cover
Contact Name
Yeny Sulistyowati
Contact Email
yeny.sulistyowati@urindo.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jbik@urindo.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
ISSN : 16936868     EISSN : 2622948X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan (JBIK) dengan E-ISSN :2622-948X diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Respati Indonesia, Jakarta, Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan ini terbit dua kali setiap tahun, yakni pada bulan Juni dan bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 308 Documents
ANALISIS STATUS GIZI DENGAN INDEKS MASA TUBUH (IMT) DAN KADAR HEMOGLOBIN DIHUBUNGKAN DENGAN KEJADIAN DISMENORHOE PADA REMAJA PUTRI KELAS X DI SMAN 1 CIHAURBEUTI - CIAMIS TAHUN 2017 Fitria Sari; Dini Afriani
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.141 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v8i1.48

Abstract

ABSTRAKLatar belakang Dismenorhoe yaitu rasa sakit dan nyeri pada bagian bawah perut yang menyertai menstruasi sehingga dapat menimbulkan gangguan sehari-hari. Angka kejadian dismenorhoe di Indonesia tahun 2008 sebesar 64,25% yang terdiri dari dismenorhoe primer (54,89%)  dan dismenorhoe sekunder (9,36%). Tujuan penelitian Untuk menganalisis keterkaitan hubungan status gizi dengan indeks masa tubuh (IMT) dan kadar hemoglobin dengan kejadian dismenorhea pada remaja putri. Metode penelitian ini menggunakan survey melalui pendekatan kuantitatif dan rancangan cross sectional. Tempat penelitian ini dilaksanakan di SMAN 1 Cihaurbeuti dan dilakukan pada remaja putri kelas X. Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan April 2017. Populasinya yaitu siswi kelas X di SMAN 1 Cihaurbeuti sebanyak 139 orang. Dalam penelitian ini menggunakan seluruh populasi yaitu sebanyak 139 orang. Pengambilan data menggunakan tekhnik wawancara dan pemeriksaan. Analisi data dilakukan dengan univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan remaja putri yang mengalami dismenorhoe 66,2%, status gizi kurang baik 66,2%, kadar HB anemia 64%; Hubungan status gizi dengan dismenorhoe nilai p 0,000; OR 35,898, 95% CI 13,371-96,376; Kadar HB anemia dengan dismenorhoe nilai p 0,000, OR 71,959, 95% CI 23,697-218,512. Variabel yang paling besar pengaruhnya terhadap kejadian dismenorhoe adalah Kadar Hb (OR= 25,786). Simpulan penelitian menunjukkan variabel yang memiliki hubungan bermakna dengan kejadian dismenorhoe adalah status gizi dan Hb anemia. Saran untuk petugas kesehatan memberikan penyuluhan pada remaja tentang dismenorhoe, gizi, dan anemia. Kata Kunci     : Status Gizi, Kadar Hemoglobin, Dismenorhoe
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT ISLAM CEMPAKA PUTIH JAKARTA TAHUN 2013 Umi Kalsum
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 5, No 1 (2015): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.622 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v5i1.121

Abstract

Kualitas tidur adalah  penilaian baik buruknya tidur yang di rasakan oleh seseorang. Kualitas  tidur yang baik penting untuk pasien diabetes melitustipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2  yang di lakukan di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih Jakarta tahun 2013. Desain penelitian potong lintang dengan jumlah sampel 97 responden diambil secara aksidental.  Hasil penelitianhubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah menunjukan adanya hubungan yang signifikan. Kesimpulan  faktor  yang paling  dominan menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah adalah diet karena koefisien persamaannya  paling besar yang memberi pengaruh ± 11 kali  lipat terhadap peningkatan  kadar glukosa darah pada pasien diabetes melitustipe 2. Disaran bagi perawat agar dalam melaksanakan tugas keperawatan dan memberikan asuhan keperawatan agar memperhatikan pentingnya kualitas tidur, diet dan aktifitas untuk mengontrol kadar glukosa darah  yang normal. Kata Kunci: kualitas tidur, diabetes mellitus, glukosa darah.
Pengaruh Penyuluhan Langsung dan Tidak Langsung terhadap WUS Melakukan Pemeriksaan IVA di Puskesmas Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Tahun 2016 Nara Lintan Mega Puspita; Cicilia Windiyaningsih; Sri Widodo
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 7, No 1 (2017): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.014 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v7i1.169

