cover
Contact Name
Terttiaavini Terttiaavini
Contact Email
lppm@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
avini.saputra@uigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend. Sudirman no 629 KM 4 palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ecoment Global: Kajian Bisnis dan Manajemen
ISSN : "2540816     EISSN : 26856204     DOI : -
Core Subject : Economy,
The Ecoment is intended to be the journal for publishing articles reporting the results of research on business and management. The Ecoment invites manuscripts in the areas of finance, international business, management strategy, marketing, economics, risk, accounting, and insurance. The Ecoment accepts articles in any business-related subjects and any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. The primary, but not exclusive, audiences are academicians, graduate students, practitioners, and others interested in business and management research.
Articles 231 Documents
Insight Strategis Efisiensi Operasional dan Dinamika Inflasi terhadap Profitabilitas Bank di Indonesia (2019–2024) Akhmad Ghozali; Rahma Febrianti
Jurnal Ecoment Global Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 2 Tahun 2026 (Edisi Agustus)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jeg.v11i2.7219

Abstract

Objective: This study aims to analyze the effect of operational efficiency, proxied by the Cost to Income Ratio (CIR) and Operating Expenses to Operating Income (BOPO), as well as inflation, on bank profitability in Indonesia during the 2019–2024 period. Design/Methodology/Approach: This study employed a quantitative approach with a causal research design. The sample consisted of 33 banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange and selected using a purposive sampling technique. Secondary data were obtained from companies’ annual reports and relevant official publications. Data analysis was conducted using panel data regression to examine the effects of CIR, BOPO, and inflation on Return on Equity (ROE). Findings: The results indicate that BOPO has a negative and significant effect on ROE, whereas CIR has a negative but insignificant effect. Inflation demonstrates a positive but insignificant effect on bank profitability. These findings suggest that operational cost efficiency plays a more dominant role in determining profitability compared to external macroeconomic factors. Originality/Value: The originality of this study lies in the simultaneous examination of CIR, BOPO, and inflation on bank profitability using panel data covering the 2019–2024 period. This study highlights the importance of operational efficiency in improving banking profitability amid economic uncertainty and digital disruption. Practical/Policy Implications: This study provides practical implications for banking management to prioritize operational cost efficiency in order to enhance profitability. The findings may also serve as a consideration for regulators in strengthening the internal efficiency of the banking sector in Indonesia.
PENGARUH PELATIHAN, PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN TERHADAP PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SMP NEGERI 9 PALEMBANG Nyayu Dini Aminarti; Mohammad Kurniawan; Meilin Veronica
Jurnal Ecoment Global Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 2 Tahun 2026 (Edisi Agustus)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jeg.v11i2.7243

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, pengembangan, dan pemberdayaan terhadap kompetensi guru di SMP Negeri 9 Palembang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan pendidikan pada era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.Desain/Metode/Pendekatan: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 58 guru SMP Negeri 9 Palembang dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS, melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, uji F, koefisien korelasi, dan koefisien determinasi.Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap kompetensi guru dengan nilai signifikansi sebesar 0,202 > 0,05. Sementara itu, pengembangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi guru dengan nilai signifikansi sebesar 0,012 < 0,05, dan pemberdayaan berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Secara simultan, pelatihan, pengembangan, dan pemberdayaan berpengaruh signifikan terhadap kompetensi guru dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,621 menunjukkan bahwa variabel penelitian mampu menjelaskan 62,1% kompetensi guru.Orisinalitas/Nilai: Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu manajemen pendidikan, khususnya terkait pengaruh pelatihan, pengembangan, dan pemberdayaan terhadap kompetensi guru pada tingkat sekolah menengah pertama. Penelitian ini juga memberikan gambaran empiris mengenai pentingnya pengembangan dan pemberdayaan guru dalam meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan.Implikasi Praktis/Kebijakan: Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak sekolah dalam menyusun program peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan yang lebih aplikatif, pengembangan profesional berkelanjutan, serta pemberdayaan guru dalam kegiatan sekolah dan pengambilan keputusan. Dengan demikian, kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru dapat meningkat secara optimal. Kata kunci: kompetensi guru, pelatihan, pemberdayaan, pengembangan.
PENGARUH PENGAWASAN, KEPATUHAN SOP & LINGKUNGAN KERJA FISIK TERHADAP KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KARYAWAN PADA SPBU 24-301-03 PALEMBANG Ade ayu sukesih; Hamid Halin; Fauziah Afriyani
Jurnal Ecoment Global Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 2 Tahun 2026 (Edisi Agustus)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jeg.v11i2.7251

