cover
Contact Name
Rini Alfatiyah ST, MT
Contact Email
dosen00347@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jitmi@unpam.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri)
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 26205793     EISSN : 26856123     DOI : -
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri), bertujuan untuk menyediakan forum komunikasi dan sarana publikasi bagi peneliti, pendidik, praktisi dan mahasiswa yang memeiliki minat dibidang ilmu Teknik industri dan Manajemen. JITMI memuat hasil-hasil penelitian dibidang Ilmu Teknik Industri seperti, produksi, persediaan dan logistik, ergonomi dan keselamatan kerja, pengendalian kulaitas, statistik industri, simulasi, otomatisasi, perancangan produk, perencanaan dan tata letak pabrik, penelitian operasional dan Manajemen perusahaan.
Arjuna Subject : -
Articles 160 Documents
IDENTIFIKASI BAHAYA PADA MANUAL MATERIAL HANDLING FLEXONE DENGAN METODE NIOSH Sofian Bastuti
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 1 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i1.y2022.p1-6

Abstract

CV. Permata Mitra Karya perusahaan yang bergerak di percetakan mulai dari stiker, baliho, benner, pamflet dan produk-produk percetakan lainya. Banyaknya aktivitas di perusahaan tersebut dilakukan secara manual yang dapat menyebabkan muskuloskeletal atau Musculoskeletal Disorder (MSDs) Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya keluhan karyawan mengenai sakit pada anggota tubuh, berdasarkan kuesioner Nordic body map yang disebarkan kepada karyawan di dapat bahwa keluhan yang paling dominan pada bagian tubuh yaitu bagian punggung karena pengangkatan beban yang berulang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur tingkat bahaya manual material handling flexone. Untuk menangani permasalahan tersebut penulis menggunakan metode National Institute of Occupational Safety and Health (NIOSH). Metode NIOSH di pakai untuk menilai postur kerja karyawan pada saat melakukan aktivitas memegang, memindahkan objek, mendorong dan lain-lain. Dari perhitungan menggunakan metode National Institute of Occupational Safety and Health (NIOSH) didapatkan Lifting Index  keenam pekerja CV. Permata Mitra Karya yaitu. Karyawan 1 dengan Lifting Index 3.35, Karyawan 2 dengan Lifting Index 3.17, Karyawan 3 dengan Lifting Index 3.45, Karyawan 4 dengan Lifting Index 3.08, Karyawan 5 dengan Lifting Index 3.25 dan Karyawan 6 dengan Lifting Index  3.08. berdasarkan nilai Lifting Index > 1 pengangkatan yang dilakukan karyawan CV. Permata Mitra Karya memiliki tinggkat risiko yang dapat menyababkan cidera tulang belakang (pekerjaan tidak aman).
ANALISIS BEBAN KERJA PADA FUNGSI RSD PT. PERTAMINA DPPU HALIM PERDANA KUSUMA DENGAN METODE FULL TIME EQUIVALENT (FTE) Nurfajriah Zhia; Santika Sari
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 1 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i1.y2022.p37-40

Abstract

Pertamina (Persero) merupakan perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang diberikan wewenang untuk mengolah minyak dan gas bumi, sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Analisa beban kerja adalah proses untuk menetapkan jumlah jam kerja orang yang digunakan atau dibutuhkan untuk merampungkan suatu pekerjaan dalam waktu tertentu. Dalam penelitian ini metode yang digunakan untuk menganalisa beban kerja adalah metode FTE (Full Time Equivalent). Metode ini dipilih berdasarkan observasi penulis pada fungsi RSD (Receiving, Storage, and Distribution). Penentuan allowance dilakukan setelah melakukan perhitungan beban kerja tiap karyawan. Setelah didapatkan hasil perhitungan yang berupa jumlah karyawan yang optimal, maka dilakukan analisa data dengan tujuan menginterpretasikan data yang didapat dari pengolahan data tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikatakan bahwa beban kerja pada pada fungsi RSD (Receiving, Storage, and Distribution) di PT. Pertamina (Persero) DPPU Halim Perdanakusuma dapat dikatakan berlebih atau overload. Hasil perhitungan didapatkan bahwa nilai FTE pada Senior Supervisor adalah 1,67, pada Supervisor dan Junior Supervisor adalah 6,52, pada CRO nilai FTE didapatkan sebesar 2,03, dan pada PP&P nilai FTE didapatkan sebesar 1,94
IMPLEMENTASI KONSEP PDCA DAN SEVEN TOOLS UNTUK MENGURANGI REJECT PRODUK V-BELT DI PT. BANDO INDONESIA Tedi Dahniar; Fredy Dwi Ibnu; Marjuki Zulziar
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 1 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i1.y2022.p13-21

