkan perhatian orangtua terhadap pendidikan anak bagi masa depan.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP POLA INTERAKSI DALAM TUTORIAL ONLINE MATAKULIAH FISIKA STATISTIK Herawati, Herawati
Jurnal Pendidikan Vol 14 No 1 (2013)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study are to analyze the patterns of student interaction in online tutorial and to reveal the students perception of the pattern during the tutorial online. The research method used survey method. The study was conducted at physics education department, FKIP-UT on statistical physics course in registration period 2012.2. The number of respondents is 12 respondents. The questionnaire uses a Likert scale. To analyze data used Pearson bivariate analysis and Cronbach alpha. The results showed that 1) the high pattern of students interaction in tutorial is student interaction with matter and student interaction with tutors; 2) online discussion can be able to provide feedback from other students and can also give students a change to argue. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola interaksi mahasiswa dalam tutorial online (Tuton) dan mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pelaksanaan tutorial online. Metode penelitian menggunakan metode survey. Penelitian dilakukan di program studi pendidikan fisika FKIP-UT pada matakuliah fisika statistik masa registrasi 2012.2. Responden sebanyak 12 responden. Instrumen menggunakan skala Likert. Validitas dan reliabilitas butir instrumen dilakukan uji pearson bivariat dan analisis alfa cronbach. Hasil menunjukkan bahwa: 1) pola interaksi mahasiswa yang sering terjadi adalah pola interaksi mahasiswa dengan materi dan pola interaksi mahasiswa dengan tutor 2) diskusi online dapat menyediakan umpan balik dari mahasiswa lainnya dan memberikan kesempatan mahasiswa untuk berpendapat.  
PENERAPAN MODEL TUTORIAL PAT UT-II DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENULIS NARASI PROGRAM S1 PGSD UPBJJ-UT MAKASSAR Patmawati, Patmawati
Jurnal Pendidikan Vol 11 No 1 (2010)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aimed to identify the effect of applying PAU-UT model on narrative writing skills tutorial session among students of S1 PGSD programme. Through experimental methods, this study involved two group of samples: Group 1 was treated using the PAT-UT 1 model, and Group 2 was treated using PAT-UT 2 model. Data were gathered through questionnaires and tests of narrative/text writing ability and then were analyzed using descriptive statistical tests and t-test. The results on text writing skills using PAT-UT 2 model showed better results compared to PAT-UT 1 model. Result of t-test showed that groups treated with PAT-UT 2 model provides higher learning outcomes than groups treated with PAT-UT 1 model (t.s.0.90 = 1,32). Concluded that the implementation of PAT-UT 2 on narrative writing skills can improve learning activity and learning outcome of students of S-1 PGSD programme.

Page 7 of 27 | Total Record : 267