cover
Contact Name
Yeny Sulistyowati
Contact Email
yeny.sulistyowati@urindo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbik@urindo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
ISSN : 16936868     EISSN : 2622948X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan (JBIK) dengan E-ISSN :2622-948X diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Respati Indonesia, Jakarta, Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan ini terbit dua kali setiap tahun, yakni pada bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 308 Documents
PERILAKU WANITA USIA SUBUR (WUS) DALAM MELAKUKAN PEMERIKSAAN IVA TEST DI UPTD PUSKESMAS PONDOK GEDE KOTA BEKASI TAHUN 2017 Miftahul Jannah; Mozha Desri Puji Astuti
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.531 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v8i1.49

Abstract

ABSTRAKData yang didapatkan dari WHO, diketahui terdapat 493.243 jiwa per tahun mengalami kanker serviks baru di dunia, angka kematian karena kanker sebanyak 273.505 jiwa per tahun dan 80% berada di Negara berkambang termasuk Indonesia. Kanker serviks menjadi salah satu penyakit yang tertinggi peringkatnya di Negara berkembang sedangkan pada Negara maju menjadi urutan ke-10 bahkan menjadi urutan ke 5 secara global. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan  perilaku WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA test di UPTD Puskesmas Pondok Gede Kota Bekasi tahun 2017. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder dan primer. Populasi dalam penelitian ini adalah WUS yang datang ke UPTD Puskesmas Pondok Gede Kota Bekasi bulan Februari 2017 sebanyak 610 orang dengan jumlah sempel sebanyak 242 orang yang menggunakan kreteria inklusi dan ekslusi. Analisis data dilakukan dengan bivariat dan multivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa yang tidak pernah melakukan pemeriksaan IVA test 74,8%,  WUS yang kurang berminat 64,9%, WUS yang memiliki ekonomi tinggi 55,1%. Hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan antara variabel minat dengan perilaku WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA test p 0,004, OR 0,362, 95%CI 0,180-0,728), dan tidak ada hubungan ekonomi dengan perilaku WUS p 0,210, OR 1.463, 95%CI 0,807-2,651. Model akhir penelitian ini faktor paling besar pengaruhnya terhadap perilaku WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA Test adalah Minat  p. 0,004,OR 0,362, 95%CI 0,180-0,728. Kesimpulannya terbukti ada hubungan signifikan antara minat dan perilaku WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA test sebesar 64%. Diharapkan UPTD Puskesmas agar dapat meningkatkan  sosialisasi tentang deteksi dini  kanker serviks menggunakan IVA Test  untuk meningkatkan minat wus periksa IVA. Kata Kunci:  minat, perilaku IVA tes..
Analisis Perilaku GAY dalam Upaya Pencegahan Infeksi HIV/AIDS di Kabupaten Bandung Barat Tahun 2016 Ami Kamila; Tri Suratmi; Cicilia Winidyaningsih
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 7, No 1 (2017): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (579.902 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v7i1.206

Abstract

Kabupaten Bandung Barat jumlah kasus HIV sebanyak 178 kasus,   34% diantaranya komunitas gay yang dilaporkan oleh Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) pada tahun 2007–2015.  Populasi gay sudah diberikan pembinaan oleh KPA yaitu sekitar 200 orang dari 700 gay sudah terjaring. Tujuan penelitian diperolehnya informasi yang mendalam dan analisis perilaku gay dalam upaya pencegahan infeksi HIV/AIDS. Metode Penelitian kualitatif dengan studi Fenomenologi dan pengambilan data melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD), subjek penelitian sebanyak 17 orang, terdiri dari 8 orang gay (4 orang HIV + dan 4 orang HIV -), 2 orang informan kunci terdiri dari KPA dan LSM serta 7 orang partisipan saat FGD. Hasil wawancara ditranskrip dan dibuat matriks untuk memilah data sesuai tema-tema yang muncul. Hasil Penelitian menunjukkan faktor yang berpengaruh pada perilaku pencegahan infeksi HIV/AIDS adalah pengalaman dan keterpaparan informasi terkait HIV/AIDS. Analisis perilaku gay cenderung tertutup, mempunyai pasangan wanita untuk menyamarkan status, perilaku berisiko adalah berganti-ganti pasangan dan berhubungan seks tanpa kondom. Kesimpulan tidak semua gay mengetahui informasi terkait HIV/AIDS, hal ini mempengaruhi penggunaan kondom secara konsisten. Pengalaman menjadi faktor paling berpengaruh pada penggunaan kondom gay.Fenomena yang ada, gay pelajar sekolah menengah yang tersebar dan sudah aktif seks, keberadaannya tertutup karena stigma. Rekomendasi perlu adanya kebijakan kerjasama dengan Lembaga swadaya masyarakat di komunitas yang menjaring gay pelajar sekolah menengah untuk dilakukan edukasi terkait pencegahan HIV/AIDS, baik melalui media sosial ataupun ke sekolah-sekolah, aplikasi khusus komunitas sebaiknya di blocked untuk meminimalisir perilaku seks berisiko dengan berganti-ganti pasangan. Kata Kunci       : HIV-AIDS, GAY, Perilaku Tertutup
PENGOBATAN BERPENGARUH TERHADAP KETAHANAN HIDUP ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA) DI POLI VCT RSUD WALUYO JATI KRAKSAAN KABUPATEN PROBOLINGGO TAHUN 2013 – 2015 Iis Hanifah; Samingan .; Noegroho .
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.563 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v7i2.40