Abstract

ABSTRACTThe trend of selling automatic motorbikes is superior to Sports motorbikes and motorbikes every year. To maintain consumer confidence to produce quality products and be able to compete, in its production activities, the company always strives to produce good products and reduce product damage, but the reality in the field is that many products that are produced are not following the standards that have been set. PT. Bando Indonesia is a manufacturing company engaged in the automotive sector, especially automotive belt components and the electric transmission industry, motorcycles, and cars. The product type is the V-Belt. This study aims to analyze how the implementation of quality control using PDCA tools (Plan, Do Check, Action) and seven tools are used to reduce defects and problems faced by the production department by controlling the level of product damage in the company. After correcting the factors causing the problem, the Air Bubble Defect was successfully reduced from 2397 to 669 pcs. Thus the quality control activities carried out succeeded in solving problems that occurred in the V-Belt production process 
ANALISA MANAJEMEN PERSEDIAAN SODA ASH MENGGUNAKAN METODE CONTINUOUS REVIEW SYSTEM Imam Arifin; Sandy Rahmansyah; Saarah Nur Fauziyyah; Muchammad Fauzi
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 1 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i1.y2022.p41-47

Abstract

ABSTRAK PT XYZ adalah perusahaan pewarna tekstil yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Dimana dalam proses produksinya, salah satu bahan baku utamanya adalah soda ash. Selama tahun 2021 perusahaan mengalami kelebihan persediaan bahan baku sebesar 17.197,15 kg. Adanya persediaan stok bahan baku yang banyak maka dapat berakibat pada tingginya ongkos simpan. Dari permasalahan diatas maka dilakukan analisis manajemen persediaan soda ash PT XYZ menggunakan metode continuous review system. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode manajemen persediaan yang memberikan total biaya persediaan paling minimum dengan variabel lot pemesanan, cadangan pengamanan dan titik pemesanan kembali. Hasil penelitian menunjukan metode continuous review Q-back order menghasilkan total biaya yang paling minimum sebesar Rp 1.055.187.808,4 dengan jumlah lot pemesanan optimal sebesar 10.301 kg, safety stock sebesar 565 kg dan melakukan reorder point ketika bahan baku tersisa 2.622 kg. Kata Kunci : continuous review system,  persediaan, probabilistik. ABSTRACT PT XYZ is a textile dyeing company located in Cikarang, West Java. Wherein the production process, one of the mainly raw materials is soda ash. In 2021 the company experienced an excess of raw material inventory of 17,197.15 kg. The existences large stock of raw materials can result in high storage costs. From the problems above,  an analysis of PT XYZ's soda ash inventory management was conducted using the continuous review system method. the research aim to determine the inventory management method that provides the minimum total inventory cost with ordering lot variables, security reserves, and reorder points. The results show that the continuous review Q-back order method produces the minimum total cost of Rp. 1,055,187,808.4 with the optimal number of ordering lots of 10,301 kg, safety stock of 565 Kg, and reorder point when the remaining raw materials are 2,622 kg. Keywords: continuous review system, inventory, probabilistic.
ANALISIS MEKANIKA TUBUH DAN FAKTOR RISIKO LAINNYA DENGAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA KURIR BARANG Angelina Angelina; Fenita Purnama; Andriyani Rahma Fahriati
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 1 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i1.y2022.p%p