Abstract

Kanker serviks merupakan penyakit mematikan kedua yang sering terjadi pada wanita. Penyakit kanker menyebabkan korban meninggal sedikitnya 200.000 wanita perTahun. Deteksi dini kanker serviks salah satunya dengan melakukan pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Tujuan penelitian untuk menjelaskan pengaruh penyuluhan terhadap umur, pendidikan, pekerjaan, penghasilan, pengetahuan, sikap, jarak ke tempat pelayanan, kesanggupan biaya, kepercayaan, keterpaparan informasi, dukungan petugas kesehatan, dukungan kader terhadap pemeriksaan IVA  sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Metode  penelitian kuantitatif dengan quasi eksperimental design. Sampelnya adalah Wanita Usia Subur 50 orang untuk penyuluhan langsung (ceramah) dan 50 orang penyuluhan tidak langsung  (pemberian leaflet). Analisisnya univariat,bivariat uji non parametrik dengan uji Macnemar dan multivariat menggunakan regresi logistik ganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyuluhan langsung sebelum dan sesudah intervensi ada peningkatan WUS dalam melakukan pemeriksaan IVA yaitu sebesar 3 kali lipat (300%), sedangkan penyuluhan tidak langsung mengalami peningkatan sebesar 87,5% dan nilai p value < 0,05 yang artinya ada pengaruh yang bermakna sesudah dilakukan intervensi kepada WUS yang melakukan dan tidak melakukan pemeriksaan IVA. Variabel yang berpengaruh dengan pemeriksaan IVA adalah penyuluhan, umur, sikap, biaya, pekerjaan. Variabel dominan terhadap pemeriksaan IVA adalah Penyuluhan dengan OR 2,956, 95%CI 1,088-8,032 dan kontribusinya sebesar 25%. Kesimpulan penyuluhan, umur, sikap, biaya dan pekerjaan mempunyai kontribusi 32,3% WUS melakukan pemeriksaan IVA. Saran untuk pemeriksaan IVA perlu ditingkatkan melalui penyuluhan langsung dengan ceramah dan juga pemberian leaflet  dan mencangkup seluruh WUS melalui ibu-ibu PKK, arisan, kegiatan keagamaan dll. Kata Kunci           : Biaya, Pekerjaan, Pemeriksaan IVA, Penyuluhan, Sikap, Umur 
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI RW 04 KELURAHAN PEKAYON KECAMATAN PASAR REBO JAKARTA TIMUR TAHUN 2016 Emelia Irasti; Sri Widodo
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.328 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v7i2.39

Abstract

ABSTRAKPerilaku Hidup Bersih dan Sehat di Tatanan Rumah Tangga adalah upaya memberdayakan anggota rumah tangga tersebut agar tahu, mau dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat. Di Wilayah Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta rumah tangga yang berPHBS baru 53,3%, Menurut data Puskesmas tahun 2016 rumah tangga yang berperilaku hidup bersih dan sehat di kelurahan Pekayon Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur RW 04 sebesar 368 KK dan rumah tangga yang ber-PHBS sebesar 157 KK dan yang tidak ber-PHBS sebesar 186 Kk, karena masih banyaknya rumah tangga yang tidak berPHBS, maka dibuatlah penelitian ini. dimana tujuannya adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku hidup bersih dan sehat di kelurahan pekayon kecamatan pasar rebo Jakarta Timur tahun 2016. Penelitian ini menggunakan rancangan Cross Sectional. Dengan Jumlah sampel 191 responden. menggunakan kuesioner dan mengolahan data menggunakan uji Chi Square. hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara Pengetahuan dengan perilaku hidup bersih dan sehat di kelurahan Pekayon Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur (p=0,097). ada hubungan antara sikap dengan perilaku hidup bersih dan sehat di kelurahan Pekayon Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur (p=0,036 dan OR=0,510). Kesimpulan penelitian tidak ada hubungan signifikan antara pengetahuan dengan perilaku hidup bersih dan sehat di Kelurahan Pekayon Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur. Ada hubungan signifikan antara sikap dengan perilaku hidup bersih dan sehat di Kelurahan Pekayon Kecamatan Pasar Rebo Jakarta Timur. Sarannya adalah meningkatkan pengawasan dan pembinaan dari RT/RW atau puskesmas, penyuluhan dari puskesmas setempat, melakukan pendekatan pada warga setempat agar bisa meningkatkan peran serta kesehatan disetiap kegiatan kesehatan. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
FAKTOR INTERNAL KEPATUHAN TERHADAP PENCEGAHAN INFEKSI PADA PERTOLONGAN PERSALINAN OLEH BIDAN PRAKTIK MANIDIRI (BPM) DI KOTA “X” TAHUN 2013 Yuna Trisuci Aprillia
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 5, No 1 (2015): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.857 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v5i1.112

