cover
Contact Name
Raden Gamal Tamrin Kusumah
Contact Email
jurnal_jpipsi@iainbengkulu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
een@iainbengkulu.ac.id
Editorial Address
Lantai 2 Gedung Fakultas Tarbiyah dan Tadris Institut Agama Islam Negeri Bengkulu Jl. Raden Fatah Kel. Pagar Dewa Kec. Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE)
ISSN : 26556588     EISSN : 26556278     DOI : http://dx.doi.org/10.29300/ijsse.v1i2.2246
Core Subject : Education,
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) memuat artikel dengan fokus penelitian dan pengkajian di bidang Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). p-issn 2655-6588 dan e-issn 2655-6278 . Jurnal ini diterbitkan oleh Insitut Agama Islam Negeri Bengkulu dua kali dalam setahun yaitu setiap bulan Januari dan Juli. Artikel yang diterima akan direview oleh Reviewer sesuai dengan kepakarannya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 100 Documents
Pengembangan E-Module Interaktif Berbasis Historical Perspective pada Mata Kuliah Sejarah Pendidikan Elfa Michellia Karima; Firza Firza; Rahmuliani Fitriah
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 3, No 2 (2021): JULI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v3i2.5366

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengembangkan bahan ajar berbentuk e-modul (2) menghasilkan bahan ajar yang mampu meningkatkan historical perspective pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan atau Research and development (R&D). Pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner yang dibuat oleh peneliti yaitu berupa daftar pertanyaan mengenai pengembangan E-Modul berbasis historical perspective yang diberikan pada validator ahli dan uji kepraktisan pada mahasiswa. Berdasarkan data yang di dapat tersebut mahasiswa masih kurang memahami materi yang diberikan secara daring dalam bentuk handout. Bahan ajar berbetuk handout tersebut sulit di pahami oleh mahasiswa karena cenderung kaku dan handout ini sebenarnya memang diperuntukan bagi pembelajaran luring sehingga mahasiswa lebih memahami materi ketika mereka mengerjakan tugas karena dapat mengeksplor lebih banyak materi namun belum tentu learning outcome nya tercapai.
Urgensi Pendidikan Bela Negara Dalam Membentuk Kecerdasan Sosial Peserta Didik Sebagai Daya Dukung Pertahanan Negara Imran Hasyim; Anang Puji Utama; Bayu Setiawan
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v4i1.6191

Abstract

Setiap warga negara berhak dan wajib ikut dalam usaha bela negara. Penerapan lima nilai dasar bela negara sebagai unsur penting dalam Pembinaan Kesadaran Bela Negara merupakan tolak ukur capaian pendidikan bela negara. Berkembangnya dinamika permasalahan di dunia pendidikan seperti perundungan, tawuran, dan narkoba sebagai salah satu ancaman pertahanan negara. Sehingga penelitian ini bertujuan pada pemaparan pendidikan bela negara dapan menjadi salah satu faktor pembentuk kecerdasan sosial bagi siswa, strategi dalam mengoptimalkan pendidikan bela negara. Pendekatan kualitatif dalam penelitian ini dengan mendeskripsikan pengambilan data melalui studi literatur. Ikhtisar memperlihatkan bahwa pemahaman sikap dan perilaku peserta didik terhadap pendidikan bela negara dan pemahaman terhadap urgensi pendidikan bela negara sebagai upaya pertahanan negara. Kesimpulannya bahwa kurikulum pendidikan bela negara yang masuk kedalam mata pelajaran yang relevan memiliki lima nilai dasar, yaitu cinta tanah air, rela berkorban, sadar berbangsa dan bernegara, Pancasila sebagai ideologi negara, dan kemampuan bela negara baik secara fisik maupun non-fisik. Proses pendidikan yang baik akan menghasilkan peserta didik yang berkarakter dalam memaksimalkan potensi kecerdasan setiap peserta didik. 
Peranan Layanan Kunjungan Online terhadap Kondisi Psikologis Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Purwokerto Rizky Milenia; Herry Fernandes Butar Butar
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v4i1.6392

Abstract

Pelayanan kunjungan online membawa pengaruh terhadap kondisi psikologis narapidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan layanan online dan pengaruhnya terhadap kondisi psikologis narapidana di Lapas Kelas IIA Purwokerto. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian dilakukan kepada Narapidana di Lapas Kelas IIA Purwokerto. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara kepada narapidana dan studi kepustakaan. Data yang dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara kualitatif dengan model interaktif Milles & Huberman. Adapun hasil penelitian yang diperoleh adalah bahwa terdapat perbedaan tingkah laku dan kondisi psikologis narapidana yang sering, jarang dan tidak pernah mendapatkan kunjungan. Narapidana yang sering melakukan relatif lebih tenang, sedangkan narapidana yang jarang dan tidak pernah  berperilaku menyendiri dan pemurung. 
Tantangan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di SDK Banua Kabupaten Enrekang Khaeruddin Khaeruddin; Sri Indarwati Mansur; Feri Padli
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v4i1.6629

