cover
Contact Name
Muh. Ilham Bakhtiar
Contact Email
jurnallldikti9@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnallldikti9@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Celebes Health Journal
ISSN : 26572281     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Celebes Health Journal (p-ISSN : 2657-2281) merupakan jurnal ilmiah yang menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (Original article research paper) , studi kasus, dan studi literature di bidang ilmu dan praktik kesehatan dengan fokus dan scope meliputi bidang Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, Kedokteran, Farmasi, Kebidanan, Kesehatan Lingkungan, Nutrisi, Laboratorium Klinis, Pendidikan Kesehatan dan ilmu kesehatan lainnya yang dipublikasikan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI) Wilayah IX Sulawesi.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Pengaruh Peran Edukator Perawat Terhadap Kemandirian Keluarga Dalam Merawat Klien Gangguan Jiwa Hertiana Hertiana; Ariyanti Saleh
Celebes Health Journal Vol 1 No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI) Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (928.856 KB)

Abstract

Abstract The role of the community health nurse educator is expected to increase the independence of the family. The aim of public health nurse educator by giving health education with modelling approach to family regarding knowlegdge, attitude, and family independency. The research used quasi experiment pre-post control group design. The intervention given was health education with modeling approach about the treatment of psychiatric clients. The research was conducted in the working area of PKM pontap, Notrh Wara, and South Wara of Palopo City. The samples were 42 people consisted of 21 people of intervention group and 21 people of control group. The results of wilcoxon test indecate that there is a significant difference between intervention group and control group regarding knowledge (p=0.000, p=0.739), attitude (p=0.000, p=0.107), independency (p=0.000, p=0,157). Mann Whitney test of the two groups indicate knowledge (p=0.000), attitude (p=0.000), and independency (=p=0.000). health education with modeling apporoach performed by perkesmas nurses is effective to improve knowledge, attitude, and independency of family in giving treatment to family members suffering from mental disorder. Keywords: educators’role, health education, family, independency. Abstrak Peran edukator perawat khususnya perawat kesehatan masyarakat (Perkesmas) diharapkan mampu meningkatkan kemandirian keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektivitas peran edukator perawat perkesmas melalui pemberian pendidikan kesehatan terhadap kemandirian keluarga dalam merawat anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment pre-post control group design. Intervensi yang diberikan berupa pemberian pendidikan kesehatan dengan pendekatan modelling tentang perawatan klien gangguan jiwa.Penelitian ini dilaksanakan di wilayah Kota Palopo. Keseluruhan sampel berjumlah 42 orang terdiri atas 21 orang kelompok intervensi dan 21 orang kelompok kontrol. Hasil uji wilcoxson membuktikan ada perbedaan yang padakelompok intervensi dan kontrol yaitu kemandirian (p=0,000, p=0,157).Uji mann whitney antara kedua kelompok didapat data kemandirian p=0,000. Pendidikan kesehatan yang dilakukan perawat perkesmas efektif dalam meningkatkan kemandirian keluarga dalam merawat klien gangguan jiwa. Kata kunci: Peran edukator,pendidikan kesehatan, keluarga, kemandirian.
Hubungan Pelaksanaan IMD dan Pemberian ASI Eksklusif terhadap Status Gizi Bayi di Puskesmas Lamurukung Nur Alim
Celebes Health Journal Vol 1 No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI) Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.287 KB)

Abstract

Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah langkah penting untuk memudahkan bayi dalam memulai proses menyusui serta Pemberian ASI eksklusif dapat meningkatkan kelangsungan hidup bayi dan menurunkan risiko penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) dan pemberian ASI Eksklusif terhadap gizi Bayi. Metode penelitian adalah survey Analitik dengan metode crosssectional. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Lamurukung dengan melibatkan 42 bayi usia 0-6 bulan sebagai obyek penelitian.Variabel Independen dalam penelitian ini status gizi bayi Variabel dependen pelaksanaan IMD dan Pemberian ASI Eksklusif. Analisis data univariat dilakukan dengan mendistribusikan frekuensi variabel independen dan dependen. Analisis bivariat digunakan untuk melihat hubungan antara variabel independen dengan menggunakan uji statistik Chi-square dengan menggunakan program SPSS dengan tingkat kemaknaan α < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pelaksanaan IMD terhadap status gizi bayi dengan nilai ρ = 0,034 dan terdapat pula hubungan Pemberian Asi eksklusif terhadap status gizi bayi dengan nilai ρ = 0,021. Penelitian ini disimpulkan bahwa pelaksanaan IMD dan Pemberian ASI eksklusif memiliki hubungan yang erat terhadap status Gizi pada Bayi.
Efek Pemberian Vitamin A terhadap Perubahan Peroksidasi Lipid Paru pada Tikus yang Terpapar Asap Rokok Akut Misriyani Misriyani; Rafly Suwandhi Wahid; Peter Kabo; Yulia Yusrini Djabir
Celebes Health Journal Vol 1 No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI) Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (663.243 KB)

