cover
Contact Name
Rini Alfatiyah ST, MT
Contact Email
dosen00347@unpam.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jitmi@unpam.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri)
Published by Universitas Pamulang
ISSN : 26205793     EISSN : 26856123     DOI : -
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri), bertujuan untuk menyediakan forum komunikasi dan sarana publikasi bagi peneliti, pendidik, praktisi dan mahasiswa yang memeiliki minat dibidang ilmu Teknik industri dan Manajemen. JITMI memuat hasil-hasil penelitian dibidang Ilmu Teknik Industri seperti, produksi, persediaan dan logistik, ergonomi dan keselamatan kerja, pengendalian kulaitas, statistik industri, simulasi, otomatisasi, perancangan produk, perencanaan dan tata letak pabrik, penelitian operasional dan Manajemen perusahaan.
Arjuna Subject : -
Articles 160 Documents
Analisis Perawatan Chiller dengan Metode Reliability Centered Maintenance dan Failure Mode Effect Analysis untuk Meningkatkan Kinerja dan Operasional Sistem Chiller di PT. PP Muhammad Yusuf
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 2 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i2.y2022.p66-74

Abstract

PT. PP merupakan produsen produk rotan sintesis ramah lingkungan. Permasalahan selama ini kegiatan perawatan preventif dijadwalkan selama enam bulan sekali terhadap mesin Chiller, namun masih sering terjadi down saat mesin Chiller digunakan, namun ada kegiatan preventif  kurang yang dilakukan devisi Maintenance. Agar tujuan tersebut dapat tercapai penulis menganalisa secara detail dengan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dimana diapliakasikan awal nya adalah dengan mengetahui fungsi dan menurunnya kinerja mesin serta kerusakan yang sering terjadi atau terdeteksi pada suatu sistem maupun sub-sistem sampai pada level komponen. Tabel Failure Mode Effect Analisys (FMEA) untuk mengetahui resiko komponen kritis terbesar dengan total nilai Risk Priority Number (RPN) 270, nilai RPN Komulatif 34,98%. Hasil yang didapat berupa pemecahan masalah yaitu mengetahui penyebab yang sering mengakibatkan kegagalan atau menurunnya kinerja mesin komponen dan perusahaan melakukan interval waktu perawatan, perbaikan dan pergantian pada komponen Display Monitor 178,78 jam atau 7 hari kerja, guna meningkatnya kinerja mesin Chiller demi mendukung berjalannya proses produksi dan mengurangi gangguan yang menghambat operasional, untuk kegagalan yang lainya hanya dilakukan pemeliharaan korektif.
PEMILIHAN SUPPLIER KOPI DI UMKM X DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Inna Kholidasari; Susanti Sundari; Dessi Mufti; Lestari Setiawati; Nopi Hari Buana
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 5, No 2 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i2.y2022.p106-113

Abstract

UMKM X memiliki kendala dalam mendapatkan supplier dengan bahan baku kopi tumbuk dengan kriteria yang diinginkan sehingga perlu menentukan kriteria pemilihan supplier bahan baku biji kopi dengan menerapkan metode Analytical Hierarchy Process sekaligus mengukur supplier terbaik berdasarkan performa supplier dan penentuan supplier pemasok bahan baku terpilih sebagai tujuan dari penelitian ini dilakukan. Sehingga didapatkan hasil mengenai 5 (lima) kriteria yang ditentukan berupa harga, kualitas, respon supplier, ketepatan pengiriman dan pemenuhan order. Dan hasil analisa menunjukkan Eigen vektor terbesar pada kriteria pengiriman (0.33), kemudian kriteria kualitas (0.29), kemampuan order (0.17), kriteria harga (0.15), dan respon supplier (0.07). Ketepatan pengiriman adalah kriteria yang dipentingkan oleh perusahan demi lancarnya bahan baku. Supplier dengan nilai performa tertinggi adalah CV. C dengan nilai 2.711. Dari hasil perhitungan maka disarankan perusahan sebaiknya memilih CV. C sebagai supplier bahan baku kopi.
Peningkatan Kualitas Produk Sepatu Running dengan Metode Fishbone, NGT Dan 5W+1H Rini Alfatiyah; sofian bastuti
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 2 (2021): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v4i2.y2021.p82-90