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang dihadapi semasa pembelajaran jarak jauh di daerah yang masih minim akses internet. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji kondisi pembelajaran jarak jauh, tantangan yang dihadapi serta upaya yang dilakukan untuk memaksimalkan proses pembelajaran dengan metode kombinasi daring dan luring di SDK Banua, salah satu sekolah dasar yang ada di Kabupaten Enrekang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pembelajaran di SDK Banua menggunakan metode kombinasi daring dan luring dimana pada metode daring kegiatan belajar-mengajar dilakukan melalui Whatsapp. Sedangkan untuk metode luring dilakukan melalui kunjungan ke rumah siswa untuk dilakukan proses pembelajaran. Selain itu, siswa diperbolehkan ke sekolah hanya untuk mengambil dan mengumpulkan tugas. Semasa diterapkannya pembelajaran jarak jauh, siswa lebih banyak diberikan tugas untuk mendorong keaktifan siswa dalam belajar. Model pembelajaran ini digunakan karena akses internet di Dusun Banua belum merata dan masih ada orang tua siswa yang belum memiliki anroid.
The Spread of “Tradisi Mandi Uap” as a Track Identification of Spices in Indonesia Gaya Mentari; Yuhaswita Yuhaswita
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v4i1.6713

Abstract

The presence of spices in the archipelago became one of the pioneers for various cultural manifestations that appeared in various regions of the Indonesian archipelago. One form of the presence of spices that is reflected in this cultural form is the traditional steam bath tradition. The aims of the study were to 1) describe the distribution of bathing habits using spice water in several regions in the Indonesian archipelago. 2) mapping the distribution plots of spices in the archipelago through local traditions that have existed and are still alive in the community in certain areas of the archipelago; 3) showing the traditional steam bath tradition which has become a habit and has the potential to become an intangible cultural heritage in Indonesia. In conducting the study, it was used to search for sources of information from literature studies related to the spice bath tradition. The method used is a qualitative method by describing a map of the distribution of the spice bath tradition in the regions of the archipelago. The results of the study show that traditional steam bathing is a spice bath tradition that is spread across the eight regions in Indonesia and is dominated by people who have a background of Malay cultural influence. The eight areas include North Sumatra (Batak Karo), Jambi (Tanjung Bajo Village), Palembang, Pontianak (Mempawah), West Kalimantan (Sintang Regency), Sambas Regency, North Kayong Regency (Pangkalan Buton Village), and East Belitung
Bimbingan Kewirausahaan bagi Industri Roti Rumahan Klien Balai Pemasyarakatan Kelas II Metro Desta Ayu Valentin; Umar Anwar
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v4i1.6595

Abstract

Balai pemasyarakatan mempunyai fungsi dan tugas menyelenggarakan sebagian dari tugas pokok Direktoral Jendral Pemasyarakatan dalam menyelenggarakan pembimbingan klien pemasyarakatan di daerahnya. Bimbingan yang diberikan Balai Pemasyarakatan dapat berupa keterampilan kerja yang salah satunya ialah dengan berwirausaha. Salah satu klien di Balai Pemasyarakatan Kelas II Metro memiliki kewirausahaan industri roti rumahan yang berdampak pada penghasilan dan masa depan klien. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui bentuk/proses pembimbingan dan hasil kewirausahaan industri roti rumahan klien; dan 2) untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi proses produksi roti rumahan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif tife studi kasus. Data dikumpulkan melalui studi literature, wawancara, observasi dan sokumentasi dan  di analisis dengan model interaktif Milles & Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) bentuk bimbingan yang dilakukan oleh Bapas ialah berupa bimbingan secara personal dan kelompok berupa pelatihan kewirausahaan untuk menghasilkan suatu produk berupa roti rumahan; 2) faktor-faktor yang berpengaruh dalam proses produksi roti rumahan milik klien pemasyarakatan tersebut diantaranya ialah berupa peralatan, bahan baku dan tenaga kerja dan juga motivasi klien pemasyarakatan tersebut. Kata kunci : Faktor, Motivasi,  Produksi
Pengembangan Media Pembelajaran Audio Berbasis Podcast pada Materi IPS di SD Fadia Tri Ananda; Faradila Ayu Ramadhani; Zulfa Putri Fadilah; Safitri Ramadhani; Dadan Nugraha
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v4i1.6678

Abstract

Penelitian ini memanfaatkan media digital guna mendukung efektivitas pembelajaran di kelas. Media pembelajaran digital podcast dipilih karena dirasa mudah untuk diakses oleh peserta didik. Podcast merupakan sebuah distribusi rekaman audio yang dibuat melalui proses perekaman audio dan pengeditan yang kemudian disampaikan melalui internet. Dengan menggunakan analisis data kuantitatif dan kualitatif serta metode penelitian Research and Development, peneliti mengembangkan dan merevisi produk podcast berdasarkan hasil uji lapangan. Data kuantitatif diambil dari pertanyaan peneliti dan tanggapan atau validasi dari ahli dan peserta didik kelas VI mengenai produk yang dikembangkan. Sedangkan data kualitatif diperoleh melalui model pengembangan ADDIE yang terdiri dari analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Berdasarkan hasil uji lapangan diperoleh bahwa media pembelajaran podcast layak dan efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Hal ini dilihat dari hasil validasi ahli sebesar 98,75% dengan interpretasi sangat baik.  Maka, diharapkan dengan adanya pengembangan media podcast pada materi IPS, pendidik dan peserta didik mampu memanfaatkan media digital guna mendukung efektivitas kegiatan pembelajaran. 
Upaya Pemulihan Fungsi Sosial bagi Narapidana Usia Lanjut di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Karangasem Ayu Made Diah Pramesti; Umar Anwar
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v4i1.6583