Abstract

Abstrak  Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengawasan, kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), dan lingkungan kerja fisik terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) karyawan di SPBU Demang Lebar Daun Palembang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mendukung peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja karyawan dalam lingkungan kerja SPBU.Desain/Metode/Pendekatan: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Populasi penelitian terdiri dari 52 karyawan dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS.Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap SOP dan lingkungan kerja fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja karyawan. Sementara itu, pengawasan tidak berpengaruh signifikan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja. Secara simultan, pengawasan, kepatuhan terhadap SOP, dan lingkungan kerja fisik berpengaruh signifikan terhadap keselamatan dan kesehatan kerja dengan nilai koefisien determinasi sebesar 69%, yang menunjukkan bahwa variabel penelitian mampu menjelaskan 69% variasi keselamatan dan kesehatan kerja karyawan.Orisinalitas/Nilai: Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia dan keselamatan kerja, khususnya terkait pengaruh pengawasan, kepatuhan terhadap SOP, dan lingkungan kerja fisik terhadap keselamatan dan kesehatan kerja karyawan pada sektor SPBU. Penelitian ini juga memberikan gambaran empiris mengenai pentingnya penerapan SOP dan kondisi lingkungan kerja yang mendukung keselamatan kerja.Implikasi Praktis/Kebijakan: Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengelola SPBU dalam meningkatkan penerapan SOP, memperbaiki kondisi lingkungan kerja fisik, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman bagi karyawan. Dengan demikian, keselamatan dan kesehatan kerja karyawan dapat meningkat secara optimal.   Kata kunci: pengawasan, kepatuhan SOP, lingkungan kerja fisik, keselamatan dan kesehatan kerja K3
Peran Service Quality dalam Membangun Customer Loyalty Generasi Z serta Brand Image Mie Djoetek di Platform Digital M Gibran Rifka Pramudia; Zuliani Siti; Fachmi Muhammad; Fazlurrahman Hujjatullah; Rahmat Dana Azizah; Amelia Ratih
Jurnal Ecoment Global Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 2 Tahun 2026 (Edisi Agustus)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jeg.v11i2.7295

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran kualitas layanan dalam membangun loyalitas pelanggan dan memperkuat citra merek Mie Djoetek di kalangan Generasi Z pada platform digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh dari ulasan dan interaksi di Instagram, TikTok, Google Maps, dan situs web resmi. Analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, diikuti dengan TOWS untuk merumuskan strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan dan citra merek memiliki pengaruh yang kuat terhadap loyalitas, di mana ketidakkonsistenan rasa, keterlambatan layanan, dan kenyamanan gerai mempengaruhi persepsi konsumen. Matriks TOWS merekomendasikan strategi seperti menstandarkan rasa, meningkatkan layanan digital, berkolaborasi dengan influencer, dan menginovasi menu musiman. Penelitian ini berkontribusi secara teoritis untuk memperkuat hubungan antara variabel-variabel tersebut dan secara praktis memberikan strategi bagi Mie Djoetek untuk memperluas pangsa pasarnya di kalangan Generasi Z.
IMPLEMENTASI MODEL GREEN BANKING DAN INTELLECTUAL CAPITAL DALAM MENDORONG KINERJA KEUANGAN BANK SYARIAH DI INDONESIA Lasty Agustuty D; Nurfatwa Andriani Yasin; Afriyani Afriyani; Asmawiyah Asmawiyah
Jurnal Ecoment Global Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 2 Tahun 2026 (Edisi Agustus)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jeg.v11i2.7344