Abstract

Low Back Pain (LBP) adalah rasa nyeri pada daerah punggung bawah lebih tepatnya di lokasi antara sudut iga paling bawah sampai ke daerah sacrum. Setiap tahun 2%-5% dari karyawan di negara industri mengalami nyeri punggung bawah, dan 15% dari absenteeisme di industri baja serta industri perdagangan disebabkan karena nyeri punggung bawah. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Low Back Pain Pada Pekerja Kurir Barang Di Gudang Shopee Express Pamulang Tangerang Selatan. Jenis penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 80 pekerja. Uji statistik yang digunakan adalah chi square. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar, sebanyak 74 responden (92,5%) dengan kategori tidak ada keluhan. Berdasarkan lama duduk sebanyak 71 responden (88,8%) duduk dengan durasi lama > 4 jam. Berdasarkan posisi duduk sebanyak 77 responden (96,2%) dengan kategori tidak ergonomi. Sebanyak 61 responden (76,2%) masa kerjanya baru < 5 tahun. Sebanyak 58 responden (72,5%) berada di kategori usia muda < 35 tahun. Dan sebanyak 46 responden (57,5%) dengan kategori disabilitas – ringan – sedang. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan mekanika tubuh dengan mengalami kejadian low back pain (P-value 0,036). Usia (P-value 0,001). Dan tidak ada hubungan lama duduk dengan mengalami kejadian low back pain (P-value 0,726). Posisi duduk (P-value 0,572). Masa kerja (P-value 0,119). Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi dan pemahaman bagi pekerja dan gudang shopee express sebaiknya memiliki shift kerja yang teratur. Kata Kunci: Low back pain, mekanika tubuh, usia, pekerja kurir barang
ANALISIS TINGKAT KERUSAKAN MUTU PRODUK PASTA UBI JALAR DI PT. XYZ sulaiman putra janitra; Hety Handayani Hidayat
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 1 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i1.y2022.p61-65

Abstract

Diversifikasi produk dari  ubi jalar semakin pesat dikembangkan. Hal ini dikarenakan dapat menigkatakan nilai ekonomis dan pemenuhan kebutuhan secara lebih luas. Salah satu produk olahannya adalah pasta ubi jalar yang oleh dikembangkan dan diproduksi oleh PT. XYZ. Standar mutu diterapkan oleh PT. XYZ untuk dapat menjaga preferensi konsumen dan memperluas pangsa pasar. Akan tetapi selama proses produksi sangat memungkinkan untuk terjadi kecacatan produk. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penyebab kerusakan produk pasta ubi jalar di PT. XYZ. Metode yang digunakan adalah seven tools diantaranya yaitu check sheet, diagram pareto, dan fishbone diagram. Berdasarkan hasil analisis check sheet dan diagram pareto terdapat lima jenis kerusakan yaitu jebol sealer, masuk angin, bocor, bitnik hitam, dan tidak rata. Jenis kerusakan yang paling mendominasi adalah bocor sebanyak 481 produk dengan persentase 59,3%, sedangkan yang paling sedikit yaitu tidak rata sebanyak 7 produk dengan persentase 0,9% dan berdasarkan analisis fishbone diagram bahwa kerusakan produk pasta ubi jalar disebabkan oleh 5 faktor yaitu material, mesin, metode, manusia, dan lingkungan.
Analisis Pengendalian Bahaya dengan Metode Job Safety Analysis dan Fault Tree Analysis pada Pembuatan Rangka Custom Motor (Studi Kasus Dibengkel Sumber Maju Motor) Ivanka Aditya; Rusmalah Rusmalah; Wakhit Ahmad; Rini Alfatiyah
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 2 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i2.y2022.p75-82

Abstract

Sumber Maju Motor is a service workshop for making custom motorcycle frames that modify the original form of a manufacturer's motorcycle frame to suit the wishes of the motorcycle owner. In the Sumber Maju Motor Workshop, there are various kinds of problems that occur. One of them is the problem that occurs several times, namely work accidents when working on the manufacture of motorcycle parts due to the K3 program not yet running. The research entitled ANALYSIS OF HAZARD CONTROL USING JOB SAFETY ANALYSIS AND FAULT TREE ANALYSIS METHODS INCUSTOM MOTOR FRAME MANUFACTURING (Case Study at Sumber Maju Motor Workshop). This study aims to identify the causes of work accidents that occur and apply the K3 system during the process of working on a custom motorcycle frame with the Job Safety Analysis (JSA) method in an effort to control hazards or risks arising from the work carried out and Fault Tree Analysis (FTA) to find the source of the most basic cause of an accident at work. Based on the results of the JSA, control of work accidents by procuring PPE for its employees in order to support occupational safety and health when doing work for each employee and the discipline of each employee in prioritizing work safety. While the results of the FTA analysis on the risk of being scratched by sharp edges, shortness of breath, and hearing loss are caused by various factors including equipment factors, work environment factors, and human factors that can cause work accidents.
ANALISIS PEMILIHAN MODA AIRCRAFT TOWING TRACTOR DI PT MULYA SEJAHTERA TECHNOLOGY Patricia Stephanie Nathania
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 2 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i2.y2022.p81-88