Abstract

Bidan merupakan profesi tenaga kesehatan yang mempunyai peran penting dalam penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Dalam melaksanakan perannya bidan mempunyai resiko tertularnya penyakit pada saat melakukan pertolongan persalinan jika tidak melaksanakan prosedur pencegahan infeksi dengan benar. Penelitian ini menggunakan studi kuantitatif dengan rancangan Cross Sectional dengan variabel independen pengetahuan, sikap, umur, lama praktik, jumlah persalinan, pelatihan, pengawasan dan dukungan. Populasi dan sampel penelitian ini adalah bidan yang mempunyai praktik mandiri di Kota Depok berjumlah 120 bidan yang diambil dari 11 kecamatan secara proporsional dan random. Analisis data yang dilakukan adalah univariat dan bivaratHasil analisis membuktikan bahwa, bidan yang patuh terhadap pencegahan infeksi sebanyak (54.2%). Variabel yang berhubungan dengan analisis chi square adalah pengetahuan dan lama praktik. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan pencegahan infeksi adalah lama praktik (OR = 8.275). Saran penulis dalam penelitian ini adalah agar tindakan kebidanan dilaksanakan sesuai dengan prosedur, meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan pencegahan infeksi pada persalinan.Kata Kunci : Kepatuhan bidan, Pencegahan Infeksi, Persalinan
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Kanker Serviks Dengan Perilaku Ibu Dalam Melakukan Pemeriksaan Pap Smear di PKM Kecamatan Seroja Bekasi Utara Priyanti M.Kes
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 6, No 2 (2016): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (724.361 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v6i2.28

Abstract

Pendahuluan:Kanker serviks merupakan masalah kesehatan yang penting bagi wanita di seluruh dunia dan merupakan penyebab kematian utama kanker pada wanita di Negara-negara yang sedang berkembang. Kanker ini adalah jenis kanker yang kedua yang umum pada wanita, dimana lebih dari 1,4 juta wanita di seluruh dunia mengalaminya (Farlay, et al., 2001) dalam “ See and Treat’ Indonesia, 2007). Setiap tahun, lebih dari 460.000 kasus terjadi dan 80% nya ada di Negara-negara berkembang dan sekitar 231.000 wanita meninggal karena penyakit ??? (Parkin 2002 ; Sherris and Herdman 2000). Kanker serviks mempunyai insiden yang tinggi di Negara-negara yang sedang berkembang yaitu menempati urutan pertama, sedangkan Negara maju menempati urutan ke-10 atau secara keseluruhan menempati urutan ke-5. Tujuan penelitian ini adalah diperolehnya gambaran dan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks oleh ibu-ibu di Puskesmas Kecamatan Seroja Kota Bekasi tahun 2013. Metode penelitian : Desian penelitian cross sectional, populasi adalah Pasangan Usia subur (PUS) yang ada di RW 10 Harapan Jaya di Wilayah Puskesmas Kecamatan Seroja Kota Bekasi, dengan sampel seluruh keluarga yang ada di wilayah Puskesmas Kecamatan Seroja Kota Bekasi, dengan populasi 354 ibu, sampel berjumlah 187 . Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diisi langsung oleh responden, kemudian dianalisis secara Univariat, Bivariat dan Multivariat. Hasil penelitian menunjukkan yang berhubungan dengan praktik deteksi dini kanker serviks adalah variable yang dominan dukungan keluarga dengan p=value 0,039 dengan OR=4,7. Simpulan, sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan cukup tentang kanker serviks yaitu sebesar 108 responden (57,76%)  dari 187 responden. Sebagian  besar  ibu memiliki perilaku tidak pernah melakukan pemeriksaan pap smear yaitu   sebesar   185   responden (98,93%)  dari 187 responden. Terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang kanker serviks dengan perilaku ibu dalam melakukan pemeriksaan pap smear dengan p = 0,016 dengan a == 0,05. Pengetahuan    merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya  perilaku   seseorang maka perlu pendidikan kesehatan tentang   kanker   serviks   dan pemeriksaan pap smear secara intensif dan berkesinambungan.
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DM TIPE 2 DI RUMAH SAKIT ISLAM CEMPAKA PUTIH JAKARTA Umi Kalsum; Pika Sulistianingsih; Desi Yulianti
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 5, No 1 (2015): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.5 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v5i1.103