Abstract

ABSTRACT Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green banking dan intellectual capital dalam mendorong kinerja keuangan pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Model pengukuran kinerja keuangan menggunakan rasio profitabilitas (Return On Asset) serta Intellectual Capital menggunakan model Pulic, yaitu Value Added Intellectual secara perkomponen meliputi Capital Employed , Human Capital dan Structural Capital Efficiency. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel dari penelitian ini berjumlah 6 Bank Umum Syariah dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan dan laporan keuangan triwulan periode 2020-2024. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda data panel dengan menggunakan software Eviews Hasil: Hasil penelitian menunjukkan green banking,value added human capital (VAHU) dan structural capital (STVA) berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan value added Capital Employed tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA. Orisinalitas/Nilai: Penelitian ini memberikan kontribusi kepada stakeholder dalam meningkatkan kinerja keuangan secara berkelanjutan serta pengembangan model empiris yang menghubungkan keberlanjutan lingkungan (green banking) dengan kinerja keuangan, khususnya di konteks perbankan syariah. Kata Kunci: Return on Asset, Green Banking, Intellectual Capital
PENGARUH ADOPSI CHATGPT DAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP INTENSI KEWIRAUSAHAAN DIGITAL MAHASISWA SURABAYA MELALUI EFIKASI DIRI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Hana Azighah Shabirah; Hujjatullah Fazlurrahman
Jurnal Ecoment Global Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 2 Tahun 2026 (Edisi Agustus)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jeg.v11i2.7418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh adopsi ChatGPT dan penggunaan media sosial terhadap intensitas kewirausahaan digital pelajar di Surabaya, baik secara langsung maupun melalui efikasi diri sebagai variabel mediasi. Selain itu, penelitian ini juga menguji pengaruh adopsi ChatGPT dan penggunaan media sosial terhadap efikasi diri, serta pengaruh efikasi diri terhadap intensitas kewirausahaan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner untuk metode pengumpulan data. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan prosedur purposive sampling yang menargetkan pelajar aktif di Surabaya yang telah memiliki pengalaman menggunakan ChatGPT dan media sosial, namun belum memiliki bisnis digital dengan ukuran sampel 250 pelajar. Teknik Analisa data menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa adopsi ChatGPT memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap intensitas kewirausahaan digital mahasiswa di Surabaya, baik secara langsung maupun melalui mediasi efikasi diri. Penggunaan media sosial memiliki hubungan positif namun tidak signifikan terhadap intensitas kewirausahaan digital mahasiswa di Surabaya. Sedangkan, penggunaan media sosial yang dimediasi oleh efikasi diri memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap intensitas kewirausahaan digital mahasiswa di Surabaya. Selain itu, penerapan ChatGPT dan penggunaan media sosial, keduanya memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap efikasi diri. Efikasi diri juga memiliki hubungan yang positif dan signifikan terhadap intensitas kewirausahaan digital mahasiswa di Surabaya. Penelitian ini memberikan kontribusi karya ilmiah dalam pengintegrasian adopsi ChatGPT dan media sosial dalam satu model dengan efikasi diri sebagai mediator yang masih jarang dilakukan sebelumnya dalam konteks mahasiswa di Surabaya. Temuan penelitian ini memiliki penerapan praktis bagi perguruan tinggi dan juga mahasiswa dalam meningkatkan intensitas untuk berkarier dalam kewirausahaan digital dengan melibatkan ChatGPT dan media sosial.
PERSEPSI PEMASARAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI DETERMINAN NIAT BELI GENERASI Z PADA PRODUK WARDAH COSMETICS: PERAN MEDIASI KESADARAN MEREK DAN KETERLIBATAN MEREK Mellisa Yusanti Herlambang; Ariesya Aprillia
Jurnal Ecoment Global Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 2 Tahun 2026 (Edisi Agustus)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jeg.v11i2.7437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh persepsi pemasaran media sosial terhadap niat beli Generasi Z pada produk Wardah Cosmetics di wilayah Bandung Raya, dengan mempertimbangkan peran mediasi kesadaran merek dan keterlibatan merek. Perkembangan media sosial yang pesat menuntut perusahaan kosmetik untuk mengoptimalkan platform digital guna menjangkau konsumen muda secara interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 301 responden Generasi Z yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis covariance dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS AMOS, serta uji mediasi menggunakan Hayes Process Macro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pemasaran media sosial berpengaruh terhadap kesadaran merek, keterlibatan merek, dan niat beli secara langsung. Keterlibatan merek juga terbukti berpengaruh terhadap niat beli dan berhasil bertindak sebagai variabel mediasi parsial dengan nilai VAF sebesar 52,70%. Sebaliknya, kesadaran merek ditemukan tidak berpengaruh signifikan terhadap niat beli dan gagal menjalankan peran mediasi. Temuan ini menegaskan bahwa bagi Generasi Z, sekadar mengenali merek belum cukup untuk mendorong niat beli; diperlukan strategi pemasaran media sosial yang mampu membangun keterlibatan emosional dan interaksi mendalam agar dapat memicu minat pembelian secara efektif.
PERAN PERILAKU KERJA AGILE DALAM MEMEDIASI PENGARUH DIGITAL LEADERSHIP TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT X Javier Faeyza Vilandika Poetra; Hadi Hafid Kholidi; Wihara Dhiyan Septa; Syahputra Muhammad Febrilian Dwi
Jurnal Ecoment Global Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 2 Tahun 2026 (Edisi Agustus)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jeg.v11i2.7448