Abstract

Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) adalah lembaga peradilan yang berfungsi untuk membina dan memperbaiki terpidana agar menyadari kesalahan yang telah diperbuat. Merujuk pada pemulihan fungsi sosial narapidana lansia yang terdiri dari 3 hal yaitu: optimalisasi program mental dan spiritual, pelaksanaan program rekreasi dan pemberian dukungan melalui program pra bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pemulihan fungsi sosial narapidana lansia di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Karangasem dengan faktor lansia yang mengalami penurunan fisik dan keterbatasan guna mencapai tujuan pemasyarakatan. Peneltian ini merupakan penelitian kualitatif (studi kasus). Data dikumpulkan melalui studi literatur, wawancara, observasi dan dokumentasi dan dianalisis menggunakan model interaktif. Hasilnya adalah pelaksanaan pemulihan fungsi sosial narapidana lanjut usia di Lapas belum terlaksana secara optimal. Program mental dan spiritual hanya memanfaatkan kegiatan keagamaan, program rekreasi narapidana dilaksanakan hanya hiburan saja tidak mengimbangi dengan olahraga, dan program pra bebas yang minimnya pengetahuan narapidana lansia mengenai program tersebut. Hambatan pelaksanaan pemulihan fungsi sosial narapidana lansia seperti kurangnya kesadaran, minat yang kurang untuk membaca buku, dan kurangnya sosialisasi dari petugas pemasyarakatan di Lapas Karangasem.
Penilaian Kompetensi Sikap dalam Pembelajaran Sejarah: Sebuah Telaah Literatur Maryam Maryam; Idi Warsah
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v4i1.7061

Abstract

Domain afekjtif merupakan salah satu kompetensi yang esensial dalam dunia pendidikan, khususnya pembelajaran sejarah. Karena itu, kompetensi afektif harus masuk ke dalam tujuan pembelajaran, strategi dan juga penilaian. Namun karena kurangnya pengetahuan, keterampilan dan kesadaran, kompetensi afektif seringkali tidak mendapat perhatian serius dari para guru sehingga menjadi terabaikan dalam hal penilaian. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literature berkenaan dengan penilaian kompetensi afektuf falam pembelajaran sejarah. Adapun tiga focus utama dalam kajian ini adalah: 1) hakekat kompetensi afektif; 2) kompetensi afektif dalam pembelajaran sejarah; dan 3) instrument penilaian kompetensi afektif dalam pembelajaran sejarah. Penelitian ini dilakukan dengan matode kepustakaan. Langkah penelitian yang dilakukan adalah: 1) menyiapkan alat dan perlengkapan; 2) menyusunn bibliografi kerja; 3) mengatur waktu penelitian; 4) membaca dan membuat catatan peneltian; dan 5) menyimpulkan dan menganalisis hasil peneltian. Adapun hasil penelitian adalah: 1) kompetensi afektif merupakan satu dari tiga kompetensi utama yang ingin dicapai dalam pendidikan, khususnya pembelajaran sejarah. Beberapa hal yang termasuk ke dalam kompetensi afektif ialah seperti sikap, minat, nilai dan moral; 2) kompetensi afektif adalam domain yang sangat esensial dalam pembelajaran sejarah. Dalam pembelajaran sejarah, kompetensi afektif secara spesifik  merujuk pada beberapa hal seperti nasionalisme dan nilai-nilai kesejarahan seperti toleransi, kepedulian sopsia, cinta damai, peduli lingkungan, kejujuran, tanggung jawab dll; dan 3) penialian kompetensi sikap dalam pembelajaran sejarah dapat dilakukan melalui beberapa cara, namun yang paling umum digunakan ialah dengan menggunakan skala sikap.
Pemenuhan Hak dan Kebutuhan Narapidana Perempuan di Lembaga Pemasyarakatan Yustina Mariana Neta; Hery Fernandez Butar Butar
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 4, No 1 (2022): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v4i1.7329

Abstract

Human rights are fundamental rights that must be given by the state to its citizens, including prisoners. The granting of these rights must of course be fair and proportional. In this case, for female prisoners who naturally have characteristics that are not possessed by men, namely menstruation, pregnancy, childbirth and breastfeeding, it is necessary to fulfill special needs that must be considered for their survival. Corrections in this case need to apply treatment that is in accordance with the needs of female prisoners, so special policies are also needed as the foundation of treatment. However, there is no national regulation in Indonesia that specifically regulates female prisoners. The research method used is literature review, by tracing related research to strengthen research results.

Page 7 of 10 | Total Record : 100