Abstract

ABSTRAKHIV/AIDS merupakan kumpulan gejala penyakit yang merusak sistem kekebalan tubuh. HIV/AIDS menjadi masalah internasional dengan angka kesakitan dan kematian yang masih tinggi. Berdasarkan data Ditjen PP & PL, Kemenkes RI, 2014 dilaporkan 15.534 kasus baru HIV dan 1.700 kasus baru AIDS. Adanya penemuan ARV (Anti retroviral) mendorong suatu revolusi dalam perawatan ODHA di negara maju. Meskipun pengobatan ARV dapat menurunkan risiko kematian, namun kasus kematian ODHA masih tetap terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh pengobatan terhadap ketahanan hidup. Metode penelitian kuantitatif studi dengan desain kohort retrospektif, sampel sebanyak 209 ODHA yang mendapatkan pengobatan ARV pada tahun 2013 sampai 2015 di RSUD Waluyo Jati, Probolinggo, Jawa Timur. Pengumpulan data sekunder menggunakan data rekam medik di poli VCT, analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi, bivariate denganlog rank, kamplan meier,multivariate cox regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan ketahanan hidup ODHA pengobatan, kepatuhan dalam pengobatan, stadium klinis, infeki oportunistik dan jumlah CD4, kepatuhan merupakan faktor dominan dengan HR4,638,95% CI 1,267-3,908, nilaip0,000, R² 9,6%,rerata hari patuh 900 hari; tidak patuh 599 hari, Pengobatan kombinasi dan tidak kombinasi HR2,225,95%CI 1,267-3,908, nilai p0,005, R² 31,2%, rerata hari ketahanan hidup kombinasi 712 hari, tidak kombinasi 869 hari;  Jumlah CD4 HR0,463, 95% CI 0,152-1,390, nilai p 0,170, R² 8,6%, rerata hari CD4>350 sebanyak 932 hari, CD4<350 794 hari. Kesimpulan ODHA  yang patuh minum obat mempunyai risiko lima kali lipat untuk lama hidupnya dibandingkan ODHA yang tidak patuh berobat. Kata kunci           : ketahanan hidup ODHA, CD4, kepatuhan, pengobatan.
Perbandingan Kinerja Perawat Rawat Inap di Rumah Sakit Profit dan Rumah Sakit Sosial Sri Rahayu; Wahyu Sulistiadi
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.611 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v6i2.29