Abstract

Tujuan: Penelitian ini menguji dan menganalisis secara mendalam mengenai peran perilaku kerja agile dalam memediasi pengaruh digital leadership terhadap kinerja karyawan pada PT X yang bergerak di bidang industri kemasan produk. Desain/Metode/Pendekatan: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus (total sampling) terhadap seluruh populasi karyawan aktif PT X, dengan ukuran sampel akhir sebanyak 100 responden yang mengembalikan kuesioner secara lengkap via Google Form (response rate 76,9%). Analisis data dilakukan dengan metode SEM-PLS menggunakan bantuan software SmartPLS. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan analisis efek tidak langsung membuktikan adanya mediasi penuh (full mediation), di mana perilaku kerja agile bertindak sebagai mediator yang menghubungkan digital leadership dengan kinerja karyawan (H4 diterima). Orisinalitas/Nilai: Penelitian ini memperkaya literatur manajemen sumber daya manusia di era Industri 4.0 dengan menawarkan model empiris komprehensif mengenai full mediation perilaku kerja agile. Studi ini memberikan kontribusi unik yang membuktikan bahwa arah strategis pemimpin digital di sektor manufaktur kemasan tidak serta-merta meningkatkan produktivitas tanpa adanya pembentukan fleksibilitas dan ketangkasan pada kapasitas internal karyawannya terlebih dahulu. Implikasi Praktis/Kebijakan: Pihak manajemen PT X direkomendasikan untuk tidak sekadar fokus pada investasi infrastruktur teknologi atau pelatihan kepemimpinan digital bagi manajer. Manajemen harus aktif memfasilitasi ekosistem yang menumbuhkan perilaku kerja agile karyawan, seperti menyederhanakan birokrasi, mendorong budaya yang postif, dan memberikan ruang bagi karyawan untuk berinovasi agar adopsi sistem Industri 4.0 berjalan efektif demi tercapainya kinerja berkelanjutan (sustainable performance) yang selaras dengan SDG 8 dan SDG 9. Kata kunci: Digital Leadership, Kinerja Karyawan, Perilaku Kerja Agile.
Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Motivasi dan Kinerja Guru SD Negeri 040443 Kabanjahe Bena Br Ginting; Dinaria Dinaria; Simangunsong Herlina; Ekasari Ekasari
Jurnal Ecoment Global Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 2 Tahun 2026 (Edisi Agustus)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jeg.v11i2.7559