Abstract

Dalam menghadapi tingkat kompetisi yang semakin kompetitif, maka perusahaan berusaha meningkatkan kualitas produk melalui penurunan jumlah produk cacat yang terjadi selama proses produksi, Sepatu model running memiliki rasio cacat  terbesar sehingga menimbulkan penambahan biaya - biaya kualitas yang harus dikeluarkan perusahaan. Sepatu model running  saat ini juga memiliki penyerapan pasar yang jauh lebih besar dari model sepatu lainnya.   Dalam menjaga kualitas produksi perusahaan sebenarnya telah menetapkan standar kualitas yang harus diikuti meliputi kebersihan sepatu, bentuk sepatu, kerapihan sepatu, kestabilan sepatu dan kekuatan sepatu.Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengidentifikasi faktor dominan penyebab terjadinya cacat produk sepatu running dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk peningkatan kualitas produk sepatu running. Metode yang dilakukan untuk penyelesaian masalah yaitu menggunakan Quality Control Circle dengan menganalisa critical to quality, mencari penyebab masalah dengan fishbone diagram, mencari penyebab dominan masalah dengan NGT dan memberikan rekomendasi perbaikan dengan 5W+1H. Hasil penelitian didapat usulan dan perbaikan yang dilakukan adalah Pembuatan bantalan di mesin press, perubahan cara pengeleman yang lebih tepat, penambahan lampu UV, pengadaan sikat baru agar proses pengeleman lebih sempurna,  penetapan langkah-langkah kerja proses yang dibuat dalam Standard Operating Procedure untuk menjamin konsistensi kualitas produk selalu dalam level atau sesuai standar yang ditetapkan.
Analisis Pengendalian Mutu Statistik Kemasan Susu Pasteurisasi Shinta Widyaningtyas
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 2 (2021): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v4i2.y2021.p%p

Abstract

Fresh milk is a perishable agroindustrial commodity. CV. X is a company that produces Pasteurized Milk to extend shelf life. CV. X has quality standards that guarantee the quality of raw materials, production processes and final products. Quality control can be done by statistical methods by Pareto diagrams, control charts, calculating six sigma, calculating process capability, and determining the causes of defects using causal diagrams. The results showed that packaging damage is a major problem that must be resolved. CV. X  is at 3 sigma level with quality costs 25-40% of total sales.
Analisis Produktivitas Proses Produksi Bass String Menggunakan Metode OMAX Untuk Meningkatkan Target Produksi DI PT. YAMAHA INDONESIA Zulziar, Marjuki; Asihydiq, Hasbi; Dahniar, Tedi
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol. 4 No. 2 (2021): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v4i2.y2021.p91-97

Abstract

Bass String hasil produksi PT. Yamaha Indonesia dalam proses pembuatannya mengalami banyak masalah seperti halnya cacat produksi yang disebabkan oleh mesin. Akibat dari masalah dalam proses produksi ini maka akan timbul kerugian bagi perusahaan yang diakibatkan banyaknya cacat produksi yang terjadi. Analisis dengan metode OMAX dimana setiap proses dilakukan dengan perencanaan yang matang, implementasi yang terukur dan jelas, dilakukan evaluasi dan analisa data yang akurat, serta dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan produktivitas perusahaan dan memberikan perbaikan yang menuju pada peningkatan produktivitas dimasa yang akan datang. Cara meningkatkan produktivitas proses senar bass dengan menggunakan metode OMAX (Objective Matrix) yaitu dengan meningkatkan hasil prosentase yang masuk dalam kategori buruk. Analisis ini menemukan empat kategori buruk dengan rasio 1 dipengaruhi oleh kurangnya manajemen yang tepat saat menambahkan peralatan listrik. Administrator didorong untuk meninjau kembali keputusan yang dibuat sehubungan dengan penggunaan energi listrik. Minimalkan penambahan. Karyawan untuk mengatasi produk cacat. Rasio 3 merekomendasikan agar perusahaan yang terkena target produksi lebih meningkatkan koordinasi antar PPIC (Planning Product Inventory Control). Rasio 6 dipengaruhi oleh ketidakhadiran. Jika 100% hadir untuk jangka waktu kurang dari 1, beri perhatian lebih kepada pekerja dengan memberi penghargaan. 6 bulan dari tahun.
Analisis Perawatan Gate Valve Dengan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM) Di PT. Valvindo Mitra Raya Agus Syahabuddin; Adi Candra; Muhammad Syaiful Habidin
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 2 (2021): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v4i2.y2021.p141-149