Abstract

Perawat inap di semua rumah sakit berupaya meningkatkan kinerja layanannya selama 24 jam untuk memperoleh profit ataupun kepercayaan para donaturnya,  yang memicu pimpinan rumah sakit untuk memperhatikan faktor yang mempengaruhi kinerja perawat rawat inap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisa perbandingan kinerja perawat rawat inap dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja di rumah sakit profit dan rumah sakit sosial. Metode penelitian untuk mengukur variabel yang berpengaruh terhadap kinerja dan uji beda berdasarkan kausalitas layanan unit rawat inap menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang,  sampel di rumah sakit profit (Rumah Sakit Permata Bekasi) sebanyak 41 responden, dan di rumah sakit sosial (Rumah Sakit Dompet Dhuafa) sebanyak 56 responden, yang merupakan total populasi perawat rawat inap. Hasil penelitian  pada kedua rumah sakit dengan Mann-whitney U test didapat hasil; kepemimpinan (p-value = 0,045), kelelahan (p-value = 0,035) dan kinerja (p-value = 0,003) signifikan terdapat perbedaan antara rumah sakit profit dengan rumah sakit sosial dan kinerja yang dicapai cukup baik ada di rumah sakit profit nilai mean rank = 59,0366 dibanding rumah sakit sosial nilai mean rank = 41,6518. Dapat disimpulkan bahwa kinerja perawat rawat inap terdapat perbedaan dan kinerja pada rumah sakit profit lebih tinggi. Saran untuk peningkatan kinerja perawat rawat inap perlu memperhatikan faktor kelelahan dan adanya kepemimpinan yang transformasional.
ANALISA PENGARUH KINERJA PERAWAT TERHADAP PENERAPAN KARIER PERAWAT PROFESIONAL DI RUMAH SAKIT PERTAMINA JAYA Agung Tri Nugraha; Elsa Novianty; Zul Fahmi
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 5, No 1 (2015): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.858 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v5i1.104

Abstract

Rumah sakit merupakan bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan yang diatur melalui rencana pengembangan kesehatan, tidak terlepas dari kebijakan pembangunan kesehatan secara nasional. Keperawatan adalah salah satu profesi yang berperan penting dalam upaya      menjaga mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Pada standar evaluasi dan pengendalian mutu dijelaskan bahwa pelayanan keperawatan menjamin adanya asuhan keperawatan yang bermutu tinggi dan terus menerus melibatkan diri dalam program pengendalian di rumah sakit. tujuan dari pengembangan karier perawat adalah meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas perawat klinik terhadap publik/masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah menidetifikasi pengaruh  perawat terhadap penerapan  sistem jenjang karier  perawat profesional terhadap  kinerja  perawat di Rumah Sakit Pertamina   Jaya Jakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penilitian cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 perawat yang telah di pilih menggunakan tehnik cluster sampling. Hasil penelitian menunjukkan bakwa bahwa perawat yang mempunyai persepsi jenjang karier yang baik mempunyai kinerja baik sebesar 57,1%, perbedaan ini bermakna karena p value = 0.001 yang artinya ada hubungan antar jenjang karier dengan kinerja perawat di RS.Pertamina Jaya. Oleh karena itu diperlukan  evaluasi secara berkala terhadap penerapan sistem jenjang karier perawat profesional untuk menuju  kesempuranaan sistem sehingga dapat menjadi pengembangan karier perawat yang bakuKata kunci              : Rumah sakit, kinerja perawat      
HUBUNGAN ANTARA METODE PERAWATAN TALI PUSAT DENGAN LAMANYA PELEPASAN TALI PUSAT DI BPM NY. T SUBANG Putri Selvia; Darnialis Darwis
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2016): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.528 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v6i1.160

Abstract

Tujuan dari perawatan tali pusat yaitu mencegah terjadinya penyakit Tetanus pada bayi baru lahir. Air susu khususnya kolostrum sudah lama terbukti mengandung faktor - faktor bioaktif antara lain immunoglobin, enzim, sitokin dan sel - sel yang memiliki fungsi efektif sebagai anti infeksi dan anti implamasi. Dengan berbagai macam kandungan zat yang bermanfaat tersebut kolostrum menjadi bahan alternative untuk perawatan tali pusat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Perbedaan Perawatan Tali Pusat Antara Metode ASI dan Kass Bersih Kering Terhadap Lamanya Waktu Pelepasan Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir Di BPM Ny. T Desa Sukasari Kabupaten Subang  Maret - April Tahun 2015.Jenis penelitian ini adalah True Experimental Design dengan metode Pre test and Posted with Control Design, teknik sampel yang digunakan  sampling jenuh dengan jumlah  26 sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini  lembar observasi. Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan diolah dengan menggunakan analisis Univariat dan analisis Uji T.Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil yaitu dari 26 orang bayi baru lahir rata-rata waktu pelepasan tali pusat  dengan menggunakan metode ASI adalah 5,158 hari dengan standar devisiasi 0,987 hari, sedangkan dengan menggunakan metode Kassa rata-rata waktu pelepasan tali pusat adalah 7,154 hari dengan standar devisiasi 1,864 hari . Hasil Uji Statistik nilai p=0,003, berarti alpha 5%  ada perbedaan yang signifikan rata-rata  waktu pelepasan tali pusat antara metode ASI dan Metode Kassa.Diharapkan kepada semua tenaga kesehatan agar lebih meningkatkan upaya pencegahan infeksi melalui  perawatan tali pusat yang cepat dan aman pada bayi baru lahir yaitu dengan menggunakan metode ASI. Kata kunci      : Lamanya Pelepasan Tali Pusat, ASI,   Kassa Kering Bersih .
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DEPRESI POST PARTUM DI PUSKESMAS ‘X’ CIPAYUNG JAKARTA TIMUR kusmayra Ambarwati; Yuna Trisuci A; Fitria Sari
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.218 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v8i2.283