Abstract

Diabetes  melitus (DM) merupakan sekelompok kelainan heterogen yang di tandai oleh kenaikan  kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. Pada pasien DM tipe 2 sering mengalami gangguan kualitas tidur  atau gangguan tidur di karenakan seringnya terbangun pada malam hari di karenakan harus sering kekamar mandi untuk buang air kecil atau  poliuri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan kualitas tidur dengan kadar glukosa darah  pada pasien  diabetes melitus tipe 2. penelitian ini mengunakan  deskriptif   dengan  studi cross-sectional dengan sampel 93 pasien. Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0.000, maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara kualitas  tidur  dengan  kadar glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Hasil OR diperoleh 0.041 yang artinya kualitas tidur kurang baik mempunyai peluang 0,041 kali untuk Hiperglikemia di bandingkan dengan kualitas tidur baik. Oleh karena itu, diperlukan Perawat yang dapat mengajarkan prinsip-prinsip diet dan menyusun rencana makan pasien yang di kelompokkan berdasarkan ciri-ciri yang sama Kata kunci: Pegertian hipertensi, tanda dan gejala, penyebab, dan Penatalaksanaan.
DETERMINAN KUALITAS PELAYANAN PENYAJIAN MAKANAN PASIEN RAWAT INAP PADA UNIT GIZI RSUD KABUPATEN BEKASI TAHUN 2015 M. Agustin; Ahdun Trigono
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2016): jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.864 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v6i1.159

Abstract

Pelayanan gizi rumah sakit adalah kegiatan pelayanan gizi di rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat rumah sakit baik rawat inap maupun rawat jalan, untuk keperluan metabolism tubuh dan peningkatan kesehatan dalam rangka upaya preventif, kuratif, rehabilitative dan promotif. Berdasarkan hasil survey kualitas pasien terhadap penyelenggaraan makanan yang dilakukan pada tahun 2014 di RSUD Kabupaten Bekasi, didapatkan bahwa ketepatan waktu distribusi makanan 70% dan makanan tersisa yang tidak dimakan sebanyak 40%, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Determinan kualitas pelayanan penyajian makan pasien rawat inap pada unit gizi RSUD Kab Bekasi tahun 2015. Design penelitian cross sectional, dilakukan di RSUD Kabupaten Bekasi ruang perawatan dewasa yang merupakan ruang perawatan yang meliputi kelas II, kelas III. Waktu penelitian pada bulan Juli 2015, sampel sebanyak 86 responden, analisis univariat,bivariat dengan chi square.Hasil analis univariat sebanyak 36 responden (41,9%) dengan kualitas pelayanan baik dan sebanyak 50 responden (58,1%) dengan kualias pelayanan kurang baik. Determinan yang berhubungan dengan kualitas pelayanan adalah ketepatan waktu dengan OR 2,794 , 95%CI OR 1.153-6.766 nilai p 0.037 dan citarasa makanan OR 3.181, 95% CI OR 1.350-1.948, nilai p 0.021. Faktor yang tidak berhubungan variasi menu, kebersihan alat, dan penampilan petugas. Simpulan cita rasa makanan kurang baik mempunyai risiko tiga kali lipat lebih terhadap kualitas pelayanan yang kurang baik dan waktu makan tidak tepat mempunyai risiko tiga kali lipat terhadap kualitas pelayan yg kurang baik. Saran perbaikan citarasa makanan dan tepat waktu. Kata Kunci           :   Kualitas Pelayanan , citarasa makanan, ketepatan waktu. 
KINERJA PERAWAT PELAKSANA BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PASIEN DI RUMAH SAKIT PERTAMINA JAYA JAKARTA PUSAT TAHUN 2018 Agung Tri Nugraha
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.894 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v8i2.282