Abstract

Competition in the industry is getting tougher, and companies are required to make improvements in various departments, one of which is the maintenance department which supports system operations so that they run as desired. PT. Valvindo Mitra Raya which is engaged in Water Pipe Installation and Machanical Repair/Reconditioning. Until now, preventive maintenance activities are scheduled every year, but the maintenance department still carries out many corrective maintenance activities. This final project aims to determine the optimal maintenance action and determine maintenance intervals on the Gate Valve machine. In order to achieve the goal of writing, perform a detailed analysis using the Reliability Centered Maintenance (RCM) method, where the initial application is to find out the functions and damage that can occur in a system, starting from the sub-system to the component level, FMEA table for determining critical components, for determine the direct or indirect impact with Intermediate Decision (IDT) analysis, and then to determine the optimal maintenance task through Logic Tree Analysis (LTA). The results obtained are in the form of problem solving, namely the company performs machine maintenance intervals on Disc components with maintenance intervals of 224.39 hours or 32 working days, with the aim of knowing the level of component damage by carrying out Condition Monitoring actions, to overcome unpredictable failures by performing Corrective Maintenance actions and to overcome failures that are affected by the age of components, scheduled replacement actions.
Analisis Produktivitas Kapal Limin KST 41 Dengan Metode Overall Equipment Effectiveness Dengan Pendekatan Prinsip Total Productive Maintenance Di PT LIMIN KST Tika Ervina; Adi Candra; Agus Mulyono
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 2 (2021): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v4i2.y2021.p98-106

Abstract

Perhitungan  nilai produktivitas kapal Limin KST 41 dengan metode OEE (Overall Eqipment Effectiveness) meliputi pengukuran Availability, Performance dan Quality guna mengetahui Six Big Losses sebagai identifikasi faktor dominan penyebab losses pada kapal serta merumuskan dan merekomendasikan perbaikan yang dapat dilakukan serta improvement yang sesuai guna meningkatkan produktivitas kapal dengan pendekatan TPM (Total Productive Maintenance). Pada periode Desember 2019–November 2020 nilai OEE (Overall Eqipment Effectiveness) kapal berada pada nilai 79,76%. Losses tertinggi adalah reduce speed dengan total time losses sebesar 1725,16 jam sehingga mempengaruhi nilai performance kapal. Fokus perbaikan dilakukan guna mengurangi nilai reduced speed dengan menerapkan usulan strategi perawatan dari faktor 4M1E (manpower, machines, material, methods, environment). Perbaikan melibatkan top management hingga low management dengan menerapkan 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) dan delapan pilar TPM (Total Productive Maintenance). Setelah perbaikan dan pemeliharan dilaksanakan, pada periode Januari–Maret 2021 reduced speed mengalami penurunan menjadi 250,53 jam. Dengan demikian nilai OEE (Overall Eqipment Effectiveness) mengalami peningkatan secara signifikan sebesar 87,83% dengan rata-rata kenaikan sebanyak 6,53% per bulannya. Nilai tersebut sudah memenuhi standar OEE (Overall Eqipment Effectiveness) perusahaan sebesar 80% dan persentase standar Japan Institute For Plant Maintenance (JIPM) sebesar 85%.   
Analisis Perawatan Mesin Injection Molding FCS-HN 200SV dengan Metode TPM di PT. XYZ Iwan Nugraha Gusniar; Agung Izzulhaq Choerullah
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 2 (2021): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v4i2.y2021.p%p