Abstract

Dampak depresi post partum (DPP) yang tidak tertangani dengan baik akan menimbulkan  akibat yang berat dan berbahaya, yaitu  gangguan neurologis serta adanya keinginan untuk bunuh diri, atau membunuh orang lain termasuk anaknya. Dampak ini dimungkinkan menjadi salah satu faktor penyebab banyaknya kekerasan dan pembunuhan yang terjadi pada anak usia di bawah tiga tahun yang sering terjadi akhir – akhir ini. Diketahui bahawa kasus DPP dapat dicegah dengan upaya yang tepat sesuai dengan faktor risiko yang muncul.Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui  beberapa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian DPP. Studi dilakukan di Puskesmas ‘X’ Cipayung Jakarta Timur, dimana dari pengamatan awal diketahui prosentase yang sangat tinggi (55%) ibu nifas menunjukkan tanda – tanda DPP pada kunjungan ulang hari ke – 7 sesuai dengan Edinburgh Postnatal Depression Scale   (EPDS). Studi dilakukan pada ibu hamil usia kehamilan minimal mulai 34 minggu atau lebih, dilakukan dengan metode kohort perspektif diikuti  maksimal hingga masa nifas 6 minggu.Hasil studi ini menunjukkan hasil yang signifikan bahwa Riwayat depresi, status ekonomi dan Riwayat Obesitas  berhubungan erat dengan kejadian DPP dengan p – value kurang dari 0.05.Diharapkan dari pengkajian awal faktor yang berhubungan dengan DPP ini dapat dibentuk sebuah model screening berbentuk guidlene atau panduan sebagai salah satu sarana antisipasi dan prediksi kejadian DPP, agar tidak menimbulkan dampak yang luas dan membahayakan. Kata Kunci: Ibu nifas, depresi post partum, faktor risiko,
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Kondom Di Kecamatan Pase Kabupaten Sumedang Tahun 2016 Tri Utari Gustini; Roschidah Putri Rizani
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.226 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v6i2.20

Abstract

Masalah kependudukan tetap menjadi masalah utama bagi negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Masalah pokok dalam bidang kependudukan yang dialami diantaranya jumlah penduduk yang besar dengan laju pertumbuhan penduduk yang relatif masih tinggi, persebaran penduduk yang tidak merata, struktur umur muda dan kualitas penduduk yang masih harus ditinggikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan kondom di Kecamatan Paseh Kabupaten Sumedang tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control,  membandingkan antara kelompok yang tidak menggunakan kondom untuk mengetahui/kejadian berdasarkan riwayat ada tidaknya paparan. Sampel yang dibutuhkan 48 dengan metode simple random sampling kemudian menggunakan perbandingan 1:1, sehingga diperoleh minimal sampel sebanyak 24 kasus yang menggunaan kondom: 24 kontrol yang tidak mengunakan kondom. Analisis bivariat yaitu uji t untuk menguji perbandingan pengetahuan, sikap, dukungan istri, peran tenaga kesehatan dan informasi akseptor KB kondom dengan akseptor KB pria non kondom terhadap alat kontrasepsi kondom. Hasil didapatkan Penggunaan kondom pada pria dipengaruhi oleh faktor pengetahuan (p value = 0,004), dukungan istri (p value = 0,000), sikap dan informasi (p value = 0,009). Sehingga untuk meningkatkan penggunaan kondom pada pria disarankan perlu ditingkatkan kerjasama dari berbagai pihak, terutama petugas kesehatan untuk mengadakan penyuluhan alat kontrasepsi kondom.
PENGETAHUAN IBU HAMIL YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMERIKSAAN KEHAMILAN TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN CIPAYUNG, TAHUN 2016 Irma Ariyanti
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.27 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v8i1.54