Abstract

Paparan asap rokok merupakan salah satu faktor untuk timbulnya berbagai macam penyakit, baik paparan akut maupu kronik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kadar peroksidasi lipid paru akibat paparan asap rokok dan yang tidak terpapar asap rokok, dan untuk mengetahui pengaruh vitamin A terhadap kadar peroksidasi lipid paru akibat paparan asap rokok. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biofarmasi, Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin, pada bulan April – Mei 2018. Jenis penelitian ini berupa penelitian eksperimental dengan desain post test kelompok. Subjek penelitian adalah tikus wistar jantan putih yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 15 ekor sampel. Peroksidasi lipid paru dinilai dari kadar MDA paru dengan menggunakan Spektofotometri dilanjutkan dengan perhitungan kadar MDA paru. Data diolah dengan menggunakan Uji One-way Anova Post Hoc Tukey. Pada kelompok 1 tikus sebagai kelompok kontrol sehat tanpa paparan asap rokok dan tanpa perlakuan hanya diberikan aqua via sonde. Kelompok 2 sebagai kelompok kontrol negatif tikus hanya diberikan aqua via sonde lalu diberikan paparan asap rokok 5 batang/ hari selama 45 menit dalam 14 hari. Kelompok 3 tikus diberikan vitamin A 50 IU/kgBB x 6,2 lalu diberikan paparan asap rokok. Hasil penelitian menunjukkan kelompok 2 yang diberikan paparan asap rokok mengalami peningkatan MDA paru enam kali lipat dari kelompok 1 kontrol sehat (p<0.05). Pada uji kelompok 3dengan pemberian vitamin A menunjukkan penurunan kadar MDA paru sebesar 71 % dan secara statistic dinyatakan signifikan terhadap kelompok kontrol negatif (p<0.05).
Nasal Karier Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus pada Pasien IGD Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar Misriyani Misriyani; Andi Meutiah Ilhamjaya; Rizalinda Sjahril; Firdaus Hamid
Celebes Health Journal Vol 1 No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI) Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (888.163 KB)