Abstract

PT Mulya Sejahtera Technology adalah perusahaan MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) baik untuk pesawat komersial maupun non komersial dan memiliki konsumen dari seluruh Indonesia hingga Asia Tenggara. Produk yang dihasilkan PT MSTech adalah jasa maintenance pesawat terbang sesuai dengan limitations tiap pesawat. Dalam proses maintenance, selalu berupaya menghasilkan hasill yang terbaik dan sesuai dengan regulasi CASR yang keluarkan oleh DGCA. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menilai apakah keputusan menggunakan sewa moda pada perusahaan saat ini sudah efisien dengan menggunakan alat bantu ilmu ekonomi berupa metode Break Even Point (BEP). Hasil perhitungan metode BEP akan menghasilkan keputusan terbaik yang dapat diambil oleh perusahaan. hasil analisis menggunakan metode break even point  (BEP) dapat disimpulkan bahwa jika jumlah unit pesawat yang masuk ke PT MSTech sebanyak 9 unit per bulan atau 108 unit per tahun, perusahaan tidak untung maupun tidak rugi. Sehingga, sebaiknya perusahaan tetap melakukan sewa moda ATT dibandingkan dengan membeli moda ATT sendiri karena jumlah unit pesawat aktual yang melakukan maintenance di PT MSTech dibawah 120 unit pesawat per tahun.
EVALUASI PELAKSANAAN SISTEM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) DI PT KUNANGO JANTAN Rizki Alfi; Muhammad Harif; Rudianto Rudianto
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 2 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i2.y2022.p89-93

Abstract

Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) merupakan sistem yang menghubungkan memproteksi pekerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar dari bahaya akibat kecelakaan kerja. PT. Kunango Jantan merupakan perusahaan kontruksi sebagai penyediaan, pemrosesan, dan distribusi material baja dan beton siap pakai untuk industri konstruksi, kelistrikan, pertambangan, telekomunikasi, dan perhubungan. PT. Kunango Jantan telah membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3). Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan SMK3 di PT. Kunango Jantan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan SMK3 tersebut. Metode penelitian dilakukan melalui wawancara dan penyebaran kuesioner kepada pihak manajemen dan pekerja di PT. Kunango Jantan.
Perbaikan Alur Proses pada Fungsi Yang Terkait dalam Meningkatan Efektifitas Manajemen Rantai Suplai pada Fungsi Pengadaan : Studi Kasus Di Divisi Manufaktur Peralatan Kamar Mandi (Plumbing-Fitting) PT. Surya Toto Indonesia Tbk Andi Hakim; Revino Revino
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 2 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i2.y2022.p94-105

Abstract

There is a background in the Plumbing-Fitting industry from PT. Surya Toto Indonesia Tbk which was taken over a period of 3 years, namely 2017 - 2019. From the data collected, it turns out that every year there are problems that always recur, seen with the flow of processes and supply chain effectiveness from the functions of the PPIC, Incoming QC, Customer (Vendor) Departments. and Warehouse Incoming where the problem always existed in those years. Researchers try to approach the problem with an approach that uses tools or tools sequentially, including: Business Process Improvement, Nominal Group Technique, Pareto Diagram, Fishbone Diagram, Process Hierarchy Analysis, Long Term Relationship, which in turn is the solution of the management tool. will be applicable to the SAP system. The success of the process flow approach and supply chain management carried out here will affect the effectiveness of the procurement function with improvements to the 4 right concept, namely on time, right quantity, right price, right quality thus, 4 problems that always recur in the 2017-2019 period it will become decreased and potentially lost. The process flow improvement can be done by adding a Field to the SAP system and this is very beneficial for the PPIC and Marketing Department, while for the improvement of 3 claims from the Incoming QC Department, QC Customer (Vendor) and Incoming Warehouse by making a T-Code Detail Claim Information which later on the claim requestion will appear as a Summary Compalin Report on the SAP system so that it replaces the work process with manual software. Furthermore, the relationship between the Procurement function and the 4 problems mentioned above is that the relationship can be improved by fixing the problem of canceling the goods finish schedule and reducing the other 3 claims.

Page 9 of 16 | Total Record : 160