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya pemeriksaan kehamilan trimester III dimana didapatkan bahwa data  cakupan kunjungan trimester pertama di Provinsi DKI Jakarta  yaitu 99,84% dan kunjungan trimester keempat sebanyak 95 %, sedangkan di Puskesmas Kecamatan Cipayung pada tahun 2015 cakupan kunjungan pertama sebesar 98% dan cakupan kunjungan ke empat sebanyak 92 %, hal ini tidak sesuai dengan target yang ditentukan yaitu cakupan pada kunjungan kehamilan trimester pertama sebanyak 100% sedangkan kunjungan kehamilan pada trimester ketiga sebanyak 97%.                 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan Ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan kehamilan trimester III. Jenis penelitian ini  kuantitif dengan desain Case Control. Sampel penelitian adalah ibu hamil trimester III dengan jumlah 71 orang yang lengkap (kontrol) dan 71 yang tidak lengkap (kasus). Pengumpulan data dilakukan secara langsung  kepada responden dengan angket. analisis yang digunakan deskriptif , analitik dengan menggunakan uji Chi Square dan analisis Multivariat dengan menggunakan uji Regresi Logistik ganda.Variabel yang berhubungan dengan pemeriksaan kehamilan trimester III adalah pengetahuan, akses dari tempat tinggal ke pelayanan kesehatan, pekerjaan, biaya, dukungan keluarga, sumber informasi dan tindakan petugas kesehatan. Sedangkan  Hasil uji regresi logistik ganda faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan kehamilan trimester III adalah pengetahuan p= 0,001 dengan OR 11,541. Kesimpulan  keempat faktor tersebut di atas mempunyai kontribusi sebesar 50,9% dengan faktor yang dominan pengetahuan dengan kontribusi 38,2% terhadap pemeriksaan kehamilan trimester III. Kata Kunci : Akses, Pekerjaan,Pengetahuan, Tindakan Petugas, Pemeriksaan Kehamilan
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PEMANFAATAN BUKU KIA DI UPTD PUSKESMAS PONDOK GEDE BEKASI Miftahul Jannah
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 5, No 2 (2015): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.948 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v5i2.127

Abstract

    Di indonesia pengembangan dan penggunaan buku KIA telah dilakukan sejak tahun 1993  AKB di Indonesia Penelitian ini merupakan penelitian di bidang kesehatan yang membahas hubungan antara variabel independen (pendidikan, pekerjaan, dorongan keluarga, dorongan tenaga kesehatan dan keterbatasan waktu) dengan variabel dependen yaitu pemanfaatan buku KIA yang terdiri dari membaca, pemahaman dan perilaku periksa hamil.        Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan studi kuantitatif dengan desain cross sectional dan data yang dikumpulkan adalah data primer yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas kecamatan pondok Gede Bekasi tahun 2013. Berdasarkan dari hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas kecamatan pondok Gede Bekasi bahwa pemanfaatan buku KIA oleh ibu hamil sebanyak 74,4% yang memanfaatkan buku KIA sedangkan 25,6% yang tidak memanfaatkan buku KIA,variable yang berhubungan dengan pemanfaatan adalah vaiabel dorongan keluarga dan ketersediaan waktu dan yang paling dominan adalah dorongan kelurga(OR=2,659).        Saran dari penulis Perlu dilakukan penguatan program kesehatan ibu dan anak dengan terus menerus mengevaluasi kinerja dari petugas kesehatan dalam mensosialisasikan pentingnya buku KIA bagi ibu hamil Kata Kunci       : Pemanfaatan Buku KIA Oleh Ibu Hamil

Page 6 of 31 | Total Record : 308


Filter by Year

2015 2025