Abstract

Dalam dunia industri, peranan mesin sangat vital untuk seluruh proses produksi. Di setiap perusahaan yang menggunakan teknologi pasti akan memerlukan sistem perawatan serta merawat alat dan mesin yang dimiliki agar keadaan mesin selalu optimal, terutama mesin injection molding FCS-HN 200SV karena pada mesin ini terjadi proses injection yang merubah bahan berupa biji plastik menjadi produk berupa grip untuk rem tangan pada mobil. Jika waktu downtime mesin tinggi, maka akan sangat berpengaruh terhadap proses produksi yang akan dicapai. Untuk mengetahui efisiensi dari mesin injection molding FCS-HN 200SV ini perlu adanya aspek availability, performance rate, dan quality rate. Perawatan mesin mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi, maka dari itu penerapan Total Productive maintenance (TPM) menjadi solusi untuk membantu mempertahankan produktivitas mesin dalam kondisi yang baik. Tujuan dari TPM adalah meminimalisasi kerugian cost produksi dengan melakukan perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE). Perhitungan OEE ini meliputi aspek Availability, Performance rate, dan quality rate. Data yang digunakan pada perawatan mesin injection molding FCS-HN 200SV di PT XYZ merupakan kegiatan produksi selama satu bulan, setelah dihitung nilai availability 88,32 % , nilai performance rate 99,36 % keduanya berada diatas nilai standar dunia OEE, nilai quality rate 92,687%. Lalu didapatkan hasil OEE 81,33 % dan tidak termasuk pada standar OEE dunia.
Konsep Desain Lambung Kapal Penangkap Ikan 110 M Untuk Mendukung Aktivitas Nelayan Di Laut Natuna Pratondo Ario Seno Sudiro
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol 4, No 2 (2021): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v4i2.y2021.p%p

Abstract

Laut Natuna merupakan wilayah laut Indonesia yang termasuk ke dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 711. Wilayah ini pertahunnya dapat menghasilkan sumber daya perikanan tangkap sebesar 504.212,85 Ton per tahun dengan dengan jumlah tangkapan yang diperbolehkan (80% dari potensi lestari) mencapai 403.370 Ton (SKPT Natuna, n.d.). Namun alih-alih dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat sebagaimana amanat pasal 33 ayat 3 UUD 1945, wilayah ini justru menjadi sarang penangkapan ikan secara ilegal oleh Kapal Ikan Asing (KIA). Faktor utama maraknya penangkapan ikan secara ilegal di wilayah tersebut adalah keengganan nelayan lokal untuk melakukan penangkapan ikan yang dilatarbelakangi oleh dua hal yakni ekstrimnya kondisi perairan Laut Natuna terutama di akhir dan awal tahun dan kurangnya kemampuan untuk dengan Kapal Ikan Asing yang berukuran lebih besar dengan struktur yang lebih kokoh. Dengan metode Design For Six Sigma (DFSS) diperoleh Konsep Desain Lambung Kapal Penangkap Ikan dengan Panjang Keseluruhan 110 m namun dengan biaya yang relatif rendah.
Perbaikan Alur Proses pada Fungsi Yang Terkait dalam Meningkatan Efektifitas Manajemen Rantai Suplai pada Fungsi Pengadaan : Studi Kasus Di Divisi Manufaktur Peralatan Kamar Mandi (Plumbing-Fitting) PT. Surya Toto Indonesia Tbk Hakim, Andi; Revino, Revino
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol. 5 No. 2 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i2.y2022.p94-105

Abstract

There is a background in the Plumbing-Fitting industry from PT. Surya Toto Indonesia Tbk which was taken over a period of 3 years, namely 2017 - 2019. From the data collected, it turns out that every year there are problems that always recur, seen with the flow of processes and supply chain effectiveness from the functions of the PPIC, Incoming QC, Customer (Vendor) Departments. and Warehouse Incoming where the problem always existed in those years. Researchers try to approach the problem with an approach that uses tools or tools sequentially, including: Business Process Improvement, Nominal Group Technique, Pareto Diagram, Fishbone Diagram, Process Hierarchy Analysis, Long Term Relationship, which in turn is the solution of the management tool. will be applicable to the SAP system. The success of the process flow approach and supply chain management carried out here will affect the effectiveness of the procurement function with improvements to the 4 right concept, namely on time, right quantity, right price, right quality thus, 4 problems that always recur in the 2017-2019 period it will become decreased and potentially lost. The process flow improvement can be done by adding a Field to the SAP system and this is very beneficial for the PPIC and Marketing Department, while for the improvement of 3 claims from the Incoming QC Department, QC Customer (Vendor) and Incoming Warehouse by making a T-Code Detail Claim Information which later on the claim requestion will appear as a Summary Compalin Report on the SAP system so that it replaces the work process with manual software. Furthermore, the relationship between the Procurement function and the 4 problems mentioned above is that the relationship can be improved by fixing the problem of canceling the goods finish schedule and reducing the other 3 claims.

Page 10 of 16 | Total Record : 160