Abstract

Abstrak  Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis secara empiris strategi kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi dan kinerja guru di SD Negeri 040443 Kabanjahe. Penelitian ini juga mengidentifikasi bentuk strategi yang diterapkan, faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasinya, serta implikasinya terhadap peningkatan motivasi dan kinerja guru sebagai upaya mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar. Desain/Metode/Pendekatan: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Lokasi penelitian adalah SD Negeri 040443 Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dengan informan terdiri atas kepala sekolah dan 21 orang guru yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu, serta member checking. Temuan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan lima strategi utama, yaitu pemberian apresiasi dan penghargaan, penciptaan lingkungan kerja yang suportif dan kolaboratif, pengembangan lingkungan belajar yang kondusif, penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan kompetensi guru, serta pemberian dukungan administratif dan insentif. Implementasi strategi tersebut terbukti meningkatkan motivasi kerja, semangat kolaborasi, kreativitas, kompetensi profesional, disiplin, dan kinerja guru dalam melaksanakan tugas pembelajaran. Faktor pendukung implementasi strategi meliputi komunikasi yang efektif, komitmen warga sekolah, serta budaya organisasi yang kondusif, sedangkan keterbatasan sumber daya dan beban administrasi menjadi faktor penghambat yang masih perlu dioptimalkan. Orisinalitas/Nilai: Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis mendalam mengenai strategi kepemimpinan kepala sekolah yang bersifat kontekstual berdasarkan praktik nyata di sekolah dasar negeri. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih banyak menguji hubungan antarvariabel secara kuantitatif, penelitian ini mengungkap implementasi strategi kepemimpinan, faktor pendukung dan penghambat, serta dampaknya terhadap motivasi dan kinerja guru dalam konteks spesifik SD Negeri 040443 Kabanjahe, sehingga memperkaya literatur mengenai kepemimpinan pendidikan berbasis praktik. Implikasi Praktis/Kebijakan: Temuan penelitian memberikan implikasi penting bagi kepala sekolah, pengawas sekolah, dan pemangku kebijakan pendidikan dalam merancang program peningkatan motivasi dan kinerja guru melalui penguatan kepemimpinan pembelajaran, sistem penghargaan, pengembangan kompetensi berkelanjutan, penciptaan budaya kerja kolaboratif, serta penyediaan dukungan administratif yang efektif guna meningkatkan mutu pendidikan dasar secara berkelanjutan.   Kata kunci: kepemimpinan pendidikan, kinerja guru, motivasi guru, sekolah dasar, strategi kepala sekolah
FACTORS INFLUENCING EMPLOYEE JOB SECURITY IN JAKARTA: A BASIS FOR FORMULATING HUMAN RESOURCE MANAGEMENT STRATEGIES IN THE DIGITAL TRANSFORMATION ERA Eric Supandy; Liestyaningrum Rahmadhani Wisnu Putri
Jurnal Ecoment Global Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 2 Tahun 2026 (Edisi Agustus)
Publisher : Universitas Indo Global Mandiri Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jeg.v11i2.7566

Abstract

Abstract Objective: The goal of this study is to examine how digital literacy, the level of support provided by the organization, opportunities for career growth, and the ability to find employment together affect the sense of job security among employees during Jakarta's digital transformation period. The goal is to establish a solid foundation of evidence to create effective human resource management approaches that can handle the unpredictability and changes in labor needs caused by fast technological development.Design/Methods/Approach: This study employed a quantitative survey method to gather primary data, which was collected through questionnaires distributed to a sample of 167 employees in Jakarta.The participants were between the ages of 18 and 59 and had at least one year of work experience. The data was examined using multiple linear regression analysis in SPSS version 25.This process involved conducting tests for validity and reliability, checking classical assumptions, and performing hypothesis testing with T-tests, F-tests, and analysis of R squared.Findings: The study discovered that digital literacy, support from the organization, opportunities for career growth, and the ability to find employment all have a positive and significant impact on job security. Together, these four factors explain 83% of the differences in how secure employees feel about their jobs. Organizational support was found to be the most significant predictor, with a coefficient of 0.314, followed by employability.Originality/Value: This study presents a distinctive and comprehensive model that explores how both individual skills and organizational elements collectively influence job security, with a specific focus on the workforce in Jakarta. It tackles an important research gap by offering real-world evidence from Indonesia's main economic center, where fast digital changes are greatly affecting the job market, yet this area has not been thoroughly examined before.Practical/Policy implications: Organizations in Jakarta should emphasize thorough human resource strategies that extend beyond technical execution to place greater emphasis on the human aspect. Since organizational support is the main factor that affects job security, management should create environments that are supportive by ensuring open communication, implementing fair policies, and providing consistent feedback. It is important to carry out reskilling, upskilling, and digital literacy initiatives in order to lessen the feeling of job insecurity and support the workforce's ability to adapt over time.