Abstract

Saat ini sulit membedakan CA-MRSA dan HA-MRSA, terutama CA-MRSA yang ditularkan di rumah sakit.Penelitian ini bertujuan mendeteksi“Nasal Karier Methicillin Resistant Staphylococcus aureus(MRSA) Pada Pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar Periode Mei – Agustus 2017”.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan analitik dengan pendekatan cross sectional study.Pengambilan sampel swab nares anterior dilakukan selama periode Mei - Agustus2017, diidentifikasi menggunakanmetode kulturdan PCR. Dari 103 sampel yang diperoleh, 30 orang (29,13%) karier S. aureus dan 73 orang (70,87%) non karier S. aureus.Dari 30 orang yang karier S. aureus,6 orang (20,0%) MRSA dan 24 orang (80,0%) lainnya negatif MRSA (MSSA).Temuan gen spa lima kali lebih tinggi pada MSSA (84,0%) daripada temuan pada MRSA (16,0%). Sedangkan, tidak satupun (0%) gen mecC ditemukan pada MRSA maupun pada MSSA.Temuan gen pvl enam kali lebih tinggi pada MSSA (85,7%) daripada temuan pada MRSA (14,3%). Temuan gen ACME empat lebih tinggi pada MSSA (78,9%) daripada temuan pada MRSA (21,1%). Adapun distribusi temuan gen spa, mecC, pvl, dan ACME antara MRSA dan MSSA tidak berbeda bermakna secara statistik.
Tingkat Kepuasan Pasien terhadap Pelayanan Obat dan Penanganan Rawat Inap bagi Pengguna BPJS Di Rumah Sakit Dunda Kabupaten Gorontalo Hendrik David Julianus Borolla
Celebes Health Journal Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI) Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship between the level of patient satisfaction with drug services and the handling of inpatient care at the Dunda Hospital in Gorontalo District. The study sample was inpatients who used BPJS in Gorontalo District Dunda Hospital which were randomly taken as many as 30 people. The level of patient satisfaction was valued using a validated questionnaire. Patients who were used as respondents were part of patients who used inpatient services in hospitals. Gorontalo District Delegation and accepted and eligible to be used as respondents based on respondents' eligibility indicators. The method used in this study was an observational analytic method using a cross sectional design and data analysis was performed using descriptive analysis. The results showed that the level of patient satisfaction with drug service and inpatient care consisted of three categories of satisfaction, quite satisfied and dissatisfied. The results of the study showed that the facts of the patients were not related to the level of patient satisfaction with drug services and hospitalization at Dunda Hospital.
Hubungan Pengetahuan Basic Life Support terhadap Aplikasi dalam Menangani Kasus Kegawatdaruratan pada Tim BASARNAS Ami Febriza Achmad; Sri Ayu Lestari Wulandari
Celebes Health Journal Vol 2 No 2 (2020): Oktober
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI) Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to determine the level of knowledge of the BASARNAS employees about Basic Life Support on the level of application in handling emergency cases. This research is an analytic study with cross sectional method. The study was conducted at the BASARNAS Office in Makassar by involving 65 BASARNAS employees as respondens. The level of knowledge about BLS and its application is measured by questionnaire. Bivariate analysis with Chi-Square test was used to see the relationship between the level of knowledge about BLS and the level of its application in handling emergency cases. There was a significant relationship between the level of knowledge of BLS BASARNAS employees and the level of application in handling emergency cases. The statistical test obtained the value of p = 0.001, indicating the relationship between the level of knowledge about BLS and the level of application in handling emergency cases.
Hubungan Antara Umur Ibu Dan Paritas Tentang Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di Rumah Sakit Umum Daerah Batara Siang Pangkep Sitti Nur Intang
Celebes Health Journal Vol 2 No 1 (2020): April
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI) Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BBLR merupakan salah satu masalah kesehatan yang memerlukan perhatian di berbagai negara terutama pada negara berkembang atau negara dengan sosial ekonomi rendah. WHO (World Health Organization) mendefinisikan BBLR sebagai bayi yang lahir dengan berat ≤ 2500 gr. WHO mengelompokkan BBLR menjadi 3 macam, yaitu BBLR (1500–2499 gram), BBLSR (1000-1499 gram), BBLER (< 1000 gram.Tujuan untuk mengetahui Hubungan antara umur ibu dan paritas dengan kejadian (BBLR) Di RSUD Batara Siang Kab.Pangkep Tahun 2018, dengan populasi seluruh ibu yang melahirkan bayi normal dan bayi berat lahir rendah (BBLR) dengan jumlah 2.107 akan tetapi dengan menggunakan Rumus Besar Sampel maka populasi yang di dapatkan 336 dan jumlah sampel 178. Tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan analisis data menggunakan uji-square yakni nilai Hubungan umur ibu dengan (BBLR) kemaknaan p value = 0,02 (a <0,005), sedangkan Hubungan pariitas dengan (BBLR) kemaknaan p value = 0,976 (a >0,005). Maka ada hubungan umur ibu, dan tidak ada hubungan paritas ibu dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR).
Gambaran Pengetahuan Ibu Pemulung Tentang ISPA Pada Balita di wilayah Kerja Puskesmas Tamangapa Intan Nursiani; Rini Fitriani; Arlina Wiyata Gama