Abstract

iv + 33 Halaman + 5 Tabel + 5 Lampiran Penilaian kepuasaan dilihat dari mutu pelayanan yang merupakan upaya untuk meningkatkan suatu kepuasan kepada pasien, pelayanan bukan hanya untuk proses kesembuhan pasien dari penyakit. Dengan mengetahuinya kinerja perawat pelaksana dapat meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit. Kinerja  perawat pelaksana  dengan kepuasan pasien  yang di lakukan penelitian di Rumah Sakit Pertamina Jaya Jakarta Pusat tahun 2018. Desain  yang digunakan pada penelitian ini adalah  cross sectional pada 67 sampel. tehnik yang di gunakan purposive sampling dengan melihat  kriteria inklusi dan eksklusi, yang dilaksanakan pada  26 Juli sampai dengan 26 Agustus 2018. Analisis univariat dan bivariate dengan Chi-Square. Hasil penelitian dari kinerja perawat pelaksana yang baik ada 39 (58,2%) dan pasien yang puas ada 39 (58,2%) dan  bahwa ada hubungan signifikan kinerja perawat pelaksana dengan kepuasan pasien dengan nilai p value 0,001. Meningkatkan  kinerja perawat di rumah sakit dengan cara pelatihan untuk meningkatkan keramahan, senyum ,berpenampilan/kerapian. Terciptanya perawat yang handal dan professional dalam memberikan asuhan keperawatan di ruangan rawat inap. Kata Kunci           : Kinerja Perawat Pelaksana, Kepuasan PasienDaftar Pustaka  34 (2003-2016)iv + 33 Halaman + 5 Tabel + 5 Lampiran Penilaian kepuasaan dilihat dari mutu pelayanan yang merupakan upaya untuk meningkatkan suatu kepuasan kepada pasien, pelayanan bukan hanya untuk proses kesembuhan pasien dari penyakit. Dengan mengetahuinya kinerja perawat pelaksana dapat meningkatkan mutu pelayanan di rumah sakit. Kinerja  perawat pelaksana  dengan kepuasan pasien  yang di lakukan penelitian di Rumah Sakit Pertamina Jaya Jakarta Pusat tahun 2018. Desain  yang digunakan pada penelitian ini adalah  cross sectional pada 67 sampel. tehnik yang di gunakan purposive sampling dengan melihat  kriteria inklusi dan eksklusi, yang dilaksanakan pada  26 Juli sampai dengan 26 Agustus 2018. Analisis univariat dan bivariate dengan Chi-Square. Hasil penelitian dari kinerja perawat pelaksana yang baik ada 39 (58,2%) dan pasien yang puas ada 39 (58,2%) dan  bahwa ada hubungan signifikan kinerja perawat pelaksana dengan kepuasan pasien dengan nilai p value 0,001. Meningkatkan  kinerja perawat di rumah sakit dengan cara pelatihan untuk meningkatkan keramahan, senyum ,berpenampilan/kerapian. Terciptanya perawat yang handal dan professional dalam memberikan asuhan keperawatan di ruangan rawat inap. Kata Kunci           : Kinerja Perawat Pelaksana, Kepuasan PasienDaftar Pustaka  34 (2003-2016)
DETERMINAN PRAKTIK PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI PADA MAHASISWI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS PENDIDIKAN NASIONAL DENPASAR TAHUN 2015 Luh Putu Sukarni; Fitria Sari; Atik Kridawati
JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.922 KB) | DOI: 10.52643/jbik.v8i1.53

Abstract

ABSTRAK              Sadari adalah cara deteksi dini adanya tumor atau benjolan pada payudara untuk mengurangi tingkat kematian karena penyakit kanker payudara. Data kanker payudara di Dunia 13%, di Indonesia 16,85% dan di Bali 39,63%. Tujuan penelitian untuk membuktikan determinan yang berhubungan dengan praktik pemeriksaan payudara sendiri pada mahasiswi Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Nasional Denpoasar, Bali Tahun 2015. Metode penelitian studi survey dilakukan terhadap 106 responden yang dipilih secara accidental sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan kai kuadrat dan multivariat dengan regresi logistik berganda. Hasil penelitian pengetahuan tinggi kanker 58,5%,pengetahuan sadari tinggi 56,6%,sikap positif 63,2%,pendidikan ayah tinggi 71%, yang bermakna antara pengetahuan tentang kanker payudara, pengetahuan tentang Sadari, sikap, pendidikan ayah, pendidikan ibu, dukungan keluarga, dukungan teman dan nasehat tenaga kesehatan dengan praktik Sadari. Riwayat keluarga yang terkena kanker merupakan faktor yang dominan berhubungan dengan praktik Sadari p 0,049, OR 8,427. Pemeriksaan Sadari belum dilaksanakan oleh semua mahasiswi sehingga  penyuluhan melalui keluarga dan sekolah perlu dilakukan. Kata kunci: kanker payudara, mahasiswi,  Sadari. 

Page 4 of 31 | Total Record : 308


Filter by Year

2015 2025