Celebes Health Journal Vol 2 No 2 (2020): Oktober
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI) Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Acute respiratory infections (ARI) is an infection that attacks the upper and lower respiratory tract that lasts approximately 7-14 days. Recorded cases of ARI in Indonesia as much as 503,738 in toddlers with a major visit in Puskesmas (40%-60%) and at the hospital (15%-39) with visits of acute respiratory infections in Tamangapa puskesmas each year has increased namely 2014 (77%), 2015 (80%), 2016 (82%), 2017 (83%), 2018 (85.7%), in 2019 which in data until August 79%. The research aims to figure out the knowledge of the purview of acute respiratory infections in infants. This research is a descriptive study. The sample number is 66 respondents using the Purposive Sampling Non Random Sampling technique. Research was conducted in Tamangapa's work area Puskesmas on January until February. Analyzed using univariate analysis. From the research results obtained by the knowledge of a scavenger mother about the etiology of ISPA in infants is good (51.5%). The knowledge of risk factors that can trigger ARI disease in infants is good (56.1%). Knowledge of ISPA clinics symptoms in infants is sufficient (45.5%). ARI disease prevention Knowledge in good toddlers (48.5%). General knowledge of scavenger mothers about ARI disease in infants is good (47.0%).The conclusion of this research is an knowledge of scavenger mothers of having a toddler in the working area of ​​the Tamangapa Puskesmas was generally good.
Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini di Rumah Sakit Sinar Kasih Tentena Hatijar Hatijar; Irma Suryani Saleh
Celebes Health Journal Vol 2 No 2 (2020): Oktober
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI) Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. Premature rupture of membranes (KPD) is a rupture of the membranes before delivery that occurs at the end of pregnancy or much earlier. This study aims to determine the factors associated with premature rupture of membranes. This research method used descriptive analytic design with cross sectional approach. This research was conducted at Sinar Kasih Tentena Hospital involving 15 mothers who experienced premature rupture of membranes as the research object. The independent variables in this study were age, socio-economy and knowledge with the dependent variable being premature rupture of membranes. Data analysis was performed by distributing the dependent and independent variables. Bivariate analysis was used to determine the relationship between the dependent and independent variables by using the Chi-Square statistical test using the SPSS program with a significance level of α <0.05. The results showed that there was a relationship between age, socioeconomic and knowledge with the incidence of premature rupture of membranes Abstrak. Ketuban Pecah Dini (KPD) adalah pecahnya ketuban sebelum waktu melahirkan yang terjadi pada saat akhir kehamilan maupun jauh sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di RS Sinar Kasih Tentena dengan melibatkan 15 ibu yang mengalami ketuban pecah dini sebagai obyek penelitian. Variabel independen dalam penelitian ini adalah usia,social ekonomi dan pengetahuan dengan variabel dependen adalah ketuban pecah dini. Analisis data dilakukan dengan mendistribusikan variabel dependen dan independen. Analisa Bivariat digunakan untuk mengetahui hubungan antara variabel dependen dengan independen dengan menggunakan uji statistic Chi-Square dengan menggunakan program SPSS dengan tingkat kemaknaan α<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia dan pengetahuan dengan kejadian ketuban pecah dini.
Profil Istitha’ah Kesehatan Pada Jamaah Haji Kota Palu pada Tahun 2019 Lutfiah Sahabuddin; Irfan Nahwi Rasul
Celebes Health Journal Vol 2 No 2 (2020): Oktober
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL-DIKTI) Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pilgrimage is the fifth pillar of Islam which is a once-in-a-lifetime obligation for every Muslim who is able to fulfill it. In the Alqu'an Surah Al Imran verse 97 it is explained that doing Hajj is a human obligation towards Allah, namely (for) those who are able (istitha'ah) to travel to the Baitullah. Thus, istitha'ah is an important thing in the implementation of the pilgrimage, which in Islamic fiqih, Istitha'ah (including Istitha'ah Health) is stated as one of the mandatory requirements for carrying out the Hajj. This study aims to determine the profile of the health status of the Candidates for Hajj Hajj in Palu City 2019. The research method used was descriptive observational and data collection methods were carried out by total sampling with a total of 770 samples. The results obtained in this study are the profile of the health istitha'ah Candidates for Hajj Pilgrims in Palu City 2019, the highest in Istitha'ah Fulfills the Health Requirements for Hajj as many as 433 Candidates for Hajj (56.2%), Istitha'ah fulfills Hajj health with 332 CJH assistance (43.1%), do not meet the requirements for Hajj Health Istitha'ah while as many as 5 CJH (0.6%), and do not meet the Istitha'ah Hajj Health Requirements as many as 0 samples (0%).

Page 2 of 3 | Total Record : 25